Thursday, 8 February 2018

[Sinopsis] Kuragehime Episode 3-1


Aku suka drama ini nggak membuang-buang waktu untuk hal yang tidak penting dan dramanya berjalan dengan plot yang lumayan cepat. Cuma aku masih nggak ngerti kenapa anak-anak Amamizukan nggak ada yang bertanya nama si cewek modis, jadi saat Ayah Kuranosuke menyebutkan nama anaknya, semuanya jadi bingung siapa itu 'Kuranosuke' HAHAAHHA. Well, sebenarnya kalau di movie namanya disamarkan jadi Kurako oleh Tsukimi. Mungkin di manga memang gitu kali ya, anak Amamizukan ga tertarik sama nama cewek modis karena nggak mau dekat sama dia XD

BTW di episode ini Tsukimi dan Shu makin dekat, sepertinya OTP saya makin jauh, tanda-tandanya masih susah dicari kapan Kuranosuke bakalan suka sama Tsukimi, masa di ending nanti pas terakhir sama kaya di manga & movie? Kurang LOL



Sinopsis Princess Jellyfish Episode 3 Bagian 1

Kuranosuke sedang bersama Tsukimi di kamar setelah kejadian di ending episode 2 lalu. Ia melihat-lihat gambar ubur-ubur dan baru tahu kalau jenis ubur-ubur ternyata sangat banyak.
Tsukimi bertanya apakah Kuranosuke serius dengan apa yang ia katakan tadi, membuat gaun ubur-ubur dan Kuranosuke membenarkan, ia selalu serius dengan apa yang ia katakan. Mereka akan membuat gaun itu, kemudian menjualnya untuk membeli Amamizukan.
Kuranosuke tertarik dengan uburiubur topi bunga dan mengatakan mereka harus menggunakan ubur-ubur itu sebagai instpirasi gaun. Kuranosuke bahkan mulai menggambar dan gambar Kuranosuke jelek banged, membuat Tsukimi nggak tahan dan mulai mengatakan mengenai ubur-ubur topi bunga yang berasal dari golongan Scyphozoa, kelas Hydrozoa, bagian payungnya membuatnya indah , lembut dan tipis dan bla bla bla.
Tsukimi kemudian bangkit dan memperlihatkan lukisan ubur-ubur topi bunga yang pernah ia buat dan Kuranosuke terkejut karena ia langsung kepikiran ibunya, itu adalah perasaan yang sama seperti saat pertama kali ini melihat ibunya mengenakan gaun indah.
Kuranosuke mengambil gambar itu dan mengatakan kalau Tsukimi membuat gaun dari ubur-ubur topi bunga, ia akan membelinya, berapapun harganya.
Tsukimi menolak karena ubur-ubur bukan hewan peliharaan (dia pikir Kuranosuke mau membeli ubur-ubur HAHHAHAHAHHA).

Mereka berdua sedang asyik saat tiba-tiba Banba datang ke kamar Tsukimi untuk memberitahukan kalau kamar mandi sudah kosong. Tsukimi langsung panik dan menyuruh Kuranosuke sembunyi, karena Kuranosuke berpakaian pria. TSukimi berusaha menghalangi pandangan Banba yang sudah membuka pintunya. Tapi untung saja Kuranosuke sudah kabur lewat jendela.

Ayah Kuranosuke penasaran dengan wanita bernama Inari yang mengembalikan kaca mata Shu. Awalnya ia bertanya pada supir Hanamori, tapi seperti biasa, Hanamori menolak menjawab. Ayah Kuranosuke tahu kelemahan Hanamori dan mengatakan kalau ia akan membelikan ban baru untuk Lexus Hanamori dan Hanamori langsung mengatakan siapa itu Inari, wanita yang tidur semalam bersama Shu.
Ayah Kuranosuke mengerti dan ingin Hanamori menyelidiknya. Hanamori menolak lagi, karena ia hanya supir+teman Shu, tapi saat Ayah Kuranosuke mengatakan ia akan memeblikan Hanamori mobil baru, Hanamori langsung menghubungi temannya HAHAHHHAAHHAAH.
Ayah dan anak sama aja XD
Hanamori ini lemah banged sama Lexus.

Shu bertemu dengan Kuranosuke karena ia ingin menanyakan sesuatu dan kebetulan Kuranosuke juga ingin memastikan sesuatu.
Shu tentu saja bertanya mengenai Tsukimi, apakah Tsukimi membahas tentangnya, misalnya ingin bertemu dengannya lagi dll.
Ia juga bertanya apakah janji Kuranosuke waktu itu masih berlaku, yaitu membuat dia lebih dekat dengan Tsukimi dan Kuranosuke tersenyum, ia mengatakan ia akan menanyakan pada TSukimi apakah Tsukimi mau bertemu lagi dengan Shu atau tidak.
Shu sangat senang mendengarnya, ia kemudian bertanya apa yang ingin Kuranosuke tanyakan padanya. Kuranosuke mengatakan tak apa-apa karena ia sudah menemukan jawabannya.
(Kuranosuke tuh pengen nanya tentang Inari, apa bener Inari pacaran sama Shu, tapi melihat Shu memang cinta mati sama Tsukimi, jadi ia nggak perlu khawatir.

Keesokan harinya, Tsukimi berteriak di kamarnya karena ia tak percaya kalau Shu mau bertemu dengannya.
Kuranosuke sedang dikamar memilih baju untuk Tsukimi, tentu saja ia akan mendandani Tsukimi yang akan kencan dengan Shu. Kuranosuke mengatakan kalau Shu meminta bantuannya, padahal ia ingin Shu melakukannya sendiri tapi karena Shu nggak pandai soal wanita, jadi ia turun tangan.
Tsukimi mengatakan kalau ia tak bisa datang ke kencan ini. Kuranosuke bertanya kenapa, padahala Tsukimi menyukai Shu. Tsukimi langsung terkejut karena Kuranosuke tahu perasaannya, ia membatu HAHAHHAHA.
Tsukimi kemudian mengatakan kalau Shu sudah punya pacar dan Kuranosuke mengatakan kalau itu tidak benar. Kuranosuke hampir mengatakan kalau orang yang disukai Shu adalah Tsukimi, tapi ia mengurungkan niatnya. Ia kemudian menyuruh Tsukimi bertanya sendiri jika Tsukimi penasaran apakah adiknya punya kekasih atau tidak.
Tentu saja Tsukimi menolak, ia tak mungkin menanyakan hal itu pada Shu. Ia masih menolak untuk pergi kencan karena itu dilarang di Amamizukan. Kuranosuke mengatakan itu gampang, asal tidak ada yang tahu, semuanya akan aman.
Kuranosuke kemudian mengatakan jika TSukimi menolak, maka Tsukimi harus memberitahu Shu secara langsung dan Tsukimi juga ga mau melakukannya karena itu akan menyakiti hari Shu HAHAHHAHAHAHA. Tsukimi ini galau banged.
Kuranosuke pada akhirnya memaksa Tsukimi untuk duduk dan mulai mendandaninya, ia bahkan menarik Tsukimi yang terus menolak. Tsukimi awalnya tetap tidak mau tapi ia tetap mau pada akhirnya.

Tsukimi datang duluan ke tempat janjian dan dia deg degan banged. Pandangannya kabur karena ia tak mengenakan kaca mata, ia bahkan sampai salah orang saat ada yang datang mengatakan 'aku terlambat'.
Tsukimi ingin memakai kaca matanya tapi ia ingat Kuranosuke melarangnya, karena jika Tsukimi memakai kaca mata dan pandangannya jadi jelas, Tsukimi akan nervous banged.
Dan akhirnya, Shu datang menemui Tsukimi. Mereka berdua sangat awkward awalnya, penuh dengan pemintaan maaf, karena datang terlambatlah, karena datang duluan lah HAHAHHAHA.

Kuranosuke menghabiskan waktunya di Amamizukan bersama yang lain, ia sudah membeli kain dan meminta mereka untuk membuat gaun ubur-ubur, mereka akan menjual itu dan uangnya akan mereka pakai untuk membeli Amamizukan.
Mayaya tertawa karena ubur-ubur nggak bisa pakai gaun HAHAHAAHAHAHHA. Kuranosuke harus menjelaskan lagi kalau ini adalah gaun yang mirip ubur-ubur.
Yang lain mengatakan Kuranosuke hanya ngelantur saja dan tentu saja mereka menolak melakukannya. Kuranosuke jadi kesal padahal mereka mau melindungi Amamizukan tapi sama sekali tidak berusaha. Mereka harus menghasilkan uang untuk melakukan itu. Kuranosuke tak berfikir ia salah, kenapa yang lain malah menolak.
Jiji-sama mengatakan Kuranosuke tidak salah, cuma mereka tidak mengerti kenapa harus ubur-ubur. Kuranosuke tak menjelaskan alasannya, intinya mereka harus membuatnya HAHAHAHAHA.

Shu dan Tsukimi sedang kencan, Tsukimi nggak benari melihat Shu sementara Shu menahan senyum sedari tadi. Mereka mulai mengobrol dan Shu bertanya apa kegiatan Tsukimi kalau hari libur.
Tsukimi kemudian mengingat, setiap hari adalah hari libur baginya, Jiji menonton TV, Mayaya bermain dengan boneka 3 negaranya, Chieko menyisir boneka jepangnya, sementara TSukimi bermain dengan boneka ubur-uburnya. Tsukimi hampir menjawab pertanyaan itu tapi Shu memnotong dan menebak kalau Tsukimi pasti menghabiskan waktu shopping.
Tsukimi kemudian ingat nasehat Kuranosuke padanya, kalau Tsukimi bingung mau jawab apa saat ditanya, maka bilang saja 'so desu yo ne / benar'.
Dan Tsukimi akhirnya membenarkan jawaban Shu.
Setiap kali Tsukimi ditanya, Tsukimi akan terus menjawab 'benar'.

Mereka ada di pinggir danau dan Shu mengajak Tsukimi mengendarai bebek dan Tsukimi setuju, tapi Shu sadar kalau disana ada orang kissu jadi ia mengurungkan niatnya HAHAHHAHAHA. Tsukimi sendiri dengan mata minusnya berusaha melihat, tapi blur HAHAHAHAA.
Shu kemudian mengajak Tsukimi makan karena ia sudah pesan restoran, seharusnya ia memberitahu Tsukimi sebelumnya dan Tsukimi menjawab 'benar'.
Shu mengatakan ia yang salah dan TSukimi mengatakan 'benar'.
Shu jadi kehilangan rasa percaya dirinya HAHHAHAHAAHHA. Ia hampir pingsan dan untung saja Tsukimi sadar kalau ia sudah melukai Shu dan akhirnya menjelaskan kalau kata 'benar' adalah kata ajaib jika ia merasa bingung.
Shu tak mengerti. Tsukimi berusaha menjelaskan dengan terbata-bata, ia akhirnya mengatakan ia belum makan dan Shu lega mendengarnya, ia mengajak Tsukimi makan dan Tsukimi tersenyum, awwww.
BTW, orang yang diminta Hanamori untuk mengawasi Shu terlihat di danau, dia memotret kencan Shu dan Tsukimi.

Tsukimi dan Shu makan di restoran. Tsukimi makan dengan lahap dan Shu bersyukur karena Tsukimi menikmatinya.
Shu mengatakan ia melihat lukisan TSukimi karena Kuranosuke selalu memperlihatkan padanya, ia memuji lukisan TSukimi bagus.
Tsukimi membantah, karena nggak sebagus itu dan ia juga butuh waktu lama agar bisa lebih bagus lagi.
Shu kemudian bertanya hal lain, sejak kapan TSukimi menyukai ubur-ubur dan kenapa ia menyukainya.
TSukimi menjelaskan ubur-ubur adalah hewan air yang mengambang dengan mudah dan bergerak seperti ini. Tsukimi mulai bersemangat menceritakan ubur-ubur pada Shu, Tsukimi selalu bersemangat kalau berhubungan dengan ubur-ubur.
Saking semangatnya, Tsukimi sampai menjatuhkan jelas, ia mengacaukan acara makan mereka. TSukimi bahkan akan memungut potongan kaca sendirian dan mengambil kacamatanya supaya ia bisa melihat dengan jelas.

Shu mencoba melarangnya karena ia sudah memanggil pelayan dan saat ia menyentuh tangan Tsukimi, Tsukimi menatap ke arahnya, Shu terkejut karena Tsukimi yang mengenakan kaca mata mengingatkannya akan seseorang.
Tsukimi yang melihat wajah Shu dengan jelas jadi nervous sendiri dan mulai bersikap aneh. Shu terkejut melihat hal itu, ia kemudian teringat pada gadis Amamizukan yang ia temui di depan Amamizukan dan saat rapat di balai kota.
Ia akhirnya sadar kalau keduanya adalah orang yang sama dan Shu meminta maaf padanya karean sudah kasar saat bertemu dulu.
Tapi Tsukimi tidak mendengarnya dan bertanya apa, Shu mengatakan bukan apa-apa.

Shu mengantar Tsukimi pulang dan Tsukimi menyadari kalau Shu bersikap beda dari yang tadi. Shu kelihatan seperti orang kehilangan jiwanya, sepertinya sih dia masih shock.
Mereka berdua tiba di Amamizukan dan keduanya saling membungkuk. Tsukimi kemudian akan masuk ke dalam rumah, tapi ia melihat ke belakang lagi. Shu sudah menghilang dari sana.

Tiba-tiba ada suara teriakan dari dalam rumah dan Tsukimi mengerutkan keningnya.
Tsukimi masuk ke dalam rumah dan Chieko sedang heboh karena Kuranosuke mencoba menjahit tapi ia tak bisa dan takut kalau Kuranosuke akan merusak mesin jahitnya.
TSukimi bertanya apa yang terjadi dan Banba dan Mayaya menyadari pakaian trendi Tsukimi, Tsukimi mencoba menjelaskan tapi Mayaya menuduh Kuranosuke yang memaksa Tsukimi mengenakan pakaian itu.
Chieko masih mengomel karena benang nyangkut di mesin jahitnya, sementara MAyaya dan Banba ikut gabung dan makin berisik.
Tsukimi tak mengerti apa yang terjadi, Jiji-sama kemudian memperlihatkan lukisan ubur-ubur topi bunga milik Tsukimi dan mengatakan kalau Kuranosuke ingin membuat gaun ubur-ubur.
Banba menyerang Kuranosuke dengan rambut kribonya dan Kuranosuke pingsan HAHAHAHAHA. Tsukimi hanya mengerutkan kening melihat mereka.

Ayah Kuranosuke alias Tuan Koibuchi bertemu dengan Hanamori dan mulai menjelaskan mengenai undang-undang peluang kerja Pria dan Wanita yang membuat banyak pria ingin terus melajarng. 1 dari 4 pria saat ini berstatus lajang/perawan. Dan ia lega karena Shu bukan salah satu dari pria lajang yang masih perawan itu.
Hanamori mengatakan kalau Inari sangat berpengalaman, cocok bagi pemula hahhahhahaha. Koibuchi-san mengatakan setidaknya Shu akhirnya bisa mengatasi hambatan mentalnya yang takut akan wanita. Ia harus berterima kasih pada wanita bernama Inari itu. Tapi ia tak tahu kalau Inari ternyata adalah salah satu penanggung jawab proyek pengembangan kota Amamizu, itu akan mempersulit mereka.
Hanamori berfikir kalau itu justru lebih mennguntungkan, jika warga lebih banyak yang menentang proyek itu dari pada mendukung, maka mereka bisa menafaatkan Inari menghentikan proyek itu. Koibuchi-san sekarang mengerti dan ia pikir alasan Shu mendekati wanita itu adalah untuk itu LOL.

*oke, jadi si Inari mendekati Shu supaya dapat dukungan dari keluarga Koibuchi sebagai keluarga berpengaruh di Amamizu, agar proyek pembangunan lancar. Sementara itu, pak Koibuchi ini, karena dia mau nyalon lagi jadi wali kota, dia akan ikut suara rakyat, jadi kalau banyak yang menolak, rencananya dia juga bakalan menolak proyek pembangunan itu, dan dia pikir Inari akan menghentikan proyek karena Inari pacaran sama anaknya HAHAHAHAHHAHAHA. Intinya sih saling memanfaatkan mereka berdua itu XD

Inari mendapat laporan dari sekretarisnya kalau ternyata banyak warga yang menolak proyek pembangunan kota Amamizu, ia jadi khawatir apakah semuanya akan baik-baik saja.
Inari mengatakan jika ia bisa membuat Koibuchi junior ada dipihaknya, ia pasti bisa meyakinkan ayah Shu HAHAHHAHAAH. Inari punya rencana lain, ia memperlihatkan foto yang ia ambil saat pura-pura tidur bersama Shu dan sekretaris terkejut, ia pikir Inari tidur beneran.
Ianri mengatakan ia akan menggunakan foto itu untuk membungkam mereka.

Tsukimi akhirnya ikut membantu Kuranosuke untuk membuat gaun ubur-ubur itu dan TSukimi bertanya butuh berapa meter untuk bahan gaun, Kuranosuke mengatakan ia tak tahu, yang jelas ia membeli 1 gulungan kain HAHAHHA.
Kuranosuke meminta TSukimi memotongnya dan tentu saja Tsukimi tak bisa kalau memotong secara acak, dia tidak tahu berapa kain yang dibutuhkan. Tiba-tiba Banba dan Mayaya masuk ke dalam dan mulai mengacau. Kuranosuke memberikan mereka uang untuk beli cemilan, jadi mereka nggak akan menganggu HAHAHAHAHAH.
Setelah yakin pengganggu pergi dan mereka aman berdua saja, Kuranosuke membuka pakaiannya dan membuat TSukimi shock HAHAHAHHAAH.
Kuranosuke berbaring di kain itu dan meminta Tsukimi untuk memotong sesuai bentuk tubuhnya. Tsukimi tentu saja tak bisa melakukannya, apalagi karena Kuranosuke nggak pake baju HAHAHAHAHAHAA.
Kuranosuke menyuruh Tsukimi cepat melakukannya sebelum Mayaya dan Banba kembali, kalau tidak ia bisa ketahuan. Tsukimi takut, jadi ia tak punya pilihan dan mulai memotong kain sambil membayangkan ubur-ubur topi bunga.

Tsukimi sedang konsentrasi saat tiba-tiba Kuranosuke bertanya mengenai kencannya dan Shu, Tsukimi terkejut dan melempar guntingnya, hampir mengenai Kuranosuke HAHAHHAHHAHAHAA.
TSukimi mengatakan Kuranosuke tak seharusnya menanyakan hal seaneh itu secara mendadak. Kuranosuke membela diri karena ia hanya bertanya. Tsukimi menunduk, ia mengatakan ia tak menganggap itu kencan, hanya jalan-jalan di taman dan makan.
Kuranosuke mengatakan justru itulah yang disebut kencan. Kuranosuke tersenyum dan menyadari kalau Tsukimi bersenang-senang kencan hari ini. Tsukimi membantah, ia tak mau melakukan hal yang melelahkan seperti itu lagi. Selain itu, ia merasa adik Kuranosuke sangat aneh dalam perjalanan pulang tadi, Tsukimi berfikir mungkin ia sudah melakukan hal yang tak sopan tanpa ia sadari.
Kuranosuke bingung.

Shu sedang galau di rumah saat ibu memberitahukan pacar Shu datang. Shu tentu saja bingung dan ternyata itu adalah Inari. Ibu senang sekali seorang wanita datang mencari Shu dan Shu langsung mengamankan Inari, ia menarik Inari keluar.
Ia bertanya kenapa Inari datang ke rumahnya dan Inari mengatakan itu karena Shu tak pernah menelpon makanya ia datang. Shu mengingatkan jika Inari tiba-tiba muncul begini itu sangat menyulitkannya. Inari tak peduli dan mengajak Shu untuk minum-minum lain kali.
Shu tak punya pilihan untuk setuju, kalau tidak Inari akan terus datang ke rumahnya. Shu juga mengatakan ia punya hal penting untuk dibicarakan besok.

Hanamori bertemu dengan temannya yang ia suruh membuntuti Shu dan ia memperlihatkan sebuah foto pada Hanamori. Saat ia mengikuti Shuu, ia melihat Shu bersama gadis itu.
Itu adalah foto kencan Shu dan Tsukimi. Hanamori tertarik dan meminta temannya untuk menyelidiki gadis itu juga. Temannya mengerti.

Chieko akhirnya mau membantu Kuranosuke dan Tsukimi untuk menjahit gaun ubur-ubur, tapi Kuranosuke tak menyukai hasilnya, karena ia menginginkan gaun kelas atas bukan rok murahan HAHAHAHAA.
Kuranosuke mencoba rok yang dijahit Chieko dan merasa kalau kainnya terlalu tipis dan terlihat aneh, bentuknya nggak mendekati ubur-ubur sedikitpun.
Tsukimi nggak tahan melihat rok itu dan mulai bertindak karena rok itu tak menggambarkan keanggunaan ubur-ubur topi bunga.
Tsukimi mulai memegang pisau dan terus berceloteh tentang ubur-ubur topi bunga, Kuranosuke agak takut dan meminta Tsukimi hati-hati dengan pisaunya.
Tsukimi kemudian mulai melakukan sesuatu pada rok yang dipakai Kuranosuke, ia mengguntingnya sambil membayangkan ubur-ubur. Ia mulai menambahkan renda disana sini, Kuranosuke mulai lelah berdiri dan bosan karena TSukimi sangat fokus dan tak bicara.

Tsukimi kelelahan setelah menyelesaikan rok itu dan setidaknya ia puas karena sekarang rok itu mirip ubur-ubur topi bunga. Kuranosuke juga merasa roknya sudah lumayan bagus, akan lebih bagus kalau ditambah pannier dan Tsukimi tak mengerti apa itu pannier.
Kuranosuke mencoba menjelaskan itu adalah yang rok dalam yang biasa digunakan para gadis muda lolita gotik. Kuranosuke ingat kalau ia punya satu dirumah dan akan mengambilnya.
Tsukimi mengatakan ia sangat lelah dan meminta kerjanya dilanjutkan besok saja. Kuranosuke mengerti dan mengingatkan Tsukimi agar meminta Chieko menjahit itu dengan baik.

Keesokan harinya, Jiji-sama menerima telpon dari Kuranosuke yang meminta Tsukimi segera ke rumahnya. Tsukimi awalnya bilang oke, tapi ia ingat kalau adik Kuranosuke ada disana, jadi dia menolak.
Kuranosuke kecewa karena ia harap Tsukimi dan Chieko datang membawa mesin jahit, agar tugasnya lebih mudah. Kuranosuke kemudian berfikir dan mulai memanfaatkan jiji sebagai otalu pria tua.

Beberapa saat kemudian, Jiji dan Chieko datang membawa mesin jahit, kain dan menculik Tsukimi agar mau datang ke rumah keluarga Koibuchi HAHAHAHAA.
Chieko cukup kaget karena rumah wanita trendi itu sangat besar. Jiji mengatakan kalau ini adalah rumah Koibuchi Keichiro dari Partai A. Jiji udah senyam senyum aja diluar karena dia fans ayah Kuranosuke hahhahaha.
Kuranosuke kemudian menyambut mereka dan Tsukimi muncul dari gerobak yang mereka bawa, dengan mulut dan tangan terikat HAHAHAHAA.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts