Tuesday, 31 October 2017

[Recap] Good Morning Call - Our Campus Days Episode 1


Akhirnya bisa juga nonton Good Morning Call Season 2 setelah menunggu cukup lama karena aku menyerah mencoba daftar di Netflix lol.
Tapi sayangnya setelah ada link downloadnya, menunggu subtitlenya ternyata butuh perjuangan ekstra juga, sampai saat postingan ini ditulis, Aku belum menemukan subtitle drama ini T______T
Aku orangnya nggak sabaran nungguin subtitle, jadi akhirnya RAW ditonton juga, meski hanya mengerti 30% isinya HAHAHAHAHAHA.
PAda kesempatan ini, aku akan menulis recap Good Morning Call Season 2 episode 1, nggak yakin apakah akan lanjut atau enggak, kalau mood dan waktu memungkinkan, aku akan lanjut hehehhehe..
Tapi karena subtitlenya belum rilis, jadi aku hanya menceritakan garis besarnya saja dan bisa saja ada kesalahan, jadi harap dimaklumi.


Good Morning Call Season 2 - Our Campus Days Episode 1

Episode 1 dimulai dengan pernikahan Nao dan Uehara yang tentu saja itu hanya mimpi, karena saat janji pernikahan Uehara mengembalikan cincin pernikahan pada Nao karena ia pikir mustahil baginya bersama selamanya dengan Nao HAHAHHAHAHA.
Nao tentu saja panik saat Uehara yang baru menikah beberapa detik dengannya meninggalkan gereja, ia mengejarnya tapi Uehara sudah keburu pergi sambil bergumam mustahil baginya untuk menikah dengan Nao HAHAHAHAH.
Nao sendiri yang shock akan mimpi buruknya terbangun dan menyadari kalau pintu apartemennya di gedor dengan keras oleh Uehara. Nao yang masih belum kembali ke dunia nyata akhirnya sadar saat ia melihat jam kalau ia sudah sangat terlambat.
Nao dengan panik bangun dan segera bersiap-siap.

Hari ini adalah hari kelulusan Nao dan Uehara. Ini hari terakhir masa SMA mereka berdua. 1,5 tahun setelah mereka berdua tinggal bersama.
Di Season 1 Nao dan Uehara tinggal bersama, ketahuan pihak sekolah dan mereka diminta pindah, tapi takdir membawa mereka berdua tinggal di apartemen yang sama lagi, kali ini sebelahan rumah.
Nao sangat senang karena ia dan Uehara masih pacaran sampai masa terakhir SMA mereka. Nao juga mempunyai kunci rumah Uehara dimana ia bisa masuk ke sana kapan saja.
Pagi itu mereka berdua berangkat ke sekolah bersama-sama untuk terakhir kalinya dimana Uehara protes pada Nao yang memakan puding-nya seenaknya. Nao membela diri mengatakan ada 2 puding disana, jadi ia pikir salah satunya untuknya, tapi tentu saja Uehara mengatakan tidak HAHAHHAHHA.
Uehara kalau soal makanan emang nomor 1, apalagi puding, makanan kesukaannya XD XD

Di sekolah, setelah upacara kelulusan selesai, Uehara dikerumuni oleh anak-anak cewek untuk mendapatkan momen terakhir mereka dengan Uehara, tentu saja foto bareng. Dan Uehara hari itu cukup baik membiarkan mereka, mengingat ini momen terakhir. FAns Uehara, JUn Abe juga nggak mau kalah mengambil selca bersama Uehara.
sementara itu Nao menatap dengan kesal karena sampai saat terakhir Uehara tetap populer. Ia juga mengeluh karena temannya Marina masuk ke Universitas yang sama dengan Uehara. Ternyata Nao masuk ke universitas berbeda, makanya tadi pas berangkat ke sekolah Nao dalam hati berkata ini terakhir kalinya ia berangkat bersama Uehara.
Marina sendiri tidak menganggap itu hal yang istimewa, ia malah mengeluh karena pacarnya MIcchan masuk ke Universitas di Hokkaido, sangat jauh dari Tokyo, jadi mereka akan LDR. Nao mengatakan kalau ia akan kesepian karena Micchan tidak bersama mereka.

Tiba-tiba Abecchi datang dan mengatakan pada Nao kalau Nao tidak perlu khawatir karena kesepian, karena ia masuk ke Universitas yang sama dengan NAo HAHAHHAHAHA.
Nao berterima kasih. Abecchi mengatakan meski Nao dan Uehara tidak masuk ke universitas yang sama, ia yakin hubungan mereka akan baik-baik saja, karena mereka berdua adalah Best Couple. NAo terharu dan kembali bersemangat karena ia yakin Uehara tidak akan selingkuh karena mereka pasangan yang ditakdirkan.
Marina sendiri berkata semoga saja itu tidak salah dan membuat NAo kembali bimbang.
sementara itu Uehara yang dikerumuni oleh cewek-cewek kelihatan agak sedih dia dan Nao tidak satu universitas (?).

4 Bulan Kemudian

 
Uehara yang populer di SMA ternyata makin populer di Universitas, ia bahkan memenangkan Tokyo Kenmei University Mr. Campus Contest 2017.
Marina melihat poster itu dan mengatakan kalau Nao tidak boleh melihat hal itu, karena ia yakin Nao akan frustasi. Tapi sudah terlambat karena NAo ada dibelakanganya. Nao mengatakan kepopuleran Uehara bahkan sudah sampai ke kampusnya, tidak mungkin dia tidak tahu HAHAHHHAHHA. Marina mengatakan apa karena itu Nao datang ke kampusnya dan Nao terdiam, sepertinya NAo ingin melakukan penyelidikan HAHAHAHAH.
Nao kemudian disapa oleh Ota Kayo, teman satu klub-nya yang excited karena mahasiswa baru yang populer itu adalah pacar Nao.
Abecchi bahkan bergabung dengan mereka dan mengatakan alasan dia datang adalah karena banyak hal yang berkilauan di kampus MArina. Marina mengatakan para pria di kampus mereka memang tampan dan kemudian Marina memperlihatkan runner-up Mr. Campus yang ternyata adalah Daichi. Ota tidak tahu siapa Daichi dan Marina menjelaskan kalau Daichi adalah teman masa kecil Nao.
Nao kemudian menyadari kalau para mahasiswi di kampus itu sangat berkilau alias cantik-cantik semua HAHAHHAHA.

MArina meminta Ota untuk mengawasi Nao karena ia yakin NAo pasti akan membicarakan Uehara setiap hari dan mengkhawatirkan Uehara, meski itu merepotkan, ia meminta Ota setia mendengarkan.
Tapi Ota mengatakan Nao bukan orang yang khawatiran seperti itu dan saat ia akan menanyakan pendapat Nao, Nao sudah menghilang dari sana HAHHAHAHAHAHHA.

Nao tentu saja pergi mencari Uehara dan ia langsung bisa menemukan dimana Uehara karena para mahasiswi berkumpul mengikutinya. Para mahasiswi itu ada yang dari tahun pertama sampai mahasiswi senior berusaha menarik perhatian Uehara tapi Uehara menolak mereka dan membuat NAo senang karena Uehara tidak tergoda HAHAHHAHA.
Tapi ia tak bisa tenang begitu saja, jadi ia terus mengikutinya dan mengawasi Uehara, untung saja Uehara benar-benar tidak tertarik pada mereka dan berusaha kabur karena semakin banyak yang mengikutinya HAHAHHAHA.

NAo sendiri, matanya fokus pada Uehara jadi ia tak melihat jalan dan menabrak seseorang. Orang itu adalah Natsume Shu yang membawa banyak selebaran dan tertarik pada Nao, ia memberikan satu pada Nao agar Nao ikut acara itu.
Aku kurang paham itu acara apa, tapi kayaknya acara kencan buta gitu, Shu bahkan berusaha meminta nomor kontak Nao, tapi Nao menolak dan mengembalikan selebarannya. Kemudian ia kembali pergi mengikuti Uehara. Shu menatap kepergian Nao sambil tersenyum, mengatakan kalau Nao sangat imut.

Nao kembali ke kampusnya saat jam makan siang dan makan bersama Ota di kantin. Nao sibuk menceritakan bagaimana Uehara menolak para mahasiswi yang mendekatinya dan terlihat keren. Ota sendiri berkomentar kalau sepertinya menjadi pacar orang populer itu sangat sulit.
Kemudian beberapa mahasiswi datang mendekati Nao untuk bertanya mengenai Uehara karena Nao pernah satu sekolah dengannya. Nao menceritakan mengenai Uehara yang tampan dan pintar, ia sedikit malu-malu menceritakannya karena Uehara adalah pacarnya.
Tapi ternyata mereka tidak tahu dan malah bertanya apakah Nao pernah bicara pada Uehara. Ota kesal mendengarnya dan akan mengatakan kalau Nao adalah pacar Uehara tapi Nao menahannya. Ota memberi kode pada Nao kalau Nao harus tenang dan mengatakan yang sebenarnya.
Jadi Ota mengatakan pada semua yang ada disana kalau Nao adalah pacar Uehara. Semuanya terdiam beberapa detik dan kemudian tertawa karena hal itu. Tentu saja tidak ada yang percaya Nao adalah pacar uehara dan Nao cukup terkejut dan merasa khawatir. Poor Nao.

Uehara benar-benar kesulitan kabur dari fans-nya. Ia akhirnya berhasil sampai di tempat yang tenang dan tidak ada siapa-siapa disana. Ia mengeluarkan bekalnya, onigiri yang gedenya minta ampun HAHAHAHAHHA. Tapi Uehara menyukai onigiri itu, matanya bersinar kalau melihat makanan HAHAHHAHAHHA.
Tapi belum sempat ia makan, para mahasiswi menemukannya dan karena kaget onigiri itu jatuh. Para mahasiswi itu menawarkan Uehara makan bento mereka dan Uehara benar-benar sudah hilang kesabaran dan akhirnya berteriak pada mereka, meminta mereka berhenti mengikutinya.
PAra mahasiswi itu kaget dengan sikap Uehara dan saat itulah Shu tiba-tiba muncul di gedung sebelah dan meminta maaf pada mahasiswi itu karena sikap Uehara.

Uehara tidak mengenal Shu dan bertanya siapa dia. Aku tidak mengerti mereka bicara apa, tapi Shu membicarakan mengenai seorang stalker yang mengikuti Uehara tadi. Uehara tidak tertarik bicara pada orang yang tidak ia kenal dan Shu berkomentar kalau Uehara sama sekali tidak imut dengan sikapnya yang dingin itu.
Uehara sendiri tidak peduli. Kemudian terdengar suara mahasiswi lainnya yang mencari Uehara dan Uehara bersiap untuk kabur lagi. Shu kemudian menawarkan bantuan pada Uehara untuk kabur ke tempat yang aman. Uehara terdiam.

Shu membawa Uehara ke suatu tempat, sebuah laboratorium yang isinya cowok semua, jadi nggak akan ada yang menganggu Uehara.
Ia masuk ke kantor utama labor itu dan memperlihatkan pesediaan makanan disana, cup ramen. Mata Uehara berbinar-binar melihat ramen disana dan memilih satu untuk makan siang.
Tapi ia kahwatir apakah tidak apa-apa mereka sembarangan masuk ke sana, Shu mengatakan tenang saja. Tapi kemudian ingat kalau mereka mungkin punya satu masalah.
Uehara menyalakan bunsen untuk memasak air saat tiba-tiba seseorang terbangun dan marah karena ada yang sembarangan masuk ke ruangannya. Uehara shock karena ada seorang wanita disana yang tiba-tiba menarik kerah bajunya, mengguncangnya sambil marah dan kemudian si wanita itu pingsan dan tertidur.

 
Uehara terdiam tak mengerti apa yang baru saja terjadi. Shu mengatakan kalau ini biasa terjadi, jadi Uehara jangan khawatir. Ia mengangkat wanita itu dan menidurkannya di sofa.
Shu mengatakan pada Uehara kalau tempat ini tempat yang cocok dengan Uehara karena tidak akan ada yang menganggunya, karena tak ada yang tertarik padanya, jadi Uehara bisa bernafas lega.
Uehara tersenruh dengan kebaikan Shu, ia kemudian mengeluarkan puding favoritenya dan memberikan satu pada Shu, tandanya ia membuka hatinya untuk Shu. IA berterima kasih apda Shu.
Shu tertawa dengan puding itu dan memperkenalkan dirinya pada Uehara.

Nao ada di rumah Uehara sedang memasak makan malam sambil bernyanyi kecil, ia menikmati memasakkan makan malam untuk Uehara, wortelnya dipotong penuh cinta, berbentuk hati hehehehhe.
Saat mendengar suara langkah kaki Uehara, Nao berlari ke pintu untuk menyambut Uehara. Uehara mengatakan pada Nao kalau hari ini ia membawa temannya. Nao cukup kaget karena Uehara punya teman dan ia bersiap seperti seorang istri yang menyambut teman suaminya, berlutut di lantai.
Teman yang dimaksud masuk dan tentu saja itu adalah Shu yang mencari-cari dimana pacar Uehara dan ia shock karena pacar Uehara ada dibawah berlutut padanya. Ia makin shock saat Nao memperlihatkan wajahnya.
Keduanya terdiam membatu HAHAHAHAHHAHAH.

Uehara, Nao dan Shu makan malam bersama. Shu berkomentar ia penasaran orang seperti apa pacar Uehara itu dan ia tak menyangka ternyata orangnya adalah Nao, si stalker LOL. Nao juga mengatakan ia tak pernah menyangka kalau ia dan Shu akan duduk bersama seperti ini hahahahaha.
Uehara bingung dan bertanya dimana mereka berdua pernah bertemu. Shu ingin menceritakan apa yang terjadi tapi Nao dengan cepat membuka sup kesukaan Uehara untuk mengalihkan pembicaraan. Selagi Uehara sibuk dengan supnya, Nao berbisik pada Shu untuk tidak mengatakan hal yang tidak penting, tapi Shu malah menggoda Nao dengan meninggikan suaranya mengatakan tentang Nao yang menjadi stalker Uehara. Tapi Uehara tidak terlalu mendengarkan mereka karena dia sibuk dengan makanannya.

Shu kemudian mengalihkan pembicaraan mengenai acara kencan buta / goukon besok dan NAo dengan sigap mengatakan kalau ia menolak Uehara pergi. Ia menjelaskan pada Shu kalau Uehara tidak tertarik dengan kencan buta, karena dikepala Uehara dipenuhi oleh makanan dan uang, jadi Uehara tidak tertarik dengan hal lain.
Shu malah menggunakan kesempatan itu untuk menggoda Nao, kalau begitu dia sama sekali tidak memikirkanmu, meskipun kau adalah pacarnya?
Nao terdiam dan ia dengan cepat mencari alasan, mengatakan kalau ia special karena ia pacar Uehara. Shu malah mengejek dan menertawakan Nao. Nao kesal banged.
Uehara hanya menatap keduanya sambil terus makan dan makan dan makan HHAAHAHAHAHAHAHHAHAHAHA.

Nao tidak mau kalah dan mengajak Uehara makan 'itu'. Shu bingung. Nao merasa itu hanya rahasianya berdua dengan Uehara, kalau Uehara sangat suka puding, jadi ia mengeluarkan puding kesukaan Uehara dari kulkas dan dengan bangga memperlihatkan pada mereka.
Shu dengan tenang mengatakan kalau tadi ia dan Uehara baru makan puding itu dan NAo shock berat HAHAHHAHAHAH. Karena itu adalah rahasia mereka berdua tapi sekarang bukan menjadi rahasia lagi wkwkwkkwkw.
Nao mendekati Shu dan bertanya apa maksudnya. Shu mengatakan tadi Uehara memberikan puding itu padanya dan Nao benar-benar tak percaya Uehara memberikan puding kesukaannya pada Shu. Puding kesukaan Uehara dimana ia pernah memakannya dan Uehara sangat marah padanya.
NAo merasa kalau ia kalah dan terduduk lemas. Uehara mengatakan itu karena Shu menunjukkan tempat bagus padanya makanya ia memberikan puding pada Shu.

 
NAo bertanya apa maksudnya. Shu menjelaskan demi kehidupan kampus yang menyenangkan, mereka punya tempat rahasia. Nao shock lagi dan Shu menggoda Nao apakah Nao penasaran. Shu mendekatkan wajahnya pada NAo.
Nao kesal dan mengatakan ia tidak penasaran sama sekali. Nao kemudian mulai menyombongkan lagi kalau ia mengenal kakak Uehara dan berteman baik dengan kakak ipar Uehara dan bla bla bla.
Uehara kemudian memanggil Nao dan menyuruhnya pulang saja. Nao shock.

Nao kembali ke rumahnya dan sangat kesal, ia melempar bonekanya. Ia kesal karena Shu sangat dekat dengan Uehara, bahkan Uehara memberikan puding kesukaannya pada Shu. PAdahal ia memasakkan makan malam untuk Uehara tapi kenapa ia malah diusir, ia sangat kesal dan mengatakan pada dirinya sendiri kalau ia tidak akan kalah. Ia tidak boleh kalah dari Shu HAHAHAHHA.

Sementara di rumah uehara, Shu meminta maaf pada Uehara karena tadi ia terlalu dekat dengan Nao dan membuat Uehara tersedak dan batuk. Shu mengatakan Uehara orang yang mudah dibaca pikirannya, ia tahu kalau Uehara cemburu makanya ia menyuruh Nao pulang. Awwwwwwwwwwwww.
Tapi tentu saja Uehara membantah hal itu. Shu mengatakan kalau Nao bukan tipenya dan ia juga tak akan merebut pacar temannya. Uehara sok cool dan mengatakan kalau ia sama sekali tidak peduli hehehhehehhe.

Nao ternyata pergi ke minimarket membeli puding HAHHAHAHAHHAHAAHHA. Ia yakin ia tidak akan kalah dari Shu kalau tentang makanan kesukaan Uehara.
Saat ia melewati lampu merah, seseorang memberikan sesuatu padanya. Nao membaca tulisan di tissu yang dibagikan itu, untuk promosi sebuah bar dimana ada tulisan 'tempat rahasia' dan itu membuat Nao kembali berfikir tempat rahasia yang dibicarakan Shu tadi. Nao tentu saja mulai berfikir yang tidak-tidak kalau yang dimaksud Shu itu adalah sebuah bar.
Ia mulai membayangkan Uehara dan Shu dikelilingi wanita seksi dan Nao shock banged, ia bahkan sampai ditabrak seseorang dan terjatuh, Nao lemas.

Hal itu dilihat oleh Daichi yang kebetulan ada disana dan mendekati Nao, ia membantu Nao memasukkan puding yang dibeli Nao kedalam kantong plastik.
Daichi berkomentar kalau NAo sama sekali tidak berubah, sejak dulu Nao selalu memikirkan Uehara, membelikan puding kalau ia sedang dalam masalah dengan Uehara. Nao membantah mengatakan kalau ia tidak membeli itu untuk Uehara. DAichi tertawa dan mengatakan Nao orang yang mudah ditebak.
Keduanya kemudian membicarakan sesuatu, aku kurang jelas sih mereka ngomong apa, tapi kayaknya Daichi menasehati NAo kalau sekarang Nao sudah jadi pacar Uehara dan bukan cinta sepihak lagi, jadi ia harus lebih percaya diri.
Daichi mengatakan kalau ia juga tak berubah, selalu mengkahwatirkan NAo.
Daichi kemudian dipanggil oleh teman-temannya. Nao bertanya apakah mereka teman Daichi dan Daichi mengatakan mereka teman satu klub di klub handball, mereka sedang membicarakan mau makan di restoran mana.
Daichi seperti biasa menepuk kepala Nao sebelum meninggalkannya.

Salah seorang teman Daichi menunggunya dan bertanya apakah Nao adalah pacar Daichi. Daichi mengatakan bukan, tapi seseorang yang ia inginkan menjadi pacarnya. Gadis itu terdiam.

Nao galau di kampus karena Uehara sangat dingin padanya, sejak malam itu ia belum bertemu dengan Uehara. Tapi meski Uehara dingin padanya, ia masih mencintai Uehara dengan segenap hatinya.
Jun Abe alias Abecchi kemudian muncul dikampus dengan gaya yang berbeda membuat Nao dan Ota terkejut, tapi mereka bisa menebak Abecchi akan ikut kencan buta malam ini.
Nao  juga menerima pesan dari Marina yang akan ikut kencan buta. Nao kesal sekali karena semuanya kelihatan menikmati kehidupan kampus dan berbahagia. Ota kemudian punya ide dan mengajak Nao ikut kencan buta itu, karena ia juga ingin punya pacar. Tapi kemudian ia menyadari Nao sudah punya Uehara jadi tidak mungkin ikut.
Tapi mata Nao tiba-tiba bersinar dan mengatakan kalau ia akan ikut kencan buta itu.

Malam itu Nao akhirnya ikut ke acara kencan buta itu.
Ota ternyata sangat manis dan cukup populer, Marina juga menunjukkan sisi feminin-nya dan mengatakan kalau ia belum pernah punya pacar, tentu saja NAo terkejut karena ia tahu Marina LDR dengan Micchan. Yang lain juga memperhatikan Nao dan menebak kalau Nao sepertinya tipe yang belum pernah pacaran. Mereka bersikap baik pada Nao dan Nao malah menikmati acara kencan buta itu.
Tiba-tiba ada suara dari belakang yang berkata, eh... jadi kau belum pernah pacaran?
Nao terkejut dan melihat ke belakang, ternyata Shu dan Uehara sudah berdiri disana. Nao shock melihat Uehara disana, menatapnya dalam diam. Sementara para gadis yang lain excited karena Uehara datang ke acara kencan buta itu.
Nao panik dan ingin menjelaskan, tapi Uehara sudah malas dan meninggalkan mereka. Shu tersenyum melihat Uehara dan Nao. Marina dan Ota yang mengetahui apa yang terjadi jadi merasa nggak enak.

Waktu berlalu, Uehara ternyata sudah kembali dan duduk berbeda meja dengan Nao dkk. Nao menatapnya dengan penuh rasa khawatir. Marina dan Ota bertanya kenapa Uehara ada disana dan Nao juga tidak tahu.
Para gadis mulai mendekati Uehara dan memberikannya makan ini dan itu, tapi Uehara tidak tertarik. Seorang pria mulai mendekati Nao dan bertanya tipe ideal Nao. Nao hanya mengerutkan kening dan menatap ke arah Uehara. Akhirnya matanya dan mata Uehara bertemu, tapi Uehara dengan cepat mengalihkan pandangannya. Nao kecewa.
Uehara sendiri berbisik pada Shu mengatakan kalau Shu mengajaknya pergi pesta tapi ia tidak tahu kalau yang dimaksud adalah kencan buta.

Acara utama kencan buta dimulai, sepertinya mereka menunjuk siapa orang paling jujur dan banyak yang memilih Ota. Orang paling membosankan kali ya, atau paling nggak menarik, mereka memilih Nao HAHAHHAHAH.
Sementara orang yang paling menarik tentu saja Uehara yang nggak peduli semua orang menunjuknya, kerjanya cuma makan dan makan.
Abecchi kemudian berteriak karena ia datang telat ke acara itu dan Ota menyadari kalau ternyata goukon yang dimaksud Abecchi tadi di kampus adalah acara ini, dia pikir goukon yang lain.
Nao satu-satunya yang tidak menunjuk tadi saat mereka bertanya orang yang paling menarik, jadi mereka semuanya meminta Nao untuk menunjuk siapa orang yang menarik baginya. Nao jadi bingung, tapi karena ia dipaksa jadi ia menunjuk asal saja sambil menutup mata, ternyata orang itu adalah yang mengajaknya kenalan tadi (yang bertanya tipe ideal Nao) dan yang lain tertawa karena ternyata selera Nao orang yang seperti itu (pria itu agak gemuk).
Nao khawatir dan menatap Uehara lagi, Uehara masih makan dan makan, ia sok cool makan dan menyadari kalau ia salah ambil makanan, ia mengambil jeruk lemon HAHAHHAHAH. Menandakan kalau uehara sebenarnya juga nggak tenang disana heheehhe.

Nao permisi ke toilet bersama Ota dan mengeluh kalau ternyata kencan buta itu sangat melelahkan HAHAHHAHA.
Ota kemudian berkomentar mengenai Uehara dan mengatakan sesuatu tentang Uehara. Sepertinya sih dia mengatakan Uehara itu orang yang dingin banged, saat pacarnya kesulitan Uehara diam saja. Sepertinya dia juga mengatakan kalau Uehara jangan-jangan tidak peduli pada Nao atau semacamnya, membuat Nao jadi semakin khawatir.
Ota menyadari ia kelewatan dan meminta maaf.

Saat mereka kembali ke ruangan, acara permainan sudah dimulai. Jadi permainan ini semacam pepero game, cuma disini memindahkan karet gelang, bukan makan stick HAHAHAHA.
Nao benar-benar sangat khawatir karena para gadis menargetkan Uehara untuk permainan ini. Mereka bahkan sengaja memotong wortelnya jadi pendek sekali. Nao kehilangan fokus dan akan menyelamakan Uehara saat pria disampingnya tadi menawarkan untuk bermain. Nao shock dan berusaha melarikan diri wkwkwkkwkw.
PAsangan Nao dan pria itu menjadi favorite MC karena ia mulai fokus pada mereka, ia bahkan memotong timun jadi pendek banged dan Nao makin shock, ia ingin meminta bantuan Uehara tapi Uehara sibuk dengan makanannya.
Sementara itu yang lain sudah menyoraki keduanya, kissu kissu kissu kissu!

Nao benar-benar panik, pria itu mulai berdiri dan mendekati Nao, Nao berusaha meundur tapi ia sudah tiba di tembok. Pria itu makin dekat dan makin dekat, Nao ketakutan.
Shu merasa itu sudah kelewatan dan akan membantu Nao, tapi tiba-tiba seseorang memukul meja dengan keras. Semuanya terkejut dan menatap ke arah suara.
Uehara berdiri dan menatap mereka, Nao terkejut.
Uehara meminta mereka berhenti karena Nao adalah pacarnya. Semuanya shock. Shu tersenyum dan merasa ini makin menarik.
Semuanya terdiam dan berbisik-bisik, tidak mengerti apa yang terjadi.
Uehara berjalan mendekati Nao yang tak berani menatap Uehara. Uehara mengambil timun di mulut Nao dan mengatakan kalau Nao bodoh.
Nao hanya bisa diam.

Pria yang naksir Nao tadi merasa kalau Nao sudah membohongi mereka, kalau punya pacar kenapa datang ke kencan buta, itu menyalahi aturan.
Uehara menatap si pria itu dengan tajam. Shu kemudian mulai bicara untuk mencairkan suasana, ia menyelamatkan Nao dan Uehara dengan mengajak semuanya masuk ke sesi berikutnya, free talk.
Uehara kemudian emngajak Nao pergi dari tempat itu. Nao mengikuti Uehara.
Ota dan Shu tersenyum melihat keduanya.

Uehara dan Nao dalam perjalanan pulang. Uehara berjalan sangat cepat dan Nao berusaha mengejarnya. Nao bertanya apakah Uehara marah padanya karena Uehara tidak bicara apapun sejak tadi.
Uehara mengatakan kalau ia tak punya hal untuk dibicarakan. Tapi Nao tahu Uehara marah padanya.
Uehara menghentikan langkahnya, ia berbalik menatap Nao, ia protes dengan penampilan Nao hari ini, pakaiannya dan juga cara Nao di hadapan pria tadi.
Nao bingung, ia tidak mengerti. Uehara mengatakan bukan apa-apa dan meninggalkan Nao. Nao terus mengejarnya dan Uehara akhirnya berbalik lagi, ia marah dan meninggikan suaranya, Kau itu kan pacarku! Jangan pergi ke tempat seperti itu, tertawa bahagia seperti itu, akan berciuman dengan pria aneh seperti itu. Aku tidak menyukainya.
Nao menunduk, tapi kemudian perlahan ia tersenyum bahagia. Uehara kesal sekali. Nao kemudian tersenyum menggoda dan bertanya, tadi kau bilang aku ini apa mu?
Uehara kesal dan melanjutkan perjalanannya, Nao mengejarnya dan meminta Uehara mengatakan sekali lagi. Tapi tentu saja Uehara menolak.
Nao meminta maaf padanya karena kejadian hari ini.
Awwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww. UEHARAKUUUUUUUUUUUUNNn~

Nao dan Uehara tiba di pintu rumah mereka masing-masing. Keduanya akan berpisah disana karena sekarang mereka sudah beda rumah.
Uehara ingin Nao masuk duluan, tapi Nao ingin melihat Uehara masuk duluan. Pada akhirnya keduanya nggak masuk ke rumah. Mereka berencana membuka pintu sama-sama, tapi tidak ada yang membuka pintu.
Suasana jadi awkward. Nao mengatakan sekarang ia merasa kesepian, karena biasanya mereka masuk ke rumah bersama-sama. Keduanya terdiam. Nao kemudian tersenyum dan memutuskan masuk duluan, ia akan membuka pintu saat Uehara tiba-tiba menarik tangannya dan memeluknya. Nao terkejut.
Uehara kemudian berkata pada Nao untuk menginap di kamarnya malam ini, tapi belum sempat Uehara menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba Shu datang dan menganggu mereka.

Nao kaget banged, plus malu jadi ia segera menjauh dari Uehara lol.
Shu mengatakan ia ingin menginap di rumah Uehara membuat keduanya terkejut. Nao ingin protes tapi Shu meminta maaf pada Nao untuk melanjutkan hal yang tadi kapan-kapan. NAo jadi malu mengingat hal yang tadi dan Shu menawarkan kalau mereka mau lanjut silakan saja sekarang dihadapannya HAHAHAHAHA.
Nao tentu saja nggak mau dan masuk ke kamarnya.
Meski kesal, tapi diam-diam Nao tersenyum bahagia, setidaknya ia ada perkembangan dengan Uehara.

Sementara itu Uehara memperbolehkan Shu menginap di kamarnya, sebagai balasan karena Shu sudah menolongnya tadi di tempat kencan buta.
Sebenarya tadi ia merasa tak enak mengacaukan acaranya, mengingat disana juga ada teman-teman Nao.
Shu menyadari kalau Uehara sangat menyukai Nao.

Keesokan harinya, Nao sudah berdandan dengan cantik, ia sangat bahagia pagi itu.
Seperti biasa ia pergi ke kamar Uehara untuk membangunkannya. Uehara menutup tubuhnya dengan selimut dan NAo mencoba membangunkannya karena hari sudah siang.
Tiba-tiba tangan Uehara menariknya dan Nao kissu dengan Uehara seperti episode pertama GMC.
Nao terkejut.
Tapi kemudian seseorang keluar dari kamar mandi dan Nao berbalik, ia shock karena itu adalah Uehara.
Uehara menatap Nao dengan tatapan tak percaya. Nao shock dan memperhatikan dengan teliti, orang yang menciumnya ternyata adalah Natsume Shu.
Nao shock dan panik sendiri, ia berteriak.

-The End-

Komentar:
HAHAHAHHAHAHAHAHA. Penulisnya konsisten ya dengan jalan ceritanya, kissu persis seperti season 1 tapi tentu saja dengan situasi yang berbeda. Aku shock banged karena ternyata Uehara melihat kejadian itu, wah, apa yang akan terjadi ya. Nao nggak salah sih karena ia juga nggak tahu, tapi tentu saja Uehara pasti cemburu dan marah banged. Poor Nao.

Aku menyukai episode 1 season 2 ini, menarik karena aku sama sekali tidak merasakan perbedaan berarti dengan season 1, karakternya sama seperti season 1, akting mereka maksud aku, cara mereka menggambarkan karakternya, jadi memang terasa lanjutannya. Disini aku merasakan perbedaan dengan Itakiss yang jujur aja, di season 2, mereka mengubah Kotoko jadi lebih over dan gaya dandanannya makin seperti anak-anak HAHAHAHAHA.
Aku senang aku menyukai season 2 ini, untuk episode 1.
Aku nggak mengecek aakah penulis dan directornya sama, tapi aku merasakan perbedaan coloring di season 2, menurut aku season 2 lebih indah, coloringnya bagus. Cinematography-nya juga lumayan.

Untuk karakter, seperti biasa, Nao tetap bodoh dan agak nyebelin HAHHAHAHAHA. Padahal udah punya pacar tapi tetap saja datang ke kencan buta. PAdahal pertengkarannya dan Uehara nggak berarti lah menurut aku semalam, itu hanya karena Nao nggak mau kalah sama Shu. LOL.
Sementara perbedaannya di season 2 ini, Uehara jadi lebih hangat awwwww. Aku suka dia nggak menyembunyikan perasaannya di ending episode ini ehhehehehe. Untung dia nggak sok cool dan menahan diri wkwkwkwkw.
Uehara itu cinta banged sama Nao ya huhuhuhu, dia nggak mau ikut kencan buta, dia datang karean Shu nggak bilang. Dia juga kelihatan kaget melihat Nao disana dan untung saja dia akhirnya menyelamatkan Nao, aku pikir dia bakalan diam saja.
Tapi sepertinya sih teman-teman kencan buta itu belum percaya kalau NAo dan Uehara pacaran, kalau mereka percaya, bahaya nih kalau Nao di bully.

Untuk karakter baru di season 2 ini, penulisnya bagus juga memperlihatkan seluruh karakter di episode 1. Seperti yang aku tulis dalam cast & details pada postingan sebelumnya, sepertinya Shu ini seorang gay yang menyukai Uehara. Ia kayaknya berpura-pura baik pada Nao. Tapi semoga enggak deh ya, semoga dia memang dasarnya baik. Aku harap dia juga nggak gay karena akan membuat dia terluka karena Uehara nggak akan menatapnya.
Peneliti di ruang rahasia yang pingsan itu kemungkinan nantinya akan menyukai Uehara, jadi NAo harus hati-hati. Teman Daichi alias manager klub mereka jelas menyukai Daichi, ia kelihatan tidak tenang saat Daichi mengatakan Nao adalah gadis yang ingin ia jadikan pacar.
sementara itu Ota, teman Nao manis banged, aku suka, aku merasa dia cocok sama Abecchi hehehhehe.

Overall, episode 1 season 2 menurut aku menarik, nggak kalah dari season 1 dan tentu saja wajib di tonton, apalagi yang udah menonton season 1-nya.
Dimana bisa mendownload drama ini?
Aku mendownload di piratefile dan sampai postingan ini dibuat masih episode 1 dan belum ada subtitle, jadi sabar saja :)

Share:

5 comments:

  1. Langsung skip ke bagian komen. Ini dpt raw darimanaaaaaaaa 😭😭😭

    ReplyDelete
  2. Rin unduh dimana? bagi dunk link nya ��

    ReplyDelete
  3. rin nontonnya dmna bagi link nya donk

    ReplyDelete
  4. Waduuh seneng banget ada bikin sinopsis lengkap nyaaaaa
    Aku suka season 1 nya. Suka sma nao mirip kotoko di itakiss
    Kira kira ada yg ngesub ga ya?

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts