Saturday, 4 November 2017

[Review] J-Movie: The 100th Love With You (2017)


Salah satu most anticipated japanese movie 2017,mungkin kalian tau karena apa, yaps, Sakaguchi Kentaro hohohoho.
Aku sudah lama mendownload movienya, berharap subtitlenya cepat rilis karena yang main cukup populer, ternyata subnya tidak secepat yang aku bayangkan. Agak kaget juga sih, tapi setidaknya pada akhirnya ada yang ngesub 😅

The 100th Love with You / Kimi to 100 Kaime no Koi adalah sebuah movie yang rilis pada Februari 2017 lalu, bergenre romance, fantasy, time travel. Jujur saja, awalnya aku nggak tau kalau ini tentang time travel lho, sampai aku membuat sinopsis untuk most anticipated movie, aku baru nyadar, ternyata ini ada unsur fantasy-nya, kirain kisah cinta biasa lol. 

Movie ini disutradarai oleh Sho Tsukikawa (Kurosaki-kun no Iinari ni Nante Naranai Movie, Tonari no Seki-kun to Rumi-chan, All Esper Dayo). Untuk karyanya aku sudah menonton Kurosaki-kun dan Tonari no Seki-kun, menurut aku bagus. Sedangkan sutradara ini ternyata menyutradarai I Want to Eat Your Pancreas yang sedang tayang di bioskop Jepang saat ini dan sedang populer lho dan juga sedang menyutradarai next movie Tonari no Kaibutsu-kun Tsuchiya Tao dan Masaki Suda 😆 Dua-duanya jadi movie yang ditunggu-tunggu.
Sedangkan naskah movie ini ditulis oleh Satomi Oshima (Kiyoku Yawaku, My Darling is a Foreigner, 1 Litre of Tears Drama). Karya penulis ini yang sudah aku tonton adalah 1 Litre of Tears drama dimana sukses membiat aku mengeluarkan seliter air mata saat menontonnya. Aku juga menonton Kiyoku Yawaku, tapi menurut aku movienya biasa-biasa aja. Sementara My Darling is a Foreigner ada dalam daftar tontonan hehehehe.

Movie yang berdurasi 116 menit ini dibintangi oleh Sakaguchi Kentaro (My Love Story, Tokyo Tarareba Girls, Gomen Aishiteru), Miwa (Maestro!), Ryo Ryusei (Hiyokko, Orange, Koe Koi), Erina Mano (Nigehaji, Orange, All Esper Dayo), Yuki Izumisawa (Hiyokko, Omotesando Koukou Gasshoubu, Hanamoyu). 

Sebenarnya aku baru sadar kalau dua cowok Hiyokko, Ryo & Yuki, main di movie ini, sahabatan lagi. Sayangnya seingat aku di Hiyokko mereka nggak ada scene bareng.
Kalau soal suara, Miwa memang nggak diragukan ya, dia adalah salah satu penyanyi dan pencipta lagu yang cukup populer di Jepang. Tapi sayang sekali, menurut aku akting Miwa disini kurang, ada beberapa adegan yang dia kelihatan awkward banged. Padalah di Maestro aku suka aktingnya huhuhuhu. 

Kalau Sakaguchi Kentaro sendiri menurut aku dia sangat cocok memerankan karakter ini. Rasa frustasinya dapet banged huhuhuhu, sayangnya pas adegan puncak dimana dia nangis menjelang ending kok agak gimana gitu 😅
Di movie ini aku suka sekali pada Ryo Ryusei, dia adalah salah satu aktor muda yang menurut aku aktingnya bagus banged, setelah aku menonton beberapa drama dan movienya. Dia cocok jadi karakter jahat, jadi karakter baik, tsundere atau yang diam-diam suka sama seseorang. Aktingnya Versatile dan nggak awkward heheheheeheh.
Sayang sekali Ryo Ryusei harus lebih berjuang biar di kenal dan dapat banyak peran utama. Berperan di asadora sudah merupakan suatu loncatan sih ☺️

The 100th Love with You ini menceritakan tentang persahabatan 5 orang yang dilatarbelakangi oleh kehidupan universitas dan sebuah band. Awalnya sih kita melihat persiapan mereka untuk sebuah festival band dimana akan menjadi pertunjukan live mereka yang terakhir sebelum lulus universitas. Tapi kemudian kita dikejutkan dengan kematian sang tokoh utama. Aku shock juga sih saat itu 😅

Oke, berikut sinopsis singkatnya, Sinopsis ini berisi spoiler, jadi kalau nggak suka spoiler bacanya cukup sampai disini saja ^^~

SINOPSIS

Aoi Hinata (Miwa) dan Riku Hasegawa (Sakaguchi Kentaro) sudah berteman selama 15 tahun. Mereka berdua pertama kali bertemu saat Aoi berusia 5 tahun dimana Riku membantu Aoi untuk memghidupkan kembali sebuah piringan hitam yang berisi lagu kesukaan ayahnya, dimana piringan itu rusak dan tak bisa diperbaiki lagi. Itu adalah kenangan pertama mereka yang tidak pernah bisa mereka lupakan.

15 tahun berlalu setelah saat itu, sekarang keduanya berada di bangku Universitas. Aoi dan Riku membentuk sebuah band (maaf aku lupa namanya) bersama 3 teman mereka yang lain, Naoya Matsuda (Ryo Ryusei), Tetsuta Nakamura (Yuki Izumisawa) dan Rina Sagara (Erina Mano). Dalam band itu, Aoi bertindak sebagai vocalist dan gitaris, Riku sebagai pencipta lagu dan gitaris, Naoya bassist dan Tetsuta sebagai drummer. Rina sendiri bertindak sebagai manager dan tim kreatif.
 
Mereka ada di tahun terakhir di Universitas dimana festival nanti adalah terakhir kalinya mereka akan mengadakan pertujukan live. Mereka mungkin akan jarang bertemu setelah lulus, karena mereka memilih jalan yang berbeda. Aoi sendiri akan belajar ke luar negeri.
Bagi Aoi, Riku adalah sahabatnya sejak kecil yang sangat sempurna. Riku tidak pernah melakukan kesalahan, selalu melakukan dengan baik, ia pintar dan punya masa depan yang bagus. Temannya iri padanya karena mereka tak bisa mengejek apapun mengenai Riku. Tapi belakangan mereka merasa ada yang aneh dengan Riku, karena Riku terlalu banyak menghabiskan waktu di perpustakaan. 

Aoi menyukai Riku, tapi ia tidak pernah mengatakannya. Ia nyaman dan bahagia seperti sekarang ini bersama Riku. Mereka berjanji akan merayakan ulang tahun bersama 100 tahun kedepan setelah pertemuan pertama mereka.
Suatu hari, Naoya meminta izin pada Riku kalau ia akan menyatakan perasaan pada Aoi dan Riku memperbolehkannya. Cukup sulit bagi Naoya mengatakannya karena mereka sedang makan berempat bersama teman lainnya, minus Riku. Meski akhirnya Naoya keceplosan tapi dia sendiri malah kabur saking malunya.
Aoi sendiri hanya menganggap Naoya sebagai temannya karena ia menyukai Riku + dia tahu kalau Rina menyukai Naoya.

Aoi dan Riku sering menghabiskan waktu bersama untuk membuat lagu dan begitu juga hari ini mereka menciptakan lagu bersama-sama. Semua terasa menyenangkan sampai ada sesuatu yang membuat Aoi marah, karena masalah Naoya dimana Riku sepertinya oke oke saja kalau ia jadian dengan Naoya.
Selain itu, Riku juga kelihatan dekat dengan seseorang dari jurusan Fisika dan Aoi tidak suka melihatnya.

Aoi badmood sampai hari H, 31 Juli dimana festival diadakan. Ia bahkan tak bisa menyanyi dengan baik dan harus mengulang dari awal. Ia juga meninggalkan lokasi lebih awal dan menangis. Saat itulah sesuatu terjatuh dari sapu tangannya dan saat ia akan mengambilnya sebuah mobil menabraknya.
Aoi terbangun di ruang kelas 1 minggu sebelum kejadian dan ia shock kenapa ia ada disana. Awalnya ia pikir itu hanya mimpi tapi kejadian dalam mimpinya itu sama persis dengan hal-hal yang terjadi berikutnya. Ia sempat bertanya pada Riku tapi Riku malah tertawa mengejeknya. Saat Aoi ngambek, Riku menemuinya dan mulai menceritakan kalau ia punya rahasia. Riku menceritakan mengenai sebuah piringan hitam hitam yang bisa mengembalikan waktu dan tentu saja Aoi tidak percaya. Sampai mereka berdua mencobanya dan mereka benar-benar kembali ke masa 1 minggu sebelum kejadian.

Riku menceritakan bagaimana ia mengetahui piringan itu dan ia selalu menggunakannya sejak pertemuan pertama mereka dulu, dimana ia sama sekali tidak bisa bermain gitar tapi demi Aoi ia memutarbalikkan waktu beberapa kali hanya untuk latihan gitar. Ia juga sering melakukannya kalau ada sesuatu yang tidak berjalan lancar seperti Aoi yang memakan piringan cokelat hadiahnya. Itulah alasan kenapa Riku selalu sempurna dimata Aoi. Alasan Riku melakukannya, ia ingin terlihat keren. Aoi kemudian menyadari Riku menyukainya dan Riku membenarkan. Setelah mengetahui kalau perasaan mereka berdua sama, mereka memutuskan kembali ke musim panas tahun sebelumnya dan menikmati hari-hari sebagai pasangan kekasih.

Aoi dan Riku sangat bahagia, sebagai sahabat, sebagai pasangan kekasih. Kasihan Naoya yang patah hati mengetahui mereka berdua pacaran. Semuanya berjalan sangat lancar sampai ke musim panas dimana Aoi ditakdirkan meninggal dunia. Pertunjukan musik mereka berjalan lancar dan semuanya berbahagia. Tapi 31 Juli pukul 18.10 ternyata tidak bisa di ubah, Aoi tetap meninggal dunia.

Riku kembali memutar piringan dan begitu kembali ke masa lalu, ia segera mencari Aoi dan setelah melihat Aoi masih hidup, ia memeluknya. Kali ini Aoi sama sekali tidak tahu kalau ia kembali ke masa lalu.
Setelah itu, Riku kembali bersikap aneh, ia lebih banyak menghabiskan waktu di perpustakaan dan bahkan kelihatan bertengkar dengan gadis dari jurusan fisika itu, Riku juga bolos latihan dan sempat bertengkar dengan Naoya karena Riku mengatakan ia tak punya waktu melakukan hal seperti itu. 

Saat menciptakan lagu bersama-sama, Aoi kemudian sadar kalau ada lirik yang hilang tapi Riku menyanyikan bagian itu dan ia menyadari kalau Riku mengembalikan waktu lagi. Aoi menemui gadis dafi jurusan fisika itu dan mengetahui kalau Aoi selama ini memperlajari sesuatu tentang ruang dan waktu, teori relativitas dan lain sebagainya. Aoi juga melihat catatan Riku yang penuh dengan corat coret yang berakhir pada 31 Juli pukul 18.10. Aoi juga mendengarkan pembicaraan Riku dan pamannya. Ternyata selama ini Riku sudah mengembalikan waktu berkali-kali untuk menyelamatkan Aoi, Riku mencoba berbagai kemungkinan, seperti menciptakan lagu, tidak datang latihan, mengubah takdir bersama-sama, mengurung Aoi di kamar, bahkan mengorbankan diri sendiri untuk mati menggantikan Aoi dan lain-lain, tapi hasilnya tetap sama. Paman menyuruh Riku berhenti karena ia pernah melakukan hal yang sama, tapi takdir kematian tidak bisa diubah.

 
Riku tetap tidak menyerah, membuat Aoi sedih karena Riku hanya menyiksa diri sendiri melakukan itu, melihat dirinya mati berkali-kali. Riku tak peduli, ia akan mengulang waktu sebanyak apapun selama ia bisa bersama Aoi. Tapi Aoi tidak suka hal itu dan memecahkan piringan hitam itu.
Riku shock. Ia mencoba memperbaiki piringan hitam itu selama waktu yang tersisa tapi pamannya menyuruh Riku untuk membuat kenangan bersama Aoi dari pada menghabiskan waktu memperbaiki piringan yang tidak akan bisa diperbaiki.

Akhirnya Aoi menyerah dan memutuskan menciptakan kenangan bahagia bersama Aoi. Ia memohon pada Naoya dan Tetsu untuk membantunya, mereka harus menyanyikan lagu baru ciptaan Aoi di pertunjukan terakhir mereka. Dan begitulah akhirnya Hari-H tiba dimana band mereka menyanyikan lagu ciptaan Aoi. Pertujukan berjalan lancar diakhiri dengan kembang Api. Aoi mengatakan kalau ini adalah ulang tahun terindahnya selama ini.
Aoi meninggalkan hadiah terakhirnya untuk Aoi yang membuat Aoi pada akhirnya meneteskan air matanya.

Yang aku sukai dari movie ini adalah endingnya. Penulis setidaknya memperlihatkan kehidupan Riku dkk setelah kepergian Aoi. Mereka kembali menjalani kehidupan normal seperti biasa. Mereka masih bersahabat dan bermain band bersama. Sepertinya Riku jadi vocalist, karena Aoi dulu selalu meminta Riku untuk menyanyi tapi Riku menolak. 

Naoya sendiri pacaran dengan Rina setelah kejadian dimana Rina keceplosan mengatakan perasaannya tentang Naoya yang saat itu galau nyari pacar HAHAHAHAHAHA.
Sementara Tetsu jomblo sejati kayaknya 😅

Ini movie sebenarnya sangat bagus, aku suka. Tapi seperti yang aku bilang diatas, Miwa agak awkward memerankannya. Tapi aku juga agak bingung pada sesuatu, mengenai piringan hitam itu, kenapa bisa memutar waktu ya?

Skor:

Story: 4/5
Acting: 3,5/5
Cinematography: 4/5
Music: 4/5
Opening: 3/5
Ending: 3,5/5

Share:

1 comment:

  1. HM, pertama kali nonton banyak ngeskip gak nyaman ama style rambut para pemain cowok na kek boyband Korea, mo nonton lagi males, wkwkwk

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts