Saturday, 25 November 2017

[Sinopsis] A Love So Beautiful Episode 5-1



Aduh di episode ini kok aku makin nggak suka sama sifatnya Jiang Chen ya. Bisanya aku tuh fall sama karakter tsundere, tapi kenapa Jiang Chen makin lama makin nyebelin ya?
Dia tuh suka kesel sendiri kalau Xiao Xi deket sama Bo Song, mentang-mentang Xiao Xi suka sama dia, seolah-olah dia bilang 'ini cewek suka sama gue kok mainnya sama situ'. Lah dia sendiri ga berusaha malah terus cuek cuek dan cuek. Nyebelin.
Bisa ga sih penulisnya bikin ending kaya You Are the Apple of My Eyes aja? *dilempar sama fans wkwkwwkkwkw

To Our Pure Little Beauty Episode 5

Xiao Xi ada di rumahnya, sedang menonton drama sejarah yang kayaknya kok dramanya nggak asing ya (putri Huan Zhu?). Ia asik menonton dan saat adegan kissu muncul, ia menutup matanya tapi tetap mengintip dari sela jarinya. Ia tak tahu ayahnya masuk ke rumah dan nggak nyaman dengan adegan kissu itu. ayahnya mencoba membuat suara agar Xiao Xi sadar dan saat Xiao Xi melihat ayahnya, ia terkejut.
Adegan kissu-nya lama banged, nggak selesai-selesai. Ayah dan anak itu malah jadi awkward  dan untuk mencairkan suasana, Xiao Xi menawarkan semangka pada ayahnya . Ayahnya menolak dan menyuruh Xiao Xi ke kamarnya mengerjakan PR. Xiao Xi menurut, ia mematikan TV dan kembali ke kamarnya HAAAHHAHAHAA.
*Memang nggak asik nonton drama romantis di TV rumah kalau ada orang lain XD Makanya sekarang lebih suka nonton di laptop aja wkkwkwkwkkw, kalau sendiri kan aman XD

Keesokan harinya di sekolah, pelajaran musik kelas mereka diganti dengan pelajaran bahasa Inggris. Xiao Xi kecewa banged dan protes karena mereka masih siswa kelas 1 kenapa pihak sekolah menganggu kelas musik mereka. (Biasanya pelajaran berubah itu kalau udah kelas 3, misalnya pelajaran yang kurang penting diganti dengan pelajaran yang akan diujiankan saat UN atau tes Univ, makanya Xiao Xi protes karena mereka masih siswa kelas 1).
Jing JIng mengatakan kalau ia dengar prestasi sekolah mereka buruk, sekolah lain sebenarnya sudah melakukan ini sejak dulu. Xiao Xi mulai mengatakan kalau hal ini akan menganggu perkembangan individual mereka. Jing Jing setuju sih, karena mereka lebih suka kelas musik dari pada bahasa Inggris.
Wali kelas masuk dan memberi pengumuman kalau minggu depan akan ada kompetisi drama jadi kelas mereka juga akan mengikuti kompetisi itu. Mereka akan memilih siapa yang bermain dilain hari.

Pulang sekolah, Jing Jing dan Xiao Xi singgah di toko buku. Xiao Xi membicarakan mengenai rencana masa depannya, kalau ia tidak lulus tes universitas dan membuka sebuah toko buku dimana para siswa akan datang membeli buku disana tapi sebenarnya ia membuka sebuah temapt untuk para siswa dimana mereka bisa pacaran dengan bebas (dalam artian, dia nggak melarang anak-anak pacaran di toko bukunya). Ia akan berdiri di meja kasir dan mengamati para anak muda yang jatuh cinta. Membayangkannya saja sudah membuat Xiao Xi bahagia.
Jing Jing menyuruh Xiao Xi untuk menyelesaikan kisah cintanya terlebih dahulu, jangan memikirkan kisah cinta orang lain. Ia bertanya bagaimana hubungan Xiao Xi dengan Jiang Chen dan Xiao Xi mengatakan masih sama seperti biasanya.
JIng Jing mengingatkan kalau Xiao Xi tidak segera bertindak, Jiang Chen bisa diambil orang lain. Xiao Xi panik dan bertanya siapa?
Jing Jing mengatakan kalau Li Wei dkk akan tampil dalam pementasan drama 'Thunderstorm'. Li wei mungkin akan mengajak Jiang Chen.
Kalau masalah itu, Xiao Xi tidak khawatir sama sekali karena ia tahu sifat Jiang Chen, Jiang Chen tidak akan mau diajak main drama.
Jing Jing mengingatkan Xiao Xi jangan sok yakin, siapa tahu Li Wei terus dan terus memaksa Jiang Chen, dan akhirnya Jiang Chen setuju melakukannya.
Xiao Xi jadi khawatir dan bertanya apa yang harus ia lakukan. Jing Jing tentu saja menyuruhnya melakukan seperti yang Li Wei lakukan.

Keesokan harinya, Xiao Xi melihat Lu Yang sedang mencorat coret bukunya, ia sepertinya akan ikut mendaftar kompetisi drama dan Xiao Xi mengejek karena Lu Yang ingin menjadi Dao Ming Si (HAHHAHHA, Meteor Garden, apakah sebuah kebetulan? Karena Shen Yue kan akan menjadi Shan Cai 2018).
Yang membuat Xiao Xi mengejek Lu Yang adalah karena Lu Yang tidak cocok memerankan Dao Ming Si dimana Jing Jing menjadi Shan Cai, karena Jing Jing sifatnya lebih keras dari Lu Yang yang lemah.
Lu Yang tak menyerah dan mengatakan kalau mereka bisa berganti peran. Xiao Xi menyuruh Lu Yang untuk berhenti bersusah payah dan bergabung dengan kelompok mereka, karena JIng Jing ada dikelompoknya.
Lu Yang dengan cepat setuju karena Jing Jing ada dikelompok Xiao Xi HAHAHHAHA. Tapi Xiao Xi mengatakan ada syaratnya kalau Lu Yang ingin bergabung, karena grup mereka masih kekurangan satu anggota.
Lu Yang langsung paham maksud Xiao Xi.

Jiang Chen kebetulan lewat disana dan Lu Yang langsung mendekati Jiang Chen, ia meminta Jiang Chen membantunya, karena mereka ingin ikut kompetisi dan ingin JIang Chen masuk grup mereka. Untuk saat ini anggotanya ada Xiao Xi, Jing Jing dan dirinya.
Jiang Chen menatap Lu Yang, kau? dan kau? (melihat ke arah Xiao Xi). Xiao Xi sudah mengantisipasi hal ini, ia sangat berharap Jiang Chen masuk. Tapi Jiang Chen menolak karena anggota grup ini tidak meyakinkan HAHAHHHAHA.
Lu Yang meminta Jiang Chen jangan menolak dengan cepat, karena ini adalah kesempatan Jiang Chen menjadi terkenal, dengan sutradara dan cast yang bagus.
Jiang Chen kemudian berfikir dan bertanya mengenai plot drama pementasan  yang mereka rencanakan.
Lu YAng sebenarnya nggak tahu mereka mau melakukan pementasan apa dan kemudian memanggil sutradara untuk menjelaskannya. lol.

Xiao Xi kemudian mendekati keduanya dan mulai menceritakan kalau mereka akan mengadaptasi sebuah drama yang populer, My Fair Princess (drama ini lebih dikenal dengan Putri Huan Zhu kalau di indonesia, dulu aku suka banged sama drama ini).
Lu Yang yang baru tahu jadi sakit kepala mendengarnya. Jiang Chen sudah menduga kalau mereka akan mengadaptasi cerita yang seperti itu.
Xiao Xi mengajak Jiang Chen masuk ke grup mereka karena grup mereka akan melakukan persiapan dengan matang. Mereka bahkan sudah membuat keputusan kalau Jiang Chen akan memerankan Erkang.
LU Yang kemudian protes kenapa Jiang Chen harus memerankan Erkang. Xiao Xi mengatakan karena dia ingin memerankan Zi Wei (mungkin love interestnya Erkang). Xiao Xi menggunakan kekuasannya sebagai sutradara, mengatakan karena ia sutradara jadi ia akan memerankan peran yang ia inginkan HAHAAHHAHAHAA.

Lu Yang akhirnya hanya bisa setuju. Xiao Xi memuji diri sendiri mengatakan kalau sifatnya yang baik ini mirip dengan Zi Wei.
Jiang Chen hanya tersenyum mengejek. Xiao Xi masih berusaha mengajak Jiang Chen dan mengatakan kalau Er Kang itu sangat karismatik hanya dengan satu pose saja.
Lu Yang bahkan menirukan posenya. Jiang Chen udah nggak selera sama kelompok mereka dan mengusir keduanya dari mejanya hAHAHAHAAHHA.
Xiao Xi kecewa banged. Ia terus menatap Jiang Chen.

Malam harinya, Xiao Xi menonton drama itu untuk sambil menulis naskah untuk pementasan dan ia benar-benar menyukai drama itu. Terpesona banged, ia sangat ingin memerankan adegan romantis dengan Jiang Chen.
Xiao Xi masih belum menyerah mengajak Jiang Chen, ia terus memberikan naskahnya pada Jiang Chen untuk dibaca, siapa tahu dengan itu Jiang Chen akan berubah pikiran.
Saat jam pelajaran ia melempar naskahnya ke meja Jiang Chen, Xiao Xi meninggalkan naskah di pintu rumah Jiang Chen, bahkan memasukkannya diam-diam ke tas Jiang Chen.
Jiang Chen pusing banged menghadapinya.

Keesokan harinya ia mengembalikan naskah itu meminta Xiao Xi untuk berhenti memberikan naskah padanya.
Saat ia ke meja Xiao Xi, Xiao Xi sedang tidur. Jiang Chen tertarik melihat wajah tidur Xiao Xi dan sengaja mendekatkan wajahnya, agar ia bisa mengamatinya dengan jelas. Anak-anak lain nggak ada yang memperhatikan, mereka fokus belajar.
Jiang Chen diam-diam tersenyum melihat Xiao Xi dan Xiao Xi tiba-tiba membuka matanya. Jiang Chen tentu saja langsung mengalihkan pandangan dan bersikap dingin lagi, mengatakan pada Xiao Xi untuk tidak memberikan naskah padanya lagi.

Lu Yang ingin mengerjai Xiao Xi tapi Bo Song yang baru datang langsung menghalanginya, melarang Lu Yang menyentuh bos-nya.
Lu Yang kemudian memanggil Xiao Xi karena ingin mendiskusikan sesuatu padanya, ia ingin Xiao Xi memasukkan part yang ia inginkan dalam naskah. Xiao Xi bertanya apa itu dan Lu Yang mengatakan ia ingin mempunyai adegan dimana Hero menyelamatkan si cantik.
Xiao Xi mengatakan mereka tak bisa menambah adegan karena ia sudah merencanakan semuanya, adegan mereka adalah Xiao Yan Zi dan Wu Ah Ge yang naik kuda bersama, kemudian terjatuh ke padang rumput.
LU Yang yang mendengar itu sangat kecewa karena tidak terdengar romantis sama sekali, ia ingin adegan romantis bersama Jing Jing. Ia bahkan jadi tak bersemangat lagi untuk main dan mengatakan ia mengundurkan diri saja.
Bo Song kesal mendengarnya, mengingat bos-nya sudah susah payah menulis naskah. Lu Yang tak peduli dan menyuruh Bo Song untuk tidak menyentuhnya HAHAHAHHA.
Xiao Xi mengatakan kalau ada kissu scene diadegan itu. Lu Yang terkejut dan memuji Xiao Xi kalau itu adegan yang bagus. HAHAHHAHAHAHHA. Xiao Xi bisa banged ya, memilih adegan untuk temannya, tapi bukannya drama mereka jadi lebih ekstrim? lol.

Jing Jing akan keluar kelas dan Lu Yang menghentikannya, ia mengatakan nanti mereka berdua akan berperan sebagai Xiao Yan Zi dan Wu Ah Ge. JIng Jing bingung, ia belum mendengar mengenai perannya itu dan mengatakan kalau ia tidak mau. Lu Yang terkejut dan mengatakan itu hanya adegan naik kuda.
Xiao Xi mengatakan mereka akan menggunakan sepeda sebagai pengganti kuda. Bo Song memuji ide bagus Xiao Xi . Lu Yang sangat berharap berakting bersama Jing Jing. Tapi Jing Jing tidak tertarik menjadi pasangan Lu Yang, ia meninggalkan mereka HAHAHHAHAAHHA.
Lu Yang tak peduli dan mengatakan kalau ia sangat bersemangat mengenai pementasan ini dan akan mengerahkan 120% kemampuannya agar mereka berhasil.
Xiao Xi senang mendengarnya. Lu Yang kemudian punya permintaan pada Xiao Xi untuk memperpanjang durasi adegannya. Xiao Xi mengatakan mereka bisa mengaturnya nanti.

Seperti dugaanku di episode 4 lalu, Jing Jing beneran jadi suka sama dokter UKS itu HAHAAAHAHHA.
JIng Jing hari itu menemui dokter di UKS dan berpura-pura kalau kakinya masih sakit, ia ingin dokter memeriksanya.
Xiao Xi yang lewat disana penasaran kenapa Jing Jing ke UKS, ia mengikutinya dan mengintip dari pintu.
Dokter memeriksa kaki JIng Jing dan Jing Jing merintih kesakitan saat dokter memegang kakinya, dokter bingung karena harusnya JIng Jing sudah sembuh. Ia pikir mungkin obatnya tidak bekerja dengan baik dan mengambilkan obat baru. (Hmmm, bukannya dokter ini biasanya bisa menebak kalau siswanya berbohong ya? Kenapa dia mengikuti kebohongan Jing Jing? HMMMM).
Jing Jing bahkan berusaha agar dokter itu mengingat namanya dan sengaja mengatakan siapa namanya, dokter tertawa dan mengatakan ia mengenali Jing Jing.
Jing Jing juga mengembalikan pakaian yang dipinjamkan dokter saat ia kabur dulu, ia sengaja memasukkan buku kedalam kantong pekaian itu, agar nanti ia punya kesempatan menemui dokter lagi HAHAHHAHAHAHA.

Xiao Xi sudah menunggu Jing Jing di luar untuk menginterogasinya, Xiao Xi marah karena Jing Jing merahasiakan itu padanya. Padahal ia menceritakan semua masalah cintanya pada Jing Jing, tapi Jing Jing malah merahasiakan. Xiao Xi bahkan mengatakan sebaiknya mereka jangan berteman lagi. JIng Jing kemudian mengatakan kalau ia akan menceritakan semuanya.
Xiao Xi senang mendengarnya dan mengingatkan JIng Jing kalau ia tak memaksa JIng Jing mengatakannya, tapi Jing Jing yang menawarkan diri menceritakannya. HAHAHHAHAHAHA.
JIng Jing mengatakan ia memang ingin mengatakan pada Xiao Xi, tapi ia belum siap. Tapi sekarang karena tak punya pilihan, ia harus menceritakannya.
Xiao Xi mulai menceritakan apa yang terjadi dihari pertandingan olahraga saat ia kabur dan celananya robek, guru meminjamkan celana padanya.
Xiao Xi mengatakan kalau itu sangat romantis, kalau Jiang Chen melakukan itu padanya ia akan sangat bahagia.
Jing Jing mengingatkan Xiao Xi untuk tidak mengatakan pada siapapun, kalau Xiao Xi mengatakannya ia juga akan membongkar rahasia Xiao Xi yang menyukai Jiang Chen.
(WHAT? Xiao Xi menyukai Jiang Chen itu rahasia????? Udah kelihatan banged gitu masa nggak ada yang nyadar? wkkwkkwkwkkw).

Xiao Xi dan Jing Jing kemudian membicarakan pementasan drama. Grup Li Wei akan mementaskan 'Thunderstrom' sementara Xiao Xi akan mementaskan 'My Fair Princess'. Li Wei dan Xiao Xi ada dilevel yang berbeda. Xiao Xi bahkan belum bisa mengajak Jiang Chen masuk kelompok mereka.
Xiao Xi mengatakan kalau kelompok LI Wei lebih ke arah cerita serius, sementara kelompok mereka lebih memilih cerita komedi. Setiap orang punya kemampuan yang berbeda. Dan untuk Jiang Chen sendiri, kalau Jiang Chen tidak masuk ke kelompok mereka, ia yakin Jiang Chen juga tak tertarik dengan kelompok Li Wei.
Jadi tak masalah baginya karena tidak akan ada yang bisa mendapatkan Jiang Chen HAHAHHAHHAHA.

Xiao Xi yang sedang fokus pada latihan dramanya bahkan latihan dialog-nya di tangga dan saat Jiang Chen lewat, Xiao Xi malah mengajak Jiang Chen berakting dan memanggilnya Erkang. Jiang Chen mengatakan kalau dia bukan Erkang, ia memegang kepala Xiao Xi dan memutarnya agar Xiao Xi berbalik dan jangan menghalangi jalannya.
Tapi Xiao Xi beneran nggak menyerah, ia bahkan mengatakan siapa Jiang Chen, kenapa suaranya mirip dengan Erkang-nya? Apa yang sudah dilakukan Jiang Chen pada Erkang-nya?
Jiang Chen kesal dan mengatakan kalau ia sudah membunuh Erkang HAHHHAHAHAHAAHA.
Xiao Xi tidak menyerah dan bahkan meminta Jiang Chen menjadi pengawalnya, ia mencoba memegang tangan Jiang Chen dan Jiang Chen berusaha melepaskan diri wkkwkwkwkkwk.
Xiao Xi niat banged sumpah XD

Siswa kelas 1-3 sangat bersemangat mengenai kompetisi ini dan mereka jadi rebutan anggota. Wali kelas memutuskan untuk membagi kelompok mereka, ia sengaja memilih anak-anak yang punya image bagus dan baik dalam satu kelompok yang sama,  sementara siswa lain boleh memilih anggotanya sendiri. Akhirnya Li Wei, Jing Jing dan Jiang Chen berakhir di kelompok yang sama.
Xiao Xi sangat kecewa. Saat makan siang, ia mengeluh karena Jiang Chen akan sekelompok dengan Li Wei dan bertanya pada Jiang Chen apakah dia yakin mau satu kelompok dengan Li Wei  dan Jiang Chen mengangguk.
Li Wei datang mendekati mereka dan memberikan naskah pada Jiang Chen dan Jing Jing. Xiao Xi cemberut. Teman Li Wei yang suka ngomong itu mulai mengejek Xiao Xi yang tak bisa satu kelompok dengan Jiang Chen. Mereka mulai adu mulut dan Jiang Chen mengatakan kalau ia akan menemui mereka nanti untuk latihan, ia sengaja mengatakan itu agar Li Wei dan temannya pergi dan tidak bertengkar disana.

Lu Yang dan Xiao Xi yang kehilangan pasangan mereka di kompetisi ini jadi sangat kecewa. Xiao Xi terus cemberut dan memanggil Jiang Chen dengan Erkang, bertanya apakah Erkang akan mengabaikannya dan tak mau menjadi matanya lagi? (btw diceritanya, peran Xiao Xi adalah gadis buta dan Erkang selalu menemaninya dan menjadi penunjuk jalan baginya).
Xiao Xi bahkan pura-pura tak bisa melihat dan meraba-raba, mengganggu Jiang Chen yang sedang makan. Bo Song kemudian mengangkat tangannya dan mengatakan kalau dia yang akan menggantikan Jiang Chen. Jiang Chen terkejut.
Lu Yang tak bersemangat dan menyuruh Bo Song makan saja, sementara Xiao Xi tetap cemberut karena nggak bisa bersama Jiang Chen.
JIang Chen yang bad mood karena Bo Song kemudian mengatakan kalau siapapun yang melakukannya sama saja , lagi pula peran Xiao Xi adalah gadis buta, dia tak akan bisa melihat siapa yang memandunya.
Xiao Xi makin cemberut saat Jiang Chen meninggalkan mereka. Bo Song diam saja dan melihat kepergian Jiang Chen dengan sudut matanya.
Xiao Xi berbisik pada Jing Jing untuk mengawasi JIang Chen di grup Li Wei.

Jing Jing pergi untuk latihan bersama grup Li Wei dan Lu Yang benar-benar sedih karena Jing Jing tidak bersama mereka.
Xiao Xi terus cemberut dan Bo Song meminta Xiao Xi jangan memasang wajah begitu, karena Xiao Xi masih punya dirinya.
Ia kemudian mengajak ketiganya untuk mmebuat grup baru, karena wali kelas mengatakan satu grup minimal 3 orang.
Lu Yang sudah tak bersemangat karena tidak ada Jing Jing, Xiao Yan Zi-nya.
Xiao Xi berfikir kemudian menemukan sebuah ide.

Saat istirahat siang, Lu Yang menemui Jing Jing untuk meminta bantuan, membantunya latihan dialog-nya. Lu yang masih memanggil Jing Jing dengan Xiao Yan Zhi dan Jing meminta Lu Yang berhenti memanggilnya begitu karena ia bukan Xiao Yan Zhi-nya Lu Yang.
Ia juga mengingatkan kalau ia tak punya waktu untuk latihan bersama Lu Yang dan menyuruh Lu Yang latihan dengan partner barunya. Lu Yang malah mengatakan kalau Jing Jing cemburu dan menjelaskan kalau perasaannya pada partner barunya tidak sedalam perasaannya pada Jing Jing, jadi Jing Jing tak perlu khawatir karena JIng Jing akan menjadi Xiao Yan Zhinya cepat atau lambat.
Jing Jing mengatakan kalau Lu Yang dan partner barunya sangat cocok sambil memegang bahu Lu Yang dan meninggalkannya. Lu YAng terpesona karena dipegang dan mengikuti JIng Jing.

Jing Jing pergi ke UKS menemui dokter. Tentu saja ini alasan kenapa ia meninggalkan buku waktu itu, agar punya alasan ke UKS lagi.
Jing Jing menanyakan apakah dulu ia meninggalkan buku disana dan dokter ternyata menyimpan buku itu laci-nya dan memberikan pada Jing Jing.
dokter memuji Jing Jing membaca buku seperti itu dan bertanya apakah Jing Jing menyukai astronomi.
Tiba-tiba Lu Yang terjatuh di pintu ruang UKS, karena tadi ia mengintip dan ada yang usil mendorongnya HAHAHAHHAHA.
Jing Jing terkejut melihat Lu Yang disana. Dokter tidak mengerti apa yang terjadi dan bertanya kenapa Lu Yang datang ke UKS.
Lu Yang dengan cepat membuat alasan kalau ia punya penyakit jantung sejak kecil, ia sangat nervous, saat SMP ia sudah sering selamat dari kematian.
Jing Jing kemudian mengatakan kalau ia permisi dan Lu Yang mengikutinya.

Kelompok Li Wei sedang latihan di kelas saat Xiao Xi melewati mereka dan teman Li Wei yang cerewet itu mulai mengejak Xiao Xi lagi. Xiao Xi kesal banged.
Saat ia kembali ke tempat duduknya, Lu Yang ada dibelakangnya, tidak bersemangat dan mengatakan ia tak bisa melakukan pementasan ini.
Bo Song bertanya ada apa dengan Lu Yang, kenapa tiba-tiba mau keluar dan Lu Yang membuat alasan mengenai kissu scene-nya. Xiao Xi mengingatkan kalau mereka sudah mendiskusikan masalah itu, jika mereka lulus tahap 1, Lu Yang akan tetap menjadi Wu Ah Ge dan Xiao Yan Zhi akan menunggunya.
Lu Yang mendesah dan meminta mereka menunggu, ia harus menenangkan hatinya dan mempersiapkan karakternya. Xiao Xi mengatakan tidak ada yang perlu dipersiapkanLu Yang, karena Lu Yang sudah pas dengan karakternya.
(Sepertinya Lu Yang tahu kalau Jing menyukai dokter).

Kelompok Xiao Xi latihan di luar dan latihan mereka tidak berjalan lancar karena Lu Yang tidak serius dan menambah adegan sendiri.
Lu Yang protes justru Xiao Xi yang suka menambah adegan, satu saat dia buta, satu saat lagi dia kena tusuk. Xiao Xi protes mengatakan kalau itu karena ia berakting dengan baik.
Lu Yang protes karena Xiao Xi kelihatan tidak suka dirinya menjadi Erkang dan Bo Song marah karena Lu Yang mempermasalahkan hal itu padahal bos-nya sedang tetusuk pisau dan lemah.
Keduanya berakhir dengan adu mulut, bahkan saat Xiao Xi akan menghentikan mereka, mereka malah membentak Xiao Xi. Mereka main lempar-lemparan dan kejar-kejaran HAHAHHAHAHAHHA.
Mereka mengatakan mereka tak mau main drama lagi LOL

Xiao Xi pulang bersama Jing Jing dan mengatakan setiap kali ia memikirkan Jiang Chen yang akan berakting dengan Li Wei, ia selalu mendesah karena memikirkan bagaimana perasaan Jiang Chen yang pasti marah karena tidak ingin ikut drama.
Khayalan Xiao Xi mengenai adegan Jiang Chen dan Li Wei semakin menggila dan bahkan mengatakan kalau itu sama saja dengan mengajak menikah dan ia harus menyelamatkan Jiang Chen.
Jing Jing tertawa dan bertanya bagaimana Xiao Xi akan menyelamatkan Jiang Chen. Xiao Xi mengatakan ia akan menjadi perwakilan kelas dan mengembalikan kebebasan pada Jiang Chen.
Jing Jing kemudian berkata, bukankah lebih mudah jika kau meminta tolong padaku? Peranku adalah ibu Jiang Chen, perjodohan itu direncanakan oleh orang tua, aku akan menjodohkan kalian berdua. Siapa bilang perjodohan itu adalah hal yang buruk?
Xiao Xi menyukai hal itu dan mengatakan Erkang harus menunggunya. LOL.
*sebenarnya kadang aku bingung dengan percakapan di drama ini, yang seperti ini, hanya percakapan biasa aja, seperti khayalan-khayalan mereka gitu.

Aku baru nyadar Xiao Xi sudah membeli sepeda baru, hari itu ia pulang ke rumah sambil berteriak Erkang tunggu aku, aku akan menyelamatkanmu.
Di pintu apartemen ia bertemu dengan Jiang Chen yang akan keluar, ia bertanya kemana Jiang Chen akan pergi dan Jiang Chen mengatakan membeli bola lampu.
Xiao Xi bertanya, bola lampu rumahmu rusak?
JIang Chen menjawab, memangnya apalagi alasan aku membeli bola lampu kalau bukan itu? Masa aku membelinya untuk dimakan.
Xiao Xi tidak peduli, jadi sekarang rumahmu benar-benar gelap? Apa kau takut? Aku bisa datang dan menemanimu kalau kau mau.
Jiang Chen berkata, aku akan lebih takut lagi jika kau menemaniku.
HHAHAAHAHAHA
Jiang Chen akan pergi dan Xiao Xi menceritakan mengenai kelompok drama mereka, Bo Song masuk dalam kelompok mereka dan Lu Yang yang menolak menjad Jin Suo, jadi mereka mengubah script menjadi lebih menarik. Ia pikir mungkin mereka bisa mengalahkan kelompok Jiang Chen.
Xiao Xi mengatakan jika kelompok Jiang Chen kalan, ia akan mempertimbangkan Jiang Chen untuk masuk ke grup mereka.
Jiang Chen menepuk bahu Xiao Xi dan berterima kasih, tapi ia tak butuh akan hal itu wkkwkwkkwk.


Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts