Sunday, 3 February 2019

[Recap] Manpuku Week 18 (Episode 98-103)

Penelitian ramen Manpei dimulai diminggu ke-18 ini. Membuat sesuatu yang baru memang bukan hal yang mudah, kagum banged sama orang yang memikirkan sesuatu yang belum pernah dibuat. Manpei juga sedang berjuang dengan sesuatu yang ada dalam pikirannya dan merealisasikannya. Fukuko dengan sabar mendampingi sang suami dan percaya padanya, istri idaman banged memang deh. Tapi sayang banged ramen Manpei belum jadi minggu ini huhuhu padahal nggak sabar pengen liat.

Sinopsis Manpuku Week 18: Kansei wa mousugu!

Manpei menjadikan ladang di belakang rumah mereka sebagai tempat untuk meneliti ramen instan yang akan ia buat. Oka-san dan Morimoto-san yang dulu bekerja di pabrik garam dan daneihon milik mereka membantu Manpei untuk membangun tempat itu, kayaknya sih bakalan ikut ambil bagian membantu Manpei membuat ramen nantinya.
Kanbe yang dilarang untuk membantu Manpei karena Taka sedang hamil mengeluh pada ayah mertuanya karena ia iri pada Oka dan Morimoto akan membantu Manpei sementara ia tak bisa melakukan apapun. Tadahiko mengingatkan kalau Kanbe sudah berjanji pulang kerja langsung pulang ke rumah. Kanbe tahu akan hal itu meski ia tak mengerti sebenarnya kepada siapa ia sudah berjanji. Ibu tiba-tiba masuk dan mengatakan kalau Kanbe berjanji padanya, ibu bahkan meminta Kanbe memilih siapa yang lebih penting, Taka atau Manpei HAHAHHAHAHA. Kanbe melirik Tadahiko dan ibu bergantian, tentu saja ia menjawab istrinya lebih penting, meski hatinya tetap pada MAnpei wkwkwkkwkw.
Sementara itu Taka nggak selera makan karena kehamilannya. Saat Kanbe dan ibu masuk ke ruangan, Kanbe bertanya apakah Taka baik-baik saja dan ibu mengatakan tentu saja Taka tidak baik-baik saja dan menyinggung bagaimana Kanbe ingin pergi membantu Manpei. Taka menatap Kanbe dan Kanbe jadi takut gitu dan untuk menenangkan hati istrinya ia mengatakan kalau ia tak mungkin pergi HAHAHAHHAA. 

Manpei mulai membeli barang untuk penelitian ramen instan dan hal itu mulai membuat Fukuko bingung karena Manpei sudah menggunakan separuh uang pensiunnya. Fukuko memang tipe yang nggak akan memberi tahu suami masalah keuangan, jadi dia berusaha untuk mencari cara melakukan sesuatu.
Fukuko ingin membantu Manpei menyiapkan peralatan dan bertanya apa yang bisa ia lakukan, Manpei kemudian mengajak Fukuko ke pasar gitu, ia akan membeli bahan membuat sup dan sekalian mengantar Fukuko ke tempat kerja, tapi Fukuko naik ke gerobak yang ditarik oleh Manpei jadi Fukuko malu banged karena diliatin orang-orang. Sebenarnya Manpei banyak digosipin / diejek gitu karena dia mantan presiden koperasi Ikeda malah akan membuat ramen. Manpei juga tahu akan hal itu tapi ia tidak terlalu memikirkan hal itu. Yang ia pikirkan adalah Fukuko pasti malu atau khawatir, pria 50 tahunan seperti dirinya akan memulai bisnis baru. Mendengar itu Fukuko teringat suaminya yang mengatakan kalau ia akan membuat ramen terbaik di dunia dan hal itu membuat Fukuko mengusir rasa malunya sendiri, ia mengatakan pada Manpei untuk terus memikirkan mengenai ramen yang akan ia buat tanpa mengkhawatirkan apapun, termasuk keuangan.
Pemilik cafe tempat Fukuko bekerja juga menantikan ramen buatan Manpei meski mereka ragu apakah Manpei bisa membuat ramen yang hanya dituang dengan air panas. Tapi Fukuko meyakinkan, jika itu Manpei, Manpei pasti bisa membuatnya.

Manpei hampir dikenali oleh semua penjual di pasar Ikeda itu karena ia adalah mantan Persiden Koperasi Ikeda, bisa dibilang penjual disana dulunya partner bisnis atau dibantu oleh koperasi Ikeda. Jadi saatia belanja di pasar, Manpei nggak kesulitan karena semua penjual mengenalnya. Cuma para warga mulai bergosip Manpei yang akan buka kedai ramen, kayaknya sih ada yang kasihan ada yang menertawakan.
Suatu hari ibu berkunjung ke rumah Fukuko tapi tidak ada yang menjawab meski ia memanggil berkali-kali jadi ibu ke pergi ke belakang rumah dan shock melihat ada bangunan baru disana. Ibu mengintip dan melihat Manpei sedang memasak sesuatu dengan serius tapi clumsy banged, ibu nggak bisa berhenti mengkhawatirkan Manpei.
Ibu pulang ke rumah keluarga Kouda tanpa bertemu dengan Manpei, Fukuko ataupun cucunya dan mulai curhat pada mereka bagaimana Manpei yang dulunya adalah presiden koperasi Ikeda yang bermartabat sekarang jadi pria pembuat ramen. Ibu sedih banged HHAHAHHAAAHAHA. Keluarga Kouda mengingatkan kalau mereka sudah janji akan mendukung Manpai tapi ibu membantah ia tak pernah berjanji. Ibu mengatakan Manpei terlihat menyedihkan kalau mereka melihatnya mereka pasti mengerti perasaannya.
Kanbe menggunakan kesempatan itu untuk bertanya apakah ia boleh melihatnya dan ibu memperbolehkan. Taka mulai curiga dan Kanbe mengatakan kalau ia hanya akan pergi melihat sebentar. Kanbe bahkan nggak sempat menyelesaikan makan malamnya dan langsung kabur. Taka kelihatan sedih banged. Yoshino berusaha menghibur kakaknya dengan mengatakan Kanbe sepertinya terus mengkhawatirkan Manpei jadi apa boleh buat.
Malam itu Kanbe datang ke rumah keluarga Tachibana dan ia langsung ke belakang rumah, ia bahagia banged melihat laboratorium penelitian ramen Manpei. Niat awalnya sih Kanbe pengen menyapa Manpei gitu, tapi saat ia mengintip dan melihat Manpei sangat serius membuat sup ramen, Kanbe jadi terdiam menatap Manpei.
Fukuko keluar dari rumah dan terkejut melihat Kanbe disana. Keduanya sama-sama menatap Manpei dan Fukuko mengatakan wajah Manpei yang seperti itu, sudah lama sekali ia tak melihatnya. Kanbe setuju. Wajah Manpei yang sangat serius membuat ramen memang membuat Kanbe menahan nafas, Fukuko mengatakan kalau Manpei sedang mengerahkan semuanya untuk ramen sekarang ini.

Keesokan harinya giliran Taka, Katsuko dan Tadahiko yang mengunjungi labor tempat Manpei membuat ramen, mereka juga melihat-lihat ke dalam karena saat itu Manpei sedang tidak bekerja.
Manpei menggunakan kesempatan itu untuk menjadikan keluarga Kouda sebagai pencicip pertama sup ramen buatannya. Ia mengatakan kalau ia ingin membuat ramen yang akan dimakan oleh seluruoh orang jepang dan tentu saja disukai oleh semua orang, jadi ia ingin mereka memberikan penilaian yang jujur, kalau enak bilang enak, kalau enggak enak bilang enggak enak. Jika ada 1 orang saja yang nggak menyukainya, Manpei akan mengulanginya lagi.
Fukuko, Katsuko, Taka, Tadahiko dan ibu merasa aroma sup ramen buatan Manpei enak. Tapi saat mereka mencicipinya hanya Katsuko dan Tadahiko yang mengatakan kalau rasanya enak. Taka nggak bisa menilai dengan baik karena kehamilannya, ibu merasa kalau rasanya nggak enak. Sementara itu Fukuko mengatakan kalau ia tidak puas dengan rasanya. Menurut Fukuko bukan karena rasanya nggak enak, tapi ramen yang akan dibuat Manpei adalah ramen yang mengejutkan dunia, kalau hanya rasa seperti itu, ia tidak merasa itu akan mengejutkan dan itu juga bukan rasa yang ingin di makan orang setiap hari. Manpei mengerti dan membawa kembali supnya ke labor. Fukuko dll jadi mengkhawatirkan Manpei.

Manpei tentu saja tidak menyerah untuk membuat sup ramen. Ia sepertinya terus mencoba dengan bahan yang berbeda dengan harga lebih mahal. Meski Fukuko mengatakan kalau keuangan mereka baik-baik saja, tapi tentu saja ibu bohong, ia mulai mengkhawatirkan keuangan mereka tapi ia tak bisa mengatakannya pada Manpei. Gosip juga terus menyebar.
1 minggu kemudian, Manpei membuat sup baru dan Ibu, Katsuko, Tadahiko dan Fukuko sebagai pencicipnya. Untuk aroma, sup Manpei tidak pernah bermasalah karena aromanya enak. Tapi untuk rasa selalu ada yang tidak puas. Tadahiko dan Katsuko merasa rasa sup kali ini jauh lebih enak. Fukuko juga merasa ini enak. Tapi ibu mengatakan rasanya tidak enak, justru yang sebelumnya lebih enak. Katsuko merasa ibu mengatakan hal seperti itu karena ibu tidak suka Manpei membuat ramen, tapi ibu membantah ia hanya mengatakan sesuai dengan pendapatnya.
Ibu baru 2 kali, jadi wajar ibu masih belum puas dengan rasanya dan setelah berfikir lagi Fukuko jadi setuju dengan ibu, Fukuko juga mengharapkan rasa yang lebih enak lagi. Manpei menunduk mendengarkan mereka dan mengatakan ia mengerti, kemudian ia kembali membawa supnya.

Oka dan Morimoto menyempatkan diri singgah di tempat kerja Manpei dan mencoba sup buatan Manpei, mereka merasa rasanya enak dan bertanya dimana kesalahannya. Manpei mengatakan kalau semuanya nggak bilang enak, dia harus mengulanginya lagi. Fukuko jadi nggak enak dan meminta maaf pada Manpei tapi Manpei mengatakan Fukuko tidak perlu meminta maaf, karena ibu ada benarnya, nggak mungkin sukses hanya dengan 1 atau 2 kali percobaan, setidaknya ia harus melakukan 3-4 kali. Fukuko ingin Manpei tidak memaksakan diri tapi Manpei mengatakan jika ia tak melakukannya, sesuatu yang baru tidak akan bisa ia buat.
Oka dan Morimoto meminta Fukuko untuk tidak mengkhawatirkan Manpei karena mereka berdua akan membantu Manpei.
Saat sedang di labor, Shinichi-san tiba-tiba muncul dan membuat semuanya terkejut. Shinichi juga kaget melihat Manpei kembali seperti dulu saat Manpei membuat daneihon. Shinichi mengatakan kalau ia mendukung penelitian baru Manpei ini dan yakin Manpei bisa melakukannya.
Sebenarnya Shinichi datang untuk mendiskusikan sesuatu pada Manpei dan Fukuko. Shinichi memutuskan untuk menikah lagi dan itu membuat Fukuko dan Manpei terjejut, tapi tentu saja mereka bahagia karena Shinichi sudah menemukan seseorang yang cocok setelah 17 tahun kehilangan Saki.
Wanita yang akan dinikahi Shinichi bernama Honjo Yoshimi (35 tahun) yang kehilangan suaminya 3 tahun lalu dan mempunyai 2 orang anak. Shinichi sepertinya sudah bertemu keluarga wanita itu dan juga anak-anaknya dan Manpei berfikir nggak akan ada masalah kalau mereka sudah menerima Shinichi.
Tapi Shinichi mengatakan ia sudah berjanji pada dirinya sendiri ia akan menikah lagi hanya kalau semua orang merestui, termasuk keluarga Tachibana, Keluarga Kouda dan ibu. Manpei mengerti kekhawatiran Shinichi adalah meminta restu ibu. Shinichi mengajak Fukuko untuk bertemu dengan calon istrinya sekali saja, ia ingin memperkenalkan pada Fukuko terlebih dahulu. Fukuko mengerti.

2 hari kemudian, Shinichi memperkenalkan Honjo Yoshimi pada Fukuko di cafe tempat Fukuko bekerja. Awalnya sih Yoshimi-san ini kelihatan anggun gitu tapi begitu mulai bicara dia nggak bisa berhenti apalagi saat menceritakan mengenai anaknya. Fukuko cuma bisa senyam senyum aja karena imagenya beda dari bayangan Fukuko. Yoshimi ini sifatnya beda 180 derajat dari Saki nee-chan. Saki kan kalem gitu, keibuan, kalau Yoshimi ini kayak Fukuko sih ribut HAHAHHAHAHAH.
Yoshimi sepertinya bekerja sebagai tukang jahit gitu, pakaiannya sendiri, pakaian anaknya dia yang membuatnya, ia juga membuatkan satu untuk Shinichi. Saat Fukuko menceritakan mengenai pekerjaan suaminya yang sekarang Yoshimi juga kelihatan bersemangat, karena ramen yang akan dibuat Manpei pasti disukai anak-anak dan pekerjaan di rumah juga jadi lebih mudah. Yoshimi benar-benar wanita yang ceria.
Malam harinya, Saki datang ke mimpi Fukuko dan bertanya mengenai wanita yang akan dinikahi Saki. Meski Saki belum pernah bertemu wanita itu, Saki yakin dia wanita yang baik karena Shinichi yang memilihnya. Fukuko bertanya apakah kakaknya tidak sedih Shinichi menikah lagi dan Saki mengatakan asal Shinichi bahagia, ia bahagia.
Saat Fukuko sedang bermimpi, tiba-tiba Manpei membangunkannya dan langsung membicarakan sup ramen. Ia pikir ia akan membuat sup dengan bahan yang pertama kali ia buat, kalau nggak salah sih dada ayam. Lucunya ngapain Manpei ngebangunin Fukuko kalau pada akhirnya dia nggak memperbolehkan Fukuko membantunya dan menyuruh Fukuko tidur lagi sementara ia sibuk di labor HAHHAHAHAHAHA.

Hari dimana Shinichi memperkenalkan Yoshimi pada Ibu dan keluarga Kouda tiba. Seluruh anggota keluarga sangat bahagia karena Shinichi yang menduda selama 17 tahun akhirnya datang membawa calon pasangannya. Meskipun Shinichi mengatakan jika ada yang tidak merestui mereka nggak jadi menikah, tapi keluarga Kouda sudah menganggap ini adalah tahap perkenalan calon istri Shinichi karena mereka sudah merestuinya.
Shinichi menceritakan bagaimana ia yakin kalau Yoshimi-lah orangnya, saat ia menunjukkan lukisan Tadahiko yang ia anggap sebagai pengganti Saki, Yoshimi meminta Shinichi terus menyimpan lukisan itu dengan baik. Yoshimi mengatakan ia ingin mencintai semua yang pernah dicintai oleh Shinichi, termasuk Saki dan juga keluarga Saki, dengan perasaan seperti itulah dia ingin menikah dengan Shinichi dan meminta restu keluarga Saki.
Seluruh keluarga Kouda, Taka dan Kanbe yang belum pernah melihat Saki bahkan merestui Shinichi dan Yoshimi. Ibu juga akhirnya memberi restu setelah ia mendengar kalau keduanya sangat menghargai puterinya Saki. Setelah mendapat restu, Yoshimi sampai menangis dan seluruh keluarga sangat bahagia atas pernikahan kedua Shinichi tersebut.

Sementara itu Manpei sudah menyiapkan sup selanjutnya untuk dicicipi. Setelah Shinichi mendapat restu dari seluruh keluarga, kinni giliran MAnpei yang harus berjuang mendapatkan kata 'oishi' dari seluruh keluarga.
Fukuko dan Manpei membawa sup itu ke rumah keluarga Kouda dan disana mereka akan melakukan pencicipan oleh seluruh keluarga, termasuk Shinichi dan Yoshimi. Manpei tetap menggunakan dada ayam dengan bahan tambahan lainnya dan aromanya memang sangat enak, Taka yang sedang hamil muda bahkan menyukai aromanya.
Lalu tiba saat mencicipi, Manpei deg degan menunggu hasilnya. Shinichi dan Yoshimi terkejut karena rasanya sangat enak, Katsuko dan Tadahiko juga merasa rasanya jauh lebih enak dari yang sebelumnya. Kanbe, Taka dan Yoshino juga setuju. Bahkan Fukuko mengatakan rasanya sangat enak, rasa yang ia tunggu selama ini.
Kemudian penilaian terakhir tergantung pada ibu, jika ibu bilang tidak enak, Manpei harus mengulang lagi. Ibu berfikir cukup lama tapi saat kata 'oishii' keluar dari mulutnya, semua orang sangat bahagia. Manpei akhirnya sukses membuat sup untuk ramen instan-nya.

Setelah Manpei sukses dengan sup ramen, kali ini giliran mi untuk ramennya. Manpei belajar membuat mi di tempat penjual udon kalau nggak salah, Manpei benar-benar serius saat belajar, nggak lupa mencatat hal sekecil apapun. Setelah belajar membuat mi, ia membeli banyak bahan untuk membuat mi. Semua orang berfikir kalau Manpei akan membuka kedai ramen, tapi saat Manpei menjelaskan yang akan ia buat adalah ramen yang bisa dibuat di rumah, pikiran orang-orang nggak sampai kesana, mereka bingung.
Ibu-ibu tukang gosip juga makin makin aja menggosipkan Manpei, mana mereka menggosip di cafe jadi pemilik cafe kesal mendengar mereka menjelek-jelekkan Manpei. Semua orang berfikir Manpei yang sudah berusia 50 tahun itu akan gagal. Manpei memang tipe yang nggak peduli sama gosip jadi dia santai aja.
Tapi Manpei menemukan masalah lainnya yang baru ia pikirkan. Saat mengatur alat untuk membuat mi, Fukuko mengatakan pendapatnya mengenai ramen instan yang dibuat Manpei. Yang ingin dibuat Manpei adalah ramen yang gampang dibuat, cukup menuang dengan air panas. Tapi kalau mi dicampur sup trus dituang air panas nanti bukannya rasa supnya jadi hilang/supnya terlalu encer. Manpei baru kepikiran akan hal itu dan ia kembali ke penelitian sup sekaligus membuat mi.
Manpei berfikir untuk lebih mengentalkan supnya dengan menambah bahan lain, tapi ia harus membuat rasa kaldunya tetap enak.

Tadahiko kembali menyewa seorang model, lebih cantik dan seksi daripada sebelumnya. Katsuko lagi-lagi cemburu meskipun ia membantah.
Sementara itu Kanbe berusaha bertahan untuk tidak membantu Manpei, tapi kadang ia ketahuan oleh Yoshino dan Kanbe tetap tidak mau mengaku pada Taka kalau ia ingin membantu Manpei.
Ibu sangat mengkhawatirkan Fukuko, karena meski Manpei berhasil membuat sup yang enak belum tentu berhasil membuat ramen yang enak. Meski Fukuko selalu mengatakan dia baik-baik saja, tapi sebagai ibu, ibu tahu Fukuko sedang kesulitan dan mencoba terlihat baik-baik saja. Fukuko memang kesulitan keuangan tapi ia tak bisa mengatakan hal itu pada suaminya yang serius membuat ramen.

Manpei berhasil membuat sup ramen yang rasanya lebih kuat dari yang pertama, jadi kalau dicampur air rasanya nggak akan hilang. Berikutnya Fukuko membantu Manpei membuat mi untuk ramen. Jadi bahannya itu adalah tepung, air, telur dll kemudian ditambah sup ramen yang tadi sudah dibuat. Kemudian diaduk dan dijadikan mi. Hanya saja ada masalah dengan mi-nya.
Mi yang dihasilkan patah-patah, tidak panjang seperti mi ramen dan warnanya juga gelap karena pengaruh sup. Saat Manpei menuang air panas ke mi tersebut, penampakan tidak menarik dan rasanya sama sekali tidak enak, Manpei bahkan mengakuinya.
Saat Sera bertanya pada Fukuko bagaimana rasa ramen yang dibuat Manpei, Fukuko berbohong mengatakan rasanya enak, tapi Sera tahu Fukuko bohong HAHAHHA. Ibu sendiri sangat mengkhawatirkan ramen Manpei karena rasanya benar-benar nggak enak, ia curhat pada Katsuko dan Taka. Tapi Katsuko tidak mendengarkan karena ia sibuk menatap si model dan suaminya. Model kali ini kelihatan berbeda karena dia sengaja menggoda Tadahiko tepat di depan Katsuko hmmmmmmm.

Malam itu, Fukuko ketiduran saat menghitung uang dan Manpei melihatnya. Manpei teringat bagaimana Fukuko mengatakan pada Manpei untuk tidak mengkhawatirkan uang dan hanya fokus pada ramen, tapi tentu saja Manpei tidak bisa melakukan itu. Meski ia tidak mengatakannya, Manpei sebenarnya mengkhawatirkan Fukuko. Karena itu Manpei ingin agar ramen instan yang ia kerjakan segera berhasil.
Manpei semakin bersemangat untuk membuat mi dibantu oleh Fukuko. Tapi kegagalan demi kegagalan terjadi. Lembaran yang tidak rapi-lah, yang tidak mau terbentuk, saat lembaran bagus hasil mi-nya justru nggak bagus. Manpei sangat kesal karena ia belum berhasil membiat mi seperti yang ia inginkan. Selama ini kalau Manpei gagal dia pasti akan bersemangat memperbaiki kegagalannya, tapi untuk pertama kalinya Manpei menyumpah karena kesal penelitiannya tidak berhasil.

Meski begitu Manpei tidak menyerah, ia terus mencoba dan mencoba dengan takaran bahan yang berbeda, ia bekerja siang dan malam tidak kenal lelah. Sampai suatu hari akhirnya mi yang ia harapkan jadi, Manpei sangat sangat senang. Mi yang kenyal, panjang dan tidak putus-putus.
Tapi masalahnya adalah, saat mi itu dimasak alias disiram air panas, rasanya ya tinggal rasa mi, nggak ada rasa supnya sama sekali. Manpei jadi bingung apa yang harus ia lakukan lagi. Fukuko mencoba menyemangati Manpei karena hal yang baru pertama dilakukan nggak akan langsung berhasil. Setidaknya mereka sudah berhasil membuat mi yang diharapkan. Fukuko yakin kalau Manpei pasti bisa melakukannya.
Mereka kemudian mencoba cara lain, dimana mi tersebut direndam dalam sup dulu baru dituang air panas, tapi tetap saja rasa supnya tidak ada. Manpei makin bingung. Pada akhirnya Fukuko meminta Manpei istirahat dulu karena sudah beberapa hari dia tidak istirahat. Tapi Manpei tidak mau, ia harus cepat memikirkan apa yang harus ia lakukan, tapi nggak ada ide sama sekali.

Kanbe bertemu dengan Oka dan Morimoto di cafe tempat Fukuko bekerja saat Fukuko nggak ada disana. Kanbe ingin tahu perkembangan ramen Manpei karena Oka dan Morimoto yang membantu Manpei membuat ramen, tapi sejak sup berhasil mereka belum membantu Manpei lagi. Kanbe khawatir karena ibu Fukuko selalu mengatakan kalau ramen buatan Manpei nggak enak. Oka dan Morimoto juga khawatir pada Manpei yang bekerja sendiri meski kadang2 Fukuko membantunya.
Mereka bertiga memesan karena dan Kanbe tampak senang karena ia sudah lama nggak makan kare. Di rumah mereka nggak pernah makan kare karena ibu nggak suka wkkwkwkwkw.
Kanbe sempat curhat pada Oka dan Morimoto belakangan ia agak malas pulang ke rumah. Suasana di rumah sedang nggak enak karena si model sudah membuat mertuanya bertengkar, sementara itu Taka belakangan sering marah-marah padanya memintanya memilih antara Manpei dan dia HAHAHHAHAHHA.

Malam itu Manpei mabuk karena terlalu pusing mikirin ramen. Fukuko membawakan makanan untuknya dan menyuruhnya untuk tidur di rumah malam ini, kalau begini terus Manpei bisa sakit.
Manpei sangat bingung karena tidak ada ide yang muncul di kepalanya, kenapa ia tidak berhasil. Fukuko mengingatkan Manpei kalau semuanya nggak akan berjalan dengan lancar, Manpei adalah penemu dan ia yakin Manpei paling tahu bagaimana rasanya membuat sesuatu tapi tidak sesuai dengan yang diinginkan. Manpei harus tenang dalam memikirkannya. Fukuko yakin Manpei akan membuat ramen terbaik di jepang, ia menantikan hal itu.
Manpei menatap mi yang ia buat dan tak mengerti kenapa rasa supnya hilang dan apa yang harus ia lakukan agar rasanya supnya terasa. Tapi memikirkan hal itu, ide yang ia harapkan tidak muncul. Pada akhirnya Manpei menyerah dan ia akan mencoba dari awal lagi.

To Be Continued

Komentar:
Aku pikir ramen instan Manpei akan selesai minggu ini, ternyata minggu depan. Saat Manpei melakukan percobaan ramen instan itu aku merasa itu nggak akan ada bedanya dengan ramen dipasaran cuma cara menambahkan supnya aja yang beda. Karena kalau mi-nya tetap mi basah ya nggak akan bertahan lama. Minggu depan baru di ungkap bagaimana cara Manpei membuat sup baru dan modifikasi mi yangs udah ia buat. aku bertanya-tanya apakah pada masa itu sudah bisa membuat masakan kering ya, bumbu kering seperti dalam mi instan sekarang.

Ibu Fukuko beneran khawatiran, tapi aku suka dia jujur pada apa yang ia cicipi. Kalau nggak enak ya bilang nggak enak, dengan begitu Manpei jadi menemukan rasa ideal yang ia harapkan, meski nggak berhasil juga sih. Tapi selama ini apa yang ibu khawatirkan pasti berhasil sih, nggak sabar melihat bagaimana Manpei berhasil.
Aku suka Oka dan Morimoto kembali ke drama ini, meski sebenarnya yang aku harapkan adalah Akatsu, kenapa Akatsu nggak muncul T_T
Aku pikir mereka akan membantu Manpei membuat ramen, tapi sepertinya tenaga mereka nggak terlalu dibutuhkan oleh Manpei dan alasan kenapa mereka muncul lagi sepertinya akan diungkap minggu depan sih. Si Yoshino butuh jodoh kan ya, sepertinya bakalan sama Morimoto HAHAHHAHAHAHAH.

Taka yang hamil muda perasaannya sedang sensitif, suaminya lebih cinta pada pamannya dari pada dirinya wkwkwkwk. Kanbe tentu saja cinta sama istrinya, tapi keinginannya untuk membantu Manpei nggak tertahankan, kayaknya minggu depan dia meledak duluan atau mungkin ia akan mendapat izin dari Taka.
Ayah Taka mulai lagi di minggu ke-18 ini, ancaman baru bagi Katsuko yang lebih menyeramkan dari wanita sebelumnya karena wanita kali ini jelas-jelas menggoda Tadahiko HAHAHAHAAHHAH. Apakah TAdahiko akan tergoda? hmmmmmm..

Aku bahagia banged akhirnya Shinichi menemukan cinta keduanya. 17 tahun ditinggal oleh Saki bukanlah waktu yang sebentar. Ia selalu mencintai Saki selama ini sampai akhirnya ia menemukan seseorang yang dimana ia ingin menua bersama wanita itu.
Calon istri Shinichi kelihatan adalah wanita yang baik dan sifatnya benar-benar berbeda dari Saki, makanya Fukuko awalnya juga agak kaget. Tapi melihat itu juga aku merasa Shinichi cocok sama wanita itu, karena Shinichi pada dasarnya kan kalem, jadi rumah mereka pasti ramai nantinya ^^~
Aku berharap istri Shinchi lebih sering muncul dalam drama ini.

Share:

2 comments:

  1. ditunggu week 19 nya, kayaknya bakalan jadi kayak model bumbu kering gitu

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


SUPPORT US

Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts