Wednesday, 8 May 2019

[Sinopsis] Natsuzora Week 6: Episode 31-33

Minggu ke-6 ini, Natsu diperkenalkan pada pembuatan animasi dan matanya bersinar-sinar karena hal itu. Berkat Teruo, Natsu bisa kembali menonton film animasi yang ia sukai dan ia mungkin bisa membohongi diri sendiri dan orang lain mengenai keinginannya, tapi ia tak bisa membohongi Tenyo yang tahu Natsu sangat tertarik dengan dunia animasi. Natsu masih belum bisa mengatakan kalau ia ingin menjadi animator saat ini, apakah Tenyo akan kembali mendorongnya melangkah lebih dekat pada impiannya?

Sinopsis Natsuzora Week 6: Natsu yo, Setsugen ni Ai o Sakebe!
-Natsu, Cry Out Love!-

Natsu dan Fujiko masih di Kawamura ya hari itu, mereka berpisah dengan Nobu-san. Saat Nobu-san keluar dari cafe, seseorang masuk ke dalam dan terkejut karena mengenal Natsu dan Fujiko, ia langsung menyapa mereka. Pria itu adalah Yamada Yohei, kakak laki-laki Tenyo yang sekarang kuliah di salah satu Universitas Seni di Tokyo. Sudah hampir 1 tahun mereka tidak bertemu dan mereka bahagia karena kebetulan itu.
Mereka bertiga makan di Kawamura ya sambil mengobrol, Natsu menceritakan mengenai kakaknya pada Yohei. Ia mengatakan meski kakaknya sekarang di penjara dan dituduh mencuri, atau meski kakaknya melakukan hal jahat, ia ingin menjadi orang yang tetap berada disisi kakaknya atau mempercayai kakaknya. Mendengar itu Yohei jadi teringat adiknya dan bertanya kira-kira apa yang dipikirkan oleh Tenyo tentang dirinya, ia bertanya-tanya apakah Tenyo merasa kalau ia curang karena hanya dia yang bersekolah. Natsu mengatakan Tenyo sama sekali tidak pernah berfikir begitu, Fujiko juga setuju, ia pkir Tenyo justru bangga punya kakak yang mendapat beasiswa dan kuliah di tempat yang bagus.
Meski begitu, Yohei merasa kalau ia curang, meski ia belajar dan belajar, ia tetap tidak bisa menggambar sebagus Tenyo. Natsu terdiam.
Fujiko bertanya setelah lulus apakah Yohei akan kembali ke Hokkaido dan Yohei mengatakan ia belum tahu, sekarang ia sibuk membantu pekerjaan senpai-nya. Ia mengatakan NAtsu sepertinya akan tertarik pada pekerjaannya itu. Natsu bingung. Yohei mengatakan kalau ia bekerja di perusahaan yang membuat manga-eiga atau animasi.
Mendengar itu mata Natsu langsung bersinar-sinar karena sejak dulu ia memang tertarik pada animasi, ia selalu penasaran bagaimana mereka membuat animasi yang bagus. Yohei mengajak Natsu melihat-lihat ke tempat kerjanya tapi Natsu ragu karena nggak enak pada Fujiko. Fujiko kemudian memperbolehkan Natsu pergi, karena mereka sudah jauh-jauh datang ke Tokyo setidaknya Natsu harus menikmati waktunya.

Yohei kemudian membawa Natsu ke tempat ia bekerja dan memperkenalkan Natsu pada senpainya Naka Tsutomu (Iura Arata). NAka-san awalnya kesal karena Yohei terlambat + membawa pacarnya ke tempat kerja tapi Yohei langsung mengoreksi mengatakan kalau Natsu adalah pacar adiknya. Natsu kaget dibilang begitu kkwkwkkwkwkw (patah hatiku T_T).
Yohei mengatakan kalau Natsu tertarik dengan dunia animasi, makanya ia mengajak Natsu ke sana. Mendengar itu Naka-san jadi tertarik pada Natsu dan bertanya apakah NAtsu pernah melihat animasi. Natsu mengatakan dulu saat SD dia pernah melihat film kartun amerika dan ia tersentuh karenanya, seolah-olah itu adalah dunia dalam mimpi. Naka-san mengatakan kalau sekarang mereka sedang membuat animasi yang tidak akan kalah dari film kartun Amerika dan meminta Natsu untuk melihat pekerjaan mereka dengan baik.
Yohei mengajak NAtsu ke meja kerjanya dan memperlihatkan pekerjaannya. Yohei membantu membuat latar animasi/pemandangannya. Saat ini animasi yang mereka buat masih animasi hitam putih, karena itu tidak ada warnanya. Untuk karakter, yang bertugas membuatnya adalah Naka-san dan timnya, tugas mereka membuat gambar diatas kertas dan kalau kertasnya dibalik cepat maka gambar akan terlihat bergerak. Yohei mengatakan pekerjaan itu dinamakan animator. Kemudian gambar dari para animator akan ditempelkan pada gambar latar yang dibuat oleh Yohei dan timnya, begitulah mereka membuat animasi. Natsu mulai mengerti dan kagum pada pembuatan animasi itu. Ia mengatakan kalau ia juga sering menggambar begitu di buku sekolahnya.

Naka-san kemudian memberikan sesuatu pada Natsu, hadiah. Sebuah karakter yang ia buat sendiri, gambar kelinci lucu. Natsu bahagia banged. Ia juga meminta Natsu untuk mencoba membuat gambar karena sudah jauh-jauh datang ke sana. Ia memperlihatkan 2 gambar pada Natsu, gambar orang memotong kayu, gambar awal dan akhir, jadi ia ingin Natsu menggambar pergerakan pertengahannya dengan beberapa kertas. Natsu mengatakan ia tidak mungkin bisa melakukannya, tapi Yohei mengatakan Natsu kan sering menggambar dibukunya, hal itu sama saja.
Natsu akhirnya tak bisa mengelak lagi dan mulai mencoba menggambar, tapi sebelum itu ia berimajinasi dulu bagaimana cara memotong kayu, membayangkan dan membayangkan. Natsu bahkan sampai berdiri untuk membayangkannya. Lalu kemudian barulah ia menggambar dengan penuh konsentrasi. Setelah gambarnya selesai, Naka-san mengecek dan mengatakan gambar Natsu cukup bagus. Yohei juga mengatakan kalau gambar Natsu terasa seperti bergerak. Naka-san memanggil sesama animator Shimoyama-san dan memperlihatkan pada Natsu gambar yang dibuat Shimoyama-san, gambar yang sama yaitu orang memotong kayu. Natsu terpesona dengan gambar itu dan merasa gambar yang ia buat sangat berbeda jauh. Shimoyama-san juga mengecek gambar Natsu dan memuji kalau gambar Natsu lebih terasa pergerakannya daripada gambar miliknya. Tapi Natsu mengatakan mereka pasti bohong karena ia tak sehebat itu.

Naka-san mengatakan ia meminta Natsu mencoba menggambar bukan main-main, karena mereka nggak punya waktu luang seperti itu, ia ingin melihat apakah Natsu punya bakat. Membuat gambar yang bagus itu berbeda dengan membuat gambar yang bisa bergerak, menurutnya orang yang bisa membuat gambar yang terlihat bergerak itu adalah hal yang penting. Naka-san mengatakan gambar yang dibuat Natsu itu punya kekuatan seperti itu. Natsu tentu saja terkejut dan bertanya apakah benar begitu. Naka-san membenarkan, jika Natsu belajar lebih banyak lagi, ia yakin Natsu bisa menjadi animator. Natsu kemudian mengatakan ia tidak berfikir untuk menjadi animator dan Naka-san terkejut karena ia pikir Natsu melihat-lihat ke perusahaan mereka karena tertarik menjadi animator.
Yohei menjelaskan kalau Natsu adalah puteri seorang peternak dan sekarang bersekolah di SMA pertanian. Naka-san mengerti dan mengatakan sayang sekali. Natsu bingung dengan reaksi itu dan bertanya apakah wanita boleh menjadi animator. Naka-san mengatakan tentu saja boleh, karena dalam dunia film juga butuh wanita begitu juga animator. Naka-san dengan mata berbinar-binar mengatakan kalau ia ingin membuat animasi yang tidak kalah dengan disney.
Natsu mengatakan kalau ia sama sekali tidak pernah belajar khusus mengenai seni dan Naka-san bertanya pada Shimoyama-san, apa pekerjaan Shimoyama sebelum masuk ke perusahaannya. Shimoyama mengatakan kalau dulu ia adalah seorang polisi. Natsu terkejut.
Naka-san menatap Natsu dengan yakin mengatakan kalau belajar itu bisa dilakukan dimana saja.
Hari itu, dalam perjalanan pulang, Natsu masih terpesona dengan dunia baru yang ia lihat. Dunia animasi. Ia mengeluarkan gambar kelinci pemberian Naka-san dan membayangkan bagaimana kelinci itu bergerak, melompat-lompat di dunia manusia. Natsu semakin dekat dengan impian masa depannya.

Tokachi Hokkaido memasuki musim dingin yang amat dingin. Natsu bermimpi kakaknya Saitaro tiba-tiba datang ke Tokachi mengajaknya melarikan diri, tapi kakek menghalangi Saitaro dan mengusirnya. Natsu terbangun dari mimpinya saat ia memanggil nama kakaknya karena ia kedinginan. Akemi menjahilinya dengan menyiram wajah Natsu dengan salju. Natsu protes karena Akemi jahil padanya tapi sepertinya Yumiko adalah dalang dibalik semua itu.
Setelah bangun pagi, Natsu memmbantu di peternakan, ia terus diganggu oleh Kikusuke yang sedang bersemangat karena turnamen ski yang akan datang. Saat Natsu akan berangkat ke sekolah, Teruo sudah menunggunya di luar, ia ingin bicara 4 mata pada Natsu. Tapi Kikusuke yang excited dengan turnamen ski terus mengikuti Natsu, Teruo harus mengusirnya dulu baru ia bisa bicara dengan tenang pada Natsu.
Teruo mengatakan secara kebetulan ia mendapatkan 2 tiket bioskop dan memberikannya pada Natsu. Natsu senang sekali karena itu adalah tiket film disney, ia ingin sekali menontonnya. Natsu bertanya apakah ia boleh memakai kedua tiket itu karena ia berencana mengajak Akemi. Tapi Teruo kayak gugup gitu jadi Natsu bertanya apakah Teruo ingin nonton bersamanya. Teruo mengatakan bagaimana kalau Natsu mengajak Tenyo dan Natsu bingung kenapa ia harus mengajak Tenyo. Teruo mengatakan saat di Tokyo kan Natsu bertemu dengan Yohei dan Yohei bahkan mengajak Natsu ke tempat kerjanya, anggap saja balas budi waktu itu.
Natsu mengerti karena itu Teruo susah payah membeli tiket itu tapi Teruo mengatakan kalau ia mendapatkannya secara kebetulan lol. Natsu mengerti dan mengatakan ia akan mengajak Tenyo.

Saat Teruo dan Natsu berpisah, kakek melihat mereka berdua dan kakek tersenyum melihat keakraban keduanya.
Kakek teringat bagaimana ia meminta Teruo untuk menikahi Natsu agar Natsu menjadi keluarga Shibata seutuhnya dan selamanya tinggal bersama mereka. Ia mengatakan kalau ia tidak menyuruhnya secepatnya, ia hanya ingin Teruo menyiapkan hatinya. Tapi Teruo tentu saja menolak karena itu terlalu tiba-tiba, tapi kakek mengatakan kalau Teruo pasti bisa melakukannya.
Kakek berfikir apa yang terjadi tadi mungkin adalah salah satu cara Teruo untuk menarik hati NAtsu, makanya ia senang melihat keduanya akrab.

Karena musim dingin salju menumpuk, Natsu dan Yumiko berangkat ke sekolah dengan ber-ski, tidak dengan sepeda. Yumiko tidur hanya sebentar semalam karena itu ia mengantuk dan kelelahan. Natsu mengkhawatirkannya.
Yumiko sebenarnya nggak terlalu niat untuk masuk ke Universitas Hokkaido, kemana saja boleh asalkan ia keluar dari Tokachi dan Natsu bertanya kenapa Yumiko berusaha begitu keras. Yumiko mengatakan ia tidak mau kalah, bukan pada orang lain, tapi pada kata-kata 'nggak mungkin kau lulus' atau 'kau adalah wanita dan kau tidak akan bisa melakukannya'. Natsu tidak mengerti maksudnya.
Yumiko mengatakan ia tidak mudah seperti Natsu yang melakukan apa yang disuruh, Natsu pasti akan hidup dengan baik ditempat dimanapun ia berada sementara ia tidak begitu, ia ingin hidup di tempat yang ia pilih sendiri. Natsu terdiam. Yumiko meminta maaf dan berangkat duluan.

Natsu berangkat ke sekolah dengan kereta api. Saat ia masuk ke dalam gerbong, Yukijiro juga masuk. Melihat Natsu disana, Yukijiro langsung excited karena Yumiko juga pasti ada di kereta sebelah dan Yukijiro langsung mencari Yumiko. Kemudian setelah ia melihat dimana Yumiko, Yukijiro membuka jendela dan berteriak memanggil Yumiko HAHAHHAHAHHA. Yukijiro cinta mati banged sama Yumiko AHAAHAHAHHA. Yumiko dan Natsu masuk ke sekolah yang berbeda yang arahnya berlawanan dari stasiun kereta. Awalnya orang tua Yumiko juga menyuruh Yumiko masuk ke SMA Pertanian, tapi Yumiko nggak mau dan ia masuk ke SMA biasa. Yumiko memang tipe yang nggak mau kalau disuruh.

Di SMA Pertanian, saat jam pelajaran, Natsu dkk sedang mempelajari mengenai butter/menterga. Yukijiro bertanya kapan peternakan Shibata akan mulai membuat mentega, karena ayahnya sepertinya ingin segera mengembangkan makanan menggunakan mentega asli Tokachi. NAtsu mengatakan meski mereka membuatnya, bagaimana menjualnya mereka masih belum memikirkannya. Yukijiro mengatakan kalau kedai mereka bisa membantu keluarga Shibata menjualnya.
Yocchan mengatakan kenapa Yukijiro nggak membuatnya sendiri saja, bukankah itu tujuan Yukijiro masuk SMA Pertanian?
Yukijiro mengatakan kalau keluarga mereka nggak punya sapi, lagipula beternak sapi perah itu sangat sulit. Yocchan mengatakan kenapa Yukijiro nggak menikah dengan puteri pemilik peternakan sapi saja?
Yukijiro langsung kepikiran Yumiko HAHAHHAHAHAAHHA. Dia malah malu sendiri dan terbata-bata mengatakan ia pikir lebih cepat jika Natsu membuatnya (daripada ia menikah dengan Yumiko lol). Natsu mengatakan kalau ia juga ingin membuat mentega, suatu hari nanti.

Seperti biasa, sepulang sekolah Natsu menghabiskan waktu di rumah Tenyo, menggambar bersama-sama. Tenyo bertanya apakah Natsu ingin membuat animasi? Natsu terkejut.
Tenyo mengatakan kalau kakaknya baru mengirim surat dan kakaknya mengatakan hal seperti itu padanya. Natsu menjelaskan kalau ia ke tempat kerja Yohei hanya untuk melihat-lihat. Tenyo mengatakan perusahaan itu sepertinya akan segera bergabung dengan perusahaan besar. Kakaknya akan mengambil ujian masuk ke perusahaan itu. Natsu terkejut sekaligus bahagia karena setelah lulus Yohei tetap akan membuat animasi.
Tenyo mengatakan kalau Natsu tertarik, Natsu bisa mendiskusikannya dengan kakaknya. Natsu mengatakan kalau ia tidak mungkin menjadi animator, Tenyo bertanya apakah itu karena peternakan Shibata, apakah Natsu tidak bisa meninggalkannya?
Natsu mengatakan kalau ia ingin bekerja di peternakan, ia sudah memutuskan begitu. Ia menyukai animasi, menontonnya saja sudah cukup baginya. Ia kemudian bertanya kapan mereka akan pergi menonton dan Tenyo mengatakan ia siap kapan saja. Natsu sangat menantikannya dan kembali fokus pada gambarnya. Tenyo hanya menatapnya sambil tersenyum.

Kakek bicara pada Takeo dan Fujiko mengenai rencananya untuk menikahkan Teruo dan Natsu. Keduanya tentu saja terkejut mendengarnya dan menganggap kakek becanda, tapi kakek sangat serius mengenai hal ini. Kakek mengatakan kalau ia juga sudah membicarakan hal ini dan Teruo dan itu membuat TAkeo dan Fujiko lebih terkejut lagi. Fujiko marah karena kakek melakukan hal seperti itu tanpa berdiskusi dengan mereka. Kakek mengatakan kalau sekarang ia sedang berdiskusi dengan mereka dan bertanya apakah mereka menentangkanya. Takeo mengatakan bukan masalah menentang atau tidak dan Fujiko mengatakan ia bahkan sama sekali tidak pernah memikirkan hal seperti itu.
Kakek meminta mereka memikirkannya mulai dari sekarang, pasti mereka juga akan berfikir kalau itu adalah hal yang terbaik. Fujiko bertanya apa yang sebenarnya kakek takutkan sampai kakek berfikir menikahkan Teruo dan Natsu. Fujiko bertanya apakah kakek takut Natsu akan kembali ke Tokyo karena bertemu dengan kakaknya?
Kakek membantah hal itu, ia mengatakan kalau Natsu dan Teruo saling menyukai, ia pikir itu adalah hal terbaik, bukan sebagai saudara, mereka akan menjadi suami istri dan Natsu akan menjadi Shibata Natsu. Fujiko dan Takeo terdiam.

Natsu kembali ke rumah dan Fujiko & Takeo jadi panik, ia meminta kakek tidak mengatakan apapun pada Natsu mengenai pembicaraan ini, ia juga meminta Takeo untuk bersikap biasa pada Natsu. Takeo mengerti.
Natsu masuk ke tempat dimana mereka bertiga berkumpul dan Natsu merasa aneh karena jarang sekali mereka betiga berkumpul seperti itu. Natsu bertanya apa yang terjadi dan Fujiko awkward mengatakan tidak ada apa-apa.
Natsu akan masuk ke dalam untuk ganti baju saat kakek tiba-tiba memanggil Natsu, memintanya duduk karena ia ingin mengatakan sesuatu. Tapi Fujiko melarang Natsu, ia mengatakan bukan sekarang dan menatap kakek dengan tajam. Kakek akhirnya mengatakan tidak ada yang ingin ia katakan dan Natsu bingung.

Saat jam makan malam, semuanya terdiam, tidak ada yang bicara. Suasana awkward banged. Yumiko kemudian bertanya apakah terjadi sesuatu, kenapa semua diam saja nggak kayak biasanya, rasanya aneh. Fujiko mengatakan biasanya juga mereka gitu dan Takeo juga mengatakan nggak baik bicara sambil makan. Yumiko ya bingung karena biasanya saat makan malam semuanya pasti ribut. Saat liburan musim panas, Natsu dan ibu pergi ke Tokyo ayahnya bahkan kesepian karena nggak ada teman bicara. Takeo mengatakan kalau itu beda lagi, kalau ada disini ya dia nggak kesepian meski nggak bicara.
Akemi mengatakan mungkin karena Natsu sejak tadi diam saja, makanya suasana jadi aneh. Akemi bertanya apakah Natsu sedang memikirkan sesuatu dan Fujiko & Takeo juga penasaran. Natsu bingung dengan semuanya karena ia merasa biasa-biasa saja. Akemi mengatakan kalau ia khawatir karena dalam mimpinya Natsu terus memanggil-manggil 'Onii-chan'.
Takeo langsung bertanya siapa (Onii-chan yang mana) dan Teruo sebagai salah satu Onii-chan tersedak dan batuk HAHAHAHAHHAHAHHA. Natsu akhirnya mengatakan kakaknya di Tokyo, mungkin karena ia meninggalkan Tokyo seperti itu makanya ia kepikiran pada kakaknya. Suasana jadi aneh lagi dan Yumiko menyalahkan Akemi yang mengungkit hal itu. Akemi mengatakan itu karena ia mengkhawatirkan Natsu, soalnya kalau merindukan seseorang kan biasanya muncul dalam mimpi. Teruo mengatakan seseorang muncul dalam mimpi itu hal yang biasa dan Takeo penasaran siapa yang muncul di mimpi Teruo. Fujiko menatap Takeo dengan mata tajam dan Takeo akhirnya mengatakan hal seperti itu nggak penting wkkwkwkw.
Natsu kemudian mengatakan pada kakek kalau Setsu Getsu bertanya kapan mereka akan membuat mentega karena Setsu Getsu sepertinya akan mulai membuat makanan menggunaka mentega khas Tokachi. Natsu mengatakan kalau mereka sepertinya harus segera mulai memikirkan hal itu, kakek setuju. Teruo diam-diam menatap Natsu karena Natsu nggak tahu kalau membuat mentega itu sama artinya dengan menikah dengannya lol. Maksudnya tuh kan kakek bilang kalau ia ingin shibata ranch membuat mentega bersama Natsu dan Takeo, usaha masa depan gitu, tentu saja Natsu dan Teruo harus menikah dan baru bisa membuka usaha itu bersama-sama.

Hari minggu, Natsu dan Tenyo pergi ke Obihiro untuk menonton film kartun di bioskop. Selama perjalanan, Natsu tidak bisa menyembunyikan senyumannya karena ia penasaran film seperti apa yang akan mereka tonton.
Saat film dimulai, Natsu sangat excited dan sepanjang film ia tersentuh dengan animasi tersebut. Ia memikirkan kata-kata Naka-san kalau animasi itu bukan hanya membuat sebuah gambar bergerak, tapi juga mempunyai kehidupan. Jika Natsu terus belajar, Natsu pasti bisa menjadi animator.
Setelah film selesai, ada kata sambutan dari Presiden Direktur Toyo Movie yang memperkenalkan departemen animasi dari Toyo Movie, dimana mereka sedang membuat film animasi pertama Jepang dan meminta semuanya untuk menantikannya. Judulnya adalah 'Hakuja Hime' (cerita yang sama dengan pementasan drama Natsu dkk). Ia juga meminta para anak muda yang tertarik untuk bergabung dengan mereka dalam membuat film animasi Jepang yang tidak akan kalah dengan animasi luar negeri.
Natsu tersentuh dengan kata-kata dari Presiden Toyo Movie tersebut. Natsu bisa merasakan semangat mereka untuk membuat film animasi pertama Jepang.

Pulang dari nonton film, Natsu dan Tenyo singgah di Setsu Getsu dan disambut oleh ibu Yukijiro yang terkejut melihat Natsu dan Tenyo berdua saja. Ibu mengatakan kalau Yukijiro sedang tidak ada di rumah dan Natsu mengatakan mereka singgah untuk makan sesuatu bukan karena ada janji dengan Yukijiro. Natsu juga mengatakan kalau mereka berdua baru selesai nonton film dan ibu Yukijiro excited sendiri melihat mereka berdua dan mengatakan pada Tenyo siapa yang peduli mengenai film. Natsu meminta ibu Yukijiro jangan mengatakan hal yang aneh HAHAHHAHAHAHA.
Nenek Yukijiro datang kemudian menyapa mereka berdua dan bahkan akan ikut duduk disana untuk mengobrol, tapi kemudian nenek baru menyadari kalau dia mengganggu disana wkwkwkwkw. Ia akhirnya dengan pengertian meninggalkan Natsu dan Tenyo berdua.
Natsu excited banged menceritakan mengenai film tadi dan memuji bagaimana animator bisa melakukan apa saja untuk membuat film itu menarik. Tenyo mengatakan kalau ia pikir animasi itu sama dengan bertani di tanah tandus, mereka melakukan semuanya dari 0, menjadikan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Apa yang tidak terbayangkan, mereka membuatnya. Tenyo bertanya apakah Natsu siap melakukan hal itu?
Natsu kemudian jadi mengerti dan mengatakan kalau Tenyo itu sangat hebat, selalu bisa menemukan jawaban dari apa yang meragukan baginya. Tenyo tidak mengerti. Natsu mengatakan hal seperti itu tidak mungkin baginya, ia tidak percaya diri melakukannya. Ia tidak mungkin bisa melakukan sesuatu seperti animasi.
Tenyo menatap NAtsu dan bertanya, Nacchan, sebenarya kau ingin melakukannya kan?
Natsu tertawa dan mengatakan tidak mungkin, tidak mungkin ia bisa melakukannya. Meski Natsu tertawa dengan wajah seperti itu, Tenyo sebenarnya tahu betul kalau Natsu ingin melakukannya, tapi banyak yang menghalangi di hatinya, kepercayaan diri, juga keluarga Shibata.

-To Be Continued-

Komentar:
Aku udah membayangkan gimana gitu kencan pertama Natsu dan Tenyo ini, apakah ada momen manis atau bagaimana tapi ternyata fokusnya memang ke animasi. Bagaimana Natsu terpesona lagi pada dunia yang dinamakan film animasi. Mata Natsu tidak bisa berbohong kalau sebenarnya ia sangat tertarik pada animasi tapi tentu saja itu bukan pilihan yang mudah baginya mengatakan ia ingin melakukannya karena jika ia memilih animasi, artinya ia akan mengkhianati keluarga Shibata dan juga kakek yang sudah merawatnya selama 9 tahun ini.
Dan Tenyo tahu akan hal itu. Mungkin karena Tenyo selalu bersama NAtsu, atau karena Tenyo menyukai Natsu, jadi sedikit banyak Tenyo bisa melihat isi hati Natsu kalau Natsu sebenarnya ingin menjadi animator. Hanya saja Tenyo adalah tipe yang tidak akan memaksa mengatakannya, ia ingin Natsu sadar dengan sendirinya.
Hubungan Natsu dan Tenyo ini ke masa depan nanti seperinya adalah Tenyo yang memutuskan memendam cintanya demi impian Natsu, karena ia tidak mau menjadi penghalang Natsu. Pertanyaannya adalah apakah mereka akan saling menunggu?
Karena kalau aku lihat sekarang, Natsu kayaknya tidak menyukai Tenyo sebagai pria, hanya teman saja, sementara Tenyo tatapannya udah beda. Ia melihat Natsu sebagai wanita, bukan teman.

Ship pertamaku adalah Yukijiro dan disini aku menyatakan kalau ship tersebut sudah tenggelam ke dasar laut karena Yukijiro itu cinta mati pada Yumiko HAHAHHAHAHAH. Aku ngakak saat Yukijiro teriak di kereta api memanggil nama Yumiko, juga saat ia malu banged saat Yocchan mengatakan Yukijiro bisa menikah dengan puteri pemilik peternakan kalau mau bikin butter sendiri wkwkwkkwk. Pilihan pertama Yukijiro ya Yumiko, dia nggak mikir puteri pemilik peternakan lain, padahal Natsu ada dihadapannya HAHAHHAAHHAA. Natsu dan Yukijiro kayaknya akan stay sebagai teman selamanya dan aku berharap sih begitu ya, jangan ada love line kalau memang penulis cuma mau bikin Yukijiro patah hati AHHAHAHAHAHA.
Aku juga kayaknya udah menyerah sama ship Nobu-Natsu, Nobu mengingatkan aku pada Watahiki di Hiyokko. Dia cuma akan muncul saat Natsu sedang mencari seseorang saja, pas udah ketemu ya dia hilang lagi T_______T Meski hubungan Nobu dan Natsu masih paling berkesan di Natsuzora ini, tapi apalah daya, kayaknya sejak awal memang jodoh Natsu itu adalah Tenyo. Aku nggak ship Natsu dan Tenyo sih, sama kayak Suzume dan Ritsu di Hanbun Aoi, aku nggak ship mereka tapi ya karena mereka OTP utama tetap menikmati adegan mereka wkwkkwkwkwkw.
Aku nungguin Nakagawa Taishi dengan sepak terjangnya yang akan muncul di minggu ke-12 wkkwkkwkwkwkw, Sepertinya dia akan menjadi Ma-kun Hanbun Aoi atau Shimatani di Hiyokko versi Natsuzora XD XD

Mengenai pernikahan Natsu dan Teruo, kakek benar-benar egois. Dia nggak mau Natsu diambil lagi oleh kakak kandungnya, nggak mau Natsu pergi dari sisinya makanya dia ingin menikahkan Natsu dengan Teruo, supaya NAtsu terus berada di Hokkaido. Aku rasa Teruo juga ada rasa pada Natsu sih, hanya saja rasa sebagai kakaknya lebih besar dari perasaan cinta, makanya dia juga nggak mau Natsu dipaksa menikah dengannya. Ia mungkin sedang menguji Natsu saat meminta Natsu dan Tenyo menonton film bersama-sama, menguji apakah keduanya saling menyukai dan memberikan mereka kesempatan untuk punya momen bersama agar menyadari perasaan masing-masing. Makanya Teruo nantinya kesal karena Tenyo nggak juga nembak Natsu.
Sebenarnya kasihan juga sih sama Teruo kalau benar dia suka sama Natsu, tapi Natsu cuma menganggapnya kakak. Tapi Teruo kan nanti punya jodohnya sendiri yang akan mewarisi Shibata Ranch bersama-sama.

Share:

2 comments:

  1. Yukijiro jodohnya Yumiko, Teruo juga ada, Tenyo apalagi.. Terus, jodohnya Nobu siapa dong? XD (siapa tau ada info spoilernya ^_^)

    Sebenernya tertarik nonton Natsuzora buat liat Asuka Kudo, meski dari awal udah tau cuma supporting cast. Tapi pas tau kalo karakternya Nobu ternyata muncul di awal episode bareng sama pemeran utama pula, makanya jadi lebih penasaran dan semangat nontonnya >-< waktu episode 26 itu seneeng~ banget, bisa puas liat karakter Nobu lebih lama bareng Natsu. Tapi.. sepertinya harus diakhiri saja biar ga patah hati diakhir drama nanti.. Hehe.. Oya, terima kasih untuk recap Natsuzora nya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Spoiler mengenai dengan siapa para tokoh berakhir itu nanti ada di guide book Natsuzora part 2 rilis Juli katanya, jadi spoiler lebih lanjut kayaknya memang nunggu Juli.

      Aku awalnya nggak terlalu tertarik sama karakter Nobu, awalnya fokus sama yang ada di main cast aja. Tapi pas Kudo Asuka jadi cast, aku baca penjelasan karakternya kok agak mencurigakan gitu. Cuma ya biasa aja. Eh pas episode 1 ya ampun itu adegannya dalem bangeeeeeed, aku langsung suka sama Nobu. Trus dia itu baik banged sama Natsu, menepati janjinya, ditambah yang main Kudo Asuka duh HAHAHHAHAHA.

      Dia punya peluang sih scara dia tampil paling awal, kenangan sama Heroine juga mantap, trus photo di relationship chartnya juga di foto khusus bukan di crop dari stills kayak supporting cast lain, dia juga ada di poster. Masalahnya kenapa dia Kudo Asuka nggak ikut diumumkan pas pengumuman main cast yang ada konferensi persnya, bisa jadi karena dia memang supporting atau karena dia orang Tokyo makanya nggak masuk pas pengumuman maincast Hokkaido Hen HAHAHHAHAHA.

      Nggak tau deh, yang jelas nanti di part 2 Natsu kembali ke Hokkaido dan itu bikin aku deg degan apakah disana ship Nobu-Natsu akan karam karena Natsu kembali bertemu dengan tenyo wkkwkkwkwkwkkkw.

      Delete

Follow by Email

Translate

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


SUPPORT US

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Ayase Haruka Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Darren Wang Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fujiki Naohito Fuka Koshiba Fukagawa Mai Fukuchi Momoko Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Higa Manami Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kanjiya Shihori Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kiritani Kenta Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Lily Franky Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Matsushima Nanako Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Minami Sara Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Moka Kamishiraishi Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Okada Kenshi Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomita Miu Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Uchida Rio Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts