Saturday, 23 June 2018

[Recap] Hanbun, Aoi Week 12 (Episode 67-72)

Di minggu ke 12 ini, Suzume sudah menjadi mangaka seutuhnya. Suzume-sensei adalah nama panggilannya. Ia menggunakan nama aslinya sebagai pen-name. 3 tahun setelah menjadi mangaka, Suzume mulai memahami kehidupan mangaka dan harus mendapatkan kenyataan kejam salah satu temannya menyerah akan impiannya. 5 tahun berpisah dengan Ritsu, Suzume bertemu untuk pertama kalinya dengan teman masa kecilnya itu saat ia mengunjungi kampung halamannya.

Sinopsis Half, Blue Week 12: Kekkon Shitai!
-I want to get married!-

Suzume akhirnya debut dengan manga one-shot dan itu membuat seluruh keluarga sangat senang. Ayah bahkan membeli banyak majalah manga yang memuat manga Suzume. Yuko dan Suzume merayakan debutnya Suzume di kantor Akikaze.
Suzume sebenarnya merasa nggak enak, ternyata yang harusnya debut di majalah manga itu adalah Bokute, tapi karena Bokute dipecat dari Tinkerbell Office, jadinya Suzume yang dipilih menggantikan Bokute.
Bokute mengirimkan cake dan kartu ucapan selamat untuk Suzume. Bokute dengan tulus mengucapkan selamat pada Suzume dan menurutnya Suzume memang pantas untuk debut. Karena kartu ucapan Bokute itu, Suzume jadinya bersyukur Bokute tidak marah padanya karena mengambil tempat yang seharusnya menjadi milik Bokute.

Seorang mangaka, debut dengan manga one-shot di majalah manga. One-shot manga itu kalau bahasa mudahnya adalah manga yang langsung tamat 1 chapter. Jadi Suzume masih dalam tahap awal menjadi mangaka dan belum menjadi mangaka yang sebenarnya. Seorang mangaka dikatakan sebagai mangaka yang sebenarnya jika sudah masuk ke tahap serialisasi alias membuat manga yang bersambung. Hal itu ditentukan oleh seberapa populernya manga debut dari mangaka tersebut.
Oleh karena itu, Sota bersama 2 temannya sibuk menulis kartu untuk mangaka Suzume, ayah dan kakek juga nggak mau kalah, mereka ingin mengirim banyak kartu ke perusahaan penerbitan sebagai dukungan fans. Tentu saja mereka membuat nama dikartu pos dengan nama berbeda-beda, seolah-olah dikirim oleh orang-orang yang benar-benar tertarik dengan manga Suzume. LOL.
Tapi sebenarnya itu adalah trik dari Suzume juga, sebelum manga debutnya keluar, ia sudah menelpon Sota untuk melakukan aksi itu HAHAHHAHAHAHHA. Awalnya Sota malas banged, tapi Suzume janji akan membelikannya mobil kalau dia sudah populer nanti wkwkwkkwkw.

Hari penilaian tiba, editor Suzume menemui Suzume dan memperlihatkan ada banyak surat penggemar untuk Suzume. Yuko aja sampai kaget karena dia nggak mendapat surat penggemar sebanyak itu saat dia pertama kali debut. Tapi Suzume menyadari sesuatu dari surat penggemar itu, alamat kartu pos-nya sama dan Suzume berusaha menyembunyikannya tapi Akikaze melihatnya dan mengatakan sepertinya semua surat itu dari Gifu HAHAHHHAHAHAHA.
Editor sengaja mengumpulkan surat penggemar dari Gifu dan memperlihatkan pada Suzume, tapi surat penggemar yang sebenarnya ia simpan. Saat editor mengeluarkannya, Suzume shock karena ternyata ada banyak fans manga di Tokyo yang menyukai manga debutnya. Suzume sangat bahagia.
Dan karena manga Suzume populer, maka Suzume langsung mendapatkan kesempatan untuk serialisasi.

Yuko turut berbahagia dengan Suzume tapi sebenarnya ia merasa tersaingi. Dia lebih dulu debut dari pada Suzume tapi Suzume lebih awal mendapatkan kesempatan serialisasi.
Malam itu ia menelpon Bokute karena ia mencurigai sesuatu mengenai surat penggemar Suzume. Ternyata sesuai dugaan Yuko, itu adalah ulah Bokute. Bokute membantu Suzume untuk mendapatkan serialisasinya dengan meminta banyak orang di Tokyo mengirim surat penggemar pada Suzume.
Bokute sangat berterima kasih karena Suzume mau memberikan ide manganya padanya waktu itu dan ia masih merasa bersalah karena hal itu, jadi ia berusaha keras untuk membantu Suzume diam-diam.
Akikaze diam-diam mendengarkan pembicaraan telpon Yuko dan Bokute, tapi ia tidak mengatakan apapun pada Suzume mengenai hal itu. Sepertinya sampai akhir Suzume juga tidak tahu.

Akikaze sebenarnya sangat menyayangi Bokute, ia selama ini selalu mengkhawatirkan Bokute meski dia sendiri yang memecat Bokute. Akikaze kemudian menghubungi perusahaan penerbitan yang ia kenal dan meminta mereka untuk melirik manga milik Bokute. Akikaze sepertinya tahu kalau Bokute masih belum menyerah akan manga dan datang kebanyak perusahaan penerbitan untuk memperlihatkan manganya. Jadi kalau nanti Bokute datang ke perusahaan penerbitan yang ia telpon tadi, ia ingin mereka mempertimbangkan Bokute.
Yuko akhirnya mendapatkan kesempatan untuk serialisasi dimajalah manga yang berbeda dengan Suzume. Yuko tidak tahu kalau Akikaze meminta tolong pada editor Suzume untuk memperkenalkan Yuko pada editor dari majalah manga lain.
Yuko dan Suzume mendapatkan kesempatan serialisasi disaat yang hampir bersamaan dan kali ini mereka sama-sama berjuang untuk menggambar serialisasi manga pertama mereka. Tapi memulai sebuah cerita manga untuk serialisasi tidak-lah mudah.

Suzume selalu merasa kalau ceritanya tidak menarik sementara Yuko juga mengalami hal yang sama. Keduanya kesulitan untuk menemukan ide baru demi manga mereka. Untuk mengusir jenuh, mereka menghabiskan waktu berjam-jam bermain dengan penggaris, minum di bar kantor Akikaze, menggambar bebas dan lain-lain.
Saat mereka merasa inspirasi muncul, mereka mulai menggambar manga. Saat ide hilang mereka bermain lagi dan begitulah seterusnya. Mereka melakukan itu sepanjang malam. Dan saat pagi hari tiba, akhirnya mereka berhasil menyelesaikan chapter 1 untuk manga serialisasi mereka.
Pagi itu adalah pagi yang sangat cerah. Suzume dan Yuko duduk berdua dan mengenang kenangan mereka selama menjadi asisten sampai saat mereka akhirnya membuat manga serialisasi. Suzume mengatakan ia lahir dihari yang sama dengan Ritsu dan ia menjadikan hari ini adalah hari lahir keduanya, sebagai mangaka bersama Yuko.

Waktu berlalu sejak pertama kali Suzume mendapatkan kesempatan untuk serialisasi. Musim panas 1995, Suzume sudah berusia 24 tahun. Sekarang ia sudah menjadi mangaka seutuhnya, ia dipanggil dengan panggilan sensei dan mempunyai 2 orang asisten yang membantunya. Suzume masih tinggal di apartemen Akikaze.
Ayah Suzume sangat bangga akan puterinya, ia membeli banyak tankoubon (volume, manga yang dibukukan) manga milik Suzume dan memajangnya di kedai mereka.
Sementara itu sejak menjadi mangaka, Suzume tidak bekerja sebagai asisten Akikaze lagi. Mungkin sekali-sekali dia membantu Akikaze, tapi kalau sedang dekat waktu deadline, dia tidak sempat membantu. Jadi Akikaze mempekerjakan asisten baru baginya.

Manga Suzume sepertinya lancar dipasaran tapi ada masalah dengan manga Yuko. Yuko juga masih menjadi mangaka dan tetap tinggal di apartemen milik Akikaze, tapi manga Yuko kehilangan kepopulerannya belakangan ini dan ia harus menghadapi kenyataan menyakitkan, serialisasi manganya dihentikan.
Yuko sudah berjuang selama 3 tahun untuk serialisasi manga pertamanya dan akhirnya serialisasi manga pertamanya dihentikan dan editornya meminta Yuko untuk memulai cerita baru. Yuko sangat terpukul karena hal itu, ia mencoba membuat cerita baru tapi ia kehabisan ide. Pada akhirnya Yuko mulai berubah, passionnya akan manga mulai menghilang.

Yuko sudah tidak tertarik akan manga lagi dan lebih banyak menghabiskan waktunya di luar. Yuko berpacaran dengan seorang pria tua, bisa dibilang sih 'sugar daddy'-nya Yuko. (Aku sempat ngakak karena HAnbun, Aoi nggak mau ketinggalan dengan apa yang lagi heboh di twitter LOL).
Yuko tidak bisa menyembunyikan wajah galaunya, meski ia tersenyum bersama pria itu, tapi sorot matanya memperlihatkan kesedihan yang sangat mendalam. Saat pria itu membelikan Yuko sebuah tas ber-merk, Yuko terpaksa mengecupnya, tapi smapai dirumah ia mencuci mulutnya karena merasa jijik dan melempar tas itu karena itu adalah barang palsu.
Yuko merasa ia sudah tidak mempunyai tujuan hidup lagi.
Hubungan Yuko dan Suzume juga kelihatan menjadi renggang, apalagi kalau Yuko sedang bad mood, ia selalu tidak ramah pada Suzume. Suzume benar-benar sangat mengkhawatirkan Yuko.

Sementara itu, tahun 1995, Ritsu berusia 24 tahun. Setelah menyelesaikan kuliahnya di Universitas Waseda, Ritsu melanjutkan pendidikannya di Universitas Kyoto. Ritsu sekarang sudah masuk ke dunia kerja. Ia bekerja bersama profesor yang sangat heboh akan robot waktu itu. Ritsu masih fokus mengejar impiannya untuk membuat robot.
Meski Ritsu sangat sibuk dan tidak pernah bertemu dengan Suzume sejak mereka berpisah saat itu, Ritsu tidak pernah ketinggalan manga Suzume. Dia akan membeli majalah manga yang memuat manga Suzume setiap bulannya.

Akikaze menyadari perubahaan Yuko setelah ia membaca manga Yuko. Ia tahu kalau Yuko belakangan tidak menulis manga dan bahkan meminta asistennya untuk menggambar hampir semuanya, termasuk sang tokoh utama.
Yuko kelihatan sudah tidak peduli lagi mengenai manganya, ia mengatakan pada Akikaze kalau ia akan berhenti menjadi mangaka dan menikah.

Suzume yang mengkhawatirkan Yuko akhirnya menelpon Bokute dan mengajaknya bertemu di cafe biasanya. Bokute sekarang sudah menjadi mangaka seutuhnya dan manga Bokute sangat populer. Ia juga sangat populer dikalangan fans, paling populer diantara 3 mantan asisten Akikaze. Ia bahkan sempat memberikan tanda tangannya pada remaja yang ada di cafe itu.
Saat Suzume dan Bokute akan mengobrol mengenai Yuko, tiba-tiba Akikaze datang ke cafe itu dan terkejut melihat Bokute. Sejak dipecat oleh Akikaze, mereka belum pernah bertemu. Itu adalah pertemuan mereka untuk pertama kalinya dalam 3 tahun.
Akikaze ikut bergabung dengan keduanya meski suasana menjadi awkward. Bagaimanapun, Akikaze adalah guru Bokute, jadi Bokute tetap menghormatinya dan Akikaze juga senang karena Bokute berhasil di dunia manga.

Suzume mendengar mengenai Yuko yang akan menikah dan berhenti menjadi mangaka jadi ia menemui Yuko. Yuko membenarkan hal itu dan memberikan banyak bajunya pada Suzume, ia mengatakan Suzume setidaknya harus berdandan karean Suzume adalah wanita muda.
Yuko sudah yakin akan keputusannya untuk meninggalkan dunia mangaka karena ia merasa selama ia menjadi mangaka, kehidupan pribadinya selalu fokus akan manga dan ia tak punya waktu untuk menikmati masa mudanya.
Suzume mengatakan kalau ia tak masalah selama ia punya manga dan manga adalah segalanya baginya, ia bertanya apakah Yuko tak bisa seperti dirinya. Yuko mengingatkan Suzume kalau Suzume masih muda dan sebaiknya Suzume juga memperhatikan dirinya sendiri. Yuko mengatakan selama menjadi mangaka ia jadi menyadari ia tak punya waktu untuk dirinya sendiri, setiap minggu menggambar dan menggambar, deadline dan deadline, jika terus begitu lama kelamaan ia akan menjadi tua sendirian dan dia tidak mau sendirian.
Suzume masih berusaha untuk meyakinkan Yuko untuk tidak meninggalkan impiannya, karena itu adalah impian Yuko sejak pertama ia menjadi asisten Akikaze, tapi Yuko sudah bulat dengan keputusannya untuk menikah.

Yuko secara resmi menyampaikan keinginannya untuk berhenti menjadi mangaka pada Akikaze. Ia sangat berterima kasih karena AKikaze selama ini menjaganya karena ia tak punya tempat untuk kembali, mengingat Yuko kabur dari rumah saat ia masih muda.
Akikaze sudah menganggap Yuko sebagai puterinya sendiri, jadi ia ingin Yuko untuk menjadi pengantin dari rumahnya (dia akan menjadi wali Yuko). Yuko sangat bahagia akan hal itu.

Meski Yuko kelihatan yakin akan keputusannya, tapi Yuko sebenarnya tidak 100% yakin. Saat ia sendirian, ada keraguan dalam dirinya, apakah keputusan yang ia ambil ini benar atau tidak.
Bagaimanapun Yuko sangat mencintai manga. Ia menatap manga miliknya, masa mudanya ia habiskan hanya untuk manga itu. Yuko menangis sambil memeluk manga miliknya.

Hari pernikahan Yuko, Suzume mengenakan one-piece buatan Nao dengan sedikit modifikasi. Akikaze sensei juga berpakaian rapi untuk menjadi wali Yuko.
Yuko mengenakan wedding dress dan ia kelihatan sangat cantik. Yuko terlihat sangat bahagia.

Setelah acara pernikahan selesai, Suzume kembali ke apartemen dengan membawa hadiah pemberian Yuko, sebuah jam dengan foto Yuko dan suaminya Yoji. Kalau mataku nggak salah, Yuko nggak menikah dengan ojisan waktu itu, sepertinya Yuko punya pacar lain selain sugar daddy-nya, syukur deh HAHAHHAAH.
Yuko kembali ke apartemen setelah acara pesta pernikahannya selesai dan ia kelihatan sangat kelelahan karena harus menyapa keluarga suaminya satu per satu.
Ia bangga dengan hadiah yang ia berikan pada undangan di pernikahannya tapi kayaknya Suzume nggak terlalu menyukai hadiah jam itu wkwkwkkwkw.

Yuko sudah mengemas seluruh barang-barangnya dan kamarnya tampak kosong. Yuko akan meninggalkan kantor Akikaze hari itu dan Suzume tidak bisa menahan air matanya. Yuko adalah teman pertama Suzume sejak ia datang ke Tokyo, tentu saja ia sangat sedih karena akan berpisah dengan Yuko. Suzume sempat meminta Yuko untuk tinggal di apartemen mereka meski sudah menikah, tapi tentu saja Yuko tak bisa melakukannya.
Yuko mengatakan pada Suzume kalau ia sangat menyukai Suzume tapi ia juga sangat iri pada Suzume. Suzume selalu ceria, apapun yang terjadi Suzume selalu terawa dan menghadapi segalanya dengan positif, sisi itulah yang ia sukai dari Suzume. Ia kadang berfikir kalau ia ingin menjadi seperti Suzume.
Suzume menangis dan memeluk Yuko. Ia ingin Yuko berjanji untuk tetap datang berkunjung jika Yuko ada waktu dan Yuko berjanji akan sering mengunjungi Suzume.
Akikaze sensei membiarkan kamar Yuko kosong agar Yuko bisa kembali kapan saja.

Waktu berlalu sejak pernikahan Yuko, hari-hari Suzume disibukkan dengan manga. Ia selalu kesulitan dengan manganya dan nggak sekali dua kali ia berada dalam keadaan slump.
Hari itu, Nao menelpon Suzume untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Nao saat itu sedang bersama Butcha. Kalau aku nggak salah Butcha tinggal di Kyoto, tapi aku nggak tahu apa pekerjaannya. Sementara itu Nao cantik seperti biasa, dia bekerja disalah satu supermarket di Gifu.
Nao ingin meminta Suzume datang ke Gifu karena Kimika-sensei akan mengadakan acara. Aku nggak tahu acaranya apa karena nggak ada sub, ada yang bilang ulang tahun ke-60 Kimika sensei, tapi ada yang bilang Kimika sensei akan pensiun.
Suzume awalnya tidak berniat untuk datang karena ia ada deadline, tapi Nao tetap memaksanya karena ia ingin bertemu dengan Suzume. Saat Suzume dilanda keraguan, Nao kemudian mengatakan kalau Ritsu juga akan datang dan Suzume langsung terdiam.

Dan Suzume beneran datang ke Gifu HAHAHHAHAHAHA. Kelihatan banged kalau Suzume masih belum bisa melupakan Ritsu.
Ibu sangat senang karena puterinya akan datang setelah sekian lama, jadi ibu memasak banyak makanan untuk Suzume. Suzume sendiri menghabiskan waktunya disana untuk menandatangani tankoubon manga miliknya atas permintaan pelanggan dikedai mereka wkwkkwkw. Fansign.

Malam itu, Suzume dan adiknya Sota bicara berdua. Sota entah kenapa kelihatan nggak bersemangat jadi Suzume protes karena ia sudah lama nggak datang ke rumah tapi Sota menunjukkan wajah seperti itu.
Ternyata Sota sangat mengkhawatirkan keluarga mereka, kedai mereka belakangan sepi dan keluarga mereka menghadapi masalah keuangan. Suzume mengatakan kalau setiap bulan ia mengirim yang pada keluarga dan sepertinya itu nggak cukup.
Sota sekarang bekerja disebuah restoran dan sepertinya ia sedang galau akan masa depannya. Ia iri pada kakaknya yang meninggalkan rumah dan mengejar impiannya. Sementara ia meskipun meninggalkan rumah dan berangkat ke kota ia tak tahu apa yang harus ia lakukan karena ia tak punya impian seperti kakaknya.

Keesokan harinya, acara pesta Kimika-sensei. Suzume sudah berencana untuk pergi tapi ia shock karena dress yang akan ia gunakan ke pesta itu rusak. Sota bertugas mencuci baju kemarin dan merusak dress Suzume. Suzume sangat marah pada Sota dan keduanya bertengkar hebat.
Pada akhirnya Suzume nggak jadi datang ke pesta Kimika sensei karena ia tak punya baju bagus.  Ayah, ibu dan Sota tahu alasan kenapa Suzume tidak mau pergi dengan baju jelek, itu karena Ritsu akan datang ke pesta itu.

Kimika sensei membuat sebuah buku, kumpulan foto anak-anak Gifu yang ia bantu untuk lahir, ia sudah membagi-bagikan buku tersebut sebelum pesta. Saat Suzume membaca buku itu, ia jadi merasa nggak enak kalau nggak datang ke acara itu. Akhirnya Suzume pergi ke sana, tapi acaranya sudah selesai.
Suzume mengobrol bersama Kimika sensei sambil melihat-lihat foto anak-anak Gifu yang ada dibukunya. Ia menunjukkan foto baby Butcha, Nao, Suzume dan Ritsu.
Kimika sensei mengatakan kalau Ritsu tadi datang ke acaranya tapi akan langsung kembali ke Kyoto. Kimika sensei mengatakan pekerjaan Ritsu adalah membuat robot dan ia melakukannya demi Suzume.
Suzume terkejut mendengarnya karena ia tak mengerti maksudnya. Kimika sensei juga nggak mengerti maksud Ritsu tapi ia dengar Suzume menulis di kartu Tanabata mengenai impiannya agar Ritsu bisa membuat Robot, karena itu Ritsu ingin membuat robot demi Suzume.
Suzume yang baru tahu kalau Ritsu membaca kartu tanabatanya tentu saja terkejut, ia langsung berdiri dan kebetulan Nao ada disana dan meminta Nao mengantarnya ke stasiun dengan mobil.

Suzume tiba di stasiun dan berusaha mencari Ritsu. Ia melihat Ritsu ada diseberang jalur kereta dan berusaha memanggilnya, tapi kereta keburu lewat dan sepertinya Ritsu tidak mendengarnya.
Suzume tidak menyerah dan mengambil peluitnya, ia meniup peluit itu berharap Ritsu mendengarnya. Kereta kemudian meninggalkan stasiun dan tidak ada siapa-siapa disana. Suzume kecewa karena Ritsu tidak disana.
Suzume menghela nafas dan akan pulang. Di stasiun itu ada cermin dan ia menatap dirinya di cermin, ia mengeluh karena pakaiannya hari itu jelek dan tiba-tiba ia mendengar langkah kaki mendekatinya.
Suzume berbalik dan terkejut melihat Ritsu berjalan mendekatinya. Suzume terus menatap Ritsu dan perlahan air mata mulai memenuhi matanya.
Itu adalah pertemuan pertama Suzume dan Ritsu dalam 5 tahun perpisahan mereka.

-To Be Continued-

Komentar:
Minggu lalu, saat stills untuk minggu ke-12 ini rilis, aku bertanya-tanya kenapa kok fashion Suzume jelek banged, kenapa Suzume mengenakan dress jelek dan membuatnya terlihat tua banged padahal dia masih 24 tahun dan ternyata alasannya terjawab di episode ini.
Suzume sudah menyiapkan baju untuk ke pesta Kimika sensei, tapi Sota merusaknya saat mencucinya, jadi Suzume sepertinya memakai baju ibunya wkwkkwkwkw.
Suzume dan Sota bertengkarnya lumayan juga HAHAHAH, kakak adik biasa sih seperti itu.

Padahal aku nggak pengen Suzume dan Ritsu ketemu di episode ini, aku pengennya mereka ketemu agak lamaan dikit HAHAAHHAH. Sebenarnya udah lama sih, katanya sejak saat mereka berpisah itu udah 5 tahun, tapi bagiku itu baru sebentar, cuma 5 episode wkkwkwkwkwk.
Aku masih kesal pada Ritsu karena masalah waktu itu dan aku agak lega karena dia datang ke Gifu tidak bersama dengan Ito Saya, aku penasaran apakah dia dan Saya masih bersama, sudah putuskah? Sepertinya jawabannya di minggu ke-13.
Suzume masih lemah sama Ritsu ya, awalnya dia ragu pulang kampung tapi mendengar nama Ritsu dia akhirnya datang. Meskipun sepertinya ada keraguan di hatinya untuk bertemu dengan Ritsu lagi.

Nao beneran manis banged!!! Aku paling suka gaya rambut Nao diantara semua gadis di Hanbun, Aoi. Saat masih SMA dia manis dan cute, saat dewasa dia cantik banged. Dengan gaya rambut begitu dia kelihatan dewasa banged, cocok deh jadi wanita karir. Sementara itu Suzume masih kayak anak-anak menurutku wkwkkwkkw.
Nao dan Butcha kayaknya ada hubungan deh, mereka kelihatan deket banged. Di stills minggu depan mereka berdua juga kelihatan dekat, semoga segera ada kabar baik wkwkwkkw.
BTW gaya rambut Butcha itu lucu banged wkwkwkkwkw. Katanya Yamoto Yuma sendiri yang request pengen gaya rambut begitu, karena ia selalu ingin mencobanya. Itu gaya rambut yang populer ditahun 1995 HAHAHAHHA.

Yuko memilih menyerah akan manga dan menikah. Sepertinya dia menemukan pria baik dan aku berharap Yuko akan hidup bahagia. Aku berfikir Yuko sudah tidak akan muncul lagi setelah menikah, tapi di preview minggu selanjutnya ada banyak stills Yuko, jadi sepertinya nggak akan ada perubahan pada hubungan Yuko dan Suzume. Bokute juga kelihatan datang ke Tinkerbell office lagi, sepertinya sih akan terjadi sesuatu.
Minggu depan judulnya adalah 'Shigoto ga Hoshi!' atau aku ingin pekerjaan, apakah itu ada hubungannya dengan manga Suzume ya? Mungkinkah manga Suzume sudah nggak populer dan ia akan kehilangan pekerjaannya? Hmmmmmm.
Minggu ke-13 adalah akhir dari first half drama dan kemungkinan minggu ke-14 itu time jump atau masuk ke babak baru kehidupan Suzume karena sudah memasuki paruh kedua drama, jadi apakah kegagalan Suzume sebagai mangaka akan terlihat di minggu ke-13?
Karena dari spoiler sih Suzume itu gagal sebagai mangaka dan memutuskan menikah trus punya anak dan nantinya akan bercerai. Hanya saja, siapa yang akan jadi suaminya masih menjadi tanda tanya besar.
Belakangan aku malah mikir jangan-jangan pria itu adalah Bokute HHAHAHAHHHAAHA.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts