• Our Beautiful Summer

Tampilkan postingan dengan label Imada Mio. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Imada Mio. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Oktober 2025

[Recap] Anpan Week 16-26 (Episode 76-130) FINAL

Oke guys, dikarenakan aku sibuk sekali di real life dan tidak sempat mengupdate recap di blog ini dalam waktu yang cukup lama, jadi kali ini aku mencoba melanjutkan recap asadora "Anpan" disaat ada kesempatan. Nggak nyangka asadoranya sudah tamat dan asadora baru udah tayang aja. Sebenarnya kalau untuk menontonnya, aku menonton sih sampai tamat, tapi untuk menulisnya aku mager banged. Mungkin aku mulai masuk masa slump update lagi, bahkan di twitter juga aku udah jarang update.
Share:

Selasa, 22 Juli 2025

[Recap] Anpan Week 14 & 15 (Episode 66-75)

 
Karena akhir semester, aku sibuk banged dengan pekerjaanku di real life dan aku nggak sempat menonton Anpan sambil merekap-nya. Jadi aku memutuskan menggambungkan beberapa minggu saja. Ditambah lagi, meski ratingnya naik, aku merasa bagian Nobu menjadi jurnalis kurang menarik, mungkin karena itu aku jadi malas menontonnya beberapa minggu belakangan 👀
 
Jadi untuk sinopsis minggu ke 14 dan 15 ini akan aku buat sesingkat-sngkatnya. *meski aku yakin nggak akan sesingkat itu.
Share:

Jumat, 27 Juni 2025

[Recap] Anpan Week 13 (Episode 61-65)

 
Nobu dan Takashi akhirnya reuni lagi setelaha 4 tahun berpisah. Meski belum ada perkembangan yang beraraati, tapi kehadiran keduanya dalam hidup masing-masing benar-benar memberikan semangat baru bagi mereka. Mereka mengerti satu sama lain, seolah-olah ditakdirkan untuk saling menyemangati.
 
Era baru sudah tiba, ada banyak perubahan dalama kehidupan dan dalam kepercayaan yang selama ini mereka anut. Jika tidak melangkah, maka akan tenggelam dalam pemikiran lama. Kisah anpan juga sudah bergerak ke paruh kedua drama.
Share:

Minggu, 22 Juni 2025

[Recap] Anpan Week 12 (Epsiode 56-60)

 
 Anpan Week 12: Unreversible justice
 
Karena gambar sketsa yang dia buat untuk Yagi, Takashi dipanggil oleh sersan dari tim lain untuk membuat cerita bergambar. Tim yang memanggilnya ini adalah tim yang bertugas untuk mengendalikan situasi dan kondisi penduduk di daerah tersebut, jadi berhubungan dengan kehidupan penduduk yang ada disana. Mereka ditugaskan untuk membuat penduduk di sana tidak membenci tentara Jepang dan menstabilkan sentimen publik akan perang ini. Mereka ditugaskan menghibur penduduk dengan cerita bergambar gitu, mereka menceritakan kisah Momotaro tapi masyarakat tidak suka dan melempari para tentara. 
Share:

Minggu, 15 Juni 2025

[Recap] Anpan Week 11 (Episode 51-55)

Week 11 ini sangat gloomy dan tokoh utamanya adalah Takashi yang dikirim ke barak militer. Imada Mio yang adalah main lead cuma muncul beberapa detik saja. Jujur saja, aku nggak terlalu menyukai minggu ke-11 ini karena memang memperlihatkan bagaimana mereka dibawa ke barak militer, dilatih menjadi tentara yang siap menuju medan perang.
 
Anpan Week 11: I Hate Military, But...
 
Tahun 1943, Takashi ditransfer ke resimen Kokura yang ada di Fukuoka, bersama Konta, teman SD yang suka membully-nya dulu. Kehidupan awal di Kokura, Takashi sangat menderita karena dia sering ditampar oleh seniornya. Soalnya Takashi ini kan terkesan lemah gitu dan nggak cocok menjadi tentara yang harusnya sigap. Dia juga dimarahi karena membawa buku kumpulan puisi ke barak. 
 
Kemudian kehidupan tentara diperlihatkan dalam drama ini. Bangun jam 6 pagi, mengganti baju dengan sigap dan merapikan tempat tidur. Ada training sampai sore dan makan malam jam 6 sore. Takashi memang kikuk sekali jadi banyak yang memarahi dan mengejeknya.
 
 
Diantara semua teman sekamar yang kelihatan kejam padanya, ada sersan Yagi (Tsumabuki Satoshi) yang tidak masuk ke dalam kelompok manapun. Dia memang memarahi Takashi awalnya, tapi Yagi ini kebanyakan sendiri. Dia tidak ikut berkumpul dengan kelompok yang membully, ataupun kelompok yang dibully. Dia lebih sering kelihatan sendiri. Tapi semua orang seperti menghormati Yagi gitu. Banyak yang segan sama dia gitu. Bahkan yang pangkatnya lebih tinggi juga sangat menghormati Yagi. Takashi juga penasaran siapa dia, kenapa dia begitu dihormati dan sepertinya banyak yang takut padanya.
 
Yagi juga adalah orang yang menyuruh Takashi menghapal satu buku tebal tentang militer dalam sehari sebagai hukuman. Dan Yagi juga adalah orang yang diam-diam membantu Takashi dan yang lain kalau rekan lain sudah keterlaluan. Misalnya kalau suasana memanas dimana Takashi ditampar dan dipukul. Yagi akan angkat bicara, memarahi Takashi dan menyuruhnya mengelap sepatu di luar. Itu sebenarnya supaya Takashi tidak dipukuli. Seolah-olah Yagi menghukumnya, tapi sebenarnya agar Takashi tidak dipukul rekannya. Tapi caranya memang cukup kejam. Yagi mengatakan kalau Takashi tidak akan bertahan disini, bahkan mungkin tidak akan sempat dikirim ke peperangan. Mungkin Takashi justru akan bunuh diri seperti yang lain karena tidak tahan dengan tekanan.
 
 
Takashi kemudian keluar dan mulai mengelap sepatu para tentara dengan banyak pikiran dalam kepalanya. Tiba-tiba ada yang datang mendekatinya dan menegurnya karena dia bermalas-malasan. Takashi langsung memberi hormat dan meminta maaf. Kemudian Takashi terkejut melihat siapa yang berdiri di hadapannya. Itu adalah Kentaro, sahabatnya. Takashi memanggilnya Ken-chan. Kentaro marah dan menatapnya tajam. Takashi terkejut melihat wajah Kentaro yang berbeda sekali dengan Kentaro yang dia kenal dulu. Takashi tidak suka hal ini dan mulai menyanyi dihadapan Kentaro. Itu adalah lagu yang diciptakan Takashi dulu saat mereka masih di sekolah seni. Takashi terus bernyanyi sambil menatap Kentaro.
 
Dan tiba-tiba Kentaro akhirnya kembali ke logatnya yang bersahabat dulu. Takashi lega Kentaro kembali seperti temannya yang dulu dan keduanya saling merindukan satu sama lain. Kentaro yang masuk militer 6 bulan lalu, sekarang bekerja di dapur. Dia menceritakan bagaimana kehidupananya di dapur yang sangat kejam. Mereka harus bangun jam 3 pagi setiapa hari dan tidur larut malam.
Takashi juga menceritakan kalau dia dipukuli setiap hari. Setelah keduanya melepaskan rindu, Kentaro kembali ke dapur karena takut seniornya mencarinya. Takashi merasa dia menemukan semangatnya kembali setelah dia bertemu sahabatnya.
 
 
3 bulan kemudian, Takashi ditunjuk sebagai ketua tim dan itu membuat semuanya bingung kenapa Takashi yang lemah itu menjadi ketua tim. Bahkan ada rumor kalau Yagi yang merekomendasikan Takashi. Suatu hari, ada komandan yang sidak ke kelompok Takashi dkk. Ia memilih random para tentara dan meminta tentara itu mengatakan 5 point tentang militer kekaisaran. Tapi dia nggak bisa menjawabnya. Komandan itu kemudian memilih Takashi dan Takashi bisa menjawab dengan bagus. Komandan menyukai Takashi yang bisaa menghapal lebih baik darinya.

Beberapa hari kemudian, komandan membuat permintaan khusus pada Takashi untuk mengikuti ujian calon perwira. Ini adalah ujian yang tidak semua orang bisa mengikutinya, jika lulus, maka Takashi akan menjadi kebanggaan dari resimen Kokura. Sejak menjadi ketua, Takashi tidak lagi dibully dan menjadi dekat dengan semuanya. Tapi dia tetap melakukan pekerjaannya karena pangkatnya masih rendah. Sambil belajar, sambil melakukan tugas dari pagi sampai malam.
 
Takashi juga berterima kasih pada Yagi yang selalu membantunya. Tapi Yagi menantang Takashi, kalau hal itu bisa menjadi boomerang padanya. Karena hidup dari ekspektasi orang lain itu sangat sulit. Sekarang komandan sudah percaya pada Takashi, tentu saja Takashi harus mencapai ekspektasi komandan. Dan jika Takashi gagal maka Takashi akan mendapat kesulitan dan mungkin akan dibully lagi. Takashi terkejut karena dia juga yakin kalau dia tidak akan lulus.
 
 
Malam sebelum ujian, Takashi memutuskan menjaga kandang kuda (tugasnya sehari-hari) karena dia nggak mau atau mungkin nggak enak belajar terus tiap malam. Kentaro menyemangatinya dengan memberikan anpan Takashi senang sekali karena sudah lama dia tidak makan anpan. Kentaro berkomentar kalau hari-hari sekarang sangat dingin dan mungkin Takashi akan kedinginan jadi sebaiknya malam itu dia tidur sambil memeluk kuda. Takashi mengatakan justru karena dia tidak bisa tidur makanya dia menawarakan diri menjaga kandang kuda. Kentaro mengerti dan meninggalkan Takashi. 
 
Keesokan harinya, Takashi ternyata ketiduran di kandang kuda. Dia terlambat mengikuti ujian dan sebenarnya nggak boleh masuk, tapi karena permintaan seseorang, Takashi diperbolehkan mengikuti ujian susulan. Takashi mengikuti ujian meski dalam keadaan panik dan beberapa hari kemudian hasilnya keluar dan dia lulus ujian. Meskipun dia dimarahi karena tertidur di kandang kuda, tapi karena Takashi lulus ujian jadi mereka bisa memakluminya. Apalagi ternyata hasil ujian Takashi itu bagus dan kalau nggak tertidur di kandang kuda, mereka merasa Takashi bisa lulus di ujian untuk menjadi perwira kelas A. Dengan lulusnya ujian, Takashi diangkat menjadi kandidat untuk perwira kelas B.
 
Takashi berterima kasih pada perwira yang membantunya agar ikut ujian susulan meski dia selalu dimarahi dan bahkan tidak bagus dalam melakukan hal apapun termasuk mencuci dll. Tapi perwira itu mengatakan bukan dia yang memohon pada atasan, tapi Yagi yang memintanya memohon pada atasan. Takashi terkejut mendengarnya, dia masih bingung kenapa Yagi banyak sekali membantunya.
 
 
Satu tahun berlalu sejak saat itu, Takashi sekarang sudah naik ranking dan menjadi senior yang dihormati, seorang kopral. Suatu hari dia menerima surat dari seorang letnan angkatan laut dan Takashi sangat terkejut karena ada nama Yanai Chihiro disurat itu. Dalam suratnya, Chihiro meminta bertemu kakaknya. Takashi selama ini berfikir Chihiro bersekolah di sekolah hukum dengan baik, makanyanya dia terkejut melihat Chihiro mengenakan seragam militer putih yang artinya dia adalah perwira angkatan laut. 
 
Setelah sekian lama tidak bertemu, terlihat perubahan pada Chihiro. Chihiro sekarang kelihatan lebih berisi (pipinya tembem, apakah untuk drama ini atau Nakazawa syuting drama lain, aku nggak tahu sih hahahhaa).
Chihiro juga sudah bisa minum alkohol dan menawarkan alkohol pada Takashi. Tapi Takashi tidak mau minum sebelum Chihiro menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Dia pikir selama ini Chihiro belaajar dengan baik di Sekolah Hukum Universitas Kyoto. Chihiro mencoba menjelaskan yang intinya adalah kelulusannya dimajukan 6 bulan, dia melamar di angkatan laut. Dia juga ikut sekolah angkatan laut untuk perwira di kapal selam. Dia mengatakan cepat atau lambat dia akan dikirim ke medan perang, jadi dia mempersiapkan diri terlebih dahulu.
 
Takashi terlihat marah dengan keputusan adiknya itu. Saat orang lain dipanggil dengan Akagami dan baru latihan militer, Chihiro ternyata sudah latihan militer duluan. Dia bertanya pada Chihiro kenapa Chihiro suka rela melakukannya. Chihiro mengatakan jika kakaknya ada di kampusnya, maka dia akan mengerti. Saat semua orang akan berangkat, dia tidak mau menjadi yang tidak berangkat dan menjadi pengecut. Mungkin karena Chihiro anak kedua, dan kakaknya sudah pergi duluan ke militer, jadi dia nggak wajib dipanggil gitu. Sedangkan teman-temannya di kampus excited membela negara, jadi Chihiro nggak mau dianggap pengecut oleh teman-temannya.
 
Takashi sangat marah kenapa Chihiro mencoba bersikap keren. Padahal Chihiro lebih pintar darinya, tapi dalam hal ini Chihiro terlihat bodoh. Ternyata Chihiro benar-benar serius akan hal ini. Dia juga awalnya melamar menjadi pilot pesawat tempur, tapi dia tidak diterima karena masalah penglihatan. Tapi dia punya pendengaran yang bagus karena itu dia diterima di kapal selam. Takashi masih tidak mengerti dengan keputusan Chihiro. PAdahal Chihiro sangat yakin masuk sekolah hukum dan sekarang dia malah jadi angkatan laut. Chihiro sangat baagus dalam segala hal dan membuat dia iri, Chihiro adalah kebanggaan keluarga, bagi ibunya, paman dan bibi, Chihiro adalah anak kebanggaan dan satu-satunya adiknya. Dia tidak mau Chihiro ikut dalam perang ini.
 
Tapi Chihiro ternyata sudah memutuskan semuanya, mungkin pandangannya berusah setelah masuk universitas akibat pergaulan. Hari ini dia menemui Takashi karena dia akan segera dikirim dalam 5 hari. Dia tidak bisa mundur lagi, dia dan tim akan melindungi laut, gunung dan sungai negara mereka. Dia akan melindungi semuanya, bibinya, shin-chan, ibu, Nobu-chan dan semuanya. Dia akan mempertaruhkan hidupnya. Karena Takashi sudah masuk militer, dia pikir pemikiraana Takashi akan sama dengannya. 
 
 
Chihiro mengeluarkan sesuatu dan memberikan pada Takashi. Dia mengatakan itu adalah milik ayah mereka saat menjadi jurnalis dulu. Sebuah jurnal milik ayah Takashi dan Chihiro. Chihiro menemukannya dalam laci paman dan karena Takashi mengingat ayah mereka dengan baik, jadi Takashi berhak menerimanya. Takashi menolak dan mengatakan pada Chihiro untuk membawanya sebagai pelindung keberuntungan. Tapi Chihiro mengatakan dia sudah punya ini, Chihiro mengeluarkan foto ayah mereka. Takashi terkejut kenapa Chihiro memiliki foto ayah. Chihiro mengatakan kalau dia sudah menyimpan foto itu sejak dia datang ke rumah paman dan bibi saat masih kecil.
 
Takashi sempat mengajak Chihiro untuk adu gulat lagi seperti yang mereka lakukan saat masih remaja dulu, tapi Chihiro tidak mau melakukannya. Dia juga tidak mau bertengkar dengan kakaknya lagi. Takashi ingin melakukan sesuatu untuk Chihiro sebelum mereka berpisah. Chihiro mengingat kenanagan lama dan mengatakan kalau dia ingin main jungkat jungkit lagi. Takashi ingat kalau Nobu sering bermain bersama mereka.
Chihiro bergumam kalau dia ingin bertemu Nobu. Takashi terkejut mendengarnya. Chihiro mengakui kalau dia menyukai Nobu sejak mereka masih kecil. Dia menyerah akan Nobu dengna harapan kakaknya akan menikahi Nobu. Chihiro tiba-tiba emosi dan menggenggam kerah Takashi, dia kesal kenapa kakaknya sampai akhir tidak bisa mengatakan kalau dia menyukai Nobu, bahkan kakaknya tidak bisa memberikan tas merah itu pada Nobu.Chihiro mengatakan Nobu benar, kakaknya benar-benar bodoh.
 
Chihiro mengatakan dia akan kembali dengan selamat dan kali ini dia tidak akan menahan diri lagi, dia akan mengejar Nobu. Takashi terkejut mendengarnya, dia pikir Chihiro sudaha gila karena Nobu sekarang adalah istri seseorang. Tapi Chihiro mengatakan dia tidak masalah dengan hal itu (kalian kakak adik sama-sama bodoh 😂).
 
Chihiro mengatakan kalau dia sering teringat kaka-kata paman belakangana ini. Dia tidak mau mati tanpa tahu untuk apa dia dilahirkan ke dunia ini dan apa yang ingin dia lakukan. Jika bukan karena perang ini, dia pasti akan menempuh jalan dibidang hukum, ingin menyelamatkan anak-anak kelaparan dan wanita-wanita yang diperlakukan tidak adil. Jika abukan karena perang ini, dia ingin menghabiskan waktu minim minum bersama kaakaknya, dia aingin menjadi anak yang baik bagi ibunya. Chihiro mulai menangis.
Jika bukan karena perang ini, daripada mati untuk negara, dia ingin hidup demi orang yang dia cintai. Takashi mengerti kesedihan Chihiro dan meyakinkan Chihiro untuk kembali dalam keadaan selamat. Dan saat perang ini berakhir, Chihiro harus hidup sesuai keinginannya sendiri. Dia juga berjanji akan naik jungkat jangkit lagi bersama Chihiro saat Chihiro kembali nanti. Chihiro menghapus air matanya dan berpusah dengan kakaknya.
 
 
Satu bulan setelah perpisahannya dengan Chihiro, pasukan Takashi dkk akhirnya dikerahkan. Malam sebelum berangkat, Takashi dkk minum sake sambil menyanyi. Semuanya terlihat akrab, kecualai Yagi yang hanya duduk menatap jendela. Takashi akhirnya mengetahui sesuatu tentang Yagi. Yagi sudah masuk militer cukup lama tapi dia tidak naik jabatan dan tetap menjadi kopral. Dia menolak ikut ujian promosi selama ini. Makanya semua orang menghormati Yagi. Mungkin yang jabatannya tinggi adalah teman Yagi dulu saat pertama masuk militer.
  
Takashi mendekati Yagi yang pergi keluar karena dalam kamar sangat berisik. Takashi sedikit curhat pada Yagi dan mengatakan kalau mereka para tentara sekarang sama sekali tidak mengetahui bagaimana situasi Jepang sebenarnya, mereka akaan dikirim tapi tidak diberitahu kemana. Yagi mengatakan satu hal yang pasti adalah mereka akan pergi ke tempat berbahaya. Takashi mengatakan meskipun mereka tidak tahu apa yang akan terjadi besok pagi, tapi semuanya tetap minum dan tertawa. Yagi mengatakan hal itu diperlukan, karena jika mereka tidak melakukan itu, maka mereka akan menghabiskan malam dengan penuh ketakutan. Semua orang tertawa dan mencoba mengatasi rasa takut mereka. Yagi bertanya, bagaimana dengan Takashi?
 
Takashi mengatakan kalau dia suka menggambar dan itu membuat pikirannya menjadi tenang. Takashi kemudian berterima kasih pada Yagi atas apa yang Tagi lakukan untuknya selama ini tapi Yagi menolak. Takashi mengatakan jika Yagi tidak ada, maka dia sudah lama menyerah, dia bahkan diakui oleh komandan karena Yagi menyuruhnya menghapal waktu itu. Yagi mengatakan itu karena komandan menyukai buku kumpulan puisi milik Takashi. Dia tidak ingin Takashi salah paham, dia hanya melakukan apa yang harus dia lakukan sebagai rekan setim Takashi. Takashi tetap berterima kasih dan memberikan Yagi sebuah gambar yang ia gambar saat Yagi termenung menatap langit malam tadi.
Yagi mengatakan kalau Takashi itu lemah. Satu-satunya cara orang lemah bertahaan dalam militer ini adalah belajar dan naik rangking, kemudian menjadi kuat. Tapi di medan perang, ranking Takashi tidak akan melindunginyaa. Yang lemah tetap akan mati duluan.
Takashi menanggapi itu dengan serius dan bertanya apakah dia benar-benar tidak bisa selamat dalam perang ini? Dia sangat ingin kembali hidup-hidup. 
Yagi mengatakan kalau semuanya juga ingin kembali dalam keadaan hidup. 
 
 
Keesokan harinya, Takashi dan tim, serta para tentara Kokura berangkat. Mereka berjalan dalam rombongan. Mereka benar-benar kelelahan dan tiba-tiba ada tembakan. Semuanya waspada. Tapi untung saja mereka sama-sama tentaraa Jepang, jadi tidak terjadi baku tembak. Kayaknya Takashi dan tim-nya tiba di sebuah daerah yang banyak orang Cina, apakah mereka sudah ada di daratan Cina?

 Takashi dan tim istirahat sambil menunggu perintah selanjutnya. Tiba-tiba Yagi datang bersama seorang Sersan yang membawa lukisannya. Sersan itu bertanya apakah Takashi yang menggambar itu dan Takashi membenarkan. Semuanya kelihatan sangat tegang.
 
 
Komentar:
 
Tuh kan, minggu ke-11 ini gelap banged. Hampir seluruh adegannya di militer dan memperlihatkan kehidupan Takashi di militer. Nobu yang adalah heroine, minggu ke-11 ini cuma muncul beberapa detik aja dan aku bahkan lupa di episode berapa 😂

Tapi dilihat dari preview minggu ke-12, sepertinya perang akan berakhir. Dan aku menunggu penyesalan Nobu yang dengan bangga mengajarkan siswanya untuk berperang dan membela negara.
 
Ini mungkin adalah minggu terakhir Chihiro tampil guys. Aku akan memberikan kalian spoiler biar nggak kaget. Chihiro akan meninggal di medan perang 😭
Sedih banged. Aku kesal sama penulisnya kenapa dia harus membunuh Chihiro, tidak bisa kah Chihiro tetap hidup sampai akhir dan menikah dengan Shin-chan, supaya bibi tidak sendirian dan tetap tinggal di rumah itu. Kenapa sih penulis asadora itu sudah sekali membuat drama yang happy semuanya gitu. Apalagi kisah perang gini.
 
Share:

Jumat, 06 Juni 2025

[Recap] Anpan Week 10 (Episode 46-50)

 
Cerita Anpan ini makin kesini makin suram nggak sih?
Tapi kalau kisahnya mengambil masa PD II, memang suram dan entah kenapa orang-orang suka, soalnya rating minggu kemarin naik dan bisa 2 hari berturut-turut dapat 16%. Berharap minggu ini ratingnya juga bagus.
 
Menurutku Anpan ini well written banged ceritanya dan deserved rating yang bagus. Tapi kayaknya memang sesulit itu sekarang mencapai 20% lagi. 
Share:

Selasa, 03 Juni 2025

[Recap] Anpan Week 9 (Episode 41-45)

 Anpan Week 9: Next to Despair is Hope
 
Tahun baru 1940, rencana pernikahan Nobu berjalan dengan lancar. Banyak tetangga yang datang ke rumah Nobu untuk mengucapkan selamat atas pertunangannya. Nobu juga bahagia dengan ucapan selamat yang ia terima dan ia lebih bahagia karena Jiro memperbolehkannya tetap menjadi guru setelah menikah nanti. Kakek sangat bangga Nobu menemukan suami yang punya latar belakang bagus. Dia juga ingin merayakan sebelum Jiro berangkat berlayar. Nenek excited ingin merayakan pernikahan Nobu dengan besar-besaran, sayangnya pada masa itu mereka tidak bisa melakukan pesta besar. Semuanya memuji Nobu, jika Nobu nanti melahirkan, maka Nobu sudah menjadi wanita Jepang sejati (melakukan sesuatu untuk negara, menikah dan melahirkan).
Nobu bahagia dengan semuanya, tapi dia tetap mengkhawatirkan adiknya Ranko.
Share:

Senin, 26 Mei 2025

[Recap] Anpan Week 8 (Episode 36-40)

 
Musim Gugur 1939, setahun setengah setelah Nobu mulai bekerja sebagai guru di SD Gomenyo. Ia adalah wali kelas 1 dan Nobu berhasil mengajarkan anak didiknya mengenai jiwa nasionalisme yang tinggi, sehingga banyak siswanya yang punya impian menjadi tentara dan ikut berperang, sedangkan anak perempuan  ingin menjadi seseorang yang bisa membantu dalama perang. Dia dipuji oleh para guru dan disukai oleh para siswanya. 
Share:

Sabtu, 17 Mei 2025

[Recap] Anpan Week 7 (Episode 31-35)


 Anpan Week 7: The Sea, Tears and Me
 
 
Liburan musim panas, Nobu pulang kampung ke Gomenyo. Nobu masih belum menyerah mengenai Yamonchan dan bertanya lagi apakah Yamonchan pernah bekerja di toko roti di Ginza dulu, tapi Yamonchan mengatakan dia tidak tahu tentang hal itu. Ibu menyuruh Nobu berhenti karena ada orang yang memang tidak ingin membicarakan masa lalu.
 
Nobu memikirkan kata-katanya pada Takashi di telpon waktu itu. Dia emosi dan menyadari dia sudah mengatakan hal tak seharusnya pada Takashi. Meiko mengatakan pada kakaknya untuk baikan dengan Takashi saat Takashi pulang kampung nanti, karena dia dengar dari Chihiro kalau Takashi akan kembali ke Gomenyo saat liburan musim panas. Tapi harga diri Nobu kelihatannya cukup tinggi untuk minta maaf duluan.
 

 Sementara itu, Takashi dkk merayakan terpilihnya salah satu karya Takashi dalam sebuah kompetisi. Takashi masih teringat dengan panggilan telponnya dengan Nobu waktu itu dan dia terus memikirkannya. Liburan musim panas ini, Takashi berencana kembali ke Gomenyo dan Kentaro ingin ikut dengannya. Kentaro bertengkar dengan ayahnya saat dia masuk sekolah seni, jadi dia nggak mau pulang ke rumahnya di Fukuoka.
Saat sedang mengobrol, mereka melewati sebuah toko dan Takashi terpesona dengan sebuah tas merah yang terpajang di estalase.
 
Beberapa hari kemudian Takashi dan Kentaro tiba di Gomenyo. Meiko sudah menunggu di stasiun kereta. Takashi memperkenalkan Kentaro pada Meiko. Kentaro awalnya berfikir kalau Meiko adalah Nobu. Meiko heran kenapa Kentaro tahu Nobu dan Kentaro hamapir kecelposan kalau di Tokyo, Takashi membicarakan Nobu terus. Kentaro juga mengatakan Takashi menulis banyak surat pada Nobu tapi Nobu tidak pernah membalas surat Takashi.

Meiko baru tahu akan hal itu dan merasa kakaknya kejam sekali. Meiko juga mengkhawatirkan Nobu dan Takashi, ingin membantu keduanya berbaikan. Tapi kayaknya Takashi juga nggak mau meminta maaf duluan. Jalan ke rumah Takashi itu melewati rumah Nobu, jadi Meiko ingin Takashi singgah dan bertemu Nobu, sayangnya Nobu tidak di rumah saat itu.
 
 
Nobu saat itu ada di SD-nya dulu, bertemu gurunya dan mengatakan kalau dia ingin bekerja di sekolah itu setelah lulus nanti. Jadi gurunya akan membicarakan hal itu ke kepala sekolah. Berbeda dengan Nobu yang akan kembali ke Gomenyo setelah lulus, ternyata Usako juga sudah punya rencana setelah lulus. Dia akan tetap di sekolah mereka dan membantu Kuroi-sensei (guru mereka yang sering marah pada Nobu). Nobu cukup kagum pada Usako, saat pertama mereka masuk sekolah itu, Usako sangat lemah dan sering menangis, tapi sekarang Usako sudah kuat dan bahkan punya tujuan juga.
 
Seharian itu ternyata Meiko mencari Nobu tapi nggak ketemu. Saat dia pulang ke rumah, Nobu sudah di rumah dan Meiko merengek padanya, kemana saja Nobu tadi, padahal Takashi dan temannya ingin bertemu Nobu. Tapi mendengar nama Takashi, Nobu kayak gimana gitu. Meiko mengatakan kalau mereka nggak tahu sampai kapan Takashi ada di Gomenyo, jadi sebaiknya Nobu segera baikan dengan Takashi. Tapi Nobu menyuruh Meiko tidak perlu melakukannya. Nobu mengatakan jika mereka bertemu, mereka pasti akan bertengkar lagi. Meiko kesal sekali dan memanggil kakaknya keras kepala. Itu pertama kalinya Meiko kelihatan marah banged.
 
Meiko kemudian berjalan di sekitar rumah mereka untuk menenangkan diri dan bertemu lagi dengan Kentaro. Sepertinya keduanya sama-sama mengkhawatirkan hubungan Takashi dan Nobu. Akhirnya keduanya bekerja sama untuk mempertemukan Nobu dan Takashi, dan membuat mereka berbaiakan. Lucunya, Meiko dan Kentaro ini lumayan cocok dan mereka excited dengan rencana mereka.
 
Saat makan malam bersama keluarga Yanai, Kentaro sangat menikmati masakan di sana. Paman lega karena Takashi akhirnya punya teman. Kentaro kemudian mengajak Takashi ke pantai besok dan Takashi bingung, dia pikir Kentaro sudah muak melihat pantai karena di Fukuoka Kentaro melihat pantai tiap hari. Tapi Kentaro membuat alasan dia ingin melihat perbedaan angon pantai disini dan di kampungnya. Kentaro juga mengajak Chihiro karena dia ragu dia bisa melakukannya sendirian. Chihiro saat itu sedang persiapan ujian masuk dan bertanya-tanya apakah dia boleh pergi main. Tapi paman mengatakan sesekali tidak masalah pergi refreshing menenangkan diri.
 
Paman juga tahu kalau Takashi dan Nobu sedang bertengkar dan paman bertanya apa yang terjadi. Takashi mengatakan dia menceritakan kebebasan di Ginza dan Nobu marah padanya, karena saat ini banyak para pemuda yang berangkat perang, tapi Takashi malah enak-enak di Tokyo. 
Chihiro mengatakan kalau dia mengerti perasaan Nobu, karena di sekolahnya juga begitu. Sekarang suasananya memang begitu, dia yakin di sekolah Nobu juga. 

Besok sore, mereka bertiga pergi ke pantai. Kentaro tampak cemas karena Meiko belum juga kelihatan, padahal mereka sudah cukup lama di pantai.
Takashi mengatakan mereka harusnya mengajak Yamonchan dan Gou-san. Tapi Chihiro mengatakan Gou-san tidak ada di Kochi lagi dan sudah berangkat perang. Takashi terkejut, dia baru tahu kalau Gou sudah pergi dan jadi mengerti kenapa Nobu saat itu marah padanya.
Takashi memikirkan apa yang akan terjadi pada mereka dan Chihiro mengatakan kalau suatu hari dia mungkin akan dipanggil juga. Sementara itu Kentaro berharap perang selesai sebelum mereka dipanggil.
 
Tak lama kemudian Meiko datang bersama Nobu. Nobu terkejut saat melihat Takashi dkk di sana dan dia merasa kalau Meiko sudah membohonginya. Awalnya mereka cuma jualan aja, dan begitu jualannya habis, Nobu memuji Meiko dan Meiko mengajak Nobu ke pantai sebagai hadiah untuknya.
Takashi yang melihat Nobu juga merasa kalau dia dijebak, tapi Kentaro mengatakan ini cuma kebetulan.

Akhirnya, mau tak mau Nobu dan Takashi bertemu lagi. Nobu dan Meiko memberikan anpan pada Kentaro, Chihiro dan Takashi. Sebelum itu, Meiko memperkenalkan Nobu pada Kentaro dan akhirnya Kentaro bertemu dengan Nobu yang selama ini namanya sering dia dengar. Nobu dan Takashi terlihat kikuk satu sama lain, nggak mau beradu pandang tapi ya gimana, mau nggak mau terpaksa juga. Dan akhirnya keduanya sama-sama meminta maaf atas apa yang terjadi saat itu.
 
Setelah keduanya sama-sama saling memaafkan, Takashi akhirnya baru bisa tersenyum. Suasana juga jadi lebih ceria. Kentaro memuji Takashi yang memenangkan honorable mention dalam sebuah kompetisi. Tapi Takashi mengatakan karyanya bahkan nggak bisa mendekati karya jenius di kelas mereka.
Chihiro berkomentar, dalam gambar kakaknya itu ada sesuatu. Nobu kemudian mengatakan kalau gambar Takashi itu ada aura kebaikan. Dimana orang-orang akan merasa baik saat melihat gambar Takashi (yasashii).
Takashi menatap Nobu. Meiko dan Kentaro merasa lega melihat keduanya.
 

Kentaro saat itu meminjam gitar paman dan mengajak Meiko menyanyikan sesuatu. Meiko bersemangat. Meiko pandai menyanyi, diiringi dengan gitar Kentaro, Meiko menyanyi dengan sepenuh hati. Mereka berlima menikmati suasana sore itu.
Setelah selesai menyanyi dan dalam perjalanan pulang, Kentaro memuji nyanyian Meiko dan mengatakan kalau suara Meiko sangat indah, menyejukkan hatinya.
Meiko terkejut mendengar pujian itu. Itu pertama kalinya ada seorang laki-laki yang memujinya dan wajah Meiko langsung memerah. Meiko bahkan terjatuh karena gugup.
 
Besok paginya, saat sarapan Meiko bengong sendiri sambil menyuap nasi. Dia kemudian mengatakan kalau dia ingin menikah. Mendengar itu kakek langsung panik, cucu kesayangannya sudah menemukan tambatan hati, dia bertanya siapa orang itu.
Meiko yang jatuh cinta, menyanyi sambil menjaga toko. Nenek dan ibu bertanya pada Nobu siapa pria itu  dan Nobu juga nggaka tahu. Tiba-tiba Ranko mengatakan mungkin pria yang pergi bersama kalian ke pantai dan Nobu shock, Kentaro?
 

Mendengar nama Kentaro, Meiko muncul. Ibu bertanya apakah Meiko ingin menjadi istri Kentaro? Meiko panik dan membantah hal itu.
Tapi kelihatan banged kalau memang begitu. Saat itu Kentaro muncul ingin membeli anpan dan Meiko panik karena Nobu udah senyam senyum mau menggoda Meiko.
Dan ternyata Kentaro nggak lama di Gomenyo, dia akan kembali ke Tokyo besok karena ada tugas sekolah yang harus dia selesaikan. Meiko terkejut.
 
Malam itu di rumah keluarga Yanai, paman menyampaikan kekhawatirannya. Selama ini dia selalu mengkhawatirkan Takashi, tapi Takashi sudah menemukan jalannya. Dan belakangan ini dia lebih mengkhawatirkan Chihiro. PAman mengatakan kalau Chihiro adalah tipe yang selalu menahan diri akan sesuatu, jika Chihiro terus menahan diri, maka semuanya nggak akan berjalan lancar. Dia ingin Chihiro lebih egois pada diri sendiri.
 
Menjelang tidur, Kentaro melihat kado yang dibawa Takashi dari Tokyo dan bertanya kenapa itu masih ada disana, bukannya Takashi mau memberikan itu pada Nobu sebelum kembali ke Tokyo?
Takashi mengatakan tidak semudah itu memberikannya.
Chihiro yang kebetulan mendengar itu mengatakan pada Takashi untuk memberikannya, jangan menyesal nanti.
Takashi diam saja.
 
Keesokan harinya, Chihiro pergi ke rumah Nobu untuk membeli anpan. Meiko menyambutnya. Chihiro bertanya apakah Nobu ada dan Meiko memanggil Nobi. Chihito mengatakan pada Nobu kalau Takashi ingin memberikan sesuatu pada Nobu dan Takashi sedang menunggu Nobu di tempat jungkat jungkit. Nobu mengerti dan pergi ke sana.
Meiko senang melihat Nobu nggak menghindari Takashi lagi, tapi kemudian dia melihat perubahan ekspresi Chihiro yang menatap kepergian Nobu dan Meiko menyadari sesuatu. Meiko bertanya apakah mungkin Chihiro menyukai Nobu.
Chihiro terkejut dan tersadar, kemudian dengan kikuk dia memberikan koin seharga anpan, seolah-olah dia tidak mendengar Meiko.
Tapi Chihiro tidak bisa membohongi Meiko, Meiko mengatakan kalau dia tidak akan mengatakan hal ini pada siapapun.
 
Nobu menemui Takashi di tempat jungkat jungkit. Takashi sudah menunggu dengan sebuah kado di tangannya. Takashi ternyata akan kembali ke Tokyo hari ini dengan kereta terakhir dan dia mengumpulkan keberanian untuk bicara pada Nobu. Dia mengatakan kalau dia selalu ingin berterima kasih pada Nobu yang selalu membantunya dan bahkan mengatakan kalau dia terlahir untuk menggambar. Karena hal itu dia akhirnya menemukan jalannya.  Dia memberikan kado itu pada Nobu dan meminta Nobu membukanya. Nobu terkejut, ia membuka kado itu dengan hati-hati dan ada tas merah di dalamnya. Tas merah yang Takashi lihat di salah satu estalase di Ginza.
 
Nobu terkagum karena tasnya memang cantik dan fashinable. Takashi mengatakan saat dia melihat tas itu, dia langsung memikirkan Nobu. Akan sangat bagus Nobu berjalan di jalanan Ginza dengan tas itu. Nobu terdiam dan dengan perasaan campur aduk, Nobu berterima kasih tapi dia tidak bisa menerima tas yang menurutnya mewah itu.
Takashi tidak menyangka hadiahnya akan ditolak dan bertanya kenapa. Nobu mengatakan kalau melakukan hal seperti ini tidaklah bagus jika mereka memikirkan para tentara yang berjuang dalam perang. Takashi mengerti akan hal itu tapi menurutnya perang akan berakhir suatu hari nanti, dan jika sudah berakhir, dia ingin Nobu berjalan di Ginza mengenakan tas itu. Dia yakin Nobu akan menyukai Ginza.
 

Nobu mulai agak kesal dengan Takashi yang tidak peka pada keadaan Jepang saat itu. Nobu mulai marah dan mengatakan pada Takashi kenapa Takashi tidak mengerti. Bagaimana anak-anak muda berangkat perang untuk negara mereka. Bahkan Gou-chan mempertaruhkan nyawanya. Kenapa Takashi tidak memikirkan anak-anak muda itu? Jika Takashi punya banyak uang untuk dihabiskan dengan hal seperti ini, sebaiknya Takashi mendonasikannya untuk para tentara.
 
Tapi Takashi mengatakan kalau dia tidak akan melakukan hal itu. Dia kecewa pada Nobu, padahal Nobu mengakui itu adalah tas cantik dan dia pikir Nobu bahagia dengan hadiahnya. Tapi Nobu mengatakan dia sama sekali tidak bahagia.
Takashi mengatakan sangat aneh kenapa kita tidak bisa mengatakan hal yang indah sebagai hal yang indah. Bukankah Nobu akan menjadi seorang guru? Apakah Nobu akan mengajarkan muridnya hal seperti itu? Jika itu dirinya, dia tidak mau guru yang seperti itu.
 
Nobu terdiam. Takashi mengatakan kalau Nobu yang dia kenal adalah anak yang jujur, ceria dan lucu. Nobu mengatakan kalau dia memang berubah, tapi Takashi juga sama. Mereka tidak bisa menjadi seperti dulu lagi. Nobu kemudian akan meninggalkan Takashi tapi Takashi masih belum menyerah meminta Nobu setidaknya menerima hadiahnya. Tapi Nobu mengatakan dia tidak membutuhkan hal itu. Dia menyuruh Takashi membawa Tas itu dan segera kembali ke Tokyo.
Nobu meninggalkan Takashi yang hanya bisa terdiam dan patah hati. Takashi kembali ke rumah dengan wajah lemas dan masuk ke kamar Chihiro dengan tiba-tiba, membuat Chihiro kaget. Dia memberikan tas itu pada Chihiro dan mengatakan kalau Nobu tidak menerimanya, jadi untuk Chihiro saja.
 
Kentaro dan Meiko sedang menghabiskan waktu bersama makan dango. Meiko ingin menyatakan perasaan pada Kentaro tapi Kentaro sedang mengkhawatirkan Takashi dan Nobu. Padahal mereka sudah berusaha membuat mereka baikan, tapi malah bertengkar lagi. Takashi bahkan tidak bisa memberikan hadiahnya pada Nobu.
Meiko tahu Kentaro akan pulang dengan ketera terakhir dan meminta Kentaro datang lagi kapan-kapan. Kentaro mengatakan dia akan datang lagi.
Meiko tiba-tiba mengatakan kalau dia menemukan orang yang dia sukai dan Kentaro bertanya seperti apa orangnya.
Meiko mengatakan dia laki-laki yang lucu, sangat menyenangkan bersamanya. Senyumnya juga indah. Kentaro tidak peka dan mengatakan kalau Meiko juga menyenangkan, dia yakin Meiko akan cocok bersama orang yang dia sukai itu. Meiko terkejut.
Kentaro menatap Meiko dan mendekatkan wajahnya, dia kemudian seperti menyadari sesuatu dan mengatakan sejak pertama bertemu dia merasa kalau Meiko ini mirip seseorang, dengan mata bersinar-sinar. Mirip Norakuro. Meiko bingung. Kentaro menggambar sesuatu dan memberikan pada Meiko, gambar Norakuro. Meiko kaget karena itu gambar anjing di sebuah kartun.
 
Meiko kembali ke rumah dengan lemas. Dia mengatakan pada Nobu kalau Takashi akan kembali ke Tokyo dengan kereta terakhir hari ini. Nobu diam saja. Meiko mengatakan dia akhirnya mengatakan perasaannya pada orang yang dia sukaki, meskipun dia hanya dianggap anjing dalam sebuah kartun. TApi setidaknya dia mengatakan perasaannya.
Meiko bertanya apakah Nobu masih bertengkar dengan Takashi? Sebaiknya mereka baikan sebelum Takashi kembali ke Tokyo. Nobu diam aja.
 
Sore harinya, saat menjahit bersama Ranko dan Meiko, Nobu masih belum pergi menemui Takashi. Meiko khawatir karena sebentar lagi Takashi akan pulang tapi dia juga kehabisan kata-kata menyuruh Nobu menemui Takashi. Ranko kemudian mengambil jahitan Nobu dan mengatakan kalau dia akan mengerjakan punya Nobu. Nobu terdiam. Lalu kemudian dia sadar kalau waktu semakin sore dan akhirnya dia memutuskan untuk menemui Takashi. Nobu berlari sekuat tenaga ke Stasiun Gomenyo. Tiba di stasiun, dia mencari-cari Takashi, tapi Nobu tidak menemukan Takashi diantara banyak penumpang. Lalu ada kereta datang dan Paman Takashi keluar dari sana, dia terkejut melihat Nobu di sana.
 
Nobu mengatakan dia ingin bertemu Takashi dan meminta maaf. Paman mengatakan kalau Takashi sudah pulang dengan kereta jam 5 sore, padahal dia bilang mau pulang dengan kereta terakhir. Dia juga bingung apa yang terjadi.
Nobu merasa bersalah, dia mengatakan itu kesalahannya. Dia belum juga dewasa dan masih anak-anak yang melukai perasaan Takashi.
Paman mengatakan kalau Nobu dan Takashi adalah teman baik, mereka bisa bertemu lagi kapan-kapan dan berbaikan.
Nobu mengatakan jika mereka bertemu lagi, dia mungkin akan menyakiti Takashi lagi, mereka mungkin akan bertengkar lagi. Nobu mengatakan entah sejak kapan pemikirannya dan Takashi menjadi berbeda. 

Paman dengan kata-kata bijaknya mengatakan pada Nobu, kalau Takashi menyukai kejujuran dan terus terang Nobu. Nobu hanya perlu berjalan di jalan yang menurut Nobu benar. Sedangkan Takashi juga akan berjalan di jalannya sendiri. Suatu hari dimasa depan, mereka berdua akan berhenti ditempat yang sama. Mungkin sekarang jalan mereka berbeda tapi akan ada masanya mereka bertemu lagi.
Takashi dan Nobu lahir ditempat berbeda dan punya kepribadian berbeda, tapi mereka dipertemukan di Gomenyo dan berteman baik. Paman berterima kasih pada Nobu yang selalu ada disisi Takashi selama Takashi di Gomenyo.
 
Nobu meneteskan air mata. Dia menangis dan mulai menerima kenyataan kalau dia dan Takashi sudah berpisah di jalan masing-masing. 

Waktu berlalu. Tahun baru tiba dan Nobu kembali ke Asrama. Tahun ini Nobu dkk akan lulus dari Women Normal School. Suatu hari Nobu mendapat panggilan dari kepala sekolah yang meminta Nobu untuk bekerja di sekolah itu setelah lulus. Ini adalah penghargaan dari sekolah pada Nobu dan aktivitasnya membuat tas untuk tentara. Tapi NObu tidak bisa menjawabnya. Suatu hari, Kuroi sensei memanggil Nobu karena dia mendengarkan cerita menarik, kalau Nobu sering menerima surat dari laki-laki bernama Yanai Takashi.
 
Nobu diminta mengeluarkan semua suratnya dan memanggil Nobu untuk bicara berdua. Kuroi meminta Nobu menjelaskan siapa Yanai. Nobu mengatakan kalau Takashi adalah temannya sejak SD. Kuroi sensei membuka sebuah surat yang ada gambar Ginza dan mengatakan berani sekali dia mengirimkan surat seperti ini pada siswi-nya (pada masa itu kayaknya sudah mulai dilarang cinta cintaan).
Nobu mengatakan kalau dia pernah diselamatkan oleh gambar yang dibuat Takashi. Takashi juga menyemangatinya berkali-kali saat dia sedang dalam masa sulit. Meskipun mereka punya banyak kenangan indah, tapi kenangan terakhirnya tentang Takashi adalah pertengkaran mereka. Nobu meminta Kuroi sensei jangan khawatir, karena dia tidak akan menerima surat seperti itu lagi.
 
Kuroi berkomentar kalau Nobu masih lemah sama seperti dulu saat pertama dia diterima di sekolah mereka. Menikah, memulai sebuah keluarga, melahirkan anak dan membesarkannya, adalah salah satu jalan menjadi warga negara yang baik bagi wanita. Nobu bisa memilih jalan itu. Jika Nobu tetap disini untuk mendidik gerenasi selanjutnya, dia akan mentraining Nobu lebih keras lagi dan Nobu mungkin tidak akan sanggup. Dia ingin Nobu untuk memikirkannya sampai besok, jalan apa yang harus Nobu pilih.
Nobu kemudian bertanya, Kuroi sensei sendiri, kenapa memilih jalan ini?
Kuroi terdiam dan kemudian mengingat kenangannya, ia mengatakan kalau dia pernah menikah sebelumnya, tepat setelah dia lulus dari sekolah ini. Tapi dia tidak bisa punya anak setelah 3 tahaun dan ditendang dari rumah mertuanya.
Nobu terdiam. 
 
Nobu pada akhirnya menolak permintaan kepala sekolah. Lalu 1 minggu kemudian dia mendapat panggilan lagi, bahwa dia diterima menjadi guru di SD almamaternya dulu.
Bulan Maret tiba, Nobu dan teman-temannya lulus dari Women Normal School dengan penuh kebanggaan. Usako akan bekerja di sekolah itu, sedangkan Nobu kembali di Gomenyo. Saat dia akan meninggalkan sekolah, di gerbang dia bertemu Kuroi sensei. Nobu berterima kasih karena Kuroi sensei telah mengajarinya 2 tahun ini. Nobu membungkuk dan meninggalkan sekolah tersebut. Ia kembali ke rumahnya dan disambut oleh keluarganya.
  
Satu bulan kemudian, Nobu dengan style barunya sebagai sensei mulai perjalanan karirnya sebagai seorang guru di SD tempat dia bersekolah dulu. Nobu masuk ke ruang kelas dengan wajah tersenyum. Dia akan menjadi wali kelas mereka. 
 

Komentar:
 
Jalan Nobu dan Takashi akhirnya benar-benar terpisah di minggu ke-7 ini. Dengan pemikiran mereka yang semakin berbeda dan juga pilihan mereka yang berbeda, tidak heran kalau keduanya akhirnya memilih jalan masing-masing. Yang aku bingung, apakah Nobu memang tidak ada rasa pada Takashi ya? Sejauh ini yang pasti Takashi memang menyukai Nobu, tapi kalau Nobu sendiri, memang tidak tahu apakah dia suka secara romantis atau tidak. 
 
Preview minggu depan mengkhawatirkan sih. Nobu akan ikut omiai atau perjodohan dan kelihatannya calon Nobu adalah orang baik. Aku sudah membaca spoiler drama ini sampai minggu ke-12, jadi aku sudah tahu apa yang akan terjadi. Ternyata Nobu memang sepopuler itu.
 
Sebelum drama ini tayang, aku juga tau kalau Chihiro ini ada rasa pada Nobu, tapi ternyata setelah nonton langsung nyesek juga. Nakazawa Motoki ini pandai banged memerankan Chihiro, tatapan matanya sejak awal dia muncul sudah mengisyaratkan kalau dia suka pada Nobu. Aku malah berharap Nobu nanti sama Chihiro, meski nggak akan mungkin. Sayang sekali Chihiro tidak pernah sempat menyatakan perasaannya.
 
Couple Meiko dan Kentaro ternyata cute juga. Tapi apakah Meiko tidak terlalu cepat jatuh cinta? Dia baru ketemu, dan karena dibilang suaranya bagus dia langsung jatuh cinta. Tapi memangnya siapa yang tidak jatuh cinta pada senyuman Takahashi Fumiya? 😂
 
Nobu memasuki babak baru dalam hidupnya, menjadi seorang guru. Akan menjadi guru seperti apakah Nobu? Apakah Guru seperti yang dikatakan Takashi? Tapi ini akan menjadi titik balik kehidupan Nobu sih, dimana nantinya dia sadar apa yang dia ajarkan adalah sebuah kesalahan dan akhirnya dia kembali ke jalan yang benar setelah beberapa kemalangan datang dalam hidupnya.

Share:

Jumat, 09 Mei 2025

[Recap] Anpan Week 6 (Episode 26-30)


Anpan Week 6: To Suffer or To Love?

Musim Semi 1937, Takashi yang diterima di SMA Tokyo Fine Arts berangkat ke Tokyo. Dia diantar oleh keluarganya sampai Stasiun Gomenyo. Semuanya kelihatan bahagia karena Takashi akhirnya diterima di sekolah seni yang cukup bergengsi. Yamonchan datang saat Takashi akan berangkat, memberikan sesuatu pada Takashi, mengatakan kalau Takashi harus membacanya di kereta api nanti. Itu adalah bukti cintanya pada Takashi. Takashi jadi penasaran. Saat dia membuka itu, itu adalah sebuah surat yang ternyata dari Nobu. Nobu mengucapkan selamat atas diterimanya Takashi di SMA itu. Takashi senang sekali menerima surat dari Nobu.
 
Gedung sekolah Takashi bergaya barat, baju seragam mereka juga udah seragam gaya barat. Seluruh siswa kelas mereka adalah laki-laki dan hanya ada sekitar 20 siswa di kelas itu. Takashi awalnya agak awkward karena dia tidak mengenal siapapun. Lalu tiba-tiba ada yang menyapa Takashi dan Takashi terkejut karena itu adalah teman yang dia temui saat tes masuk SMA dulu. Laki-laki itu adalah Kentaro, Takashi memanggilnya Ken-chan. Takashi kaget melihat Kentaro disana, karena seingatnya saat pengumuman kelulusan waktu itu, Kentaro tidak lulus. Ternyata Kentaro ikut ujian susulan dan akhirnya lulus.
Takashi senang melihat Kentaro, karena setidaknya ada yang dia kenal di kelas-nya.
Guru mereka bernama Zama sensei yang kelihatannya seorang guru yang cukup lucu bagi para siswa.
 
Meskipun sudah diterima di sekolah seni, Takashi sepertinya masih belum yakin mengenai impiannya karena ada yang bilang dia tidak akan bisa menghasilkan uang dengan menjadi seniman, dia masih tidak tahu seperti apa masa depan di hadapannya. Tapi gurunya mengatakan itu tidak masalah, masa depan itu semuanya putih, itu tergantung kita bagaimana mewarnainya. Hanya karena Takashi masuk jurusan design, belum tentu dia akan menjadi designer nantinya, bisa jadi nanti menjadi novelist atau penari.
Takashi dan Kentaro menikmati hari mereka sepulang sekolah, mereka jalan-jalan ke Ginza, nonton film, ngobrol dll. Pokoknya Takashi sangat menikmati hari-hari pertama di sekolahnya.
 
Sementara itu di Women Normal School, Nobu masih kehilangan semangatnya. Sekarang dia ada di tahun kedua, dia dan Usako sudah punya junior dan mereka yang mengurus junior. Usako mencoba menjadi ketat seperti senior mereka dulu, sayangnya dia tidak bisa. Nobu juga masih bingung mengenai masa depannya, impiannya memang menjadi guru, tapi menjadi guru seperti apa, dia masih tidak tahu. Saat gurunya bertanya, Nobu mengatakan kalau dia ingin mengajari anak-anak berapa menyenangkannya senam. Gurunya tidak terlalu suka dengan jawaban Nobu, dia bertanya apakah Nobu berfikir kalau dengan mengajari anak-anak betapa menyenangkannya senam, itu membuat Nobu menjadi guru yang baik?
Nobu tidak tahu mau menjawab apa.
 
Gurunya ini kayaknya adalah tipe yang punya jiwa nasionalisme tinggi, jadi dia mengajak semua muridnya untuk ketat pada diri sendiri dan juga mengajari siswa mereka nantinya agar cinta tanah air. Apalagi perang semakin dekat, banyak pemuda yang dikirim ke medan perang dan Guru mengatakan kalau ini saatnya bagi wanita menjadi pelindung. Tentu saja mereka sebagai guru akan menjadi role model penerus bangsa, jadi mereka harus mempertahankan semangat juang dan patriotisme.
Nobu merasa kurang cocok dengan hal itu dan sering berfikiran kemana-mana karena hatinya kurang menerima menjadi guru yang seperti itu.
 
Takashi mengirim Nobu surat beberapa hari setelah dia pindah ke Tokyo. Dia menceritakan betapa menyenangkan kondisi sekolahnya, Takashi juga mengirimkan gambar yang dia gambar di Ginza. Nobu kesal sekali mendengar kehidupan Takashi yang menyenagkan, karena berbeda dengan kondisi dia di sekolah yang menurutnya tidak menyenangkan.
 
Takashi sendiri harusnya tinggal sendirian di kos, tapi Kentaro mulai sering menginap di kos-nya karena rumah tempat Kentaro tinggal jauh dari sekolah. Kamar Takashi sempit banged untuk 2 orang, tapi dia nggak bisa mengusir Kentaro.
Sekolah Takashi juga berjalan dengan lancar, hanya saja karena memang kelas mereka diisi oleh orang berbakat, Takashi mulai kehilangan kepercayaan diri dengan gambarnya. Ada satu orang di kelas mereka yang jenius dan setiap kali Takashi melihat gambar anak itu, dia merasa berkecil hati. Ia bingung bagaimana cara agar bisa sebagus temannya itu. 

Suatu hari, guru mereka menuliskan katakana aneh di papan tulis. Katakana seperti random gitu dan semua siswa bingung. Guru mengatakan kalau itu adalah sebuah lagu tapi Kentaro sama sekali tidak mengerti. Guru mencoba menyuruh Takashi menyusun lirik lagu dari kata random itu dan secara mengejutkan, Takashi bisa melakukannya. Ia bahkan dipuji oleh Gurunya. Dan Takashi menemukan bakat barunya dalam membuat lirik dan kata-kata.
 
Perang semakin mendekati Jepang. Satu per satu pemuda dipanggil ke garis depan. Suatu hari, Gou mendapatkan surat merah, tanda panggilan perang. Dia akan dikirim ke Australia dalam 5 hari. Semua anggota keluarga Asada terkejut tapi pada masa itu, harus berbangga hati jika mendapat surat merah.
Gou sudah tidak punya orang tua, tapi dia punya nenek yang tinggal di suatu tempat. Gou berfikir singgah di sana sebelum berangkat. Jadi keluarga Asada juga ingin mempersiapkan pesta perpisahan untuk Gou. 
 
Nobu pulang ke Gomenyo setelah mendapatkan pesan dari keluarganya kalau Gou akan berangkat perang. Nobu mengkhawatirkan Ranko. Nobu tahu kalau Ranko menyukai seseorang tapi selama ini dia belum berani bertanya apakah itu Gou atau tidak? Dan saat kembali ke rumah, dia akhirnya berani bertanya apakah orang yang disukai Ranko adalah Gou?
Ranko tidak membantah hal itu. Tapi kalaupun iya, mereka tidak bisa melakukan apapun tentang itu. 
Nobu mengatakan dia tidak ingin Ranko nantinya menyesal, dan sebelum Gou berangkat, Ranko harus menyatakan perasaannya. Tapi Ranko menolak. Nobu mengatakan jika Gou mengetahui perasaan Ranko, Gou pasti akan berusaha kembali dengan selamat demi. Ranko terdiam.
 
Malam harinya, Yamonchan tidak bisa tidur dan mengatakan pada Gou untuk tidak pergi berperang. Dia tahu pergi berperang hanya akan mengantarkan nyawa saja. Dia bahkan mengatakan akan membantu Gou kabur. Tapi Gou menolak dan mengatakana dipanggil berperang adalah sebuah kehormatan demi negara.
Besoknya, kakek meminta Gou tidak perlu bekerja membantunya lagi, dia ingin Gou menikmati hari terakhirnya di Gomenyo. Kakek yang selalu bermusuhan bahkan menyuruh Yamonchan untuk mengajak Gou pergi menghabiskan waktu. Gou dan Yamonchan akhirnya pergi memancing.
Yamonchan juga mengatakan pada Gou untuk tidak terlalu stress berangkat perang, yang perlu Gou lakukan adalah lari dan lari, jangan berfikir untuk bertarung dengan gagah. Karena dalam perang, orang baik juga akan mati.
Gou bertanya apakah Yamonchan pernah berperang tapi Yamonchan tidak menjawab.
 
Yamonchan justru mengatakan sebelum pergi Gou harus melakukan apa yang ingin dia lakukan, misalnya makan makanan yang ingin dia makan atau menemui gadis yang dia sukai.
Gou terdiam. Ia kemudian mengatakan kalau dia melihat gadis itu setiap hari.
Yamonchan terkejut dan bertanya siapa?
Gou tidak mau mengatakan siapa gadis yang dia sukai itu. Yamonchan menebak dan dia sudah yaakin kalau itu bukan Nobu dan Meiko juga terlalu kecil. 
Gou menyuruh Yamonchan berhenti menebak.
Tapi Yamonchan ini kayaknya sengaja, dia bertanya, kau suka yang lebih tua? Hatako-san? Ehhhh?!!!
BTW Hatako adalah ibu Nobu 😂 
Yamonchan sengaja melakukannya dan keduanya tertawa.
 
Suatu hari, Takashi dan Kentaro jalan-jalan ke Ginza lagi. Hari panas banged dan Kentaro ingin makan dango, tapi Takashi mengajaknya makan anpan saja. Kentaro heran kenapa Takashi suka sekali anpan. Takashi mengatakan pada Kentaro, dulu waktu kecil dia tinggal di Tokyo tapi setelah ayahnya meninggal dunia, dia pindah ke Kochi. Itu adalah masa yang sulit dalam hidupnya, tapi dia bertemu dengan seorang pria aneh yang bisa memanggang roti disana dan seorang gadis yang dipanggil Hachikin. Jika dia tidak bertemu dengan dua orang itu, dia tidak tahu apa yang akan terjadi padanya.

Takashi dan Kentaro pergi ke toko anpan langganaan Takashi di Ginza. Dia mengatakan dia sudah mencoba banyak toko roti sejak datang ke Tokyo, tapi rasanya berbeda tiap toko. Hanya disitulah yang rasanya sama dengan Asada Pan. Dan itu adalah anpan kesukaannya.
Takashi lagi-lagi melihat foto di dinding toko dan kemudian akhirnya menyadari kalau ada wajah Yamonchan disana. Takashi memandangi foto itu dan yakin sekali dia tidak salah lihat, itu adalah Yamonchan.
 
 
Malam itu, Ranko tidak bisa tidur dan menemui ibunya. Ia penasaran bagaimana ibu dan ayah bisa menikah dulu. Ibu kemudian akan menceritakan special pada Ranko. Meiko dan Nobu mengikuti Ranko diam-diam, Meiko merasa nggak adil kalau cuma Ranko yang mendengar cerita itu. Akhirnya ibu tahu kalau mereka menguping. Akhirnya tiga puteri ibu berkumpul untuk mendengara cerita ibu. Nobu pernah mendengar kalau ibu dan ayah menikah karena perjodohan dan ibu membenarkan. Ibu melihata wajah ayah pertama kali saat hari pernikahan. Ayah saat itu sibuk sekali bekerja dan kakek kesal melihatnya dan akhirnya menjodohkannya dengan ibu.
Meiko berkomentar kalau kisah ibu dan ayah tidaka romantis sama sekali. Tapi Ranko mengatakan ayah selalu mengirimi ibu surat setiap kali pergi bekerja. 
 
Ibu membuka kotak tempat dia menyimpan surat-surat dari ayah. Nobu dan Meiko pertama kali melihat surat-surat itu dan mereka excited membacanya. Nobu, Ranko dan Meiko agak geli membaca surat cinta dari ayahnya dan ibu juga malu banged. Jadi ibu segera menyimpan semua suratnya lagi. Dan ibu mengatakan pada Ranko untuk melakukan sesuatu agar dia tidak menyesal nantinya.
 
Hari pesta perpisahan Gou tiba. Ranko pulang lebih awal dari tempat kerjanya, dia bertemu dengan Nobu di jalan saat Nobu pulang membeli sake. Nobu mengatakan pada aRaanko kalau ini mungkin akan menjadi kesempatan terakhir Ranko, jadi ia tidak ingin Ranko menyesal nantinya. Nobu mmeberitahu tempat Gou dan menyuruh Ranko ke sana. Karena di desak oleh Nobu dan apa yang dikatakan Nobu mungkin ada benarnya, akhirnya Ranko memberanikan diri bertemu dengan Gou. Ranko sudah benar-benar berusaha mengatakan perasaanya, tapi ia sangat sulit mengatakannya. Dan Gou sepertinya juga ingin mengatakan sesuatu, tapi dia tidak bisa. Pada akhirnya Gou hanya membungkuk mengatakan terima kasih telah menjaganya selama ini. 

Pesta perpisahan Gou malam itu dihadiri oleh para tetangga. Kakek paling sedih dengan kepergian Gou. Dia mengatakan Gou datang ke rumah mereka saat Gou berusia 15 tahun dan dia sudah seperti anaknya sendiri, lebih dari anak kandungnya sendiri.
Semua yang ada di sana menyemangatai Gou, kecuali Yamonchan. Yaamonchan benar-benara badmood dan marah juga malam itu, dia mengatakan nggak ada yang perlu dirayakan atau diucaapkan selamaat, entah itu mereka menang atau kalah, para tentara yang berperang akan mati seperti serangga.
Semuanya terdiam.
 
Untuk mencairkan suasana, ibu menyuruh Gou untuk mengucapkan sepatah kata. Gou kemudian berdiri dan mulai bicara yang intinya dia mengucapkan terima kasih pada keluarga Asada yang sudah menganggapnya seperti keluarga sendiri. Yang dia sesali adalah dia akan pergi tanpa sempat membayar semua kebaikan keluarga Asada. 
Para orang tua yang sebenarnya sedih mulai menghabiskan waktu minum-minum. Nobu, Ranko dan Meiko juga menyanyi menghibur semuanya.
Gou terdiam melihat ketiganya bernyanyi, tapi tatapannya ada pada Ranko. Saat itu diam-diam Gou meninggalkan tempat itu.

Gou ternyata sudah menyiapkan semua yang akan dia bawa dan dia memang berencana berangkat malam itu tanpa mengatakan apapun pada keluarga Asada. Ranko yang melihat Gou pergi, mengejarnya. Gou terkejut melihat Ranko.
Ranko mengatakan kalau Gou adalah pelari yang lambat, dia khawatir Gou akan terkena tembakan. Ranko dengan susah payah mengatakan perasaannya, ia meminta Gou untuk pulang dengan selamat, pokoknya harus kembali dan menemuinya lagi.
Gou terduam, dia melihat wajah Ranko dan mengambil nafas panjang, kemudian mengatakan pada Ranko, dia punya permintaan, jika ia kembali dengan selamat, ia ingin Ranko menjadi istrinya.
 
Ranko terkejut, dia terdiam. Mungkin karena tidak menyangka Gou akan mengatakan hal seperti itu, jadi perasaan Ranko campur aduk dengan ekspresinya antara bahagia dan sedih, dia mengatakan, ada apa dengan Gou-chan? Kenapa mengatakan itu sekarang?
(Ini akting Kawai Yuumi bagus banged disini, pokoknya kalian harus nonton, karena nggak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Aku shock banged, wow, adegan yang sebenarnya cukup sederhana, tapi Kawai Yuumi membuatnya itu berbeda).
 
Ternyata Nobu tadi mengikuti Ranko yang mengejar Gou. Ia menyemangati Ranko yang kebingungan dan mengatakan pada Ranko untuk menjawab Gou dengan baik sebelum Gou pergi.
Ranko akhirnya mengatakan perasaannya pada Gou, bahwa ia menyukai Gou. Dia akan menjadi istri Gou, jadi Gou harus kembali dengan selamat. Gou yang mendengar itu merasa senang + sedih, tapi dia berjanji dia akan kembali.
 
Saat itu tiba-tiba ibu muncul membawa buntelan kain. Ranko bingung. Ibu mengatakan kalau itu adalah baju ganti untuk Ranko. Dia ingin Ranko menghabiskan waktu bersama Gou sebelum Gou berangkat. Ibu juga meminta Gou untuk menjaga Ranko dan meminta maaf karena dia tidak bisa menyediakan baju pernikahan untuk Ranko.
Ranko menangis, Nobu yanag melihatnya juga menangis.
Gou menggenggam tangan Ranko dan keduanya meninggalkan Gomenyo.
 

Nobu kembali ke asrama setelah Gou pergi berperang. Nobu memikirkan bagaimana para pemuda yaang pergi berperang mempertaruhkan nyawa demi negara dan dia merasa mereka tidak bisa hanya duduk saja. Nobu kemudian mendapatkan ide apa yang bisa dia lakukan untuk membantu, membuat tas kain. 
Usako yang ada di sana berfikir itu ide yang bagus, dia pernah dengar neneknya juga membuat tas kain saat perang Rusia. Para tentara bisa menyimpan banyak barang di tas itu.
 
Nobu kemudian bersemangat mengumumkan idenya itu pada teman sekelasnya. Teman-temannya juga merasa itu ide yang bagus untuk membantu para tentara. Ide Nobu dengan cepat menyebar ke seluruh sekolah dan ada banyak yang membantu membuat, juga membantu memberikan sumbangan. Saat hari libur, para siswa mengumpulkan sumbangan di jalanan kota Kochi. Aksi Nobu dkk ini diliput di Koran Kochi dan Nobu dalam sekejab menjadi role model di sekolahnya. Bahkan kepala sekolah juga memuji aksi Nobu yang cinta tanah air. Nobu yang selama ini selalu ragu-ragu akhirnya merasa menemukan jalannya sendiri dengan penuh kebanggaan.
 
Nobu pulang ke Gomenyo saat liburan dan dia disambut oleh keluarga. Ternyata berita Nobu yang masuk koran itu juga sudah menyebar. Kakek bahkan menggunting koran dan memajangnya di toko anpan mereka. Salah satu alasan Nobu kembali ke rumah adalah untuk menanyakan sesuatu pada Yamonchan. Takashi mengirim surat pada Nobu mengenai wajah Yamonchan yang ada di salah satu toko roti di Ginza dan meminta Nobu bertanya pada Yamonchan. Tapi Yamonchan membantah dia pernah bekerja di toko roti di Ginza. Dia juga menolak menyumbang, dia mengatakan dia tidak akan memberikan uangnya untuk perang.
 
Takashi menelpon Chihiro di rumah setelah dia memenangkan kontes design dengan hadiah 50 yen. Takashi sepertinya menikmati harinya di Tokyo dana lebih percaya diri dari sebelumnya. Saat Chihiro mengatakan kalau Nobu muncul di koran, Takashi terkejut dan ingin bicara pada Nobu secara langsung. BTW Nobu muncul di Kochi Shinbun, koran lokal, jadi Takashi nggak tau.
 
Chihiro sesayang itu sama kakaknya, dia pergi ke rumah Nobu dan memanggil Nobu sebentar karena Takashi ingin bicara padanya. Sepertinya itu pertama kali Nobu menggunakan telpon. Awalnya pembicaraan keduanya santai saja, misalnyaa Takashi yang mrasa kagum Nobu tampil di koran dan Nobu yang membicarakan Yamonchan.
Tapi Takashi saat itu mnelpon dari sebuah cafe dan cukup berisik. Apalagi Kentaro menganggu Takashi yang lama banged menelpon. Nobu mendengar suara berisik banged, ada yang meneyanyi juga. Takashi meminta maaaf mengatakan kalau teman sekelasnya berisik. 

Nobu tiba-tiba jadi emosi karena merasa Takashi menikmati harinya disana, menyanyi dan bersenang-senang bersama teman-temannya, padahal kondisi negara sedang perang. Nobu memarahi Takashi mengatakan apa sih yang Takashi lakukan di Tokyo? Sebenarnya untuk apa Takashi ke Tokyo?
Takashi mencoba menjelaskan kalau memang yang dia lakukan tidak membanggakan seperti Nobu yang muncul di koran, tapi jika Nobu datang ke Tokyo, Nobu pasti akan mengerti, semua orang disini sangat mengagumkan dana penuh dengana kebebasan.
Nobu semakin marah mendengarnya.
 
"Kebebasan? Apakah kamu pernah memikirkan sedikit saja mengenai tentara yang bekerja untuk negara? Bahkan sekarang, para pemuda dikirim satu per satu dan berjuang untuk hidup mereka dalam peperangan! Sedangkan kamu, apa ayang kamu lakukan disaat seperti ini?"
 
Nobu merasa Takashi terlalu menikmati hidupnya saat negara sedang berperang dan dia jadi emosi pada Takashi. Nobu menutup telponnya. Dia minta maaf pada Chihiro, Bibi dan Uta. Nobu kabur dan menenangkana diri di taman tempat mereka bermain jungkat jungkit.
 
To Be Continued.
 
Komentar:

Ini terjadi pada masa-masa PD II sebelum Indonesia merdeka dan yah, salah satu dari para tentaara yang didukung Nobu mungkin membunuh pejuang Indonesia. Tapi begitulah di Jepang tidak diajarkan mengenai sejarah. Yang mereka ajarkan dan yang diketahui generasi sekarang adalah bahwa dulu mereka berjuang untuk negara mereka melawan Amerika. Generasi mereka nggak tahu kalau Jepang menjajah, yang mereka tahu paraa tentara yang dikirim itu adalah menjaga negara mereka.
 
Di minggu ke-6 ini, episode 29 menurutku adalah episode paling berkesan dengan akting Kawai Yuumi yang luar biasa. Dia baru terkenal beberapa tahun belakangan ini karena banyak menang award sebagai Best Actress dalam film-film yang dia bintangi. Ternyata aktingnya sebagus itu. Adegannya dengan Gou cuma beberapa menit, tapi bagus banged lho. Keren sekali menurutku. Bagaimana dia menggambarkan dunianya sendiri dalam cinta sendiriannya dan ternyata orang itu juga mencintainya.
Katanya sih aktingnya jadi viral di medsos saat episode itu tayang.
 
Aku baru nyaadar aku belum pernah menonton movie Kawai Yuumi. Mungkin karena kebanyakan movienya adalah movie berat dan kurang cocok sama aku. Tapi aku menonton aktingnya di drama Futekisetsu, cuma disitu aktingnya jadi cewek tomboy, bukan akting nangis-nangis. Makanya ini baru pertama kalinya aku menonton akting emosionalnya. Keren sih. Salah satu aktris muda yang menjanjikan.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Share:

Translate

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Popular Posts This Month

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Ayase Haruka Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Darren Wang Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fujiki Naohito Fuka Koshiba Fukagawa Mai Fukatsu Eri Fukuchi Momoko Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Higa Manami Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kamishiraishi Moka Kamishiraishi Mone Kaname Jun Kanichiro Kanjiya Shihori Kasumi Arimura Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kiritani Kenta Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Lily Franky Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Makita Aju Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Matsushima Nanako Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Minami Sara Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyazawa Hio Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nagase Ren Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Okada Kenshi Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomita Miu Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Uchida Rio Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao kawakami juria mirai suzuki sometani shota yua shinkawa

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chimudondon Chugakusei Nikki Churasan Come Come Everybody Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana Nochi Hare Hana and Alice Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Maiagare Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ochoyan Ohisama Okaeri Mone Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers amachan she was pretty

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts