Tuesday, 12 February 2019

[Recap] 3-nen A-gumi Episode 6

Di episode 5 kemarin, para siswa mengetahui kalau salah seorang guru di SMA mereka adalah pelaku pembunuhan Kageyama Reina. Di episode 6 ini mereka berusaha menebak siapa pelakunya disaat sebuah rahasia lain dari salah satu guru terbongkar. Tujuan utama Hiiragi sensei masih samar-samar dan ia kembali mengancam para siswa dengan ledakan karena ia masih mempunyai banyak bom di kelas tersebut. Para polisi juga mulai mengungkap identitas lain dari Hiiragi sensei saat rekaman CCTV 30 menit sebelum kematian Reina tersebar.

Sinopsis 3-nen A-gumi Episode 6

5 Maret 2019, SNS Mind Voice penuh dengan komentar-komentar setelah Hiiragi-sensei mengirim file si pembuat video penyebab meninggalnya Kageyama Reina adalah salah seorang guru di SMA tersebut, dengan nickname 'hunter'. Para orang tua siswa juga mulai menanyai para guru apa maksudnya ini dan guru yang sering masuk TV lagi-lagi punya siaran di TV mengatakan kalau itu tidak benar.
Hiiragi-sensei memulai pelajarannya untuk hari itu bersama anak kelas 3-A, game kebenaran dan kebohongan. Para siswa bingung dan Hiiragi-sensei hanya memberikan hints, ia berteriak kebenaran saat memakai kacamata dan kebohongan saat ia melepas kacamatanya (Sebenarnya Hiiragi-sensei mengatakan shinjiro dan shinjirunai yang artinya percaya dan jangan percaya sih).
Karena para siswa sudah tahu kalau semua ini hanya setingan, jadi mereka udah nggak tegang lagi. Tanggal 5 Maret mereka lewati dengan cukup baik, makan makanan enak setelah sekian lama, mereka juga mandi setelah beberapa hari nggak mandi, lalu bercanda dengan bahagia menghabiskan waktu. Oia, sensei juga mengirim foto ke SNS Mind Voice, fotonya memegang koran hari itu dan para siswa berdiri dibelakangnya membelakangi kamera.

Tanggal 6 Maret pagi, Hiiragi-sensei menonton tokusatsu bersama beberapa siswa dan salah seorang siswa tahu film/drama itu dan tahu jalan ceritanya. Tapi sebelum ia sempat menjelaskan mengenai kalimat tokoh utama dalam film itu, Hiiragi-sensei meminta mereka semua duduk. Seperti biasa, pelajaran dimulai dengan memberi hormat pada guru. Ada masalah yang terjadi, salah seorang siswa kelas 3-A mengirim sesuatu ke SNS Mind Voice, foto potongan tangan bohongan milik Hiiragi-sensei. Hiiragi-sensei bertanya siapa yang mengirimnya dan Misaki Yuki mengangkat tangannya. Sepertinya sih dia ngirim gambar itu karena unik aja nggak ada niat lain padahal Hiiragi-sensei sudah meminta mereka jangan mengunggah apapun suasana di kelas. Misaki akhirnya meminta maaf.
Hiiragi-sensei kemudian membuka kaca matanya dan berteriak pada seisi kelas kalau mereka akan mulai permainannya. Hiiragi-sensei menelpon si guru populer saat polisi menginterogasi para guru lainnya, Hiiragi-sensei ingin semua guru mendengarkannya dan salah satu guru meminta Hiiragi-sensei jangan main-main. Tapi Hiiragi-sensei mengatakan ia tidak main-main, memang benar salah satu diantara para guru adalah si hunter yang meminta Berumuzu untuk membuat fake video mengenai Reina. Tapi para guru tetap tidak percaya karena nggak mungkin salah satu dari mereka melakukannya. Hiiragi-sensei tidak peduli dan meminta si pelaku mengaku malam ini, ia akan menunggu sampai jam 8 malam, kalau pelakunya nggak mengaku ia akan membom para siswa. Hiiragi-sensei kemudian mematikan ponselnya seperti biasa tanpa mendengarkan mereka.
Siswa kelas 3-A tentu saja terkejut karena Hiiragi-sensei mengatakan kalau hunter tidak mengaku mereka akan di bom. Sakura bertanya apa maksud sensei dan Hiiragi-sensei mengatakan seperti yang ia katakan, ia akan membom mereka semua kalau hunter tidak mengaku. Para siswa tentu saja marah karena berfikir Hiiragi-sensei ada dipihak mereka. Hiiragi-sensei mengatakan kalau ia tak pernah berniat menjadikan mereka rekannya, mereka hanya alat yang ia gunakan untuk menemukan kebenaran saja.

 
Para siswa yang merasa terancam mulai mengambil ponsel mereka untuk meminta pertolongan tapi Hiiragi-sensei langsung mengancam dengan bom. PAda akhirnya kejadian episode 1 terjadi lagi, Hiiragi-sensei mengumpulkan semua tas dan ponsel mereka kembali. Kai bertanya Hiiragi-sensei tidak akan membunuh mereka kan? Tapi Hiiragi-sensei menatap Kai dengan serius kalau ia akan melakukannya jika apa yang ia inginkan tidak terpenuhi. Sebelum pergi Hiiragi-sensei memasang kaca matanya kembali dan mengatakan pada mereka untuk membuka mata dan berfikir. IA kemudian meninggalkan kelas dengan barang bawaannya, Misaki menawarkan diri membantu.
Saat para siswa resah dengan perubahan Hiiragi-sensei, Sakura sedang memikirkan sesuatu dan sepertinya ia menemukan jawabannya. Sementara itu si Misaki menolong sensei tentu saja dengan niat untuk mengambil salah satu ponsel saat Hiiragi-sensei lengah.

Hiiragi-sensei di ruangannya menonton video Fumika yang resah akan sesuatu, ia sempat menyebutkan kalau ia mendengar dari 'orang itu' meminta bantuan Berumuzu.
Sementara itu Gunji-san datang ke rumah keluarga Fumika untuk bertemu Fumika tapi ayah Fumika menolak. Gunji tidak menyerah dan bertanya kenapa Fumika mengatakan kalau insiden ini adalah kesalahannya dan ayah Fumika mengatakan kalau itu tidak benar. Fumika yang tahu kalau polisi datang ikut keluar dan bertanya kenapa ayahnya tidak membiarkannya bicara dengan polisi padahal Ibuki melakukan semua ini demi dirinya. Ayah Fumika meminta Fumika diam karena ini tidak ada hubunganya dengan Fumika. Ayah Fumika meminta polisi untuk tidak menganggu mereka lagi dan menutup pintu pagar. Gunji tentu saja makin curiga.

Siswa kelas 3-A melakukan sesuatu di kelas, mereka mencari tahu siapa guru dibalik fake video Reina. Sakura bertugas untuk menulis di papan tulis, siapa yang paling mencurigakan. Usami bertanya kenapa Sakura melakukan itu, apakah disuruh oleh Yuzuki dkk karena ia adalah pelayan kelas. USami menatap tajam pada Yuzuki. Yuzuki mengatakan ia tidak menyuruh Sakura, Sakura yang menawarkan diri dan Sakura membenarkan, ia juga ingin mencari tahu siapa dibalik fake video Reina.
Jadi setelah mendengarkan pendapat siswa kelas 3-A, ada 5 orang guru yang paling mencurigakan: Tsuboi sensei (guru olahraga/pelatih klub renang), Takechi sensei (si guru populer), Sakuma sensei (yang pake kacamata), Morisaki sensei (guru wanita) dan Ichimura sensei (kepala sekolah).
Arata berfikir kalau pelakunya bukan kepala sekolah tapi Minoru mengatakan mungkin saja, karena kepsek tidak terlalu menyukai Reina, soalnya banyak media yang datang untuk meliput Reina dan itu mengganggu sekolah. Morisaki sensei menurut mereka punya motif karena sama-sama wanita, mungkin saja dia iri pada Reina. Sakuma sensei menurut para siswa kimoi banged, suka menatap Reina gitu. Takechi sensei sepertinya juga punya motif karena pernah bertengkar dengan Reina masalah pilihan unversitas. Sementara itu Tsuboi sensei adalah pelatih tim renang yang cukup menyeramkan, bahkan ada yang berhenti dari klub renang karena takut pada Tsuboi sensei.

Dari pembicaraan ini terungkap kalau Suzune ternyata adalah mantan anggota klub renang. Suzune mengakui kalau ia berhenti dari klub renang karena Tsuboi sensei. Mungkin saat itu anggota klub nggak boleh pacaran, tapi Suzune ketahuan pacaran dengan Ren dan Tsuboi sensei marah padanya mengatakan kalau ia tak berguna lagi di klub renang, makanya Suzune berhenti.
Suzune merasa kalau Tsuboi sensei pasti juga mengatakan hal kejam pada Reina dan menurut Suzune kalau pelakunya adalah Tsuboi sensei. Tapi Karen tidak setuju dengan hal itu karena nggak ada bukti juga + setahu dirinya hubungan Reina dan Tsuboi sensei cukup baik. Tapi Suzune kelihatan sangat tidak menyukai Tsuboi sensei dan mengatakan pada Karen kalau Karen nggak tahu bagaimana perasaannya saat ia meninggalkan klub renang, jadi jangan sok menasehati. Suzune kemudian meninggalkan kelas.

Flashback saat Suzune, Reina dkk masih menjadi anggota baru klub, Suzune dan Reina sama-sama populer. Suzune populer karena kecantikannya sementara Reina populer karena bakatnya.
Tsuboi sensei sangat keras pada Suzune dan Suzune juga berlatih keras sampai malam karena ia tak ingin kalah dari Reina. Tapi suatu hari ia merasa aneh karena dadanya terasa sakit dan tiba-tiba Tsuboi sensei memintanya untuk tidak datang latihan lagi, karena sebelumnya Suzune bolos latihan karena kencan bareng Ren. Tsuboi sensei menggunakan alasan itu untuk mengeluarkan Reina dari klub. Reina menangis saat itu, tidak ada yang memperdulikannya tapi Reina satu-satunya yang mau membantu Suzune memungut foto-foto kencannya yang diperlihatkan oleh sensei, tapi karena suasana hati Suzune sedang buruk, Suzune membentaknya.
Suzune punya dendam tersendiri pada Tsuboi sensei dan saat ia di toilet, ia tak sengaja melihat Misaki bermain dengan ponselnya. Misaki meminta Suzune untuk tidak mengatakan pada sensei dan Suzune meminta Misaki melakukan sesuatu untuknya sebagai tutup mulut.

Sakura datang ke ruangan Hiiragi-sensei untuk mengambil sesuatu saat ia melihat Hiiragi-sensei sedang fokus ke layar CCTV. Sakura melihat Suzune dan Misaki di toilet wanita dan ia jadi penasaran, jadi ia mendekati sensei dan bertanya apa yang mereka bicarakan. Hiiragi-sensei mengeraskan volume dan mendengar pembicaraan keduanya.
Jadi si Suzune ini ingin Misaki merekam dirinya dan mengupload ke SNS Mind Voice. Sakura merekam sebuah video yang mengatakan kalau dirinya mengalami sexual harassment dan power harassment oleh Tsuboi sensei karena TSuboi sensei tahu ia berpacaran dan mengeluarkannya dari klub. Ia yakin kalau Tsuboi sensei melakukan hal yang sama pada Reina dan ia yakin yang membuat fake video Reina adalah Tsuboi sensei.
Misaki tentu saja terkejut dan ragu untuk menguploadnya, tapi Suzune meyakinkan Misaki kalau itu akan menjadi populer, follower Misaki pasti bertambah.

Sakura tentu saja terkejut mendengar itu dan bertanya pada Hiiragi-sensei apakah Hiiragi-sensei tidak akan menghentikan mereka, atau karena Tsuboi sensei benar-bear pelakunya makanya Hiiragi-sensei diam saja. Hiiragi-sensei tidak menjawab satupun pertanyaan Sakura dan membuat Sakura makin penasaran, jadi ia terus bertanya apakah Hiiragi-sensei tahu siapa orang yang membunuh Reina. Hiiragi-sensei protes karena pertanyaan Sakura banyak banged, jadi ia hanya akan menjawab satu saja. Sakura kemudian bertanya apakah tujuan sensei adalah menangkap pelakunya. Hiiragi-sensei mengatakan tujuannya adalah apa yang dilihat oleh Sakura tadi. Sakura jadi bingung karena ia tidak mengerti. Hiiragi-sensei melepas kaca matanya dan menyuruh Sakura kembali ke kelas untuk membawakan makan malam pada teman-temannya. Sakura yang melihat kaca mata sensei di meja memakainya, ia kemudian menatap Hiiragi-sensei dan mengatakan pada Hiiragi-sensei kalau ia mempercayai Hiiragi-sensei. Hiiragi-sensei terdiam. Sakura melepaskan kaca mata dan meninggalkan ruangan sambil membawa makanan.
Setelah Sakura pergi, Hiiragi-sensei kembali kesakitan.
*Awwwwwwww kenapa kok tiba-tiba chemistry Mei & Suda bagus banged gini HAHAHA, padahal ini bukan drama romance XD BTW Sakura udah tahu sesuatu.

Gunji dan rekannya mencari tahu lebih dalam mengenai Hiiragi-sensei. Mereka pergi ke tempat dimana Hiiragi-sensei dulu bekerja. Hiiragi-sensei ternyata pernah bekerja di film set tokusatsu, bahkan pernah menjadi aktor tokusatsu.
Gunji dan rekannya bertemu dengan seseorang yang pernah menjadi atasan Hiiragi-sensei dan dia mengatakan aklau Hiiragi-sensei orangnya baik dan jujur, seseorang yang akan bertarung demi kebenaran, seperti pahlawan kebenaran. Pria itu mempercayai Hiiragi-sensei sepenuhnya.
Pria itu mengatakan kalau suatu hari Hiiragi-sensei tidak bisa lagi menjadi aktor tokusatsu karena penyakit kanker yang menyerangnya, ia kemudian berhenti dari pekerjaannya sebagai aktor dan memilih jalan seperti Fumika-chan, menjadi seorang guru.
Gunji terkejut karena nama Fumika disebutkan disini, apalagi pria itu memanggilnya dengan Fumika-chan yang artinya mereka cukup dekat. Gunji ingin memastikan apakah Fumika yang dimaksud adalah Sagara Fumika dan apakah mereka saling kenal. Pria itu mengatakan tentu saja ia mengenalnya karena Fumika adalah anak dari Sachou/presiden. Gunji terkejut.
Sagara Takahiko, ayah Fumika ternyata adalah presiden dari tempat Hiiragi-sensei bekerja dulu, aku nggak tahu namanya apa, kayaknya set untuk tokusatsu gitu, atau mungkin tim produksi gitu.

10 menit sebelum jam 8 malam, Hiiragi-sensei masuk ke kelas 3-A dan melihat hasil penyelidikan siswa kelas 3-A, mereka sepertinya memutuskan kalau Tsuboi sensei adalah pelakunya. Hiiragi-sensei juga mengatakan kalau ia melihat video yang dikirim oleh Suzune, sepertinya jadi heboh banged di SNS. Siswa yang lain tidak tahu apa-apa mengenai video dan bingung. Hiiragi-sensei memutar video itu di depan para siswa dan semuanya terkejut. Hiiragi-sensei mengatakan siapapun yang melihat video itu pasti berfikir kalau Tsuboi sensei adalah pelakunya.
YAng lain bertanya kenapa Suzune melakukan ini. Suzune mengatakan lagian dia tidak berbohong, ia hanya mengatakan apa yang sebenarnya ia alami. Hiiragi-sensei mengatakan kalau semua orang di internet menyalahkan Tsuboi sensei dan Suzune mengatakan kalau Tusboi sensei pantas mendapatkan itu.
Hiiragi-sensei menghubungi para guru dan polisi melalui video call, seperti biasa ia menyapa mereka dengan ramah dan meminta pelakunya mengaku. Tapi para guru mengatakan kalau tidak ada pelakunya diantara mereka. Hiiragi-sensei memperlihatkan di papan tulis para siswa juga menebak siapa pelakunya dan menurut para siswa Tsuboi sensei lah pelaku fake video Reina itu. Tsuboi sensei tentu saja terkejut karena bukan dia pelakunya.
Hiiragi-sensei memanggil Suzune untuk maju ke depan karena Suzune-lah yang paling bersikeras kalau Tsuboi sensei adalah pelakunya, ia ingin Suzune menjelaskan secara langsung pada para guru dan polisi.

Suzune maju ke depan dan mulai mengatakan kalau Tsuboi sensei lah yang membuat fake video Reina tapi Tsuboi sensei membantah hal itu. Suzune kesal dan meminta Tsuboi sensei mengaku, kalau tidak mereka akan mati. Ia tahu kalau Tsuboi sensei melakukan hal yang sama pada Reina, seperti yang dilakukan Tsuboi sensei padanya. Semuanya terdiam.
Suzune mengatakan padahal ia hanya bolos latihan sehari, saat itupun ia hanya ke rumah sakit saja, kenapa Tsuboi sensei mengeluarkannya dari klub hanya karena itu. Ia tak mengerti kenapa Tsuboi sensei melakukan itu padanya, padahal ia sangat menyukai renang dan berusaha sekuat tenaga untuk meningkatkan waktunya. Suzune mengatakan pasti Tsuboi sensei kesal melihat ia pacaran dengan Ren makanya Tsuboi sensei mengeluarkannya dari klub, Tsuboi sensei juga melakukan hal yang sama pada REina. Tsuboi sensei hanya diam dan itu membuat Suzune makin kesal, ia meminta TSuboi sensei untuk mengatakan sesuatu.
Kepala sekolah akhirnya mengatakan kalau itu tidak benar dan meminta Tsuboi sensei mengatakan hal yang sebenarnya pada Suzune. Suzune tidak mengerti apa yang mereka bicarakan, apa yang sebenarnya itu. Tsuboi sensei akhirnya memutuskan untuk bicara.

Tsuboi sensei membenarkan kalau Suzune berusaha sangat keras lebih dari siapapun. Ia tahu Suzune latihan setiap hari sampai hari gelap dan ia juga tahu Suzune adalah yang paling berusaha diantara semuanya untuk melakukan apa yang ia minta (untuk meningkatkan waktu renang). Tsuboi sensei mengatakan hari saat Suzune bolos latihan, ia mendapat telpon dari ibu Suzune dan mereka pergi ke rumah sakit bersama-sama. Ternyata Suzune mengalami masalah dalam pernafasannya/jantungnya yang membuatnya harus berhenti renang. Tsuboi sensei sangat sedih mendengar hal itu karena Suzune sudah sangat berusaha untuk ikut kejuaraan yang akan datang. Tsuboi sensei bahkan menangis saat ia tahu kalau Suzune terus melanjutkan renang akan membahayakan hidupnya. Ibu Suzune meminta Tsuboi sensei untuk mengatakan pada Suzune mengenai hal itu karena jika ibunya yang mengatakan Suzune pasti tidak mendengarkan. Tsuboi sensei juga merasa jika ia mengatakan hal yang sebenarnya, Suzune pasti tidak akan mendengarkan, jadi itu adalah satu-satunya cara yang ia pikirkan untuk membuat Suzune berhenti dari klub renang. Suzune menangis saat mendengarkan hal itu, bahwa semua yang dilakukan sensei adalah untuk keselamatannya. Tsuboi sensei meminta maaf pada Suzune karena ia yakin Suzune pasti sangat sedih waktu itu.
Saat Suzune masih terkejut dengan kenyataan yang baru saja ia dengar, Hiiragi-sensei memasang kaca matanya dan menutup laptop. Ia bertanya apakah Suzune masih mencurigai Tsuboi sensei setelah mendengarkan semua itu. Suzune menggeleng dan mengatakan ia tidak tahu mengenai hal itu, mengenai tubuhnya juga mengenai Tsuboi sensei, ia sama sekali tidak tahu.
Hiiragi-sensei menunjukkan video yang direkam Suzune, dan bertanya apa yang akan dilakukan Suzune dengan video itu. Suzune tentu saja bingung, apa yang harus ia lakukan karena videonya sudah menyebar. TApi Hiiragi-sensei tiba-tiba mengatakan kalau video itu sama sekali tidak tersebar, ia mengambil video itu sebelum Misaki sempat menyebarnya.
Suzune menatap Misaki dan Misaki meminta maaf karena Hiiragi-sensei memintanya untuk tidak mengatakan apapun.

Suzune yang mendengar itu langsung terduduk lemas dan bersyukur karena videonya tidak tersebar. Siswa yang lain juga lega mendengarnya.
Tapi tiba-tiba secara mengejutkan Hiiragi-sensei mencengkeram kerah Suzune dan bertanya, oi, apanya yang syukur-lah? Kau merekam video dan ingin menyebarnya di internet bukan? Jika video itu tersebar, apakah kau pernah memikirkan apa yang akan terjadi pada Tsuboi sensei? Gara-gara kau, apakah kau pernah memikirkan bahwa keluarganya, sahabatnya, rekan kerjanya akan tersakiti karenanya? Apa kau sadar kalau kau melakukan sesuatu yang tidak akan pernah bisa kau perbaiki? Apa kau mengerti?
Siswa yang lain tidak tahan melihat Hiiragi-sensei dan meminta Hiiragi-sensei memaafkan Suzune karena toh videonya nggak tersebar. Hiiragi-sensei makin kesal dan berteriak pada semuanya agar mereka membuka mata mereka. Ia meminta mereka untuk berubah.
Hiiragi-sensei ingin mereka semua memikirkan akibat dari apa yang mereka lakukan/katakan sebelum mereka memutuskan untuk melakukan sesuatu. Intinya sih pikir panjang sebelum bertindak.
Hiiragi-sensei mengatakan pada Suzune, kata-kata yang Suzune keluarkan mungkin bisa membahagiakan seseorang, tapi juga bisa menyakiti orang lain. Ia harap Suzune tidak melupakan hal itu. Satu kata dari mereka semua bisa mengambil nyawa orang lain, ia ingin mereka tidak melupakan hal itu.

Hiiragi-sensei kemudian melepaskan kaca matanya dan mengambil laptopnya, ia kembali menghubungi para guru seraya keluar dari kelas 3-A. Ia mengunci semua siswa di dalam. Ia mengatakan para para guru sesuai dengan janji ia akan mengebom para siswa karena mereka si hunter tidak mengaku. Para siswa kelas 3-A langsung panik banged, mereka menuju pintu nangis-nangis meminta Hiiragi-sensei tidak membunuh mereka. Sementara para guru juga panik meminta Hiiragi-sensei untuk memikirkan lagi apa yang ia lakukan.
Tapi Hiiragi-sensei tidak peduli dan menghitung muncur mulai dari 10-1, tepat pada hitungan 1, ia mematikan laptopnya dan terdengar suara ledakan besar. Para guru dan polisi berlari ke luar dan shock melihat asap mengepul dari gedung sekolah (btw lokasi para guru dan polisi itu ada di gedung olahraga).
Hiiragi-sensei menggunakan pengeras suara untuk berkomunikasi dengan para guru yang panik dan melihat sendiri ke gedung kelas 3-A. Para guru dan polisi berlari, ternyata yang diledakkan Hiiragi-sensei adalah ruangan kelas 3-B yang ada di ujung. Hiiragi-sensei mengatakan kalau siswa kelas 3-A semuanya selamat.

Siswa kelas 3-A di ruangan mereka yang tadinya panik kali ini menjadi lega + kesal karena ulah sensei yang menakut-nakuti mereka. Sebenarnya saat semuanya panik tadi, satu-satunya yang tidak panik adalah Sakura, ia tetap ada di tempat duduknya.
Sakura mengatakan pada semuanya kalau sensei sebenarnya sejak awal memberikan hint pada mereka mengenai permainan kebenaran dan kebohongan ini. Lalu flashback saat Hiiragi-sensei mengumumkan judul permainan itu, ia mengenakan kaca mata saat mengatakan kebenaran dan melepas kaca mata saat ia mengatakan kebohongan,  yang artinya kalau ia memakai kaca mata ia hanya mengatakan kebenaran, tapi kalau ia melepas kaca mata artinya ia sedang berbohong.
Usami bertanya apakah Sakura sejak awal tahu akan hal itu dan Sakura membenarkan, Hana protes karena seharusnya Sakura bilang dari awal, yang lain juga protes, kalau Sakura bilang dari awal kan mereka nggak panik.
Sakura meminta maaf karena ia pikir sensei ingin mereka menyadarinya sendiri, memikirkan dengan baik.

Gunji dan asistennya menyelidiki lebih dalam mengenai Hiiragi-sensei dan ayah Fumika, mereka mengetahui kalau keduanya berhubungan dan mungkin bekerja sama dalam insiden ini.
Lalu ada sebuah video yang terupload di SNS Mind Voice, ayah Fumika melihat video itu dan menontonnya (aku nggak yakin sih yang upload ayah Fumika atau dia cuma nonton).
Video itu adalah rekaman CCTV yang memperlihatkan Reina masuk ke sebuah gedung bersama seorang pria, lalu 10 menit kemudian pria itu keluar sambil berlari dari gedung, sepertinya saat itulah Reina bunuh diri, lalu 17 menit kemudian ambulance baru datang ke tempat itu.
Sementara itu di ruangannya, Hiiragi-sensei mengumumkan siapa sebenarnya si hunter itu, dia adalah Takechi Yamato-sensei.

-To Be Continued-

Komentar:
Wew, episode 6 ini benar-benar sangat seru dan wajar ratingnya meningkat dan menjadi episode 3A dengan rating tertinggi sejauh ini, yaitu 11.7%. Belakangan NTV benar-benar berhasil dengan drama tema sekolahan di slot minggu jam 110.30 malam. Musim kemarin Kyo Kara Ore wa! menjadi sebuah drama heboh, kali ini 3-nen A-gumi.

Aku sangat menyukai tema episode 6 ini dan nggak menyangka kalau Suzune akan menjadi center-nya. Aku juga baru tahu kalau Suzune mantan klub renang, apakah sebelumnya pernah disebutkan ya, kalau pernah berarti aku lupa HAHAHHAHAAHHA.
Suzune punya dendam pada guru dan tanpa pikir panjang langsung mengupload video, dan sepertinya tujuan Hiiragi-sensei hari itu memang adalah Suzune. Ia ingin membuat Suzune dan seisi kelas 3-A sadar akan perbuatan mereka. Aku suka temanya adalah menjaga kata-kata dan memikirkan panjang sebelum bertindak.
Apa yang dilakukan Suzune itu adalah sesuatu yang tidak bisa ia tarik kembali jika video itu tersebar. Sama dengan kata-kata adalah sesuatu yang tidak bisa ditarik kembali setelah kamu mengucapkannya.

Bayangin aja kalau video Suzune tersebar, Tsuboi sensei pasti langsung disalahkan oleh publik, bahkan meski ia mengembalikan nama baiknya, pasti banyak yang nggak akan percaya dan tutup mata akan kebenaran. Ini sebenarnya menyinggung fake news melalui SNS. Orang dengan mudah menulis sesuatu di internet untuk menjatuhkan orang lain. Begitu juga dengan kata-kata, saat kamu mengatakan sesuatu hal itu nggak akan bisa ditarik kembali, orang nggak akan lupa. Karena itu Hiiragi-sensei ingin siswa kelas 3-A berfikir jauh sebelum bertindak atau mengatakan sesuatu. Karena kata-kata adalah hal paling kejam dan paling mudah dilakukan. Kata-kata bisa membuat orang lain bahagia, tapi satu kata juga bisa merenggut nyawa orang lain.
Tema ini sama seperti movie Kokoro ga Sakebitagatterunda, mengenai kata-kata yang bisa menyakitkan hati orang lain.

Hiiragi-sensei pernah menyebutkan kalau ia adalah aktor dan ternyata dia adalah aktor tokusatsu yang sering ia tonton itu. Masih samar-samar nih hubungan antara kematian Reina dan Fumika, tapi setidaknya kita tahu kalau itu ada hubungan dengan Berumuzu dan si hunter itu. Ayah Fumika juga mencurigakan sih, apakah benar dia bekerja sama dengan Hiiragi-sensei?
Di episode ini Hiiragi-sensei juga mengungkapkan siapa hunter itu sebenarnya dan nama Takechi sensei disebutkan. Seperti yang aku katakan di episode 5 kemarin, aku memang curiga sama dua orang guru, Tsuboi sensei dan Takechi sensei, nggak nyangka kalau beneran Takechi sensei. Tapi di preview dia membantah sih, apakah benar bukan dia pelaku atau dia membantah karena yakin kalau mereka nggak punya bukti cukup menangkapnya, atau Takechi sensei hanya kaki tangan?
Rekaman CCTV 30 menit sebelum kematian Reina itu juga mencurigakan, kalau polisi melihat rekaman CCTV itu, kenapa mereka memutuskan kalau kasus Reina adalah bunuh diri? Karena dari rekaman itu aja sudha terlihat Reina masuk gedung bersama seseorang, aneh kalau cuma bunuh diri.
Kalau polisi belum liat rekaman itu, kenapa rekaman itu bisa ada, masa polisi nggak periksa, atau seseorang mengambilnya sebelum polisi? untuk apa? Hmmmmmmm.

Diantara drama musim dingin, 3-nen A-gumi memang drama yang paling bikin aku penasaran sih HAHAHHAAHA. Aku suka penulisnya membuat kita berfikir.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


SUPPORT US

Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts