Thursday, 19 October 2017

[Sinopsis] Kahogo no Kahoko Episode 10-2 FINAL


----------------------------------------------------------------------------------------------

Sinopsis Overprotected Kahoko Episode 10 Part 2 FINAL

D-Day.
HAjime dan Kahoko ada di panti asuhan tempat Hajime dibesarkan. Mereka melakukan persiapan disana, sementara upacara akan dilakukan di gereja dekat sana.
Kepala panti sangat bahagia dan mengatakan Hajime sudah menemukan gadis yang baik. Hajime dan Kahoko membungkuk berterima kasih.
Kakek dan para bibi kemudian datang, mereka mengucapkan selamat pada Kahoko. Tamaki dan Mamoru membawa gaun pengantin untuk Kahoko, ia memilihkan gaun yang terlihat akan sangat cocok untuk Kahoko. Mereka juga mengatakan kalau mereka resmi rujuk kembali sebagai suami istri.
Kahoko sangat bahagia mendengarnya. Tamaki dan Mamoru kembali seperti dulu, pasangan yang mesra dan membuat ibu Ito kesal,ibu Ito datang membawakan wedding cake untuk Kahoko.
Kahoko menanyakan mengenai Ito, ayah dan ibu Ito mengatakan sejak itu Ito tidak berkumpul dengan orang aneh lagi, ia mengunci diri di kamar mendengarkan musik. Ia juga sudah meminta Ito datang tapi Ito sepertinya tidak mendengar.
Kahoko mengerti, tapi ia sedih karena Ito tidak bisa hadir.

Kakek seperti biasa excited untuk memotret mereka, tapi para bibi mengatakan ayah dan ibu Kahoko belum datang.  Mereka bertanya apakah orang tua Kahoko benar-benar tidak akan datang dan Kahoko membenarkan. Kakek kesal sekali karena orang tua Kahoko tidak datang di hari pernikahan Kahoko.
Kahoko juga terlihat sedih. Tapi kemudian ayah datang dan Kahoko terkejut. Tapi ayah datang sendirian, ia sudah mencoba meyakinkan mama, tapi mama tidak mau datang.
Semuanya jadi terdiam, Kahoko sedih, Hajime tak tahu mau mengatakan apa dan Kakek tidak suka suasana jadi muram begini jadi ia menyuruh semuanya berkumpul, ia akan mengambil foto mereka.

Semuanya berkumpul dekat pintu untuk dipotret. Kakek sangat bersemangat dan terus mundur untuk mendapatkan posisi yang bagus.
Tentu saja ia tak melihat apa yang ada dibelakangnya, ia menabrak meja dan hampir jatuh, ia berpegangan pada alas meja yang malah membuat wedding cake terjatuh ke lantai.
Kakek panik dan akan berdiri tapi ia tergelincir dan pegangan pada wedding dress Kahoko yang membuat wedding dress itu robek.
semuanya panik dengan apa yang baru saja terjadi, acar belum dimulai, semuanya berantakan.

Ibu Kahoko ada di kamar Kahoko, ia menatap kamar Kahoko yang hampir kosong karena ia sudah memasukkan semua barangnya untuk pindahan.
Telpon berdering dan ibu menjawabnya. Ayah menelpon meminta ibu datang ke tempat resepsi, karena semuanya berantakan, wedding cake hancurm wedding dress robek, ibunya yang membawa makanan untuk tamu tergelincir dan makanan terjatuh.
Ibu bertanya, apa sekarang kau ingin mengatakan kau membutuhkanku untuk menyelamatkan hari ini karena kau tidak bisa melakukan apa-apa?
Ayah tentu saja membantah, apa yang ingin ia katakan adalah apakah istrinya yakin akan membiarkan hari pernikahan puterinya berubah menjadi bencana?
Ibu menyalahkan Kahoko yang buru-buru ingin menikah.
Ayah menghela nafas dan bertanya, Alasan kenapa Kahoko memaksa untuk menikah hari ini, apa kau masih tidak menyadarinya?
Ibu tidak mengerti. Ayah mengatakan itu karena hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan mereka. Ibu terkejut.

Ayah melanjutkan, Sampai sekarang, kita selalu melindungi Kahoko seperti sebuah dinding, tapi sekarang bukan kah kita seperti dinding yang menghalangi Kahoko untuk mendapatkan kebebasannya? Bukankah kita seharusnya membukakan pintu untuknya? Masa depan adalah satu-satunya yang tidak bisa kita beli atau kita berikan padanya.
Ibu menghela nafas dan mengatakan ia mengerti. Ayah senang karena ibu akan datang tapi ibu malah bilang kalau ia tak bisa. Ayah tentu saja terkejut.
Ibu mengingatkan kalau daerah melewati jembatan itu bukan daerahnya lagi, ada banyak mobil dan berbahaya. (Aku sampai lupa kalau ibu punya daerah dimana dia jadi bos dan daerah dimana ia akan gugup dan tidak bisa berbuat apa-apa lol).
Ayah mengatakan ini adalah kesempatan ibu untuk merobohkan dinding itu. Ibu kelihatan khawatir dan ia sangat gugup.

Kahoko di panti asuhan terlihat lemas karena semuanya berantakan. Hajime mengkhawatirkan Kahoko. Para paman dan bibi meminta maaf, karena ini semua gara-gara mereka.
Tiba-tiba pintu terbuka, ibu ada disana. Ibu melawan rasa takutnya dan keluar dari areanya, ia juga berusaha untuk tidak gugup dan bicara seperti biasanya (ibu kalau diluar areanya bicara pelan bangeeeeeed).
Ibu berteriak pada mereka, apa yang mereka lakukan disaat seperti ini. Kahoko dan yang lain terkejut karena ibu muncul.
Ayah lega istrinya akhirnya datang, ia mengatakan Kahoko dan Hajime memutuskan mereka tidak akan melakukan resepsi pernikahan.
Ibu berjalan mendekati mereka dan berkata, Apa yang kau katakan?! Kahoko, apakah keinginanmu untuk mencintai dan menikah hanya sebatas ini? Saat beberapa hal tidak berjalan lancar, kau bahkan membatalkan pesta pernikahanmu?!
Ibu juga menatap Hajime, dan kau, bukankah kau yang selalu bilang 'aku akan bekerja keras tak peduli seberapa sulit itu' dan sekarang kau tidak melakukan apapun?!
Kahoko meminta maaf. Kakek membela Kahoko, meminta ibu jangan marah pada Kahoko karena ini adalah kesalahannya.

Ibu tak peduli dan kemudian mengajak semuanya untuk bekerja dan mengikutinya.
Ibu membuka mobilnya dan bertanya mengenai cake, Ibu Ito mengatakan tidak mungkin membuatnya sekarang, tapi ibu mengeluarkan bahan dan mengatakan ia akan membantu nanti, jadi ia ingin ibu Ito mulai duluan. Ibu Ito mengerti.
Ibu mengeluarkan sesuatu dan meminta Ayah Ito dan Mamoru-kun untuk mendekorasi ruangan. Mereka mengerti.
Kakek juga ingin bergabung, ibu menyuruh kakek untuk menyanyi seperti biasa dan membuat pendeta untuk tetap menunggu sampai persiapan selesai. Kakek mengerti.
Keluarga ayah KAhoko agak kaget dengan sikap ibu Kahoko yang tak pernah mereka lihat, karena kalau datang ke rumah mereka, ibu Kahoko selalu pendiam, bicaranya kecil, pokoknya kalem banged. Mereka berfikir ibu Kahoko terlihat menakutkan HAHHAHAHHA.

Ibu kemudian memanggil mertua dan adik iparnya untuk segera membantu membuatkan makanan untuk tamu. Mereka mengerti.
IA juga meminta ayah mertuanya mengajak anak-anak hadir di pesta pernikahan, karena mereka juga tak punya banyak tamu hari ini. Kakek mengerti.
Kahoko ingin bicara sesuatu pada ibu tapi ibu sedang sibuk. Ibu mengeluarkan sesuatu dan meminta suaminya membantu Hajime untuk berpakaian (lucu banged ibu memanggil Hajime dengan 'that boy' HAHAHHAHAHA). Ibu protes dengan pakaian Hajime, Kau akan menikah dengan pakaian seperti itu? (Lol, gue dari kemaren udah protes karena Hajime nggak punya baju lain dan bener juga ya kalau nggak disuruh mama jangan-jangan dia berencana make baju itu HAHAHHAHAHHA).
Ibu kemudian sibuk lagi dan Kahoko ingin bicara, tapi ibu mengeluarkan sesuatu dan memberikan pada TAmaki-chan. Tamaki bisa menebak kalau itu adalah wedding dress milik ibu Kahoko.
Ibu meminta Tamaki membantu Kahoko bersiap, Kahoko mengerti. PAda akhirnya Kahoko tidak bisa mengatakan apa yang ingin ia katakan.
Awwwwww, Mama memang jempolan deh, dalam waktu singkat masalah teratasi.

Acara pernikahan akan segera dimulai.
Kahoko sudah bersiap dan seluruh keluarga memuji ia cantik sekali dengan wedding dress.
Kakek tidak sabar ingin mengambil foto tapi ibu mengatakan tidak ada waktu, mereka harus bersiap dan segera melakukan upacara. Ia meminta seluruh keluarga untuk masuk ke gedung.
Kahoko ingin mengatakan sesuatu lagi tapi ibu dengan cepat mengalihkan pembicaraan, ibu sepertinya sengaja menolak mendengarkan sesuatu dari Kahoko.
Tapi pada akhirnya Kahoko bisa menanyakannya, ia ingin bertanya ibu datang ke pernikahannya artinya ibu memebri restu pada mereka. Ibu ingin mengatakan sesuatu, tapi Mamoru datang dan mengatakan ada masalah, karena mereka tak punya orang untuk menyanyikan lagu pernikahan.
Ibu mengatakan mereka tidak perlu memikirkan hal itu. Ia meminta Mamoru masuk dan ia mengikuti dari belakang,
Kahoko tinggal berdua dengan papa. KAhoko dan papa bingung apa yang ingin ibu lakukan dengan lagu pernikahan.

Papa dan Kahoko tinggal berdua, Kahoko menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih pada ayahnya karena sudah membesarkannya selama ini. Tapi ayah tidak siap dengan hal itu dan belum sempat ia mengatakan apa-apa, pintu terbuka.
Ayah dan Kahoko panik, dengan kaku ayah memberikan tangannya, Kahoko memegangnya. Ayah dan anak nervous banged masuk ke ruangan itu.
Seluruh keluarga sudah menunggu disana dan yang memainkan lagu pernikahan adalah Ito-chan, tentu saja dengan cello-nya.
Kahoko terkejut dan ia terharu. Ia menatap Hajime, Hajime tersenyum padanya. Kahoko menatap satu per satu keluarganya, hari ini mereka semuanya ada disini, merayakan pesta pernikahannya. Kahoko sangat bahagia.

Kahoko berjalan bersama ayahnya dan ayah mulai menangis, ayahnya tidak bisa menahan tangisannya. hehhehhehe.
Mereka berdua tiba dihadapan mempelai pria. Ayah maju dan berbisik pada HAjime, Jika kau pikir aku adalah orang yang selalu baik, maka kau salah besar. Jika kau membuat Kahoko tidak bahagia, aku akan membunuhmu.
Ayah tersenyum sambil mengatakannya, Hajime takut HAHAHAHAHAHAH.

Kahoko berterima kasih pada Ito atas wedding march-nya dan Ito mengatakan kalau ia tidak melakukannya dengan baik karena kondisinya, tapi Kahoko mengatakan itu adalah wedding march paling indah di dunia :)
Hajime membenarkan, ia juga kaget karena ia pikir Ito tidak akan datang. Ito mengatakan ia dimarahi oleh ibu Kahoko, ibu mengatakan padanya jika sedikit saja ia pernah merasa bersyukur karena Kahoko, maka ia harus datang dan mengucapkan terima kasih pada Kahoko. Makanya ia datang. 
Kahoko terkejut dan menatap ibunya. Ito mengatakan kalau ia tidak akan pernah berpisah dengan musik lagi, apakah itu bernyanyi atau menulis lagu, ia akan melakukan apapun yang memberikan kebahagiaan pada orang lain memalui musiknya. Ia tahu itu tidak akan mudah, tapi ia tidak akan menyerah. Seperti Kahoko yang tidak pernah menyerah akan dirinya.
Ito mengeluarkan boneka kodok yang diberikan Kahoko dulu. Kahoko tersenyum bahagia mendengarnya. Hajime juga bahagia karena Kahoko dan istrinya bahagia.

Acara pernikahan akhirnya dimulai.
Saat pertukaran cincin, ternyata Hajime benar-benar sangat gugup. Tangannya gemetaran banged HAHHAHAHAHAHAH.
Saking gemetarannya, cincinnya jatuh dan menggelinding, saat Hajime akan mengejarnya, ia malah terjatuh.
Semuanya panik.

Ibu Kahoko langsung berlari mengejar cincin itu, membuat semuanya kaget.
Cincin itu menggelinding jauh sekali dan ibu tak menyerah, bahkan cincin itu hampir masuk ke kolam, ibu melompat dan berhasil menangkapnya. WOW.
Ia membawa cincin itu kembali ke gereja, ke tangan pemiliknya. Kahoko berterima kasih pada ibu.
Ibu masih sesak nafas karena ia berlari kencang sekali tadi, ia berkata pada Kahoko, sampai sekarang kau memberikan kebahagiaan yang tak terhingga pada papa dan mama, terima kasih untuk itu. Seperti yang biasa aku lakukan, aku ingin sekali tetap memegang tanganmu, tapi... mulai sekarang hiduplah bersama Hajime-kun dan berikan kebahagiaan pada semua yang ada disini dan pada semua orang yang akan kau temui kedepannya. KAhoko pasti bisa melakukannya, karena kau punya kekuatan untuk membuka hati seseorang.
Kahoko menahan air matanya dan ia mengangguk. Ia menatap Hajime dan Hajime tersenyum padanya sambil mengangguk.

Kahoko kemudian mengatakan pada ibunya kalau ia punya dua permintaan.
Permintaan pertama adalah ia ingin ibunya memeluknya.
Ibu mengatakan tapi bajunya kotor tapi Kahoko mengatakan kalau ia tak peduli. Ibu akhirnya memeluk Kahoko dan Kahoko menangis. Ibu berusaha untuk tidak menangis. Ia menanyakan permintaan kedua Kahoko.
Kahoko dengan berlinang air mata berkata, permintaan keduaku adalah, kau harus berumur panjang, oke?
Ibu memeluk Kahoko semakin erat. Kahoko mengatakan saat nenek meninggal, ia melihat betapa depresinya ibunya, itu membuatnya berfikir, apa yang akan terjadi padanya jika ia kehilangan ibunya suau hari nanti.
Ibu menangis dan mengatakan ia mengerti, ia akan berumur panjang sampai Kahoko mengatakan padanya 'sudah cukup'.
Kahoko tersenyum sambil menangis, ia berterima kasih. Ibu juga tersenyum padanya.

Kahoko kemudian bicara pada semuanya, Ia berterima kasih pada ayahnya, kedua kakeknya, neneknya, paman dan bibinya, Ito-chan dan tak lupa pada suami tercintanya, Hajime.
Awwww Hajime mengangguk, ternyata ia juga menangis  T____T
Kahoko mengatakan kalau ia tidak akan menjadi Kahoko yang sekarang tanpa mereka semuanya. Semuanya, aku mencintai kalian.

Dan kemudian upacara dimulai kembali.
Semuanya menangis haru. Hajime akhirnya berhasil memasangkan cincin di jari manis Kahoko. Hajime dan Kahoko saling pandang dan tersenyum bahagia.
Dan Kahoko, si little princess, hari ini menjadi seorang ratu di kerajaan kecil miliknya sendiri.

Ini adalah malam pertama dimana Kahoko tidak tinggal di rumah keluarga Nemoto.
Ayah dan ibu menghabiskan malam itu dengan menonton video Kahoko yang mereka rekam sejak kecil.
Saat sedang menonton, ibu mengajak ayah bicara.
Ibu: Hey, Papa.
Ayah: Ada apa?
Ibu: Haruskan kita bercerai?
Ayah terkejut dan menatap ibu, Apa?
Ibu berkata, Sekarang Kahoko sudah tidak ada, tidak ada lagi yang bisa kita lakukan bersama-sama. Bukankah kau berfikir ini sudah cukup untuk kita?
Ayah mengerutkan keningnya dan ia tak mengerti. Ia kemudian memeluk ibu dan ibu terkejut.
Narasi ayah adalah, Silakan kalian bayangkan apa yang akan terjadi setelah ini...
(HAHAHHAHAHA, suer, awalnya aku pikir mama mau bilang, apakah kita harus buat anak lagi lho XD, nggak nyangka mama minta cerai. Ganbatte, papa!).


1 TAHUN KEMUDIAN
Di rumah nenek, yang sekarang menjadi kediaman 2 keluarga, Keluarga Mugino dan keluarga Nemoto, Kahoko sedang sibuk melakukan tugasnya sebagai ibu rumah tangga.
Ia membersihkan rumah, membersihkan halaman, menyiram tanaman, Kahoko benar-benar mirip dengan babanya.
Hajime pulang tak lama setelah itu, Hajime bekerja sebagai pelukis dan mengatakan hari ini ia menjual 7 lukisan.
Kahoko tidak tertarik dan bertanya, Hajime-kun, apakah besok kau membutuhkan makan malam?
Hajime berfikir cukup lama dan akhirnya ia mengatakan 'mungkin'.
Kahoko mengerutkan kening mengatakan ia akan dapat masalah kalau Hajime mengatakan 'mungkin'.
Hajime akhirnya memutuskan kalau ia membutuhkan makan malam besok.
KAhoko mengerti.

Hajime kemudian akan duduk saat Kahoko berteriak pada Hajime untuk tidak duduk disana karena ia baru membersihkan tempat itu, apalagi baju Hajime masih kotor
Hajime panik, ia berdiri dan meminta maaf. Ia kemudian mengatakan, ngomong-ngomong, kenapa belakangan ini kau semakin mirip mama?
Kahoko terkejut dan membantah hal itu HAHHAHAHAHHAHAH.
Kahoko kemudian meminta Hajime untuk membantunya menyusun meja. Tapi Hajime mengatakan ia harus mulai menyelesaikan lukisannya sekarang.
Kahoko mengingatkan kalau hari ini adalah pesta pernikahan Ito.
Hajime baru ingat, ia mengerti.

Kita melihat Kahoko sudah membeli banyak bahan masakan, ia akan memasak untuk ulang tahun Ito.
Ia dan Hajime juga sibuk menyusun meja dan kemudian mengatakan kalau ini adalah pertama kalinya baginya. Hajime bertanya apa maksud Kahoko.
Kahoko berkata, Aku baru menyadari bertapa hebatnya nenek. Tidak hanya ruangan yang besar ini, tapi gerbang depan, teras, taman, semuanya dibersihkan oleh nenek sendirian dan selalu terlihat indah. BAhkan saat liburan, tahun baru, ulang tahun, nenek membuatkan banyak makanan sendirian.
Hajime mengangguk, ia setuju, nenek sangat lah hebat.
Kahoko menatap foto nenek dan bertanya-tanya apakah ia bisa melindungi rumah ini seperti permintaan nenek.
Hajime tersenyum menatap Kahoko, Hei! Jika itu kau, aku yakin kau bisa melakukannya. selama kau terus menggunakan kekuatan untuk mengatasi segala hal seperti mamamu dan kau tidak lupa untuk bersikap baik seperti papamu.

Kahoko tersenyum mendengarnya. Hajime malu dan meminta Kahoko jangan membuat wajah seperti itu. Kahoko mengatakan itu karena Hajime membuat wajah 'Aku mengatakan sesuatu yang bagus, kan?' lagi.
Hehhheheehe, Hajime bisa malu juga ya XD
Hajime mengatakan pada Kahoko untuk tidak mengungkit hal itu lagi, kalau tidak ia tidak akan mengatakan apa-apa lagi.
Keduanya memindahkan meja dengan good mood dan berakhir membenturkan kepala mereka ke dinding Lol

Kahoko bekerja di tempat bibinya yang diberi nama Kahoko's House. Ia menemani anak-anak untuk bermain dan menyanyi, juga mengurus kalau ada yang pipis di celana.
Kakek dan bibi menemani anak lainnya untuk belajar.
Sementara tugas nenek adalah membuatkan makanan untuk mereka.

"Aku yakin puteri masih membutuhkan ratu untuk menyelamatkannya dalam beberapa waktu ini, tapi kami percaya, suatu hari Kahoko yang terlalu dilindungi selama ini, akan bisa menggunakan kekuatannya yang penuh cinta itu untuk melindungi keluarga dan orang-orang yang akan ia temui di masa depan."

Kahoko membawa anak-anak Kahoko's House untuk bermain di taman, Hajime juga menemani mereka, ia mengajarkan mereka melukis.
Kahoko menatap langit dan Hajime datang mendekatinya, ia bertanya apa yang Kahoko lakukan.
Kahoko mengatakan setiap ia menatap langit, ia selalu memikirkan neneknya. Tak peduli seberapa berat, tidurlah dengan baik, makan dengan baik dan jangan melepaskan tangan orang yang kau cintai. Seperti itulah kita akan terus hidup.
Kahoko mengenggam tangan Hajime, Hajime membalasnya dengan genggaman yang lebih erat.
Hajime dan Kahoko saling pandang dan tersenyum bahagia.
Mereka berdua menatap ke langit, Kau melihat kami kan, nenek?
Hajime menatap langit yang sama dan tersenyum. Kahoko menatap Hajime dan menariknya, mereka berdua terjatuh bersama-sama, tiduran di rerumputan.
anak-anak yang lain datang dan mengerumuni mereka.
Kahoko dan Hajime, hidup bahagia selamanya.

-THE END-

Komentar:
Huwaaaaaaaaaaaa udah selesai, udah tamat T__________T
Kita mendapatkan happy ending, yang sangat sangat mengharukan, untuk Kahoko dan Hajime. Omedetou, Kahoko Mugino & Hajime Mugino :)
Akhirnya kalian berdua membentuk sebuah keluarga baru dengan penuh cinta dan kasih sayang, atas dukungan orang-orang disekeliling kalian *sobs*

Meski nggak ada kissu, bahkan bisa dibilang pelukan kayaknya juga ga banyak, tapi drama ini tetap bikin doki-doki dan senyam senyum sendiri. Intinya tetap baper sama Kahoko dan Hajime.
Rasanya nggak rela ya berpisah dengan mereka, terasa hampa bangeeeeeeed. soalnya kayaknya dorama-dorama selanjutnya nggak ada yang bikin baper HAHAHHAHAH.
Endingnya sudah cukup memuaskan, tapi alangkah lebih bagusnya kalau kita melihat lebih jauh kehidupan Hajime dan KAhoko setelah menikah. Meski kita melihat sedikit sih, tapi kurang banged.
Makanya pengen ada season 2 atau paling tidak SP-nya. PLISSSSSSSSSSSSSSSSSS.
Karena ini drama ratingnya lumayan juga, semoga ya mereka mau bikin season 2 nya HAHHAHAHHA.

Meski mama itu menyebalkan, tapi memang tanpa mama semuanya nggak akan bisa berjalan lancar ya. Kalau mama nggak datang, bayangin aja gimana itu pernikahan KAhoko, akan dibatalkan acara resepsinya. Mama mungkin egois, tapi ia bisa mengatur semuanya dengan baik, dan pada akhirnya semuanya berjalan lancar.
Aku terharu saat mama berlari mengejar cincin itu dan membawanya kembali ke hadapan Kahoko. Aku suka bagaimana cara penulisnya membuat ibu akhirnya merestui pernikahan mereka dengan cara seperti itu.
Pembicaraan ibu dan Kahoko benar-benar sangat mengharukan. Aku nangis banged, meski udah nonton 2 kali sebelum membuat sinopsis ini.

Pada akhirnya Kahoko bekerja sebagai perawat anak di Kahoko House. Aku memang merawa Kahoko cocok dengan pekerjaan ini dan ternyata penulis sudah menyiapkan kalau Kahoko memang akan bekerja berhubungan dengan anak-anak.
Hajime sendiri bekerja sebagai pelukis dan ia juga masih punya banyak pekerjaan paruh waktu. Hidup mereka mungkin tidak mudah, tapi mereka pasti bisa mengatasinya.
terima kasih pada kakek karena kakek meminta mereka tinggal bersamanya. Kahoko juga jadi bisa menjaga kakek dan rumah itu.
Kahoko akhirnya menyadari betapa sulitnya mengurus rumah dan betapa hebatnya apa yang nenek lakukan semasa hidupnya.
Makanya orang bilang jangan remehkan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga, meski kesannya dirumah aja, tapi nggak semudah itu lho.
Karena itu nenek Kahoko pernah mengatakan jangan mau jadi ibu rumah tangga saja, karena itu pekerjaan yang sangat sulit.

Aku ngakak pas mama minta cerai dari papa karena Kahoko sudah tidak bersama mereka.
Papa jelas masih mencintai mama jadi akhirnya ia bertindak, untung kali ini bukan khayalan lagi.
Aku pikir mereka akan punya anak lagi, tapi mengingat ibu kesulitan mendapatkan Kahoko, aku rasa itu akan sangat sulit. Dan lagi, kan nggak lucu nanti anaknya Kahoko seumuran adiknya.
Tapi Kahoko dan Hajime masih tidak berfikiran pengen punya momongan sih ya, mereka masih menikmati hari-hari mereka sebagai pengantin baru.
Tapi Kahoko lama-lama memang makin mirip mamanya wkkkwkwkkw. Nanyain makan malam, nggak boleh begini dan begitu. Meski ia nggak suka dibilang miri mama, tapi buah memang jatuh nggak jauh dari pohonnya wkkwkwkww.
Aku udah membayangkan kalau Hajime dan Kahoko bertengkar, trus papa dan mama juga, Hajime dan papa serta para papa lain bergabung pasti lucu, seperti beberapa episode lalu HAHAHHAHA.
Makanya pengen season 2 XD

Pada awalnya aku sama sekali tidak berniat membuat sinopsis drama ini.
Tapi aku memang sudah tertarik saat tahu Mitsuki akan main drama baru. Dan semakin tertarik karena Ryoma Takeuchi juga main.
Aku menonton episode 1 dan ternyata sangat menarik, makanya aku memutuskan membuat sinopsisnya, meskipun saat itu aku ragu apakah aku bisa menyelesaikannya atau tidak.
Ternyata akhirnya selesai juga, setelah sekian lama.
Terima kasih sudah membaca sinopsis di Clover Blossoms^^~

Share:

2 comments:

  1. Arigato... Sll menunggu sinopsis disini.. Hehehe...

    ReplyDelete
  2. Akhirnyaa.. selesai juga sinopsisnya.. lengkap sudah dengan membaca sinopsis-nya.. Makasih Airin...

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts