Tuesday, 18 April 2017

[Review] Asadora: Beppin-san / べっぴんさん (2016)


Setelah perjalanan yang cukup panjang, akhirnya aku menyelesaikan asadora Beppin-san beberapa waktu yang lalu. Beppin-san merupakan asadora pertama yang aku ikuti saat airing, jadi benar-benar mengikuti selama 6 bulan masa tayangnya di Jepang. Dan ada kebahagiaan tersendiri karena aku ternyata bisa bertahan mengikuti sebanyak 151 episode. Karena biasanya aku mengikuti asadora kalau udah tamat, jadi tinggal download dan nonton selama 2 mingguan HAHAHHA.


Beppin-san merupakan asadora ke-95 yang tayang di NHK mulai Oktober 2016 sampai Maret 2017 sebanyak 151 episode. Drama pagi dengan durasi 15 menit per episode ini tayang senin-sabtu dan memperoleh rating rata-rata 19,7% selama masa tayangnya. Tokoh utama dari asadora ini adalah aktris muda Yoshine Kyoko (Omotesando Koukou Gasshoubu, Hanako to Anne, Last Cinderella, Senpai to Kanojo). Asadora Beppin-san mengambil kisah tentang tokoh utama sejak ia kecil sampai berusia 70 tahunan.

Saat menonton asadora ini, jujur saja aku menemui beberapa titik jenuh. Mungkin karena aku nggak cocok dengan ceritanya, tapi Beppin-san terasa membosankan jika dibandingkan dengan Asadora pendahulunya yang pernah aku tonton seperti Amachan, Mare dan Gochisousan. Dan aku rasa alasannya adalah tokoh utama di Beppin-san ini tidak seceria dari tiga judul diatas. Dari 3 judul diatas, tokoh utamanya bersemangat akan sesuatu, mengejar impiannya tapi di Beppin-san, tokoh utamanya dimulai dari tidak tahu apa-apa sama sekali, madame banged gitu, elegan nggak kaya Aki, Mare dan Meiko yang heboh. Jadi disana aku merasa kalau aku mungkin akan berhenti menontonnya.

Tapi pada akhirnya aku tetap menonton dan menonton tiap minggu meski sebenarnya aku banyak skip-skip adegannya. Dan seperti yang sudah pernah aku bahas, Yuki Furukawa di casting dalam drama ini. Aku excited banged, tentu saja, dan pada akhirnya aku bersemangat menonton lagi. Tapi titik jenuhnya nemu lagi, disaat dramanya udah mulai seru, eh taunya malah kembali membosankan dan rasanya plot-nya di drag gitu, jadi banyak adegan yang menurut aku kenapa sih nggak dicepetin aja, kenapa kok membahas masalah itu lama banged gitu. Bahkan dengan adanya Yuki juga aku masih merasa bosan HAHAHAHHA. Karena karakter Yuki disini ternyata nggak terlalu di bahas dan lagi ada bagian dimana dia nyebelin banged LOL.

Setelah 6 bulan, akhirnya aku menyelesaikan asadora Beppin-san ini beberapa waktu lalu, dengan perjuangan panjang dan sempat berhenti di tengah jalan tapi nonton lagi.
Tapi bukannya nggak bagus lho, hanya saja karena ceritanya terkesan lambat, jadi aku kurang cocok aja. Padahal ini drama pesan yang ingin disampaikan dan temanya sangat bagus^^

Sebenarnya aku nggak tahu mau mulai dari mana menceritakan kisah dalam asadora ini, karena ceritanya sendiri sangat panjang HAHAHAH. Jadi harap dimaklumi kalau aku lupa menceritakan hal penting ya^^
Dan mungkin juga nggak berurutan.

Relationship-chart
Aku hanya membuat nama-nama karakter mereka karena aku sebagian besar aku lupa nama-nama aktornya hehehhehehe


SINOPSIS

"Each of the leaves of a clover has individual meaning to them. Courage. Love. Trust. Hope."

Beppin-san mengambil lokasi dramanya di Kobe pada tahun 1950an (aku lupa, katanya sih awal tahun Showa gitu). Tokoh utama kita adalah Bando Sumire, puteri bungsu keluarga Bando yang berasal dari keluarga kaya. Ayahnya, Bando Isoya mempunyai sebuah perusahaan yang berhubungan dengan penjualan tekstil. Bando Sumire sangat suka membaca, ia membaca sampai tengah malam dan kadang sampai dimarahi pembantu mereka. Sumire tumbuh menjadi anak yang pendiam dan ia tidak mau mengatakan isi hatinya, ia lebih suka berfikir dalam hati dan melakukan apa yang ia sukai, karenanya ayahnya agak khawatir dengan puterinya itu. Sumire sendiri saat itu masih tidak tahu apa yang ingin ia lakukan, apa cita-citanya. Berbeda dengan Sumire, kakak perempuannya Bando Yuki adalah gadis yang punya pandangan ke depan. Ia suka belajar dan belajar, impiannya adalah mewarisi perusahaan ayahnya suatu hari nanti.

Ibu Sumire dan Yuri tidak tinggal di rumah mereka, ibunya tinggal di rumah sakit karena penyakitnya dan Sumire dan Yuri hanya bisa menjenguknya sekali-kali. Ibu Sumire sangat suka menyulam dan terakhir kali mereka bersama, ibunya menunjukkan cara menyulam pada Sumire. Sumire ingin menghadiahkan sulaman pertamanya pada ibunya dan ia berusaha melakukannya sendiri. Sayangnya hasilnya tidak bagus. Saat ia menunjukkan pada ibunya, ayahnya salah menebak bunga yang disulam Sumire dan itu membuat Sumire kecewa. Tapi pada akhirnya ibunya mengajarinya cara menyulam dan mewariskan tempat sulamannya pada Sumire.

Ayah Sumire mempunyai teman baik, keluarga Nogami dan keluarga Tanaka. Sumire dan Yuri sudah mengenal keluarga Nogami sejak kecil dan berteman baik dengan putera satu-satunya keluarga Nogami, Kiyoshi Nogami. Suatu hari, Sumire punya pikiran lagi ingin keluar dari rumahnya tanpa memberitahu keluarganya, ia ingin pergi ke kota dan Kiyoshi menemaninya. Ternyata tempat yang dituju mereka adalah toko sepatu Asada-san. Asada-san adalah pembuat sepatu langganan keluarga Bando. Melihat Asada membuat sepatu, Sumire benar-benar tertarik dan rasa ingin tahunya membuat ia bahkan merusak sepatu ayahnya. Hari itu Sumire menghilang dan keluarga Bando heboh, tentu saja saat ia kembali ia dimarahi ayahnya dan dilarang keluar. Ayahnya bahkan menyalahkan Asada san dan ingin berhenti langganan dengannya. Tapi Sumire untuk pertama kalinya angkat bicara mengatakan kalau semuanya salahnya dan Asada-san tidak salah, ia ingin memakai sepatu Asada-san selamanya, saat ia masuk sekolah dan bahkan saat ia menikah nanti. Saat itulah pertama kalinya Norio Tanaka melihat Sumire dan jatuh cinta padanya.

Ibu Sumire meninggal dunia setelah ia menitipkan puteri mereka pada suaminya, untuk membesarkan mereka dengan baik. Sebelum meninggal ibu mengatakan pada ayah mereka kalau Sumire sebenarnya adalah gadis yang kuat dan Yuri meski kelihatan kuat didalam tapi ia juga rapuh, ia terlihat kuat hanya karena dia adalah kakak. Jadi ia ingin suaminya memperhatikan mereka setelah ia tiada.
Dan waktu pun berlalu dengan cepat.

Bando Sumire (Yoshine Kyoko) Sumire sekarang ada di tahun terakhirnya di sekolah para gadis. Ia tumbuh menjadi gadis yang cantik, ojou-san keluarga kaya yang tentu saja bersikap feminin. Di sekolahnya, ia berteman dengan Ryoko Tada (Kanako Momota) dan Kimie Tasaka (Kaho Tsuchimura) dan mereka bertiga membentuk klub menyulam. Kadang mereka akan bermain ke tempat Asada-san, toko sepatu Asada-san mereka buat sebagai tempat minum teh. Nogami Kiyoshi (Kengo Kora) tumbuh menjadi pria yang sangat tampan dan populer dikalangan para gadis. Ia masih berhubungan baik dengan Sumire dan bahkan membonceng Sumire ke rumahnya dengan motornya. Ryoko dan Kimie sangat menyukai Kiyoshi, mereka adalah fans Kiyoshi. Dan Sumire sendiri, ia menyukai Kiyoshi, Kiyoshi adalah cinta pertamanya.

 
Pembicaraan gadis tahun terakhir tentu saja tentang pernikahan dan Ryoko sudah dilamar oleh pria 15 tahun lebih tua darinya dan akan segera menikah. Dan bicara pernikahan, ternyata Yuri (Renbutsu Misako) juga akan dijodohkan oleh ayahnya. Selama ini Yuri selalu berusaha belajar dengan giat dan bahkan mengambil kelas bahasa Inggris untuk meneruskan perusahaan ayahnya. Ia belum kepikiran menikah, jadi tentu saja ia menolak. Tapi karena ayahnya terus memaksa, maka ia mengatakan ia akan menikah, tapi dengan syarat ia ingin menikah dengan orang yang ia sukai dan ia memilih Nogami Kiyoshi. Mendengar itu, ayahnya langsung menolak. Hal itu karena Kiyoshi adalah anak satu-satunya keluarga Nogami sementara ayah Yuri ingin mencari pria yang mau masuk ke keluarga mereka, jadi tidak mungkin Kiyoshi pindah marga menjadi Bando sementara ia anak satu-satunya.
Tapi pada akhirnya, Kiyoshi malah menyetujui hal itu dan meminta ayah Yuri mengizinkannya menikahi Yuri karena ia juga mencitai Yuri. Dengan berat hati, akhirnya ayah Yuri setuju. Dan disanalah cinta pertama Sumire berakhir.

Sumire bahagia jika kakaknya bahagia, jadi ia bersedia menikah dengan keluarga pilihan ayahnya, yang artinya keluarga yang mau masuk ke keluarga Bando. Dan saat itulah ia dijodohkan dengan Norio Tanaka (Kento Nagayama) yang merupakan anak bungsu keluarga Tanaka, yang dulu menyukai Sumire tapi ia merahasiakannya. Sumire menerimanya dengan senang hati dan persiapan pernikahan dilakukan dengan cepat. Sumire mengenakan sepatu buatan Asaya yang khusus untuknya dan menggunakan gaun pernikahan ibunya.

 
Waktu berlalu. Pada masa itu adalah masa peperangan sebelum perang dunia dua dimana para pemuda dikirimi surat untuk ikut berperang dan surat untuk Norio tiba. Dengan berat hati, ia harus meninggalkan Sumire yang saat itu sedang hamil muda. Ia berjanji akan kembali dan sebelum pergi ia memberi nama anak mereka, kalau perempuan maka beri nama Sakura. Sumire melahirkan tepat sebelum perang dan saat perang dunia II terjadi, ia dan pembantunya, Kiyo-san berusaha menyelamatkan diri. Keadaan sangat sulit saat perang dunia II dimana tidak ada makanan, tidak ada susu juga, jadi ia dan Kiyo-san berusaha melakukan sesuatu, mengekstrak apa saja yang bisa dijadikan susu. Sumire dan Yuri juga sempat mengungsi ke rumah nenek mereka, ibu ayahnya, tapi keluarga disana tidak menyukai mereka dan memperlakukan mereka dengan jahat, karena Yuri dan Sumire adalah ojousan keluarga kaya yang sama sekali tak tahu apa-apa. Yuri dan Sumire berusaha bertahan.

Perang dunia II berakhir, tapi suami mereka masih belum kembali. Kiyoshi adalah orang pertama yang kembali dari perang. Ia menjemput Yuri dan membawanya kembali ke Osaka. Sementara itu Sumire juga tidak bisa berlama-lama numpang di rumah orang dan memutuskan kembali ke Kobe bersama Kiyo-san. Melihat Kobe hancur dan bahkan rumahnya sudah tak ada disana lagi, Sumire hanya bisa menangis, tapi ia juga tak bisa berdiam diri, demi puterinya, Sakura. Dengan sedikit uang simpanan yang masih ia miliki, ia membangun rumah kecil di lokasi rumah lama mereka dan mulai mencari cara menghasilkan uang.

Disanalah ia kembali bertemu dengan Asada-san yang kembali membuka tokonya dan memulai dari awal lagi. Sumire juga ingin memikirkan sesuatu, bagaimana cara ia menghasilkan uang. Asada-san menasehatinya untuk melakukan sesuatu yang ia sukai dan ia bisa. Satu-satunya keahlian Sumire saat itu adalah menyulam dan karena itu ia memutuskan membuat sulaman. Memulai sesuatu dari awal adalah hal tersulit. Tapi berkat Asada-san, Kiyoshi dan Yuri, Sumire mulai membuka usahanya. Ia mendapat pasokan kain dari Kiyoshi yang kembali ingin membangun Bando Sales Department bersama Yuri dan Asada-san meminjamkan tokonya pada Sumire untuk tempat usaha. Tapi tentu saja, pada awalnya tidak berjalan lancar. Sumire berhasil membuat barang hasil sulamannya dengan baik dan cantik, tapi pada masa itu, sesudah perang, orang-orang tidak tertarik dengan benda seperti itu. Dan karenanya barang yang ia buat tidak laku.
Tapi Sumire adalah gadis yang baik. Melihat orang menyukai apa yang ia buat, ia bahkan memberikan secara gratis pada mereka.

Karena usahanya tidak membuahkan hasil, Sumire lagi-lagi kesulitan. Tapi Kiyoshi dan Yuri selalu datang membawakan makanan pada Sumire, setidaknya Sakura tidak kelaparan karena hal itu. Selain itu, Sumire juga berkenalan dengan Eisuke Iwasa (Yuya Matsushita) junior Kiyoshi saat perang dulu. Eisuke sangat baik padanya dan bisa dibilang Eisuke sebenarnya menyukai Sumire. Ia sering datang menemui Sumire dengan alasan ingin melihat Sakura. Dua-duanya sangat cute dan jujur saja aku sempat berharap suami Sumire tidak kembali dari perang, karena aku ship Sumire dan Eisuke HAHAHAHAHA.

Singkat cerita, pada masa itu, ada namanya black market dimana orang-orang menjual barang seludupan dan disanalah Kiyoshi berjualan juga. Keadaan ekonomi saat itu sangatlah buruk. Dan disaat itulah Sumire kembali reuni bersama 2 teman saat ia bersekolah dulu, Ryoko dan Kimie. Mereka bertiga sama-sama menunggu suami mereka kembali dari perang. Ryoko menunggu bersama puteranya Ryuichi dan Kimie sendiri masih sakit-sakitan, menunggu bersama ibu mertuanya dan puteranya Kentaro. Kentaro dan Sakura seumuran sementara Ryuichi lebih tua setahun.
Reuni mereka bertiga ini membuat mereka mengenang kenangan lama saat mereka masih di sekolah dulu. Dan Sumire mengajak mereka untuk bersama-sama menyulam kembali, membuat sulaman dan menjualnya, tentu saja sambil menunggu suami mereka kembali. Awalnya keduanya menolak, Sumire sampai meyakinkan mereka dengan datang ke rumah Ryoko dan Kimie. Pada akhirnya, mereka memang suka menyulam dan setuju untuk membuka usaha bersama Sumire.

Tapi lagi-lagi ide mereka mentok, mereka banyak membuat sesuatu tapi tidak terjual. Banyak yang datang tapi hanya untuk melihat. Karena mereka bertiga punya bayi, jadi mereka mulai kepikiran untuk membuat pakaian bayi. Hal ini juga dipengaruhi oleh pertemuan kembali Sumire dan Akemi Ono (Mitsuki Tanimura). Akemi dulunya adalah puteri dari salah satu pembantu di rumah Sumire dimana Akemi kecil dituduh mencuri karena dia terlihat membuka toples kue. Sumire sendiri memberikan kue itu pada Akemi pada akhirnya tapi Akemi menepisnya. Akemi tidak menyukai Sumire, karena ia anak keluarga kaya yang merendahkan orang miskin seperti dirinya.
Akemi sekarang bekerja sebagai perawat dan Sumire ingin berteman dengannya tapi Akemi tidak menyukai Sumire. Melihat Sumire membuka usaha sulaman, awalnya ia mengejek Sumire karena dia benar-benar seorang ojousan yang tidak tau apa-apa, bagaimana ia berfikir membuat usaha seperti itu setelah perang, orang-orang tidak akan membeli barang Sumire dkk. Lucunya, sebenarnya ada beberapa pembeli, tapi saat ditanya berapa harganya, Sumire dkk tidak tahu harganya berapa HAHAHHA.

Tapi karena hal itulah Sumire dkk jadi berfikir untuk membuat sesuatu lagi. Orang-orang tidak akan membeli barang-barang mewah seperti sapu tangan sulaman dan lain-lain, tapi mereka pasti tidak akan tahan untuk memberikan sesuatu yang terbaik bagi anak-anak mereka. Dan dari sana-lah muncul ide Sumire dkk untuk membuat sesuatu untuk bayi dan anak-anak. Akemi sendiri dipecat dari pekerjaannya sebagai perawat, ia tak punya tempat tinggal lagi dan Sumire mengajak Akemi bersama mereka. Akemi akhirnya tinggal di lantai dua toko Asada dan bergabung dengan Sumire dkk. Ia juga memberi ide mengenai bagaimana kalau mereka membuat popok dan lain sebagainya. Sumire, Ryoko, Kimie dan Akemi mempunyai banyak ide mengenai apa yang akan mereka buat. Tapi sayangnya, hal itu juga masih tidak populer. Orang-orang menyukainya tapi mereka tak punya uang. Hal ini memberikan ide, dimana Sumire dkk membuat sesuatu dari kertas, semacam pola, jadi para pelanggan bisa membuatnya di rumah kalau mereka tidak sanggup membelinya. Dan mereka juga mendapat ide untuk membuka kelas belajar membuat popok dan baju bayi, bahkan Akemi menggunakan ilmunya untuk mengajari para pelanggan mengenai bagaimana mengurus bayi yang baik.

Dress pertama yang dibuat Sumire dkk adalah sebuah dress untuk keluarga asing.  Keluarga tentara amerika pernah datang ke toko mereka dan istrinya menyukai sapu tangan buatan mereka dan mengundang mereka ke rumah. Sang istri sebenarnya tidak mau melahirkan dan tidak ingin punya anak, tapi pertemuannya dan Sumire dkk membuatnya sadar kalau itu adalah hadiah terindah baginya. Wanita itu, Amy-san menyukai Sumire dkk dan bahkan meminta mereka membuat alas meja sulaman, menggunakan jasa Sumire dkk. Dan Amy-san juga meminta mereka membuatkan sesuatu untuk bayinya, baby dress. Karena ini permintaan specila dan yang pertama, Sumire menggunakan bahan dari baju pernikahaannya, yang sebenarnya sudah terbakar saat perang, tapi masih ada bagian yang bagus. Baju pernikahan ibunya, baju pernikahannya yang berharga akhirnya menjadi dress pertama yang mereka buat untuk bayi dari Amy-san.

Masalah baru muncul saat suami Ryoko dan Kimie kembali dari perang. Karena suami mereka kembali, mereka akan kembali menjadi ibu rumah tangga dan memutuskan berhenti dari pekerjaan itu. Karena suami mereka juga melarang sih. Tapi Sumire masih berusaha meyakinkan mereka untuk tetap bekerja. Butuh waktu yang cukup lama bagi Sumire untuk meyakinkan Ryoko dan Kimie sampai akhirnya suami mereka memberi izin untuk tetap bekerja. Kimie sendiri yang punya tubuh lemah berjanji tidak akan memaksakan diri untuk bekerja. Pada akhirnya mereka berempat merasa menemukan tempat mereka sendiri karena mereka sangat suka membuat sesuatu.
Tapi masalahnya adalah suami Sumire sama sekali tidak kembali. Ia sebenarnya iri melihat Ryoko dan Kimie. Saat itulah Eisuke berusaha makin dekat dengan Sumire dan bahkan berjanji padanya kalau mereka bertiga akan melihat sakura mekar tahun depan. Sakura sendiri sudah sangat dekat dengan eisuke dan sering main dengannya. Sayang sekali, Sumire hanya mencintai suaminya dan secara tak langsung ia menolak Eisuke.
Dan pada musim semi tahun berikutnya, Norio berhasil kembali dengan selamat dari perang.
Saat Norio kembali, Sumire sangat bahagia dan Eisuke memutuskan meninggalkan tempat itu.

Usaha Sumire dkk tidak bisa dibilang lancar, tapi sudah cukup dikenal karena mereka membuka les membuat pakaian bayi dan juga konsultasi kesehatan bayi di toko Asada-san. Meski mereka masih kesulitan kalau ditanya harga barang yang mereka buat berapa. Bahkan mereka bersedia dibayar seberapanya. Tapi makin lama, pikiran mereka dibuka oleh Asada-san, ia menawarkan bagaimana kalau mereka mulai serius dengan usaha ini, seperti menetapkan nama toko dan barang yang mereka buat seragam. Dan saat itulah 'Kiaris' lahir. Kiaris dari Kimie-Akemi-Ryoko-Sumire, sebuah babyshop, menjual perlengkapan bayi dan membuka konsultasi kesehatan anak.
Mereka masih menyewa toko Asada sebagai tempat usaha dan bahkan ada seorang anak kecil yang tertarik dengan dress yang terpampang di toko, Sumire dkk memberikan secara gratis pada gadis itu. Aku suka mereka tidak terlalu memikirkan tentang keuntungan dan lain-lain, bagi mereka asalkan pelanggan tersenyum dan bahagia, mereka sudah bahagia.

 
Tapi disanalah masalahnya. Norio sendiri mulai bekerja di Bando Sales Department yang dibentuk oleh Kiyoshi sendiri. Kiyoshi mengembangkannya untuk nantinya diwariskan pada Norio tapi Norio masih dibagian akutansi. Suami Ryoko aku lupa pekerjaannya apa dan suami Kimie bekerja di bank. Mereka bertiga kahwatir akan para istri mereka dan mereka sering berkumpul untuk minum, perkumpulan para suami. Karena para istri  membuka usaha tanpa memikirkan berapa biaya produksi, harga nya mereka juga ragu-ragu dan bahkan keuntungannya tidak jelas sama sekali. Karena itu selesai bekerja, mereka bertiga akan datang ke toko untuk membantu penghitungan biaya ini dan itu. Tapi lama-lama mereka kesulitan juga karena pekerjaan para suami jadinya double. Dan lagi, usaha mereka makin lama makin besar, karena Kiaris sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat, popok yang mereka buat sangat terkenal karena lembut dan tidak membuat bayi iritasi. Mereka juga mendapat masalah lain sih, seperti ada yang meniru produk mereka dan menjual dengan harga murah, tapi karena produk Kiaris kualitasnya oke, jadi pelanggan kembali ke produk mereka.

Kiaris semakin lama mulai semakin besar dan Asada-san menyarankan mereka untuk menyewa tempat yang lebih luas. Sumire dkk tidak pernah memikirkan untuk pindah dari Asada-san, tapi ada benarnya, karena toko Asada-san kelihatan makin sempit. Akhirnya mereka menyewa sebuah toko lainnya, bersebelahan dengan Asada-san. Mereka membuka babyshop disana. Sementara mereka masih menggunakan toko Asada-san sebagai kantor Kiaris dan nantinya akan menjadi sebuah cafe untuk suami Ryoko yang pensiun.
Untuk proses produksi sendiri, mereka menggunakan rumah Kimie sebagai pabrik, untungnya mertua Kimie mengizinkannya. Para karyawan mereka adalah tetangga mereka yang menjadi pelanggan pertama mereka dulu. Karena usaha makin besar dan para istri benar-benar tak tahu apa-apa tentang bisnis, Norio memutuskan untuk berhenti dari Bando Sales Department dan bekerja di Kiaris. Meski Bando Sales Department Store awalnya dibuat agar ia bisa mengembangkannya, tapi ia merasa tidak cocok bekerja disana dan memberikan jabatan itu pada Kiyoshi. Akhirnya Norio bekerja di Kiaris.

Singkat cerita, Kiaris yang dimulai dari Sumire sendiri, kemudian bersama teman-temannya memulai usaha dari 0 tanpa pengetahuan apapun tentang bisnis hingga akhirnya membuka toko dan toko itu semakin besar. Bisnis mereka semakin besar terutama saat banyak yang tertarik bekerja sama dengan mereka. Salah satu Mal terbesar di kota itu, Daikyu, mengajak kiaris bekerja sama untuk membuka toko di Mal mereka. Tentu saja itu adalah sebuah peluang yang sangat besar. Meski awalnya ada masalah ini dan itu, seperti Sumire dkk tidak ingin Kiaris berubah menjadi produk bisnis dan tetap mempertahankan kualitas produk mereka, akhirnya Daikyu setuju Kiaris bisa tetap mengawasi produk mereka. Peluang besar itu membawa perubahan besar pada Kiaris. Dari sebuah toko kecil menjadi sebuah perusahaan.

Kiaris berkembang dengan cepat menjadi perusahaan setelah membuka toko di Daikyu. Sumire dkk sendiri menjadi working mom saat anak-anak mereka sudah duduk di bangku SMA. Dan masalah lainnya muncul saat Sakura merasa kesepian, ibunya sibuk bekerja, ia iri pada sepupunya yang sangat diperhatikan oleh Yuri sementara ibunya selalu pulang telat dan bahkan melupakan janji. Saat itulah Ryuichi memperkenalkan Sakura dengan sebuah klub jazz dan Sakura menikmati berkumpul dengan mereka. Ia mulai berbohong pada ibunya dan sering main kesana, karena ia menyukai salah seorang drummer disana, Kawaii Jiro. Sakura juga berteman baik dengan Satsuki, pegawai disana dan menyukai Mama, pemilik tempat itu.

Kentaro yang khawatir dengan Sakura karena mulai terlaku menikmati itu dan bahkan berdadan dewasa, akhirnya menceritakan pada Sumire dan Sumire tentu saja marah pada Sakura. Sakura yang biasanya anak baik, kenapa jadi seperti itu. Sakura sendiri sebenarnya hanya butuh perhatian saja. Pertengkaran ibu dan anak ini memakan banyak episode dan aku sempat berfikir kenapa plot-nya kok kayak dipanjang-panjangin gitu hahahhaha, Meski disana ada Yuki aku agak bosan dengan masalah Sakura yang cukup lama selesainya, aku merasa Sakura dan Sumire benar-benar egois dan tak mau mengalah. Sakura bahkan kabur dari rumah dan tinggal di rumah Yuri untuk sementara waktu. Sakura patah hati sih karena tahu Satsuki hamil anaknya Jiro, ia tak tahu selama ini Satsuki dan Jiro pacaran.

Masalah akhirnya selesai dan memasuki babak baru saat Sakura dan Kentaro memutuskan masuk ke universitas yang sama di Tokyo dimana Orang tua Kentaro awalnya menolak berpisah dengan anak mereka. Tapi akhirnya keduanya lulus di Universitas Tokyo dan langsung time jump ke perayaan 20 tahun Kiaris dimana disaat yang sama Kentaro dan Sakura kembali ke Jepang, mereka menghabiskan waktu belajar di Amerika selama ini.

Masalah lainnya adalah saat Sakura dan Kentaro melamar pekerjaan di Kiaris. Sumire dkk menolak mereka untuk bekerja di Kiaris karena akan timbul gosip nantinya, mereka diterima karena mereka anak pemilik lah dan lain sebagainya. Tapi Sakura dan Kentaro tetap bersikeras untuk bekerja disana, mereka ingin perekrutan karyawan dilakukan dengan adil. Dan dengan bantuan salah satu karyawan, Nakanishi-kun, Sakura dan Kentaro sampai ke tahap akhir wawancara dan diterima di Kiaris. Tentu saja banyak yang nggak suka pada mereka berdua awalnya, karena mereka diterima karena punya koneksi disana, padahal sebenarnya tidak sama sekali.

Masuknya Sakura dan Kentaro membuat mereka melihat Kiaris dari sisi yang lebih dekat. Sakura berasal dari jurusan design jadi ia masuk departemen design disana. Tapi hasil designnya selalu tidak bagus, Sumire dkk tidak terlalu menyukai designnya dan selalu ada yang kurang. Hal itu membuat Sakura kesulitan, karena ia tak tahu apa yang salah. Sementara itu Kentaro sendiri karena ia pintar, salah satu perusahaan tertarik merekrutnya, menggunakannya untuk mendekati kiaris, dari Kadosho. Sebenarnya Kentaro udah mulai tergoda sih tapi untung dia masih sadar.

Mengenai hubungan Kentaro dan Sakura juga tak berjalan mulus. Awalnya saat mereka mengumumkan hubungan mereka, mereka mendapat masalah karena tak direstui. Sakura dan Kentaro sama-sama anak tunggal, jadi orang tua tak rela anaknya masuk ke keluarga lain. Tapi setelah mereka bicara baik-baik, akhirnya Sakura yang akan menikah ke keluarga Murata dan garis keturunan keluarga Bando pun berakhir. Karena Sakura sudah menjadi Sakura murata dan anak mereka lahir, seorang puteri yang cantik, Murata Ai.
Setelah pernikahan, Sakura dan Kentaro tinggal di rumah keluarga BAndo, karena pabrik Kiaris ada di rumah keluarga Murata jadi rasanya aneh kalau mereka tinggal disana.

Setelah Ai lahir, Sakura menyibukkan diri di rumah. Sebelum Ai lahir, sebenarnya Sakura membuat design untuk teman pertama Ai, sebuah boneka dimana Kentaro malah punya ide untuk menjual boneka itu dan membuka bisnis baru Kiaris. Kentaro sendiri ingin mengubah Kiaris. Menurutnya Kiaris sekarang ini sangat ketinggalan zaman dan tak cocok dengan generasi muda. Hal itu sempat membuat Kentaro dan Sakura bertengkar. Sumire dkk memberinya izin untuk itu, tapi dengan syarat toko yang digunaka Kentaro hanya satu toko, yaitu toko dekat Asada-san. Dan Kentaro mulai mengubah Kiaris yang tidak hanya menjual pakaian bayi tapi juga pakaian dewasa. Tapi pelanggan tetap merasakan perubahan Kiaris dan mereka kecewa. DAn hal itu membuat Kentaro sadar bahwa dalam sebuah perusahaan mereka harus tetap melihat kebawah dari mana perusahaan itu dimulai dan tetap berpegang teguh pada dasarnya. Karena itulah yang membuat Kiaris bertahan selama ini, sampai 20 tahun, karena pakaian bayi dan popok adalah hal utama mereka.

 
Sumire dkk sendiri memutuskan pensiun disaat bersamaan. Mereka berfikir sudah saatnya mereka melepaskan Kiaris yang sudah berusia 30 tahun, sekarang mereka bisa mempercayakannya pada bawahan mereka, dimana TAke-chan menjabat sebagai CEO. Take-chan sendiri sudah ada di Kiaris sejak ia berusa 15 tahun, saat Kiaris pertama kali membuak toko sendiri.
Pensiun membuat Sumire dkk menjadi bosan dan tak tahu apa yang harus mereka lakukan. Saat itulah gadis yang dulu mereka beri dress, saat pertama resmi membuka Kiaris di toko Asada datang dan ingin Sumire dkk mengecilkan baju yang dulu mereka berikan, ia ingin puterinya memakai saat pertama masuk sekolah. Hal ini memunculkan ide baru untuk Kiaris, dimana barang-barang Kiaris yang lama bisa dikembalikan ke Kiaris dan mereka akan memperbaikinya menjadi baru lagi. Pada akhirnya Sumire dkk sama sekali tidak pensiun karena mereka ada di divisi memperbaiki barang-barang yang lama.

Sampai akhir, Sumire, Akemi, Kimie dan Ryoko tidak berhenti untuk menyulam dimana Kimie membuat design-nya, Ryoko membuat pola dan Sumire menyulamnya. Mereka juga membuatkan tempat foto untuk Ai-chan dan tempat foto jadi populer, banyak teman-temannya minta dibuatkan dan mereka berempat kembali bekerja. Begitulah mereka menghabiskan masa tua mereka, bersama-sama.


Begitulah ada banyak masalah yang terjadi yang berhubungan dengan Kiaris dan pada akhirnya Kiaris mencapai usia 35 tahun. Dan di ending asadora ini. episode 151 adalah ulang tahun ke-35 Kiaris. Hal diatas hanya sinopsis singkat saja, sebenarnya masih banyak masalah yang tidak aku bahas diatas. Masalah dari karakter lainnya yang sebenranya akan sangat panjang kalau dibahas satu-satu, jadi hanya secara garis besar saja.

CAST

Yoshine Kyoko as Bando Sumire
Nagayama Kento as Bando Norio
Manami Igashira as Bando Sakura (adult)

Aku sudah menceritakan diatas mengenai Bando Sakura. Lahir dari keluarga kaya, ia adalah anak bungsu yang tidak tahu banyak hal mengenai dunia. Menikah di usia muda dan ditinggalkan suaminya untuk berperang, ia berjuang sebagai ibu tunggal, dengan bantuan Kiyo-san pembantunya.

Seperti apa yang dikatakan ibunya, Sumire adalah anak yang kuat meski terlihat rapuh diluar. Demi puterinya Sakura, ia berjuang sebagai ibu tunggal, mencari nafkah dari satu-satunya hal yang ia tahu, menyulam. Awalnya sangat berat, ia tak tahu apa-apa mengenai bisnis, ia hanya membuat apa yang ia sukai dan kemudian ia bertemu dengan para sahabatnya yang akan bersama dengannya sampai hari tuanya nanti. Ia tidak menyerah bersama para sahabatnya mereka membuat Kiaris dan mengembangkannya menjadi sebuah perusahaan. Tentu saja smeuanya juga atas bantuan keluarga, terutama keluarga Nogami Kiyoshi yang selalu membantunya sejak awal.

Setelah kembalinya suaminya dari perang, ia sempat galau karean Norio tidak suka ia bekerja. Karena waktunya dan Sakura jadi berkurang, Norio ingin Sumire berhenti bekerja. Pada akhirnya istri ikut suami dan Sumire berhenti dari Kiaris. Tapi Norio sadar kalau Sumire benar-benar menyukai menyulam, meski ia berhenti dari Kiaris, hal yang membuat Sumire selalu tersenyum adalah memikirkan ide produk selanjutnya dan menyulam. Pada akhirnya Norio memperbolehkan Sumire bekerja kembali.

Norio sendiri dipersiapkan untuk mewarisi Bando Sales Department yang dikembangkan Kiyoshi, tapi Norio merasa ia tidak cocok dengan itu. Norio suka akutansi jadi saat ia diminta melakukan presentasi produk dan lain sebagainya, ia selalu keringat dingin dan bahkan sampai pingsan. Banyak juag yang bicara dibelakangnya, kalau ia nanti jadi bos bisa-bisa perusahaan mereka bangkrut dan lain sebagainya. Tentu saja gosip yang paling membuat telinga panas adalah istrinya yang lebih sukses darinya. Setelah dengan pertimbangan matang, ia memutuskan berhenti dari Bando Sales Department dan bekerja di Kiaris. Ayah mertuanya mengizinkannya melakukan itu dan begitulah ia menjadi bagian dari Kiaris sampai masa tuanya. Karena ia benar-benar khawatir dengan istrinya dkk yang tidak peduli sama sekali mengenai pemasukan dan keuntungan mereka. Aku ngakak banged pas Sumire dkk memesan 1000 atau 500 tempat bento dan Norio pusing bagaimana kalau itu tidak laku. Untungnya bisnis mereka lancar.

Sakura sendiri sejak kecil lebih sering bersama Kiyo-san. Ia tidak mengenal ayahnya saat ia masih kecil, jadi ia lebih sering main bersama Eisuke. Setelah ia beranjak dewasa, ia mulai merasa kesepian karena ibunya sibuk bekerja dan Ryuichi memperkenalkannya dengan sebuah klub jazz dimana ia jatuh cinta pada drummer yang ada disana. Ia mulai berbohong pada ibunya dan sering pulang telat dengan alasan belajar di rumah teman. Ia bahkan memutuskan akan kabur dari rumah, mengikuti Jiro yang akan berangkat ke Tokyo. Kentaro yang terus mengawasinya dan akhirnya tak tahan lagi, melaporkan hal itu pada Sumire dan membuat Sumire marah pada Sakura.

Pada akhirnya Sakura patah hati karena Jiro dan Satsuki saling mencintai. Ia juga tidak ingin tinggal di rumahnya dan memutuskan kabur ke rumah Yuri. Ia tinggal disana sambil memikirkan apa yang sebenarnya ingin ia lakukan untuk masa depannya. Setelah ia menemukan jawabannya, ia ingin kuliah di Tokyo. Kentaro mengikutinya dan mereka juga bersama-sama belajar di Amerika dan saling jatuh cinta. Mereka menikah dan dikaruniai seorang anak bernama Ai-chan.

Sumire sendiri menghabiskan masa pensiunnya dengan masih terus menyulam bersama teman-temannya. Mereka selalu punya ide untuk membuat sesuatu.
Sementara Norio tertarik dengan fotografi dan menghabiskan masa pensiunnya dengan hobi baru, memotret.


Renbutsu Misako as Bando/Nogami Yuri
Kengo Kora as Nogami Kiyoshi
-Aku lupa nama anaknya Kiyoshi dan Yuri LOL-

Yuri adalah puteri sulung keluarga Bando dan diharapkan akan menikah dengan seseorang yang mau masuk ke keluarga Bando, tapi ia tidak mau, ia ingin menikah dengan orang yang ia cintai, Kiyoshi. Pada akhirnya Yuri keluar dari keluarga Bando dan berubah menjadi Nogami. Ia sejak kecil adalah gadis yang tahu apa yang ia inginkan, ia bersemangat belajar dan punya impian masuk ke perusahaan ayahnya. Disanalah Kiyoshi tertarik padanya, karena Yuri selalu memandang kedepan.

Setelah kembali dari perang, Kiyoshi menjemput Yuri dan keduanya mulai usaha untuk kembali mendirikan Bando Sales Department. Mereka membuka toko di black market dan tinggal disana. Black market saat itu isinya adalah para pria, jadi Yuri benar-benar kesulitan karena ia adalah wanita. Tapi meski begitu, ia tidak gentar. Meski ada saat dimana ia galau apakah Kiyoshi tidak melihatnya sebagai wanita, karena Kiyoshi sama sekali tidak mengkhawtirkannya sebagai wanita yang tinggal di black market.

Kiyoshi punya jiwa bisnis yang oke, jadi seiring berjalannya waktu, ia berhasil mendirikan kembali Bando Sales Department Store. Tentu saja dibantu oleh Yuri dan beberapa pegawai dari BSDS yang selamat dari perang. Kiyoshi membangun itu sebagai janjinya pada ayah Yuri, karena yang membangun BSDS dulu adalah ayahnya dan ayah Yuri. DAn ia memang berbuat sejak awal untuk menyerahkan BSDS pada Norio sebagai penerus keluarga Bando. Tapi Norio tidak punya keterampilan itu dan membuatnya khawatir, tapi karena ia yakin Norio bisa, ia tetap menyemangati Norio. Sampai akhirnya Norio mengundurkan diri dari perusahaan dan semuanya diserahkan pada Kiyoshi. Kiyoshi sejak awal memang punya niat untuk mengembangkan bisnis, setelah mendapat izin dari ayah mertuanya, Norio mengubah nama Bando SDS menjadi Orion dan fokus menjual pakaian wanita.

selama pernikahannya dengan Kiyoshi, Yuri dan Kiyoshi tidak punya rumah, mereka tinggal di kantor. Bagi Kiyoshi, Yuri merupakan gadis penuh impian dan akan terus mendukungnya di kantor. Tapi ternyata Yuri sudah berubah. Yuri merasa Kiyoshi tidak menganggapnya wanita dan menyukainya hanya karena ia suka bisnis. Pada akhirnya yang berubah adalah Yuri, yang mengatakan ia tidak ingin bekerja lagi, ia ingin menjadi ibu rumah tangga biasa, melahirkan anak dan mengurus rumah, merawat anak dan menyambut suaminya pulang bekerja. Kiyoshi tentu saja kaget dengan keinginan Yuri yang jauh berbeda dari dirinya dulu. Karena itulah mereka akhirnya membangun rumah dan Yuri berhenti bekerja, menjadi ibu rumah tangga biasa.
Mereka dikaruniai satu orang putera yang manja dan disanalah Sakura merasa iri melihat sepupunya yang dirawat dengan baik oleh bibinya, sementara ia sendiri, ibunya bahkan tidak datang saat ulang tahunnya.

Setelah tugasnya sebagai ibu selesai, saat anaknya meninggalkan rumah dan mandiri, Yuri kembali bekerja di Orion bersama suaminya, saat Orion sudah mengembangkan bisnis tidak hanya pakaian wanita, tapi juga pakaian pria. Keduanya menghabiskan masa pensiunnya masih sebagai pasangan mesra yang berkendaraan dengan moge di kota.

 
 Kanako Momota as Ryoko Tada
Yoji Tanaka as Katsuji Ozawa
Yuki Morinaga as Ryuichi Ozawa (adult)

Ryoko menikah dengan Katsuji yang 15 tahun lebih tua darinya. Menunggu kepulangan suaminya setelah perang, ia menjadi ibu tunggal dan hidup dari uang simpanan mereka selama ini. Ia bahkan harus menjual jam tangan hadiah pertama Katsuji padanya karena mereka kekurangan uang.

Karena jam tangan itulah Sumire berhasil menemukan Ryoko, karena jam tangan itu dijual di toko jam tangan didepan toko Asada-san. Setelah bertemu Ryoko, mereka mencari tahu rumah Kimie dan akhirnya mereka bertiga reuni. Sumire mengajak mereka untuk bekerja dengannya tapi mereka menolak karena pada zaman itu tak ada gunanya kalau wanita bekerja. Tapi pertemuan mereka itu membuat mereka ingat betapa bahagianya mereka saat mereka menyulam dulu. Dan pada akhirnya Ryoko dan Kimie bergabung dengan Sumire.
Tapi saat suaminya kembali dari perang, Ryoko berhenti lagi. Suami Ryoko benar-benar baik, ia tahu kalau Ryoko tidak bahagia di rumah dan memutuskan membujuknya untuk bekerja kembali di Kiaris.

Ryoko dan Katsuji dikaruniai satu orang putera, Ryuichi Ozawa. sejak kecil, Ryuichi sangat nakal dan membuat Ryoko kesulitan mengurusnya. Ia tak mengerti kenapa Ryu sangat nakal padahal Kentaro dan Sakura anak baik. Setelah dewasa Ryuichi juga tak berubah, ia menjadi anak yang bebas dan suka akan fashion, meski gaya fashionnya sangat aneh. Ia ngefans pada Eisuke Iwasa, pelopor fashion kalangan muda dari AIS yang populer. Ryuichi tidak tertarik dengan sekolah dan lebih suka keliling dunia. Ia menemani Kiyo-san dan Chu-san, pembantu keluarga Bando yang pensiun yang ingin melakukan perjalanan keliling dunia. Saat ia kembali dari luar negeri, ia tahu ayahnya membuka kedai kopi di toko Asada-san dan tertarik untuk membantu dengan menyediakan makanan dari berbagai dunia. Akhirnya tempat itu menjadi cafe yang populer dengan berbagai makanan dunia.

Ryoko dan Katsuji menghabiskan masa pensiun mereka di cafe. Katsuji membuat kopi, Ryoko menjadi pelayan, Ryuichi sebagai pembuat makanan. Ryuichi akhirnya memperkenalkan calon isrinya pada ibunya di episode terakhir dimana ia berusia 40 tahun saat itu hahahaha.

 
Kaho Tsuchimura as Kimie Tasaka
Yuta Hiraoka as Shoichi Murata
Yuki Furukawa as Kentaro Murata (adult)

Kimie sejak kecil sakit-sakitan dan punya tubuh yang lemah. Ia banyak menghabiskan waktunya di rumah sakit. Baginya, hidupnya adalah sebuah hadiah, ia tak pernah bermimpi menikah dan punya anak, karena lulus dari sekolah saja ia sudah bahagia, karena dokter mengatakan hidupnya tidak akan lama lagi.
Saat dirawat di rumah sakit, ia berkenalan dengan Shoichi dan jatuh cinta padanya. Mereka berdua menikah dan dikaruniai satu orang anak, Kentaro Murata.

Mertua Kimie terlihat kejam tapi sebenarnya ia menyayangi keluarganya. Ia awalnya menolak Kimie bekerja tapi akhirnya memberi izin hanya sampai Shoichi kembali. Tapi Shoichi benar-benar mencintai istrinya dan memperbolehkannya terus bekerja. Meski suatu hari Kimie sempat pingsan dan Shoichi memutuskan Kimie tidak boleh bekerja lagi. Tapi melihat Kimie yang bahagia saat mendesign, ia akhirya memperbolehkan Kimie bekerja asal jangan memaksakan diri.

Ibu Shoichi sangat menyayangi cucunya. sejak kecil, Kentaro dimanja. Hal ini membuat Kimie takut puteranya nanti tidak bisa dewasa. Tapi setelah melihat betapa sulitnya Ryoko membesarkan Ryuichi yang nakal, ia mengerti kalau ibunya merawat Kentaro dengan baik, Kentaro tumbuh menjadi anak yang baik. Karenanya saat Kentaro meminta izin kuliah di Tokyo, Kimie setuju karena ini pertama kalinya Kentaro meminta sesuatu, saat itu nenek Kentaro menolak berpisah dengan cucunya.

Kentaro tumbuh dewasa dengan jiwa bisnis di otaknya yang membuat ia ingin mengubah kiaris, menjadikannya perusahaan nomer 1 dan lain sebagainya. Tapi keinginannya itu ditolak oleh Sumire dkk dan setelah ia mendalami dan mengetahui alasannya, ia akhirnya mengerti. Ia juga menolak tawaran bekerja dengan Kadosho sebuah perusahaan besar. Ia ingin membuat kiaris menjadi besar dengan tidak melupakan akarnya. Ia selalu mengingat bagaimana Sumire dkk menganggap Kiaris seperti sebuah pohon bagi mereka. Dan semakin ia dewasa ia semakin menghargai Kiaris dan menjadi bagian dari Kiaris yang berkembang tanpa melupakan asalnya. Ia tahu impian Sumire dkk adalah membuat sebuah toko dimana ada tempat bermain anak, tempat belanja, konsultasi dan lainnya, Kiaris wonderland. Awalnya Kadosho ingin bekerja sama membuat itu tapi akhirnya ditolak karena Kentaro menyadarkan Sumire dkk untuk tidak melupakan kalau Kiaris awalnya dibentuk untuk senyuman pelanggan mereka dan tak boleh gegabah atau merasa sombong. Kentaro pada akhirnya menjadi CEO Kiaris setelah Take-chan pensiun dan membuatkan mini kiaris wonderland bagi Sumire dkk. Ia berjanji akan membuat yang lebih besar suatu hari nanti.

Mitsuki Tanimura as Akemi Ono
Yuya Matsushita as Eisuke Iwasa

Akemi Ono berasal dari keluarga miskin. Ibunya adalah pembantu di rumah keluarga Bando dan ia sering melihat ibunya membungkuk padahal tidak salah, termasuk saat ia dituduh mencuri. Ia membenci keluarga Bando.

Ia berusaha belajar menjadi perawat dan belajar bahasa Inggris agar ia tak diremehkan. Saat ia bertemu dengan Sumire kembali setelah perang, ia melihat betapa clueless-nya Sumire, seorang anak orang kaya yang manja dan tak tahu apa-apa. Sumire terus berusaha mendekatinya, menanyakan banyak hal tentang bayi dan lain sebagainya. Pada akhirnya ia diberhentikan menjadi perawat karena status sosialnya rendah dan ia setuju membantu Sumire dkk.
Awalnya ia merasa ia tak bisa membantu apa-apa. Tapi sumire membuat pekerjaan untuknya, konsultasi bayi di Kiaris. Bahkan saat wawancara majalan Akemi diperlakukan tidak adil, Sumire membelanya dan menolak bekerja sama jika bukan mereka berempat, Karena Kiaris adalah Kimie, Akemi, Ryoko dan Sumire. malah ingin fokus pada working mom jadi memotong foto akemi, Akemi mengatakan ia tak apa-apa, tapi sumire tidak mau.
Akemi bisa berbahasa Inggris tapi tidak bahasa ingris bisnis dan membuatnya kehilangan rasa percaya diri. Ia akhirnya belajar pada Yuri.

Akemi menikmati hidup sendiri. Setelah kehilangan ibunya saat perang, ia tak berniat membentuk keluarga lagi karena sangat menyakitkan saat kehilangan mereka. Salah satu pegawai Kiaris, Takeshi/Take-chan menyukainya. Akemi juga bersikap baik padanya. Tapi saat Take-chan menyatakan perasaannya, Akemi menolak. Meski mereka tetap berteman setelah itu, Take Chan tidak menyerah bertahun-tahun menjalani cinta sepihak. Tapi pada akhirnya ia mengikuti perjodohan dan bertemu belahan jiwanya.

Selama ini Akemi masih tinggal di rumah Asada-san, dilantai dua toko itu. Ia hidup sendiri dan menikmati hidupnya, bekerja di kiaris, sesekali nongkrong di cafe jazz dan menonton movie sendiri. Suatu hari ia bertemu kembali dengan Eisuke setelah bertahun-tahun saat Eisuke tinggal di rumah Yuri karena perusahaannya bangkrut. Mereka berdua menjadi dekat dan bahkan menulis naskah untuk video singkat Kiaris. Menikmati waktu bersama mmebuat Eisuke memikirkan langkah selanjutnya. Ia dan Akemi sama-sama trauma karena perang dan mereka sebatangkara dan tak berniat menjalin hubungan. Tapi semakin tua mereka mulai merasa sangat kesepian jika meninggal sendirian. Dan saat itulah Eisuke melamar Akemi untuk menikah dengannya *sobs*

Eisuke punya kisahnya sendiri. Dulu ayahnya punya perusahaan pembuatan payung, ia punya 1 adik perempuan. Semuanya meninggal saat perang dunia II. Ia tinggal sendiri dan Kiyoshi menampungnya di black market. Ia jatuh cinta pada Sumire dan mengatakan Sumire mirip dengan adiknya. Ia selalu menggunakan alasan Sakura untuk menemui Sumire. Ia dan Sakura kecil sangat akrab. Tapi cintanya di tolak dan saat suami Sumire kembali, ia menghilang.

Ia kembali lagi setelah ia sukses dengan perusahaannya sendiri AIS, yang berhubungan dengan fashipn para pemuda. Bisnis-nya lancar di kalangan pemuda dan ia berniat menguasai fashion Jepang. Tapi ia sudah berubah, ia bukan Eisuke yang dulu, ia terlihat tidak ramah dan agak sombong. Bahkan pada KIyoshi yang dulu menampungnya. Ia mengajak Kiyoshi bekerja sama tapi Kiyoshi menolak. Menurut Kiyoshi, Eisuke tak boleh gegabah, sebuah balon akan meledak jika terus ditiup. Dan pada akhirnya bisnis Eisuke bangkrut. Bahkan tangan kanannya meninggalkannya. Ia menjadi pembicaraan panas di media, Kadosho yang selama ini membantunya bahkan membuangnya karena sudah tak berguna. Saat ia sudah tak punya apa-apa lagi, Kiyoshi lah yang kembali membantunya. Yuri dan Kiyoshi menampungnya dan menyembunyikannya di rumah.
Saat itulah ia bertemu dengan Akemi kembali dan Kiyoshi mengajaknya bekerja sama lagi tapi ia masih trauma. Lama kelamaan ia memang sangat menyukai membuat sesuatu dan ingin mulai dari awal. Dengan bantuan Kiyoshi, ia berhasil bangkit kembali memberikan pelajaran fashion di berbagai tempat.

Manami Igashira as Bando Sakura
Yuki Furukawa as Murata Kentaro
Konomi Watanabe as Murata Ai
(note: Konomi Watanabe juga memerankan tokoh Bando Sumire kecil)

Kentaro dan Sakura sudah saling mengenal sejak kecil. Mereka tumbuh bersama dengan ibu mereka yang bekerja di Kiaris. Ada saat dimana ibu membawa mereka bekerja dan mereka asik bermain. Setelah remaja, Kentaro menyukai Sakura tapi ia tak bisa mengatakannya. Ia selalu mengikuti Sakura dan mulai gelisah saat Sakura menyukai orang lain. Tapi ia tetap menjaga rahasia Sakura yang pergi ke klub jazz dan ia kadang kesana juga untuk mengawasi Sakura. Tapi setelah tahu kalau Sakura akan kabur ke Tokyo bersama Jiro, ia akhirnya mengatakan pada ibu Sakura.

Kentaro sempat menyatakan perasaannya pada Sakura saat mereka masih SMA. Aku lupa apakah ditolak atau tidak. Tapi kemudian mereka disibukkan dengan urusan ujian akhir dan ujian masuk universitas. Nenek Kentaro awalnya ingin Kentaro masuk Universitas lokal, tapi Kentaro ingin masuk Universitas Tokyo dimana Sakura juga mendaftar. Dan keduanya lulus masuk Universitas Tokyo. Setelah lulus Universitas Tokyo, mereka melanjutkan belajar di Amerika. Disana mereka jatuh cinta tapi masih merahasiakan dari orang tua.

Mereka kembali ke Jepang saat perayaan 20 tahun Kiaris. Mereka sebenarnya ingin segera mengakui hubungan mereka tapi masalah demi masalah terus terjadi. Bagaimana orang tua tidak setuju mereka masuk kiaris dan harus berjuang meyakinkan, bagaimana Sakura yang kesulitan menyesuaikan diri dengan kiaris karena idenya selalu tidak cocok dengan Kiaris atau orang tua mereka yang marah karena mereka menginap bersama di pabrik. Mereka sering ketahuan kissu di kantor atau di cafe oleh ayah Ryuichi atau pegawai Kiaris, Nakanishi-kun HAHAHHA.

Tapi akhirnya mereka mengakui hubungan mereka pada orang tua. Meski tidak mudah mendapatkan persetujuan, mereka akhirnya menikah. Mereka tinggal di rumah keluarga Bando. Sakura berhenti dari Kiaris saat ia hamil tua dan sempat bertengkar hebat dengan Kentaro karena Kentaro hanya memikirkan bisnis dan bisnis. Ia melahirkan anak yang sehat dan diberi nama Murata Ai. Rumah keluarga Bando selalu ramai sejak Ai lahir, karena para nenek sering main kesana. Sumire dkk bahkan punya ide membuat sebuah movie untuk pelanggan Kiaris, tentang mengurus bayi dimana Ai menjadi tokoh utamanya.

Sakura, Kentaro dan Ai pindah dari rumah keluarga Bando, mereka membuat rumah sendiri setelah Ai mulai masuk sekolah. Rumah keluarga Bando jadi sepi, hanya nenek dan kakek yang sudah pensiun. Ai datang bekunjung kalau liburan dan hari-hari seperti itu selalu dinantikan kakek dan neneknya. Ai tumbuh mirip dengan Sumire kecil, tidak banyak bicara, selalu memikirkan sesuatu di kepalanya dan Sakura kesulitan mengurusnya. Bahkan saat sang kakek memberikan kamera kesayangan pada Ai, Ai malah merusaknya dengan membongkar isinya. Sumire akhirnya mengerti kalau Ai memang sangat mirip dengan dirinya waktu kecil dulu.

Aku sangat menyukai quote dari drama ini, mengurus anak itu memang tidak semudah yang dibayangkan, tidak bisa di prediksi tapi disitulah terasa menyenangkan.

Etsuko-san, sekretaris Daikyu Department Store, Take-chan, Nakanishi-kun dan Abe-kun.

Etsuko adalah salah satu teman sekolah Sumire dkk, tapi saat itu mereka tidak punya hubungan baik. Etsuko lebih tepatnya preman sekolah lah ya dan sering mengejek ojousan seperti Sumire dkk. Setelah perang, ia kembali bertemu dengan Sumire di depan bar Amerika. Saat itu Etsuke bekerja sebagai gadis bar. Ia tahu Sumire putus asa mencari pekerjaan dan menasehati Sumire untuk tidak berniat bekerja di bar, jadikan itu pilihan terakhir Sumire jika memang ia tak bisa melakukan apapun lagi. Berkat itulah Sumire bangkit lagi dan memulai usahanya.

Setelah Sumire mulai berhasil usahanya dan bahkan membuka toko ia memakai jasa Etsuko untuk menjadi penjual. Etsuko melakukannya dengan baik, karena 4 anggota Kiaris tidak ada yang bisa untuk berjualan (mereka malu lah, bingung lah kalau ditanya dan masih banyak lagi). berkat Etsuko penjualan mereka lancar. Etsuko mengajak temannya di bar dulu untuk membantu menjadi sales. Saat Kiaris membuka cabang di Daikyu, ia masih bekerja dengan Kiaris. Kiaris membuatnya berhenti bekerja di bar dan ingin berjuang dengan usahanya sendiri. Disanalah ia jatuh cinta pada sekretraris CEO Daikyu dan keduanya menikah. Kelak,  sekretaris itu akan menjadi CEO Daikyu dan punya hubungan baik dengan Kiaris dan Orion.

Take-chan dulunya adalah anak pegawai yang bekerja dengan ayah Kiyoshi. Kiyoshi yang memperkenalkannya dengan Kiaris dan membantu di Kiaris. Ia menyukai Akemi, meski ditolak, ia tak menyerah dan hanya punya Akemi di hatinya. Tapi semakin tua dirinya, ia pada akhirnya menyerah dan mengikuti perjodohan. Ia kemudian menikah dan hidup dengan bahagia. Ia terus bekerja di Kiaris, mulai dari jabatan rendah sampai ia menjadi manajer bahkan CEO. Di akhir episode, Take-chan akhirnya pensiun di perayaan 35 tahun Kiaris.

Nakanishi-kun adalah salah satu pegawai Kiaris. Kalau nggak salah dia melamar pekerjaan saat pertama kalinya Kiaris membuka lowongan. Biasanya Kiaris hanya mempekerjakan orang-orang yang mereka kenal. Nakanishi adalah pilihan pribadi Sumire saat itu. Meski resume Nakanishi jelek dan dia juga bicara terbata-bata, tapi ia menyukai gambar Nakanishi. Saat itu, Nakanishi diterima bersama Saijo, pilihan Norio dkk, karena Saijo resume-nya bagus. Tapi pada akhirnya hanya Nakanishi yang bertahan di Kiaris. Sementara Saijo nantinya bekerja di Kadosho.

Abe-kun di terima bekerja bersama dengan Sakura dan Kentaro, mereka ada di generasi yang sama. Abe-kun mengesankan dengan kepercayaan dirinya.

Mereka adalah para pegawai pertama Kiaris. Mereka adalah tetangga di Asada-san, menyukai produk-produk Kiaris tapi tak punya uang membelinya. Akhirnya Sumire dkk mengajarkan mereka membuat barang sendiri. Saat Kiaris mulai membuka pabrik, mereka bekerja disana sebagai karyawan paruh waktu. Mereka adalah pelanggan pertama Kiaris, pegawai pertama dan tetap bersahabat dg kiaris ladies sampai akhir.

Kubota Sayu as Satsuki
Kento Hayashi as Kawaii Jiro

Sayang sekali klub jazz malah hilang dan tak ditampilkan lagi di drama ini. Aku cukup kecewa karena kan pengen liat gimana akhirnya mereka. Satsuki dan Jiro bekerja di klub jazz milik orang yang mereka panggil sebagai Mama. Satsuki kabur dari rumahnya dan Mama-lah yang membantunya dan menolongnya. Sementara Jiro punya impian menjadi pemain drum profesional.
Saat Sumire tahu kalau Sakura berteman dengan mereka, Sumire sangat marah, karena menurutnya anak-anak di klub itu tidak baik.

Sakura jatuh cinta pada Jiro tanpa tahu kalau Satsuki dan Jiro adalah sepasang kekasih. Saat tahu akan hal itu, ia sangat sedih. Jiro sendiri demi impiannya, ia terus latihan dan sampai suatu hari akhirnya ada yang mengajaknya ke Tokyo. Satsuki mengetahui kalau ia hamil dan takut akan menghalangi jalan Jiro, ia menghilang. Eisuke-lah yang membantunya dan membiarkannya bekerja di AIS. Tapi kemudian Sumire tahu kalau Satsuki hamil dan akhirnya membiarkan Satsuki tinggal di rumah mereka, karena saat itu Sakura lagi ngambek kabur ke rumah Yuri.

Setelah Jiro mengetahui yang sebenarnya, akhirnya ia bertanggungjawab dan memutuskan untuk tetap di Kobe. Bekerja di klub jazz dimana Mama mewariskan klub itu pada Jiro dan Satsuki. Satsuki kemudian melahirkan seorang putera.
Kisah mereka tidak dibahas lagi setelah itu. Terakhir melihat mereka adalah sebelum Sakura dan Kentaro ke Tokyo, mereka mengadakan pesta di klub jazz.

Kira-kira itu dia deskripsi para karakter dalam drama ini. Ternyata panjang banged ya.
Ya begitulah, bahkan itu semuanya juga belum lengkap, karena ini drama 151 episode, jadi ya harap dimaklumi. Drama ini sebenarnya sangat bagus, banyak pesan hidup yang bisa dipetik dari drama ini.
Mengenai ibu tunggal yang berusaha bekerja demi anaknya, meski ia tak tahu apa-apa, ia terus mencoba dan mencoba. Beruntungnya ia dikelilingi oleh orang-orang yang baik.
Kita juga diperlihatkan bagaimana sulitnya membesakan anak tapi disanalah hal yang menyenangkan terjadi. Meski aku nggak bisa bilang Sumire baik dalam membesarkan anak, karena saat ia bekerja, saat Sakura masih kecil, ada Kiyo-san yang merawat Sakura, bukan dia. Jadi dia nggak sepenuhnya melakukan sendiri. Justru Ryoko yang melakukan sendiri sepenuhnya, sampai membawa Ryu ke Kiaris. Tapi sayangnya nggak dibahas banyak.

Kisah ini memperlihatkan perjuangan Bando Sakura sejak ia kecil sampai masa pensiunnya, bagaimana ia menghabiskan hari dan membuat Kiaris menjadi sebuah perusahaan. Jika kalian mengikuti dari awal, kalian bisa melihat betapa hebatnya Sumire dkk. Mereka benar-benar mulai dari 0, dengan bantuan orang baik disekitar mereka, mereka bisa bertahan 35 tahun. Mereka suka sekali menemukan ide dan membuat sesuatu. Kepuasan bagi mereka adalah jika orang yang membeli produk mereka tersenyum bahagia. Mereka tidak terlalu peduli dengan bisnis, keuntungan besar, menguasai jepang dan lain sebagainya. Karena mereka pondasi mereka adalah pakaian bayi, jadi mereka tetap bertahan dengan itu.

Untuk akting, ini drama keren banged. Kita bisa melihat perubahan Sumire, karena dia tokoh utamanya dia banyak dibahas jadi terasa banged perubahan dia dari usia 17 tahun sampai mungkin di ending sekitar 70tahunan kali ya. Dan akting Yoshine Kyoko juga makin terasa bagusnya. Di awal dia masih awkward dan di akhir kerasa banged bedanya. Pokoknya udah terasa banged deh kalau Sumire itu memang Yoshine Kyoko. Aku bahkan kahwatir untuk peran dia berikutnya apakah dia bisa keluar dari karakter Sumire? Udah melekat banged.

Kengo Kora sih jangan ditanya ya, aktingnya udah oke banged. Begitu juga dengan tokoh yang lain, pokoknya cocok banged. Aku baru nyadar kalau pemera ayahnya Kentaro itu juga main Tokyo Tarareba Girl, yang jadi Ryo HAHAHAHA. Di TTG dia nyebelin banged, disini nggak HAHAHHA.

Sayangnya karakter Kentaro alias Yuki disini kurang 'wah' gitu. Aku padahal menantikan adegan dia lho, tapi tiap dia muncul biasa aja HAHAHAH. KArakternya bukan tokoh utama sih, karena kalau berhubungan dengan Kentaro maka yang jadi sorotan itu Sakura, sang istri LOL. Setidaknya disini kita bisa liat anaknya Yuki, mukanya gimana. Masih kecewa dengan Itakiss HAHAHHAHA.
TApi disini ada juga adegan kiss-nya LOL. Itu anak masih kecil si Manami Igashira XD Nggak hot sih, tapi wajar, karena di drama mereka berusia 30 tahunan  HAHAHHA

Ini drama sangat direkomendasikan bagi kalian yang menyukai perjalanan hidup dan perjuangan tokoh utama. MAsalah episode itu resiko HAHAHAHHAHA. Bagi yang suka sama Yoshine Kyoko, ini drama wajib di tonton. Apakah drama ini wajib ditonton bagi fans Yuki Furukawa? Hmmmm, menurut aku enggak sih, screentime dia di drama ini juga nggak banyak dan nggak seheboh yang aku harapkan HAHHHA.
Tapi bagi penggemar asadora ini drama memang wajib ditonton. Aku senang karena sub-nya lancar. Update setiap minggunya. Sepertinya fans-nya banyak.


Skor:


Story: 4/5 - kisah drama ini bagus, banyak hikmah yang bisa dipetik, asadora memang biasanya begitu sih, tapi Beppin-san ini dalam banged. Hanya saja plotnya itu, kadang terasa sangat lambat, kadang terasa cepat. Kadang kehilangan arah malahan.
Character: 4.5/5 - masalah akting dan karakter pemain bagus.
Music: 4,5/5 - aku suka opening songnya, asik lagunya.
Opening: 3/5 - menurut aku week 1 nya kurang memuaskan, nggak bikin aku penasaran untuk lanjut. Makanya pas nonton ini, aku mencoba week 1 bersamaan dengan Toto-neechan dan Toto nee chan jauh lebih menarik, jadi aku menonton Toto nee chan duluan, tapi subnya cuma sampai ep 54 *nangis
Ending: 4/5 - endingnya keren, perayaan 35 tahun Kiaris, mereka melakukan pesta di tempat pertama kali Kiaris dimulai :)

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts