Tuesday, 21 August 2018

[Review] J-Drama: Tenno no Ryoriban (2015)

 
Aku sudah tahu sejak awal ini drama bagus banged, karena banyak yang merekomendasikannya dan komentarnya juga bagus-bagus, tapi aku masih ragu menontonnya, karena ini adalah drama yang mengangkat kisah masa lalu. Jujur saja, aku sangat jarang nonton drama yang mengangkat kisah masa lalu / drama sejarah / drama saat WWII kecuali di asadora. Jadi kalau bukan asadora, aku memang malas menontonnya. Makanya meski pemainnya oke banged, aku baru tertarik menontonnya tahun 2018 ini HAHAHAHHAHAA.
Dan sesuai dugaan, ini drama keren banged. Aku sih mengatakan ini drama singkat rasa asadora banged (karena aku hanya menonton drama dengan format seperti ini dalam asadora HAHHAHAAHA).

Tenno no Ryoriban atau The Emperor's Cook adalah drama yang tayang di stasiun TV TBS sebanyak 12 episode mulai April hingga Juli 2015. Drama musim semi ini disutradarai oleh Hirakawa Yuichiro (Tonbi, A Life Kanashiki Hito, Aogeba Toutoshi) dan Okamoto Shingo (Sannin no Papa, 99.9 Keiji Senmon Bengoshi, Sensei Suruhodo Aishiteru) sedangkan naskahnya ditulis oleh Morishita Yoshiko (Gochisousan, Naotora, Tonbi).
Drama ini diangkat dari novel berjudul sama karya Sugimori Hisahide berdasarkan kisah nyata Akiyama Tokuzo (1988-1974), seorang koki kekaisaran yang melayani 2 Kaisar Jepang, Kaisar Taisho dan Kaisar Showa. Ia diangkat menjadi koki kekaisaran diusianya yang masih sangat muda, yaitu 25 tahun. Akiyama Tokuzo adalah seorang tokoh yang berpengaruh dalam penyebaran masakan Perancis di Jepang.

Satoh Takeru (Hanbun Aoi, Tonbi, Bitter Blood) mendapat kesempatan untuk memerankan tokoh Akiyama Tokuzo. Untuk peran tersebut, Takeru memulai pelajaran memasak sejak Agustus 2014 di sebuah sekolah kuliner. Aku mengakui akting Takeru disini sangatlah bagus dan menurutku sejauh ini, ini adalah peran terbaik Takeru Satoh. Karena kemampuan aktingnya benar-benar memperlihatkan perubahan seorang Akiyama Tokuzo dari anak nakal menjadi seseorang yang terhormat.
Pemeran pendukung drama ini antara lain Kuroki Haru (Juhan Shuttai, Hanako to Anne, Gou Gou The Cat), Kiritani Kenta (Kimi ga Kokoro ni Sumitsuita, Cain and Abel, Soratobu Kouhoushitsu), Emoto Tasuku (Asa ga Kita, Wakamonotachi, Tonbi), Suzuki Ryohei (Hanako to Anne, Tokyo Tarareba Musume, Omukae Death), Takeda Tetsuya (Jun to Ai, Asa ga Kita, Reverse), Sugimoto Tetta (Final Cut, Amachan, Naotora), Kobayashi Kaoru (Naotora, Carnation, Koinaka), Morioka Ryu (Kounodori, Itsuka Koi, Frankenstein no Koi), Hideaki Ito (Koukousei Restaurant, Boku no Yabai Tsuma, Dokushin Kizoku), Ashina Sei (Innocent Days, Futagashira, Bloody Monday), Kato Masaya (Itsumademo Shiroi Hane, Nigeru Onna, Local Hero) dan lain sebagainya.

Tenno no Ryoriban ini benar-benar sebuah drama yang sangat indah tapi sekaligus mengharukan. Aku tidak mengatakan ini drama yang sedih meski aku menangis di setiap episodenya, karena perjalanan pencarian jati diri Akiyama Tokuzo benar-benar menarik untuk diikuti. Melihat bagaimana perubahannya dari seseorang yang bodoh dan selalu memberontak, menjadi seseorang yang serius dan melakukan segalanya demi impian dan pekerjaannya, Takeru benar-benar menunjukkan perubahan itu dengan kemampuan aktingnya yang luar biasa.
Dia wal-awal drama ini, kita banyak dibuat tertawa oleh tokoh Akiyama Tokuzo yang unik tapi menjelang ending drama ini, siap-siap saja tissu banyak-banyak, karena sejak Tokuzo menjadi koki kekaisaran, mulai deh air mata berjatuhan.
Aku menyukai Tokuzo yang digambarkan sebagai manusia yang tidak sempurna dan memiliki banyak kekuranga, ada masa dimana aku sangat kesal karena sifatnya, juga karena berbagai hal, tapi karena dia adalah tokoh utama, kita sama sekali tidak bisa membencinya. Intinya sih dia bukan tokoh utama berjiwa malaikat. Jadi ada masa-masa dimana dia memang sangat menyebalkan.

Meski ini adalah drama yang mengangkat kisah masa lalu (aku bisa bilang ini termasuk drama sejarah) tapi cinematography drama ini benar-benar memuaskan. Ceritanya juga sangat cepat dan tidak ada bagian membosankannya. Kisah hidup Akiyama Tokuzo diselesaikan dengan baik dalam 12 episode drama ini. Kita dibawa untuk melihat bagaimana seseorang yang sejak kecil terkenal nakal, tidak lulus SD dan suka bermain-main, selalu punya sesuatu yang ingin dilakukan tapi bosan dalam waktu 3 bulan, bahkan melakukan hal yang tidak bisa dimaafkan seperti kabur dari rumah meninggalkan istrinya, sama sekali tidak menghubungi keluarganya saat itu, tapi dia sangat fokus akan sesuatu yang akhirnya ia temukan, sebuah impian.
Melalui drama ini aku juga jadi mengetahui sesuatu tentang koki di Jepang pada masa lalu, pekerjaan koki ternyata adalah sebuah pekerjaan yang tidak terhormat pada masa itu karena biasanya yang menjadi koki adalah mereka yang sudah tidak punya tujuan hidup, misalnya mantan yakuza, pokoknya sih dari yang aku tangkap pekerjaan sebagai koki ini dulu dianggap memalukan dan hanya untuk orang buangan. Jadi seseorang yang memang mencurahkan diri untuk menjadi koki pada masa itu sangatlah jarang dan Tokuzo adalah salah satunya.

SINOPSIS
-spoiler alert-

Akiyama Tokuzo (Satoh Takeru) adalah anak kedua dari keluarga Akiyama, dimana orang tuanya tinggal disebuah desa kecil di Fukui. Sejak kecil, Akiyama Tokuzo dikenal sebagai anak yang bodoh, suka berbuat onar, tidak lulus sekolah dan punya panggilan 'Nokuzo' (kalau nggak salah sih artinya Tokuzo si bodoh gitu). Orang tuanya benar-benar sangat mengkhawatirkan TOkuzo dan selalu saja memarahinya.
Tokuzo punya kebiasaan yang tidak biasa, yaitu jika ia tertarik pada sesuatu, ia akan melakukan hal itu sepenuh hati, tapi ia bosan dengan sangat cepat. Misalnya saat adik ibunya menikah dengan keluarga yang punya toko beras, ia mengatakan kalau impiannya akan menjadi pengusaha dan ia mulai bekerja ditempat bibinya, tapi 3 bulan kemudian ia bosan dan kembali ke kampung halamannya. Ia juga pernah mengatakan kalau ia akan menjadi biksu tapi 3 bulan kemudian ia kembali ke ruamh orang tuanya karena ia bosan menjadi biksu dan disanalah episode pertama drama ini dimulai.
Berbeda dengan Tokuzo, kakaknya Akiyama Shutaro (Suzuki Ryohei) adalah kebanggaan keluarga. Ia masuk ke universitas bagus di Tokyo dan sedang belajar dibidang hukum. Ia menatap lurus impiannya untuk melayani negara. Tokuzo selalu bertanya-tanya kenapa kakaknya menemukan impiannya dengan mudah sementara ia selalu bosan hanya dalam waktu 3 bulan. Saat itu, kakaknya mengatakan jika Tokuzo nanti menemukan apa yang ingin ia lakukan, maka Tokuzo akan langsung tahu apa itu dan yakin dia tak akan bosan melakukan itu.

Karena ayahnya sudah sangat khawatir akan Tokuzo yang selalu berubah-ubah ini, akhirnya orang tuanya memutuskan menikahkan Tokuzo dengan puteri keluarga Takahama di Sabae. Tokuzo akan menjadi mukoyoshi dan menikah dengan keluarga Takayama. Awalnya Tokuzo malas banged, tapi ayahnya tidak peduli, Tokuzo akan menikah dalam waktu 10 hari.
Tokuzo penasaran dengan siapa calon istrinya, ia dan adik laki-lakinya Koshiro diam-diam pergi ke Sabae dan mengintip rumah keluarga Takahama.  Melihat seorang gadis cantik keluar dari rumah itu dan memanggil ibu pada istri keluarga Takahama, Tokuzo yakin kalau itu adalah calon istrinya, ia langsung bersemangat dan setuju untuk menikah. Tapi hal ini justru membuat ayahnya khawatir karena ia merasa Tokuzo salah orang, tapi ayahnya diam saja, yang penting Tokuzo menikah LOL.

Hari pernikahan, saat Tokuzo dibawa keluarganya ke Sabae, para tetangga bergosip karena ada gadis yang mau menikah dengan Tokuzo LOL, Tokuzo malah sombong banged karena ia akan menikah dengan gadis cantik.
Dan tentu saja saat ari pernikahan itu, Tokuzo shock melihat wajah sang istri, ternyata bukan gadis yang ia lihat waktu itu. Gadis yang ia lihat waktu itu adalah adik dari calon istrinya. Ayah dan adik Tokuzo, Kurosaburo (Morioka Ryu) sudah menduga akan terjadi sesuatu makanya mereka siap siaga. Dan benar saja, setelah acara berakhir Tokuzo akan kabur dari rumah itu karena tidak mau menikah HAHAHAHAHA. Tapi ayah dan Kurosaburo berhasil menahan Tokuzo dengan meminumkan obat tidur padanya (Aku ngakak pas adegan ini HAHHAAHHA).
Saat Tokuzo terbangun, hari sudah malam dan ia sudah berada di kamar bersama istrinya, Takahama Toshiko (Kuroki Haru). Toshiko ini lady banged, orangnya lemah lembut dan manis. Ia mengatakan kalau ia sudah sering dibandingkan dengan adik-adiknya yang cantik, jadi sebenarnya ia sudah menduga hal ini akan terjadi. Ia bahkan mengatakan jika Tokuzo mau ia bisa meminta orang tuanya membatalkan pernikahan mereka. Tapi malam itu Tokuzo sepertinya jatuh cinta pada Toshiko dengan kepolosannya hehhehehehe.

Setelah menikah, Tokuzo bekerja dengan baik sebagai mukoyoshi keluarga Takahama. Karena Tokuzo menikah dengan Toshiko yang merupakan anak pertama, jadi ia diharapkan akan mewarisi bisnis keluarga.
1 bulan pertama, semuanya aman-aman saja. Tapi suatu hari, Tokuzo mengantarkan pesanan ke markas tentara dan berkenalan dengan seorang koki bernama Tanabe Yukichi (Hideaki Ito). Tanabe saat itu memasak daging sapi dan membuat Tokuzo terkejut karena pada masa itu, orang jepang masih belum makan sapi. Tanabe menawarkan masakannya pada Tokuzo dan Tokuzo terpesona pada makanan yang sangat enak itu.
Rasa masakan itu terbayang-bayang dalam diri Tokuzo dan ia mulai tertarik dengan masak memasak. Tokuzo setiap hari pergi ke tempat itu untuk minta diajarkan memasak oleh Tanabe. Tokuzo keluar rumah dengan alasan mencari pelanggan untuk toko mereka, padahal ia belajar memasak di markas tentara. Mertuanya yang tidak tahu akan hal itu tentu saja senang karena Tokuzo pekerja keras.

2 bulan berlalu sejak pertemuan pertamanya dengan Tanabe dan keluarga Takahama mulai merasa ada yang aneh. Tokuzo selama 2 bulan mengatakan mencari pelanggan tapi sampai saat ini belum ada pelanggan yang dibawa oleh Tokuzo. Toshiko juga mulai merasa tidak tenang karena ia baru mendengar dari ibu mertuanya Tokuzo punya kebiasaan akan bosan pada sesuatu dalam waktu 3 bulan.
Hari itu, Tanabe memasakkan siput untuk Tokuzo. Siput yang selama ini ia lihat saat musim panas, disungai, didedaunan, ternyata sangat enak saat dimasak dan Tokuzo mulai merasa kalau ada banyak masakan di dunia ini yang belum pernah ia rasakan.
Tokuzo juga ketahuan oleh keluarga istrinya mengenai apa yang ia lakukan selama ini karena ada pegawai di toko mereka yang datang ke dapur tentara dan melihat Tokuzo disana. Mertuanya sangat marah pada Tokuzo dan bahkan mengatakan Tokuzo harusnya berterima kasih keluarganya mau menikah dengan Tokuzo yang bodoh dan bla bla bla.
Tokuzo merasa sangat tersinggung akan hal itu dan sempat kabur dari rumah. Istrinya datang menjemput Tokuzo ditengah hujan dan saat mereka akan pulang bersama, Toshiko bertanya masakan seperti apa yang dimakan Tokuzo disana. Tokuzo dengan mata berbinar-binar menceritakan mengenai masakan siput itu dan itu membuat Toshiko mengerti kalau sekarang Tokuzo sudah tertarik dengan masak memasak.
Malam itu, Tokuzo memutuskan untuk kabur dari rumah keluarga Takahama menuju Tokyo. Ia merasa bersalah pada Toshiko, tapi ia harus melakukan itu. Toshiko sebenarnya tahu saat suaminya pergi, tapi ia diam saja dan menangis sendirian.

Tokuzo datang ke Tokyo karena Tanabe pernah mengatakan kalau Tokyo adalah tempat yang bagus untuk belajar memasak. Tanabe juga mengatakan nama restoran tempat dimana ia bekerja dulu dan tujuan Tokuzo adalah bekerja disana. Sesampainya disana, Tokuzo langsung ke restoran itu dan untuk pertama kalinya ia makan di sebuah restoran dengan gaya barat. Adegan saat pertama kali ia menggunakan pisau untuk makan benar-benar membuat aku ketawa ngakak.
Selama di Tokyo, Tokuzo tinggal di rumah kakaknya Shutaro. Shutaro selalu mengirim surat pada keluarganya memberi kabar mengenai Tokuzo dan karena Tokuzo memang selalu bosan dalam waktu 3 bulan, jadi ia ingin orang tuanya bersabar.
Keluarga Takahama juga sangat marah pada Tokuzo yang meninggalkan puteri mereka dan meminta Toshiko segera bercerai dengan Tokuzo. Tapi Toshiko ternyata sangat mencintai suaminya dan menolak berceria, ia juga meminta keluarganya menunggu selama 3 bulan, karena Tokuzo akan bosan dengan masak memasak selama 3 bulan.

Tokuzo setiap hari datang ke restoran itu untuk meminta pekerjaan pada mereka, tapi ia selalu diusir dan diusir. Tokuzo sama sekali tidak menyerah dan berbeda dengan apa yang ia lakukan selama ini, Tokuzo sama sekali tidak bosa menunggu diluar dapur, memohon pekerjaan dan dimarahi. Hal ini membuat Shutaro menjadi bimbang. Meski ia mengatakan pada ayahnya ia akan meyakinkan Tokuzo untuk pulang, tapi diam-diam Shutaro mendiskusikan hal ini pada profesornya  Kirizuka Shogo (Takera Tetsuya) dan Kirizuka sensei tertarik pada Tokuzo.
Shutaro akhirnya memutuskan mendukung impian adiknya itu dan Kirizuka sensei mencarikan pekerjaan untuk Tokuzo, disebuah dapur bernama 'Kazoku Kaikan'. Disana, Tokuzo berkenalan dengan kepala koki Usami (Kobayashi Kaoru) dan 2 orang yang akan menjadi teman sejatinya seumur hidup Shintaro Matsui (Kiritani Kenta) dan Yamagami Tatsuyoshi (Yamagami Tatsuyoshi).

Tokuzo tinggal di asrama sekamar dengan Shintaro dan Tatsuyoshi. Seperti yang aku katakan diatas, pada masa ini, pekerjaan koki adalah pekerjaan rendahan dan hanya orang buangan yang bekerja disana. Shintaro punya impian menjadi pelukis, ia memasak hanya untuk biaya hidup saja. Ada juga yakuza yang bekerja disana dan selalu membuat masalah dengan Tokuzo.
Sebagai pegawai baru, pekerjaan Tokuzo adalah mencuci piring dan bersih-bersih. Waktu cuci piring adalah setelah selesai memasak dan besok paginya sebelum mulai memasak. Tokuzo benar-benar tidak mengerti kenapa mereka harus mencuci piring dua kali dan ia mulai malas melakukannya, jadi ia sengaja tidak mencuci piring keesokan harinya dan langsung ketahuan oleh kepala koki Usami. Ia mendapat pelajaran berharga saat itu, bahwa seorang koki yang tidak tahu cara mencuci piring dengan benar bukanlah seorang koki.

Masalah lain adalah 3 bulan berlalu sejak saat Tokuzo meninggalkan rumah istrinya dan mertuanya benar-benar sudah marah besar. Toshiko akhirnya setuju untuk bercerai tapi dengan syarat ia akan menemui Tokuzo di Tokyo. Ayah Toshiko setuju, tapi ia akan ikut dengan Toshiko. Tapi karena Toshiko tidak mau ayahnya ikut, Toshiko diam-diam pergi ke Tokyo sendirian dan bertemu dengan Tokuzo disana.
Toshiko awalnya tidak mengatakan tujuan sebenarnya pada Tokuzo dan hanya menikmati waktunya bersama Tokuzo. Lalu saat berada di Tokyo itu, ia mengetahui kalau dirinya sedang hamil. Ia kembali ke Sabae dan mengatakan pada orang tuanya kalau ia tidak akan bercerai dengan Tokuzo, ia memutuskan untuk membesarkan bayi mereka. Ayah Toshiko tentu saja marah besar pada puterinya dan Toshiko sempat kabur dari rumah dan tinggal di rumah keluarga Tokuzo.
Keluarga Tokuzo benar-benar merasa kalau Toshiko terlalu baik untuk putera mereka dan berfikir mungkin Toshiko akan lebih bahagia jika tidak menikah dengan Tokuzo. Keluarga Tokuzo bahkan mengatakan jika orang tua Toshiko tidak mengakui Toshiko sebagai anak lagi, mereka akan membiarkan Toshiko tinggal di rumah mereka dan membesarkan Toshiko seperti anak mereka sendiri.
Adik-adik Toshiko kasihan melihat kakaknya jadi mereka mengambil tindakan sendiri dengan mengatakan pada sang ayah mereka akan menikah dan mengambil mukoyoshi jadi ingin ayah mereka membiarkan Toshiko hidup seperti keinginannya. Dan begitulah, Toshiko kembali ke rumah orang tuanya dan memutuskan untuk membesarkan anaknya dan Tokuzo.

Tokuzo yang sudah menjadi calon ayah, mulai merasakan tanggung jawab sebagai seorang suami. Ia tidak bisa menghentikan impiannya menjadi koki karena ia sudah berjanji pada kakaknya Shutaro kalau ia akan menjadi koki no. 1 di Jepang. Jadi sekarang, yang harus ia lakukan adalah secepatnya menjadi koki.
Tokuzo pernah melihat Usami membaca sebuah buku yang katanya itu resep rahasia Usami. Tokuzo saat itu sangat polos, ia pikir jika ia memiliki buku itu, ia akan bisa memasak seperti Usami, jadi ia benar-benar mencuri buku itu. Hal itu dilihat oleh Shintaro dan keduanya merahasiakannya.
Meski Tokuzo sudah memiliki buku itu, tapi ada banyak bahasa yang tidak ia mengerti dan Shintaro menyuruh Tokuzo membuang buku itu kalau tidak ingin ketahuan. Tapi Tokuzo tidak bisa melakukannya. PAda akhirnya ia meminta maaf pada Usami dan mengembalikan buku itu. Usami sama sekali tidak marah pada Tokuzo karena dulu ia juga pernah melakukan hal yang sama dan saat itulah Tokuzo merasakan kebaikan Usami dan menangis terisak dihadapannya, ia bersumpah akan menuruti Usami mulai dari sekarang.

Tokuzo kemudian mulai berkembang pesat dan kemampuannya diakui, ia bahkan diangkat jadi koki sayur-sayuran oleh Usami dan semuanya melihat kemampuan pisau Tokuzo yang sangat hebat. Usami sangat mengakui kemampuan Tokuzo, bahkan memberikan kamus bahasa perancis pada Tokuzo untuk belajar.
Tokuzo masih belum menyerah untuk menjadi koki secepatnya dan saat itulah ia bertemu dengan Takeshiro Ioki yang bekerja di kedutaan, karena Tokuzo pernah mengembalikan dompet Takeshiro.
Tokuzo menolak uang pemberian Takeshiro dan malah meminta Takeshiro membiarkannya bekerja di dapur kedutaan. Awalnya TAkeshiro menolak tapi melihat kesungguhan Tokuzo, ia akhirnya mau mengajarkan Tokuzo tapi mereka harus merahasiakan dari Usami dan koki di Kazoku Kaikan.

Dan disanalah masalah utama terjadi, saat Tokuzo selalu terlambat datang ke Kazoku Kaikan dengan alasan kalau kakaknya sedang sakit dan ia harus merawatnya. Ia kadang minta izin untuk pulang dengan cepat karena kakaknya sakit dan itu membuat koki yang lain mulai curiga.
Tokuzo melakukan itu tanpa tahu kalau kakaknya Shutaro ternyata benar-benar sedang sakit parah. Awalnya Shutaro tidak mau ke dokter tapi setelah dipaksa oleh Kirizuka sensei, akhirya ia memeriksakan diri di rumah sakit dan menemukan fakta kalau dirinya terkena penyakit TBC. TBC adalah penyakit menular dan pada masa itu belum ada obatnya.

Salah seorang koki yang iri pada Tokuzo mempengaruhi Tatsuyoshi untuk menyelidiki Tokuzo dan akhirnya Tatsuyoshi mengetahui kalau Tokuzo selama ini belajar memasak di kedutaan. Awalnya Tatsuyoshi merahasiakan hal itu dan ada dipihak Tokuzo, meski ia meminta Tokuzo segera menghentikan hal itu, karena kalau ketahuan akan sangat gawat.
Tokuzo berhenti datang ke kedutaan setelah hari itu  tapi suatu hari ia melakukannya lagi dengan alasan kakaknya pingsan. Kebetulan saat itu kakaknya datang ke Kazoku Kaikan dan bertemu dengan Tatsuyoshi untuk menitipkan surat padanya. Tatsuyoshi saat itu mulai berubah. Selama ini Tatsuyoshi sebenarnya merasa iri pada Tokuzo yang berbakat dan diakui oleh Usami, Tokuzo bahkan mendapat promosi lebih cepat darinya, ditambah si koki jahat yang mempengaruhi Tatsuyoshi, akhirnya Tatsuyoshi hari itu mengatakan pada koki jahat mengenai kebohongan Tokuzo selama ini.
Saat Tokuzo kembali ke Kazoku Kaikan, koki jahat itu membongkar semuanya dan mulai mengejek Tokuzo. Tokuzo sadar kalau ia memang salah dan ia melakukan itu agar secepatnya bisa menjadi koki demi istri dan anaknya. Tokuzo memang terkenal emosian sejak kecil jadi kalau ia marah semuanya berubah dalam pandangannya. Karena masalah itu, Tokuzo dipecat dari Kazoku Kaikan. Usami sangat kecewa pada Tokuzo, padahal ia benar-benar menaruh harapan besar. Tokuzo tahu akan hal itu tak lama kemudian dan ia menjadi sangat menyesal. Ia juga membaca mengenai surat kakaknya yang mengatakan kalai kakaknya sedang sakit dan menyerah akan impiannya, kembali ke kampung halaman. Tokuzo benar-benar merasa sangat bersalah karena kebohongannya itu.

Berhenti dari Kazuku Kaikan, Tokuzo tidak menyerah untuk mencari pekerjaan lain. Meski ia kesulitan mendapatkan pekerjaan di dapur restoran, ia akhirnya tiba disebuah kedai kecil bernama Tsukiji Seiyoken. Tsukiji Seiyoken adalah kedai kecil milik Morita-san dan istrinya Ume. Tokuzo mulai bekerja disana dna menyerah rumah disana. Bagi Tsukiji Seiyoken, mereka menerima menu apa saja asalkan enak da pelanggan puas.
Tokuzo melakukan pengembangan resep-nya selama disana, menciptakan berbagai menu baru dan mengalami penurunan saat menu yang ia buat tidak disukai pelanggan lagi.
Ia juga menghadapi masalah baru saat ternyata ia lupa mengatakan alamat barunya pada keluarganya, jadi semua surat dikirim ke asramanya di Kazoku Kaikan dulu. Shintaro datang berkunjung ke Tsukiji Seiyoken dan disana Takuzo membaca surat-surat yang ditujukan kepadanya, mengenai istrinya yang mengalami keguguran.
Tokuzo langsung kembali ke Sabae tapi ditolak oleh mertuanya, ia tak mengizinkan Tokuzo bertemu denga puterinya karena setelah keguguran, Toshiko ternyata sangat sakit. Kalau aku nggak salah sih, Tokuzo baru membaca suratnya 3 bulan setelah Toshiko keguguran.
Tokuzo merasa sangat bersalah tapi ia tetap tidak mau bercerai dengan Toshiko dan mengatakan kalau ia akan membuka restoran di Tokyo dan membawa Toshiko bersamanya.

Tokuzo juga kembali ke kampung halamannya di Fukui dan kembali mendapat kemarahan dari ayahnya dan mengusirnya, ayahnya tidak menganggap Tokuzo sebagai anaknya lagi. Kalau nggak salah dia langsung meminta uang pada ayahnya untuk membuka restoran dan akan mengaja ke Toshiko ke Tokyo.
Satu-satunya yang ada disisi Tokuzo saat itu adalah sang kakak Shuntaro yang tinggal disebuah rumah tak jauh dari rumah utama. Shuntaro tinggal sendiri karena penyakit menularnya, ia bahkan tak membiarkan Tokuzo masuk ke kamarnya.
Tokuzo merasa sangat bersalah pada kakaknya tapi Shuntaro mendukung impian Tokuzo. Ia mengatakan pada Tokuzo kalau Tokuzo sangat beruntung bisa melakukan apa yang ingin ia lakukan, sementara dirinya terkurung dalam rumah seperti ini, jadi ia ingin Tokuzo tidak menyerah.
Tokuzo mengatakan kalau satu-satunya cara agar ia bisa menjadi koki dengan cepat adalah belajar di luar negeri, itu adalah hal yang dikatakan Takeshiro padanya (koki di kedutaan). Tapi ia butuh banyak uang untuk biaya kesana.

Toshiko bertemu dengan Tokuzo dan keduanya menghabiskan waktu bersama-sama setelah sekian lama. Tokuzo mengatakan mengenai keinginannya membangun sebuah restoran di Tokyo dan ingin hidup bersama Toshiko.
Toshiko tidak menyukai akan hal itu. Ia tahu impian Tokuzo adalah impian kakaknya Shutaro yaitu menjadi koki terbaik di Jepang, jika Tokuzo membuka restoran, maka Tokuzo tak akan menggapai impiannya. Toshiko mulai merasa kalau ia hanya akan menjadi penghalang impian Tokuzo dan memutuskan mengatakan hal yang kejam pada Tokuzo, kalau ia tidak menyukai Tokuzo lagi dan tidak mau melahirkan anak Tokuzo lagi.
Hal itu membuat Tokuzo terkejut dan itu menjadi pukulan yang sangat hebat baginya. Selama ini, ia melakukan semuanya demi Toshiko, ia mengkhianati gurunya dan Kazoku Kaikan demi Toshiko tapi Toshiko membuangnya.

Tokuzo mulai berubah sejak saat itu, ia kembali ke Tokyo dan mulai menjadi anak nakal lagi, ia bahkan tidur dengan istri Tsukiji Seiyoken ughhhh ini salah satu hal yang paling aku benci dari Tokuzo.
Tapi kemudian ia mulai memasak lagi, menciptakan menu baru dan mendapat pengakuan dari Usami yang sengaja datang untuk makan masakan mantan muridnya itu.
Kakak Tokuzo, Shuntaro juga membuat keputusan seumur hidupnya, yaitu menjual tanah warisan miliknya dan uangnya ia serahkan pada Tokuzo agar Tokuzo bisa belajar ke luar negeri. Dalam suratnya, Shutaro mengatakan kalau ia ingin menjadi bagian dari impian Tokuzo dan ia ingin Tokuzo mewujudkannya.

Dan begitulah Tokuzo akhirnya berangkat ke Paris, Perancis, untuk belajar menjadi koki. Dengan bantuan Kirizuka sensei, Tokuzo diperkenalkan pada kedutaan Jepang di Perancis dan ia mendapatkan pekerjaan di dapur salah satu hotel terkenal di Paris. Kehidupan Tokuzo sebagai pegawai baru disana penuh dengan diskriminasi, karena dia adalah orang asia bertubuh kecil. Tokuzo harus banyak-banyak makan hati disana karena para koki lain selalu menertawakannya. Tapi seperti yang dikatakan oleh Takeshiro, belajar memasak di luar negeri, para koki dilihat dari kemampuannya, jadi kalau kamu punya kemampuan, mereka tak akan memandang asal usul.
Tokuzo menunjukkan kemampuannya sebagai koki dan ia langsung diakui oleh beberapa koki yang ada disana.
Saat berada di Paris, ia juga bertemu kembali dengan Shintaro yang ternyata juga ke Paris untuk melukis. Mereka juga berkenalan dengan seorang gadis perancis bernama Francois. Melalui Francois, Tokuzo banyak belajar mengenai orang Perancis dan akhirnya bisa menyesuaikan lidahnya dengan masakan Perancis. Orang Perancis lebih banyak minum anggur dari pada air, karena itu Tokuzo juga membiasakan diri minum anggur, karena masakan yang mereka masak, jika diminum bersama anggur lebih enak dari pada diminum bersama air. Intinya sih begitu.

Tokuzo sempat mengalami masalah dengan salah seorang koki karena terus mengejeknya, koki itu sangat iri pada Tokuzo dan bahkan mematahkan pisau yang selama ini ia pakai, itu adalah pisau pemberian gurunya Usami.
Dia dikeluarkan dari dapur hotel tersebut tapi kepala kokinya menyukai Tokuzo dan membantu Tokuzo mendapatkan pekerjaan baru. Ia memasukkan Tokuzo dalam sebuah persatuan para koki di Perancis yang biasanya tidak menerima orang asing, kalau aku nggak salah Tokuzo adalah orang asing pertama yang menjadi anggota tetap persatuan itu.
Ia kemudian bekerja di Hotel Ritz Paris dibawah bimbingan kepala koki Auguste Escoffier dan mengembangkan kemampuannya. Ia mendapat posisi yang cukup tinggi disana dan diakui oleh koki lainnya.

Tokuzo juga mengalami kehidupan cintanya sendiri di Perancis. Ia dan Francois saling jatuh cinta dan ia tinggal bersama Francois di Perancis. Sebenarnya mereka tinggal bertiga sih karena Shintaro juga tinggal menumpang di rumah Tokuzo HAHAHAHA.
Pokoknya Tokuzo, Francois dan Shintaro ini tiga serangkai yang selalu bersama-sama.

Tokuzo melakukan pelatihan selama 6 tahun di Perancis sampai suatu hari ia mendapat surat dari Jepang, surat datang dari dapur rumah tangga istana yang memintanya kembali ke Jepang dan menjadi koki kekaisaran untuk kaisar baru yang akan diangkat.
Itu adalah kesempatan yang tidak akan datang dua kali, sebuah kesempatan besar. Kabarnya Usami adalah orang yang merekomendasikan Tokuzo menjadi koki kekaisaran.
Awalnya Tokuzo ragu apakah ia akan menerima tawaran itu atau tidak. Shintaro memintanya menolak karena ia tahu Tokuzo menyukai Paris dan mereka bisa terus tinggal bersama-sama di Paris tapi Tokuzo tahu Shintaro mengatakan itu hanya karena Shintaro nggak punya tempat tinggal lagi kalau ia nanti pergi LOL.

Tokuzo memutuskan untuk melamar Francois dan ternyata Francois menerimanya dengan senang hati karena ia sudah lama menantikan hal itu.
Semuanya kelihatan berjalan lancar sampai pada penampilan pertama Francois sebagai penyanyi. Francois punya impian menjad penyanyi sejak kecil dan ternyata penampilannya itu mengubah keputusannya. Ia jadi teringat bagaimana ia sangat menyukai Perancis yang penuh dengan kenangannya bersama ibunya, juga impiannya menjadi penyanyi. Jadi pada akhirnya ia menolak ikut dengan Tokuzo ke Jepang.
Tokuzo sangat mencintai Francois dan dia benar-benar tidak ingin kembali ke Jepang. Tapi ia ingat janjinya pada kakaknya yang sakit, kalau ia akan menjadi koki no. 1 di Jepang dan akhirnya memutuskan kembali ke Jepang.

Tokuzo kembali 6 tahun setelah ia meninggalkan Jepang. Orang pertama yang ia kunjungi adalah kakaknya dan ia menyampaikan kabar gembira itu. Shutaro sangat bahagia akhirnya impian adiknya tercapai, itu juga merupakan impiannya, impian adiknya dimana ia ikut berkontribusi didalamnya.
Ayah Tokuzo yang selama ini selalu menganggap Tokuzo menjadi anak yang tak berguna hanya bisa menganga saat mendengar kalau Tokuzo akan menjadi koki kekaisaran, ia bahkan tak tahu harus memasang wajah bagaimana di hadapan anaknya HAHHAHAHA. Ia tak percaya Tokuzo yang seperti itu ada di posisi yang cukup tinggi.
Tokuzo juga merasa bersalah pada keluarga di Sabae dan bertanya pada ibunya apakah ia harus mengabarkan keluarga di Sabae. Tapi ibu mengatakan kalau sebenarnya sesuatu terjadi pada Toshiko setelah Tokuzo pergi ke Perancis.
Setelah bercerai dengan Tokuzo, Toshiko menikah lagi dan menjadi istri kedua seorang pengusaha dan kabarnya, Toshiko menghilang dan tidak diketahui keberadaannya.

Tokuzo kemudian kembali ke Tokyo dan mengunjungi Tsukiji Seiyoken, ia bertemu kembali dengan Ume. Ternyata suami Ume, Morita-san sudah meninggal dunia. Ume masih membuka Tsukiji Seiyoken dengan bantuan seorang koki yang bekerja disana. Ia masih menjadi wanita penggoda seperti biasanya.
Kalau jodoh emang nggak kemana, disanalah aku menggumamkan hal itu saat melihat Toshiko muncul di Tsukiji Seiyoken. Ternyata Toshiko yang menghilang selama ini tinggal di Tsukiji Seiyoken. Ia pernah mendengar nama tempat itu dari Tokuzo dan memutuskan tiggal disana. ia juga mencoba menjalani hidup seperti Tokuzo dan sekarang ia melakukan pekerjaan yang ia sukai.
Awalnya Tokuzo sangat curiga karena Toshiko sering pergi malam dan pulang pagi, ternyata pekerjaan Toshiko adalah seorang bidan membantu ibu melahirkan. hehehhehe.
Toshiko sepertinya tidak pernah melupakan Tokuzo dan Tokuzo adalah satu-satunya kebahagiaan dalam hidupnya. Saat ia hamil dulu, Tokuzo pernah mengirimkan sebuah jimat yang ada loncengnya dan sekarang Toshiko masih memakai lonceng itu sebagai gantungan dompernya.

Tokuzo memulai pekerjaannya sebagai kepala koki kekaisaran dapur rumah tangga istana dimana ia dan timnya bertugas untuk membuatkan makanan bagi yang mulia kaisar. Tokuzo sempat mengalami kesulitan menyesuaikan diri dengan keadaan dapur istana, terutama bagian 'tidak boleh bicara dengan keras', karena Tokuzo memang terkenal kalau ngomong itu teriak-teriak HAHAHHAHA.
Tugas pertamanya adalah membuat jamuan makanan untuk 2000 orang dalam acara pengangkatan kaisar yang baru. Ia sempat mengakami masalah dalam memutuskan menu-nya tapi ia berhasil mengatasinya dan berkat kerja sama tim dapur istana, ia berhasil dalam tugas pertamanya.
Saat Tokuzo menjalankan tugasnya, ia mengirimkan surat ke kampung halamannya. Sang ayah membacakan apa yang dilakukan Tokuzo dalam tugas pertamanya pada Shutaro yang semakin lemah. Shutaro menghembuskan nafasnya dengan senyuman diwajahnya setelah adiknya resmi menyelesaikan tugas pertamanya sebagai koki kekaisaran.

Tokuzo tidak bisa melihat saat terakhir kakaknya karena pekerjaannya. Ia membaca surat dari ibunya sambil menahan air matanya dan hal itu dilihat oleh Toshiko. Toshiko tahu kalau Tokuzo menahan air matanya dan tahu akan kesedihan hati Tokuzo, jadi Toshiko mengatakan pada Tokuzo kalau ia tidak akan mati sebelum Tokuzo dan itu membuat Tokuzo menangis dengan keras.
Setelah Tokuzo tenang, Toshiko mengatakan kalau ia akan kembali ke rumah orang tuanya. Tapi Tokuzo menahannya dan mengatakan karena mereka berdua sudah terlanjut ada di Tokyo, kenapa mereka tidak hidup bersama-sama saja. Intinya, Tokuzo mengajak Toshiko untuk menikah lagi.
Dan akhirnya setelah bertahun-tahun lamanya keduanya jatuh cinta, mereka berdua bisa hidup sebagai suami istri dengan normal.
Kedua keluarga melakukan pesta di Fukui saat Tokuzo dan Toshiko berkunjung, kedua keluarga tidak menyangka kalau mereka bisa berkumpul dengan bahagia seperti ini, mengingat kejadian masa lalu, Mereka juga tak menyangka Tokuzo yang begitu akan menjadi begini HAHAHAHHA.
Di hari yang bahagia itu, Toshiko juga memberi kabar baik pada keluarga karena ia sedang hamil. Selama menikah dengan suami keduanya, Toshiko tidak bisa hamil, sepertinya masalahnya memang ada pada suami keduanya lol.
Dipernikahan keduanya dengan Toshiko ini, kali ini Toshiko yang masuk ke keluarga Akiyama.

Waktu berlalu setelah saat itu, Tokuzo dan Toshiko sudah punya rumah sendiri dan mereka punya 3 orang anak, 2 laki-laki dan 1 orang perempuan. Tokuzo tidak pernah mengatakan pekerjaan sebenarnya pada anak-anak mereka, ia hanya mengatakan pada mereka kalau ia menjadi koki.
Pada masa itu, koki adalah pekerjaan rendahan, karena itu anak pertama mereka, Ichitaro sangat malu pada pekerjaan ayahnya. Ia bahkan berbohong dalam essay-nya dan itu membuat ibunya khawatir. TApi Tokuzo memang bersikeras tidak akan mengatakan kalau ia adalah koki kekaisaran.
Ichitaro merasa ayahnya sangat dingin pada sang ibu, selalu pulang malam, kadang mabuk, pokoknya Ichitaro benar-benar tak menyukai ayahnya. Ia dan sang ayah sering bertengkar. Tokuzo juga masih pemarah dan emosian seperti dulu dan ibu membuat Toshiko sangat khawatir.

Suatu hari, terjadi gempa besar di Tokyo dan Tokuzo harus dihadapkan pada pilihan sulit, keluarga atau pekerjaannya sebagai pegawai pemerintahan. Tokuzo sangat mengkhawatirkan keluarganya tapi sebagai pegawai pemerintahan, ia tak bisa tinggal diam saat seluruh istana juga sedang gawat. Ia teringat pesan kakaknya untuk berguna bagi negara, juga Toshiko yang mengatakan ia tak akan meninggal sebelum Tokuzo dan ia percaya akan janji itu.
Tokuzo tidak kembali ke rumahnya, melainkan ke dapur istana untuk melihat keadaan dapur, saat ia diminta pulang, Tokuzo tidak bisa melakukannya melihat banyak pengungsi di gerbang istana dan memutuskan membuat makanan darurat untuk pengungsi.
Disanalah untuk pertama kalinya Ichitaro melihat pekerjaan sang ayah, bahwa pekerjaan sebagai koki bukanlah pekerjaan memalukan. Ia juga akhirnya mengetahui alasan sang ayah merahasiakan pekerjaannya, itu semuanya demi Ichitaro.
Jika orang-prang tahu ayah Ichitaro adalah koki kekaisaran, maka pasti banyak orang tua teman Ichitaro yang nanti akan datang meminta menjadi pemasok bahan makanan, kalau ayahnya menolak hubungan Ichitaro akan berubah dengan temannya. Selain itu, ayah juga tidak mau anak-anak mereka menjadi sombong jika tahu ayah mereka adalah koki kekaisaran yang melayani kaisar.

Masalah lainnya adalah saat Toshiko mulai menunjukkan kalau ia sedang sakit. Toshiko selalu merahasiakan mengenai penyakitnya hingga suatu hari ia pingsan dan Tokuzo merasa sangat bersalah karena tak menyadarinya juga sangat marah karena Toshiko merahasiakannya.
sejak saai itu, Tokuzo mulai disibukkan dengan pekerjaannya di istana juga pekerjannya di rumah. Ia meminta istrinya untuk istirahat total dan meminta Ume serta Shintaro yang entah muncul dari mana untuk menjaga anak-anak mereka. Usami-san yang sudah pensiun juga kadang datang membantu keluarga mereka.
Tokuzo percaya akan janji Toshiko yang tidak akan meninggal sebelumnya, tapi lama kelamaan dia kasihan dengan istrinya itu. IA mencoba bersikap tegar jika dihadapan Toshiko.
Saat Toshiko bertanya apa arti Jet'aime pada surat pertama yang pernah dikirimkan Tokuzo padanya, Tokuzo berbohong mengatakan artinya adalah 'aku akan hidup lebih lama darimu' dan itu membuat Toshiko lega dan tersenyum. Ia kemudian menghembuskan nafasnya dengan tenang.
Sebelum Toshiko meninggal dunia, Toshiko mengatakan hal yang membuatnya khawatir adalah suaminya yang mudah emosi, jadi ia memberikan lonceng miliknya pada Tokuzo dan ingin Tokuzo menyimpannya. Jika Tokuzo sedang marah dan mendengar suara lonceng itu, maka Tokuzo harus ingat padanya dan menahan amarahnya.

Setelah istrinya meninggak dunia, Tokuzo menjalani harinya seperti biasa sebagai koki kekaisaran. Anak-anaknya juga berusaha hidup mandiri. Beberapa minggu setelah kehilangan sang istri, Tokuzo masih berduka dan menangis diam-diam. Tapi melihat anak-anak mereka, Tokuzo mulai bisa menata hatinya kembali.
Masalah selanjutnya adalah mengenai Perang Dunia II dan kekalahan Jepang atas Amerika. Pada masa itu, Amerika kemungkinan akan membunuh kaisar Jepang dan menggulingkan negara mereka yang berbentuk kerajaan. Saat semua orang tutup mata, Tokuzo satu-satunya yang selalu setia disisi kaisar dan mencoba untuk meyakinkan Amerika agar tidak menghukum kaisar meski ia harus mempermalukan dirinya sendiri.
Meski ia dianggap rendah, ditertawakan dan dihina, Tokuzo sama sekali tidak peduli, ia terus menahan amarahnya demi kaisar. Ia meminta bantuan Usami dan teman lamanya Tatsuyoshi untuk menjamu para tentara Amerika. Aku sangat sedih saat adegan ini, melihat bagaimana Tokuzo benar-benar mempermalukan dirinya demi orang yang ia hormati.

Drama ini berakhir saat masa pensiun Akiyama Tokuzo sebagai koki kekaisaran. Akiyama Tokuzo diangkat menjadi koki kekaisaran diusia 25 tahun dan pensiun di usia 83 tahun. Ia melayani 2 kaisar Jepang dan adegan terakhirnya adalah saat masa berkabung karena meninggalnya kaisar Showa.
Drama ini benar-benar sangat bagus memperlihatkan perjalanan hidup Akiyama Tokuzo. Aku bahkan berfikir kenapa kisah hidupnya nggak diangkat jadi asadora dan aku baru ingat kalau asadora itu tokoh utamanya selalu wanita, jadi akan sulit memang.
Saat menonton drama ini, aku sebenarnya teringat pada asadora Massan, melihat semangat Tokuzo itu aku ingat pada Massan, apalagi sama-sama ada kumisnya hehhehehhe.

Takeru benar-benar ganteng disini, apalagi setelah rambutnya tumbuh HAHAHAHHA. Takeru sebagai seorang ayah benar-benar bikin baper. Chemistry-nya dengan Kuroki Haru sangat bagus. Aku sangat senang karena keduanya akhirnya bersatu setelah menghadapi berbagai rintangan selama kehidupan mereka. Jodoh memang nggak kemana, kata orang. Tapi aku benar-benar nggak kuat saat Toshiko meninggal dunia, ya ampun itu sedih bangeeeeeeed. Aku bahkan berfikir ada bagusnya kalau dramanya berakhir di episode 10 aja, karena episode 11-12 memang emosional banged.

Aku sangat merekomendasikan drama ini bagi yang belum menontonnya (mungkin banyak yang udah nonton kali ya HAHHAHAHAHA). 

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts