Monday, 9 October 2017

[Sinopsis] Age of Youth 2 Episode 13-1


Di episode 13 ini, Song Ji Won akhirnya bertemu dengan guru Han Gwan Yeong, ia menemuinya untuk mendapatkan petunjuk mengenai kejadian yang menimpa Moon Hyo Jin saat kelas 3 SD dulu. sayangnya si guru tidak mengingat para siswanya lagi. Sementara itu pacar Hyo Jin mengetahu kalau orang yang menghancurkan hidup Hyo Jin adalah guru itu. Ia akan membunuhnya.

Sinopsis Hello My Twenties 2 Episode 13 Part 1

Eun Jae mengajak Jong Yeol bertemu, untuk meminta maaf atas kejadian malam itu. Karena ini pertama kalinya ia pacaran, pertama kali patah hati, pertama kali ia merasakan emosi seperti itu, makanya ia jadi seperti itu, meskipun tentu saja alangkah baiknya ia tidak begitu.
Ia juga berterima kasih pada Jong Yeol, karena membuatnya tahu bagaimana rasanya dicintai dan mencintai seseorang. Eun Jae tak bisa menahan air matanya, karena bagaimanapun juga ia masih menyukai Jong Yeol, sementara Jong Yeol tentu saja kelihatan merasa bersalah.
Eun Jae kemudian mengatakan kalau ia punya permintaan pada Jong Yeol, Kalau Jong Yeol sudah menemukan wanita lain, ia harap JOng Yeol tidak mengatakan kalau wanita itu tidak sesuai harapannya. Jong Yeol mengerti.
Ia juga berharap kalau Jong Yeol mau pacaran dengan gadis lain, tunggulah beberapa waktu lagi (jangan dalam waktu dekat ini), Jangan memperlakukan dirinya dengan baik, karena ia akan salah paham dan juga jangan memperlakukannya dengan buruk, karena ia akan terluka.
Ia merasa bersyukur karena  Jong Yeol adalah cinta pertamanya. Jong Yeol makin merasa tak enak dan meminta maaf.
Eun Jae merasa ia sudah cukup mengatakan apa yang ingin ia katakan, dan ia pamit pada Jong Yeol.

Eun Jae berjalan pulang tapi ia terlalu sedih dan tak bisa menahan tangisnya. Ia berakhir berjongkok dan menangis dijalan.
Eun Jae sangat mencintai Jong Yeol, tapi ia harus mengucapkan perpisahan, karena tak ada gunanya jika ia mencintai sepihak sementara Jong Yeol tak mencintainya lagi.
Cinta pertama Eun Jae berakhir, seperti kebanyakan cinta pertama lainnya. Cinta pertama yang tidak akan pernah bisa kau lupakan dan akan menjadi sebuah kenangan tersendiri, karena itu pertama kalinya kau merasakan pahit dan manisnya sebuah cinta.

Ye Eun memetik bunga di halaman dan membawanya ke rumah. Ji Won sedang menulis sesuatu dengan serius. Jo Eun sedang menata meja sementara Jin Myung mencari-cari sesuatu di laci.
Bel berbunyi, Eun melihat kalau itu Jang Hoon dan segera menuju pintu. Jang Hoon ingin bicara pada Eun tapi Eun mengatakan nanti saja, ia sedang sibuk. Saat Jang Hoon memaksa, Eun bahkan mengusirnya dan menutup pintu di depan mata Jang Hoon, membuat Jang Hoon berfikir kalau Eun sedang main tarik ulur denganny AHAHHAHAHAHAHA.

Jin Myung melihat keluar jendela dan bertanya-tanya kenapa Eun Jae belum pulang, harusnya sudah pulang jam segini.
Yang lain juga bertanya-tanya dan berniat menelpon Eun Jae. Tapi kemudian Jin myung melihat Eun Jae dibawah dan mengatakan kalau Eun Jae sudah pulang.
Mereka semua jadi sibuk dan bersiap di posisi masing-masing. Begitu Eun Jae membuka pintu, mereka kemudian merayakan kembalinya Eun Jae ke rumah, seperti kejutan ulang tahun, bahkan ada kue dan lilin.
Eun JAe terkejut dengan kejutan itu, kejutan dari para kakak karena ia sudah lulus dari cinta pertamanya.
Mereka bertanya apakah semuanya berjalan lancar, Eun Jae mengatakan kalau ada beberapa yang ia lupa katakan. Ia mengeluarkan catatannya, ia sudah mencatat kata-kata yang ingin ia sampaikan pada Jong Yeol, dalah satunya adalah 'sekalipun kau berubah menjadi orang yang sama sekali asing bagiku, kau harus bahagia', tapi ia lupa mengatakannya.
Ji Won malah minta catatan itu, ia akan menggunakannya kalau ia putus nanti HAHAHAHHAHA.
(Andwee Ji won! Kamu aja belum jadian jangan ngomongin putus!).
Eun kemudian bertanya kapan mereka akan membuka sampanye dan Ji won mengatakan seharusnya Eun membuka saat Eun Jae masuk tadi. Eun membela diri karena ia tak bisa membukanya.

Anak-anak kost berpesta untuk merayakan maknae mereka yang pertama kali patah hati, mereka bersulang. Ye Eun berkomentar kalau mata Eun Jae bengkak dan menyuruhnya untuk mengkompresnya nanti. Ye Eun berkomentar masa-masa dimana Eun Jae masih patah hati sangat menakutkan. Eun setuju, ia pikir kalau nggak diakhiri lama-lama Eun jae bisa jadi stalker.
Ji Won bingung karena ia sama sekali tidak tahu, ia bertanya apa Jin Myung tahu. Jin Myung hanya tersenyum dan menepuk punggung Ji Won. Ye Eun berkomentar masa itu adalah masa titik terendah dalam hidup Ji Won, jadi Ji won tidak menyadari kejadian disekitarnya.
Ji Won kemudian menerima telpon dan masuk ke kamarnya, sepertinay sih Sung Min yang mencari alamat guru seni Ji Won. Ji Won mencatatnya.

Keesokan harinya, Ji Won ke rumah guru itu. Awalnya ia melihat anak dan cucu si guru sedang main di halaman dan karena keduanya melihatnya, Ji Won bertanya apakah benar ini rumah Han Gwan Yeong.
Tak berapa lama, Ji Won ada di ruangan kerja guru Han. Ia bertemu dengan guru seninya saat SD dulu, tapi guru itu sudah tua jadi ia kurang ingat, tapi ia ingat SD Ji Won karena pemandangannya indah.
Awalnya Ji Won mengatakan ia teringat guru Han saat ia bicara dengan teman-temannya, makanya Ji Won datang. Ji Won mencoba mengkorek informasi apakah guru itu masih mengenali beberapa temannya tapi guru tidak mengenali mereka lagi dan akhirnya bertanya apakah guru mengenal Moon Hyo Jin, ayahnya meninggal dunia dan ibunya bekerja di sebuah restoran. Tapi Guru itu menggeleng, ia juga tidak ingat. Tapi aku memang merasa kalau jawabannya akan Moon Hyo Jin dan anak yang lain berbeda.
Saat itu anak si guru permisi akan pergi bersama cucunya dan Ji won bertanya dimana istri guru. Guru mengatakan istrinya meninggal 2 tahun lalu.
Ji Won mulai takut karena itu artinya hanya mereka berdua yang ada di rumah ini. Ji Won tidak tenang dan gemetaran saat ia meminum tehnya.

 
 
Tak lama kemudian Ji Won pamit permisi. Ia masuk ke mobil dimana Sung Min sudah menunggunya. Sung Min bertanya apakah si guru ingat dan Ji Won mengatakan tidak sama sekali, dia hanya kakek tua yang rambutnya ubanan meski wajahnya terlihat muda.
Sung Min bertanya memangnya seperti apa bayangan Ji Won dan Ji Won berfikir tapi ia tak mengatakan jawabannya, hanya saja eskpresinya memperlihatkan ia seperti menyadari sesuatu.
Ternyata di tas Ji Won, ia menaruh kamera untuk merekam. Ia kemudian memperlihatkan pada Sung Min apa yang terjadi di dalam dan mengatakan kalau ekspresi guru aneh saat ia bertanya tentang Moon Hyo Jin, tapi Sung Min tidak menemukan keanehan itu.
Ji Won sampai mengulang berkali-kali tapi Sung Min tetap merasa nggak ada yang aneh membuat Ji Won kesal. Sung Min menghela nafas dan mengatakan ia tahu kalau Ji Won sedang terdesak, tapi mengandalkan rekaman itu saja tidak cukup. Mereka butuh bukti yang lebih kuat. Ji Won mengatakan kalau ingatannya masih ingat, tapi Sung Min mengatakan ingatan bisa saja salah (dalam artian nggan 100% akurat, ada bagian yang hilang juga). Ji Won marah karena Sung Min seolah menuduh dirinya membuat-buatan ingatan hanya agar ia merasa nyaman.
Sung Min dengan tenang menghadapi Ji Won mengatakan mereka butuh bukti kuat yang objektif.

Ji Won masih belum menyerah. Ia berniat menuntut si guru di pengadilan, jadi ia melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Eun Jae yang sudah lulus dari cinta pertamanya ingin membuang segala sesuatu yang berhubungan dengan Jong Yeol. Tapi ia kelihatan tak tega membuang boneka pemberian Jong Yeol.

Ye Eun sedang memasak selai apel di dapur saat Eun Jae keluar dan membawa bonekanya, bertanya apakah boneka seperti ini tak bisa didaur ulang. Ye Eun mengatakan kalau mau dibuang harus dimasukkan ke dalam kantong plastik sampah.
Eun Jae kelihatan nggak tega dan berkomentar seandainya saja ada tempat yang menyediakan jasa penitipan barang seperti ini, nanti setelah beberapa waktu baru dibuang. Semacam tempat penitipan kenangan. Ye Eun tertawa.
Jo Eun keluar dari kamar, ia sepertinya akan pergi ke suatu tempat, ia sudah berpakaian rapi, pakai rok :)
Eun Jae menasehati Eun untuk tidak meminta hadiah yang terlalu besar pada Jang Hoon nanti. Eun bingung, apa standar besarnya. Eun Jae mengatakan kotak sepatu,  jika ukuran hadiahnya lebih besar dari kotak sepatu, kedepannya akan susah kalau ingin membuangnya.
Eun tersenyum mengejek. Eun Jae bertanya pada YE Eun, bukankah tadi dia menertawakanku?
Ye Eun berkata, orang ini mengira jalinan percintaannya akan bertahan selamanya. Dia berfikir sampai matipun tidak akan berubah. Kau pasti merasa tak peduli dengan cinta orang lain karena cintamu akan berbeda dengan orang-orang kan? cih, tahun lalu dia (Eun Jae) juga begitu, sebelumnya aku juga begitu.
Eun malah tertawa dan akan meninggalkan mereka, dia tak peduli dengan orang lain, yang penting dia sekarang berbunga-bunga karena baru pacaran.

Ji Won keluar dari kamarnya karena aroma selai Ye Eun yang nikmat kemudian ia shock dan berteriak melihat Eun mengenakan rok, Jo Janggun! Wah! Jo Janggun sudah berubah menjadi yeo-Janggun! (yeo dari yeoja = wanita).
Ye Eun mengatakan ia kira ada apa kenapa Ji Won berteriak, ternyata cuma karena itu. Eun kemudian permisi pada mereka.
Ji Won masih shock dengan apa yang ia lihat dan Eun Jae mengatakan Eun pernah memakai rok sebelumnya, tapi Ji Won nggak ingat, kapan?
Eun Jae mengingatkan, dikebun apel waktu itu kan Eun waktu itu kan mengenakan dress ibuku.
Ji won tak ingat LOL.
Ye Eun protes, Walaupun saat itu kau sedang muram, bukan kah kau sedikit keterlaluan tidak mengingatnya?
Ji Won tak peduli dan ingin mencoba selai apel Ye Eun, ia kemudian bertanya si Eun mau kemana. Ye Eun mengatakan mungkin mau ketemuan sama pemilik rumah.
Ji won polos, Seo Jang Hoon? Kenapa?
Ye Eun menatapnya kesal, Eun Jae tersenyum.
Ji won terkejut, EEHHH?????
*btw Ji won selalu keduluan adek adeknya punya pacar HAHHAHAHAHA.

Eun ternyata tidak menemui Jang Hoon, melainkan menemui ibunya. Ibunya cukup kaget melihat Eun datang mengenakan rok, tapi ia tak berkomentar.
Eun mengatakan beberapa waktu yang lalu teman satu kost-nya baru putus dari pacarnya dan mereka mengadakan pesta untuk merayakannya melupakan mantannya, ia bertanya pada ibunya apakah ibunya mau ia mengadakan pesta untuk ibunya (supaya bisa melupakan ayah). Ibunya diam saja.
Eun kemudian permisi pergi dan ibu mengatakan sama sekali tidak cocok. Eun terkejut. Ibu mengatakan sepatu yang Eun kenakan tidak cocok dengan roknya. Eun tersenyum.

Eun kemudian mengunjungi ayahnya di rumah sakit, ayah bersama Hyun yang sedang menggambar eonni-nya.
Hyun senang melihat eonni datang dan mengomentari Eun yang memakai rok hari ini, sangat cantik, terlihat seperti seorang puteri.
Eun bertanya pada ayahnya kenapa ayahnya belum keluar dari rumah sakit dan ayah mengatakan ia masih harus melakukan beberapa pemeriksaan.
Eun meminta ayahnya berhenti merokok dan lebih sering berolahraga. Ayah kemudian bertanya bagaimana dengan kost Eun, apakah dia betah disana. Ia juga bertanya apakah Eun punya pacar.
Eun mengatakan kost-nya lumayan tapi ia tidak menjawab bagian pacar itu dan peemisi pulang.
Setelah Eun pulang, Hyun menceritakan waktu ayah pingsan, eonni mengikat rambutnya, saat ia mengatakan ia tak suka rambutnnya, eonni menangis. Ayah bingung dan bertanya kenapa eonni menangis, Hyun mencoba menjelaskannya lagi tapi ayah tak mengerti heheehhehe. Mereka lucu banged.

Eun pulang ke rumah dan Jang Hoon ada di halaman, ia melihat Eun mengenakan rok dan protes Eun pergi kemana dengan rok itu, harusnya Eun memperlihatkan padanya dulu HAHAHHAHAHA.
Eun hanya tersenyum, Jang Hoon malah meminta Eun berputar, ia ingin melihat Eun mengenakan rok dari segala arah hehehhehe. Eun menurut aja, senyam senyum/
Jang Hoon meminta Eun duduk disampingnya, ia akan mengambil foto mereka. Ia meminta Eun mendekatkan wajahnya, awalnya Eun protes tapi dia tetap mendekatkan wajahnya.
Mereka berdua mengambil foto, wajah keduanya sangat dekat. Jang Hoon kemudian menatap Eun dan menyadari betapa dekatnya wajah mereka.
Eun sendiri sama sekali nggak menghindar, ia malah senyam senyum menantikan Jang Hoon melakukan sesuatu padanya (kiss), tapi Jang Hoon segera menyadari situasinya dan malah menghindar, ia langsung kabur dengan alasan ia melupakan sesuatu HAHAHHAAHHAHAHHA.
Eun kecewa berat.
NGAKAK, biasanya cewek malu-malu dalam kondisi seperti ini, ini malah cowoknya yang kabur LOL.

Hari itu Ye Eun bersama ayah dan ibunya akan pergi ke pesta ulang tahun nenek, akan ada pertemuan keluarga besar disana. Ibunya protes karena hadiahnya kecil, harusnya ia membeli baju saja. Tapi ayah mengatakan ia tak pernah melihat nenek mengenakan anting, makanya mereka membeli anting. Ibu tahu itu, tapi ia tak mau kalah dari kakaknya yang pasti membeli hadiah besar.
Di lift, ia menyuruh Ye Eun mengganti warna lipstiknya karena kelihatan nggak cocok. Jadi Ye Eun ke kamar mandi mengganti lipstiknya. Ye Eun kelihatan tidak menyukai pertemuan keluarga ini, ia kelihatan tidak bersemangat sama sekali.
Dan alasannya adalah karena keluarga Ye Eun ternyata cukup elit jadi rasa kekeluargaannya tidak ada. Selain itu, ibunya ternyata berbohong pada paman dan bibinya selama ini. Setiap paman dan bibi bertanya pasti ibunya yang menjawab.
Misalnya kenapa Ye Eun mengambil cuti kuliah, ibu mengatakan Ye Eun mempersiapkan berbagai kualifikasi untuk mencari kerja.
Apakah Ye Eun punya pacar, ibu mengatakan Ye Eun tidak mengenal hal seperti itu, karena Ye Eun anak rumahan.
TApi Ye Eun tetap berusaha tersenyum di hadapan keluarganya seolah menikmati pesta itu.
Ada saat nenek bertanya apakah Ye Eun makan dengan baik, apakah kuliahnya lancar dan ibu juga akan menjawabnya tapi nenek mengatakan ia bertanya pada Ye Eun bukan pada ibu. Ye Eun menjawabnya dengan baik, ia makan dengan baik dan kuliahnya juga lancar.

Tapi pada kenyataannya Ye Eun masih mengalami masalah pencernaan, melihat makanan dan melihat yang lain makan dengan lahap membuatnya mual, jadi ia permisi ke kamar mandi dan muntah-muntah disana.
Ia kemudian mendapatkan pesan di grup anak-anak Belle epoque, Ji won yang bertanya siapa yang punya susu di kulkas, masa kadaluarsanya hari ini, apakah dia boleh meminumnya.
Eun Jae mengatakan mungkin itu punya Ye Eun sunbae, harusnya sih boleh diminum karena hari ini Ye Eun menghadiri acara keluarga, sepertinya banyak makanan enak.
Ji Won malah bersemangat mendengarnya dan minta Ye Eun membungkuskan beberapa makanan untuk dibawa pulang HAHAHHAHAHA. Anak kost mengerti akan hal ini XD XD

setelah membaca pesan-pesan itu, Ye Eun menatap dirinya di cermin kamar mandi dan sepertinya ia memutuskan untuk melakukan sesuatu.
Saat ia kembali ke ruangan, yang lain masih makan. Disana Ye Eun kemudian mulai bicara yang sebenarnya, meski ibunya melarang, Ye Eun memutuskan untuk mengatakannya.
Mengenai kenapa ia mengambil cuti kuliah, bukan karena mengumpulkan pengalaman atau meningkatkan kualifikasi kerja. Ia juga pernah punya pacar, ia pacaran selama 3 tahun, mereka mungkin mengenal pacarnya, karena pacarnya pernah muncul diberita, masalah kekerasan saat pacaran. Ia mengakui kalau ia mengalami hal seperti itu, karena itu ia cuti kuliah dan mendapatkan perawatan, sekarang ia belum sembuh benar, tapi sudah cukup membaik.
Awalnya semuanya terkejut, tapi kemudian mereka seolah tidak peduli dan lanjut makan dalam diam. Tak ada satu pun yang bertanya bagaimana keadaan Ye Eun atau setidaknya mengkhawatirkannya.
Ye Eun diam saja, seperti itulah keluarga yang ia punya.
Ayah dan ibunya mengantarnya pulang dalam diam, setelah Ye Eun keluar dari mobil, keduanya langsung pergi tanpa sepatah katapun.
OMG, kejam banged sumpah. adakah keluarga yang begini? T___T

Ye Eun masuk ke Belle Epoque dan melihat teman-teman kost sedang sibuk dengan urusan masing-masing.
Ji won dengan laptopnya, Jin Myung membaca, maknae main game berdua. Ji Won menatap mereka berempat yang sama sekali tidak ada hubungan darah dengannya tapi lebih mengkhawatirkannya dari pada keluarganya sendiri.
Eun Jae bingung kenapa Ye Eun diam saja dan Ye Eun mengatakan tidak apa-apa. Ye Eun mencoba menjadi dirinya yang biasanya dan mengatakan kalau ia lapar.
Eun Jae bertanya bukannya Ye Eun makan di restoran Cina dengan menu paketan?
Ye Eun mengatakan makan sih makan juga.
Ji won mengingatkan nanti Ye Eun bisa gendut. Ye Eun tidak peduli, ia mengambil cemilan di kulkas dan bertanya siapa yang mau ikut makan dengannya, para maknae bersemangat.
Ye Eun bertanya pada Ji Won apakah sudah menemukan sesuatu dan Ji won mengatakan belum, ia bertanya-tanya seberapa hebat guru Han itu sampai para siswanya mengadakan pesta sebagai ungkapan terima kasih untuknya, masalahnya jadi semakin rumit.
Ye Eun hanya tersenyum karena Ji won begitu bekerja keras mencari bukti-bukti.

Ji Won melakukan ini dengan serius, ia bahkan begadang untuk menyelidiki guru Han ini, melalui data-data yang ia peroleh dari internet.

Keesokan harinya, suasana hari Haeimdal sedang baik, ia menyanyi dihalaman. Jin Myung yang akan berangkat bekerja mendengarnya dan ia memuji suara Haeimdal lumayan bagus. Haeimdal mengingatkan kalau ia adalah idol.
Haeimdal mengatakan kalau ia akan pulang kampung minggu depan, ia yakin Jin Myung merasa lega + sedih.
Jin Myung hanya tertawa dan mengajak Haeimdal makan bersama dengan yang lain sebelum Haeimdal pergi.
Haeimdal sih setuju aja, asalkan Jin Myung yang traktir. JIn Myung mengerti.
Jin Myung mengatakan mereka akan makan bersama dan meminta Haeimdal melakukan pertujukan perpisahan, karena kalau pulang begitu saja rasanya sangat disayangkan, jadi Haeimdal harus melakukan last stage-nya sebagai idol Haeimdal.
Haeimdal kemudian berfikir dan menemukan ide yang bagus.

Jin Myung dan sunbaenya kembali ke perusahaan setelah makan siang diluar dan 2 mantan member Asgard yang masih di perusahaan menyapa Jin Myung, mereka membungkuk dan berterima kasih, membuat Jin Myung bingung apa yang terjadi.
Mereka mengatakan kalau Haeimdal sudah memberitahu mereka. Jin Myung bingung.
Mereka mengatakan kalau setelah grup mereka dibubarkan dan hanya mereka berdua saja yang tetap berada di perusahaan, mereka selalu merasa bersalah dan tak berani menghubungi yang lain. Tapi hari ini Haeimdal menghubungi mereka karena Jin Myung akan membantu membuat pertunjukan perpisahan.
Jin Myung kemudian mengerti dan ingin menjelaskan apa yang ia maksud dengan 'pertunjukan perpisahan', tapi keduanya malah sudah membungkuk dan berterima kasih, kemudian meninggalkannya.
Jin Myung merasa bersalah karena pertunjukan perpisahan yang ia maksud bukan seperti yang lain bayangkan dan dimulailah hari sial Yoon Jin Myung karena hal itu.


Saat sedang mengetik, komputer Jin myung tiba-tiba blue screen.
Saat memfotocopy, kertasnya habis, tapi dia keburu dipanggil oleh atasan sebelum siap menyelesaikannya.
Saat membuat kopi, mesin kopinya error, dan atasan sudah memanggilnya.
Saat akan pulang, ia hampir terjatuh karena terpeleset.

Sementara itu di halaman Belle Epoque terjadi hal yang heboh, kelompok Asgard latihan di halaman, warga sekitar menontonnya. Anak-anak Belle Epoque bersemangat melihat mereka.
Jin myung yang baru saja pulang tidak mengerti apa yang terjadi. Ia duduk disamping Ji Won dan bertanya ada apa ini?
Ji won mengatakan ia tidak tahu, saat mereka pulang, Asgard sudah latihan jadi mereka ikut menonton.
Ji won benar-benar bersemangat karena ada banyak pria hari ini, ia bahkan menyediakan minum dan handuk untuk mereka, bahkan dia ingin menghapus keringat mereka dan menyuruh mereka buka baju saja kalau kepanasan HAHAHAHHHAHAHA..
Eun Jae, Ye Eun dan Eun juga bersemangat karena banyak cowok ganteng, Jang Hoon sampai khawatir pada Eun HAHAHAHAHAHHA.

Jin Myung mendekati Haeimdal dan bertanya apa yang mereka lakukan. Haeimdal mengatakan mereka latihan, kalau mau manggung tentu saja harus latihan.
Jin myung tentu saja terkejut. Yang lain meminta Jin Myung jangan khawatir, karena perusahaan memperbolehkan mereka latihan. Haeimdal memperkenalkan Jin myung pada yang lain dan membungkuk.
Mereka benar-benar berterima kasih pada Jin Myung, karena dibubarkan seperti itu, mereka sangat sedih, bisa mengadakan pertunjukan perpisahan mereka sama sekali tidak membayangkannya, mereka akan berusaha yang terbaik. Mereka juga meminta maaf atas kejadian penandatanganan pemutuskan kotrak dulu, ada yang marah pada Jin Myung. Mereka kembali berterima kasih.
Jin mYung hanya bisa tersenyum bingung apa yang harus ia lakukan, sementara Haeimdal menyemangati semuanya untuk latihan kembali.
Jin Myung mencoba melarang Haeimdal tapi Haeimdal berfikir karena sudah terlalu malam akan menganggu tetangga, JAng Hoon malah mengajak mereka latihan dirumahnya, rumahnya cukup luas untuk latihan.

Yang lain bersemangat, termasuk Ji Won yang ingin ikut mereka tapi ditahan oleh anak kost yang lain HAHAHAHAHAHHA. Ia mengatakan jarang-jarang rumah mereka kedatangan banyak cowok LOL
Ji Won kembali ke dirinya yang lama XD

Yang lain tidak menyadari ekspresi Jin Myung yang kebingungan karena Haeimdal salah paham maksudnya.
Jin Myung kemudian menceritakan pada yang lain apa yang ia maksud dengan pertunjukan perpisahan adalah bernyanyi di tempat karaoke.
anak-anak kost tentu saja terkejut, karena jika mereka melihat latihan Asgard hari ini, skalanya bulanlah tempat karaoke, apalagi mendengar mereka bersemangat latihan di lantai 1.
Ye Eun bertanya apa yang akan dilakukan Jin Myung, karena member Asgard kelihatan begitu bersemangat.
Menurut Jo Eun sekarang masih belum terlambat mengatakan hal yang sesungguhnya, kalau ditunda-tunda akan semakin sulit mengatakannya.
Jin Myung mengerti.

Asgard selesai latihan malam itu, Haeimdal mengantar mereka sampai di halaman dan Jin Myung menunggu saat itu untuk mengatakan hal sebenarnya pada Haeimdal.
Ia mengatakan kalau pertunjukan perpisahan yang ia maksud bukanlah seperti yang Haeimdal dkk bayangkan. Maksud Jin Myung hanya mereka di kost saja tapi Haeimdal malah tertawa dan berkata, noona pikir aku bodoh? Apa noona pikir aku ingin mengadakan pertunjukan perpisahan di Pusat Budaya Sejong? Sekalipun panggungnya kecil, tidak masalah. Yang kami butuhkan hanya sebiah panggung dan mikrofon. Inilah yang dinamakan Asgard,  Ini adalah akhir kami. Sudah cukup jika kami memiliki panggng untuk meluapkannya.
Untuk pertama kalinya Jin Myung membuat wajah yang benar-benar membuat aku ketawa ngakak, cara dia memandangi Haeimdal itu lho HAAHAHAAHHAHA.
Pada akhirnya Jin Myung tidak bisa mengatakan yang sebenarnya, Haeimdal malah mengajaknya tos dan ia masuk ke rumah. Jin Myung terduduk, sepertinya ia tak punya pilihan untuk melakukannya.

Jin Myung diperusahaan bertanya pada seniornya berapa uang yang dibutuhkan untuk mengadakan pertunjukan dan seniornya mengatakan sekitar 5 juta won.
Jin Myung tentu saja terkejut, kenapa butuh uang sebanyak itu. Senior mengatakan karena pertujukan butuh amplifier, pencahayaan, itu adalah yang paling dasar, setidaknya itu harus ada.
Jin Myung menghela nafas, seniornya mengatakan tempat seperti aula nasional mungkin lebih murah. Jin Myung mengatakan kalau tempat itu sudah penuh untuk 2 bulan kedepan (OMG! Jin mYung sudah menghubunginya HAHHAHAHA).
Jin Myung benar-benar bingung apa yang harus ia lakukan.

Di kampus, setelah pelajaran selesai, Eun menemui Yeji untuk meminta maaf karena sudah membohonginya. Yeji mengatakan kalau ia juga meminta maaf karena sudah membebani Eun.
Eun kemudian bertanya apakah akhir pekan Yeji ada kegiatan, bagaimana kalau mereka membaca komik bersama-sama seperti biasanya.
Tapi Yeji menolak, ia mengatakan ia ingin istirahat dihari minggu. Ia meninggalkan Eun.

Eun kembali ke kost, tapi tidak kerumah, melainkan ke rumah Jang Hoon.
Jang Hoon cukup kaget saat ia membuka pintu dan Eun bertanya kemana Haeimdal. Jang Hoon mengatakan Haeimdal keluar. Jadi Eun bertanya apakah ia boleh masuk. Jang Hoon tak bisa menolak dan mempersilakannya masuk.
Eun curhat mengenai Yeji yang menjaga jarak darinya, menghindarinya. Ia dan Yeji sering bertengkar, Yeji menangis dan marah, tapi saat itu jarak mereka tidak sejauh sekarang.
Jang Hoon bertanya apakah waktu kecil keduanay pernah berjanji berteman selamanya. Eun terdiam dan Jang Hoon mengerti, mereka pernah membuat janji seperti itu.
Eun mengatakan saat itu meskipun ada orang lain mereka tetap merasa lebih seru berdua, Yeji adalah sahabatnya selama 12 tahun.
Jang Hoon berkomentar, 12 tahun ya, pasti rasanya lebih akit dari putus cinta.
Eun mengatakan sebelumnya ia merasa jengkel karena Yeji terlalu lengket padanya, tapi sekarang Yeji menjauh ia malah lebih kesal. Ia merasa dirinya sangat jahat.

Jang Hoon menatap Eun yang tidak bersemangat dan mengajaknya minum bir.
Eun yang tidak pernah minum hari itu bersulang dan minum. Tegukan pertama dan kedua, Jang Hoon menasehatinya, ia mengatakan hubungan seperti apapun itu, tidak ada yang awet selamanya. Lagipula Eun dan Yeji terlalu lengket, baik itu persahabatan atau percintaan....
Eun wajahnya sudah merah, Jang Hoon menghentikan pembicaraannya karena melihat Eun begitu. Eun bertanya kenapa?
Jang Hoon melanjutkan, akan sangat melelahkan, melelahkan sekali.
Eun minum tegukan ketiganya, saat Jang Hoon bercerita mengenai ia yang mengatakan pada teman-temannya kalau ia punya pacar.
Tapi Eun tidak mendengarkan, mukanya merah, badannya gatal-gatal dan ia terus menggaruk, membuat Jang Hoon kehilangan fokus dan menyuruhnya jangan terus menggaruk HAHAHAHHAHAHA.
Eun mengatakan badannya gatal dan ia sedikit mual.
Jang Hoon bingung dan kemudian menyadari kalau Eun tidak bisa minum alkohol. Eun mengangguk dan mengatakan kepalanya sakit.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts