Tuesday, 27 October 2015

[Sinopsis] Kiss Me Episode 3 Part 2

---------------------------------------------------------------------

Sinopsis Kiss Me Episode 3 Part 2


Pagi harinya, Taliw masuk ke ruang makan dan melihat Turbo sedang makan. Ia mendekatinya dengan hati-hati dan perlahan duduk di kursi. Turbo menatapnya dengan tajam, TAliw berhati-hati dan akhirnya ia duduk.
Ia menatap Turbo yang menatapnya, TAliw tersenyum karena hari ini Turbo tidak kabur seperti kemarin.
Taliw akhirnya bisa tenang dan menyedok sup nya.
Turbo menatapnya dan menemukan ide, ia tersenyum licik, Hey! Apakah kau pergi untuk menyemangati kakakku hari ini?

Taliw tersenyum ia menjawab tentu ia akan menyemangatinya.
Turbo bertanya apakah Taliw tidak akan menyemangatinya. Taliw bertanya, apakah Turbo juga akan mengikuti kompetisi??
Turbo mengatakan ia hanya siswa kelas 5, bagaimana mungkin ia menjadi saingan Taliw. Turbo membicarakan sesuatu yang sebenarnya aku nggak ngedit apa, yang jelas kayaknya ia mengatakan kalau level sekolah Taliw itu rendah, ia ga ngerti kenapa kakaknya masuk ke sekolah itu.
Turbo menghina sekolah Taliw membuat TAliw sedikit kesal. Turbo mengatakan ia kasihan pada Tenten kakanya, harusnya hari ini kakaknya sat tim dengan orang yang ia cintai.

Taliw shock mendengar Tenten menyukai seseorang dan segera bertanya siapa?
Turbo menahan senyumnya, ia mengatakan kalau orang itu adalah wakil dari sekolahnya, P'NamKang, Tenten sangat menyukainya.
Turbo memuji NamKang mengatakan kalau dia cantik, tinggi, kulitnya bercahaya,kaki panjang dan sangat pintar.
Taliw yang mendengarnya langsung down, ia menunduk sedih. cemberut.
Apalagi saat Turbo mengatakan kalau Tenten mungkin harus memilih antara kemenangan dan cinta.
Tenten terbelalak dan menjatuhkan kepalanya, lemah, lesu dan lemas.
Turbo puas melihat ekpresi Taliw dan meninggalkannya sambil tersenyum licik.

Taliw bersedih di meja makan. Ayahnya datang dan heran kenapa tidak ada orang disana. Taliw diam saja. Ayah kemudian bertanya bubur apa yang dimakan Taliw. Taliw cemberut dan mengatakan itu Plum China dan Truffle (BTW tadi Turbo mengejeknya dengan Plum China dan Truffle yang artinya siswa peringkat terakhir, aku ga ngerti dari mana datangnya LOL/0
Ayah bingung.

Taliw berjalan dengan tidak bersemangat sama sekali. Gontai karena kenyataan yang menyakitkan. Ia bahkan tidak mendengar saat seseorang memanggilnya. Rupanya Tenten ada disana, ia menunggu TAliw di gerbang rumahnya.
Tenten protes, aku akan terlambat karena menunggumu, kau tahu?
Taliw minta maaf.
Taliw menatap Tenten, hari ini kau akan bertanding kan?
Tenten membenarkan. Taliw menatap dengan berat hati, bagaimana pun aku akan bersorak untukmu.
Tenten tidak mengerti, ia menatap Taliw dan siap berangkat, kau mau naik atau tidak?
Taliw panik dan buru-buru naik.

Dalam perjalanan ke sekolah, keduanya terkejut saat ada seseorang pake jaket hitam dan helm hitam dengan sepeda motor besarnya, disamping mereka, beriringan sambil menatap keduanya.

Di gedung kompetisi, beberapa kompetisi dari beberapa tingkat sedang berlangsung. Tenten masih bersiap-siapa dan ia ada di tangga saat langkahnya terhenti saat mendengar percakapan guru dan murid.
Seorang guru memberi tekanan pada seorang siswi yang akan mengikuti kompetisi dengan memintanya harus menang karena reputas sekolah tergantung padanya. GAdis itu hanya mengiyakan saja. Tapi setelah gurunya pergi, ia tampak kesal sekali dan mengejek guru itu.
Gadis itu akan pergi dan melihat Tenten disana, Tenten menatapnya. Gadis itu kabur karena merasa malu.
Tenten hanya melihatnya. Ia berfikir.

Kompetisi untuk tingkat SMA dimulai. Taliw dan teman-temannya tiba di lokasi untuk memberi dukungan.
Gadis tadi tampak masuk bersama timnya, btw gadis itu adalah NAmKong.
Tim Tenten juga memasuki ruangan. Taliw yang melihatnya langsung berteriak sambil berdiri. Yuyee memimpin pemandu sorak dan langsung heboh berdiri, Tenten Semangat! Tenten berjuangkah hingga akhir! Tenten tunjukkan keberanianmu! Tenten Berjuanglah!!!
Mereka memukul sesuatu, menari, mengangkat spanduk dan heboh sendiri.
Tenten malu dan membuang muka. LOL.

Kelas mereka beneran ribut, bahkan pendukung tim lain heran dan menatap mereka semua. Pembawa acara menyuruh mereka tenang tapi tak dihiraukan.
Tenten pusing memegang kepalanya. Pembawa acara akhirnya bisa menenangkan mereka, karena itu akan mengganggu konsentrasi peserta. Akhirnya semuanya diam dan duduk. Tenten menggeleng.

Kompetisi dimulai, para peserta di beri soal di kertas dan mereka menyelesaikannya.
Soal juga ditampilkan dilayar. Tenten tampak menyelesaikannya diluar kepala.

Kemudian tiba dibabak final (Kayaknya), begitu Tenten masuk, kembali pemandu sorak berteriak, tapi kali ini cuma sekali dan mereka duduk lagi.
Pembawa acara dengan lucu berkomentar kalau tahun ini ada sedikit keanehan, ada sekelompok cheer yang datang bersorak dengan begitu bersemangat. LOL.
DAn kompetisinya dimulai lagi.

Seperti biasa, Tenten ga melihat ke kertas, ia hanya melihat ke layar dan menyelesaikannya diluar kepala.
Yuyee melihat ketiga tim dan berkomentar pada Taliw kalau itu adalah lawan TEnten, ia menunjuk ke arah NamKOng.
Taliw shock, ia teringat kata-kata Turbo tadi pagi, gadis yang disukai Tenten, si cantik berkaki panjang.
IA bahkan membayangkan wajah Turbo saat mengatakannya, LOL.
Taliw berkomentar kalau ini buruk.

Yuyee berfikir TAliw mengomentari kompetisinya dan ia membalas kalau mereka memang dalam masalah, karena katanya gadis itu juga pintar, meski IQ nya masih dibawah tenten, tapi mereka yakin Tenten akan menang.
Yuyee malah ragu, IQ gadis itu 170 atau tinggi badannya.
Mendengar 170, TAliw sangat sangat shock, baik dalam IQ maupun tinggi badan ia kalah, sangat jauh perbedaannya.
Yuyee yang masih ragu malah mengatakan ia akan menyelidikinya dan meninggalkan mereka.
TAliw tidak peduli dengan pertandingan itu, ia hanya peduli bagaimana pun ia tidak akan mampu menyaingi NAmKong.

Yuyee kembali dengan informasinya dan memastikan IQ gadis itu 170. Dia bahkan memujinya cantik, lucu, baik dan seksi.
Taliw makin minder.

King luput dengan pikirannya sendiri. Ia yang duduk disamping Arm bertanya, Arm, kau adalah siswa terpandai di kelas, Lihat papan itu, sebenarnya itu apa?
Lalu kita melihat soal kompetisinya, pake bahasa thailand jadi aku ga ngerti, LOL.
Arm melihat dengan seksama dan berusaha memahami soal panjang itu, semakin dibaca ia semakin bingung dan akhirnya berkata, Aku pernah berkata, kadang-kadang kita tidak perlu tahu segalanya.
Dan King setuju. LOL.

Tenten membaca soalnya dari layar dibelakangnya dan langsung mencoba menyelesaikannya diluar kepala, cukup 5 detik dan ia menemukan jawabannya.
Padahal semuanya sedang berfikir sangat keras, Namkong aja takut-takut jadi ia kadang melirik ke arah tim Tenten.
Tapi meski tenten tahu jawabannya, ia ga mau bilang sama timnya, Bete deh!!!
KAyaknya ia khawatir sama NamKOng jadi kadang ia meliriknya juga.

DAn Taliw melihat keduanya yang kadang-kadang saling melirik.
Taliw makin khawatir, ia berkata dalam hati pa ayang harus ia lakukan, karena ternyata wanita ideal Tenten bahkan 1% pun tidak mendekati dirinya.
ia bahkan merasa NAmKOng dan Tenten cocok.

Kemudian pertanyaan terakhir disajikan.
Tenten seperti biasa tenang-tenang saja sementara yang lain sibuk mencari jawaban.
DAn Taliw malah sibuk berfikir apakah Tenten akan memilih menang atau gadis yang ia sukai. LOL.
IA mengambil kesimpulan, jika tim Tenten kalah, maka artinya Tenten sangat menyukai NAmKong.

Tenten kemudian mendapat giliran mengerjakan soalnya, ia menatap NAmKong juga, khawatir dengan pembicaraan yang ia dengar tadi.
IA bingung apakah ia harus memilih menyelesaikan dengan benar atau tidak. Ia kasihan karena NamKong membawa beban berat, reputasi sekolah.
Taliw tak bisa berhenti menatap keduanya ganti-gantian.
DAn akhirnya kompetisi berakhir.

Pengumuman Pemenang.
Taliw deg degan sekali, karena ini juga akan menjadi masa depannya kelak. IA menutup matanya saat pengumuman pemenang.
Dan ternyata pemenangnya adalah tim NamKong. Taliw sangat kecewa, karena itu artinya Tenten sangat menyukai NAmKong, alias Tenten memilih cinta.
NamKong terlihat sangat senang.
Haro International mendapat peringkat runner up, semuanya sangat senang kecuali Taliw, ia tepuk tangan dengan tidak bersemangat.

Teman satu tim Tenten mengatakan kalau tahun ini mereka senang karena ada yang mendukung, meskipun mereka mendukung Tenten, tapi selama ini mereka kompetisi tiap tahun dan tidak ada yang mendukung.
Tenten tersenyum mendengarnya.

Yuyee dan Peaw berkomentar kalau akhirnya sekolah mereka dapat peringkat. Taliw tidak begitu excited, ia cemberut aja, ia kecewa akhirnya tenten memilih untuk kalah.

tenten keluar dari gedung karena acara sudah selesai.
IA terkejut melihat ada seseorang berbaju serba hitam dan memakai helm disana, seperti orang yang mengikutinya pagi ini.
Orang itu membuak helmnya dan tersenyum pada Tenten. Ternyata dia adalah NAMKONG, LOL.
Tenten ga begitu terkejut, tepatnya dia tidak begitu tertarik.
Tenten mendekatinya, gadis itu tersenyum dan mengucapkan terima kasih.

Taliw yang juga keluar dari gedung sedang di elevator dan melihat keduanya, ia tampak kaget dan sedih.
Tenten mengatakan kalau itu tidak terlalu penting. NAmKong mengatakan baginya itu adalah hal yang sangat penting.
Tenten kemudian mengucapkan selamat dan akan pergi, tapi NAmKong menahannya dan ia memperkenalkan dirinya dulu.

TAliw yang melihatnya hampir terjatuh dari elevator. IA terdiam. Ia sedih mengira keduanya disana untuk menyatakan betapa mereka saling mencintai.
Taliw benar-benar larut dalam pikirannya dan membayangkan keduanya saling berpelukan, LOL.
IA tak kuat melihatnya dan memutuskan berbalik ke arah lain.

NamKOng dan Tenten masih bicara, Nam KOng bertanya tentang gadis yang dibonceng Tenten pagi ini.
Tenten dengan tenang mengatakan kalau dia TAliw dan mereka tinggal serumah (LHA? GAmpang banged dia ngaku, sama Taliw ga bolehin dibocorin, LOL).
NAmKong terdiam, ia tidak bertanya lebih lanjut.

Taliw ternyata ga sanggup pergi, ia masih menatap keduanya dan menunduk sedih.
DAn akhirnya ia melangkahkan kaki ke elevator yang naik ke lantai 2.

TApi ia tetap tidak bisa tidak memikirkannya, ia berbalik lagi dan menatap keduanya.

~END~

Komentar :

HAHAHAHAAHHAHAHA.
Aku suka ini!!! Lucu banged gimana Tenten mengancam TAliw biar jangan memberitahu yang lain kalau mereka tinggal satu rumah, tapi malah dengan mudah mengatakan pada NAmKong kalau ia dan Taliw tinggal serumah. Well, mungkin biar Nam Kong ga berfikir buat mendekatinya, jadi ia jujur aja. DAn mungkin karena Taliw punya temen yang ember dan heboh, bisa malu dia kalau ketahuan seluruh sekolah, makanya ia melarang TAliw bicara.HAHAHHAHAHHA Tapi bisa juga TAliw diam saat ditanya. LOL.

Sebenarnya episode dimana TAliw dan Tenten satu rumah ini sangat aku tunggu, pertama ingin melihat dekorasi kamar Taliw dan yang kedua ingin melihat interaksi mereka. Sayangnya aku kecewa dengan episode ini.
Kalau disemua versi, kamar yang dijajah Kotoko adalah kamar adik Naoki, di versi ini malah kamar NAoki yang dijajah dan NAoki harus pindah ke kamar Yuki. Lucunya, dulu bapaknya Tenten bilang kalau mereka punya banyak ruang, kok bisa ga ada kamar tamu atau tambahan HAHAHAHAHAH.
DAn karena Taliw pindahnya ke kamar Tenten, jadinya ga ada dekorasi ruangan deh, HIKSSSSSSS.
TApi ngeri juga Tenten tinggal di kamar serba pink HAHAHAHAHAHAHA.

Aku suka sama mamanya Tenten ini!!!
TApi kayaknya dia ini tipe yang suka maksa banged!!
Buktinya kamar anak laki-lakinya beneran dibuat pink, dan lagi caranya menaklukkan Tenten lucu banged!!! Kok Tenten mau-maunya ya, HAHAHHAHA. MAna pake joged joged lagi, hilanglah image NAoki-nya.
Tapi sejak awal tenten memang ga punya aura NAoki sih, gimana ya?????
Ya karena Tenten dan Taliw diceritakan teman kecil jadi udah saling kenal sejak kecil, jadi udah kelihatan banged kalau Tenten itu suka sama Taliw. Maybe First Love.
Kalau di versi lain kan kejam, Naoki-nya beneran ga suka dan nganggep Kotoko sebagai pengganggu awalnya.

Versi ini memang banyak manisnya, sayangnya terlalu lambat ceritanya, banyak adegan kurang penting dimasukkan.
TApi mungkin begitulah tipe drama thailand yak???
Aku harap episode berikutnya lebih cepat alurnya dan lebih seru, jujur aja, episode 3 ini agak bosan, karena ini cerita baru yang ga ada di versi sebelum dan sebelumnya.
Kompetisinya memang bagus sih, cuma aku nangkepnya tenten pemalas dan ga mau diskusi HAHAHHAHAHA.

NamKong ini adalah Matsumoto Yuko. Duimunculkan lebih awal, karena versi ini kayaknya ga akan ada versi kuliahnya, kalau ada maka NamKong akan punya banyak screentime nihhh.
Suka juga sih bagaimana pertemuan pertama keduanya, aku harap NAmKong ga jahat. Dia main-nya adil, kayak Matsumoto.
Taliw kurang ekspresif nih, masa wajahnya sedih mulu, ga ada wajah cemburu dan terbakar cinta kayak Kotoko versi LIT. HAHAHHAHAHAHA.
Dia banyakan sedih dan menunduk aja, kalau Kotoko versi Miki kan pasti bakalan lucu sedihnya, maksudnya sebelum sedih dia bakalan ngintipin dengan lucu HAHAHAHAHAHA.

Sinopsis by Hazuki Airin
Screencapture by HAzuki Airin
Picture from Halo Entertaiment
Do NOT REPOST IN OTHER SITE
DO NOT SHARE WITHOUT CREDITS

Share:

2 comments:

  1. Spertinya Taliw ini mmg kurang ekspresi,gak kayak waktu nnton Itakiss LIT itu lhoo bisa ktawa ngakak liat ekspresinya,pas sedih mukanya,bawaan kita malah mau ktawa kadang,tp yg versi ini,mmg kalau sedih ya sedih aja hahahaha,jjur alur crita versi ini mmg agak lambat yaa,dan Namkong ini smoga mirip dehh karakternya dengan Matsumoto,duhhh jdi kepengen nnton ulang Itakiss rinduuunya hahahah,dilanjutin ya mbak sinopnya,smangat!

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts