Wednesday, 9 August 2017

[Review] J-Movie: Always - Sunset on Third Street (2005)


Sebuah movie yang sudah lama ingin aku tonton, tapi masih ragu karena aku tidak menemukan file PAHE-nya, alias file yang size-nya kecil, maklum fans kuota πŸ˜…
Aku sudah lama tahu kalau movie ini sangat bagus, banyak yang menyarankan dan memang menarik perhatian, tapi akhirnya aku baru bisa download dan nonton belakangan ini.


Movie ini ada 3 part, dan untuk sekarang aku bahas movie pertama yang tayang tahun 2005. Kalau ditanya dimana aku mendownloadnya, aku doenload di filmku.net, sizenya 900mb untuk 1 movie, kualitas 720p sih hehehhehehehe.

Always - Sunset on Third Street adalah sebuah movie yang tayang pada tahun 2005, disutradarai oleh Takahashi Yamazaki (Ballad, The Eternal Zero, Parasyte). Movie ini diangkat dari manga berjudul sama karya Ryohei Saigan dan naskah movie ini ditulis oleh sang sutradara sendiri bersama dengan Ryota Kosawa (Legal High, Parasyte, April Fools).
Penulis naskah dan sutradaranya sudah berpengalaman nih, dengan berbagai drama dan movie hit mereka. Untuk next project ternyata sutradaranya akan menyutradarai movie Destiny Kamakura Monogatari dan penulis naskahnya menulis movie Mix yang menjadi salah satu most anticipated movie of 2017. Wah, dinanti banged.

Untuk karya-karya sutradaranya, yang aku sudah aku tonton cuma The Eternal Zero dan aku sukaaaa banged sama movie itu, pernah aku bahas sebelumnya. Sedangkan Parasyte aku g suka genrenya, jadi belum nonton. Untuk Ballad sendiri, ada dalam list yang akan ditonton. Sepertinya sutradara ini ahlinya movie-movie yang mengambil latar belakang zaman-zama dulu.
Untuk penulisnya, movie yang pernah aku tonton adalah April Fools yang sudah aku bahas sebelumnya, dan aku sangat menyukainya, movie yang awalnya kelihatan kejam tapi bikin nangis-nangis di endingnya.

Always Sunset on Third Street ini bergenre slice of life, jadi disini akan menceritakan kehidupan sehari-hari para tokoh yang bisa dibilang dengan masalah sederhana mereka, jadi nggak banyak masalah yang berat. Mengambil latar belakang tahun 1958, menonton movie ini terasa seperti menonton asadora, karena slice of life-nya itu. Bagi yang mengikuti Hiyokko, maka movie ini sedikit mirip, karena salah satu tokohnya disini diceritakan menjadi pekerja imigran seperti Mineko^^~
Tapi di movie ini bisa dibilang nggak ada yang namanya tokoh utama, karena porsi para pemain terasa seimbang.

Movie berdurasi 133 menit ini dibintangi oleh Horikita Maki (My Little Sweet Pea, Into the White Night, Hanakimi); Hiroko Yakushimaru (Amachan, Hanamizuki, 1 Litre of Tears); Shinichi Tsutsumi (Our Little Sister, Massan, The Emperor in August) ; Koyuki (Legal High 2, Blood: The Last Vampire, Fragile); Hidetaka Yoshioka (64, Wakamonotachi, Hayabusa); Kazuki Koshimizu (Mother at Fourteen, Haru Yo Koi, Hachiro); Kenta Suga (Sweet Poolside, Birthday Card, Blue Demon) dan cast lainnya.
Ada banyak cast dalam drama ini, karena set drama ini memperlihatkan sebuah jalan kecil di Tokyo, tapi tokoh utamanya adalah mereka yang saya sebutkan diatas.

Berikut ini adalah sinopsis singkat movie ini dan bagi yang tidak suka spoiler, silakan di skip^^~

SINOPSIS

-sebelum membaca lebih lanjut, saya mengingatkan sinopsis ini penuh dengan SPOILER-

Seperti yang aku jelaskan diatas, movie ini mengambil kisah tahun 1958 di sebuah jalan kecil di Tokyo. Mutsuko Hoshino (Maki Horikita) adalah seorang gadis dari prefecture Aomori yang berangkat ke Tokyo sebagai kelompok pekerja (kalau nonton Hiyokko, ini Mutsuko mirip Mineko, berangkat ke Tokyo utk bekerja). Mutsuko diterima di sebuah 'pabrik mobil Suzuki'  dan bahkan dijemput ke stasiun oleh Bos-nya sendiri. Teman-temannya berfikir Mutsuko akan bekerja di pabrik besar dan bahkan menjadi sekretaris Bos-nya. Mutsuko sangat senang akan nasib baiknya. Tapi ia shock melihat tempat kerjanya ternyata hanya sebuah bengkel mobil kecil di sebuah jalan sempit. Harapan Mutsuko hancur.

Pemilik bengkel itu adalah Norifumi Suzuki (Shinichi Tsutsumi) yang punya temperamen yang buruk. Entah sudah berapa pekerja yang berhenti karena tak sanggup menghadapinya. Ia tinggal bersama istrinya Tomoe Suzuki (Hiroko Yakushimaru) ibu rumah tangga yang baik dan anak laki-laki mereka yang masih SD, Ippei Suzuki (Kazuki Koshimizu). Dan dimulailah kehidupan Mutsuko yang kesulitan bekerja di tempat itu karena ia tidak mengerti apa-apa masalah perbengkelan. Selain itu di hari pertama bertemu, Tomoe salah membaca kanji nama Mutsuko dengan 'Roku' dan keluarga malah memanggilnya dengan Roku-chan. Seperti gadis lainnya, ditempat asing jauh dari Rumah, Roku sempat menangis karena kangen rumah.

Roku sempat mengalami masalah dalam bekerja membuat Suzuki-san marah padanya dan menyuruhnya pergi dari rumah karena Suzuki menganggap ia menipu dengan lamaran kerjanya. Tapi Roku menolak meninggalkan tempat itu karena ia tidak punya tempat untuk kembali. Tapi masalah itu selesai dengan cepat karena ternyata itu adalag kesalahpahaman, Suzuki salah membaca lamaran Roku, dimana Roku ternyata punya keahlian memperbaiki sepeda, bukan mobil. Roku akhirnya mulai belajar dari awal mengenai pekerjaan di bengkel dan menyukai pekerjaannya. Keluarga Suzuki sangat baik padanya, menganggapnya anak sendiri. Tapi Roku sepertinya punya masalah dengan keluarga kandungnya, jadi ia selalu menolak pulang kampung dan masalah itu akan selesai di akhir movie ini.

Roku sangat cute, dia gadis desa dengan logat yang kental. Meski ia terlihat feminin, Roku ounya jiwa yang tegas, ia tak segan melawan jika ia benar. Saat ia melihat makanan yang pertama kali ia lihat selama hidupnya, ia tak tahan untuk memakannya meski makanan itu sudah basi, alhasil ia sakit perut karena keracunan makanan. Ia gadis biasa yang takut disuntik juga hehehehehe.

Kisah lainnya adalah seorang penulis novel tidak populer Ryunosuke Chagawa (Hidetaka Yoshioka) yang tinggal di depan rumah keluarga Suzuki. Ia membuka kedai disana. Kabarnya dulu ia anak orang kaya tapi ia lebih memilih menulis novel dan tinggal bersama nenek yang mewariskab kedai itu padanya. Ia selalu menunggu majalah bulanan untuk melihat apakah ia memenangkan penghargaan atau tidak.

Masih di jalan yang sama tak jauh dari rumah mereka, ada sebuah kedai tempat minum-minum yang baru dibuka oleh seorang wanita cantik Hiromi Ishizaki (Koyuki). Ia baru seminggu tinggal disana, tapi suatu hari seseorang datang membawa seorang anak bernama Junnosuke Furuyuki (Kenta Suga). Jun adalah anak teman Hiromi yang kabur dan meninggalkan Jun sendirian. Hiromi awalnya menolak tapi akhirnya ia menampung Jun yang tidak pernah bicara atau tersenyum.

Ryunosuke suka minum di kedai Hiromi, suatu hari Hiromi menggodanya memintanya merawat Jun. Awalnya Ryunosuke menolak, tapi ia tak kuat dengan godaan Hiromi yang mengatakan akan sering berkunjung ke rumahnya HHAHAHAHAHAHA.
Alhasil ia setuju dan membawa Jun ke rumahnya, meski keesokan harinya ia shock karena anak tak dikenal ada di rumahnya dan ia berniat mengembalikan Jun tapi Hiromi tidak ada. Pada akhirnya mau tak mau ia merawat Jun. Meski awalnya ia kasar pada Jun. Tapi suatu hari Jun membaca tulisan Ryunosuke dan terkejut Ryunosuke adalah penulis novel favorite-nya. Ryunosuke juga kaget ia punya penggemar yang bahkan masih menyimpan edisi pertama novelnya. Akhirnya keduanya menjadi dekat. Hiromi senang melihat mereka berdua jadi dekat dan ia sesekali datang ke rumah Ryunosuke untuk memasak.

Ippei dan Jun punya hubungan yang cukup unik. Awal pertemuan mereka adalah saat Ippei tak sengaja menabrak Jun di halaman rumahnya, kalau nggak salah saat Roku pertama kali datang ke rumah keluarga Suzuki. Setelah ditampung Ryunosuke, Jun masuk sekolah lagi di sekolah yang sama dengan Ippei. Ippei punya banyak teman, Jun tidak punya teman, ia suka menyendiri dan menulis. Suatu hari teman-teman mengganggu Jun, termasuk Ippei. Niat awal sih mereka ingin mengejek apa yang ditulis Jun, tapi saat mereka membacanya, mereka malah menyukainya, nivel. buatan Jun sangat menarik dan mereka jadi berteman.

Ryunosuke sendiri pernah kehabisan ide untik kelanjutan novelnya dan membaca tulisan Jun, itu memberinya ide. Awalnya ia menyembunyikan dari Jun tapi Jun tau dari teman-temannya kalau ceritamya di publikasikan. Awalnya Ryunosuke berfikir Jun marah padanya karena mencuri idenya, tapi ternyata Jun malah senang, melihat tulisannya dibukukan.

Banyak hal-hal kecil tapi bermakna di movie ini, yang menyentuh hati, aku bahkan sampai menangis menontonnya. Misalnya bagaimana hebohnya warga saat TV keluarga Suzuki tiba, TV adalah benda langka saat itu, di kompleks mereka baru keluarga Suzuki yang punya. Mereka bahkan berkumpul dan terlihat seoerti pesta hanya untuk menonton siaran pertama yang mereka tonton. Meskipun akhirnya TV itu berakhir di tempat perbaikan barang elektronik karena Ryunosuke sok sok bisa memperbaiki TV Hahahahahaahah.

Ada adegan dimana pada masa itu belum ada kulkas, jadi mereka menggunakan lemari dengan es balok diatasnya untuk mendinginkan makanan, tapi akhirnya Suzuki membeli kulkas dan membuang lemari itu, membuat penjual es balok menjadi sedih. Suzuki membeli kulkas setelah insiden keracunan makanan.

Adegan dimalam natal, Ryunosuke tidak punya keluarga jadi ia tidak begitu menganggap natal istimewa, tapi ia sekarang punya Jun. Ia melihat coretan Jun yang menginginkan pulpen dan ia meminjam uang pada Suzuki-san untuk membeli pulpen dan meminta pak dokter menjadi santa malam natal. Jun sangat senang karena ia bisa melihat santa dan mendapat hadiah natal pertamanya.
Ippei sendiri mendapat hadiah dari santa juga, Roku juga sangat bahagia dengan hadiah pertamanya, tapi ia jadi tak bersemangat karena itu tiket pulang kampung.
Ternyata Roku menganggap keluarganya tidak menyayanginya dan bahkan senang ia pergi dari rumah, tidak ada yang menginginkannya, jadi kalau ia pulang akan menjadi beban, makanya ia selalu menolak pulang. Meski kita sudah bisa menebak kalau tidak ada orang tua yang tidak menyayangi anaknya.

Ada juga adegan dimana Ryunosuke ke toko perhiasan membeli cincin untuk melamar Hiromi, karena sebelumnya Hiromi pernah mengatakan kalau ia ingin menjadi ibu Jun, meski akhirnya ia mengatakan ia bercanda. Tapi hal itu membuat Ryunosuke meyakinkan niatnya untuk melamar Hiromi. Ia melakukannya di malam natal, saat ia membuka kotak cincin itu dan tidak ada isinya, awalnya aku pikir itu sebuah kesalahan atau cincinya hilang, tapi ternyata Ryunosuke tak punya uang membeli cincin jadi hanya beli tempatnya saja hiks. Hiromi meminta Ryunosuke memasangkan cincin yang suatu hari akan dibeli Ryunosuke itu. Adegan yang sangat menyentuh.

Ada juga adegan perjalanan sehari Ippei dan Jun. Jun mendengar Ryunosuke dan Hiromi membicarakan tentang ibunya, jadi ia menceritakan pada Ippei mengenai hal itu. Jun merindukan ibunya, jadi keduanya berangkat naik kereta ke tempat ibu Jun. Mereka hanya punya uang untuk berangkat, pulang nanti mereka pikir ibu Jun akan membayarkannya. Tapi sesampainya disana Jun tidak ingin menemui ibunya, lebih tepatnya ia takut kalau ia akan mengganggu ibunya. Pada akhirnya mereka tidak bisa bertemu ibu Jun dan menangis di jalan karena tidak punya uang untuk kembali.
Sebelum pergi, Ippei merengek pada ibunya minta baju baru tapi ibunya malah menempel lobang di bajunya dan ibu bilang buka itu kalau sedang kesulitan
Aku sudah menebak isinya uang dan ternyata benar, dan begitulah mereka bisa pulang.

Keluarga sangat panik mencari mereka berdua yang menghilang. Saat keduanya kembali, Ryunosuke menjadi sangat marah pada Jun. Kenapa orang asing yang tak punya hubungan darah dengannya membuatnya sangat khawatir.
Hal itu juga terjadi pada saat ayah kandung Jun muncul dan akan membawa Jun. Ryunosuke tidak menahan Jun meski Jun kelihatab tidak ingin pergi. Tapi pada akhirnya Ryunosuke menyadari perasaannya pada Jun, meski Jun orang asing, mereka dipertemukan seperti itu, tinggal bersama dan awalnya tidak suka, tapi Jun sudah menjadi keluarganya.

Movie ini diawali dengan kedatangan Roku & Jun ke sebuah jalan kecil di Tokyo saat Tokyo Tower dibangun dan berakhir dengan selesainya pembangunan Tokyo Tower.
Judulnya Always Sunset On Third Street, Selalu, Matahari Terbenam di Jalan No. 3. Aku beranggapan jalan mereka tinggal adalah jalan no. 3 yang dimaksud. Dan matahari terbenam disini diperlihatkan di ending movie ini, dimana matahari terbenam yang terlihat dari daerah mereka amatlah indah, matahari terbenam di balik Tokyo Tower itu sendiri.

Ini movie sangat menyentuh. Bagi kalian yang menyukai movie tema keluarga, ini adalah pilihan yang sangat tepat. Porsinya juga pas, ada lucunya, ada kesalnya, ada mengharukan, sedih dan lain sebagainya. Menceritakan kehidupan sehari-hari para tokoh disinu, ditahun 1958, jadi masih terasa aura setelah oerang dunia II, dimana jepang sedang berusaha bangkit.
Aku sama sekali nggak melihat spoiler movie ini sebelum menonton, jadi saat meliat bengkel mobil Suzuki dimana impian Suzuki-san adalah membjat pabrik mobil suatu hari nanti, aku jadi kepikiran, jangan-jangan ini merk Suzuki yang terkenal itu. Heheheheheheeh.

Horikita Maki disini imut banged. Dia kelihatan feminin tapi kerjanya di bengkel. Dari movie ini dia memenangkan Rookie of the Year dari Jaoan Academy Awards.
Sayang sekali dia udah pensiun dari dunia hiburan ya.
Akting pemeran anak-anak disini keren banged, Ippei dan Jun WOW banged. Terutama Jun yang harus menunjukkan banyak emosi di movie ini.
Kalau pemeran lainnya sih sudah senior ya, jadu aktingnya udah oke banged.

Nggak sabar nonton yang kedua dan yang ketiga^^~
Beberaoa stills yang aku lihat sih sampai Roku-chan menikah nantinya 😍

Skor:

Story: 5/5
Acting/Character: 5/5
Cinematography: 4/5
Music: 3/5
Opening: 4/5
Ending: 5/5



Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts