Voicemails for Isabelle adalah movie netflix yang ditulis dan disutradarai oleh Leah McKendrick dan dibintangi oleh Zoey Deutch dan Nick Robinson. Movie ini rilis pada 16 Juni lalu, sebuah romcom Amerika yang menceritakan kisah cinta seorang wanita dan seorang pria yang terhubung melalui pesan suara.
Aku mengetahui movie ini awalnya dari tiktok, karena banyak sekali yang mengedit momen kebersamaan pasangan ini dalam movienya. Jatuh cinta pada tatapan sang laki-laki ke tokoh utama wanita, aku akhirnya mencoba menontonnya. BTW awalnya aku pikir ini adalah series, untungnya cuma movie jadi sekali duduk langsung selesai, ga perlu nunggu berseason-season dengan banyak drama di dalamnya.
Tokoh utama movie ini adalah Jill yang sejak kecil tumbuh sebagai anak tomboy. Dia adalah anak pertama dari dua bersaudara. Berbeda dengan Jill yang sehat dan enerjik, adiknya Isabelle atau akrabnya dipanggil Izzy, adalah anak sakit-sakitan sejak kecil. Jill dan Izzy sangat sekat, apa yang Jill lihat diluar dia akan menceritakan pada Izzy yang tidak bisa merasakan hidup diluar karena penyakitnya. Izzy bahkan memanggil Jill dengan bro, karena Jill segitu tomboy-nya dan seperti laki-laki.
Jill punya impian menjadi baker karena dia suka memanggang roti bersama Izzy sejak mereka kecil dan setelah dewasa dia bekerja di toko roti yang lumayan populer meski bukan sebagai chef dan hanya membantu chef menyiapkan toping cake. Jill menjadikan Izzy sebagai penyemangat harinya yang tidak selalu berjalan dengan lancar. Dia punya kebiasaan setelah pulang selalu menelpon Izzy, cerita dan A sampai Z. Jill menjadikan Izzy sebagai penyemangat hidupnya.
Tapi suatu hari penyakit Izzy kambuh lagi dan keluarganya harus merelakan Izzy meninggal dunia. Jill kehilangan semangat hidupnya karena hal itu. Di Hp Jill, dia punya banyak pesaan suara dari Izzy dan itu dia jadikan sebagai satu satunya penyemangatnya karena dia gak bisa mendengar suara Izzy lagi. Tapi suatu hari dia menelpon nomor Izzy dan mulai meninggalkan banyak pesan suara tentang hari harinya.
Jill punya impian menjadi baker karena dia suka memanggang roti bersama Izzy sejak mereka kecil dan setelah dewasa dia bekerja di toko roti yang lumayan populer meski bukan sebagai chef dan hanya membantu chef menyiapkan toping cake. Jill menjadikan Izzy sebagai penyemangat harinya yang tidak selalu berjalan dengan lancar. Dia punya kebiasaan setelah pulang selalu menelpon Izzy, cerita dan A sampai Z. Jill menjadikan Izzy sebagai penyemangat hidupnya.
Tapi suatu hari penyakit Izzy kambuh lagi dan keluarganya harus merelakan Izzy meninggal dunia. Jill kehilangan semangat hidupnya karena hal itu. Di Hp Jill, dia punya banyak pesaan suara dari Izzy dan itu dia jadikan sebagai satu satunya penyemangatnya karena dia gak bisa mendengar suara Izzy lagi. Tapi suatu hari dia menelpon nomor Izzy dan mulai meninggalkan banyak pesan suara tentang hari harinya.
Tanpa Jill tahu, ternyata no telpon Izzy itu sudah didaftarkan ke pemilik yang baru. Pemilik nomor baru itu adalah Wes, seorang agen real estate. Sebenarnya Wes punya ponsel lain sih, cuma yang nomor Izzy itu ada di ponsel kerjanya. Jadi tiap hari dia mendengarkan voicemails Jill untuk Izzy. Wes malah menjadikan itu sebagai kesehariannya, dia kadang senyam senyum sendiri mendengarkan pesan Jill dan mulai penasaran pada Jill.
Jadi suatu hari Wes mengetahui kalau Jill pergi ke sebuah event mantan hts-nya dan Wes juga berhasil meyakinkan bosnya untuk berangkat kerja ke kota yang sama, yaitu San Fransisco. Wes menghadiri event yang sama dimana isinya semuanya adalah wanita. Kayaknya event dating tips gitu sih. Disana Wes pertama kali melihat wajah Jill. Wes sejak awal sudah tertarik dengan suara dan kisah Jill, melihat wajah aslinya dan sifat asli Jill, dia makin suka. Dia mulai pdkt pada Jill sehingga akhirnya mereka akrab dan Jill menjadi tour guide Wes di San Fransisco. Keduanya cukup cepat untuk dekat dan akrab dan bahkan memasak bersama di rumah Jill. Kalo ga salah Wes mengatakan masakan kesukaannya yang dibuat oleh ibunya dan Jill sepertinya berhasil memasakkan dengan rasa yang mirip atau bahkan sama, soalnya Wes kelihatan terharu banged.
Jadi suatu hari Wes mengetahui kalau Jill pergi ke sebuah event mantan hts-nya dan Wes juga berhasil meyakinkan bosnya untuk berangkat kerja ke kota yang sama, yaitu San Fransisco. Wes menghadiri event yang sama dimana isinya semuanya adalah wanita. Kayaknya event dating tips gitu sih. Disana Wes pertama kali melihat wajah Jill. Wes sejak awal sudah tertarik dengan suara dan kisah Jill, melihat wajah aslinya dan sifat asli Jill, dia makin suka. Dia mulai pdkt pada Jill sehingga akhirnya mereka akrab dan Jill menjadi tour guide Wes di San Fransisco. Keduanya cukup cepat untuk dekat dan akrab dan bahkan memasak bersama di rumah Jill. Kalo ga salah Wes mengatakan masakan kesukaannya yang dibuat oleh ibunya dan Jill sepertinya berhasil memasakkan dengan rasa yang mirip atau bahkan sama, soalnya Wes kelihatan terharu banged.
Wes dan Jill menjadi sangat dekat tapi Wes tetap tidak bisa memberitahu Jill kalau dia selama ini mendengar pesan suara itu. Wes juga mengundang Jill ke pesta pernikahan temannya sebagai partnernya. Semuanya kelihatan bahagia dan berjalan lancar sampai Jill menelpon nomor Izzy dan melihat namanya ada di ponsel Wes. Mengetahui kalau selama ini yang menerima pesannya adalah Wes, Jill merasa dibohongi dan sangat kesal pada Wes. Karena hal itu, Jill kembali ke kotanya dan mereka tidak pernah berhubungan lagi. Dan karena perbaharuan ponsel, Jill juga kehilangan semua pesan suara Izzy. Jill merasa terjatuh tertimpa tangga dan dia sedih banged.
Jill juga mendapat masalah di tempata kerjanya, lebih tepatnya dia sudah muak bekerja disana dan memutuskan untuk mengundurkan diri. Jill kembali ke rumah orang tuanya dan orang tuanya ingin Jill melanjutkan sekolahnya dengan biaya kuliah Izzy yang selama ini mereka kumpulkan. Jill merasa nggak enak, dia juga enggan kuliah dan akhirnya menggunakan uang itu untuk membuka truk makanan dengan nama "Jill dan Izzy". Mantan rekan kerja Jill di toko kue waktu itu juga mengundurkan diri dan menyusul Jill, kalau keduanya menjalankan truk makanan itu bersama-sama.
Sementara itu teman Wes ternyata mengetahui bisnis baru Jill dan memberitahu Wes tentang hal itu. Wes mencoba untuk membayar kesalahannya dengan meminta rekan kerjanya yang orang IT untuk mengembalikan semua pesan suara Izzy dan Wes juga mengganti nomor kerjanya dan membiarkan nomor Izzy begitu saja supaya Jill tetap dapat menghubungi Izzy. Jill yang mendapatkan kembali pesan suara adiknya bahagia sekali. Dia dan Wes juga berbaikan dengan bantuan teman-teman Wes. Keduanya kembali menjalin hubungan dan Jill merasa kalau dia harus move on dari adiknya. Dia memutuskan untuk mengirimkan pesan suara terakhirnya.
Movie ini cukup singkat dan menurutku kalau dijadikan series beberapa episode bagus banged. Kenapaa? Karena aku kurang puas dengan kebersamaan Wes dan Jill yang terasa singkat banged. Aku suka hubungan keduanya, jatuh cintaa karena mendengar suara dna cerita keseharian Jill. Romantis banged. Pas ketemu langsung dan melihat sifat aslinya, Wes makin suka. Meski ada kesalahpahaman tapi kita bisa melihat mereka berdua sebenarnya saling membutuhkan satu sama lain. BTW pemeran Wes itu ganteng banged HAHAHHAHA.
Movie ini cukup singkat dan menurutku kalau dijadikan series beberapa episode bagus banged. Kenapaa? Karena aku kurang puas dengan kebersamaan Wes dan Jill yang terasa singkat banged. Aku suka hubungan keduanya, jatuh cintaa karena mendengar suara dna cerita keseharian Jill. Romantis banged. Pas ketemu langsung dan melihat sifat aslinya, Wes makin suka. Meski ada kesalahpahaman tapi kita bisa melihat mereka berdua sebenarnya saling membutuhkan satu sama lain. BTW pemeran Wes itu ganteng banged HAHAHHAHA.
Gara-gara tiktok aku nonton movie lagi dan menurutku cukup memuaskan sih. Aku jarang sekali menonton movie selain Jepang Korea China dan Thailand. Tapi sesekali nonton movie luar Asia bagus juga sih ☺







0 komentar:
Posting Komentar