Sunday, 21 January 2018

[Review] J-Drama: Boku Dake Ga Inai Machi a.k.a Erased (2017)


Erased merupakan winter drama yang sangat aku tunggu untuk tahun 2017 ini. Aku sangat menunggu drama ini karena pemeran utamanya adalah Furukawa Yuki + aku sudah pernah menonton versi movienya, jadi aku sangat mengantisipasi drama ini.
Aku sejak dulu pengen coba animenya, tapi sayang sekali aku masih belum nemu mood-nya dan masih belum menonton animenya atau membaca manganya sampai aku menulis postingan ini.


Erased a.k.a Boku Dake ga Inai Machi adalah sebuah drama yang tayang di Netflix mulai 15 Desember 2017 yang disutradarai oleh Shimoyama Ten (Untouchable,  Godhand Teru, L) dan naskahnya ditulis oleh Okubo Tomomi (Mutsu: Mieru Me, Kagi no nai Yume wo Miru, Good Life). Aku nggak ngerti bagaimana sistem drama di netflix, apakah tayang tiap hari atau tayang per minggu atau 2 episode seminggu, yang jelas aku shock saat aku tahu ini drama sudah tamat minggu ketiga bulan Desember lalu.
Drama yang bergenre Mystery-Suspense ini, diangkat dari sebuah manga berjudul sama karya Sanbe Kei dan tayang sebanyak 12 episode.

Drama ini dibintangi oleh Furukawa Yuki (Itazura na Kiss Love in Tokyo, Juyo Sankuonin Tantei, From Five to Nine), Yuki Mio (Death Note, Massan, Ashita Mama ga Inai), Kakihara Rinka (Close-Knit), Uchikawa Reo (A Drop of the Grapevine, The Blue Hearts), Shirasu Jin (My Lover's Secret, Death Cash, Gakko no Kaidan), Eguchi Noriko (Jimi ni Sugoi, Uchi no Otto wa Shigoto ga Dekinai, Massan), Totsugi Shigeki (Final Life, Deatch Cash, Kirawareru Yuuki), Kurotani Tomoka (Carnation, Double Tone Two Yumi, Shicou wa Mukodono) dan banyak tokoh lainnya.


Erased pernah diadaptasi menjadi sebuah movie yang dibintangi oleh Fujiwara Tatsuya (Reverse, Confessions of Murder) dan Arimura Kasumi (Hiyokko, Narattage) pada tahun 2016 lalu [baca disini] dan anime series. Aku menonton versi movienya dan meninggalkan kesan yang sangat mendalam, karena itu saat menonton drama ini, aku selalu membandingkan dengan versi movienya.
Menurut aku pribadi, versi movienya jauh lebih bagus jika dilihat dari cara penyampaian dan mysteri, hubungan antara tokoh dan bagaimana revival terjadi, intinya sih saat nonton versi movie aku jauh lebih deg degan dan penasaran. Mungkin karena itu versi pertama yang aku tonton. Tapi mengingat durasinya cuma 2 jam, movienya keren banged.
Untuk versi drama sendiri, menurutku menang di cinematography dan endingnya. Pengambilan gambar drama ini bagus banged, indah banged suasana di Hokkaido, pemandangan pohon natal ditengah gunung, pokoknya ini drama indah banged versi dramanya. DAn tentu saja endingnya jauh lebih baik dari versi movienya. Aku masih kecewa dengan ending movienya.
Tapi untuk drama yang berjumlah 12 episode, sangat disayangkan karena isi ceritanya kurang terasa thrillernya, terlalu banyak adegan slow motion yang menurut aku nggak penting. Mungkin scriptnya kali ya, kalai di movie itu singkat padat dan jelas, tapi di drama karena panjang jadi banyak adegan yang dimasukkan.

Selain itu, mungkin karena kualitas akting juga. Aku nggak bilang Erased drama akting pemainnya jelek, mereka sudah melakukannya dengan baik, apalagi Furukawa Yuki seagai tokoh utama disini, udah oke. Tapi memang kualitas akting untuk versi movienya, jauh banged. Fujiwara Tatsuya gitu lho.
Selain itu pemeran Kayo di movie terasa banged menderitanya, sebagai seorang anak yang mengalami kekerasan, kalau di versi drama nggak terlalu terlihat dan menuut aku aktingnya biasa aja.
IBu Kayo di movie juga WOW, kelihatan kejamnya, sementara di drama nggak terlalu kelihatan.

Bagaimana Satoru kecil menyelamatkan Kayo dalam drama juga nggak terlalu bikin aku berteriak WOW, karena entah kenapa kurang kuat aja rasanya. Kalau di movie, kelihatan banged gimana Satoru menyelamatkan Kayo.
Di movie, saat Satoru ingin mengajak Kayo ke pesta ultahnya, ibu Kayo melarang, tapi di drama nggak ada adegan itu. Bahkan adegan Kayo yang menangis saat makan masakan ibu Satoru juga nggak ada di drama, aku kecewa banged, karena itu adalah adegan favorite aku di movie.
Well, karena aku nggak baca manganya, jadi aku nggak tahu yang paling mirip versi asli itu yang di movie atau drama HAHAHAHHAHAAHA. Kalau memang yang paling mirip itu versi drama,maka aku acungi jempol banged di versi movie mereka mengubah kisahnya jauh lebih mendebarkan.

SINOPSIS
~Spoiler Alert~

Fujinuma Satoru (Furukawa Yuki) adalah pria 28 tahun yang menjalani hidupnya dengan tidak bersemangat. Ia punya impian menjadi manga-ka, tapi karyanya tak pernah diterima. Ia menghidupi dirinya dengan bekerja sambilan di toko pizza. Dilihat dari luar, dia adalah pria yang normal, tapi sebenarnya, ia punya kemampuan yang is sebut dengan 'revival'. Kemampuan itu membuatnya bisa kembali ke masa lalu, dan hal itu akan terus terjadi sampai ia menyelesaikan titik masalah saat revival terjadi. Singkatnya, jika terjadi sesuatu, sebuah kecelakaan misalnya, ia akan kembali beberapa menit sebelum kecelakaan itu dan menemukan penyebab terjadinya kecelakaan dan mencegahnya. Kalau tidak dia akan terus bolak balik kembali. Tak jarang, jika ia mengubah aliran waktu, maka bahaya itu akan datang padanya, justru dia lah yang terluka, tapi dia masih bisa diselamatnya. Begitu juga dengan kejadian di episode 1.

Satoru tinggal sendiri di apartemen kecilnya dan suatu hari ibunya datang berkunjung. Ibu Satoru kelihatan masih muda dan suka mengomel pada anaknya, Satoru sendiri hanya mendengarkan. Ibu Satoru punya kebiasaan dia tidak mengunci pintu setelah masuk di rumah, karena dirumah mereka di Hokkaido, keadaan aman dan Satoru sering mengingatkan ibunya kalau disini adalah Tokyo.
Saat keduanya berbelanja, ibu Satoru melihat sesuatu yang aneh dan dia curiga, itu adalah usaha penculikan anak. Satoru saat itu kembali melakukan revival, kembali ke beberapa menit sebelum kejadian itu, tapi kali ini ia tak tahu apa yang terjadi, dan ia harus menemukan apa yang terjadi.
Ibu satoru sendiri mengenali mata si penculik dan menelpon seseorang untuk memberitahu sepertinya kasus yang mereka selidiki 18 tahun lalu belum selesai.

Singkat cerita, si penculik tahu ibu Satoru, bahkan tahu tempat tinggal mereka. Karena kebiasaan ibu Satoru yang nggak mengunci pintu, ia masuk dengan mudah dan membunuh ibu Satoru. Satoru datang tak lama kemudian dan panik karena melihat ibunya bersimbah darah di lantai. Sang ibu saat itu menggenggam sesuatu, sebuah nomor telpon dan Satoru sempat mengambilnya sebelum ia kabur.
Si penjahat berusaha menjebak Satoru, Satoru akan menjadi tersangka pembunuhan ibunya sendiri, oleh karena itu ia berusaha kabur dari kejaran polisi. Saat ia kabur, Satoru tersudut disebuah jalan buntu dan saat itulah ia melakukan revival.
Revival yang biasanya adalah hanya beberapa menit sebelum kejadian, tapi kali ini Satoru kembali ke 18 tahun lalu, saat ia berusia 10 tahun, di Hokkaido. Satoru dengan cepat mengerti untuk menghentikan pembunuhan ibunya, ia harus menyelesaikan sebuah kasus 18 tahun lalu.

18 tahun yang lalu, dua teman sekelas Satoru menghilang dan ditemukan tak bernyawa. Kasus itu dikenal dengan pembunuhan berantai yang korbannya adalah anak-anak. Saat itu, tersangka pembunuhan adalah seorang kenalan Satoru dimana Satoru tidak percaya kalau dia melakukannya, tapi karena hari itu orang itu tak punya alibi dan Satoru hanya anak kecil, ia tak bisa melakukan apapun. Karena itu sekarang Satoru yakin kalau orang itu bukan pembunuh sebenarnya, pembunuh sebenarnya masih berkeliaran disekitar mereka.

 
Satoru mempelajari target pembunuhan itu adalah anak-anak yang sering sendirian, tidak punya teman dan pemurung. 2 teman sekelasnya yang menjadi korban saat itu adalah Hiromi dan Kayo. Sehari sebelum penculikan Kayo, Satoru sebenarnya melihat Kayo sendirian ditaman, tapi saat itu ia tak melakukan apapun. Kali ini, ia berusaha mengajak Kayo berteman. Satoru cukup mudah mengajak Hiromi berteman, karena Hiromi adalah laki-laki, tapi ia kesulitan mengajak Kayo berteman. Meski ia diejek teman sekelas karena selalu menatap Kayo, Satoru tak peduli, asalkan ia tak membuat Kayo sendirian.
Satoru melakukan berbagai cara untuk berteman dengan Kayo, termasuk mengadakan pesta ulang tahun dan mengundang Kayo. Pembunuhan itu terjadi sekitar bulan Maret, sebelum ulang tahun Kayo. Satoru kemudian tahu kalau ternyata tanggal ulang tahunnya dan Kayo sama, jadi ia harus bersama Kayo saat hari pembunuhan itu. Selain itu, Satoru juga berusaha membuat alibi pada tersangka pembunuhan sebelumnya itu. Aku lupa nama tersangka itu, tapi dia bekerja di perusahaan makanan dan orangnya baik, sering bicara pada anak-anak.

Jika di versi movie kalau aku nggak salah ingat, Satoru kecil ini banyak diskusi dengan guru wali kelasnya, tapi di versi drama nggak terlalu banyak. Hanya saja di versi drama, Satoru kelihatan sangat menyukai guru wali kelasnya. Guru kadang membantunya menemukan ide demi ide.
Satoru lega karena saat hari H, Kayo baik-baik saja, tapi kemudian pembunuhan itu sama sekali tak bisa dihindarkan, karena Kayo dibunuh setelah hari kejadian.

Satoru sempat kembali ke masa depan dan masih menjadi tersangka pembunuhan. Teman kerja sambilannya, bernama Airi menyukai Satoru dan ia berusaha menyembunyikan Satoru. Airi satu-satunya yang percaya kalau Satoru tidak akan melakukan hal seperti itu dan dengan tulus membantu Satoru. Tapi sayangnya hal itu justru membawa malapetaka bagi Airi, karena selanjutnya penjahat itu menargetkan Airi dan hampir membunuhnya.
Polisi dengan mudah menemukan Satoru setelah itu dan setelah ia ditangkap, Satoru kembali ke 18 tahun yang lalu. Saat itu Kayo masih hidup dan Satoru berusaha memikirkan apa yang harus ia lakukan kembali.
Satoru mendapat bantuan dari temannya bernama Kenya yang percaya padanya. Mereka membuatkan rumah untuk Kayo, agar Kayo tak perlu pulang ke rumah ibunya, karena ibu Kayo melakukan kekerasan pada kayo. Mereka membuatkan rumah untuk Kayo disebuah bus yang sudah tidak dipakai. Mereka akan datang bermain dengan Kayo saat pagi sebelum sekolah dan setelah pulang sekolah sampai malam. Tapi suatu malam, Kayo mendengar seseorang datang ke bus itu dan mencurigakan. Saat Satoru dkk mengeledahnya, mereka akhirnya mengetahui kalau kemungkina itu sarangnya si pembunuh dan Kayo tidak aman disana.
Wali kelas membantu Satoru menghubungi perlindungan anak dan akhirnya mengambil hak asuh Kayo. Di movie, ini adalah salah satu adegan favorite aku saat ibu meminta Kayo memilih apakah ingin ikut ibunya atau dewan perlindungan anak dan Kayo memilih ikut dewan perlindungan anak. Sayangnya di drama nggak ada degan itu.

Kayo masih mengikuti sekolah setelah itu dan berteman baik dengan Satoru. Satoru dan Kayo di versi drama ini, childhood sweetheart banged, aku suka mereka selalu bergandengan tangan.
Korban ketiga dari pembunuhan itu adalah seorang anak dari sekolah lain, Satoru juga ingin menyelamatkannya. Tapi karena dia anak dari sekolah lain, Satoru kesulitan mengajak berteman. Untungnya Kenya dan Kayo serta anak lain membantu Satoru. Jadi mereka bisa mengajak anak itu berteman dan nggak sendirian lagi.
Aku rasa pembunuh saat itu mulai frustasi karena Satoru selalu berada ditempat yang ia targetkan dan selalu mengganggu targetnya. Karena itu ia berusaha menjebak Satoru, untuk melihat apakah itu sebuah kebetulan Satoru selalu mendekati targetnya, atau memang Satoru seolah membaca apa yang ia pikirkan.

 
Salah satu teman sekelas Satoru dikucilkan di kelas karena dulu ia mengerjai Kayo, menuduh Kayo mencuri uang kas. Satoru merasa dia mungkin akan jadi target selanjutnya dan mengikuti si anak.
Anak itu menonton pertandingan hockey dan saat ia pergi ke toilet, Satoru mengikutinya. Tapi Satoru curiga karena arah ke toilet sama dengan arah pintu darurat. Saat Satoru memutuskan mengecek pintu darurat, ia melihat sebuah mobil makanan milik tersangka dulu melajut. Satoru tanpa berfikir panjang langsung panik dan guru wali kelasnya kebetulan ada disana dan Satoru merasa ini waktu yang pas, meminta wali kelas mengejar mobil itu, karena Satoru merasa kalau temannya diculik.

Satoru tanpa ragu masuk ke mobil wali kelas dan mengikuti mobil makanan catering itu. Tapi lama kelamaan, Satoru mulai merasakan ada keanehan dan hal-hal yang selama ini ia lewatkan.
Ternyata pembunuh yang selama ini mengincar teman-temannya adalah wali kelasnya sendiri. Awalnya wali kelas memang ingin menargetkan teman Satoru itu + sebagai umpan memancing Satoru, tapi sekarang targetnya berubah menjadi Satoru.
Nah, disini mulai beda dengan di movie dan memang nggak ada di movie, jadi aku mulai excited mengikutinya.
Aku pikir bakalan ada plot twist Satoru kembali ke masa depan saat ia diculik, tapi ternyata tidak. Satoru benar-benar dibunuh oleh si pembunuh alias wali kelas, dengan mengenggelamkan mobilnya di danau yang beku.

Satoru tidak meninggal dunia, tapi ia dalam keadaan koma. Satoru koma selama 15 tahun. selama masa itu, ibunya berhenti dari pekerjaannya sebagai reporter dan banyak kerja sambilan untuk biaya Satoru, ia sama sekali nggak menyerah dan tetap percaya Satoru akan bangun suatu hari nanti. Kayo dan Hiromi yang selamat, serta Kenya dan anak dari sekolah lain yang ditolong Satoru masuk ke SMP yang sama, dan mereka selalu mengumpulkan dana setiap tahunnya, untuk membantu biaya pengobatan Satoru.
Satoru bangun 15 tahun kemudian dan ia sudah melupakan masa lalu. Lebih tepatnya ia melupakan kalau ia datang dari masa depan dan melakukan revival. Ibu juga tidak mau mengingatkan Satoru mengenai kejadian masa lalu, kenapa ia koma, karena itu akan menyakiti Satoru.
Satoru melakukan pemulihan dengan cepat, dokter sendiri cukup kaget karena nggak ada yang bisa pulih secepat Satoru. Sebenarnya nggak pulih sih, cuma badan kalau nggak gerak 15 tahun kan harus latihan gerak lagi, melakukan latihan ini dan itu, biasanya butuh waktu sampai 1 tahun, tapi satoru cuma beberapa bulan saja sudah bisa.
Satu per satu teman Satoru datang mengunjunginya, Kenya sekarang sudah menjadi pengacara kalau nggak salah, ia masih ingin menuntaskan kejadian 15 tahun lalu. Hiromi sudah menjadi seorang dokter intern dan Kayo bahkan sudah menikah dengan Hiromi dan mempunyai seorang puteri bernama Mirai.

Ingatan demi ingatan Satoru kemudian mulai kembali, apalagi saat ia melihat Airi. Kalau aku nggak salah episode 1 dimulai dengan tahun 2006 dimana Airi sudah SMA, dan masa 15 tahun setelah Satoru siuman adalah tahun 2003 dan disini Airi sudah SMA, jadi masa depan memang berubah setelah Satoru koma.
Satoru juga berkenalan dengan anak kecil, aku lupa namanya, dia juga pasien di rumah sakit yang sama dan berteman dengan Satoru. Satoru dan Kenya sendiri ingin menumpas kejahatan si pembunuh berantai yang ternyata masih aktif dan saat Satoru meminjam album masa SD-nya, akhirnya Satoru kembali mengingat siapa pembunuhnya.
Satoru bekerja sama dengan Kenya dan tim lainnya untuk menangkap si pelaku saat acara kemping pasien rumah sakit.

Bagi Kayo dkk, satoru adalah pahlawan mereka. Aku menangis saat bagian dimana Kayo selalu bertanya-tanya apakah ia boleh bahagia sementara Satoru dalam keadaan koma. Satoru adalah penyemalatnya tapi Satoru kehialngan 15 tahun hidupnya dalam tidur sementara ia bahagia dan tertawa, bahkan sekarang punya bayi yang lucu.
Satoru sendiri tidak pernah merasa kehilangan 15 tahun itu, ia justru merasa harus memulai dari sekarang. Satoru kemudian menemukan bakatnya untuk menggambar manga dan sejak tahun 2003 itu, setelah penjahat sebenarnya ditangkap, Satoru mulai melangkah maju. ia tidak pernah mengalami revival lagi, ia tak kembali ke tahun 2006, tapi tetap menjalani hidup di tahun 2003.
Ia memulai menulis manga tentang Hero sendirian dan beberapa tahun kemudian ia sudah punya studio sendiri dan menjadi penulis manga terkenal, bahkan manganya akan menjadi serial animasi.

Dibawah jembatan adalah tempat kenangan Satoru bersama Airi ditahun 2006 tapi Satoru sama sekali nggak ingat karena ia meneruskan hidup mulai tahun 2003. Aku suka endingnya Satoru bertemu dengan Airi disana, Airi sudah menjadi seorang photografer dan tampak dewasa.
Timezone drama ini cukup emnarik.
Drama ini dimulai tahun 2006, saat Satoru revival saat ibunya dibunuh. (Zona A)
Ia kembali ke 18 tahun lalu, tahun 1988, saat ia berusia 10 tahun. (Zona B)
Satoru koma selama 15 tahun, ia bangun ditahun 2003 (Zona C).

Masa sekarang bagi Satoru setelah koma adalah tahun 2003 dan seterusnya, ia nggak pernah kembali lagi ke tahun 2006 atau Zona A, tapi tentu saja ia akan melewati tahun 2006 nantinya, hanya saja keadaannya sudah berbeda. Kalau aku nggak salah pada akhirnya ia ingat mengenai revival saat ia di Zona A, tapi nggak ingat semuanya. Mungkin kayak ingatan semu aja.
Tapi yang jelas di dramanya, semuanya bahagia, kecuali si pembunuh, Kalau nggak salah dia dihukum mati.
Aku cukup kaget sih, nggak ada yang bisa menangkap si pembunuh, sejak tahun 1988 dia sudah membuh 32 kali di lokasi yang berbeda dan nggak pernah ketangkep. Dia bahkan menjadi guru, pindah kesana kemari dan bahkan mencalon sebagai walikota.
Setelah Satoru koma, sepertinya si penjahat kehilangan rasa excited untuk membunuh, karena merasa nggak ada saingan, atau lebih tepatnya rasa deg degannya nggak ada karena semuanya lancar. Karena itu ia selalu menunggu Satoru bangun, karena hanya Satoru-lah yang bisa membuatnya deg degan saat membunuh.
Satoru selama koma selalu pindah rumah sakit, karena banyak yang menyerah akan Satoru, sampai akhirnya pembunuh menemukan lokasi dimana Satoru tinggal dan memutuskan tinggal disana juga.
Ia selama ini selalu mengamati Satoru dan memang berniat bertarung trik dengan Satoru setelah Satoru sadar.


Aku merasa kalau aura thrillernya lebih dipertajam, ini drama bakalan keren banged. Tapi mungkin karena drama kali ya, dan juga ditonton banyak anak-anak, jadi nggak terlalu dibuat intens seperti di movie. Banyak yang bilang versi movie terlalu berlebihan, tapi entah kenapa aku suka sama versi movie, kecuali endingnya HAHAHHAHAA.
Tapi keduanya memang punya keunikan tersendiri. Dan untuk versi drama ini, cinematography-nya juara banged. Gila, indah banged lho, setiap pemandangan yang ditunjukkan drama ini, bahkan asap pabrik pemandangannya indah banged. Aku terkagum-kagum sama pemandangan drama ini.

Skor:

Story: 4/5
Acting: 4/5
Cinematography: 5/5
Music: 3/5
Opening: 3/5
Ending: 4/5

Recommended!

Share:

1 comment:

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts