Saturday, 30 June 2018

[Recap] Hanbun, Aoi Week 13 (Episode 73-78)

Minggu ke-13 ini adalah akhir dari paruh pertama asadora Hanbun, Aoi, meskipun kelihatannya akhir cerita dari Suzume sebagai mangaka adalah minggu depan.
Minggu ke-13 ini banyak hal yang mengagetkan dan menurutku ini adalah minggu paling mellow dari seluruh minggu yang sudah tayang. Aku banyak menangis di minggu ini karena beratnya kehidupan Suzume terlihat di minggu ke-13 ini. Well, meskipun sebagian dari kesedihannya itu adalah kesalahannya dan penyesalan.

Sinopsis Half, Blue Week 13: Shigoto ga Shitai!
-I want a job!-

Suzume dan Ritsu bertemu untuk pertama kalinya setelah berpisah selama 5 tahun. Acara Kimiko sensei mempertemukan keduanya di stasiun saat Ritsu akan kembali ke Kyoto. Mereka berdua menghabiskan waktu mengobrol di dalam stasiun, menunggu kereta selanjutnya.
Awalnya mereka agak awkward karena sudah lama tidak bertemu. Pembicaraan mereka awalnya adalah pembicaraan biasa, seperti apa yang dilakukan Ritsu selama 5 tahun itu, ia melanjutkan S2 ke Kyodai. Suzume juga membicarakan mengenai pekerjaannya sebagai mangaka dan Ritsu mengatakan kalau ia membaca semua manga Suzume.
Suzume mengatakan awalnya ia ingin menemui Ritsu di acara Kimika sensei, tapi Sota merusak gaun yang sudah ia beli dengan harga mahal dan akhirnya ia mengenakan baju ibunya. Suzume malu karena setelah 5 tahun Ritsu harus melihatnya dengan pakaian seperti itu dan Suzume langsung menutup mata Ritsu.
Ritsu tersenyum melihat tingkah Suzume dan tiba-tiba Ritsu meneteskan air matanya. Ritsu senang karena Suzume sama sekali tidak berubah padanya setelah apa yang terjadi 5 tahun lalu. Suzume terkejut dengan Ritsu yang menangis, meskipun Ritsu membantah kalau dia tidak menangis hehehehe.

Nao yang tadi mengantar Suzume ke stasiun menunggu Suzume di dalam mobilnya. Ia tahu Suzume dan Ritsu butuh waktu berdua, jadi dia tidak mau menganggu. Tak lama kemudian seseorang mengetuk jendela mobilnya. Butcha menemui Nao karena ia mendengar dari Kimika Sensei kalau Nao mengantar Suzume menemui Ritsu ke stasiun.
Mereka berdua kemudian mengobrol di mobil. Dari Butcha, Nao tahu kalau ternyata Ritsu sudah putus dengan Ito Saya sekitar 3 tahun lalu. Ritsu mengalami hari yang buruk setelah perpisahannya dengan cinta pertamanya, kata Butcha sih Ritsu kesulitan untuk melupakan cinta pertamanya. TApi setelah putus dari Saya, Butcha nggak tahu lagi apakah Ritsu punya pacar lagi atau tidak.
Lucunya, saat mereka ngobrol, entah aku salah dengar atau tidak, Butcha mengatakan pada Nao 'apakah kita sebaiknya pacaran saja' dan Nao sempat kaget dan nggak berani melihat ke arah Butcha, kayaknya dia juga nggak yakin apakah dia salah dengar atau tidak hahahahahah.
Tapi kemudian Butcha mengalihkan pembicaraan dan mengajak Nao beli makanan wkwkwkwkwk.

Suzume dan Ritsu masih terus mengobrol di stasiun, mereka membeli minuman kaleng, kemudian bermain lempar kaleng ke tempat sampah. Suzume juga memperlihatkan buku yang ia dapatkan dari Kimika Sensei, tentang keberhasilan Ritsu membuat robot. Suzume sangat senang Ritsu bisa menggapai impiannya
Ritsu mengatakan kalau itu juga adalah impian Suzume. Suzume bingung. Ritsu menceritakan 5 tahun lalu, ia melihat kartu Tanabata yang Suzume tulis di pohon bambu dan ia mengambilnya. Saat itu ia memutuskan ia akan mengabulkan impian Suzume dan impian Suzume adalah impiannya.
Ritsu masih menyimpan rapi kartu tanabata itu dan memberikannya pada Suzume. Suzume tidak tahu kalau Ritsu mengambil kartu tanabatanya, ia terkejut sekaligus senang dengan hal itu.

Suzume dan Ritsu kemudian pergi ke luar stasiun dan mereka bermain  lagi untuk menghabiskan waktu selagi menunggu kereta selanjutnya datang. Mereka main batu gunting kertas di tangga. Jadi siapa yang menang bisa mengambil langkah turun dari tangga dan pemenangnya siapa yang turun duluan.
Suzume dan Ritsu sangat menikmati kebersamaan mereka setelah sekian lama. Saat mereka bermain, Ritsu mengatakan ia mungkin akan pindah ke Osaka dan bekerja di sebuah perusahaan besar disana. Suzume sangat senang mendengarnya karena Ritsu menjadi sangat sukses sekarang. Ritsu mengatakan ia juga sangat senang karena bisa bertemu dengan Suzume hari ini.

Saat mereka bicara, angin berhembus kencang, kertas tanabata Suzume terbang tertiup angin dan Suzume mengejarnya menaiki tangga. Saat berlari, Suzume hampir terjatuh dan Ritsu menolongnya. Pada akhirnya, kertas tanabata itu terbang tertiup angin dan keduanya hanya bisa melihatnya.
Ritsu membuat keputusan besar saat melihat kertas itu terbang. Ia menatap Suzume dan berkata, "Suzume, apakah kau mau menikah denganku?"
Suzume terkejut.

4 tahun berlalu sejak saat itu. Musim semi 1999. Suzume berusia 28 tahun. Suzume masih tinggal di apartemen Akikaze-sensei dan mengalami hal yang sulit sebagai seorang mangaka. Serialiasi Suzume dihentikan karena manga Suzume tidak populer dan ratingnya jatuh, ia masih mencoba membuat manga lainnya tapi tidak bagus. Suzume mulai kekurangan uang dan lebih banyak menghabiskan waktu bekerja sambilan di luar. Ia juga kembali menjadi asisten Akikaze-sensei untuk biaya hidupnya.
Flashback ke saat Ritsu melamar Suzume 4 tahun lalu. Saat Ritsu bertanya, "Suzume, apakah kau mau menikah denganku? Apakah kau mau ke Kyoto bersamaku?", Suzume menjawab dengan yakin, "Aku tidak bisa melakukan itu."
Ritsu sempat kaget karena penolakan Suzume dan ia mulai memperbaiki suasana dengan mengatakan kalau ia bercanda. Suzume kaget karena ternyata Ritsu bercanda tapi Ritsu mengatakan ia tidka bercanda, hanya saja ia paham kalau hubungan mereka berdua tidak seperti itu.
Kereta datang tak lama kemudian dan Ritsu meninggalkan Suzume yang masih terdiam.

Suzume masih sering nongkrong bersama Bokute dan Yuko. Yuko sekarang sudah menjadi ibu, puteranya bernama Kuu-chan. Ada saat-saat dimana Suzume menyesal karena ia sudah menolak lamaran Ritsu saat itu, apalagi melihat Yuko bahagia menjadi seorang istri dan seorang ibu.
Suzume mengatakan kalau sebenarnya ia menyukai Ritsu, ia cukup kaget saat Ritsu melamarnya dan ia langsung menjawab 'aku tidak bisa melakukannya' atau bisa diartikan sebagai 'tidak', ia menjawab begitu karena nervous. Sebenarnya maksud Suzume saat itu adalah ia tak bisa menikah sekarang, karena ia masih ingin menjadi mangaka. Ia punya janji pada Yuko kalau ia akan berjuang disisi Akikaze sensei, ia ingin menjadi mangaka sukses dan membuat Akikaze bangga karena AKikaze adalah gurunya.

Sementara itu, di Gifu, Ibu Suzume sangat mengkhawatirkan Suzume. Ia selalu membeli majalah manga dimana manga Suzume biasanya dimuat, tapi beberapa minggu ini ia tidak melihat manga Suzume lagi. Ibu Suzume mulai merasa tidak tenang.
Ibu kemudian mengirim surat pada Akikaze sensei, sebuah surat yang panjang menyatakan perasaannya sebagai ibu Suzume. Inti dari surat itu adalah Ibu Suzume sebagai seorang wanita tahu apa kebahagiaan terbesar wanita, menurutnya kebahagian terbesar wanita bukanlah kesuksesan karir tapi keluarga, karena itu ia ingin Suzume menikah. Ibu mengatakan Suzume sudah 28 tahun, ia ingin Akikaze jujur padanya, jika memang Suzume tidak ada harapan sebagai mangaka lagi, maka ia ingin Akikaze untuk meyakinkan Suzume agar mau menerima omiai yang sudah ia atur.
Ibu Suzume sudah mengatur perjodohan dengan seseorang di Gifu yang sudah tahu keadaan telinga kiri Suzume dan pria itu mau menerima Suzume jika Suzume menyetujui omiai tersebut.

Akikaze mengerti mengenai kekhawatiran ibu Suzume dan ia menemui Suzume di apartemennya. Suzume juga mendapat surat dari ibunya untuk menerima omiai yang ibunya siapkan, ibu bahkan mengirim foto pria itu. Tapi Suzume benar-benar tidak punya niat untuk menikah.
Tapi Akikaze dengan serius meminta Suzume untuk menerima omiai itu. TApi Suzume tidak mau melakukannya, ia masih merasa usahanya belum cukup keras sebagai mangaka, ia ingin sukses dan tidak ingin menyerah akan impiannya. Akikaze juga mengerti mengenai perasaan Suzume.
Suzume baru saja menyelesaikan name baru miliknya dan memperlihatkan pada Akikaze. Akikaze melihat name Suzume dan memutuskan untuk mendukung Suzume kali ini, ia ingin Suzume menganggap ini sebagai kesempatan terakhirnya. Jika Suzume gagal, Suzume harus menikah.

Yuko datang berkunjung ke apartemen beberapa hari kemudian dan Suzume menceritakan apa yang terjadi pada Yuko. Yuko sangat kagum pada Suzume yang selalu mempunyai ide baru untuk manganya. Hal itulah yang selalu membuatnya iri saat mereka menjadi mangaka baru. Tapi Suzume punya kelemahan yang belum bisa ia perbaiki sejak pertama kali ia membuat manga, kalau aku nggak salah adalah pengembangan ceritanya.
Jadi kalau masalah ide awal, Suzume nggak pernah kesulitan selama ini, selalu ada aja cerita baru yang ingin ia buat. Hanya saja setelah ia membuatnya, ia mulai kesulitan mengembangkan ceritanya alias itu cerita mau dibawa kemana, sementara pengembangan cerita adalah hal yang sangat penting dalam serialisasi. Karena itulah manga Suzume sering berhenti ditengah jalan karena ceritanya sudah tidak bagus lagi.
Suzume juga tahu kalau itu adalah kelemahan dari manganya makanya ia sebenarnya sudah membuat catatan sejak dulu dan ia harap kali ini ia akan berhasil.

Akikaze juga berusaha membantu Suzume bersama dengan Bokute. Mereka mencari perusahaan penerbitan yang mau menerbitkan manga Suzume, tentu saja dengan koneksi yang mereka miliki.
Mereka akhirnya menemukan satu editor yang mau menjadi editor Suzume.

Sekarang masalahnya tinggal Suzume nih, dia harus membuat manga yang menarik. Tapi Suzume kembali kehilangan ide-nya dan ia nggak tahu arah ceritanya mau dibawa kemana. Judul manganya selanjutnya adalah 'Suatu hari aku akan bertemu denganmu lagi' dan Suzume bingung siapa yang harus datang menemui, apakah tokoh utama pria yang menemui tokoh utama wanita atau sebaliknya.
Suzume yang kelelahan kemudian tetidur, dalam tidurnya ia bermimpi kalau orang tuanya akan membuang semua manganya dan Suzume akan dipaksa menikah dengan seseorang yang tidak ia kenal wajahnya.
Suzume merasa kalau itu adalah mimpi buruk dan saat ia terbangun ia kembali berusaha untuk menulis name untuk manganya selanjutnya.

Sementara itu di Tinkerbell Office, Akikaze sensei menerima sebuah kartu pos yang tak terduga.  Kartu pos dari Ritsu yang mengabarkan kalau ia baru saja menikah dengan seorang gadis bernama Yuriko. OMG. Akikaze lucu banged saat dia membaca tulisan 'Just Married' di kartu pos itu wkwkkwkw.

Hari itu, Bokute dan Yuko datang ke Tinkerbell Office. Mereka berdua ingin membantu Suzume dalam menyelesaikan manganya karena Suzume tidak bisa menyewa asisten (dia nggak punya uang).
Akikaze memberitahu keduanya kalau Suzume bahkan belum menyelesaikan name-nya. Suzume sekarang sibuk dengan pekerjaan sambilannya, membuat gambar untuk majalah, misalnya gambar zodiak, kalau ada peta gitu dan lain-lain. Mungkin terlihat mudah, tapi itu sebenarnya pekerjaan sulit dan butuh konsentrasi tinggi.
Keduanya tidak ingin menganggu Suzume, jadi mereka mengobrol bersama Akikaze sensei. Akikaze menggunakan kesempatan itu untuk berdiskusi mengenai kartu pos yang ia terima.
Ia memperlihatkan kartu pos pernikahan Ritsu pada keduanya, Bokute dan Yuko sama-sama kaget karena Ritsu ternyata sudah menikah. Mereka mengomentari istri Ritsu dan tidak mengerti kenapa Ritsu memilih wanita itu, karena wanita itu kelihatan lebih tua dari Ritsu dan wajahnya kelihatan pucat. Keduanya mulai menebak-nebak alasan kenapa Ritsu menikahi wanita itu, seolah-olah itu adalah cerita dalam drama HAHAHAHHAAH.
Sementara itu Akikaze bertanya-tanya apakah kartu pos itu sampai pada Suzume dan apa yang akan terjadi pada Suzume jika ia melihatnya. Akikaze juga mengambil kesimpulan jangan-jangan alasan kenapa ibu Suzume menyiapkan omiai untuk Suzume adalah karena pernikahan Ritsu itu.

Suzume menyelesaikan pekerjaan sambilannya dan kemudian lanjut untuk membuat name untuk manganya. Tapi Suzume benar-benar kehilangan ide dan tidak tahu ceritanya mau dibawa kemana. Dia seperti kehilangan inspirasi, slump gitu. BTW, Suzume juga berantakan banged, kayaknya 2 hari dia nggak mandi HAHAHAHA.

Suzume menerima paket dari ibunya  tapi ia belum sempat membukanya. Ia juga menerima banyak surat di kotak pos. Saat Suzume sedang makan, ia meletakkan name yang akhirnya ia selesaikan diatas tumpukan surat yang ia teriam hari itu dan matanya tertuju pada sebuah kartu pos. Suzume bisa saja mengabaikan kartu pos itu, tapi entah kenapa ia merasakan feeling nggak enak saat melihatnya. Kartu posnya nggak kelihatan semuanya, cuma sedikit ujungnya aja yang ada tulisan married.
Suzume mengambil kartu pos itu dan menatapnya. Ia melihat foto pernikahan Ritsu disana. Suzume terkejut.

Suzume menelpon ke rumahnya dan ibu berfikir Suzume sudah menerima paket dari mereka. Ibu mengatakan kalau ia mengirim banyak barang untuk Suzume, ayah dan kakek juga bersemangat mengirim bahan makanan untuk Suzume. Suzume hanya menjawab dengan lemas dan mengatakan kalau ia belum melihat isi paketnya.
Ibu mulai curiga ada yang aneh dengan Suzume dan bertanya ada apa. Suzume kemudian bertanya pada ibunya apakah Ritsu menikah.
Ibu mengerti kenapa Suzume terdengar tidak bersemangat dan membenarkan kalau Ritsu menikah musim semi lalu. Ibu mengatakan Ritsu melangsungkan upacara pernikahannya di Kyoto sebelum pindah ke Osaka. Ibu juga mengatakan alasan Ritsu menikah itu karena Ritsu kesepian setelah Furansowa, kura-kura milik Ritsu mati. Suzume meminta ibu jangan bercanda tapi ibu mengatakan ibu Ritsu-lah yang mengatakan hal itu padanya, sepertinya sih ibu Ritsu juga kaget anaknya menikah. lol.
Suzume kemudian mengerti kalau ternyata ia tak bermimpi melihat kartu pos pernikahan Ritsu.

Suzume membuka paket yang dikirim orang tuanya. Ia memasukkan satu per satu ke kulkas. Ia juga mengambil beberapa untuk dimakan.
Saat Suzume makan, air mata Suzume tiba-tiba terjatuh dan Suzume tidak bisa menahannya lagi. Suzume menangis sedih karena pernikahan Ritsu.

Sementara itu di Tinkerbell Office, Akikaze menelpon Ritsu, Yuko dan Bokute masih disana, Akikaze memasang loundspeaker agar Bokute dan Yuko juga mendengarkan.
Akikaze menelpon untuk menyampaikan kalau ia sudah menerima kartu pos Ritsu dan mengucapkan selamat, tapi ia ingin menanyakan sesuatu pada Ritsu, ia bertanya apakah benar bukan Suzume orangnya (yang disukai Ritsu).
Ritsu terkejut dengan pertanyaan itu. Saat Akikaze menelpon, Ritsu sedang dikantor, karena pertanyaan Akikaze adalah pertanyaan pribadi, jadi ia pergi ke atap perusahaan untuk menjawabnya. Akikaze, Yuko dan Bokute benar-benar menaruh harapan besar.

Ritsu mengatakan pada Akikaze kalau ia sudah melamar Suzume tapi Suzume menolaknya. Akikaze terkejut mendengar hal itu karena ia sama sekali tidak tahu.
Ritsu mengatakan kalau saat itu Suzume menolaknya secara langsung dengan 'tidak' tanpa embel-embel misalnya, 'aku nggak bisa menikah sekarang', jika seandainya Suzume memberikan kode seperti itu, ia mungkin tidak akan menyerah dan akan menunggu Suzume. Yuko yang tahu apa yang sebenarnya terjadi ingin menjelaskan pada Ritsu maksud Suzume yang sebenarnya adalah ia ingin Ritsu menunggu Suzume, tapi Akikaze melarangnya mengatakan apapun. Akikaze bahkan mematikan loundspeaker telponnya supaya Yuko dan Bokute tidak mendengarnya ahhaahhahaa.
Ritsu mengatakan setelah Suzume menolaknya, ia sebenarnya menghadapi hari-hari yang sulit karena ia baru menyadari kalau ternyata selama ini ia menyukai Suzume bukan sebagai teman masa kecil tapi sebagai seorang wanita. Hanya saja saat Suzume menolaknya ia memutuskan untuk move on dan akhirnya bertemu dengan istrinya yang sekarang. Ritsu mengatakan ia tetap mendukung Suzume sebagai teman dan sahabat. Akikaze mengerti.
Karena Ritsu sedang sibuk, akhirnya Akikaze akan menutup telponnya. Tapi sebelum itu Ritsu sempat bertanya kenapa belakangan ia tidak melihat manga Suzume di majalah manga dan bertanya pada Akikaze apakah Suzume baik-baik saja.
Akikaze mengatakan Suzume sedang berjuang dengan manganya dan mengatakan manga Suzume akan terbit bulan depan. Ritsu lega mendengarnya dan meminta Akikaze menjaga Suzume.

Setelah Akikaze menutup telponnya, Yuko dan Bokute bertanya pada Akikaze apa yang dikatakan oleh Ritsu. Akikaze mengatakan kalau Ritsu sekarang sedang mencoba melangkah ke depan dengan kehidupan barunya dan Ritsu terdengar bahagia. Ia mengatakan semuanya sudah terlambat untuk Suzume. Mereka mengerti.
Pelayan kembar Akikaze kemudian masuk ke ruangan dan meminta maaf karena mengganggu, mereka mengabarkan kalau sepertinya Suzume tidak ada dikamarnya.
Akikaze, Bokute dan Yuko langsung ke apartemen Suzume dan Suzume tidak ada disana. Mereka melihat makanan masih tersaji diatas meja dan baru dimakan sedikit, Suzume sepertinya meninggalkan apartemen saat ia sedang makan, karena buru-buru. Yang lain bingung apa yang terjadi pada Suzume, jangan-jangan Suzume sudah menerima kartu pos itu dan panik sendiri. Tapi Akikaze mengatakan tidak ada bukti kalau kartu pos itu sudah sampai di tangan Suzume, ia meminta mereka tenang karena mungkin Suzume hanya pergi ke luar sebentar.
Ibu Suzume menelpon dari Gifu ke apartemen Suzume karena ponsel Suzume tidak bisa dihubungi. Yuko mengangkat telpon itu tapi ia tak mengatakan kalau Suzume menghilang, ia mengatakan Suzume baik-baik saja.
Akikaze, Bokute dan Yuko kemudian mengambil kesimpulan kalau Suzume tidak pulang kampung. Mereka penasaran kemana Suzume pergi.

Sementara itu, Suzume teryata sudah ada di Osaka. Suzume membawa kartu pos pernikahan Ritsu-Yuriko dan mencari alamat pengirim kartu pos tersebut.
Suzume tiba di alamat yang ia cari. Ia melihat seorang wanita sedang menjemur pakaian di beranda lantai dua dan Suzume langsung tahu kalau itu adalah istri Ritsu.
Istri Ritsu bingung melihat Suzume menatap ke arahnya dan Suzume mendekatinya. Suzume berpura-pura bertanya dimana minimarket disekitar sana dan istri Ritsu menunjukkan arahnya. Suzume mengerti dan akan pergi dari sana.
Istri Ritsu melihat kartu pos yang dibawa Suzume dan bertanya apakah mungkin Suzume adalah teman Ritsu karena suzume punya kartu pos itu. Suzume terdiam dan akhirnya membenarkan, ia mengatakan ia kebetulan ada urusan disana jadi ia sengaja melihat-lihat. Istri Ritsu senang mendengarnya dan mengajaknya masuk ke rumah karena sebentar lagi Ritsu akan pulang, ibu Ritsu juga ada di rumah.
Suzume hanya tersenyum dan menolak, ia mengatakan ia harus pergi ke mini market.

Akikaze melihat name milik Suzume dan membacanya, ia terkejut karena name Suzume tidak bagus. Mereka kembali ke kantor dan Akikaze membaca manga-manga Suzume belakangan ini dan ternyata ceritanya sangat mengkhawatirkan.
Akikaze merasa kalau ini adalah salahnya, ia terlalu sibuk dan tidak menyadari kesulitan Suzume. Bokute mengatakan kalau Suzume sudah menjadi pro, jadi bukan tanggung jawab Akikaze lagi, Akikaze tidak perlu menyalahkan diri.
Akikaze benar-benar sangat mengkhawatirkan Suzume.

Suzume kembali ke Tokyo dan singgah di cafe. Ia makan banyak makanan manis dan kopi dengan banyak gula, karena makanan manis bisa merangsang otak untuk berfikir. Suzume butuh ide untuk manganya tapi kertasnya masih kosong. Suzume tidak bisa menulis apapun.

Tak lama kemudian Suzume kembali ke Tinkerbell Office dan membawa name baru miliknya. Ia ingin Akikaze membacanya dan memberi penilaian. Akikaze membuka satu per satu kertas name milik Suzume dan Suzume mencoba tersenyum menunggu komentar Akikaze. Akikaze mengatakan kalau name kali ini cukup bagus dan Suzume kehilangan senyumannya.
Suzume bertanya kenapa Akikaze mengatakan hal seperti itu, karena ia tahu name yang ia buat sangatlah buruk. Ia yakin Akikaze juga membaca name dalam kamarnya, kenapa Akikaze tidak seperti dulu. Dulu, jika name buatannya atau Yuko dan Bokute jelek, Akikaze akan langsung melemparnya dan marah-marah padanya. Ia bertanya apakah Akikaze kasihan padanya makanya Akikaze mencoba bersikap baik?
Akikaze membuat alasan kalau name yang Suzume berikan kali ini lebih bagus dari yang sebelumnya ia buat.

Yuko meminta Suzume untuk tenang karena Akikaze dan semuanya sangat mengkhawatirkan Suzume. Suzume mulai marah-marah dan mengatakan kalau mereka semuanya nggak akan ada yang mengerti perasaannya saat ini. Yuko adalah seorang istri dan ibu yang bahagia, Bokute seorang mangaka sukses seperti Akikaze, mereka tak akan mengerti perasaannya. Suzume mengatakan ia akan berhenti dan menikah dengan pria pilihan ibunya. TApi Yuko mengatakan pria itu sudah menemukan wanita lain dan membatalkan omiainya, ibu Suzume tadi menelpon Suzume untuk mengatakan hal itu. Ibu pikir Suzume memilih manga, makanya ibu setuju.
Suzume terkejut mendengarnya. Suzume mulai menangis lagi dan mengatakan hal yang tidak-tidak seperti pria itu menolaknya karena ia tak bisa mendengar ditelinga kirinya dan Yuko mengatakan bukan itu alasannya, itu tak ada hubungannya dengan omiai Suzume.
Suzume menangis mengatakan mereka tak akan mengerti perasaannya sekarang, Ritsu menikah dengan orang lain, manganya tidak berjalan dengan lancar, omiainya membatalkan perjodohan mereka, semuanya tidak ada yang berjalan lancar baginya.
Bokute mencoba menenangkan Suzume dengan memeluknya dan mengelus punggungnya. Suzume menangis dalam pelukan Bokute.

Setelah Suzume agak tenang, Akikaze kemudian bicara, ia mengakui kalau name Suzume sangat buruk dan suzume mulai kehilangan arahnya.
Ia meminta Suzume berhenti menangis dan mulai menggambar manga lagi. Kali ini, ia ingin Suzume menggambar manga seperti saat ia menggambar manga untuk pertama kalinya.
Suzume teringat hari-hari dimana ia jatuh cinta pada manga Akikaze dan perasaan deg degan saat ia menggambar manga untuk pertama kalinya. Suzume tidak bisa melupakan hal itu.
Suzume kemudian mengatakan ia akan menggambar manga lagi.

-To Be Continued-

Komentar:
Huwaaaaaaaaa, Aku penasaran apakah manga yang akan Suzume buat selanjutnya akan menjadi manga terakhirnya sebagai mangaka, karena mulai minggu depan, sepertinya Suzume akan menapaki jalan baru dengan kehidupan barunya. Karakter baru akan muncul minggu depan, yaii! Nggak sabar!

Dua episode terakhir di minggu ini sebenarnya cukup menguras air mata tapi aku cukup kesal juga dengan sikap Suzume. Suzume adalah orang yang menolak Ritsu, harusnya dia siap dong dengan kenyataan Ritsu mungkin akan menemukan wanita baru. Suzume mengatakan kalau maksudnya saat menolak Ritsu adalah dia nggak bisa menikah sekarang dan ingin Ritsu menunggunya, tapi kalau Suzume nggak pernah mengatakan hal itu pada Ritsu, bagaimana Ritsu bisa tahu kan ya? Ritsu juga nggak bego bego amat mau menunggu orang yang nggak jelas, jadi aku sih maklum dengan keputusan Ritsu. Istri Ritsu kelihatan baik dan kalem, nggak kayak mantan pacar pertamanya itu. Aku berharap kehiduapn Ritsu dan istrinya berjalan dengan baik.
Tapi aku agak khawatir nih, Yuko dan Bokute mengatakan kalau wajah istri Ritsu kayak orang sakit gitu, jangan-jangan istrinya beneran sakit. Mengingat di spoiler katanya nanti Ritsu akan menduda, mungkin istrinya meninggal dunia? T_T
Padahal alangkah lebih bagus kalau hubungan Suzume dan Ritsu itu sebatas teman yang saling mendukung ya, agak klise kalau nanti mereka ketemu lagi trus menikah untuk kedua kalinya, meski harapan aku begitu sih kwkwkwkwkkww.

Kehidupan Suzume sebagai mangaka penuh dengan rintangan. Meski manga Suzume awalnya populer, tapi lama kelamaan kepopulerannya hilang dan akhirnya benar-benar menghilang dari dunia manga. Suzume bahkan melakukan hal lain untuk bertahan hidup dan begitu sadar dia sudah berusia 28 tahun.
Selama ini yang ada dipikiran Suzume adalah manga dan manga, ia tidak tertarik dengan hal lainnya. Selama ia tinggal di Tokyo, Suzume juga hanya jatuh cinta 2 kali dan sayang sekali keduanya tidak ada yang berhasil.
Minggu depan pasti sedih banged karena Suzume akan melepaskan impiannya. Kira-kira pekerjaannya selanjutnya apa ya? Kalau dari preview sih sepertinya Suzume kerja di mini market.

Bokute dan Yuko benar-benar memberikan banyak dukungan pada Suzume. Tapi Suzume ini sangat menyebalkan saat dia sedang marah. Dia selalu meninggikan suaranya, berteriak dan menyakiti perasaan orang lain dengan kata-katanya. Tapi untung saja, yang ia sakiti itu hatinya besar jadi nggak terlalu memikirkan hal itu. Netizen sebenarnya nggak suka dengan sikap Suzume yang begini. Mereka mengatakan Suzume sering melakukan kesalahan tapi nggak pernah meminta maaf. Dan sepertinya Suzume memang nggak pernah minta maaf secara langsung HAHAHAA. Nggak ngerti deh apa yang ada dipikiran penulisnya.
Meski kadang agak kesal dengan screenplaynya tapi aku tetap menikmati dramanya kok. Tiap hari aku selalu menunggunya. Cuma 15 menit per episode jadi nggak butuh banyak waktu menontonnya heheheh.

Ini adalah foto ulang tahun Takeru Satoh pada 21 Maret 2018. Drama ini tayang tanggal 2 April dan mereka sudah syuting adegan reuni Suzume dan Ritsu bahkan sebelum dramanya tayang wow, mungkin karena lokasinya di Gifu kali ya. BTW saat epsiode Suzume berangkat ke Tokyo, Nagano Mei sudah mulai syuting untuk pertengahan kedua Hanbun, Aoi lho (Episode 78 keatas). Sepertinya seih sekarang mereka udah mulai syuting episode-episode akhir ya. Biasanya untuk asadora musim semi, selesai syutingnya sekitar bulan september. Nggak terasa udah mau selesai aja ini drama (padahal masih setengahnya lho yang tayang HAHAHAHAAHHA).

BTW aku penasaran dengan proyek selanjutnya Nagano Mei. Biasanya heroine asadora setelah dramanya selesai langsung ngambil proyek lain dan kebanyakan sih mereka ngambil movie gitu dan semalam aku iseng-iseng cek, ternyata banyak diantara para heroine yang setelah dramanya selesai langsung satu proyek sama talent Johnny HAHAHAHHAHA. Misalnya Aoi Wakan setelah Warotenka langsung main drama sama Ninomiya Kazunari di Black Pean. Kasumi Arimura, setelah Hiyokko selesai langsung promosi Narattage bareng Matsujun. Yoshine Kyoko setelah Beppinsan langsung promosi movie Kokosake bareng Nakajima Kento. Haru juga habis Asa ga Kita mainnya sama Ohno Satoshi wkwkwkwk. Kalau Takahata Mitsuki dan Tsuchiya Tao langung main movie tapi bukan sama talent Johnny. Nggak semua heroine sih, cuma beberapa, tapi kebetulan banged.

Nah apa hubungannya dengan Hanbun Aoi? Aku ada dapat rumor katanya Nagano Mei bakalan main sama ta;ent Johnny setelah Hanbun, Aoi selesai. Katanya sih drama, tapi karena kebanyakan heroine milih movie, jadi bisa jadi movie (soalnya kan syuting asadora itu 10 bulan, tambah syuting drama 4 bulanan, wow, capek donk, apalagi Mei itu model seventeen dan CF-nya lumayan, tapi ya tergantung agensi sih ya). Nah, talent johnny yang mana? Katanya adalah Hirano Sho alias Kaguragi Haruto. WOW. Kalau bener sih aku senang banged XD
Ditunggu aja kabarnya, biasanya sih rumor j-ent itu 90% benar wkwkkwkw.

Share:

3 comments:

  1. Ni episode beneran bikin mewek.... Liat ritsu nikah, beneran ikut patah hati.. 😩😩
    Tpi kayaknya istri ritsu baik deh...

    ReplyDelete
  2. Suka banget sama recap yang dibuat!!πŸ‘πŸ‘πŸ‘
    Lanjutkan sampe week terakhir😊

    Btw nontonnya pake sub gak??

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga ya bisa bertahan sampai september hahahhaha, sejauh ini sih masih enjoy menontonnya.
      aku nonton nggak pake sub karena subnya nggak ada lol

      Delete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts