Monday, 2 October 2017

[Sinopsis] Age of Youth 2 Episode 11-2


---------------------------------------------------------------------------------------------

Sinopsis Hello My Twenties Season 2 Episode 11 Part 2


Keesokan harinya, Ye Eun sibuk di kamar mandi karena memarnya mulai menggelap.
Jo Eun keluar pagi itu, kursi yang dikerjakan Jang Hoon, catnya sudah mengering. Bahkan tulisan cat basah juga sudah lepas dan Jo Eun memperbaikinya.
Ia ke rumah ayah dan keluarga barunya, tapi ia tak berani masuk, ia hanya melihat dari jauh.
Kemudian ia melihat Jo Hyun keluar, Eun sembunyi. Saat melihat Hyun akan menyeberang, Eun menghalanginya dan bertanya dia mau kemana.
Hyun mengatakan ia mau main ke taman bermain, karena bosan dirumah, ia membangunkan ayahnya tapi tidak bangun-bangun.

Keduanya berakhir di ambulance. Ayah Eun pingsan dan dibawa ke rumah sakit.
Eun menghubungi ibu Hyun, untung nomornya ada di kalung Hyun. Ia juga menghubungi ibunya.
Ibu Eun datang lebih awal dan Hyun ketakutan, ia bersembunyi di belakang Jo Eun.
Saat ibu Hyun datang, Hyun berlari kedekat ibunya dan mengatakan kalau Eun adalah eonni, bukan oppa (dulu ia pikir JO Eun adalah pria).
Perawat kemudian bertanya siapa wali ayah Eun dan ibu Eun menunjuk tangannya. Ia tak peduli dengan selingkuhan ayah Eun disana.

Ia dan Eun menemui ayah Hyun dan dokter menjelaskan mengenai penyakitnya. Mereka kemudian kembali, ibu Hyun dan Hyun masih disana.
Ibu Eun tak peduli pada keduanya dan meminta Eun menunggu disana sementara ia menyelesaikan urusan administrasi.
setelah ibunya pergi, Eun menjelaskan pada ibu Hyun mengenai keadaan ayahnya, ia mengatakan kalau ayahnya akan dirawat sementara, tidak parah dan tak sampai operasi.
Ibu Hyun lega mendengarnya. Ia meminta Eun menjaga Hyun yang sedang tertidur karena ia akan pulang mengambil pakaian ganti.
Eun mengerti.

Eun menatap Hyun yang tertidur di kursi. Ia kemudian meminjamkan tasnya untuk menjadi bantal Hyun.
Tapi Hyun jadi terbangun dan mencari ibunya. Eun menjelaskan kalau ibu pulang mengambil keperluan ayah. Karena Eun melihat Hyun akan menangis, Eun mengatakan kalau Hyun tidak boleh menangis atau ia akan marah. Jadi Hyun menahan diri.
Eun melihat ikat rambut Hyun longgar dan ia menawarkan diri memperbaikinya.
Eun mulai mengepang rambut Eun sambil bertanya apakah biasanya yang melakukan itu adalah ayah dan Hyun membenarkan.
Eun terus mengepang dan perlahan ia mulai menangis, Eun tidak bisa mengentikan air matanya, karena ia teringat bagaimana ayahnya dulu sangat menyukai rambut panjangnya dan kenangan terindah bersama ayahnya adalah saat ayahnya mengikat rambutnya.
Setelah selesai, Hyun protes karena Eun tidak melakukannya dengan rapi, bahkan lebih parah dari tadi.
Tapi kemudian ia menyadari Eun menangis dan terkejut. Hyun menyentuh tangan Eun dan memintanya jangan menangis, tapi Eun semakin terisak.

Eun pulang ke rumah malam itu. Di halaman, ia melihat kursi sudah tidak di tempat semula. Eun kemudian menyadari kalau Jang Hoon sudah kembali.
Jang Hoon ada di kamarnya sedang membaca majalah saat Eun tiba-tiba masuk tanpa pemberitahuan, tentu saja ia terkejut.
Eun bertanya kemana saja Jang Hoon belakangan ini?
Jang Hoon mengatakan kalau ibunya memintanya pulang, mereka mengambil foto keluarga sebelum ia berangkat wamil.
Eun protes karena Jang Hoon pergi tidak bilang-bilang.
Jang Hoon tak mengerti, memangnya aku harus mengatakannya padamu?
Eun mengingatkan kalau Jang Hoon adalah penjaga kost mereka.
Jang Hoon bertanya, selama aku tidak ada, apakah terjadi sesuatu?
Eun membenarkan, tapi saat Jang Hoon bertanya ada apa, Eun tidak menjawabnya, ia ragu apakah hal ini harus diceritakan atau tidak.
Melihat reaksi Eun, Jang Hoon malah berfikir kalau Eun kesepian selama dia tak ada disana. Kau merindukanku?
Eun menatapnya dan terdiam. Kemudian ia membenarkan hal itu, ia kesepian selama Jang hoon pergi. Jang Hoon terkejut.
Eun mengatakan kalau ia merindukan Jang Hoon dan Jang Hoon makin terkejut.
Padahal awalnya ia hanya bercanda dan tidak mengharapkan jawaban seperti itu.

Eun kembali ke rumah dan tidak percaya dengan apa yang baru saja ia katakan. Ia memukulkan kepalanya ke dinding.
Jin Myung melihatnya dan bingung melihat Eun baru pulang dan tak langsung masuk.
Eun kemudian kaget dan langsung buru-buru masuk.
Telpon Jin Myung kemudian berbunyi.

Jin Myung ke kantor polisi, ia mendapat telpon mengenai Haeimdal. Ia khawatir dan melihat ke tempat dimana biasanya orang menunggu dan sedikit bersyukur karena Haeimdal tidak disana.
Tapi kemudian ia melihat Haeimdal duduk di depan petugas, dengan keadaan yang menyedihkan. Rambutnya berantakan, wajahnya hitam-hitam.
Polisi bertanya apa hubungan Jin Myung dengan Haeimdal dan Jin Myung menjawab kalau ia adalah kakaknya.

setelah mereka keluar dari kantor polisi, Haeimdal malah kabur, JIn Myung berusaha menghentikannya tapi Haeimdal mengatakan kalau JIn Myung jangan ikut campur.
Jin Myung ingin bicara, tapi Haeimdal menolak. Jin Myung tak menyerah dan bertanya selama ini apa yang Haeimdal lakukan, menggelandang terus? Orang tuamu sibuk mencarimu, apa kau tahu?
Haeimdal ingin melarikan diri, tapi ia tak sanggup lari. Ia mengeluh, saking laparnya ia tak punya tenaga untuk lari.
Jin Myung bertanya apakah Haeimdal belum makan malam?
Haeimdal mengatakan bukan hanya makan malam saja.
Jin Myung mengerti dan berjalan, Haeimdal mengikutinya.

Jin Myung mengajak Haeimdal makan di sebuah restoran dan Haeimdal makan dengan sangat-sangat lahap. Jin Myung sampai bingung dibuatnya.
Entah sudah berapa hari Haeimdal tidak makan, dia terus makan, makan dan makan, nambah nasi, nambah lauk. Pokoknya dia sangat kelaparan.
Tapi meski sudah kenyang Haeimdal tetap jaga imagenya dan mengatakan makanannya lumayan enak. Jin Myung tersenyum.
Setelah selesai makan, ia mengajak Haeimdal mengikutinya. Haeimdal bertanya kemana?
JIn Myung bertanya balik, kau tidak mau mandi?
Haeimdal mengatakan ia hanya tidak mandi beberapa hari saja, ia tak sebau itu. Tapi saat ia mencium bau badannya sendiri, ia malah jijik HAHAHHAHA.

Jin Myung mengajak Haeimdal ke Belle Epoque dan meminta tolong pada Jang Hoon untuk membiarkan Haeimdal tidur di rumah Jang Hoon beberapa hari ini. Jang Hoon tidak masalah.
Jang Hoon dan Haeimdal saling sapa dan Jang hoon mengajaknya masuk. Ia ingin membawakan tas Haeimdal tapi Haeimdal menolak, tapi Jang Hoon memaksa.
sejak awal kita sudah bisa melihat kalau hubungan keduanya ini tidak terlalu baik, tapi bukan membenci HHAHAHAHHAHA.
Jin Myung meminta Haeimdal mandi dan tidur dengan nyaman.

Jang Hoon menonton TV sambil menunggu Haeimdal selesai mandi. Setelah Haeimdal selesai, ia membawakan bantal dan selimut untuknya.
Tapi kemudian ia terkejut melihat Haeimdal yang keluar hanya mengenakan celana, ia terkejut karena badan Haeimdal bagus HAHHAHAHAHA.
Ia memberikan selimut dan bantal pada Haeimdal dan saat ia akan pergi, Haeimdal bertanya apa Jang Hoon punya t-shirt, Jang Hoon mengatakan ia akan mencarinya.
Jang Hoon merasa tersaingi karena badan Haeimdal lebih bagus darinya, padahal ia suka olahraga wkkwkwkwkwkwkw.

Waktu berlalu sejak kejadian itu, Eun Jae sedikit berubah. Ia sama sekali tidak menahan diri lagi untuk menghubungi Jong Yeol. Ia selalu mengirimkan pesan setiap hari, tentang ini dan itu.
Ia bahkan sering meninggalkan sesuatu dalam loker Jong Yeol.
Jong Yeol mulai merasa tidak nyaman dengan hal itu.

Ji Won seperti biasa keluar rumah, entah pergi kemana. Tapi ia tak berdiam diri di rumah, ia selalu keluar setiap hari.

Ye Eun sendiri sibuk dengan memar di wajahnya, yang perlahan mulai menghilang. sampai akhirnya wajahnya kembali seperti semula, meski masih sakit, tapi memarnya tidak meninggalkan bekas.

Hari itu Ji won ada di suatu tempat, depan rumah kamar no 102. Wajahnya sangat murung. Jangan-jangan selama ini dia kesana?
Penjahat waktu itu keluar dari rumah dan terkejut melihat Ji won disana, ia bertanya kenapa Ji Won kesana, apakah dia datang sendirian?
Ji won mengatakan ia sedang memikirkan Hyo Jin. sepertinya Hyo Jin pindah ke gang ini.
S penjahat kesal mendengarnya, ia mengatakan Ji Won keliru kalau berfikir ia sudah memaafkan Ji won.  Jika suatu hari nanti perasaanya tidak enak, ia akan datang dan membunuh Ji won.
Ji Won mengatakan kalau ia tahu.
Ia meminta pria itu menceritakan tentang Hyo Jin, orang seperti apa dia?
Pria itu kehilangan kata-katanya, karena Ji won tak tahu situasi. Ji won tak peduli dan terus bertanya, apakah dia cantik?
Pria itu kesal dan mengatakan kalau Hyo Jin tidak cantik sama sekali.

Ji won kemudian bertanya kenapa pria itu suka padanya?
Pria itu terdiam, ia menatap Ji Won dan menyumpah, karena ia tak bisa menjawabnya.
Ji Won dengan wajah murungnya terus bertanya, Hyo Jin, dia suka makanan apa?
Si pria itu yang awalnya terus menyumpah dan menolak menjawab, lama-lama malah menjawab pertanyaan-pertanyaan Ji Won seolah dia juga sedang mengenang Hyo Jin.
Pria itu mengatakan Hyo Jin menyukai mie dingin. Hyo Jin tidak pernah makan makanan enak sebelumnya.
Ji won mengatakan kalau Hyo Jin suka buku dan pria itu mengatakan Hyo JIn lebih menyukai buku dibanding dirinya, Hyo Jin tidak suka ngobrol dengannya.
Mata Ji won berkaca-kaca dan bertanya kenapa Hyo Jin bisa meninggal? Dia bahkan tidak balas dendam. Andai saja dia balas dendam, tidak mati. Andai saja dia balas dendam padaku. Dia sangat bodoh.
Ji won menangis. Si pria itu hanya menunduk dan mendesah, ia juga tidak tahu alasannya.

Kwon Ho Chang di cafe kesukaannya, ia sedang menunggu Ye Eun.
Ye Eun datang dengan ceria ke cafe tapi kemudian melihat ke arah Ho Chang dengan stylenya yang biasanya. Ho Chang ini kurang bisa berpakaian yang modis, ia bahkan baru beli baju itu, tapi stylenya sangat kaku.
Si modis Ye Eun kemudian mengajaknya ke suatu tempat.
Mereka shopping baju dan bahkan ke salon. Ia juga meminta Ho Chang mengenakan lensa kontak.
Ho Chang berubah sekarang, jadi lebih modis, meski sifatnya masih Ho Chang heheehhe.

Eun Jae hari itu ke kampus seperti biasa. Di kelas, ia melihat Jong yeol dan temannya itu ngobrol.
Obrolan mereka terhenti saat Eun Jae tiba-tiba mendekat dan duduk disamping Jong Yeol. Tentu saja Jong Yeol dan temannya terkejut.
2 sohib Jong Yeol yang baru datang juga melihat hal itu dan terkejut.
Pada akhirnya selama pelajaran, teman-teman bingung apa yang terjadi.
JOng Yeol sama sekali tidak berkonsentrasi, ia tidak terlihat nyaman dengan hal ini.
Eun Jae sendiri juga tak konsentrasi karena ia gugup dengan apa yang sedang ia lakukan.

"Titik variabel melambangkan titik perubahan arah pada sebuah kurva. Betul. Titik pada kurva tidak memiliki arah, juga tidak memiliki makna apapun. Hanya saat titik-titik itu terhubung dengan yang lain, pada saat itulah kita baru mengetahui makna sebenarnya."

Jin Myung bekerja seperti biasa di kantor. Kita melihat lolipop pemberian seniornya sudah berkurang, Jin Myung sepertinya sudah memakannya. Memperlihatkan kalau ia sudah tidak ada beban mengenai Haeimdal lagi.
di kelas, saat pelajaran berakhir, Eun mencoba bicara pada Yeji, tapi Yeji memilih sibuk bersama teman yang lain.

"Pada saat momen itu terjadi, kita tidak akan tahu. Setelah momen tersebut lewat, barulah kita akan merasakannya. Kita, telah melewati titik kurva tersebut."
Malam itu, Jong yeol memanggil Eun Jae untuk minum bersamanya di sebuah restoran. Eun Jae sangat bahagia, ia bahkan langsung datang dan tak sempat mengeringkan rambutnya.
Jong Yeol menuangkan minuman untuk Eun Jae. Eun Jae berkata kalau sudah lama sekali mereka tidak minum berdua. Eun Jae bahkan memaksa bersulang meski JOng Yeol tidak berniat.
Ia juga memaksa menuangkan minuman untuk JOng Yeol.
Jong Yeol menahan nafas dan mengajaknya bicara, tapi Eun Jae memotong, ia mengatakan ada yang ingin ia sampai kan pada JOng Yeol.
Eun Jae berkata, beberapa waktu yang lalu, aku hampir mati. Bisa dibilang aku bangkit dari kematian.  Setelah itu aku merenungkannya lama sekali, andai saat itu aku mati, apakah yang menjadi penyesalan terbesarku? Aku masih menyukaimu. Aku tidak ingin berpisah denganmu.
Jong Yeol terdiam. Eun Jae tersenyum. JOng Yeol kemudian mengatakan kalau hubungan mereka sudah berakhir, Eun Jae terkejut.
Jong yeol meminta Eun Jae melakukan hal seperti itu cukup sampai disini saja.

Eun Jae tidak mengerti, kenapa? Aku masih menyukaimu, sunbae. Kau juga tidak membenciku, kan?
JOng Yeol jadi bingung bagaimana mengatakannya dan mengatakan kalau ia tidak ingin mengatakan ini, tapi ia tidak mencintai Eun Jae lagi.
Eun Jae terkejut, lalu kenapa hari itu kau bertanya apakah aku sudah tidur atau belum?
Jong Yeol mengatakan kalau saat itu ia mabuk dan salah kirim.
Eun Jae tidak percaya, Saat mabuk kau teringat padaku, ingin berjumpa denganku, makanya kau mengirim pesan itu. Aku tahu itu. (Karena ia pernah melakukannya).
Jong Yeol membenarkan kalau waktu itu memang begitu, tapi itu karena ia mabuk.

Eun Jae menangis, tidak terima akan hal itu, ia juga tidak percaya, ia yakin Jong Yeol masih menyukainya. Ia meminta Jong Yeol memikirkannya baik-baik.
JOng Yeol kemudian bertanya ada apa dengan Eun Jae, kenapa belakangan ini Eun Jae menjadi aneh? Sama sekali tidak mirip dengan dirinya yang biasanya.
Eun Jae berkata, karena kalau mirip diriku yang dulu, kau tidak akan menyukainya, karena itulah aku berubah. Kau bilang aku terlalu tertutup dan plin plan. Kau bilang aku membosankan. Karena itulah aku siap berubah. Aku akan berubah. Karena itu, bisakah kau menyukaiku lagi?
Jong Yeol bingung apa yang harus ia lakukan, ia menuangkan minuman dan minum.
Eun Jae bertanya lagi, aku harus bagaimana agar kau bisa menyukaiku?
Jong Yeol meminta maaf.
Eun Jae tak bisa menahan tangisnya, ia mulai menangis dengan suara yang keras sampai pelanggan lain melihat ke arah mereka.

Jong Yeol dan Eun Jae keluar dari restoran itu. Jong Yeol akan mengantar Eun Jae pulang.
Tapi Eun Jae menahannya dengan menarik tangan JOng Yeol, Ia mengajak Jong Yeol ke motel.
JOng Yeol tentu saja terkejut. Eun Jae dengan wajah memohon mengatakan kalau ia ingin bersama Jong Yeol. Tak peduli dipikir seperti apapun, alasannya mungkin yang satu ini, iya kan? Aku selalu menolak saat kau ingin tidur denganku.
Jong Yeol kesal mendengar itu dan melepaskan tangannya. Jong Yeol mengatakan kalau Eun Jae sangat keterlaluan, Sekarang ini kau tidak hanya membuat dirimu rendahm tapi kau juga membuatku terlihat sangat rendah.
Jong Yeol berjalan meninggalkan Eun Jae. Eun Jae menangis dan berteriak, Lalu aku harus bagaimana? Aku masih mencintaimu. Aku masih menyukaimu. Kalau kau seperti ini kenapa saat itu kau mengatakan kau menyukaiku?! Kau bilang sangat menyukaiku, tapi ternyata kau malah meninggalkanku, aku harus bagaimana?! Aku masih sangat menyukaimu!!!!
Eun Jae terduduk dan menangis sejadi-jadinya. Hujan perlahan turun dengan deras.

"Mungkin seperti garis Nascar yang terlihat seperti garis yang tidak memiliki makna. Jika dilihat dari kejauhan akan terlihat seperti burung kolibri atau makhluk luar angkasa. Seharian ini, Momen disaat ini. Sepatah kata sekarang ini. Titik-titik variabelku yang tak terhitung jumlahnya. "
-The End-

Epilog: Setahun yang lalu, Eun Jae & Jong Yeol.

Masih ingat kan saat wawancara para anak cowok, jawaban JOng Yeol adalah karena dia cantik, karena dia cantik dan karena dia cantik.
Kali ini kita diperlihatkan BTS wawancara keduanya.

Q. Sudah berapa lama pacaran?
JY: TIga bulan... bukan, empat bulan.
EJ: Hari ini pas 53 hari, hitungannya mulai saat pertama kami kissu.

Q. Apa yang membuatmu tertarik padanya?
JY: Dia sangat cantik.
Q. Kau bilang dia sedikit membosankan.
JY: Memang, sedikit. Tapi dia cantik.
Q. Kau bilang dia agak muram.
JY: Muram, tapi dia sangat cantik.

Q. Apa yang membuatmu tertarik padanya?
EJ: Baik hati, badannya tinggi dan tampan.

Q. Kalian berdua ingin kencan kemana?
JY: Ke tempat yang jauh. Terserah kemanapun yang penting tempat yang jauh.
EJ. Karena suka jalan kaki, taman.
JY: Tidak masalah, yang penting jauh.
EJ: Asalkan bersama sunbae, kemana saja aku suka.
JY: Kalau dua hari satu malam, kemana saja nggak masalah.

Q. Cinta pertama?
JY: Tidak, sebelum wamil aku pernah pacaran.
EJ: (senyam senyum)
Q. Katanya cinta pertama bisanya gagal.
EJ: Kata siapa? Itu hanya takhayul. Lagipula tidak masalah, cinta pertamaku adalah Jong Yeol sunbae.
JY: (kaget).

wawancara kemudian selesai, JOng yeol menggandeng tangan Eun Jae dan Eun Jae memeluk lengannya. Keduanya pulang dengan saling tersenyum dan bahagia, JOng Yeol bahkan menabrak lampu saking nggak fokusnya.
1 tahun lalu, Jong Yeol dan Eun Jae adalah pasangan bahagia.

Komentar:
Wow, dari 11 episode yang sudah aku tonton, episode 11 ini adalah episode yang paling gelap, paling banyak air matanya. Diawal seperti sudah seperti itu, di ending ternyata seperti ini HAHHAHAHA.
Sebenarnya menonton episode 11 aku cukup banyak menahan nafas, cukup tegang juga. Apakagi 20 menit awal, nggak kuat melihat anak-anak kost dilempar sana sini, rambutnya ditarik T___T

Awalnya aku berfikir penulis akan membuat Jong Yeol dan Eun Jae tetap bersatu, tapi aku salut sama penulisnya, dia nggak mengikuti formula kdrama sekarang, kalau ada kisah cinta maka harus happy ending. Dan karena itu juga aku khawatir dengan OTP-ku AHHAHAHAHA.
Tapi entah sejak episode berapa, aku sudah merasa kalau keduanya lebih baik tidak bersama dan ternyata penulis benar-benar memisahkan mereka sekarang. Well, kita nggak tahu apa yang akan terjadi di 3 episode selanjutnya, tapi akan sulit mereka untuk bersatu lagi setelah semua yang terjadi di episode ini.
Putusnya Jong Yeol dan Eun Jae mungkin adalah hal terbaik untuk mereka berdua.
Sedih memang melihat adegan itu, tapi karena aku memang sudah nggak ada rasa sama pasangan ini sejak awal, jadi aku terima aja. Aku bersyukur Park Hye Soo menolak season 2 ini, karena aku nggak bisa membayangkan betapa sedihnya aku, soalnya aku suka banged sama mereka di season 1.
Aku nggak nyangka si Eun Jae sampe mengajak Jong Yeol tidur begitu. Ini adalah adegan yang sering aku lihat di manga-manga HHAHAHAHA.
Aku paling nggak suka cewek menjadi rendah hanya karena seorang pria, makanya aku nggak suka tindakan Eun Jae itu.
Banyak yang menyalahkan Jong Yeol juga karena berubah dan nggak suka Eun Jae lagi, tapi cinta memang bisa berubah, makanya orang bisa putus.
Mungkin berat bagi Eun Jae karena ini cinta pertamanya, tapi kalau JOng Yeol mau balikan karena kasihan, itu lebih menyakitkan.

Bicara mengenai surat itu, aku jadi ragu. Apakah subnya yang salah atau bagaimana? Kenapa suratnya mengatakan 'mahasiswi'?
Apakah itu berarti surat itu memang ditujukan untuk Song Ji Won? Karena aku masih ingin percaya Ji Won tidak melakukan kesalahan.
Tapi dari sudut pandang Ji won, itu adalah dirinya dan Ji Won mulai kehilangan senyumannya. Ia bahkan membuang penghargaan jurnalistik karena hal itu. Ia merasa dirinya tak pantas menjadi reporter lagi.
Sedih banged saat dia berusaha terlihat seperti biasa dan bercanda dengan Sung Min. Untung Sung Min menyadari hal itu.
Tapi Sung Min juga tak bisa mengatakan apapun untuk menghibur Ji Won T____T
Uri Ssong~

Setelah berada di ujung kematian, biasanya kita baru menyadari apa yang kita lakukan selama ini dan bagaimana kita selalu menyianyiakan waktu yang ada dengan keraguan.
Karena itu para anak kost, setelah kejadian itu mereka mulai berubah. Bagaimana Eun Jae yang selama ini selalu jaim, menjadi berani untuk mulai duluan dengan keyakinan kalau Jong Yeol masih suka padanya dan akan suka padanya kalau ia berubah.
Jo Eun akhirnya menemui ayahnya dan menyadari betapa ia merindukan ayahnya dan menangis saat ia mengepang rambut adiknya. Ia juga mengakui kebohongannya pada Yeji, meski itu membuat Yeji menjauh darinya dan saat itu ia menyadari kalau selama ini kehidupan kampusnya tidak sepi karena ada Yeji. Kalau Yeji tidak ada, dia sendirian.
Jin Myung yang masih merasa bersalah pada Haeimdal mencarinya dan akhirnya hatinya bisa sedikit lega.
Ye Eun sepertinya mulai kembali ke dirinya yang dulu, ia juga menikmati harinya bersama Ho Chang.

Satu-satunya yang menurut aku penyegar episode ini hanyalah pengakuan tak langsung Eun pada Jang Hoon. Awwww.
Jang Hoon padahal cuma bercanda aja ya, tapi Eun menjawab dengan jujur kalau ia merindukan Jang Hoon, sampai membuat Jang Hoon tak bisa berkata-kata.
Episode 12 nanti couple ini lebih manis lagi hehehehheheh.
Aku nggak nyangka aku jadi suka mereka. Setelah Sung Min Ji Won, Jang Hoon Eun adalah OTP-ku <3
Tentu saja Jin Myung Jae Hwan juga huhhuhuhuhu. senang melihat wajah JAe Hwan hari ini, dia akan muncul di 2 episode terakhir sepertinya^^~

Aku suka perumpamaan penulis mengenai luka di episode ini.
Ia memperlihatkan pada kita apapun yang terjadi pada kita, entah kita hampir mati atau bagaimana, pagi akan datang seperti biasa, kita akan menjalani hari seperti biasa. Ada yang berubah dan ada yang tetap sama.
Luka diluar, seiring berlalunya waktu akan sembuh dan bahkan tidak berbekas. Sebagaimana memar di wajah Ye Eun sudah menghilang.
Tapi luka hati, tidak akan sembuh secepat itu, bahkan tidak akan pernah sembuh. Sebagaimana Ji won yang datang ke rumah 102, karena ia teringat akan Moon Hyo Jin. Meski teman yang lain sudah move on dari kejadian itu, Ji Won tidak bisa. Tentu saja, karena dia terlibat dalam masalah itu, ia berfikir ia penyebabnya dan ia tidak tahu kenapa dan apa yang ia lakukan.
Semoga masalah ini cepat selesai ya T_T

Share:

4 comments:

  1. Awal-awal masih dibuat gemes sama eunjae jongyeol. Liat eunjae sama si sunbae yang di awal2 episode kaya yang masih ada rasa gitu, ngegemesin banget. Aku berharap mereka happy ending. Tp setelah liat episode ini, aku lebih setuju kalau mereka gak usah balikan aja. Cukup jadi kisah cinta pertama yang menyedihkan. Nggak usah diulang, biarkan mereka moveon. Ya walau sampai sekarang belum terlalu jelas mereka putusnya kenapa, apa iya cuma bosan doang. Ini drama emang genre slice of life banget. Kisah cinta nggak harus selalu happy ending. Btw episode 11 ini emang rasanya tuh yang paling kelam, banyak tangisan:((

    ReplyDelete
  2. Walaupun gabegitu suka sama karakter Eun jae di season 2 ini, tapi di episode ini beneran terharu ngeliat dia yang berusaha ngelindungin temen2 nya, masih sama kayak di s1. Pas dia ngewakilin diri gantiin Ye eun, pas dia minta maaf karena harus iket tangan temennya, dan pas dia berusaha geser buat ngelindungin Ji won. Tanpa konflik cintanya itu Eun jae masih sama, aku ngerasa Eun jae begitu karena ini pengalaman pertama dia putus cinta, jadi lumayan "lebay" dia ngadepin masalah itu

    ReplyDelete
  3. Permisi, mau tanya, kalau yang age of youth 2 berapa episode ?

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts