Tuesday, 11 April 2017

[Review] J-Movie: One Million Yen Girl (2008)


Saking banyaknya list movie yang akan ditonton, jadi bingung mau nonton yang mana, pada akhirnya karena Yu Aoi, aku memilih movie ini, One Million Yen Girl. Ya, aku mendownload movie ini karena aku suka dengan Yu Aoi, aku bahkan nggak ragu untuk mendownloadnya, kagak perlu cek ini genre apa, ceritanya apa, HAHAHAH, jadi langsung tonton dan aku cukup shock, mungkin karena itu aku pikir dimovie ini banyak plot twistnya :))


One Million Yen Girl / One Million Yen and the Nigamushi / Hyakuman-en to Nigamushi Onna / 百万円と苦虫女 adalah sebuah movie yang disutradarai dan naskahnya ditulis oleh sutradara wanita, Yuki Tanada (My Dad and Mr. Ito, Round Trip Heart, Moon & Cherry). Rilis pada tahun 2008, movie berdurasi 121 menit ini dibintangi oleh Yu Aoi (Honey and Clover, Rurouni Kenshin, Hana and Alice, Wakamonotachi, Osen) sebagai pusat cerita. Yu Aoi punya banyak filmography dimana ia menjadi salah satu tokoh utama, tapi ia jarang menjadi pusat cerita, karena pusat cerita dalam drama/movie pilihannya biasanya adalah pria. Jadi bagi penggemar Yu Aoi, movie ini memang wajib di tonton XD

Seperti yang aku katakan diatas, aku cukup kaget karena di movie ini banyak plot twist-nya, selain karena aku memang menonton tanpa tahu ini movie tentang apa, kisah didalamnya bisa dibilang sederhana, slice of life sang tokoh utama, tidak banyak musik (biasanya aku suka yang banyak musiknya) tapi tetap menarik untuk diikuti dan membuat kita deg-degan juga apa yang akan terjadi selanjutnya pada sang tokoh utama. Aku bahkan memasukkan One Million Yen Girl ini menjadi salah satu movie jepang terbaik yang pernah aku tonton bersama dengan Wood Job, Little Forest, Tears For You dll.

Judulnya One Million Yen Girl alias gadis 1 juta yen, bukankah judulnya membuat penasaran?
Yaps, aku juga awalnya penasaran, apa sih maksud judulnya ini. Dan ternyata memang ada hubungannya dengan 1 juta yen, dari awal sampai akhir. 1 juta yen yang membuat hidupnya berubah drastis dan 1 juta yen yang membuat ia mencari jati dirinya, kemana ia harus pergi, bagaimana dan apa yang harus ia lakukan selanjutnya. 1 juta yen membawanya bertemu dengan orang-orang yang berbeda di tempat yang berbeda, jatuh cinta, patah hati, dihina, direndahkan tapi ia tetap berjuang.

Ini movie bukan romance, jadi jangan berharap banyak romance di dalamnya, meski ada. Banyak yang bingung mengenai endingnya, tapi menurut aku ini movie ini cukup menarik dan aku menerimanya, karena sejak awal memang ini movie mengenai pencarian jati diri sih ya.
Selain itu, yang menarik di movie ini adalah hubungan sang kakak dan adiknya. Jarang lho ada movie yang membahas hal itu, biasanya lebih banyak yang berhubungan itu orang tua dan anak, atau sesama teman gitu, tapi dimovie ini kita diajak untuk melihat lebih dalam bagaimana kakak dan adik, meski berpisah, keduanya mempengaruhi hidup masing-masing.

Aku bisa bilang ini movie genre-nya slice of life sang tokoh utama kita. Tentang seorang gadis muda yang baru keluar dari penjara dan berusaha menjalani hidupnya dikota yang berbeda, dimana orang tidak mengenalnya.

SINOPSIS

Note: SPOILER ALERT!
tulisan dibawah ini mengandung spoiler ending, jadi kalau nggak suka spoiler, jangan di baca ya^^

"Have you ever felt as if you don't belong anywhere and just want to live in place where no one knows you?"

Suzuko Sato (Yu Aoi) adalah tokoh utama kita. Seorang gadis muda berusia 21 tahun yang baru keluar dari tahanan. Di usia muda itu dia sudah mempunyai catatan kriminal.
Aku berfikir kita akan diperlihatkan kenapa ia bisa masuk penjara di akhir movie, tapi ternyata diawal kita sudah diperlihatkan, kesalahan apa yang ia lakukan.

Suzuko Sato adalah anak pertama dari 2 bersaudara, adiknya masih duduk di bangku SD kelas 6. Suzuko tidak pintar dalam belajar, jadi setelah lulus SMA, dia tidak melanjutkan sekolahnya, ia menghabiskan waktu untuk bekerja sambilan. Ia berfikir untuk hidup mandiri dan keluar dari rumah, tapi karena penghasilannya masih belum stabil, ditambah sewa rumah juga mahal, ia masih ragu. Saat itulah teman kerjanya mengajaknya untuk menyewa rumah bersama, share house, dengan begitu biaya sewa akan menjadi lebih murah. Suzuko setuju dan mereka mulai mencari rumah dengan biaya murah dan bagus.


Mereka akhirnya mendapatkan rumah yang cocok tapi Suzuko baru tahu kalau ternyata mereka akan serumah bertiga, dengan pacar temannya. Tentu saja Suzuko yang tidak diberitahu sejak awal jadi nggak enak, serumah dengan pria. Temannya sih oke oke aja, dan Suzuko ini tipe orang yang selalu tersenyum meski hatinya berkata tidak, jadi ia tak bisa menolaknya. Hari saat ia akan pindah, adik laki-lakinya Takuya Sato (Ryusei Saitou) terlihat sedih dan meyakinkan kakaknya untuk terus menghubunginya dan mengirim surat padanya.

Tapi sesuatu tak terduga terjadi saat itu, ternyata temannya putus dengan pacarnya dan tidak jadi pindah ke rumah itu. Jadi hanya Suzuko dan pacar temannya bernama Takeshi yang pindah kesana. Suzuko awalnya merasa tak enak tapi Takeshi mengatakan ia tak bisa membayar sewanya kalau sendiri. Suzuko mau tak mau tetap tinggal disana.

Suatu hari, saat hari hujan, Suzuko melihat anak kucing terlantar di jendela kamarnya. Ia memungutnya. Karena tidak ada makanan, ia pergi ke supermarket membeli makanan untuk sang kucing. Tapi begitu ia kembali, kucing itu sudah tidak ada. Takeshi tidak suka Suzuko memungut kucing dan membuang kucing itu. Suzuko merasa kesal dan mencarinya ditengah hari hujan itu dan menemukan sang kucing kecil sudah mati di jalan. Suzuko terdiam.
Keesokan harinya Suzuko balas dendam dengan membuang semua barang-barang Takeshi dari rumah itu.

Karena hal itulah Suzuko di tangkap polisi. Awalnya polisi ingin Suzuko mengaku pernah berhubungan badan dengan Takeshi, jadi ia bisa memasukkan kasusnya ke pertengkaran kekasih tapi Suzuko tidak mau, ia mengatakan mereka tidak pernah melakukan hal seperti itu dan ia tidak melakukan sesuatu yang salah. Ternyata dibarang Takeshi yang ia buang, ada sebuah tas berisi uang 1 juta yen.
Dan begitulah, akhirnya Suzuko masuk tahanan karena hal itu, perusakan properti.

Ia keluar dari tahanan setelah ia membayar denda 200.000 yen. Dan begitulah kisahnya dimulai sebagai gadis dengan catatan kriminal.

Ia kembali ke rumah, ayah dan ibunya mengadakan pesta menyambutnya. Adik Suzuko sangat kesal pada kakaknya, kenapa kakaknya melakukan hal itu, kenapa ia kembali ke rumah, karena ia khawatir akan dirinya yang tidak akan bisa masuk sekolah private karena kakaknya mantan narapidana. Pertengkaran kakak dan adik, ayah dan ibu membuat Suzuko yang menahan rasa sakitnya dan air matanya memukul meja, ia mengatakan kalau ia akan keluar dari rumah dan hidup sendiri, ia tak akan bergantung pada keluarga mereka lagi, tapi tunggu sampai ia menghasilkan 1 juta yen dari kerja part timenya, maka saat itu ia akan pindah.

Gosip dimana-mana, para tetangga menggosipkan Suzuko sebagai anak yang terlihat baik tapi ternyata didalamnya begitu, sebagai gadis yang punya catatan kriminal, telinganya harus tebal mendengar gosip disana sini.
Sementara itu adiknya Takeshi ternyata di bully oleh 3 temannya dan ia tak bisa melawan. Saat itulah ia melihat kakaknya yang pulang dari supermarket diganggu oleh 3 teman yang menertawakannya karena baru keluar dari penjara dan bahkan mengajaknya reuni nanti supaya Suzuko bisa menceritakan bagaimana kehidupan dipenjara. Suzuko tidak diam saja dibully, ia melempar belanjaannya pada mereka dan memanggil mereka jelek, jika melakukan sesuatu padanya mereka akan berakhir sepertinya.

Dan hal itu sepertinya membuat Takeshi merasa kalau kakaknya sangat keren. Ia mengikuti kakaknya setelah itu dan mereka berdua ngobrol dalam perjalanan pulang ke rumah. Ia bertanya bagaimana perasaan kakaknya menjadi pusat gosip dan kenapa kakaknya masih keluar rumah padahal semua orang menatapnya dengan tatapan tidak suka. Suzuko mengatakan ia tak bisa mengurung diri di rumah saja, ia tak peduli bagaimana orang memandangnya karena ia tak merasa melakukan sesuatu yang salah.
Obrolan kakak adik ini sebenarnya sederhana, tapi kita bisa melihat betapa dekat mereka berdua dan akhirnya mereka baikan, kembali pulang dengan bergandengan tangan.
Dihari kepindahan Suzuko, adiknya mengingatkan kakaknya untuk mengirim surat padanya, dimanapun ia berada.

Sejak saat itulah perjalanan panjang Suzuko dimulai. Ia pergi ke tempat dimana tidak ada orang yang mengenalnya. Ia akan bekerja disana dan mengumpulkan 1 juta yen, jika 1 juta yen sudah terkumpul maka ia akan pindah ke kota selanjutnya dan begitulah seterusnya. Kenapa harus 1 juta yen? Karena 1 juta yen sudah mengubah hidupnya dan karena dengan 1 juta yen, ia bisa pindah, menyewa kamar dan biaya makan sebelum ia mendapatkan pekerjaan selanjutnya.

Suzuko memutuskan untuk tinggal di pantai, karena ini musim panas. Ia mendapatkan pekerjaan disebuah restotan di pantai. Ia melakukan pekerjaannya dengan baik, ia bahkan dipuji saat membuat es serut. Ia mengirim surat pada adiknya mengenai keadaannya dan mengatakan bagaimana ia dipuji karena es serut, untuk pertama kalinya ia dipuji akan sesuatu. Adiknya adalah teman curhatnya.
Ditempat baru itu, Suzuko bekerja dengan giat untuk mengumpulkan 1 juta yen sebelum ia pindah ke tempat selanjutnya.

Disana, ada seseorang yang tertarik padanya. Awalnya aku berfikir si pria cuma ingin main-main aja karena kelihatannya ia playboy menggoda wanita. Tapi ternyata niatnya baik, ia sudah lama memperhatikan Suzuko, meski Suzuko rajin, Suzuko jarang bicara dan tidak punya teman, jadi ia setiap hari datang ke restoran dan berusaha mengajak Suzuko ngobrol ini dan itu, meski kebanyakan Suzuko jawabnya ketus. Ia bahkan mengajak Suzuko ke pesta pantai. Awalnya Suzuko menolak, tapi karena anak bos-nya ingin ikut, jadi ibu membiarkan anaknya pergi dengan Suzuko.
Di pesta itu, Suzuko tidak berbaur, ia malah memasak untuk mereka dan pria itu kembali mendekatinya mengajaknya main tapi Suzuko menolak dan malah mengajak anak bos-nya untuk pulang karena sudah sangat malam.

Si pria mengantar mereka pulang dan akhirnya mengaku kalau sebenarnya ia mengadakan pesta itu untuk menyambut Suzuko. Ia mengatakan sudah lama ia melihat Suzuko dan Suzuko tidak punya teman, jadi ia berharap dengan pesta itu Suzuko bisa berbaur dengan warga. Sayangnya Suzuko tidak tertarik dan bahkan tidak menganggap pria itu temannya, karena mereka bahkan tidak tahu nama masing-masing.
Tapi Suzuko tahu kalau pria itu berniat baik padanya.

Keesokan harinya, si pria datang ke resto tapi Suzuko sudah tidak ada disana. Si pria kecewa. Bos Suzuko menggoda si pria karena kelihatannya dia serius dengan Suzuko. Tapi si pria mengatakan ia hanya main-main, meski begitu kita bisa melihat kalau ia sedih.

Suzuko sendiri berangkat ke kota selanjutnya. Kali ini ia memilih pegunungan, ke sebuah desa kecil. Ia akan tinggal disana sampai 1 juta yen-nya terkumpul. Ia mendapat rumah dan pekerjaan dengan cepat karena seorang warga pemilik cafe tempat ia mampir memperkenalkannya dengan bibi pekerja di kebun persik.
Suzuko cukup beruntung karena disetiap tempat ia tinggal dan bekerja, selalu ada yang baik dan tertarik padanya. Kali ini salah satu pekerja di kebun persik itu, tertarik pada Suzuko.

Meski sebenarnya bapak itu agak aneh sih, Ia mengantar Suzuko ke kamar dan memberitahu ini dan itu, kalau ada apa-apa bisa tanya dia. Saat Suzuko mandi, dia masuk ke kamar mandi cuma untuk mengatakan yang mana keran air panas dan mana keran air dingin, atau mengatakan apakah Suzuko butuh sesuatu dan bla bla bla. Bahkan ia masuk tanpa izin ke kamar Suzuko untuk membangunkannya HAHAHAHHAHA.

Suzuko melakukan pekerjaannya dengan baik, memetik buah persik dan kali ini ia juga dipuji karena ia memetik dengan baik, bibi pemilik aja dulu saat pertama memetik buah persik dia tak bisa sebagus itu.
Masalah dimulai saat orang dari kantor desa datang ke rumah bibi, meminta Suzuko untuk menjadi Peach Girl, mempromosikan desa mereka. Suzuko tidak bisa menolak dan pekerja di kebun menasehati Suzuko untuk menolak kalau ia tidak mau. Karena itu ia ke kantor desa dan mengatakan kalau ia tak bisa melakukannya, tapi ternyata mereka sudah membuat pengumuman pertemuan dan tak bisa dibatalkan.

Seluruh warga berkumpul di aula dan membicarakan mengenai hal itu. Suzuko tidak tahu dan tak mengerti apa arti Peach Girl, jadi mereka menjelaskan kalau menjadi Peach Girl adalah untuk mempromosikan desa mereka dengan tampil di surat kabar dan wawancara singkat di TV. Karena desa mereka tak ada wanita muda jadi mereka ingin Suzuko melakukannya. Suzuko tentu saja menolak, karena ia tak bisa tampil di TV. Karena Suzuko menolak, para warga marah padanya dan mulai bicara jelek tentang Suzuko yang merupakan gadis kota yang sombong dan tak mau membantu. Suasana makin panas dan akhirnya Suzuko mengakui alasan kenapa ia tak bisa melakukannya, karena ia punya catatan kriminal.

Suzuko kabur dari tempat itu setelah ia mengaku dan pekerja kebun membantu Suzuko membela diri, ia menasehati warga desa yang harusnya tidak memaksa seorang gadis kecil melakukan sesuatu yang tak ia inginkan, apalagi gadis itu tidak berasal dari desa mereka dan seolah-olah warga menyalahkan Suzuko karena suzuko tidak mau.
Suzuko memutuskan melanjutkan perjalanannya setelah kejadian itu, ia minta maaf pada bibi karena ia pergi ditengah panen. Ia juga minta maaf karena ia sudah menyusahkan dengan statusnya. Tapi bibi dan pekerja kebun orang yang baik, mereka tak peduli dengan status Suzuko, bagi mereka Suzuko gadis yang baik.

Suzuko singgah di kota selanjutnya dimana ia akan mengumpulkan 1 juta yen. Kali ini ia memilih kota yang jaraknya 1 jam dengan sinkansen. Seperti biasa, ia mengirim surat pada adiknya jika ia tiba di kota baru. Ia bekerja di sebuah toko yang menjual bunga dan peralatan perkebunan. Disanalah ia berkenalan dengan Ryohei Nakajima (Mirai Moriyama). Nakajima seorang mahasiswa yang bekerja sambilan disana dan ia sudah cukup hafal dengan ini dan itunya. Suzuko mengalami kesulitan di hari pertama karena ia tak tahu nama bunga dan dimana letak-letak pupuk. Tapi ia berhasil melaluinya.
Saat pulang, Nakajima melihatnya dan mengajaknya bicara, ia tahu sangat sulit bekerja di hari pertama, ia ingin Suzuko jangan memasukkan kedalam hati omelan manajer.

Suzuko belajar dan belajar di tempat barunya, ia melakukan dengan baik pekerjaannya. Suatu hari para pekerja akan mengadakan pesta minum dan Suzuko lagi lagi tak bisa menolak. Tapi Nakajima tahu kalau Suzuko tidak nyaman jadi ia sengaja mengajak Suzuko pulang lebih awal dengan alasan mereka  masuk pagi besok. Nakajima mengantar Suzuko pulang malam itu dan Nakajima ini baik banged hal itu membuat Suzuko tersentuh dan menyadari kalau ia 'mungkin' menyukai Nakajima.

Suatu hari saat Suzuko belanja di supermarket, Suzuko bingung memilih kubis mana yang harus ia beli. NAkajima melihatnya dan menyapanya. Keduanya cukup awkward sampai akhirnya Nakajima mengajaknya minum teh bersama. Keduanya singgah di cafe dan mulai ngobrol, Nakajima tahu kalau Suzuko adalah warga pendatang dan penasaran kenapa Suzuko datang ke kota ini.
Suzuko kali ini, secara alami ia mengatakan alasannya, mengenai ia yang merasa tak ada tempat untuk dirinya di dunia ini dan merasa ingin tinggal dimana tak ada orang yang mengenalnya. Ia ingin mengumpulkan 1 juta yen dan pindah ke kota selanjutnya, kenapa 1 juta yen? karena dengan 1 juta yen ia bisa menyewa rumah dan bertahan hidup sebelum mendapat pekerjaan berikutnya di tempat baru.
Ia bahkan mengatakan mengenai dirinya yang punya catatan kriminal. Tahu kalau ia mengaku banyak pada Nakajima, Suzuko kabur.

Nakajima mengejarnya dan berfikir Suzuko marah padanya karena ia bertanya banyak. Ternyata Suzuko hanya malu karena ia mengaku pada Nakajima dan berfikir Nakajima sama dengan orang lain yang selama ini ia temui, setelah tahu ia mantan napi, mereka menjauhi dan mengatakan hal buruk tentangnya. Tapi Nakajima berbeda, ia tak peduli akan hal itu dan mengakui kalau ia menyukai Suzuko.
Suzuko cukup terkejut dengan hal itu dan mengatakan kalau ia juga menyukai Nakajima. Dan pada akhirnya mereka jadian awwwwwww.

Hari itu, Nakajima mengajak Suzuko ke rumahnya, ia ingin Suzuko memasak untuknya. Rumah Nakajima beneran berantakan HAHAHAHHA, Suzuko nggak bisa duduk dan NAkajima sibuk membereskan ini dan itu selagi Suzuko memasak. Suzuko menyadari ia tak punya daun bawang dan Nakajima menunjukkan kebun kecilnya, bawang yang ia tanam sendiri dan membuat Suzuko tertawa untuk pertama kalinya, karena NAkajima terlihat seperti nenek-nenek. Dan suasana jadi romantis dan begitulah HAHAHAHAHHA.

Sejak saat itu hubungan keduanya cukup mesra. Aku rasa Suzuko mulai tinggal di rumah Nakajima sejak saat itu. Tapi suatu hari ada pekerja wanita baru yang mulai bekerja di toko mereka. Dan Nakajima mulai berubah sikapnya. Meski Suzuko sudah lama bekerja, ia masih melakukan kesalahan, jadi ia dimarahi dan saat ia dimarahi Nakajima dan wanita itu malah tertawa berdua, bermain air. Nakajima juga jadi lebih dekat dengan si wanita itu, mereka sering terlihat bersama. Parahnya lagi Nakajima mulai meminjam uang pada Suzuko dan Suzuko mulai ingat kalau ia dan Nakajima kencan, selalu Suzuko yang membayarnya.
Dan makin parah, saat Suzuko lewat di sebuah cafe, ia melihat Nakajima dan wanita itu berdua, kencan, dan Nakajima malah keluar meminjam uang pada Suzuko. OMGGGG, aku nangis banged pas ini dan bahkan mulai memanggil Nakajima si br*ngs*k. Kesel banged.

Setelah cukup lama berfikir, Suzuko akhirnya membuat keputusan. Malam itu ia kerumah Nakajima dan mulai bertanya kenapa Nakajima menyukainya. Nakajima kesulitan menjawab dan pada akhirnya Suzuko mengatakan kalau Nakajima menyukainya karena ia punya uang. Ia mengaku ia sudah tidak tahan pada Nakajima, kenapa ia yang harus membayar biaya kencan Nakajima dan wanita lain, itu membuatnya muak.
Malam itu, mereka putus.

Suzuko kembali ke apartemennya dan menemukan surat adiknya di kotak surat. Ia membaca pesan adiknya. Di surat kali ini, Takuya mengakui kalau sebenarnya selama ini ia dibully di sekolah, bahkan kali ini mereka meletakkan bunga di mejanya (tanda berkabung) dan karena ia tak tahan lagi ia melawan dan menghajar mereka, tapi temannya yang jatuh dan terluka, justru ia yang diminta untuk meminta maaf. Selama ini ia selalu berharap suatu hari nanti ia bisa bersekolah di sekolah private supaya ia tak diganggu teman-temannya lagi. Dan kali ini orang tua mereka menawarkannya pindah sekolah. Tapi Takuya mengingat kakaknya, bagaimana kakaknya tidak kabur menghadapi orang-orang yang membencinya dan bergosip, kakaknya membuat ia berfikir untuk menghadapinya dan bukan kabur, karena itu ia akan tetap berangkat ke sekolah yang sama.

Membaca surat adiknya, Suzuko menangis. Tentu saja karena selama ini ia selalu kabur dan hidup dalam ketakutan kalau suatu saat ia ketahuan. Ia sebenarnya melarikan diri selama ini, dengan alasan 1 juta yen yang ia buat, ia sebenarnya sedang melarikan diri. Tahu adiknya berusaha keras karena dirinya, itu membuat Suzuko juga ingin berusaha demi adiknya. Ia menulis surat balasan pada adiknya kalau adiknya tidak salah, adiknya sudah melakukan hal yang benar dengan melawan. Dan ia mengatakan di kota selanjutnya, ia akan menetap disana, masalah apapun yang terjadi, kali ini ia tak akan kabur.

Keesokan harinya, Suzuko bersiap berangkat ke kota selanjutnya.
Nakajima mengetahui kalau Suzuko berangkat hari itu dan ia diam saja. Pekerja wanita yang sering bersamanya menasehati Nakajima untuk mengejar Suzuko. Ternyata selama ini Nakajima punya alasan kenapa ia terus meminjam uang. Ia tahu Suzuko akan pergi dari kota itu kalau Suzuko mengumpulkan 1 juta yen, karena itu ia terus meminjam dan meminta Suzuko yang bayar kalau mereka kencan, supaya Suzuko tidak mengumpulkan 1 juta yen dan tidak pergi. *nangis gw booooooooo*

Begitulah kisah dalam movie ini, singkat tapi menyentuh. Aku bahkan minta maaf sama Nakajima karena sudah nyumpahin dia HAHHAAAHA, ternyata dia bener suka sama Suzuko selama ini T___T
Aku pikir cintanya palsu dan cuma mau uangnya aja. Tapi ya mau gimana, nasi sudah jadi bubur dan Nakajima belum sempat menjelaskan alasaannya.
Ia mengejar Suzuko ke stasiun tapi ia tak melihatnya. Karena Suzuko singgah beli makanan dulu.
Tapi keduanya sempat saling melihat dan bertatapan, aku bertanya-tanya kenapa Nakajima tak mengejar Suzuko saat ia melihat Suzuko sementara Suzuko berfikir kalau mungkin ia salah lihat karena nggak mungkin Nakajima mengejarnya.

Awalnya aku pikir mereka menatap ke arah yang sama tapi nggak saling melihat karena terhalang oleh tanaman yang ada disana, bisa jadi sih, karena tempat parkir sepeda jauh dibawah dan Suzuko ada di atas tangga, jadi mungkin nggak kelihatan. Tapi setelah berkali-kali mengulangi adegan ending, sepertinya mereka saling menatap tapi berfikir kalau itu nggak mungkin orang yang mereka cari.
Jujur saja, aku suka endingnya. Aku sudah cukup bahagia karena Nakajima tidak jahat HAHAHAH.
Tentu saja akan lebih bahagia kalau mereka berdua bersatu, tapi karena sejak awal drama ini mengenai pencarian jati diri dan ada baiknya kalau Suzuko memang ke kota selanjutnya dan memulai hidup baru disana.
Kalau jodoh, keduanya akan bertemu suatu hari nanti. HAHHAHAHAA.

Aku menonton movie ini memang karena Yu Aoi, aktingnya bagus seperti biasa. Dia cocok banged jadi Suzuko, gadis yang tidak punya ekspresi, banyak pikiran dalam hatinya, ia tak bisa mengatakan isi hatinya, terlihat kuat padahal ia lemah. Selama perjalanannya ia fokus pada 1 juta yen dan selalu menghitung kapan akan terkumpul supaya ia bisa pindah ke tempat selanjutnya. Tapi sejak ia bertemu Nakajima, sepertinya ia memang tidak pernah menghitung tabungannya lagi. Ia tersenyum untuk pertama kalinya dan ia terlihat bahagia. Tapi sayangnya Nakajima nggak jujur, seandainya jika ia mengatakan yang sesungguhnya, pasti ceritanya akan berbeda.

Aku jadi baper banged sama Nakajima alias Mirai Moriyama HAHAHAHAHA. Perannya disini nggak banyak tapi sukses mencuri hati aku, dia nggak ganteng tapi kok manis banged gitu LOL. Pengen nonton drama movie dia jadinya, sepertinya ini pertama kali aku liat akting dia. Aku udah liat filmography-nya di asianwiki dan aku lihat ada beberapa drama/movie dia yang ada di list yang akan aku tonton, semoga kesampaian ya. Agak susah sih drama, karena episodenya banyak, kalau movie kan cuma 1 paling 2 jam selesai HAHAHHA.

Skor:
Story: 4/5
Aku suka kisahnya, tentang seorang gadis yang baru keluar dari penjara dan bagaimana ia hidup saat ia punya catatan kriminal. Begitulah manusia ya, nggak bisa berhenti gosip, mungkin bagi kita cuka gosip gitu-gitu aja, tapi bagi yang bersangkutan itu hal yang besar. Tapi aku suka bagaimana Suzuko tidak mengurung diri di rumah dan tetap keluar rumah seperti biasa dan bekerja. Ia tak peduli apa yang orang lain katakan padanya. Meski begitu, caranya melarikan diri adalah dengan mengumpulkan 1 juta yen. Karena itu bagi adiknya melihat kakaknya seperti itu, tidak menyerah, ia jadi termotivasi. Tapi Suzuko sendiri menyadari kalau selama ini ia hanya kabur, jika ada masalah ia selalu melarikan diri. Ia merasa tak ada tempat untuknya. Tapi sebenarnya disetiap tempat yang ia singgahi, selalu ada yang menerimanya apa adanya dan tak peduli mengenai perbuatan Suzuko dulu.
Suzuko memang bersalah tapi ia punya alasan melakukannya. Aku benar-benar benci sama Takashi itu, sayangnya sampai akhir kita nggak tahu dia dimana dan apakah benar di tas-nya ada 1 juta yen.
Dan aku suka plot twist movie ini HAHAHAHAHA

Character/Acting: 4/5
Sepertinya yang di cast dalam movie ini sudah berpengalaman akting semuanya jadi nggak perlu diragukan. Aku suka dengan karakter mereka dan bagaimana mereka menggambarkan peran mereka. Adik Suzuko, aku suka banged, dia anak SD biasa, dia marah pada kakaknya tapi ia menyayangi kakaknya. Ia dibully di sekolah dan tak berani mengaku tapi ia tidak kabur. Sampai saat ia tak tahan lagi dan ia melawan. Aku sedih karena kita nggak bisa melihat kakak adik bersama lagi.

Cinematography: 4/5
Cara pengambilan gambar movie ini nggak ada yang istimewa sih tapi aku suka lokasi syutingnya.Mulai dari kota sampai ke desa. Cocok bagi yang suka movie yang lokasinya bukan disatu tempat. Pemandangannya juga indah. Tapi fokusnya bukan ke pemandangan sih ya HAHAHHAHA.

Music : 3/5
Nggak banyak BGM di movie ini, tapi masih tetap asik diikuti. Satu-satunya musik yang aku ingat dari movie ini sih endingnya HAHAHAHHA.

Opening: 4/5
Scene opening di movie ini udah plot twist, jadi bikin kaget dan pengen lanjut mengikutinya. Aku cukup kaget lho karena Suzuko keluar dari penjara dan bergumam sambil menyanyi, hal itu membuat aku penasaran kenapa dia dipenjara dan kita diperlihatkan alasannya yang sebenarnya aku seneng banged saat Suzuko membuang semua pakaian si teman serumahnya.

Ending: 4/5
Ini endingnya bisa dibilang open ending dimana Suzuko akan melanjutkan hidupnya di tempat yang baru dan kali ini ia tak ingin kabur lagi. Sayang sekali Nakajima tidak mengaku sampai akhir dan keduanya hanya slaing menatap dengan pikiran 'ah nggak mungkin dia datang mengejarku'. Aku cek di idws kayaknya banyak yang kecewa HAHAHAH. Mungkin pengennya Suzuko dan Nakajima bersatu hidup bahagia kali ya. Well, aku juga pengennya gitu wkkwkwkwk, tapi memang sebaiknya Suzuko ke tempat baru dan nggak bersembunyi lagi dan Nakajima datang kesana menemuinya HAHHAHAAHHA.

Overall ini movie bagus banged. Ringan. Asik ditonton bareng temen-temen. Recommended!

Share:

4 comments:

  1. Yu aoi mah aktingnya dabestttt.
    Di Fish Story ada om Mirai, yang scene bareng Mikako Tabe.
    Love strike lumayan, nontonnya karna Masami Nagasawa sih haha.

    ReplyDelete
  2. Oh Sebelumnya Masami sama om Mirai pernah ketemu di Crying Out Love, in the Center of the World 2004, itu film buat Masami nyabet banyak penghargaan padahal masih terbilang muda.

    ReplyDelete
  3. I knew it kalo Moriyama Mirai itu mank Scene stealer.. peran apapun yang dia maenin.. meski bukan pemeran utama, tapi pasti berbekas. Udah suka banget ama dia sejak 2004 waktu masih tinggal di Jepang.. nonton di bioskop "crying out for love in the center of world". j drama Kiken na aneki, movie rage (anger), and yang baru-baru ini nonton Moteki (drama ama moviena).. wow blow my mind.. great kisser and sexy banget dia disitu g disangka bisa ambil peran kaya gitu..lucu abis

    ReplyDelete
  4. Klo diliat2, si aoi ini mirip jedar y, wkwkwk... Aq jg suka tipe film kek gini. Cerita sederhana, tapi karakternya kuat. Aoi emang jagonya sih. Meski skrg banyak artis muda Japan yg naik daun, tapi aq msh suka acting2 artis zaman ini, yu aoi, juri ueno, masami nagasawa, en aoi miyazaki... Pengen liat mereka acting satu scene dech^-^

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts