Monday, 4 June 2018

[Review] Anime Movie: Kono Sekai no Katasumi ni (2016)

Kono Sekai no Katasumi ni atau In This Corner of the World adalah sebuah manga yang ditulis oleh manga-ka Kono Fumiyo tahun 2007 sampai 2009. Manga ini pernah mendapatkan adaptasi drama special yang dibintangi oleh Kitagawa Keiko pada tahun 2011 dan pada tahun 2016 lalu, manga ini diadaptasi menjadi anime movie oleh director Katabuchi Sunao (Mai Mai Miracle).
Nounen Rena (Amachan, Hot Road) atau sekarang dikenal dengan Non menjadi seiyuu dari tokoh utama anime movie ini. Sejak nama Non diumumkan sebagai seiyuu, aku mulai tertarik pada anime movie ini. Apalagi anime movie ini menjadi salah satu anime movie yang sangat populer di Jepang dan bahkan memenangkan penghargaan Best Animation di ajang Japan Academy Awards ke-40.

Aku dengan sabar menunggu anime movie ini rilis sampai aku lupa kapan Blu-Ray-nya akan rilis. Saat mendengar musim panas nanti manga tersebut akan diangkat menjadi sebuah drama, aku baru ingat aku belum menonton anime movie-nya, jadi aku mencoba mencari-cari anime movie-nya dan ternyata sudah rilis sejak lama.
Akhirnya aku mulai menontonnya beberapa minggu yang lalu. Anime movienya sangat bagus, kisahnya, artworknya, plotnya, pokoknya keren banged. Sayang sekali menurutku Non kurang cocok menjadi seiyuu sang tokoh utama *gomen ne*

Kono Sekai no Katasumi ni awalnya terlihat seperti anime slice of life biasa, bahkan menurutku part awal movie ini agak membosankan. Aku sampai berhenti dulu beberapa hari baru lanjut lagi. Tapi pertengahan ke akhir, anime movie ini sangat seru, aku sampai shock mereka bisa membuat cerita seperti itu. Plot twist dalam anime movie ini banyak sekali terjadi tapi 2 plot twist dari pertengahan ke ending adalah yang membuat movie ini menjadi sangat menarik dan sulit dilupakan.
Awalnya aku pikir aku nggak akan menangis menonton movie ini, karena menurutku kisahnya lumayan adem adem aja, tapi siapa sangka aku menangis sesegukan di akhir movie ini. Aku sama sekali nggak mengangka kalau endingnya akan seperti itu.
Aku masih sangat ingat bagaimana penulis membuat kejadian sang tokoh utama sama dengan kejadian yang menimpa seorang gadis kecil tapi dibuat dalam versi paralel-nya. Sangat menyentuh.

Artwok movie ini sangat bagus, khas Katabuchi Sunao. Begitu juga dengan OST-nya, sangat menghangatkan hati. Aku pernah menonton movie Katabuchi Sunao berjudul Mai Mai Miracle beberapa tahun lalu dan menurutku cara penggambarannya mirip dengan Kono Sekai no Katasumi ni ini. Awalnya agak membosankan dan sedikit membingungkan, tapi pertengahan ke akhir sangat bagus. Tapi untuk OST, aku pikir aku lebih menyukai OST Mai Mai Miracle. Kapan-kapan aku mau menontonnya lagi hehhehehe.
Artwork Katabuchi Sunao sangatlah halus dan menghangatkan hati, kesederhanaan dalam Kono Sekai no Katasumi ni ini juga sangat berkesan, kisah slice of life seorang gadis yang menikah dan mulai membiasakan diri dalam keluarga barunya, sangat menarik untuk diikuti.

Berikut aku akan menceritakan isi dari drama ini yang akan berisi spoiler ending. Aku memang suka menulis review dengan spoiler ending sih, jadi bagi yang nggak suka spoiler, sinopsisnya nggak perlu dibaca^^~

SINOPSIS
-spoiler alert-

Anime movie ini mengangkat kisah sebelum perang dunia II. Urano Suzu adalah seorang gadis dari keluarga miskin yang tinggal di Hiroshima. Ia sangat berbakat dalam melukis dan sering menghabiskan pensilnya untuk melukis. Ia anak kedua dari 3 bersaudara.
Awal movie ini memperlihatkan Suzu yang sedang berjalan ke kota untuk menjual sesuatu dan sempat diculik bersama seorang anak laki-laki, tapi mereka berhasil kabur. Ia menceritakan kisah itu pada adiknya sambil menggambar apa yang terjadi saat itu. Adik Suzu yang bernama Sumi selalu menyukai lukisan kakaknya.

Waktu berlalu setelah saat itu, Suzu sekarang berusia 18 tahun. Pada masa itu, usia 18 tahun adalah usia dimana anak gadis menikah. Suzu mendapat lamaran dari seseorang yang tidak ia kenal, anak laki-laki itu bernama Shusaku, berasal dari Kure. Suzu saat itu masih ragu untuk menikah dan bertanya-tanya apakah dia harus menikah denga orang yang tidak ia kenal. Sebenarnya saat itu Suzu menyukai teman masa kecilnya. Ia memutuskan tidak datang saat Shusaku dan ayahnya datang melamarnya. Tapi karena sudah dilamar, Suzu tidak bisa menolak. Ia mengenakan kimono pemberian neneknya saat acara pernikahan dan pertama kalinya ia melihat Shusaku yang ternyata adalah anak laki-laki yang diculik bersamanya dulu. Shusaku hanya berbekal nama Urano Suzu saat mencari Suzu dan ia ingat Suzu punya tahu lalat di wajahnya.

Setelah menikah, Suzu memulai kehidupannya di keluarga Honjou sebagai menantu. Ibu mertuanya sakit-sakitan. Suaminya dan ayah mertuanya bekerja di pabrik pembuatan kapal. Suzu anaknya sangat polos, ingatannya tidak kuat, ia bahkan tak tahu apa pekerjaan suaminya, yang ia tahu suaminya berangkat pagi dan pulang sore. TApi Suzu sangat pintar melukis, ia juga rajin memasak meski masakannya biasa-biasa saja.
Kakak ipar Suzu, adik Shusaku bernama Kuronuma Keiko sering datang ke rumah bersama puterinya Harumi. Keiko tidak terlalu menyukai Suzu dan sering terlihat dingin padanya. Ia bahkan tak suka kerja Suzu yang lambat dan sering mengambil alih pekerjaan rumah. Berbeda dengan ibunya, Harumi sangat dekat dengan Suzu, mereka sering menghabiskan waktu bersama, menggambar di ladang di belakang rumah keluarga Honjou.

Kakak ipar Suzu adalah seorang ibu tunggal, suami-nya meninggal dunia dan ia mengurus toko jam milik keluarga mereka. Ia punya seorang anak laki-laki tapi diambil oleh keluarga suaminya dan ia tak boleh bertemu dengan puteranya. Harumi sangat menyukai kakak laki-lakinya meski ia belum tahu apa yang terjadi pada keluarga mereka. Tapi karena peperangan, toko Keiko digusur dan Keiko tak punya tempat tinggal lagi, jadi ia tinggal dirumah keluarga Honjou bersama Suzu, ayah, ibu, Shusaku dan Harumi.
Suzu sangat rajin memasak dan kadang ia mencoba berbagai masakan dari bahan-bahan sederhana karena pada masa itu, mereka kekurangan makanan karena distribusi makanan tidak mencukupi. Suzu sering mengambil rumput yang bisa dimakan, memodifikasi nasi agar yang sedikit bisa banyak dan lain sebagainya.



Kure adalah sebuah kota kecil dimana disana ada markas besar militer jepang. Suzu dan Harumi sangat suka melihat pelabuhan dimana kapal-kapal berlabuh disana. Mereka melihat dari bukit kecil dibelakang rumah mereka.
Masa-masa dimana Suzu menikah dengan Shusaku dihabiskan dengan memasak, mencuci, belanja, bertani dan lain-lain. Kehidupan seorang istri yang sangat biasa.
Tapi ada juga masa dimana Suzu bertemu dengan teman masa kecilnya di Hiroshima dulu. Sebenarnya saat Suzu dilamar, ia berharap temannya dulu menahannya, tapi temannya tidak melakukan itu. Suzu dulu menyukai temannya itu, tapi sekarang ia mencintai suaminya, jadi ia tidak bisa saat temannya mengajaknya untuk pergi dari Kure. Saat itu temannya akan berangkat berperang dan aku lupa nasibnya di anime tapi kalau di SP-drama, diperlihatkan bagaimana endingnya.

Perang semakin mendekati Jepang dan para warga mulai membuat tempat perlindungan bawah tanah kalau serangan udara nanti menyerang.
Suatu hari, ayah mertua Suzu menghilang dan tak kembali, saat keluarga khawatir, mereka mendapat kabar kalau ayah dirawat di rumah sakit di kota. Suzu dan Harumi datang menjenguk ayah sementara Keiko pergi ke rumah keluarga suaminya untuk meminta sesuatu.
Sepulang dari sana, terjadi serangan udara, Suzu dan Harumi selamat karena mereka berlindung di ruang bawah tanah milik warga disana. Serangan itu benar-benar berdampak besar pada Kure.
Tapi disanalah plot twist terjadi, saat Harumi dan Suzu dalam perjalanan pulang, sebuah bom meledak tepat disamping mereka dan menewaskan Harumi.
Suzu selamat tapi ia kehilangan tangan kanannya.

Suzu merasa sangat bersalah karena kehilangan Harumi dan tentu saja Keiko menyalahkan Suzu karena hal itu. Suzu juga tidak bisa melukis lagi karena kehilangan tangannya. Tapi ia tetap mencoba untuk hidup dan tegar. waktu berlalu, kakak iparnya sudah memaafkannya tapi masih bersikap dingin padanya, meski mereka sama-sama membantu pekerjaan rumah. Melihat kakak iparnya yang kadang-kadang menangis histeris, Suzu terluka. Sampai suatu hari ia tidak tahan lagi dan saat serangan udara terjadi ia tidak bersembunyi melainkan pergi ke jalanan. Untung saja Shusaku datang dan menyelamatkannya.
Disana Suzu mengatakan perasaannya yang sebenarnya kalau ia ingin kembali ke rumah keluarganya di Hiroshima. Shusaku akhirnya membiarkan Suzu untuk kembali ke rumah keluarganya, setidaknya disana Suzu akan aman.
Di hari terakhir Suzu di Kure, kakak iparnya akhirnya meminta maaf pada Suzu karena sudah menyalahkan Suzu atas kematian Harumi, itu sebenarnya karena ia merasa hidupnya sangat tidak beruntung, ia kehilangan suami, tidak bisa bertemu puteranya dan sekarang ia kehilangan puterinya.
Ia memberikan baju untuk Suzu dan adik Suzu yang ada di Hiroshima sebelum keberangkatan Suzu.
Tapi saat itu mereka merasakan ada kilat yang membuat jantung mereka berhenti berdetak sejenak. Mereka tak tahu apa yang terjadi sampai siaran radio menyiarkan terjadi bom atom di Hiroshima pada 6 agustus 1945.

Keluarga Suzu ada di Hiroshima dan ia tidak mendapat kabar apa-apa dari mereka. Suzu tentu saja tidak jadi pulang ke Hiroshima dan para warga hati-hati kalau membahas Hiroshima karena Suzu adalah orang Hiroshima.

Waktu berlalu setelah itu, Shusaku harus pindah bekerja ke suatu tempat, sepertinya sih pabrik di Hiroshima dan meninggalkan Suzu dan keluarganya. Ia berjanji kalau ia akan kembali.
Suatu hari Suzu pulang ke Hiroshima dan menemui adiknya yang sedang sakit. Dari adiknya ia mengetahui kematian ibu dan ayah mereka dan sekarang mereka berdua hanya tinggal berdua. Tapi Sumi sendiri tak tahu kapan ia akan sembuh.
Bom atom melenyapkan hampir seluruh bangunan di Hiroshima dan pemandangan yang Suzu lihat saat itu sangat berbeda dengan yang ia lihat terakhir kali.

Dalam perjalanan pulangnya, Suzu bertemu dengan Shusaku dan keduanya menghabiskan waktu bersama-sama untuk pertama kalinya sejak menikah. Saat itu Suzu berterima kasih pada Shusaku karena Shusaku berhasil menemukannya di sudut dunia,  yang mengacu pada Shusaku hanya bermodalkan nama Urano Suzu saat pertama kali ia bertemu Suzu dan berhasil menemuka tempat tinggal Suzu, melamarnya dan menikah dengannya.
Dalam perjalanan pulang mereka, mereka bertemu dengan seorang anak seumuran Harumi. Kejadian anak itu sama dengan Suzu dan Harumi dulu, jika dalam kasus Suzu, Harumi meninggal, dalam kasus anak itu, ibunya yang kehilangan tangan kanan karena bom atom dan terus menggenggam tangan kiri ibunya sampai ibunya meninggal dunia.
Ia bertahan hidup sendirian berhari-hari dan kemudian memungut makanan yang dijatuhkan Suzu yang makan bersama Shusaku. Suzu membiarkan anak kecil itu makan nasi gulung itu.
Anak kecil itu melihat tangan kanan Suzu dan teringat ibunya, ia kemudian memeluk tangan Suzu. Suzu dan Shusaku memutuskan membawa anak kecil itu ke Kure dan Keiko mengeluarkan baju-baju Harumi untuk dipakai oleh anak kecil itu.

Sebuah ending yang menghangatkan hati. Aku sangat menyukai bagaimana Suzu dan Shusaku tidak mengatakan apa-apa saat anak itu duduk disamping mereka yang sedang makan dan tertidur saat memeluk tangan Suzu. Mereka bahkan menggendongnya dan membawanya ke Kure.
Keluarga sepertinya menyukai anak kecil itu, karena anak itu seusia Harumi, seolah-olah menjadi pengganti Harumi di keluarga mereka.
Keluarga Honjou sebenarnya sangat baik pada Suzu. Awalnya aku pikir Suzu bakalan di bully. Kakak ipar Suzu meski kelihatan jahat, sebenarnya dia sangat baik pada Suzu. Suzu juga anaknya benar-benar berhati lapang. Aku sangat menyukai karakternya.

Aku sudah menonton versi TV Movie / Drama Special Kono Sekai no Katasumi ni yang dibintangi oleh Keiko Kitagawa. Karena diangkat dari manga yang sama jadi ceritanya 11 12 lah ya, api menurutku versi anime ini jauh lebih bagus dan lebih terasa feelnya. Anime ini lebih ke arah slice of life kehidupan Suzu sebagai menantu keluarga Hojo sedangkan versi Sp-nya  genrenya lebih ke mello-drama. Jadi pergolakan hubungan karakter di SP sebenarnya jauh lebih terlihat daripada di animenya, tapi sebenarnya kalau aku nggak nonton animenya, aku bakalan bingung sama SP dramanya. Makanya menurutku animenya jauh lebih bagus dan lebih ringan.

Ada beberapa bagian yang nggak dimasukkan dalam versi anime yaitu mengenai Suzu yang berteman dengan wanita dari sebuah bar dan ternyata wanita itu adalah orang yang pernah menjalin hubungan dengan Shusaku. Suzu sempat cemburu berat karena hal itu dan bahkan ia perang dingin dengan Shusaku. Ia juga menemukan sebuah cangkir teh milik sang wanita dan sempat mengembalikannya. Meski akhirya Suzu dan wanita itu tetap berteman. Di anime kalau nggak salah sih nggak ada adegan itu, yang ada adalah Shusaku yang cemburu pada teman masa kecil Suzu. Tapi menariknya, di SP dramanya, hubungan Suzu dan temannya itu digambarkan dengan baik dan chemistry-nya juga bagus jadi malah kebawa kok pasangan itu kalau jadi manis juga wkwkkwkwkw.
Tapi Shusaku versi drama memang jauh lebih uhmmm, romantis wkkwkwkwkw.

Padahal durasi SP drama dan animenya nggak jauh beda, tapi entah kenapa versi anime terasa lebih lengkap daripada versi SP, selain itu penggambaran saat Harumi meinggal juga lebih terasa di versi animenya. Apalagi saat Suzu dan Shusaku menemukan seorang anak korban perang, itu di animenya WOW banged, di Sp-nya biasa aja. Pokoknya animenya TOP!

Manga Kono Sekai no Katasumi ni juga akan mendapatkan versi drama series yang akan tayang di TBS pada musim panas 2018 mendatang. Aku sangat menantikan versi dramanya. Drama tersebut dibintangi oleh Matsumoto Honoka dan Matsuzaka Tori. menurut aku keduanya  akan sangat cocok memerankan pasangan suami istri Shusaku dan Suzu.  Aku penasaran nanti dengan versi dramanya, bakalan sebagus apa ya?
Banyak netizen yang mengharapkan Nounen Rena yang main karena dia pengisi suara animasinya tapi karena Nounen bermasalah dengan agensi lamanya maka akan sulit baginya kembali ke layar. Kabarnya sih kalau bermasalah dengan agensi itu, kena pelanggaran kontrak dan nggak bakal bisa tampil di drama/movie, mungkin itu menjadi salah satu alasan kenapa Nounen atau sekarang lebih dikenal dengan Non belum kembali membintangi drama/movie.

Tapi menurut aku Matsumoto Honoka cocok menjadi Suzu. Wajahnya dia itu polos dan cocok jadi anak desa. Melihat aktingnya di Hiyokko, aku rasa dia akan memerankannya dengan baik karena karakternya mirip sih, cuma disini Suzu nggak terlalu banyak ngomong LOL.

Ini benar-benar sebuah anime movie yang menghangatkan hati. Aku sangat merekomendasikan movie ini untuk ditonton dan jangan lupa siapkan tissu, karena movie ini akan menguras air mata di menit-menit terakhir. Memang sih awal-awalnya agak membosankan karena bingung ini ceritanya tentang apa, terutama bagi yang belum membaca manganya dan bagi yang nggak terbiasa dengan anime movie yang mengambil latar sejarah. Tapi aku jamin nggak akan menyesal mencobanya.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts