Saturday, 30 December 2017

[Sinopsis] A Love So Beautiful Episode 23 FINAL Part 2

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Sinopsis A Love So Beautiful Episode 23 FINAL Part 2


Dan mentari pagi bersinar. Xiao Xi dan Jiang Chen masih tidur. Jiang Chen bangun duluan, saat melihat Xiao Xi masih tidur disampingnya, Jiang Chen tersenyum. Ia mencium kening Xiao Xi dan bangkit dari tempat tidur.
Xiao Xi terbangun beberapa saat kemudian, ia menguap lebar, berjalan setengah mengantuk dan melihat Jiang Chen sedang memasak sarapan didapur. Xiao Xi tersneyum melihatnya dan memeluk Jiang Chen dari belakang.
Jiang Chen bertanya, kau sudah mencuci tanganmu habis dari toilet?
Xiao Xi menjawab, belum, memangnya kenapa?
Xiao Xi terus tersenyum sambil menutup matanya dan berjalan kembali ke kamarnya.

Setelah sarapan siap, Jiang Chen masuk ke kamar membawakan sarapan untuk Xiao Xi. Xiao Xi masih tidur.
Jiang Chen mencoba membangunkannya dengan menyentuh wajah Xiao Xi sambil tersenyum. Xiao Xi tidak bangun, jadi Jiang Chen memaksanya, ia mengangkat Xiao Xi agar duduk. Xiao Xi mengatakan kalau ia tak mau sarapan.
Jiang Chen bertanya, kau tidak mau sarapan dengan masakan yang aku buat?
Xiao Xi mengatakan kalau ia sangat mengantuk. Jiang Chen mengingatkan kalau Xiao Xi sudah tidur sangat lama.
Xiao Xi masih dengan mata tertutup dan bicara kalau semalam ia sangat kelelahan. Jiang Chen terkejut. Xiao Xi sadar dengan kata-katanya dan membuka matanya. Keduanya saling menghindari pandangan masing-masing HAHAHHAHA.

Suasana jadi awkward dan keduanya saling melirik, Xiao Xi bertanya kenapa wajah Jiang Chen memerah karena malu, bukannya kau dokter? Bukannya kau tahu struktur tubuh manusia?
Jiang Chen membalas, bagaimana denganmu? kau juga menggambar banyak model nude, kenapa kau malu?
Xiao Xi mengatakan apa yang ia lihat tidak sebanyak yang dilihat Jiang Chen.
Keduanya terdiam HAHAHHAHA. Jiang Chen bertanya apakah Xiao Xi tidak mau makan dan Xiao Xi mengatakan ia mau.

Jiang Chen mengambilkan sarapan dan menyuapkan pada Xiao Xi yang bersandar dibahunya dengan mata tertutup. Jiang Chen perhatian padanya, ia bahkan meminumkan susu pada Xiao Xi.
Xiao Xi senyam senyum karena ia bisa bermanja-manja pada Jiang Chen pagi itu. Ia puas banged.
Jiang Chen bertanya apakah Xiao Xi masih mengantuk dan Xiao Xi membenarkan. Jiang Chen mencium kening Xiao Xi dan menyuruhnya tidur lagi. Xiao Xi tersenyum bahagia dan kembali tidur.
Jiang Chen mengecup Xiao Xi sebelum ia keluar kamar.
*AAACKKKKKKKKKKKKKKK MAMPUS NONTON EPISODE INI BAPER BERAT HAHAHAHAHAHA

waktu berlalu, Jiang chen menghabiskan waktu membaca buku di ruang tamu saat tiba-tiba terdengar suara Xiao Xi berteriak memanggilnya. Jiang Chen segera ke kamar Xiao Xi dan bertanya ada apa.
Xiao Xi tersenyum dan mengatakan kalau ia hanya ingin Jiang Chen tahu kalau ia sudah bangun dan ia lapar.
Xiao Xi berdiri dan meminta Jiang Chen menggendongnya ke kamar mandi. Jiang Chen menolak dan meninggalkan Xiao Xi, Xiao Xi kecewa banged dan menarik tangan Jiang Chen. Xiao Xi memeluk Jiang Chen dan menunjukkan wajah manja-nya minta digendong HAAHAHAHHA.
Jiang Chen mengalah dan mengatakan hanya sampai di ruang tengah saja. Xiao Xi setuju. Xiao Xi sangat senang dan segera melompat memeluk Jiang Chen, Jiang Chen menggendongnya ke ruang tengah.
Xiao Xi meminta Jiang Chen membawanya ke dapur dulu karena ia haus. Jiang Chen bertanya, memangnya kau tidak punya kaki?
Xiao Xi membenarkan kalau ia tak punya kaki dan mengunci Jiang chen dengan kakinya. Jiang Chen tersenyum dan membawa Xiao Xi ke dapur. Xiao Xi terus bergantung pada Jiang Chen saat Jiang Chen menuangkan minuman untuk Xiao Xi.
Xiao Xi mengatakan kalau ia lapar. Jiang Chen mengingatkan kalau sekarang sudah siang dan menyuruh Xiao Xi memikirkan makan malam nanti. Xiao Xi berfikir.

Jadi rencananya malam ini mereka akan makan masakan rumah, mereka sudah membeli banyak bahan dan akan memasaknya. Mereka berdua menatap bahan makanan dan bingung mau masak apa. Kayaknya dua-duanya sama sekali nggak bisa masak.
Pertama, menggunakan celemek. Xiao Xi memasangkannya untuk Jiang Chen. Mereka berencana memasak sup dan Xiao Xi menyuruh Jiang Chen bagian memotong bahan, karena Jiang Chen adalah dokter yang berpengalaman dengan pisau HAHAHAAHAHA.
Jiang Chen mengingatkan itu pisau bedah, Xiao Xi tak peduli dan bertanya apakah Jiang Chen punya pisau di tasnya, Jiang Chen membenarkan. Xiao Xi menuduh Jiang Chen sangat pervert karena menyimpan pisau ditasnya. Jiang Chen mengatakan kalau ia lebih pervert dari yang Xiao Xi bayangkan dan bertanya apakah Xiao Xi ingin mencoba. Xiao Xi tersenyum dan menolak HAHAHAHAHAHAHAHAHA.
Jiang Chen benar-benar menggunakan pisau bedahnya untuk mengurus potongan ayam? HAHAHHAHAHAHA.
Mereka memasak dengan lucu, Xiao Xi aja kelihatan awkward saat memasukkan air untuk sup dan bertanya-tanya apakah airnya sudah cukup.
Xiao Xi ragu dengan masakan mereka ini dan mengajak Jiang Chen makan diluar. Tapi Jiang Chen memaksa mereka akan masakan rumah malam ini.

Dan akhirnya waktu makan malam tiba. Masakan mereka terlihat tidak menjanjikan, bahkan mereka sendiri takut untuk memakannya HAHAHHAHAAHAHA.
Jiang Chen sudah menyumpit satu, tapi takut mencobanya, jadi ia menawarkan Xiao Xi untuk mencoba duluan. Xiao Xi tentu saja menolak, tapi Jiang Chen memaksa dengan menyuapnya. Xiao Xi tak punya pilihan dan memakannya.
Karena Xiao Xi kelihatan baik-baik saja, Jiang Chen juga makan. Xiao Xi tertawa dan keduanya sama-sama memuntahkan yang mereka makan HAHHAHAAHAHA. Asiiiiiin.
Jiang Chen bertanya sebanyak apa Xiao Xi memasukkan garam dan Xiao Xi membalas kalau Jiang chen yang memasukkan garam lol.
Xiao Xi juga ingin melakukan hal yang sama dengan menuangkan sup untuk Jiang Chen, tapi Jiang Chen tak makan sup, jadi ia harus memakannya sendiri.
Wajah Xiao Xi lucu banged, aku penasaran gimana rasanya HAHHAAHAHAHA.

Malam harinya, Jiang Chen membaca buku dan Xiao Xi tiduran di pangkuannya. Xiao Xi terus menatap Jiang Chen dan bertanya apakah Jiang Chen tidak merasa bosan?
Jiang Chen mengatakan ia tak bosan. Xiao Xi mengajak Jiang Chen tidur di lantai tanpa bergerak dan Jiang Chen boleh menendangnya.
Jiang Chen menatap Xiao Xi dan mengatakan kalau kegilaan Xiao Xi memang diluar batas yang bisa ia bayangkan HAHAHHAHAHAHAHAHAA.
Tiba-tiba mesin cuci berbunyi, Xiao Xi bingung karena ia tidak merasa sedang mencuci. Jiang Chen mengatakan kalau ia mencuci pakaiannya kemarin. Ia menyuruh Xiao Xi menjemurnya sementara ia akan ke minimarket membeli sesuatu.
Xiao Xi menolak. Jiang Chen mendekatkan wajahnya ke arah Xiao Xi dan Xiao Xi memalingkan wajahnya, ia akan menjemurnya. Jiang Chen membelai rambut Xiao Xi dan menyukai Xiao Xi yang penuruth HAHHAHAHAHA.

Xiao Xi selesai menjemur pakaian saat pintu rumahnya diketuk dan Xiao Xi protes karena Jiang Chen keluar tapi nggak membawa kunci.
Xiao Xi membuka pintu dan shock karena yang datang adalah ayah dna ibunya. Jiang Chen ada dibelakang mereka.
Xiao Xi bertanya kenapa ayah dan ibunya datang selarut ini. Ibu mengatakan ayah ada cek kesehatan dan tak sengaja bertemu dengan Jiang chen dibawah, jadi mereka mengajaknya keatas.
Xiao Xi terdiam dan ibu menyuruhnya untuk mengambil air untuk ayah. Ibu mengikuti Xiao Xi ke dapur dan mengingatkan Xiao Xi untuk menyembunyikan semua pakaian Jiang Chen, kalau ayah melihatnya bisa gawat.
Xiao Xi ingat ia baru menjemur pakaian Jiang Chen dan ibu menyuruhnya ke balkon untuk mengambil pakaiannya dan membuang pakaian Jiang Chen kebawah HAHAHAHAHAHA.
Xiao Xi cukup kagum karena ibu kelihatan sangat berpengalaman.

Xiao Xi hati-hati ke balkon sambil melihat ayah dan Jiang Chen duduk bersama. Ayah bertanya Xiao Xi mau kemana dan Xiao Xi mengatakan kalau ibu menyuruhnya mengangkat kain karena ada embun dimalam hari.
Xiao Xi berhasil membohongi ayah dan segera mengambil pakaian Jiang Chen, Xiao Xi benar-benar membuang pakaian Jiang Chen HAHAAhAhAhaa.
Ayah mengatakan kalau mereka sudah mengenal Jiang Chen sejak kecil, dan hari ini ia ingin mengajak Jiang Chen minum. Ayah menuangkan minuman untuk Jiang Chen dan Jaing Chen minum one shot.

1 jam kemudian, mereka terus minum-minum dan Jiang Chen kelihatan sudah sangat mabuk. Xiao Xi sangat khawatir.
Ayah berkata pada Jiang Chen, puteriku, Chan Xiao Xi, hanya ada satu kata untuknya. Luar Biasa!
Jiang Chen mengerti. Ibu mengejek ayah, dengan kemampuan minum alkoholmu yang hanya segini, kau berani mengajak calon menantumu minum alkohol untuk mengetesnya.
ayah protes karena ibu mengejeknya, padahal ia kuat minum. Ibu melihat keduanya sudah sangat mabuk dan menyuruh mereka berhenti. Ibu memutuskan membawa ayah pulang dan menyuruh Xiao Xi mengurus Jiang Chen, ia akan mengurus ayah.

Setelah orang tuanya pulang, Xiao Xi melihat Jiang Chen yang mabuk berat dan menyuruh Jiang Chen bersandar padanya dan tidur sebentar.
Jiang Chen menurut, tapi kemudian ia terbangun. Ia mengatakan akan menceritakan sebuah kisah pada Xiao Xi.
Ini adalah kebiasaan mabuk Jiang Chen yang nggak berubah, jadi dia mulai menceritakan tentang disebuah hutan yang sepi, tengah malam, bintang-bintang bersinar, kita tidur dengan nyenyak, pengawal datang dan melindungi kehidupan kita.
Xiao Xi mengerutkan keningnya, dan Jiang Chen bertanya siapa pemimpin mereka. Xiao Xi tahu kebiasaan mabuk Jiang Chen dan mengatakan pemimpin mereka adalah Black Cat. Jiang Chen mulai menyanyikan OSt Black Cat seperti saat ia mabuk saat ia kecil dulu HAHHAHHAHA.
Xiao Xi tertawa dan menyuruh Jiang Chen berhenti, ia menutup mulut Jiang Chen dan menyuruhnya tidur.

Tapi Jiang Chen terbangun lagi dan mengatakan kalau ia ingin mencari Xiao Xi. Xiao Xi mengatakan kalau ia adalah Chen Xiao Xi.
Jiang Chen dalam mabuknya menatap Xiao Xi dan mengatakan kalau ia seperti mengenal Xiao Xi. Xiao Xi menyuruh Jiang Chen untuk tidur dan membaringkan Jiang Chen di bahunya.
Tapi Jiang Chen bangun lagi dan bertanya, apa kau benar Xiao Xi?
Xiao Xi mengatakan kalau ia adalah Chen Xiao Xi. Jiang Chen memeluk Xiao Xi dan memanggil namanya. Ia mengatakan kalau ia sangat merindukan Xiao Xi.
Xiao Xi mengerti, ia membelai rambut Xiao Xi dan memeluknya dengan erat.
Awwwwwwwwwwwwww.

Xiao Xi sedang di kantor saat rekan kerjanya meminta Xiao Xi menandatangani komik milik keponakannya, tapi Xiao Xi agak sombong mengatakan ia tak mau, karena tanda tangannya jelek HAHAHHAHAHA.
Bos kemudian datang memberi kabar kalau Xiao Xi akan melakukan fansign, karena komik Xiao Xi cukup populer dan pihak penerbit ingin melakukan acara fansign. Xiao Xi senang sekali tapi ia bertanya-tanya apa orang-orang akan datang?
Bos yakin kalau pasti banyak yang mengantri nanti. Xiao Xi bersemangat untuk menelpon teman-temannya, ia akhirnya punya sesuatu yang bisa pamerkan.

Pertama, Xiao Xi menelpon Jiang Chen. Jiang Chen sedang sibuk memeriksa pasien saat Xiao Xi memberitahukan hari sabtu nanti akan ada acara fansign dan ia ingin Jiang Chen datang.
Jiang Chen ingat kalau ia ada seminar akhir pekan ini, jadi ia tak bisa datang. Xiao Xi kecewa, tapi ia mengerti karena pacarnya sibuk.
Kedua, Xiao Xi menelpon Jing Jing. Jing Jing sedang sibuk dikampus, ia sedang berdiskusi dengan dosen-nya saat Xiao Xi menelpon.
Xiao Xi menceritakan bagaimana komiknya terjual dengan baik dan akan mengadakan fansign, ia meminta Jing Jing datang. Tapi Jing Jing sudah ada janji dengan dosen-nya akhir pekan nanti, jadi ia tak bisa datang.
Ketiga, Xiao Xi menelpon Bo Song. Bo Song sedang bersama managernya yang mencoba meyakinkan Bo song untuk tidak hiatus dari dunia hiburan, karena Bo Song sedang sangat populer, sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan. Ia bahkan sudah mendaftarkan Bo song di acara dating variety show. Manager ingin membantu Bo Song melupakan Xiao Xi HHAHAAHAHAHA.
Saat Xiao Xi menelpon, Bo Song awalnya ragu mengangkatnya, tapi akhirnya ia bicara juga. Xiao Xi mengatakan mengenai acara fansignnya, tapi Bo Song tidak bisa datang dengan alasan jadwalnya sangat padat.
Terakhir, Xiao Xi menelpon Lu Yang yang memberi nama Xiao Xi dengan 'si kaki pendek Xi' di HP-nya HAHHAHAHAHAHAHA.
Lu Yang menolak datang karena ia tahu kalau Xiao Xi akan pamer disana hHAHAHAHAHHA. Xiao Xi memohon tapi Lu Yang malah menutup telpon karena ada fans yang datang meminta foto dengannya wkkwkwkwkwk. Populer ya sekarang XD

Xiao Xi sangat kecewa karena tak ada satu-pun temannya yang bisa datang di acara fansign-nya nanti.
Bos awalnya mengejek Xiao Xi karena Xiao Xi kelihatan nggak punya teman HAHAHHAHA. Tapi kemudian ia menghibur Xiao Xi, ia mengatakan saat mereka tumbuh dewasa, jarak akan semakin terlihat karena orang-orang punya urusan mereka masing-masing, jadi memang sangat sulit menemukan waktu untuk berkumpul.
Xiao Xi mendesah dan mengatakan kalau ia baik-baik saja, setidaknya ia masih punya fans yang akan datang, cinta dari fans-nya membuatnya kuat.
Meski berkata begitu, tentu saja Xiao Xi sangat sedih. Bos hanya bisa memberinya semangat.

Hari-H, fansign Chen Xiao Xi, manga-ka dari komik berjudul 'To Our Pure Little Beauty'. Acara fansign dilakukan di kampung halaman Xiao Xi, di toko buku yang biasa mereka datangi.
Ternyata yang datang hanya sedikit dan Xiao Xi kecewa, ia melirik bos dengan tajam, karena kemarin bos bilang yang datang bakalan banyak.
Bos membuat alasan kalau nanti pasti banyak yang datang, karena ini baru mulai. Untuk mengulur waktu, bos meminta Xiao Xi untuk menandatangani dengan pelan dan banyak bicara pada fans yang datang, gambarkan mereka sesuatu. Ia akan mengontak penerbit lagi, karena ia pikir mungkin publikasi mengenai fansign ini tidak bagus, jadi banyak fans yang tidak tahu.
Xiao Xi hanya bisa cemberut saja dan Bos meninggalkannya setelah memberi semangat.

Acara fansign dimulai. Xiao Xi mulai menandatangi dan banyak yang mengatakan kalau ia menyukai Xiao Xi.
Tiba-tiba seseorang datang dan mengatakan kalau ia menyukai Xiao Xi juga. Xiao Xi merasa ia mengenal suara itu dan mendongak.
Xiao Xi melihat Jiang Chen datang, ia sangat senang dan ia lebih bahagia, karena Jing Jing, Lu Yang dan Bo Song juga datang bersama Jiang Chen.
Lu Yang mengejk fansign Xiao Xi yang tidak banyak orangnya dan Xiao Xi malah ingin pamer pada mereka HAHAHHAHAAHHA.
Xiao Xi tersenyum melihat mereka, ia sangat bahagia teman-temannya bisa datang ke acara fansignnya, itu sudah cukup baginya.
Jiang Chen gemes banged dan mencubit pipi Xiao Xi.

Acara fansign selesai, teman-teman masih disana dan mengecek komik Xiao Xi, mereka membicarakan karakter mereka yang ada dalam komik Xiao Xi. Tapi mereka jadi malu karena itu adalah tentang masa SMA mereka.
Bo song kemudian mengajak mereka untuk makan diluar. Lu Yang, Bo Song dan Jing Jing pergi duluan, meninggalkan Xiao Xi dan Jiang chen.
Jiang Chen mengulurkan tangannya dan Xiao Xi menyambutnya dengan bahagia,

Xiao Xi dan Jiang Chen berjalan berdua sambil bergandengan tangan, dijalan yang biasanya mereka lalui saat berangkat dan pulang sekolah.
Keduanya berjalan dengan bahagia dan perlahan kita melihat bayangan mereka berdua saat masih SMA, saat mengenakan pakaian SMA, mereka berdua bergandengan tangan, saling menatap dan tersenyum.

-THE END-

Epilog 1

Suatu hari dimusim panas, Jiang Chen pulang sekolah dan Xiao Xi mengejarnya dari belakang, ia meminta Jiang Chen menunggunya.
Xiao Xi mengeluh karena tasnya sangat berat. JIang Chen mencoba mengangkatnya dan mengatakan siapa suruh Xiao Xi menaruh banyak buku di dalamnya. Jiang Chen mengangkat tas Xiao Xi sambil terus bejalan, supaya Xiao Xi tidak merasakan beratnya tas itu, awwww.
Xiao Xi mengatakan kalau Bo song yang menaruhnya di dalam tasnya karena takut dia akan terbang kalau ada angin badai HAHAHAHHAHA.
Jiang Chen kesal mendengar nama  Bo Song dan Xiao Xi yang terus membicarakan Bo Song itu begini dan begitu.
Jiang Chen melepaskan tangannya dari tas Xiao Xi dan tentu saja Xiao Xi hampir jatuh karena Jiang Chen melakukan itu tiba-tiba. Saking kesalnya, Jiang Chen juga melepas tasnya dan menyuruh Xiao Xi membawakannya.
Xiao Xi bingung dan menyuruh Jiang Chen menunggunya. Jiang Chen berjalan didepan Xiao Xi dan bertanya kenapa ia harus menunggu Xiao Xi. Xiao Xi mengatakan jika Jiang Chen meunggunya, akan terjadi hal bagus.
Jiang Chen berhenti dan melihat ke belakang. Xiao Xi tersenyum dan melepaskan tas Jiang Chen dari lehernya, ia memasangkan pada Xiao Xi. Xiao Xi tersenyum dan Jiang Chen membalas senyumannya.
Jiang Chen berlari meninggalkan Xiao Xi dan Xiao Xi mengejarnya.

Komentar: AWWWW, Ini harusnya epilog buat episode dulu-dulu kan ya? Kenapa coba nggak dulu aja dimasukin-nya, soalnya manis bangeeeeeeeeed. Jiang Chen lhpo di episode awal nggak pernah senyum begitu, selalu berwajah dingin sedingin es. Ternyata ada masa dimana dia senyum juga sama Xiao Xi. HAHAHAHAHAA. BTW sebelum nonton episode ini aku udah duluan liat BTS epilog ini, aku waktu itu berharap episodenya tayang tapi nggak tayang2, ternyata buat epilog lol.

Epilog 2: Jiang Chen's Narration

Di epilog episode terakhir ini, diceritakan masa lalu Jiang Chen dan Xiao Xi dan juga narasi bagaimana perasaan Jiang Chen pada Xiao Xi yang sebenarnya masa-masa SMA mereka. Sebenarnya agak berantakan susunannya, aku juga jadi bingung. Aku akan berusaha menjelaskan dengan caraku sendiri, supaya lebih mudah dimengerti.
Note: Yang garis miring dan dikutip adalah narasi Jiang Chen.


Saat Jiang Chen ke rumah Xiao Xi untuk pertama kalinya, saat Jiang Chen sakit lambung dan Xiao Xi menyuruhnya ke rumah karena akan memasakkan mie untuk Jiang Chen, Jiang Chen menatap Xiao Xi yang sedang memasak dan ia mulai berfikir.
Jiang Chen melihat Xiao Xi yang kesulitan memasak untuknya.

"Kadang-kadang, aku penasaran apakah ini karena karma dari kehidupan masa laluku. Karma 'kenapa aku sangat mencintainya sekarang' mungkin dimulai sejak saat itu."
Flashback ke masa SMA Xiao Xi dan Jiang Chen, di episode 1 saat bersih-bersih halaman, Xiao Xi mengatakan kalau ia menyukai Jiang Chen, tapi Jiang Chen mengatakan ia tak menyukai Xiao Xi.

"Sepertinya nilai ujian tahun ini, nilai Xiao Xi lebih rendah dari tahun kemarin, lebih rendah 5 poin dari tahun kemarin. Dia tidak pernah mengerti apa yang aku katakan. Dan aku tidak pernah mengerti, kakinya sangat pendek tapi kenapa dia bisa berlari secepat itu saat mengikutiku? Jadi aku sengaja berjalan lebih cepat dari biasanya, untuk melihat apakah dia bisa mengejarku atau tidak. Tapi aku terjejut, dia selalu bisa mengejarku. Lalu perlahan aku mulai menyadari, kalau aku mulai menunggunya untuk mengikutiku dan memperhatikannya."

Sejak awal, Xiao Xi adalah orang yang selalu mengikuti Jiang Chen. Xiao Xi selalu bersemangat jika berhubungan dengan Jiang Chen, ia selalu mengikuti Jiang chen dibelakang, meski kadang dia diam-diam mengikuti Jiang Chen, Jiang Chen sebenarnya tahu akan hal itu. Jiang Chen mulai merasa tertarik pada Xiao Xi yang selalu mengikutinya dan sengaja berjalan cepat atau mengayuh sepedanya dengan cepat, untuk melihat apakah Xiao Xi masih bisa mengejarnya dan ia cukup kaget karena Xiao Xi selalu berhasil mengikutinya dibelakang. Waktu berlalu dengan keadaan seperti itu, lama-lama Jiang Chen mulai menyadari kalau ia mulai menunggu Xiao Xi untuk mengikutinya. Intinya sih dia mulai menikmati Xiao Xi yang terus mengikutinya dan perlahan ia mulai memperhatikan Xiao Xi juga. Bagaimana Xiao Xi yang selalu mengayuh sepeda dibelakangnya, Xiao Xi yang bangun pagi-pagi sekali hanya untuk memberikan sarapan roti padanya.

"Dan kemudian aku mengetahui, kalau gadis ini, Chen Xiao Xi, dari pagi sampai malam, selalu menimbulkan masalah. Aku selalu harus membantunya. Untuk membantunya, aku menulis surat penyesalan untuk pertama kalinya. Ngomong-ngomong aku pikir dalam hal menulis surat penyesalan, dia lebih baik daripada aku. Untuk mengembalikan uang kas padanya, aku harus membantu guru menulis memo, menulis saat pelajaran sedang berlangsung dan saat jam istirahat. Aku bahkan tidak tahu apa yang kami pelajari saat itu karena aku tidak memperhatikan, aku sibuk menulis memo."

KIta derlihatkan sebuah adegan yang di cut, dimana Xiao Xi sepertinya terlibat adu mulut dengan seorang preman dan Jiang Chen membantunya.
Adegan dimana Jiang Chen berdiri melindungi Xiao Xi karena masalah surat cinta, dimana mereka berlima harus menulis surat penyesalan. Saat Xiao Xi kehilangan uang kas, Jiang Chen membantu guru menulis memo dan  ternyata menulisnya itu Jiang Chen butuh waktu lama, saat jam pelajaran dan istirahat dia nggak memperhatian, demi Xiao Xi dia terus menulis memo, agar ia bisa membantu Xiao Xi mengambil uang kas yang ia selipkan di buku tugasnya. awwwwww.


"Tapi, kadang-kadang dia sebenarnya tidak perlu dikasihani."

Wu Bo Song mulai muncul dalam kehidupan mereka dan memberikan perhatian yang lebih pada Xiao Xi sehingga selalu terlihat bersamanya. Apalagi saat Xiao Xi dan Bo Song memakai baju couple.
Saat adik Jiang Chen mengatakan kalau Xiao Xi itu cukup manis dan ingin punya pacar seperti Xiao Xi suatu hari nanti, dalam hatinya Jiang Chen berkata, 'kau hanya bisa bermimpi'. HAHAHHAHAHAHA.
saat Xiao Xi pindah dari asrama, ia melihat Xiao Xi bersama pria tak ia kenal. Jiang Chen benar-benar cemburu omg, bahkan sama adiknya sendiri wkkwkwkw.
Dalam narasinya, Jiang Chen mengaku ia cemburu.

"Saat itu aku mulai merasa cemburu. Kemudian aku mendengar dia akan pindah sekolah, aku tidak tidur sama sekali malam itu. Aku tiba-tiba merasa takut kalau dia benar-benar akan pergi. Jadi aku memutuskan untuk langsung memaafkannya dan menemukan cara bagaimana agar dia tidak jadi pindah sekolah."

Jadi malam saat Jiang Chen mendengar pembicaraan ibunya dan Ibu Xiao Xi mengenai Xiao Xi yang aka pindah sekolah, ternyata Jiang Chen galau semalaman memikirkan bagaimana cara agar Xiao Xi tidak pindah sekolah. Karena itu ia sengaja memberitahu Jing Jing dan Lu Yang, supaya dia tidak berfikir sendirian dan ada temannya yang membantu Xiao Xi agar tidak pindah sekolah.

"Lama kelamaan, aku mulai menyadari kalau dia ternyata cukup manis. Setiap kali aku memikirkannya, aku tidak bisa menahan senyumanku. Kadang-kadang aku tidak bisa menahannya dan aku ingin melindunginya. Tapi kadang aku juga tak tahan dan ingin menganggunya."

Saat Xiao Xi membaca buku di toko buku, Jiang Chen tersenyum padanya, disana Jiang Chen mulai merasa kalau Xiao Xi itu manis. Dia bahkan mulai mengibaratkan kalau Xiao Xi anak anjing, makanya dia cerita begitu ke adiknya. Jiang Chen merasa Xiao Xi sangat manis saat menangis dilengan bajunya awwwww.
Ada juga adegan yang di cut, yang diperlihatkan, saat Xiao Xi hampir tertabrak mobil, Jiang Chen melindunginya. Di teaser ada, didrama ga ada, di epilog akhir ini mereka memasukkannya.
Adegan saat Jiang Chen akan membantu Xiao Xi mengambil buku tapi ternyata malah meletakkannya ditempat yang lebih tinggi, judul bukunya ternyata adalah "Bagaimana cara membuat orang yang tunggi dan pintar jatuh cinta padaku." HAHHAAHHAAHA.

"Tapi setiap kali aku ingin melakukan sesuatu untuknya, dia selalu membuatku marah. Aku sengaja memilih orang lain, memangnya siapa suruh dia berlari dengan orang lain di lapangan olahraga? Melihatnya saja sudah membuatku sebal."

Pada saat pemilihan ketua kelas, Jiang Chen mengatakan Xiao Xi tidak cocok menjadi ketua kelas dan sengaja vote untuk Li Wei, ternyata karena Jiang Chen cemburu, dia melihat Xiao Xi dan Bo Song asik di lapangan olahraga HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA.
Pada saat Jiang Chen membayar jersey MU pada Xiao Xi, Xiao Xi menangis dan melempar uangnya, berteriak pada Jiang Chen kalau tidak mungkin selamanya ia hanya menyukai Jiang Chen.

"Pada saat itu, aku belum menyadari kalau aku sudah mulai menyukainya. Hari itu, dia menangis sangat menyedihkan. Aku tiba-tiba berfikir, sejak hari itu aku berusaha untuk tidak membuatnya menangis. Tapi... sepertinya aku tidak bisa melakukannya. Karena kami berdua sering berbeda pendapat."

Sejak kejadian Jersey itu, Jiang Chen tidak ingin membuat Xiao Xi menangis lagi. Tapi pada akhirnya dia selalu membuat Xiao Xi menangis, saat Xiao Xi terjatuh dan tangannya terluka, saat Xiao Xi ingin bekerja sambilan tapi Jiang Chen tidak menyukai ide itu. Jiang Chen sering membuat Xiao Xi bersedih.
Pada saat Xiao Xi meminta putus dari Jiang Chen, Jiang Chen mulai sedikit sombong.

"Pada saat itu, aku pikir dia hanya mengujiku, semuanya akan baik-baik saja setelah dia tenang. Tapi kemudian, aku menyadari kalau cara berfikirku terlalu simple. Tiga tahun saat aku di Peking Union Medical College, waktu berlalu dengan sangat cepat."

Yang aku maksud sombong diatas adalah, karena Xiao Xi selalu mengikutinya, jadi saat bertengkar Jiang Chen yakin nanti Xiao Xi akan kembali lagi padanya. Intinya sih karena Xiao Xi biasanya begitu, jadi Jiang Chen nggak pernah berfikir kalau mereka akan benar-benar berpisah. Tapi pada kenyataannya setelah ia ke Beijing, Xiao Xi tidak menghubunginya. Saat Jiang Chen kembali ke kampung halaman untuk menemui Xiao Xi, ia malah melihat Xiao Xi berpelukan dengan Bo Song di Bandara. Saat ia menghubungi Xiao Xi, seperti biasa, Jiang Chen membuat alasan salah nomor dan Xiao Xi mengatakan ia akan ganti nomor. Jiang Chen sangat marah dan melempar ponselnya ke danau/sungai.
Adegan ini di cut di drama, jadi nggak ada, padahal kalau ada jadi jelas kan alasan kenapa mereka putusnya.
Tapi selama masa itu, Setiap ditanya apakah Jiang Chen punya pacar, selama ini Jiang Chen selalu menjawab punya. Ia masih menganggap Xiao Xi pacarnya meski sudah putus 3 tahun lalu.

"Aku sebenarnya tahu kalau aku selalu tidak bisa menunjukkan perasaanku sebenarnya, selalu menggunakan topeng setiap hari (untuk menutupi perasaan sebenarnya). Itu sangat tidak nyaman dan aku tidak bisa bernafas. Jadi aku berfikir aku harus menemukannya lagi. Tidak peduli siapapun disisinya."

 
Dan Begitulah Jiang Chen akhirnya menemukan Xiao Xi lagi, saat mereka reunian di lobi rumah sakit. Jiang Chen sudah memutuskan kalau ia menemukan Xiao Xi lagi, tak peduli siapa yang ada disisi Xiao Xi saat itu, ia akan merebut hatinya kembali. (Pada saat ini nih aku kesal banged sama Jiang Chen, pengen memenangkan hati Xiao Xi lagi tapi kepedean dan ga mau ngakui kesalahan masa lalu wkkwkwk).
Ada ditunjukkan adegan yang di cut lagi, kayaknya pas masa SMA atau pas mereka masih kuliah, saat Xiao Xi dan Jiang Chen jalan-jalan dipinggir sungai, Xiao Xi bertanya pada Jiang Chen apakah dia harus menindik telinganya. Jiang Chen dengan cepat menjawab kalau ia tak suka. Xiao Xi senang karena ia tak tahu Jiang Chen begitu peduli padanya.

"Aku tahu kalau aku sangat egois, tapi dia sangat baik. Dia tidak hanya bisa mentoleransi sifatku yang dingin, keanehanku, sifatku yang tak bisa dekat dengan orang lain, tapi dia juga bisa menikmati saat-saat itu. Keberadaannya, seperti sebuah karakter game yang diciptakan khusus untukku atau hanya kegilaan. Tapi aku merasa aku sangat beruntung, bisa menggenggam kegilaan ini. Xiao Xi, aku sangat berterima kasih. Karena kau kembali dan kita bisa kembali bersama-sama."

Dibagian ending drama ini, kita melihat pembicaraan fans Xiao Xi yang sedang mengantri untuk tanda tangan. Mereka membicarakan siapa karakter yang mereka sukai dan seseorang menjawab tentu saja Wu Bo Song, karena berlian di cincin yang diberikan Bo song sangat besar.
Saat itu Bo song muncul dibelakang mereka dan melihat gadis itu.
*btw gadis itu kok kayak dokter Su ya?

Komentar:
HUWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA BERAKHIR JUGA INI DRAMA YA AMPUUUUUN!!!
Drama yang sudah aku tunggu-tunggu sejak bulan Agustus 2017, katanya akan tayang akhir september, ditunggu sampai oktober nggak tayang-tayang terus dapat kabar kalau akan tayang mulai november dan ternyata benar banged, tayang november. Beruntung ada yang ngesub dan cepet pula, aduhhhh, pokoknya ini drama blessed banged deh. Beruntung aku nemu stills-nya dan tertarik menunggu drama ini, ternyata penantian panjang dan perjuangan nggak sia-sia. Meskipun banyak kekurangan disana sini, tapi aku menyukai drama ini^^~

Kisah cinta Jiang Chen dan Xiao Xi ini adalah cinta karena terbiasa. Mereka sudah mengenal sejak masih kecil dan Xiao Xi menyukai Jiang Chen sejak SMP dan mulai terus mengikutinya. Akhirnya di last episode ini kita mendengarkan narasi Jiang Chen bagaimana sebenarnya hubungan mereka dari sudut pandang Jiang Chen.
ternyata dulu Jiang Chen itu sebenarnya terganggu juga diikuti terus, tapi lama-lama dia jadi penasaran dan menikmatinya, bahkan menguji Xiao Xi dan cukup kaget karena Xiao Xi selalu bisa mengejarnya. Ia mulai suka pada Xiao Xi dan perlahan-lahan, di gadis yang selalu mengikutinya itu jadi bagian dari kesehariannya dan begitu ia sadar, ia tak bisa hidup tanpa Xiao Xi.
Meski Jiang Chen dingin, tapi sebenarnya Jiang Chen sayang banged pada Xiao Xi.

Jiang Chen pernah mengatakan di episode sebelumnya kalau semua orang berfikir cinta Xiao Xi itu lebih besar daripada cinta Jiang Chen, tapi bagi Jiang Chen, cintanya pada Xiao Xi jauh lebih besar, hanya saja orang lain tidak tahu.
Xiao Xi akan baik-baik saja tanpa Jiang Chen, meski mungkin butuh waktu, dia akan baik-baik saja. Tapi bagi Jiang Chen, Xiao Xi selalu ada disekitarnya, nggak pernah meninggalkannya dan tiba-tiba tanpa Xiao Xi, dia beneran merasa hampa, ia bahkan menyelesaikan studinya selama 3 tahun dan kembali untuk memenangkan hati Xiao Xi lagi. Dia baru menyadari kalau Xiao Xi itu segalanya baginya. Awwwwwwwww.
Jiang Chen mengakui kalau dia memang egois dan bukan pria yang bak 100%, tapi Xiao Xi selalu ada untuknya, Xiao Xi satu-satunya yang tahan dengan sikap dinginnya dan justru menikmati sikap Jiang Chen padanya, makanya Jiang Chen jadi makin suka.
AAACKKKKKKKKK.

Adegan-adegan di episode ini gila manis bangeeeeeeed. Mereka itu udah kaya pengantin baru. Dulu pas teasernya baru rilis, aku pikir adegan manis di episode 23 ini adalah saat mereka mulai tinggal serumah lho, tapi ternyata pas baru lamaran HAHAHHHA. Padahal aku berharap mereka tinggal serumah lho, alias cepat menikah. Di teasernya ada suara anak kecil namanya Jiang Xiao Ke kalau aku nggak salah, itu anaknya Xiao Xi dan Jiang Chen, sayangnya disini kita nggak bisa melihatnya hehehhehhe.
Xiao Xi manja banged sama Jiang Chen sumpah deh, dan Jiang Chen manis banged selalu nurut ini dan itu. Pokoknya episode 23 ini membuat aku memaafkan Jiang Chen dimasa lalu HAHAHAHHAHAHAAHAHAHA.
Aaackkk, gemesssssssss.

Tapi aku masih merasa script drama ini kurang jelas, banyak plot yang terasa hambar, apalagi saat mulai memasuki part akhir drama ini.
Masalah kissu pertama Jiang Chen dan Xiao Xi, sama sekali nggak dibahas lagi. Kita bisa sih menganggap kalau Xiao Xi nggak ingat, tapi aku pengen Jiang Chen setidaknya mengatakan mengenai itu, membahasnya gitu. Kayak di Itakiss kan akhirnya adik Naoki memberitahu Kotoko saat mereka menikah hehehehhehe. Itu sumpah ngegantung banged.
Aku sebenarnya ingin melihat bagaimana reaksi orang tua saat tahu Xiao Xi dan Jiang Chen pacaran. Aku sudah menunggunya adanya adegan itu, tapi sama sekali nggak ada, aku kecewa. Padahal aku pengen liat reaksi ortu Xiao Xi dan Jiang Rui juga. Sampai akhir kayaknya Jiang Rui nggak tahu kalau anjing kecil itu adalah Xiao Xi HAHHHAHAHA.

Mengenai ending episode 23 ini, pas bagian Bo Song, aku sebenarnya mencoba menonton beberapa kali karena aku sebenarnya bingung. Tapi akhirnya aku menarik kesimpulan apa yang mungkin ingin disampaikan penulis.
Jadi pas itu mereka membicarakan karakter yang mereka sukai dari komik Xiao Xi dan seorang gadis menjawab Wu Bo Song, karena cincin Bo song itu berliannya gede. Bo song saat itu baru tiba karena undangan Xiao Xi, kayaknya dia menunggu Jiang Chen, Jing Jing dan Lu Yang, makanya masih diluar.
Dia mendengar kata-kata gadis itu mungkin dia jadi ingat Xiao Xi, Xiao Xi kan kepribadiannya memang gitu, dia suka permata yang gede. Jadi bener kayaknya ini hint kalau Bo Song belum 100% merelakan Xiao Xi dan dia masih mencari seseorang yang mirip Xiao Xi, bisa jadi itu cewek bakal jadi jodoh Bo Song. Tapi nanggung banged sumpah, masa cuma gitu HAHAHHAHAHAHAHA.

To Our Pure Little Beauty adalah judul sebenarnya dari drama ini kalau dibaca dalam bahasa China, tapi mereka mengubah judul english-nya dengan A Love So Beautiful, yang memiliki arti yang mirip dan lebih mudah dimengerti.
Aku sebenarnya lebih suka judul To Our Pure Little Beauty, makanya aku selalu memakainya dekat judul setiap episodenya~
Dalam drama ini, komik buatan Xiao Xi berjudul 'To Our Pure Little Beauty /  A Love So Beautiful', ceritanya ya sama dengan drama ini, karena menceritakan kehidupan SMA penulisnya.
Drama ini sendiri diambil dari sebuah novel berjudul sama, aku penasaran sama novelnya, kira-kira ada versi terjemahannya nggak ya?
FYI, di versi novel, tokoh Wu Bo Song sebenarnya tidak ada, director sengaja menambahkan karakter Bo Song disini, supaya ceritanya lebih wah HAHAHHAHAHA.

Overall, aku sangat menyukai drama ini, nggak nyesal sudah mengikuti dan membuat sinopsisnya, terlepas dari kekurangan disana sini, bagi yang ingin mencari tontonan menghibur dengan puppy love story, ini cocok banged, karena nggak berat sama sekali kisahnya.
Jiang Chen memang bikin baper dan senyam senyum sendiri, tapi favorite aku dalam drama ini selain female lead adalah Wu Bo Song. Bo Song benar-benar mencuri hatiku~
Aku pikir dia juga piihan bagus untuk Xiao Xi, kalau misalnya di Hurunaka no Ryuseii pasti udah jadi sama Xiao Xi. Tapi Xiao Xi dan Jiang Chen memang bikin baper. Aku suka Jiang Chen - Xiao Xi, tapi Bo Song juga suka HHAHAHAHHAHAHAHAA.

Meski drama ini berakhir di episode 23, tapi masih ada 1 episode special, episode 24, itu hanya sebuah epilog panjang dari adegan yang di cut dalam drama ini. Awalnya aku pikir kumpulan cut scene lho, taunya cuma sebuah kisah panjang Jiang Chen dan Xiao Xi hehehehehee.
Aku masih akan membuat sinopsis special episodenya + satu postingan lagi tentang A Love So Beautiful Cut Scene :)

Share:

13 comments:

  1. Uuuuuuuuuuuu ......seneng bgt akhir y selesaijga

    Aduhhhhh ...pengen deh pya pacar sekelas jiang chien dan bo song ....manis bgt kisah cinta y

    Bt bo song...abang bo song jgn sedih bang masih ada nur ko

    Bt kk y makasih udh nulis sinopsis ni...di tunggu eps sepecial y...

    Oh y good morning coll ga di lanjut tah nulis y...klo bisa di lanjut aja y kk bgs jeh cerita y

    ReplyDelete
    Replies
    1. lanjut kok, cuma aku mau menyelesaikan A Love So beautiful dulu ✌️

      Delete
    2. Nur tunggu kelanjutan y ya kk....makasih☺☺☺

      Delete
  2. awh...πŸ˜˜πŸ˜™πŸ˜˜πŸ˜™πŸ˜˜
    co cweet

    kak ini drama kedua yg bikin aku jatuh hati sama blog ini kak...
    yg prtama tuh princess hours thailand, kedua a love so beautifull.

    greget banget tiap kali bca sinopsisnya...
    bhkan udah aku doenload eps 23 tpi gk pengen aku hapus. mnizz banget😚😚😚


    aku nunggu sinop brikutnya ya kak...
    makasih untuk sinopsisnya...biar udah aku nonton tapi gk afdol klau blum bca sinopsis di blog ini..

    fightingπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–

    ReplyDelete
  3. Bravo mbak airin...πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    ReplyDelete
  4. Maaf ya karna di part 1 dan ini q jadi coment mulu😊...
    Gk tahan soalnya sama kemanisan dan kemesrahan ending drama ini... Dan gara2 ini drama aku jadi memantapkan hati buat jadi fansgirlnya si hu yitian kwkwkwkwkw boleh gk min... Request remakenya meteor garden kn yg main si shen yue juga tu dramanya belum tayang gk tau kapan tayangnya ntar kalau sudah tayang buat donk sinopsisnya...trus ditunggu tentang cuap2 selanjutnya tentang ini drama.. Karna sepertinya bakalan lama ini bs move on

    ReplyDelete
  5. ini drama ceritany ringan.. tp asli bagus bgtttt critany kakak
    ,sukaaaaa.. jiang chen sesuatu bgt ^-^ gk nyangka dr sudut pandang jiang chen cintany segede itu..

    ReplyDelete
  6. Woahh Gola romance bgt, thanks y kak udh nyelesain sinopsisny

    ReplyDelete
  7. Oyaa di tunggu projects selanjutnya kak,
    Maaf jg kak dari awal eps sampe akhir baru kasi komen skarang......
    😁😁😁

    ReplyDelete
  8. Suka banget sama pasangan ini . . . Jiang chen & Xiao Xi
    Wo ai ni Jiang Chen ,, suka bngt sma aktingnya mereka berdua so cute ...
    Mudah2 an aj ada season 2 ny ..
    Amieenn . . . #Ngarepbngt

    Yh unnie aku jga nonton trailer ny di youtube ada suara anak kecilnya berharap di eps terakhir diperlihatkan mrka brdua punya anak,, ehh ternyara cuma sampai tunangan. Gpp dech yg pntg happy ending. (Walaupun masih ngarep season2)

    Xie xie unnie udh buat sinopsis drama ini,, ditunggu eps selanjutnya yh unnie ,,,

    Gomawoyo,,
    Mian, klo commentny kpnjngn. :)
    #Fighting:D

    ReplyDelete
  9. Asli ini drama china pertama yang aku tonton awalnya gak bakal mau nonton drama dari sana soalnya gak tau budayanya gak tau alurnya beda kaya korea yang yah begitulah namanya juga fangirl pasti sedikit banyak udah hafal karakter alur dramanya bakal kek gimana, awalnya mikir dramanya ya paling gitu2 aja, pas lihat drama ini di IG story teman eh kayaknya lucu deh, trus lanjut ke web lihat eps 1 wow aku benar2 suka drama school tapi yang ini gila keren abizzz, trus berlanjut2 samapai eps 23 di tengah2 drama eh error subnya telat aduh bingung udah cari2 alternatif streaming lain gak ada eh gak senganja ketemu blog ini, kalau gak ketemu blog ini paling udah mati gantung diri kali ya saking penasarannya endingnya kaya gimana (ehehehe lebay yaπŸ˜‚πŸ˜‚) btw makasihhhπŸ’‹πŸ’‹

    ReplyDelete
  10. Suka banget baca sinopsis2 disini. Ceritanya jadi seru banget. Kdang malah lebih seru sinopsisnya daripada nonton drama langsung. Uncchh kaka nya pinter banget menghidupkan ceritanya πŸ’‹πŸ’•

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts