Thursday, 19 April 2018

[Review] Anime Movie: Uchiage Hanabi, Shita kara Miru ka? Yoko kara Miru ka? (2017)


Akhirnya, salah satu anime movie 2017 paling ditunggu rilis juga. Yaps, Uchiage Hanabi, Shita kara Miru ka? Yoko kara Miru ka? atau Fireworks, Should We See It from the Side or the Bottom? atau disingkat dengan Fireworks. Kalau aku sih lebih suka menyingkatnya dengan Uchiage Hanabi LOL.
Judulnya lumayan panjang tapi nggak sepanjang Anohana sih HAHAHAHHA.
Aku sangat menantikan anime movie ini sejak diumumkan kalau yang menjadi seiyuu adalah Suda Masaki dan Hirose Suzu. Selain itu judulnya cukup menarik dan trailernya apa lagi. Jadi memang movie paling ditunggu ini.

Saat movie ini tayang di Jepang dan diluar negeri, banyak yang menulis review movie ini. Aku nggak baca review panjangnya sih cuma di twitter kadang ada yang bilang movienya nggak sesuai dengan harapan. Intinya banyak yang review jelek mengenai movie yang katanya adalah saingan Kimi no Na Wa ini.
Aku sih nggak terpengaruh ya, aku tetap menantikan movie ini dan pasti akan menontonnya karena aku memang suka sama Suda dan Suzu hohohohoho.
Saking semangatnya, aku sempat tertipu saat april fools, Animekompi memang biasa membuat jebakan april fools dan aku kena untuk ketiga kalinya HHAHAHAHAHAHAHHAHA. Aku inget banged pas tanggal 1 april, aku cek animekompi, aku teriak histeris karena udah ada link movie ini, taunya jebakan HAHAHHAHAHAH. Aku sempat dendam sesaat lol.

Dan akhirnya, versi subtitle indonesia Uchiage Hanabi ini rilis juga, tentu saja aku tetap cek di website langgananku soal anime, yaitu animekompi. Untungnya filenya nggak gede banged, karena aku memang pemburu PAHE bukan HADE LOL.
Aku juga cukup bersemangat saat menonton movie ini, bisa dibilang aku punya high expectation pada movienya. Meski banyak yang review jelek, aku harap aku bisa mengerti movienya.
Aku memberi komentar berdasarkan pendapatku. Kesimpulannya adalah movienya cukup bagus dengan Cinematography, OST, Artwork, Graphics hampir sempurna, keren banged memang, sangat memanjakan mata. Tapi kelemahan movie ini ada diisi ceritanya, pengembangan karakter dan tentu saja endingnya yang membuat aku termenung. HAHAHHAHAHHAHA.
Aku shock dengan ending movie ini dan sempat ke forum-forum mencari komentar dan aku bahkan nonton ulang lagi beberapa bagian untuk melihat apa yang aku lewatkan. LOL.

Uchiage Hanabi adalah anime movie garapan Shaft yang tayang pada musim panas 2018. Ini movie memang cocok banged dengan tema musim panas. Director movie ini adalah Shinobu Akiyuki (San-gatsu no Lion) dan Takeuchi Nobuyuki (Bakemonogatari).
Hirose Suzu (Kaede - Bakemono no Ko) dan Suda Masaki menjadi seiyuu atau pengisi suara dari 2 tokoh utama dalam movie ini. Selain itu, seiyuu karakternya ada Hanazawa Kana (Hinata - Sangatsu no Lion), Matsu Takako (Wataru - Brave Story), Miyano Mamoru (Taichi - Chihayafuru) dan seiyuu lainnya.
Aku baru tau kalau Suzu adalah pengisi suara di anime movie Bakemono no Ko, aku lupa itu movie udah aku selesaikan belum ya HAHHAAHAHA. Sementara itu, ini pertama kalinya Suda Masaki menjadi pengisi suara anime. Tentu saja mereka berdua sempat mempromosikan anime movie ini bersama-sama dan saat itu, aku benar-benar nggak sabar menonton movienya. Sayangnya menyukai movie Jepang, kita memang harus banyak bersabar HAHHAHAAHHA.

Oke, kali ini aku akan menceritakan secara singkat ini dari movie ini dan seperti biasa, sinopsis dibawah ini akan memuat spoiler 100% dan di akhir sinopsisnya akan ada komentarku mengenai ending movie ini yang sepertinya harus dibahas panjang lebar HAHAHHAHAHAHAHA.

SINOPSIS
~spoiler alert~

Note: Timeline di movie ini agak sedikit membingungkan dan aku juga bingung bagaimana cara menceritakannya dengan mudah. Jadi kalau sulit dimengerti, harap dimaklumi. Tapi dari yang aku tangkap adalah hampir keseluruhan movie yang berdurasi 90 menit ini terjadi dihari yang sama.

Movie ini menceritakan tentang seorang anak laki-laki bernama Shimada Norimichi yang melihat teman sekelasnya Oikawa Nazuna dipinggir laut saat ia berangkat ke sekolah bersama teman-temannya pagi itu. Nazuna adalah seorang gadis yang cantik dan cukup populer tapi kelihatannya ia tidak punya teman. Norimichi tertarik padanya tapi ia merahasiakannya. Temannya Azumi Yuusuke terang-terangan mengatakan kalau ia menyukai Nazuna dan berencana mengatakan perasaannya.

Nazuna sendiri hari itu dipinggir laut menemukan sebuah bola kaca yang cantik dan membawanya ke sekolah. Nazuna tidak kelihatan bersemangat hari itu dan pergi ke ruang guru memberikan sebuah surat. Nazuna ternyata akan meninggalkan kota itu, ia akan pindah sekolah karena ibunya menikah lagi. Nazuna kelihatan tidak menyukai pernikahan ibunya itu. Saat Nazuna ada dalam kandungan ibunya, ibu Nazuna kawin lari meninggalkan suami pertamanya. Sepertinya sih Nazuna anak dari selingkuhan ibunya. Ibu melarikan diri ke desa itu dan ayahnya meninggal dunia beberapa waktu lalu. Belum sempat setahun setelah ayahnya meninggal, ibu sudah punya pacar lagi dan akan pindah dari kota itu. Karena itu Nazuna tidak menyukai pacar ibunya.

Siang itu, Norimichi dan Yuusuke akan membersihkan kolam renang dan melihat Nazuna tiduran dekat kolam renang dengan baju renangnya. Yuusuke meninggalkan Norimichi sendirian karena ia ingin ke toilet. Norimichi mulai membersihkan kolam renang sambil sesekali menatap Nazuna yang tiduran. Kemudian ada capung yang hinggap di pipi Nazuna dan Norimichi memberitahunya. Nazuna meminta Norimichi mengambilkannya dan Norimichi mencoba mengambilnya dengan menahan nafas, tapi kemudian capungnya terbang. Norimichi melihat bola kaca milik Nazuna dan bertanya apa itu, Nazuna mengatakan ia menemukannya di laut pagi ini, karena cantik, makanya ia membawanya. Tak lama kemudian Yuusuke datang. Norimichi langsung menemui Yuusuke tanpa mengatakan apapun pada Nazuna.
Yuusuke mengajak Norimichi untuk lomba renang, mereka harus mengabulkan permintaan pemenangnya. Nazuna mendengar itu dan ingin ikut dalam perlombaan. Keduanya nggak sempat menolak karena perlombaan dimulai. Norimichi berenang dengan baik tapi ia kemudian kehilangan kendali saat Nazuna melewatinya dan saat akan berbalik, kakinya mengenai dinding kolam renang, ia terluka dan kalah.
Pemenang perlombaan itu adalah Yuusuke dan Nazuna menjadi nomor 2. Saat Norimichi masih berenang dibelakang, Nazuna bicara pada Yuusuke, ia mengajak Yuusuke melihat festival kembang api malam ini berdua saja, ia akan datang ke rumah Yuusuke. Yuusuke bingung kenapa Nazuna mengajaknya dan Nazuna mengatakan karena ia menyukai Yusuke. Yusuke terdiam.

Norimichi tidak tahu mengenai hal itu. Saat keduanya kembali ke kelas, 3 temannya yang lain sedang membicarakan mengenai kembang api. Mereka adu mulut mengenai kembang api, apakah bentuknya bulat atau datar. Norimichi dan Yuusuke bergabung dalam percakapan itu dan saat itu mereka mulai membuat taruhan. Mereka berencana melihat kembang api dari tempat yang tinggi, setidaknya sejajar dengan kembang apinya, agar mereka bisa melihat kembang api itu bulat atau datar.
Yuusuke yang sudah punya janji dengan Nazuna kelihatan aneh, bukannya menolak, dia malah bersemangat ingin ikut bersama teman-temannya melihat kembang api. Saat Norimichi kembali ke rumah, Yuusuke bahkan sudah ada di kamarnya menunggunya, membuat Norimichi bingung ada apa dengan Yuusuke.
Yuusuke kemudian melihat luka dikaki Norimichi dan menyuruhnya ke klinik ayahnya, karena kalau tidak Norimichi bisa kena tetanus, kalau nggak segera diobati.

Norimichi bingung dengan sikap Yuusuke, tapi ia menurut dan pergi ke klinik ayah Yuusuke. Disana, ia bertemu dengan Nazuna yang sedang menunggu Yuusuke. Awalnya mereka bersikap awkward gitu, tapi Norimichi akhirnya mengatakan kalau Yuusuke sepertinya tidak akan pulang karena mereka akan melihat kembang api bersama-sama, jadi Nazuna sebaiknya tidak menunggu. Nazuna mengeti dan keluar dari klinik.
Norimichi merasa ada yang aneh dengan Nazuna karena Nazuna mengenakan yukata tapi kenapa membawa koper, jadi ia mengejar Nazuna. Norimichi tahu kalau Nazuna kabur dari rumah, tapi Nazuna mengatakan ia tak kabur dari rumah, tapi kawin lari. Nazuna juga mengatakan ia mengajak Yuusuke melihat kembang api bersamanya karena yang menang pertandingan renang disekolah tadi adalah Yuusuke. Padahal ia yakin Norimichi akan menang saat itu. (sepertinya ia ingin mengajak Norimichi awalnya).
Saat mereka sedang mengobrol, tiba-tiba ibu Nazuna datang dan Nazuna mencoba kabur tapi ibunya menangkapnya. Ibu menarik Nazuna untuk kembali ke rumah dan Nazuna berteriak berkali-kali, ia mencoba melepaskan diri dan meminta Norimichi menyelamatkannya. Norimichi tidak bisa melakukan apapun karena ia agak shock.

Teman-teman Norimichi yang tahu kalau Norimichi di klinik ayah Yuusuke datang menjemputnya. Mereka melihat kejadian itu dan bertanya apa yang terjadi pada Norimichi, kenapa Norimichi bersama Nazuna. Norimichi kesal sekali pada Yuusuke, karena kalau Yuusuke menepati janjinya pada Nazuna hal itu tidak akan terjadi. Norimichi juga kesal pada dirinya sendiri, harusnya ia memenangkan pertandingan renang itu.
Norimichi marah dan mengambil bola kaca Nazuna yang terjatuh disana, ia melemparnya ke arah Yuusuke, tapi meleset mengenai papan pengumuman. Saat ia melemparnya, dalam hati ia sempat berkata seandainya ia memenangkan pertandingan renang itu.

Tiba-tiba sesuatu terjadi. Waktu kembali ke saat mereka bertanding renang dan kali ini yang memenangkan pertandingan adalah Norimichi. Nazuna kemudian mengajak Norimichi menonton kembang api bersamanya malam itu sama seperti saat ia mengajak Yuusuke, tapi kali ini saat Norimichi bertanya alasannya, Nazuna tidak mengatakannya (kalau saat ia mengajak Yusuke, Nazuna mengatakan alasannya adalah karena ia menyukai Yuusuke).
Kejadian demi kejadian terjadi seperti timeline pertama, tapi Norimichi tidak menyadari ia kembali ke masa lalu. Mungkin Norimichi menyadari ia merasa kalau ia pernah mengalami kejadian itu, seperti kita merasakan deja vu, tapi ia masih ragu. Tentu saja adegan teman-teman melakukan taruhan mengenai apakah kembang api bulat atau datar juga terjadi.
Saat Norimichi dirumahnya, Yuusuke datang dan menghabiskan waktu disana bermain game. Norimichi khawatir karena Nazuna akan datang ke rumahnya, karena janji mereka, sementara Yuusuke yang menyukai Nazuna ada dikamarnya, kalau ketahuan kan gawat.

Karena itu saat melihat Nazuna ke rumahnya, Norimichi langsung keluar rumah menemui Nazuna secara diam-diam sebelum Nazuna menekan bel rumahnya. Saat ia ada diluar, Yuusuke bicara padanya dari lantai 2 mengatakan kalau ia akan ikut ke tempat teman-teman yang lain untuk melihat kembang api itu.
Norimichi bingung apa yang harus ia lakukan dan membuat keputusan untuk melarikan diri bersama Nazuna dari sana, ia menyuruh Nazuna naik ke sepedanya dan mereka pergi dari sana. Yuusuke melihat hal itu dan terkejut karena Norimichi bersama Nazuna, ia merasa dikhianati oleh Norimichi.

Norimichi dan Nazuna tiba di stasiun kereta dan Nazuna mengganti pakaiannya disana. Ia juga berdandan agar tidak kelihatan seperti gadis SMA. Ia mengatakan ia akan kabur dan pergi ke Tokyo. Ia bahkan mengatakan apa rencananya disana nanti. Ia juga mengajak Norimichi ikut bersamanya. Tapi saat itu Norimichi hanya bisa terdiam, ia tak bisa mengambil keputusan saat kereta datang.
Tak lama kemudian ibu Nazuna datang dan sama seperti kejadian di timeline pertama, ibu menarik Nazuna untuk ikut bersamanya, memaksa Nazuna sementara Nazuna berusaha melepaskan diri dan berteriak pada Norimichi untuk menyelamatkannya. Tapi Norimichi tidak bisa bergerak, ia bingung dengan apa yang terjadi, sepertinya ia jadi teringat dengan kejadian yang sama di timeline pertama.
Norimichi kemudian tiba-tiba mengejar Nazuna dan berusaha melepaskannya, tapi pacar ibu Nazuna memukul Norimichi dan Norimichi terjatuh. Ia tak berhasil menyelamatkan Nazuna.

Norimichi pulang dengan sepedanya dan bertemu dengan teman-temannya dijalan. Mereka terkejut melihat Norimichi disana dan berfikir kalau Norimichi datang menyusul mereka. Yuusuke tampak dingin pada Norimichi karena melihat kejadian tadi, ia juga mengatakan pada Yuusuke kalau ia tak akan menyerah, ia akan tetap menyatakan perasaan pada Nazuna.
Norimichi dkk tiba ditempat tujuan mereka, sepertinya itu sebuah mercusuar besar. Mereka naik ke atas untuk melihat kembang api dan Norimichi sempat terkejut karena ternyata bentuk kembang api adalah datar. Salah satu temannya yang percaya kalau bentuk kembang api itu bulat masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat. Norimichi juga tidak percaya dengan apa yang ia lihat dan mulai memikirkan Nazuna, seandainya saat itu ia tak ragu masuk ke dalam kereta bersama Nazuna, maka ia bisa menyelamatkan Nazuna.
Norimichi sepertinya sudah sadar mengenai bola kaca milik Nazuna, ia masih memiliki bola itu dan melemparnya ke kembang api yang mereka lihat.

Norimichi kembali ke masa lalu lagi, kali ini tepat saat Nazuna akan dibawa ibu dan pacar ibunya di stasiun kereta. Norimichi mencoba menyelamatkan Nazuna, karena ia sudha tahu kapan pacar ibu akan memukulnya, Norimichi sudah membaca gerakan dan berhasil menghindar. Ia juga berhasil menarik tangan Nazuna dan mengambil bola kaca yang terjatuh dilantai, kemudian keduanya masuk ke dalam kereta.
Norimichi dan Nazuna ada dalam kereta dan mereka berdua mulai menenangkan diri dan membicarakan apa yang akan mereka lakukan di Tokyo nanti. Nazuna sempat berfikir menjadi idol dan mulai menyanyi dalam gebong kereta itu, lagunya bagus.
Saat keduanya menikmati waktu mereka, Nazuna melihat ke luar jendela. Kereta itu melewati Yuusuke dkk yang akan pergi ke mercusuar dan melihat Norimichi & Nazuna dalam kereta.
Norimichi terkejut dan segera mengajak Nazuna bersembunyi, tapi sudah terlambat karena Yuusuke melihat mereka. Yuusuke saking dendamnya bahkan mengejar kereta itu HAHAHAHHAHA.

Nazuna juga melihat ibu dan pacar ibunya dimobil mengejar mereka. Ia yakin mereka akan tertangkap saat pemberhentian selanjutnya. Saat kereta berhenti, Norimichi dan Nazuna akan kabur tapi mereka tak bisa kabur kekanan dan kekiri karena ada Yuusuke dkk serta ibu Nazuna. Jadi Norimichi memutuskan mengajak Nazuna melompat melewati semak-semak dan kabur dari orang yang mengejar mereka.

Norimichi mengajak Nazuna ke mercusuar tujuan Yuusuke dkk. Mereka naik ke lantai paling atas dan melihat kembang api yang indah disana. Uniknya, kembang api yang mereka lihat kali ini berbeda dari yang dilihat oleh Norimichi di timeline 2. Kalau di timeline 2, kembang apinya datar, disini berbentuk bunga. Dan indah banged sumpah!!!
Saat keduanya sedang menikmati kembang api itu, Yuusuke dkk datang. Yuusuke benar-benar dendam pada Norimichi dan mendorongnya terjatuh dari mercusuar, begitu juga dengan Nazuna.

Norimichi dan Nazuna kembali ke masa lalu, tapi kali ini agak berbeda karena mereka seolah ada di dunia lain. Jadi saat mereka kembali ke masa lalu itu, Norimichi mengatakan seandainya ibu Nazuna dan Yuusuke tidak melihat mereka dikereta dan di timeline 4 ini, Yuusuke dkk serta ibu Nazuna tidak tahu kalau keduanya ada di kereta.
Kereta itu juga arahnya berubah, tidak menuju stasiun selanjutnya, melainkan ke arah laut, agak bingung juga sih aku, karena kayaknya nggak ada jalur kereta disana. Selain itu tempat berhenti kereta juga seperti tertutup kubah gitu, kubah dari air (?). Nggak ada siapapun disana, hanya mereka berdua.
Tapi tempatnya nggak asing, kayaknya itu tempat dimana Nazuna menemukan bola kaca itu.

Nah, puncak movie ini ada disana, saat Nazuna berenang di laut dan Norimichi memperhatikannya. Saat itu, bola kaca sudah tak ada ditangan mereka berdua. Entah sejak kapan bola itu ada dipasir pantai dan ada bapak-bapak mabuk mengambil bola itu. Bapak itu adalah pembuat kembang api, sebelumnya sempat bertemu Yuusuke dkk dan mengatakan kalau kembang api itu datar.
Bapak itu kemudian membakar bola kaca itu dan bola kaca itu pecah di udara, kayaknya itu kembang api deh.
Nah, pecahan bola kaca itu muncul diatas Norimichi dan Nazuna, pecahan demi pecahan berisi banyak kenangan yang membuat aku bingung.
Ada beberapa kenangan yang tidak pernah terlihat selama ini, seperti Nazuna dan Yuusuke yang berkencan saat kembang api terjadi, kenangan saat Norimichi dan Nazuna ada di Tokyo menghabiskan waktu bersama-sama.
Ada satu pecahan yang ditangkap oleh Norimichi, itu adalah saat ia dan Nazuna kissu di Tokyo dan itu membuat Norimichi menceburkan diri ke laut dan menemui Nazuna yang berenang, kemudian mereka kissu disana dan berpelukan.

Kemudian ada sesuatu yang membuat aku bingung, saat mereka berpelukan, Nazuna mengatakan ia penasaran di dunia seperti apa ia dan Norimichi akan bertemu lagi suatu hari nanti.
Nazuna berenang ke permukaan meninggalkan Norimichi sendirian di dalam laut.
Ending drama ini adalah saat guru meng-absen para siswa dalam kelas, Nazuna sudah tidak ada dibangkunya. Sementara itu saat guru memanggil nama Norimichi, Norimichi tidak ada di kelas. Nah lho?
Endingnya begitu aja. Iya gitu aja HAHAHAHAHAHA.

Jadi apa yang sebenarnya terjadi?
Aku sempat shock saat menonton ending movie ini dan berfikir keras apa yang sebenarnya terjadi, masa begitu aja? Kemana Norimichi dan Nazuna?
Aku bahkan sampai membaca beberapa forum yang membahas movie ini dan akhirnya menemukan sedikit pencerahan disana. Aku juga sempat menonton ulang dibeberapa bagian saat menulis postingan ini, karena aku memang mau membahasnya disini. HAHAHHAHAHA.

Oke, ada beberapa teori menarik yang aku temukan saat membaca beberapa review mengenai ending Uchiage Hanabi ini.
Ada yang mengatakan kalau Norimichi dan Nazuna bunuh diri dilaut, ada yang mengatakan mereka kawin lari ke Tokyo, ada yang mengatakan kalau adegan di pecahan kaca itu adalah penglihatan masa depan dan itu adalah endingnya.
Tapi aku punya pemikiran sendiri mengenai ini.

Aku sangat kecewa karena isi movie ini begitu aja, jadi intinya apa? Aku masih bingung.
Alasa kenapa bola kaca itu bisa mengembalikan waktu aku juga nggak mengerti. Aku ingat disalah satu ingatan Nazuna, seseorang meninggal dunia menggenggam bola kaca itu dan aku tebak itu adalah ayah Nazuna. Karena Nazuna mengatakan kalau ayah keduanya meninggal dunia. Jadi, aku tebak, bola kaca itu adalah milik ayah Nazuna. Tapi kenapa bisa mengembalikan waktu, aku nggak ngerti.
Aku memang mengatakan mereka kembali ke masa lalu, tapi melalui penjelasan Norimichi, sepertinya bola kaca itu bukan mesin waktu kembali ke masa lalu, tapi mengabulkan permohonan. Dalam movie ini, Norimichi selalu mengatakan 'seandainya saat itu' sebelum melempar bola kaca itu, makanya ia kembali ke masa lalu.
Bahasa mudahnya, saat pertama kali Norimichi kembali ke masa lalu, ia mengatakan 'seandainya saat itu ia memenangkan perlombaan', ia kembali saat lomba renang. Di timeline kedua, ia mengatakan 'seandainya saat itu ia masuk ke kereta bersama Nazuna', ia kembali ke saat mereka di stasiun dan berhasil masuk ke kereta.
Intinya, itu bola kaca yang mengabulkan keinginan 'seandainya' / 'what if' LOL.

Mengenai kembali ke masa lalu, ada yang mengatakan kalau sebenarnya Norimichi bukan yang pertama kembali ke masa lalu. Kalau dilihat dari timeline drama ini, mungkin kelihatan Norimichi yang pertama kali menemukan kekuatan bola kaca itu.
Tapi bagaimana jika Nazuna ternyata selalu mengulangi hari yang sama selama ini karena dia tak ingin pindah sekolah? Bahasa mudahnya, Nazuna tau kekuatan bola itu dan selama ini dia selalu mengulangi hari-hari terakhirnya.
Masuk akal juga sih, karena Nazuna pernah mengatakan pada Norimichi kalau ia tahu Norimichi akan memenangkan lomba renang itu, bagaimana dia bisa tahu?
Juga kenapa Nazuna kebetulan ada di kolam renang saat Norimichi dan Yuusuke membersihkan kolam, mungkin dia tahu keduanya akan melakukan perlombaan dan ia sengaja ikut. Juga dipecahan kaca itu ada adegan kencan Nazuna dan Yuusuke, mungkin Nazuna sudah pernah melakukan itu saat kembali ke masa lalu. Karena dia sering kembali ke masa lalu dengan bola kaca, jadi dia sebenarnya punya banyak kenangan yang hanya dia sendiri yang mengingatnya.
Intinya sih, Nazuna ini ingin membuat kenangan sebanyak-banyaknya sebelum pindah. Bisa jadi selama ini dia selalu mengulang waktu.
Hal itu diperkuat dengan adegan awal movie ini, meski narasinya adalah narasi Norimichi, tapi disana ada adegan Nazuna dan Norimichi tenggelam di kolam renang dan Norimichi akan menyelamatkan Nazuna tapi ada percikan kembang api gitu, persis seperti saat mereka kembali ke masa lalu. Mungkinkah Nazuna awalnya ingin bunuh diri di kolam renang, tapi Norimichi menyelamatkannya dan bola kaca membawa mereka ke masa lalu?

Ada yang mengatakan kalau Yuusuke mungkin pernah menggunakan kekuatan dari bola kaca itu. Hal itu terlihat saat diawal movie, Yusuke benar-benar menyukai Nazuna dan bahkan sudah berniat menembaknya. Tapi kenapa saat Nazuna mengajaknya nonton kembang api berdua dia jadi menghindar begitu?
Aku sangat kecewa pada Yuusuke saat itu, kenapa dia menghindari Nazuna dan malah main ke rumah Norimichi agar Nazuna tak datang ke rumahnya?
Bisa jadi, Yuusuke tahu kalau Norimichi juga menyukai Nazuna, jadi dia nggak enak sama sahabatnya itu, makanya dia sengaja menghindari Nazuna dan bahkan memberikan kesan seolah ia ingin mendekatkan Nazuna dan Norimichi. Adegan saat Yuusuke memaksa Norimichi ke klinik ayahnya itu memang agak mencurigakan, ia bahkan sampai mengatakan kalau nggak cepat diobati luka Yuusuke akan tambah parah. Intinya, dia mau mempertemukan Nazuna dan Norimichi.
lalu kenapa dia marah-marah pada timeline berikutnya? Itu karena Yuusuke saat itu belum tahu perasaan Norimichi, dan berfikir Norimichi mengkhianatinya karena mendekati Nazuna duluan. Karena timeline itu milik Norimichi, tentu saja Yuusuke akan melupakan apa yang terjadi sebelumnya.

Nah, sekarang ini adalah masalah endingnya. Awalnya masuk akal sih kalau Nazuna dan Norimichi benar-benar melarikan diri dan hidup berdua di Tokyo, banyak juga yang menebak begitu, karena Nazuna dan Norimichi sama-sama nggak ada di kelas. Ada juga yang mengatakan Norimichi dan Nazuna tetap bersama di dunia lain dan menghilang dari dunia sekarang.
Tapi setelah aku cek lagi endingnya, sepertinya tidak begitu. Ada kemungkinan mereka kembali ke dunia normal lagi. Bola kaca sudah tidak ada karena pecah saat itu, artinya mereka nggak bisa mengulangi waktu lagi. Jadi adegan di ending adalah adegan setelah liburan musim panas.
Nazuna pernah mengatakan kalau ia tahu dengan kabur begini nggak akan ada yang berubah, dia tetap akan meninggalkan kota bersama ibunya, tapi setidaknya hari itu saja, ia ingin bersama Norimichi.
Mungkin setelah hari itu berlalu, Nazuna kembali ke rumahnya dan pindah sekolah, meninggalkan kota itu. Itu sebabnya kursinya kosong, karena dia memang sejak awal akan pindah sekolah.
Lalu kemana Norimichi?
Sebelum guru mengabsen siswanya, ada adegan dua orang siswa berlari di halaman sekolah karena terlambat. Siswa yang satunya adalah teman Norimichi sementara yang satunya nggak diperlihatkan wajahnya. Aku menebak kalau dia adalah Norimichi. Jadi, Norimichi sebenarnya nggak kemana-mana, dia cuma telat datang aja, makanya kursinya kosong.

Menurutku sih itu ending paling masuk akal ya. Nazuna pindah dan Norimichi tetap menjalani kehidupannya seperti biasa. Suatu hari nanti mereka mungkin akan bertemu lagi, meski nggak tahu itu kapan. Makanya saat terakhir mereka bersama Nazuna mengatakan ia menantikan perremuan mereka selanjutnya.
Cuma ya itu, kenapa sih masalah bola kaca itu nggak dijelaskan asalnya, kenapa bagaimana HAHAHAHAHAHAH, karena itu masih menjadi misteri kenapa bisa mengabulkan permintaan.
Selain itu inti dari movie ini aku juga bingung, jadi intinya apa? Apakah hanya kabur bersama membuat kenangan? Atau meski kembali ke masa lalu nggak akan merubah apapun? LOL.

Tapi meski ada banyak kekurangan dari segi ceritanya, movie ini tetap bagus. Terutama cinematogrphy, artwork dan graphics-nya, keren bangeeeeeeeeeeed. Aku nggak bosan melihat keindangan di movie ini, tentu saja adegan kembang apinya sangat indah dan itu merupakan adegan inti dari anime ini sesuai dengan judulnya.
Adegan percikan air dan pemandangan dalam movie ini juga bagus banged. Pokoknya musim panasnya sangat terasa, keindahannya benar-benar terasa. Kalau aku sih puas banged ya sama cinematographynya.
OSTs drama ini juga bagus-bagus, ya ampuuun, aku suka banged saat Nazuna bernyanyi di kereta api, background musik saat mereka berenang di laut dan tentu saja ending song sekaligus theme song movie ini yang dinyanyikan oleh Daoko. Bagus banged!!!!

Aku awalnya kaget kenapa Nazuna mengatakan kalau ia kawin lari, bukan kabur dari rumah, ternyata itu karena kabur dari rumah terdengar kekanak-kanakan sementara kawin lari terdengar lebih dewasa. Mungkin itu juga pengaruh ibunya dulu kawin lari bersama ayah keduanya.
Movie ini harsunya coming-of-age anime movie, tapi nggak terasa masa mudanya karena fokusnya memang pada pasangan yang melarikan diri. Seorang gadis yang ingin membuat kenangan sebelum kepindahannya dan seorang anak laki-laki yang membantunya membuat kenangan itu.
Ini movie sebenarnya diangkat dari original story sebuah movie yang ditulis oleh oleh Shunji Iwai. Aku sudah lama mencari movienya, tapi sama sekali nggak ketemu. Padahal aku pengen menontonnya. Tapi katanya dalam versi live actionnya, kembali ke masa lalunya cuma sekali gitu.

Mungkin penjelasan aku diatas nggak jelas ya, karena aku juga bingung mau menulisnya bagaimana. Sebaiknya nonton langsung movienya, siapa tahu pendapat kita berbeda. hehhheeeheee.
Movienya lumayan bagus kok, terutama bagi yang suka anime movie dengan pemandangan indah, wajib ditonton sih ini. Tapi kalau yang suka menganalisis sesuatu sepertinya akan banyak kecewanya hehehehhe.

Skor:

Story: 3/5
Cinematography: 4,5/5
Artwork: 4/5
Music: 5/5
Opening: 4/5
Ending: 2/5

Recommended! *tapi jangan banting laptop pas ending ya HAHAHAHHA*

Share:

2 comments:

  1. Makasih lho gara gara baca ini review setidaknya saya tercerahkan mengenai alurnya

    ReplyDelete
  2. Wah terima kasih. Bagus banget reviewnya. Tetap semangat menulis ya.

    Infonya jelas, padat dan mudah di pahami

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts