Thursday, 21 September 2017

[Sinopsis] Age of Youth 2 Episode 8-1


Di Episode ini masalah utama adalah mengenai siapa sebenarnya pengirim sms dan foto di loker Ye Eun. Semuanya berfikir kalau itu adalah Go Do Young dan mereka waspada karena mungkin Go Do Young tidak hanya menargetkan Ye Eun. Hal itu membawa pertengkaran di Belle Epoque dan ibu Ye Eun yang tahu mengenai hal itu ingin membawa anaknya pindah dari Belle Epoque.

Sinopsis Hello My Twenties 2 Episode 8 Part 1

Malam itu, hujan petir, di lantai 1 Belle Epoque, rumah pemilik, Jang Hoon sedang menonton film horror.
Jang Hoon mulai merasakan aura-aura seram disekitarnya, ia kedinginan dan merinding, tapi ia tetap menonton.
Tiba-tiba petir menyambar saat wajah hantu muncul, ia ketakutan dan berteriak, segera berlari ke lantai 2, menuju rumah anak-anak kost.
Jang Hoon ketakutan dan menekan bel rumah HAHHAHAHAHAHA. Tapi ia tetap berusaha terlihat nggak ketakutan.
Pintu dibuka oleh Jo Eun dan bertanya ada apa?

 
Jang Hoon mengatakan ia ingin mengecek apakah mereka baik-baik saja. Eun bingung, Jang Hoon malah membuat alasan seperti mengecek genteng bocor atau lampu mati dan semacamnya atau ketakutan karena suara petir.
Eun kemudian menyadari kalau Jang Hoon takut petir, tapi tentu saja Jang Hoon membantah. 4 anak belle epoque lainnya juga muncul dan Jang Hoon mengajak mereka makan malam bersama, main monopoli, main kartu dan lain sebagainya, tapi semuanya menolak HAHAHAHHAHAHA.
Eun kemudian mengatakan kalau ia tidak akan mengantar Jang Hoon pulang, ia menutup pintu setelah mengucapkan selamat malam.
Jang Hoon kesal sekali dan mengatakan kalau mereka tidak punya hati wkwkkwwkw.

Sementara kilas balik sebelum Jang Hoon menekan bel rumah, anak-anak belle epoque sedang berkumpul di meja makan menatap foto yang ditemukan Ye Eun di lokernya episode sebelumnya. Hari hujan petir dan mereka ketakutan berfikir kalau itu perbuatan Go Do Young. Hanya Jo Eun yang berfikir itu perbuatan si pemilik surat pink.
Ye Eun kali ini mengatakan kalau itu mungkin perbuatan Go Do Young, tapi yang lain malah membuat alasan kalau itu tak mungkin dia karena dia masih di penjara. JIn Myung mengatakan kalau itu masih belum bisa dipastikan, jadi mereka jangan mengambil kesimpulan terlebih dahulu. Jo Eun setuju, yang lain jadi bingung kenapa Eun tahu mengenai Go Do Young dan Eun mengatakan kalau ia juga pikir mereka belum tahu siapa pelakunya, entah itu si Go atau bukan.
Mereka kemudian meminta Ye Eun menelpon pengacaranya untuk memastikan dan Ye Eun menelponnya sementara Eun kembali ke kamar dan mengambil surat pink itu, ia merasa harus mengatakannya pada mereka.
Saat ia keluar, Ye Eun sudah menutup telponnya dan mengatakan pada yang lain kalau Go Do Young sudah dikeluarkan 3 bulan yang lalu dan semuanya kaget. Ji Won mulai protes dengan hukum di Korea.
Yang lain jadi takut dan JIn Myung mengatakan yang bisa mereka lakukan hanyalah berhati-hati, jangan keluar sendiri karena Go Do Young mungkin menargetkan bukan hanya Ye Eun tapi juga mereka.

Eun kemudian mulai mengatakan sesuatu dan semuanya menatapnya. Ia mengatakan ia tak tahu apakah ini ada hubungannya dengan itu atau tidak dan ia tak tahu harus bagaimana mengatakannya.
Hal itu membuat yang lain merasa penasaran sekaligus agak merinding. Eun kemudian memutuskan menceritakan pada mereka dan saat ia meletakkan suratnya di meja, tiba-tiba bel berbunyi, mereka semua berteriak ketakutan dan berkumpul saling memegang.
Mereka cukup kaget karena Jo Janggun ternyata penakut HAHHAHAHAHA.
Mereka bertanya-tanya siapa yang datang malam-malam begini, hujan petir lagi. Mereka melihat di layar kalau itu seorang pria dan berfikir itu Go Do Young, mereka benar-benar ketakutan. Mereka bertanya pada Ye Eun apakah bagian belakang kepala Do Young kelihatan seperti itu dan Ye Eun tentu saja mengatakan ia tak tahu. Mereka masih sempat protes padahal Ye Eun pacaran lama dengan Do Young masa nggak tahu HAHAHAHAHAHA.
Tapi Jo Eun melihat lagi dengan jelas dan menyadari kalau itu Jang Hoon. Jo Eun akhirnya berjalan menuju pintu.

Yang lain ketakutan dan memintanya jangan keluar. Tapi Eun sudah yakin 100% itu Jang Hoon dan begitulah saat ia membuka pintu kejadian sama dengan kejadian awal episode.
Yang lain mendengarkan percakapan Jo Eun dan Jang Hoon, setelah yakin itu suara Jang Hoon mereka menuju pintu. setelah Jang Hoon pergi, mereka semua jadi lemas tak bersemangat dan berkomentar kenapa Jo Eun bisa tahu siapa orangnya hanya dari bagian belakang kepala HAHHAHAHA.
Mereka kemudian sibuk dengan urusan masing-masing dan masuk ke kamar. Jo Eun masih ingin bicara masalah surat, tapi mereka sudah pergi ke kamar masing-masing. PAda akhirnya Jo Eun tak bisa mengatakan mengenai surat itu. Ia mengambil surat itu lagi dan kembali ke kamarnya.

Keesokan harinya, Ye Eun, JI Won dan Eun Jae berangkat ke sekolah bersama dan berpisah dihalaman, mereka mengingatkan kalau terjadi apa-apa, mereka harus saling menghubungi.
Eun Jae berjalan dengan tidak bersemangat dan melihat Jong Yeol bersama teman-temannya. Eun Jae kemudian memanggilnya dan mengajaknya bicara berdua. Jong Yeol kelihatan gugup sih hehehhehehe. Teman Jong Yeol sendiri menatapnya dan berfikir kalau keduanya mungkin akan balikan lagi HAHAHAHHAHAHH.
Tapi Eun Jae memanggil JOng Yeol untuk membicarakan masalah Go Do Young, karena Jong Yeol salah satu orang yang tahu akan hal itu. Ia mengatakan kalau DO Young sudah keluar penjara dan sekarang sedang terjadi sesuatu pada Ye Eun, jadi kalau JOng Yeol melihat atau mengetahui tentang Go Do Young, ia ingin Jong Yeol mengatakan padanya. Jong Yeol mengerti.
Eun Jae kemudian permisi pergi, Jong Yeol memanggilnya dan Eun Jae melihat kebelakang. Jong Yeol meminta Eun Jae untuk berhati-hati. Eun Jae terdiam.
Jong Yeol kemudian meninggalkannya dan Eun Jae mulai tersenyum bahagia HAHHAHAHAHA.

Ji Won ke klub dan menemui Sung Min, ia tahu Sung Min pernah belajar ilmu bela diri korea, jadi ia ingin Sung Min mengajarinya beberapa jurus melindungi diri.
Tapi caranya itu lho, ia malah mengatakan akhirnya sesuatu yang ga berguna seperti Sung Min ada gunanya wkwkkwkww. Sung Min kesal banged, tapi ia sudah biasa sih sama kelakukan Ji won yang begitu.
Ji Won minta diajari jurus yang bisa langsung digunakan untuk bertarung. Sung Min nggak mengerti kali ini apa lagi yang akan Ji Won lakukan, kenapa tiba-tiba ingin diajari jurus bela diri.
Well, tapi dia nggak nolak sih meski belum tau alasannya. hehehehehe.

Ye Eun sendiri menceritakan hal itu pada Ho Chang, ia menunggu Ho Chang mengatakan sesuatu, tapi HO Chang malah kelihatan seperti orang kebingungan, mikir sana mikir sini dan Ye Eun kecewa karena Ho Chang tidak mengatakan apapun.
HO Chang malah bertanya apakah mantan Ye Eun itu pandai berkelahi dan Ye Eun bertanya apa Ho Chang takut?
Ho Chang mendekatkan diri pada Ye Eun untuk berbisik, mengatakan kalau ia tidak bisa berkelahi HAHAHHAHAAHHAA.
Ye Eun kecewa karena Ho Chang penakut. Ho Chang kemudian berfikir lagi dan bertanya berapa detik yang Ye Eun butuhkan untuk berlari dengan jarak 100m.
Ye Eun mengatakan 15 detik. Ho Chang kemudian berkata Ye Eun harus lari duluan, kalau mereka bersama dan bertemu mantan Ye Eun, Ye Eun harus lari duluan dan lapor polisi, karena dia larinya cukup lambat 17 detik / 100 meter HAHHAHAHAHAHA.
Ye Eun tertawa dan bertanya, kalau aku larinya lebih lambat darimu kau akan lari duluan dan melapor polisi?
Ho Chang membenarkan, ia pasi akan lapor polisi. Ye Eun hanya bisa tertawa karena Ho Chang ini sangat unik orangnya.

Ji Won dan Sung Min latihan bela diri. Sung Min berperan sebagai orang jahat dan mengunci leher Ji won dengan lengannya, ia menyurh Ji won segera melawan dengan jurus yang ia ajarkan.
Tapi bukannya melawan, Ji won malah menyukai lengan Sung Min dan menyentuhnya sambil tersenyum, mengatakan lengan Sung Min nyaman HAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHHA.
Sung Min kesal sekali dan berteriak padanya. Ji Won kemudian menginjak kaki Sung Min dengan keras dan Sung Min kesakitan melepaskan tangannya dari Ji Won. Sung Min protes karena itu sangat sakit. Ji Won malah membela diri, bukannya kau menyuruhku melakukan seperti nyata?
Sung Min kesal dan jadi malas mengajari Ji Won lagi. Ia akan pergi tapi Ji Won menahannya, mengatakan kalau ia dalam bahaya sekarang.

Sung Min bertanya kenapa Ji Won yang sibuk padahal temannya yang dikuntit.
Ji won kesal, kau tidak menonton film? Orang yang dikuntit itu tidak mati, malahan yang mati itu adalah teman yang ada di dekatnya. Betapa malangnya, yang mati justru teman yang jomblo pula.
Sung Min mengatakan Ji Won tidak akan mati. Ji Won bertanya kenapa Sung Min yakin banged dan Sung Min mengatakan orang seperti Ji Won nggak akan mati  dengan cepat.
Ji Won kesal dan menendang kaki Sung Min, Sung Min kesakitan. Ji Won tak peduli dan memasang kuda kuda siap untuk bertarung.
Sung Min membalas dengan menarik rambut Ji Won dan Ji Won protes karena Sung Min belum mengajari jurus yang itu, ia mencoba menendang Sung Min tapi SUng Min bisa menghindar.
Keduanya malah asik melompat, menendang, mengindar di tengah ruang klub yang sibuk itu dan tak peduli yang lain memperhatikan mereka hAHHAHAAHAHHA.
Junior yang suka sama Sung Min kesal melihat mereka karena mereka bilang nggak pacaran tapi akrab begitu HAHAAHAAHHAAHA.

Eun Jae dan Jong Yeol belajar di kelas yang sama, JOng yeol kelihatan mengkhawatirkan Eun Jae dan diam-diam menatapnya. Merasa ada yang menatapnya, Eun Jae melihat ke arah Jong Yeol dan Jong Yeol seperti biasa menghindari kontak mata.
Saat itu dosen sedang menjelaskan mengenai cara berfikir yang ekstrim merupakan sebuah gangguan gangguan kecemasan.
Dan sepertinya Eun Jae mulai berfikiran yang ekstrim saat melihat Jong Yeol, ia membayangkan  ia diserang oleh Go Do Young dalam perjalanan pulang dan ternyata JOng Yeol mengikutinya di belakang. Jong Yeol berusaha menolongnya tapi ia sudah tertusuk dan berdarah. Jong Yeol memeluknya di pangkuannya dan Eun Jae mengatakan ia mencintai Jong Yeol.
Eun Jae di dunia nyata sampai menangis dengan khayalannya sendiri HAHAHAAHAHHA.
Ia kemudian membayangkan hal sebaliknya, saat ia akan diserang, Jong Yeol datang duluan dan menyelamatkannya, tapi justru JOng Yeol yang terluka. Eun Jae memeluknya di pangkuannya dan Jong Yeol mengatakan ia tak pernah melupakan Eun Jae dan ia mencintainya.
Eun Jae di dunia mata malah senyam senyum bahagia dengan khayalannya itu HAHAHAHHAHA.
Dosen menyadari itu dan meminta Eun Jae menjelaskan mengenai pelajaran mereka kwkwkwwkkwkwkwkw.
Gangguan kecemasan ya XD

Jin Myung sedang bersiap untuk mendapatkan tanda tangan pemutusan kontrak dari Haeimdal saat ketua tim masuk dan mengatakan ada masalah yang lebih gawat yang harus mereka selesaikan. Ada idol dari agensi mereka yang ketahuan pacaran dan fans menjadi heboh di luar perusahaan, tentu saja media juga sibuk menelpon perusahaan. Jadi Jin myung sibuk di kantor dan tidak sempat ke dorm Asgard.
Haeimdal sendiri sedang menatap surat kontraknya dan ia terlihat akan menandatanganinya, hanya saja ia masih ragau dan mulai terganggu dengan noda di meja dan berakhir dengan membersihkannya.
Setelah membersihkan meja, ia malah terganggu dengan rumah yang berantakan dan mulai membereskannya, sampai ke dapur dan kulkas, ia membersihkan rumah dengan baik dan hampir melupakan kontraknya.
Intinya ia melakukan semua itu agar ia bisa melupakan kontraknya sejenak, menyibukkan diri, gitu sih intinya. Sedih juga melihatnya T_T

JO Eun menelpon Yeji untuk menitip absen karena dia tidak bisa ke kampus hari ini, ia ingin menyelidiki Go Do Young. Yeji tentu saja khawatir tapi Eun mengatakan ia akan baik-baik saja, karena ia hanya menelidiki sebisanya, kebetulan Go Do Young juga tidak mengenalnya.
Saat ia di luar, Jang Hoon sudah menunggunya, ia ingin ikut untuk melinduingi Eun. Tapi Eun tentu saja menolak. Jang Hoon memaksa karena Yeji yang menelponnya, katanya sih kalau dia nggak menemani Eun manim Yeji bisa membunuhnya hAHHAAHHAHAHA. Padahal selain itu sebenarnya Jang Hoon juga pengen modus, pergi bareng Eun wkkwkkwkw.

 
Akhirnya Eun setuju Jang Hoon menemaninya. Eun mengatakan ia ingin menemui mantan Ye Eun untuk memastikanapakah dia benar-benar yang mengirim sms itu dan Jang Hoon kagum karena nyali Eun sangat besar, padahal ia seorang wanita tidak akan bisa mengalahkan kekuatan pria, mengingat mantan Ye Eun adalah psikopat yang dulu bawa-bawa pisau.
JAng Hoon mengatakan mentang-mentang badan Eun bongsor dia pikir bisa menang melawan pria kwkwkwkkw.
Ia kemudian memegang tangan Eun dan meminta Eun melepaskannya, untuk membuktikan kalau tenaga pria itu tidak main-main.
Eun awalnya berfikir itu gampang, tapi ternyata setelah melakukannya 2 kali ia tidak bisa melepaskan tangannya. Jang Hoon udah sombong sih, tapi tiba-tiba Eun teriak dan Jang Hoon kaget, kemudian melepaskan tangannya. Eun tersenyum menang.
Jang Hoon hanya terdiam dan kemudian mengatakan kalau itu namanya curang HAHHAHAHAHAHA.

JAng Hoon dan Eun pergi ke kampus Go Do Young untuk mengumpulkan informasi. Mereka bertanya pada mahasiswa satu jurusan mengenai Go Do Young, ada yang tidak mengenalnya, ada junior yang tahu dia tapi mengatakan sudah lama tidak melihatnya.
Mereka juga ke laboratorium dan teman Do Young mengatakan kalau Do Young sudah lama tidak bisa dihubungi, kira-kira sudah 1 tahun.
Intinya Go Do Young sama sekali tidak muncul di kampus sejak kejadian itu. Eun kemudian berfikir untuk mencari teman dekat Do Young dan mencari informasi lain.
Jang Hoon kemudian menyadari sesuatu kalau sejak tadi yang banyak nanyak tentang Do Young adalah dia dan Eun diam saja dibelakangnya. Tapi Eun bilang itu hanya perasaan Jang hoon saja AHHAHAHAHAHAHA.

Ye Eun diantar pulang oleh Kwon Ho Chang. Ho Chang berusaha melindungi Ye Eun sebaik-baiknya, bahkan saat ada cowok yang lewat, ia memegang tangan Ye Eun dan waspada lihat kesana kemari HAHAHAHAHAHA.
Ye Eun sendiri menyukai hal itu, ia senyam senyum sendiri hehehehe.
Setelah tiba di Belle Epoque, Ye Eun kemudian meminta Ho Chang pulang dengan hati-hati. TApi Ho Chang kemudian memanggilnya dan mengatakan apapa boleh ia singga ke kost Ye Eun. Ye Eun penuh harap dan malu-malu mengatakan kalau cowok dilarang masuk.
Ho Chang mengerti dan mengatakan kalau ia sesak ingin pipis dan bertanya apakah di gedung sebelah ada toilet umumnya hHAHAHAHAHAHHAHA.
Ye Eun kecewa banged, Ho Chang sendiri tidak menyadarinya dan segara berari karena urusannya sangat penting wkwkkwkwkwkkw.

Ji Won dan Sung Min ke apartemen Go Do Young. Ji won merasa merinding karena ia tak menyangka ia akan datang lagi kesana. Melihat Ji Won begitu, SUng Min mengajaknya pulang saja, tentu saja Ji Won menolak, kita sudah datang sejauh ini dan pulang? kau bodoh ya?
Ji Won menatap kesal pada SUng Min dan meninggalkannya. Sung Min hanya bisa menatapnya sambil menghela nafas HAHHAHAHAHHAHAHAHHAHA. Poor SUng Min, padahal kan dia mau perhatian sama Ji Won XD

Ji Won dan Sung Min mengecek kotak surat apartemen itu dan ada surat yang masih ditujukan pada Go Do Young, yag artinya Do Young masih tinggal di apartemen itu.
Sung Min memastikan apartemen itu no 904 dan Ji Won membenarkan, di ujung lorong. Sung Min mengatakan ia akan mengecek kesana dan meminta Ji Won menunggu.
Ji Won bingung, hah?
Sung Min memintanya jangan sok jago dan menunggu disini. Tunggu sampai ia kembali.
Ji Won menahan Sung Min, lebih tepatnya mendorong Sung Min karena meremehkannya, Aku ini orang yang setia kawan, man bisa begitu?!
Ji Won kemudian jalan duluan dan Sung Min hanya bisa mengikutinya. Nggak ada yang bisa melawan Ji Won kalau dia sudah memutuskan sesuatu.
Ji Won benar-benar bersemangat dan sudah siap siaga dengan tasnya untuk memukul Go Do Young.

Sementara itu, Jo Eun dan Jang Hoon ternyata selangkah lebih awal dari Ji Won dan Sung Min, mereka berdua sudah ada di depan pintu apartemen Go Do Young.
Jang Hoon mengatakan sepertinya ada orang di dalam, karena bagian depan kamarnya bersih, tidak ada sampah. Eun mengatakan tentu saja, karena petugas akan mengurus sampah di apartemen itu. Jang Hoon yang dari desa nggak tahu kalau di Seoul ada petugas yang mengurus begituan HAHAHHAAHHA.
Eun kemudian meminta Jang Hoon menekan bel, tapi Jang Hoon berfikir akan lebih baik kalau seorang wanita yang melakukannya. Eun terkejut, aku?
Jang Hoon membenarkan, karena Eun seorang wanita. Eun agak gimanaaa gitu, sepertinya baru kali ini ada pria yang mengatakan kalau ia adalah seorang wanita/gadis? Ekspresinya sih menunjukkan seperti itu :)
Saat Eun masih terdiam, Jang Hoon melepaskan topi Eun, merapikan rambutnya begini dan begitu, Eun jadi gugup dan menepis tangan Jang Hoon.
Jang Hoon menjelaskan kalau ini adalah sebuah perangkap, Eun akhirnya membiarkan Jang hoon merapikan rambutnya. Setelah JAng Hoon puas, ia menanyakan apakah Eun punya lipstik dan tentu saja Eun mengatakan ia tidak punya.
Jang Hoon tidak punya cara lain lagi dan meminta Eun membuat ekspresi cute. Eun menolak, tapi Jang Hoon mengingatkan kalau ini bukan urusannya, tapi urusan Eun (mengenai Do Young).
Eun akhirnya mengerti dan mencoba untuk membuat ekspresi imut dengan tersenyum, tapi karena kaku, Jang Hoon jadi kelepasan tertawa. Eun tersinggung dan mengatakan ia tak akan melakukannya.
Jang Hoon menahannya dan mengatakan kalau ekspresi itu terlalu cantik dan memuji Eun hebat.
Eun akhirnya melakukan seperti petunjuk Jang Hoon, tersenyum sambil menekan bel dan ia melakukannya.
Tapi tidak ada tanggapan. Mereka menekannya beberapa kali tapi sepertinya tidak ada orang di rumah itu. Jang Hoon mencoba menempelkan telinganya di pintu untuk memastikan.

Saat Jang Hoon sibuk, Eun melihat ke arah lift, dimana dari posisi Eun, hanya setengah pintu lift yang kelihatan dan disana ia melihat Sung Min. Sung Min juga melihat Eun dan Jang Hoon, dan menyadari itu di depan rumah Go Do Young, jadi ia segera mendorong Ji Won ke sebalik dinding untuk bersembunyi. Sung Min memastikan pada Ji Won kalau rumah Do Young ada di ujung dan mengatakan ada 2 orang mencurigakan di depan rumahnya.
Eun tidak mengenal Sung Min (dan ia tidak sempat melihat Ji Won) jadi ia pikir SUng Min mencurigakan, karena Sung Min jelas melihat mereka, kemudian malah bersembunyi. Eun mengatakan hal itu pada JAng Hoon, kalau ada orang mencurigakan yang melihat mereka dan bersembunyi.

Ji Won ingin mengintip tapi tentu saja Sung Min melarangnya karena Go Do Young mengenal Ji Won. Sung Min meminta Ji Won diam disana, ia akan pergi melihat orang itu dan bertanya bagaimana ciri-ciri Go Do Young.
Ji Won kemudian mengatakan ciri-ciri Go Do Young, wajah bersih dan rambut ikal.
SUng Min mengerti dan ia bersiap mengecek, tapi Ji won khawatir dan memegang tangan Sung Min, ia meminta SUng Min berhati-hati. Karena jika terjadi sesuatu pada Sung Min.....
Sung Min tak pernah melihat wajah Ji won begitu, jadi ia benar-benar berharap Ji won tulus mengkhawtirkannya.
Tapi Ji Won ya Song Ji Won, ia malah mengatakan kalau Sung Min terluka ia harus pulang naik bus (dan itu merepotkan).
Sung Min sumpah kesal banged HAHHAHAHAHAHAHAHAH.

Sementara JO Eun ingin mengecek sendiri apakah orang yang ia lihat Go Do Young atau bukan, tentu saja Jang Hoon melarangnya. TApi Jo Eun menunjukkan perangkap madu yang dikatakan Jang hoon, dengan senyumannya. Ia mengatakan strategi itu tidak akan berhasil sama sekali kalau Go Do Young tidak memperhatikan JO Eun dengan seksama. Jo Eun kecewa.
Jang Hoon meminta JO Eun sembunyi sementara ia akan mengecek orang mencurigakan itu.

 
 
 
Setelah cewek-cewek yang mereka sayangi di tempat yang aman, Sung Min dan JAng Hoon suap bertarung. SUng Min keluar dari tempat persembunyiannya dengan jalan santai dan Jang Hoon melakukan hal yang sama, bersikap biasa-biasa saja.
Ji Won yang nggak tahan berdiam diri akhirnya mengintip. Jang Hoon melihatnya dan tentu saja mengenalinya, jadi ia menunjuk kaget ke arah Ji Won.
Sung Min yang menyadari JI Won ketahuan langsung menyerang Jang Hoon. Keduanya mulai bbertarung, saling pukul , melompat, berpelukan HAHHAHAAHHAAH.
Ji Won mendekati mereka dan malah asik menatap mereka berterngkar, melihat Ji Won, JO Eun keluar dari persembunyiannya dan memanggil Ji Won.
Mendengar suara Jo Eun, Jang Hoon yang sibuk bertarung menyuruh Jo Eun jangan keluar karena situasi berbahaya.
Ji Won sendiri melihat JoEun cukup kaget sementara Sung Min menyuruhnya untuk segera lari dan jangan mengkhawtairkannya.
Ji Won menatap keduanya dan mengatakan kalau ia tidak mengkhawatirkan Sung Min HAHAHHAHAAHA
Ji Won meminta mereka berdua berhenti karena mereka satu tim.
Sung Min dan Jang Hoon terkejut, mereka berhenti bertengkar dan menatap Ji Won. Ji Won memukul pundak mereka meminta mereka melepaskan pelukan mereka hAHHAHAHAHA.
Jang Hoon dan Sung Min masih bingung apa maksud Ji Won, sementara Ji Won terkejut karena keduanya terluka cukup parah, sampai mimisan dan berdarah.

Mereka berempat pulang dengan mobil Sung Min. Ji Won mengerti Go Do Young ternyata nggak muncul di kampus juga, berdasarkan penyelidikan Jo Eun.
Mereka tiba di rumah kost, mereka turun dari mobil dan menuju rumah, sementara SUng Min kelihatan sakit pinggang dan Jang Hoon juga, Sung Min dan Jang Hoon sama-sama ingin kelihatan keren didepan gadis yang mereka sukai, jadi mereka mulai saling ejek.
Sung Min mengatakan pinggang Jang Hoon kelihatan sakit dan sebaiknya di kompres nanti. Jang Hoon meluruskan pinggangnya supaya ia kelihatan baik-baik saja dan mengejek Sung Min yang mimisan, ia pikir Sung Min akan mati karena pendarahan dan Sung Min mengatakan ia baik-baik saja.
Sung Min kemudian mengejek leher Jang Hoon yang pasti sakit karena tadi ia memiting sangat kencang, JAng Hoon segera memutar lehernya menandakan dia baik-baik saja.
Jo Eun dan Ji Won terus melihat keduanya sok jago dan sok cool, sampai mau melakukan ronde dua. Ji Won kesal dan berteriak pada Sung Min, Kau masih belum pulang?!
Dan ia juga berteriak pada Jang Hoon menyuruhnya segera masuk ke rumah HAHAHHAHAHAHAHHA.
Keduanya nggak bisa melawan madam Ssong XD

Di Oh & Park, masalah akhirnya selesai setelah agensi mengeluarkan pernyataan kalau si idol A dan B tidak berpacaran, para fans yang tadinya emosian di luar perusahaan jadi tenang karena hal itu wkkwkwkwkwwkkwkw.
Jin mYung dan timnya juga akhirnya bisa tenang dan mereka diperbolehkan pulang.
Jin Myung sepertinya berfikir kalau foto-foto keluar hotel kamar hotel dari dua idol itu adalah hoax sementara sunbaenya mengeluh kenapa membantah hubungan cinta saja sampai serepot ini.
Sementara itu HAeimdal di rumahnya masih terlihat ragu. Ia menatap dorm mereka dan menatap surat pemutusan kontrak itu juga. Ia sepertinya sudah membuat keputusan.

Malam itu di Belle epoque, Eun Jae yang sedang menjemur pakaian teringat bagaimana Jong yeol menyuruhnya berhati-hati, ia tersenyum bahagia.
Ye Eun yang sedang membaca sambil minum kopi teringat bagaimana Ho Chang memegang tangannya dan ia tersenyum malu-malu.
JO Eun yang sedang membaca manga teringat Jang Hoon yang mengatakan kalau ia cantik, ia juga senyam senyum sendiri.
Ji Won keluar dari kamar mandi sambil bernyanyi kecil dan melihat Eun Jae, Jo Eun dan Ye Eun yang mengikuti irama nyanyiannya sambil menggoyangkan kepala dan ia bingung kenapa semuanya tampak bahagia hari ini.
Ia bertanya kenapa mereka kelihatan senang, Ye Eun mengatakan bukannya JI Won yang nyanyi-nyanyi bahagia.
Ji Won mengatakan alasannya bernyayi adalah ia senang karena ia akhirnya bisa buang air besar setelah 3 hari HAHAHHAHAHAHHAHAHA.

Jin Myung pulang saat mereka sedang bicara dan Ji Won mengajak mereka berkumpul untuk membicarakan sesuatu.
Ji won mengatakan kalau hari ini ia ke apartemen Go Do Young dan mengatakan kalau apartemen itu masih atas nama Go Do Young dan JO Eun juga ke kampus dan mengatakan Go Do Young sudah lama tidak kelihatan.
Yang lain cukup kaget karena Jo Eun kesana. Jo Eun mengatakan kalau ia cuma iseng saja.
Eun Jae mengatakan ia tadi melihat Ye Eun pulang bersama seorang cowok dan meminta Ye Eun hati-hati karena kalau Go Do Young tau Ye Eun punya pacar baru dia akan semakin marah.
JIn myung cukup kaget karena Ye Eun punya pacar baru dan Ji Won menebak orang itu adalah Kwon Ho Chang.
Ye Eun mengatakan hubungan mereka belum sejauh itu.

Ji Won merasa iri pada Ye Eun yang bisa mendapatkan seorang IT jenius dan bahkan mengatakan kalau Ye Eun kemungkinan bisa menjadi istri Steve Jobs.
Ye Eun meminta Ji won jangan asal bicara tapi Ji Won malah sudah happy, kalau Ye Eun jadi istri orang kaya dia harus bersikap baik pada Ye Eun dan menawarkan kopi & roti HAHHAHAHAHA.
Eun Jae menasehati Ye Eun mengatakan tak peduli dengan siapapun, Ye Eun harus menyelidiki terlebih dahulu orang itu. Jangan sembarangan pacaran.
Ye Eun membela diri, mengatakan kalau ia bukan gadis seperti itu, yang sembarangan pacaran.
Eun Jae membalas, bukankan sunbae pernah bilang waktu itu? Kalau dia sangat aneh? Bicaranya aneh, tampangnya juga aneh.
Ye Eun mengoreksi kalau ia tak pernah mengatakan tampang Ho Chang itu aneh.
Yang lain hanya diam melihat keduanya.

Kemudian Ye Eun mendapat telpon dari pengacaranya mengatakan kalau Go Do Young setelah keluar penjara langsung berangkat ke Kanada. Pengacaranya sudah memastikan. YAng lain terkejut mendengarnya, artinya ada orang lain yang melakukannya.
Jo Eun kemudian berfikir kalau ini saatnya ia harus mengatakan tentang surat pink itu, jadi ia diam-diam ke kamarnya mengambil surat pink itu.
Mereka bertanya-tanya kalau bukan Go Do Young lalu siapa?
Jin Myung bertanya apa ada orang yang dicurigai oleh Ye Eun dan Ye Eun menggeleng.
Eun Jae berkata bagaimana mungkin Ye Eun tidak tahu / tidak mencurigai siapapun dan meminta Ye Eun memikirkannya baik-baik.
Ye Eun tidak suka cara bicara Eun Jae dan berkata, kau sejak awal bicaranya sudah agak aneh. Kau menganggapku sembarangan pacaran dengan cowok sehigga tertimpa masalah seperti ini?
Eun Jae membela diri kalau ia tidak punya pikiran seperti itu. Ye Eun mengatakan kalau nada bicara Eun Jae yang menunjukkannya.
Eun Jae mengatakan kalau ia tidak begitu.
Yang lain kahwatir melihat keduanya, mereka mencoba menghentikan tapi tidak berani.

Ye Eun berkata, kalau bukan Go Do Young siapa lagi? Apa maksudmu ini? Maksudmu aku ini orang yang jahat, orang yang membenciku tidak hanya satu atau dua orang, ini kan maksudmu?!
Eun Jae marah, kenapa kau membolak-balikkan perkataan orang? Aku bertanya begitu karena aku mengkhawatirkanmu. Lagipula jika ada orang yang sedemikian benci padamu, mana mungkin kau tidak tahu?
Ye Eun berteriak kalau ia tidak akan tahu hal seperti itu. Aku ini orangnya sangat jahat. Jadi orang yang membenciku ada dimana-mana! Karena itu aku nggak tahu siapa itu, Kau puas?!
Ye Eun kesal melihat Eun Jae dan ke kamarnya. Ji Won mencoba menenangkan dan mengejarnya.

Eun Jae matanya sudah merah dan tidak mengerti kenapa Ye Eun bersikap begitu padanya. Jujur saja, kami semuanya tertimpa sial ini semua gara-gara siapa? Tidak boleh sembarangan keluar, tidak boleh membuka jendela, membuat orang merasa tidak nyaman. Tapi dia masih bisa bersantai-santai dan pacaran....
Jin Myung yang mendengarkan sejak tadi sudah merasa kalau Eun Jae kelewatan, jadi ia menyuruh Eun JAe diam.

Eun JAe kesal dan masuk ke kamarnya. Jin Myung jadi sakit kepala karenanya.
JO Eun yang sejak tadi di depan kamarnya dengan surat pink itu tak bisa mengatakan apapun. Ia terdiam. JIn myung menyadarinya dan bertanya ada apa, JO Eun mengatakan bukan apa-apa dan masuk ke kamarnya.
JIn Myung juga masuk ke kamarnya.

*Nggak nahan nih, harus komentar disini, Eun JAe ini kok makin lama makin nyebelin sih? Suer aku nggak suka banged dia di season 2 ini, kembalikan Eun Jae kami yang polos dan manis T_________________T
Bicaranya itu udah kelewatan sih menurutku, aku tahu dia khawatir tapi hanya karena Ye Eun pernah mengalami hal seperti itu, bukan berarti Ye Eun harus curiga sama semua orang. Dia sudah melakukannya 1 tahun lebih dan baru kali ini dia percaya sama orang baru, Kwon Ho Chang. Kata-kata Eun Jae juga memang seolah mengatakan kalau ada banyak yang membeci Ye Eun, tentu saja sebagai target kebencian Ye Eun tidak tahu siapa pelakunya, dia juga nggak mau sembarangan menuduh, karena menurutnya semua orang disekitarnya sekarang tidak mungkin melakukan itu.

 

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts