Minggu, 31 Desember 2023

[Review] Anime Series: Sousou no Frieren - Cour 1 (2023)

Sousou no Frieren (葬送のフリーレン) atau Frieren: Beyond Journey's End adalah sebuah anime series yang tayang pada Musim Gugur 2023 dan Musim Dingin 2024. Anime ini mulai tayang pada 29 September 2023 dan akan mempunyai total 28 episode. Sampai tulisan ini dibuat, animenya baru tayang 16 episode alias cour 1 untuk musim gugur 2023. Cour 2-nya akan tayang pada awal 2024. Biasanya untuk anime series aku menunggu sampai tamat, tapi untuk yang satu ini, kayaknya nggak bisa ditunggu, aku pengen banged menulis betapa bagusnya anime ini.
 
Sousou no Frieren diproduksi oleh Madhouse, bergenre Adventure, Drama, Fantasy, anime series ini diangkat dari manga berjudul sama yang kisahnya ditulis oleh Yamada Kanehito dan diilustrasikan oleh Abe Tsukasa. Bicara tentang rumah produksinya, Madhouse berhasil menghidupkan manganya menjadi sebuah anime yang sangat memuaskan. Madhouse sebelumnya memproduksi anime seperti Wolf Children, Toki o Kakeru Shojo, Death Note, Chihayafuru, Ore Monogatari, Summer Wars, Yamada-kun to Lv999 no Koi o Suru, Nana, Mai Mai Miracles dan ratusan anime lainnya. Banyak fans yang bilang kalau beruntung banged ini manga diambil sama Madhouse karena sehidup itu manganya.

Meskipun manganya sendiri adalah manga shounen, tapi sentuhannya beneran cocok untuk ditonton bagi pencinta anime shoujo. Kisah cintanya sedikit dan tidak frontal, tapi tetap ngena, ya karena memang ini anime fokusnya adalah ke adventure tokoh utama. Sampai postingan ini dibuat, anime ini mendapat rating 9.14 di My Anime List dan berada di posisi pertama Top Anime MAL. Gila nggak tuh?
Entah karena masih airing atau bagaimana, tapi anime ini memang sangat pantas menjadi anime terbaik, karena memang sebagus itu. 😭

Awal mula tahu anime ini adalah awal November 2023, saat itu aku tertarik dengan posternya dan judulnya yang menurutku unik, yaitu nama Frieren. Awalnya aku agak sulit mengucapkannya. Lalu aku coba nonton episode pertama, ya ampunnn sebagus itu sampai aku menangis sesegukan 😭 Aku putuskan berhenti nonton karena tidak bagus untuk jiwaku, karena aku tau ini anime belum tamat. Trus aku coba baca manganya chapter 1, tetep nangis dong 😭😰
Mata udah bengkak dan akhirnya memang aku nggak ada nonton lagi. Aku sudah meyakinkan diri untuk menontonnya pas udah tamat aja.

Tapi apalah daya. Liburan telah tiba. Kapan lagi bisa nonton sepuasnya dari pagi sampe malam. Berawal dari kehabisan tontonan sih, akhirnya aku cek lagi anime ini dan ternyata udah tayang 16 episode dan lagi cour 1-nya sudah selesai. Tanpa ampun, aku mulai nonton lagi dari episode 1. Dan ternyata karena memang air mata udah habis pas nonton episode 1 awal November itu, nangisnya udah nggak separah pas awal-awal. Meski episode selanjutnya tetap sedih dan air mata tetap keluar, tapi nggak sampai sesegukan. Apakah semenyedihkan itu?
Memang semengharukan itu guys!

Meski tidak ada tag slice of life pada genre resmi animenya, aku tetap mengatakan ini anime slice of life, karena ini terkait kehidupan sehari-hari tokoh utama. Meski sehari baginya mungkin cuma 1 menit atau mungkin 1 detik 😂
Kok gitu?
Ya, karena ini adalah kisah seorang elf yang sudah hidup ratusan/ribuan tahun.

Heiter, Frieren, Himmel & Eisen

Seperti judulnya, tokoh utama anime ini adalah Frieren, seorang elf wanita yang adalah mage/penyihir. Dia adalah salah satu dari 4 hero/pahlawan yang berhasil mengalahkan Raja Iblis. Anime ini dimulai dengan kembalinya 4 pahlawan ke ibukota setelah melewati 10 tahun perjalanan untuk mengalahkan raja iblis. Mereka adalah Frieren, sang mage/penyihir; Himmel sang pendekar; Heiter sang pendeta dan Eisen sang prajurit kurcaci. Dalam perjalanan pulang mereka mengenang kembali masa-masa perjalanan panjang mereka. Di Ibukota mereka disambut sebagai pahlawan yang menyelamatkan dunia, mereka berpesta bersama rakyat.

Dalam 50 tahun sekali, akan ada hujan meteor dan hari itu adalah hujan meteor. Keempat pahlawan menghabiskan waktu sambil mengobrol, menyaksikan hujan meteor itu. Frieren mengatakan kalau ia punya tempat yang bagus untuk melihat hujan meteor dan dia akan membawa mereka ke sana 50 tahun lagi. Frieren dengan sangat enteng mengatakan 50 tahun lagi seolah-olah itu 5 tahun lagi, yang membuat teman-temannya tersenyum karena gadis itu belum menyadari perbedaan usia manusia dan elf. Dan bagi Frieren, 10 tahun kebersamaan mereka adalah waktu yang sangat singkat, berbeda dengan 10 tahun bagi teman-temannya.

Setelah perang berakhir, Raja Iblis kalah, para hero kembali ke kehidupan masing-masing, Frieren berpisah dengan semuanya karena ia akan melakukan perjalanannya sendiri sebagai elf, dia ingin mengumpulkan banyak sihir-sihir. Waktu berlalu, 50 tahun kemudian, sesuai janjinya, Frieren kembali ke Ibukota. Ia menemui Himmel yang sudah sangat tua dna menyusut, membuat Frieren terkejut. Ia juga bertemu kembali dengan Heiter yang sering ia panggil pendeta pemabuk dan juga Eisen. Seperti janjinya, Frieren membawa mereka ke tempat yang bagus untuk melihat hujan meteor. 
Tak lama setelah itu, pahlawan Himmel menghembuskan nafas terakhirnya dengan tenang. Saat pemakamannya, Frieren dikritik oleh masyarakat karena dia tidak menunjukkan kesedihan sama sekali, meski Heiter dan Eisen mengatakan kalau mereka juga tidak menangis. Saat itulah Frieren menangis dan mengatakan kalau ia tahu umur manusia itu pendek, harusnya dia lebin mencoba memahami Himmel. Karena baginya 10 tahun kebersamaan mereka sangatlah pendek dan tidak cukup baginya memahami manusia. (Frieren ini selalu merasa nggak ada gunanya mengenal manusia lebih dalam karena umur mereka pendek).

Fern & Frieren

Setelah kematian Himmel, Frieren kembali melakukan petualangannya. 20 tahun kemudian dia datang menemui Heiter yang sekarang sudah menjadi kakek tua. Heiter tinggal di rumah kecilnya di hutan bersama seorang anak angkatnya bernama Fern. Fern adalah anak yatim piatu korban perang yang akan bunuh diri saat Heiter menemukan dan merawatnya. Heiter juga mengajari Fern menjadi penyihir karena Fern punya bakat. Heiter bertanya pada Frieren apakah Frieren mau mempunyai seorang murid untuk menemani perjalanannya, tapi Frieren menolak karena baginya manusia akan memperlambat perjalanannya. Tapi selama di rumah Heiter, Frieren mulai mendekati Fern dan mengajarinya. Ia tinggal di sana juga karena kesehatan Heiter sepertinya memburuk. Fern sendiri juga nggak mau jadi beban Heiter dan ia punya tujuan membuat Heiter bangga karena mengadopsinya, setidaknya ia mau sihirnya itu mampu membelah batu yang ada di seberang jurang. Tapi karena kekuatan sihirnya masih lemah, sihirnya tidak mampu menggapai batu itu. Karena itu Frieren mengajarinya.

Saat Heiter sudah tidak bisa bangun dari tempat tidur lagi, Frieren mengatakan pada Heiter kalau Heiter tidak perlu mengkhawatirkan Fern lagi karena Fern sudah menjadi penyihir yang hebat. Heiter lega karena artinya Fern tidak akan jadi penghambat Frieren lagi. Frieren baru sadar kalau Heiter menipunya, membuatnya mengajari Fern sehingga kemampuan Fern jadi bagus dan tidak menghambatnya jika Fern ikut dengannya. Pada akhirnya Fern bisa menghancurkan batu diseberang jurang, dan dia menghabiskan waktunya bersama Heiter sampai Heiter menghembuskan nafas terakhirnya. Setelah Heiter meninggal dunia, Frieren memulai perjalanannya dengan Fern 24 tahun setelah kematian Himmel. Kali ini dia ingin lebih mengenal manusia.

Bagi Fern, Frieren adalah penyihir yang aneh. Karena Frieren melakukan perjalanan tanpa tujuan yang jelas. Frieren hobi mengumpulkan sihir-sihir sederhana, misalnya sihir mengumpulkan labu, sihir mengangkat kayu-kayu, sihir membuat yang manis menjadi asam dan lain-lain. Fern tidak mengerti kenapa Frieren mengumpulkan sihir tidak berguna itu tapi Frieren mengatakan karena itu adalah hobinya. Meski Fern tidak mengerti, tapi dia tetap mengikuti Frieren dan dalam perjalanan tanpa tujuan itu, mereka sering singgah ke tempat-tempat dimana dulu rombongan pahlawan singgah. Di setiap desa, selalu ada patung Himmel karena kata Frieren, Himmel adalah pria narsis yang suka sekali membuat patung di desa-desa yang mereka selamatkan. Himmel juga suka memikirkan pose-pose aneh untuk patungnya. Dan juga dalam perjalanan mereka itu, akan ada flashback masa dimana Frieren bersama rombongan pahlawan.
 
Singgah di desa-desa dan menolong rakyat meski kadang permintaannya aneh, Frieren dan Fern menikmati perjalanan mereka. Meski kadang Fern merasa khawatir kalau Frieren sudah menyukai suatu desa, maka dia akan mengumpulkan sihir disana, katanya sebentar tapi sebentar bagi Frieren itu bisa sampai 2-3 tahun, karena itu Fern sangat ketat pada Frieren masalah waktu.
Ada saat dimana mereka membersihkan patung Himmel di sebuah desa dan Frieren ingin membuat taman bunga disekitar patung itu. Ia ingin bunga kesayangan Himmel yang menjadi taman disana, tapi Frieren hanya pernah mendengar mengenai bunga itu tanpa pernah melihatnya langsung. Sedangkan sihir membuat taman bunga, Frieren harus bisa membayangkan bunganya seperti apa. Jadi, mereka mencoba mencari tahu bunga seperti apa favorite Himmel itu melalui buku-buku tanaman milik seorang penduduk desa. Sampai akhirnya mereka menemukan bunga warna biru langit itu, yang tumbuh di sebuah menara tertinggal.
 
 
Fern, Stark, Frieren & Sein

Perjalanan mereka kemudian membawa mereka bertemu kembali dengan Eisen, kelompok pahlawan dulu, satu-satunya teman Frieren yang masih hidup. Eisen adalah kurcaci yang masa hidupnya juga panjang, meski tidak sepanjang elf. Kalau Elf bisa bertahan ribuan tahun, kurcaci hanya ratusan tahun saja. Frieren butuh ksatria untuk perjalanan mereka dan dia ingin mengajak Eisen. Sayangnya Eisen tidak sekuat dulu dan ia menolak ajakan Frieren. Tapi ia menawarkan salah seorang muridnya, Stark, yang mungkin bisa membantu perjalanan Frieren. 
 
Frieren dan Fern kemudian pergi ke desa dimana Stark sekarang tinggal. Stark sempat bertengkar dengan Eisen, makanya dia kabur dari desa itu. Menurut Eisen, Stark adalah seorang ksatria yang sangat kuat, saking kuatnya, Eisen sampai takut padanya. Tapi pada kenyataannya, Stark adalah seorang ksatria penakut dan selalu gemetaran sebelum bertarung. Tapi begitu dia bertarung, kekuatannya memang luar biasa. Saat pertama kali Frieren dan Fern bertemu Stark, Stark sudah menjadi pahlawan di sebuah desa karena berhasil mengusir naga. Naga itu punya sarang dekat desa dan tidak berani ke desa lagi karena ada Stark, itu kata rakyat di sana. Sementara itu, saat Frieren melihat ke sarang naga, ia melihat ada buku sihir di sana dan ia menginginkan buku itu. Untuk mengambilnya tentu harus mengalahkan naga. Karena itu mereka ingin Stark mengalahkan naga, mereka juga bingung kenapa Stark belum juga melawan naga itu setelah sekian lama. Ternyata itu karena Stark takut pada naga itu. Waktu itu, dia menolong anak-anak yang akan diserang naga, dia cuma berdiri aja karena takut dan entah kenapa naganya pergi. Dalam sekejap dia menjadi pahlawan tanpa melakukan apapun. Stark lucu banged sampai menangis memohon agar Frieren membantunya. Saat itu juga Fern merasa kalau Stark ini tidak bisa diandalkan.
 
Tapi Frieren akhirnya mau membantu Stark mengalahkan naga itu. Frieren mengatakan Stark hanya perlu mengalihkan naga itu selama 30 detik sebelum dia menyerang dan siapa sangka, dalam 30 detik itu justru Stark bisa mengalahkan naganya. Sekuat itulah Stark, dia cuma nggak percaya diri aja, dan takut diawal. Dan begitulah Stark akhirnya ikut berpetualang bersama Frieren dan Fern. 
 
Jika diawal petualangan Frieren dan Fern tidak punya tujuan, setelah bertemu dengan Eisen lagi, Frieren akhirnya punya tujuan. Itu karena mereka membicarakan mengenai Himmel dan Heiter dan juga Eisen yang meminta Frieren menemukan catatan Flamme, si penyihir hebat. Dalam catatannya itu katanya Flamme bisa bertemu dan bicara lagi dengan teman-temannya yang sudah meninggal di Aureole. Aku lupa bagaimana awalnya, tapi intinya manusia sudah meninggal akan masuk ke surga dan disana mereka tetap hidup. Jika Frieren ingin bertemu dengan Himmel lagi, maka Frieren harus pergi ke surga itu. Lebih tepatnya Eisen ingin Frieren bertemu Himmel lagi dan bicara padanya. Surga itu ada di sebuah tempat bernama Aureole, dimana jiwa beristirahat. Aureole ada di Benua paling utara bernama Ende, dan juga letak kastil Raja Iblis yang dulu dikalahkan Frieren dan para pahlawan. Jadi, tujuan baru perjalanan Frieren, Fern dan Stark adalah Aureole untuk bertemu kembali dengan Himmel. Dan itu adalah tahun ke-28 setelah Himmel meninggal dunia.

Karena tujuan mereka adalah kastil Raja Iblis, maka perjalanan kali ini akan melewati tempat-tempat yang sama dengan yang dulu dilewati Frieren dan teman-temannya. Dalam perjalanannya itu, mereka singgah di desa-desa yang dulu dilewati rombongan pahlawan dan Frieren kembali melihat flashback saat Ia, Himmel, Eisen dan Heiter ada di desa-desa itu. Ada banyak kenangan Frieren bersama para pahlawan. Di setiap desa ada patung Himmel yang membuat Frieren terus mengingat Himmel. Tentu saja di setiap desa, Frieren dan rombongan barunya juga mendapat banyak masalah. Ada desa yang masih mengingat Frieren sebagai rombongan pahlawan, ada juga desa yang tidak mengingatnya, ada masalah dengan penduduk desa, ada masalah dengan keompok iblis dan lain-lain. Mereka juga bertemu dengan banyak orang dan yang paling aku ingat adalah Kraft, salah satu elf seperti Frieren dan juga Sein, seorang pendeta yang ingin mencari sahabatnya yang berpetualang.

Flamme dan Frieren

Selain kenangannya bersama para kelompok pahlawan, ada flashback kenangan Frieren dengan gurunya juga. The Great Mage Flamme, atau penyihir hebat Flamme yang adalah guru Frieren. Flamme menyelamatkan Frieren 1000 tahun lalu saat desa elf diserang. Frieren satu-satunya yang selamat dan meski ia adalah elf hebat, dia tidak bisa menyelamatkan penduduk desanya. Flamme kemudian membawanya dan mengajarkannya banyak sihir. Salah satu teknik yang diajarkan Flamme padanya adalah menahan energi sihir agar Frieren bisa mengelabuhi musuhnya. Musuh mereka adalah iblis yang juga punya energi, bedanya, Iblis tidak bisa menahan energinya dan energi itu adalah kebanggan mereka. Jadi, jika Frieren mengelabuhi musuh dengan hanya menunjukkan sedikit energi, musuh akan lengah dan menganggap Frieren itu lemah, jadi Frieren bisa mengalahkannya dengan mudah. Flamme mengatakan kalau selama hidupnya, Frieren harus melakukan hal itu. Dan karena itu Frieren latihan menahan energi sihir selama bersama Flamme, sehingga pada akhirnya menahan energi sihir bukan lagi latihan baginya, tapi menjadi kebiasaan. Frieren bahkan bisa menghilangkan energi sihir dari dirinya, menjadi benar-benar tidak terlihat.

Flamme mengatakan kalau sihir favoritenya adalah sihir membuat ladang bunga. Itu adalah sihir yang diajarkan orang tuanya. Karena itu setelah ia meninggal dunia, ia ingin Frieren membuat ladang bunga di makamnya. Flamme lah yang mengajarkan sihir itu pada Frieren dan itu pun menjadi sihir favorite Frieren. BTW Flamme ini adalah manusia, jadi hidupnya memang tidak panjang, tapi dia adalah penyihir hebat yang melegenda sampai sekarang. Flamme juga pernah berpesan pada Frieren untuk hidup dengan biasa saja, tidak mencetak nama sebagai penyihir hebat. Hari saat nama Frieren dikenal sebagai penyihir hebat adalah saat Frieren mengalahkan Raja Iblis. Dan Frieren memang melakukan seperti apa yang dikatakan Flamme. Dia hidup biasa, sederhana dengan hobi mengumpulkan sihir biasa, tapi akhirnya dikenal setelah mengalahkan Raja Iblis. Bahkan saat Himmel dkk merekrutnya, Frieren dulu sempat menolak, tapi kata-kata Himmel berhasil mempengaruhinya.

BTW untuk Cour 1 anime ini berakhir saat pendeta Sein ikut dalam perjalanan mereka. Pendeta Sein adalah seorang pendeta yang berbekat dalam pengobatan, sayangnya dia nggak mau keluar dari desa itu. KAkaknya meminta Frieren dkk membawa Sein dalam perjalanan mereka. Awalnya Sein menolak tapi setelah beberapa kejadian akhirnya Sein ikut dengan mereka. Awalnya Sein mau ikut dengan mereka adalah untuk mencari sahabatnya. Dan saat sampai di sebuah desa, diketahui kalau sahabatnya itu pergi ke sebuah daerah yang berlawanan dengan daerah tujuan Frieren dkk. Akhirnya mereka berpisah.

Cour 2 nanti akan dimulai awal tahun 2024, tapi aku akan nabung episode dulu baru nonton. Dan karena itu juga aku sebenarnya lanjut membaca manganya setelah menyelesaikan 16 episode animenya. Dan manganya juga bagus banged, memang luar biasa sih. Perjalanan selanjutnya mereka nantinya akan ikut ujian penyihir gitu untuk menentukan tingkatan penyihir. Dimana ujian itu wajib diikuti, karena mereka butuh sertifikat penyihir tingkat 1 untuk masuk ke wilayah tujuan mereka. Disana nanti Frieren dan Fern akan bertemu dengan banyak penyihir dengan kisah masing-masing. Bagi yang suka action, kayaknya cour ini bakalan seru, tapi bagi yang suka perjalanannya, aku pikir ini kurang seru 😂
Dan disini juga, nanti akan ada elf tertinggi, penyihir tingkat satu bernama Serie yang merupakan guru dari Flamme. Dan karena sesuatu hal, dia tidak menyukai Freiren. Saat Freiren dulu baru jadi murid Flamme, Flamme pernah mengajaknya bertemu dengan Serie sekali. Dan mungkin karena melihat bakat Freiren, dia merasa tersaingi. Aku merasa lucu banged setelah 2 ujian berat yang para penyihir lalui, pada akhirnya lulus tak lulus yang menentukan adalah pilihan hati Serie. Frieren yakin dia nggak akan lulus karena Serie tidak menyukainya dan benar saja. Tapi Frieren yakin Fern akan lulus karena Serie menyukainya dan benar aja Fern lulus jadi penyihir tingkat 1 dan bahkan Serie menawarkan diri menjadi guru Fern. Tapi Fern menolak karena dia adalah murid Freiren.

Perjalanan kedua Frieren ini sepertinya masih sangat panjang. Aku baru baca manganya sampai chapter 120, dalam bahasa inggris. Aku nggak yakin apakah animenya akan tamat sampai ch 120 ini atau tidak. Manganya sendiri masih lanjut dan kemungkinan akan ada season 2 dan seterusnya, kalau nggak ya movie.
 
Masa lalu Himmel dibahas dengan jelas di versi manga (kayaknya belum tayang di anime). Himmel dan Heiter lahir di desa yang sama. Mereka tumbuh di panti asuhan setelah orang tua mereka meningga dunia. Mereka adalah sahabat sejak awal. Saat umur 16 tahun, Himmel mengajak Heiter berpetualang mengalahkan Raja Iblis, dan saat itulah mereka merekrut Eisen dan Frieren. BTW Frieren dulu juga pernah direkrut hero of south untuk mengalahkan Raja Iblis, tapi Frieren menolak, dan itu terjadi sebelum Himmel lahir. Saat kecil, Himmel pernah bertemu dengan Frieren yang menolongnya dan memperlihatkannya sihir membuat taman bunga. Himmel sejak kecil pengen jadi hero dan ia mendapatkan replika pedang ksatria hadiah dari seseorang, sejak itu dia memang ingin jadi ksatria. Ada sebuah legenda kalau ksatria sejadi bisa menarik pedang ksatria yang asli yang tertancap pada batu di sebuah gua. Himmel pernah mencobanya tapi ia ternyata tidak bisa menariknya. Tapi desas desus beredar kalau pedang Himmel itu adalah pedang ksatria asli, meskipun itu hanya replika. Hal itu ketahuan saat Stark dkk ada di desa tersebut dan Stark kaget karena pedang ksatria masih di sana, yang artinya Himmel tidak berhasil mencabutnya. Freiren membenarkan, tapi hal itu dulu tidak mematahkan semangat Himmel. Ia tak masalah dengan pedang ksatria replika, tapi yang akan mengalahkan demon King adalah dirinya. Dan memang Himmel menepati kata-katanya sendiri.

Himmel ini adalah ksatria sejati meski tanpa pedang ksatria asli. Ia dicintai dimana-mana, namanya selalu dikenang oleh banyak orang. Ia punya kepribadian ceria dan kata-katanya selalu positif gitu, makanya banyak yang menyukainya. Bahkan teman-teman sesama pahlawan selalu mengingat Himmel jika melakukan kebaikan dengan mengatakan kalau Himmel pasti akan melakukan hal itu. Himmel disukai kemanapun dia pergi Meski Frieren paling tidak tahan dengan sikap narsisnya. dari segi kepribadian, ia agak mirip Stark, karena Stark juga punya kekuatan menarik hati masyarakat, makanya kemana Stark pergi, pasti dia dekat dengan penduduk setempat. Hal itu diakui oleh Frieren dan Fern. Meski ya, Stark ini penakut. Aku berfikir mungkin Stark yang nanti bisa mencabut pedang ksatria, tapi kayaknya nggak mungkin karena Stark membawa kapak besar untuk bertarung, bukan pedang.

BTW umur Himmel saat memulai petualangan adalah 16 tahun. Setelah berhasil mengalahkan Raja Iblis pada episode, Himmel berusia 26 tahun dan dia meninggal dunia pada usia 76 tahun. Berarti Heiter meninggal dunia sekitar 100 tahun. Anime ini mengambil umur kematian Himmel sebagai permulaan tiap episodenya, begitu juga dengan di manga. Misalnya 20 tahun setelah kematian Himmel, Frieren mengunjungi Heiter dan disana dia bertemu Fern pertama kali. Untuk Frieren sendiri, usianya tidak diketahui secara jelas. Tapi ada adegan saat dia mengalahkan iblis Aura, dia mengatakan kalau dia adalah elf/penyihir yang sudah hidup selama 1000 tahun. Ada yang bilang usia Frieren sekitar 1500an tahun.

Frieren & Himmel

Untuk kisah cinta, anime ini memberikan sedikit bumbu cinta, tdiak terlalu banyak tapi ngena. Yang jelas adalah kisah cinta Frieren dan Himmel. Sejak awal kita bisa melihat Himmel ada rasa pada Frieren meski dia tidak pernah mengatakan langsung. Dan karena Frieren adalah elf tanpa emosi cinta, jadi Frieren juga tidak menyadarinya. Hanya saja dalam perjalanan keduanya itu, dia mulai mengerti perasaan cinta itu apa. Aku suka bagaimana Himmel membuat patung di seluruh penjuru negeri, agar orang-orang tidak melupakan mereka, atau lebih tepatnya kemana Frieren pergi, Frieren akan mengingatnya dan Frieren tidak akan kesepian, karena seolah-olah Himmel akan terus bersama Frieren. Memang tidak pernah dikatakan secara jelas, tapi itu adalah salah satu makna Himmel membuat patungnya di semua desa yang pernah mereka selamatkan. Himmel tahu betul umur elf yang panjang, itu juga mungkin alasan kenapa dia tidak pernah menyatakan perasaannya. Karena pada akhirnya dia akan meninggalkan Frieren sendirian. Dia nggak mau Frieren sedih.

Himmel membelikan sebuah cincin untuk Frieren saat Frieren ulang tahun. Itu adalah pilihan Frieren sendiri dan makna dari cincin itu adalah cinta abadi. Aku suka bagaimana Himmel memasangkan cincin itu seolah-olah melamar Frieren.

Di manga, ada saat dimana Frieren terkena sihir ilusi dimana sihir itu membawanya kembali ke masa petualangannya dengan Himmel. Di sana ada adegan dimana Frieren dan Himmel menikah di gereja. Aku teriak histeris saat adegan itu. Meski ya, itu hanya ilusi tapi ilusi itu bisa mengobati hati fans Frieren-Himmel. Aku yakin adegan itu akan muncul di animenya di cour 2 nanti. HARUS! 😂

Untuk Fern sendiri, kisah cintanya sudah dipastikan dengan Stark. Meski hubungan mereka masih abu-abu sih. Yang jelas dari pengamatanku, Fern sudah mulai suka sama Stark, tapi Stark selalu merasa kalau dia dibully Fern. Aku suka sekali saat Fern ngambek karena nggak dibelikan kado ulang tahun. Dan betapa bahagianya Fern saat Stark mengajaknya kencan. Fern memang kepribadiannya dingin dan nggak sering menunjukkan perasaannya, tapi dia penuh kasih sayang sama Freiren. KAdang aku merasa Fern itu kayak ibu Frieren, tapi akdang Frieren juga seperti ibu bagi Fern.

Sousou no Frieren memang sebagus itu. Kisahnya menarik, porsinya pas, dari actionnya, sehari-harinya, lucunya, romancenya, persahabatannya. Conematography-nya juga bagus, anime dengan setting zaman dulu apalagi slice of life memabg juara. Bagi yang suka anime Violet Evergarden, aku yakin kalian akan suka.
Untuk musiknya, aduh, jangan ditanya. Ini anime musik instrumennya, yang jadi pengisi perjalanan Frieren baguuuuus banged, terasa zaman-zaman dulunya. Pokoknya enak banged ditelinga, hampir nggak ada adegan tanpa musik. Untuk Cour 1, OP-nya adalah YOASOBI dan ED-nya adalah milet. Ini menjadi lagu favoriteku akhir 2023. Baik itu Yuusa dan Anytime Anywhere udah jadi playlist wajib tiap buka spotify. Bagus banged. Cocok sekali dengan perjalanan Frieren dkk.

Aku hampir tidak menemukan minus dari anime ini. Sumpah, sekeren itu. Kisahnya, plot, gambar, pemandangan, musik, hampir semuanya sempurna. Tidak ada adegan yang membosankan sama sekali. Ini memang tipe animeku banged. Nggak tau dengan cour 2 nanti ya, cour 1 sangat memuaskan. Bahkan nama-nama karakter dalam anime ini unik-unik. Katanya sih diambil dari bahasa Jerman.
Frieren = Freeze = membeku, ini mungkin menunjukkan umurnya yang abadi.
Himmel = Sky = Langit, cocok dengan warna rambutnya yang biru, dan artian dia udah ke langit.
Heiter = Cheerful = Ceria, cocok dengan kepribadiannya yang ceria.
Eisen = Iron = Besi, sesuai dengan karakternya yang seorang pendekar.
Fern = Distant, Far-Away = Jauh, cocok dengan karakternya yang sulit didekati. 
Stark = Strong = Kuat, cocok dengan karakternya yang kuat.
Flamme = Flame = Nyala api, cocok dengan kehidupannya yang selalu dikenang sebagao orang hebat.

Bagi yang suka anime petualangan dengan sentuhan magis dan juga action, ini sangat cocok ditonton. Aku sarankan sih nonton setelah tamat. Tapi bagi yang penasaran bisa dicoba dan wajib baca manga setelah nonton animenya. Kapan tamatnya? Anime ini kemungkinan tamat pada akhir bulan Maret guys, karena anime ini memang 2 musim dan ada total 28 episode. Ini sangat memuaskan sih, langsung 2 musim, langsung 28 episode. Bayangin kalau S1 cuma 12 episode, trus entah kapan nunggu S2 12 episode lagi 😂

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Ads Here

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Popular Posts This Month

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Ayase Haruka Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Darren Wang Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fujiki Naohito Fuka Koshiba Fukagawa Mai Fukatsu Eri Fukuchi Momoko Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Higa Manami Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kamishiraishi Moka Kamishiraishi Mone Kaname Jun Kanichiro Kanjiya Shihori Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kiritani Kenta Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Lily Franky Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Makita Aju Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Matsushima Nanako Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Minami Sara Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyazawa Hio Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nagase Ren Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Okada Kenshi Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomita Miu Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Uchida Rio Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chimudondon Chugakusei Nikki Churasan Come Come Everybody Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Maiagare Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ochoyan Ohisama Okaeri Mone Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Advertise here

Recent Comments

Random Posts