Wednesday, 8 November 2017

[Review] J-Movie: Hirunaka no Ryuusei (2017)


Hirunaka no Ryuusei atau Daytime Shooting Star adalah sebuah live action movie yang diangkat dari manga berjudul sama karya Mika Yamamori yang rilis pada Maret 2017 lalu. Movie berdurasi 118 menit ini disutradarai oleh Takehiko Shinjo (I Give My First Love to You, Kiyoku Yawaku, Tada Kimi Wo Aishiteru) dan naskahnya ditulis oleh Naoko Adachi (Rich Man Poor Woman, Shitsuren Chocolatier, Code Blue 3).
Movie ini sukses menarik perhatianku karena cast-nya dan aku langsung membaca manganya saat cast-nya diumumkan. Setelah menonton movienya, aku benar-benar terpesona dengan cinematography movie ini yang menurut aku sangatlah indah. Ini ketiga kalinya aku terpesona dengan pemilihan warna dan cinematography live action movie setelah My Love Story dan Oboreru Knife. Sebenarnya ada banyak movie dengan sinematografi bagus, tapi pemilihan warna dalam movie ini benar-benar indah.
Aku bahkan nggak bosan menontonnya lagi dan lagi sambil menunggu subtitlenya rilis hehehhehe.

Movie ini dibintangi oleh Mei Nagano (My Love Story, Koe Koi, Bokutachi ga Yarimashita), Shohei Miura (Bokutachi ga Yarimashita, Sukina Hito ga Iru Koto, Hungry), Alan Shirahama (High and Low, GTO 2012, Sugarless), Maika Yamamoto (Minami-kun no Koibito, Yassan, Assassination Classroom) dan para cast lainnya.
Movie ini menceritakan tentang seorang gadis desa yang pindah ke Tokyo karena ayahnya dimutasikan ke luar negeri, ia tinggal bersama pamannya dan masuk ke sekolah barunya dimana ia kesulitan mempunyai teman. Ia berkenalan dengan teman pamannya yang ternyata guru wali kelas-nya dan jatuh cinta padanya, serta teman sekelasnya yang duduk disampingnya, jika disentuh wanita wajahnya akan memerah.

Manga Hirunaka no Ryuusei adalah manga yang sangat bagus, tapi sukses membuat hatiku hancur berkeping-keping HAHHHAHAHAHHAHA. Aku berada di tim Sensei yang awalnya adalah male lead di manga-nya tapi paruh terakhir, sensei menjadi second lead manga seiring dengan tumbuhnya cinta kedua di hati sang tokoh utama.
Penulis manga ini benar-benar membuat sebuah shoujo manga berbeda dari shoujo manga biasanya dengan membuat 1st lead menjadi 2nd lead dan 2nd lead menjadi 1st lead. Sebagai seseorang yang patah hati karena Reply 1988, maka aku bisa bilang Hirunaka no Ryuusei ini adalah versi lain dari Reply 1988 HAHAHHAHAHAHAHAH.
Hanya saja di Hirunaka no Ryuusei ini, sensei mempunyai endingnya sendiri dan kita diperlihatkan bagaimana perjuangan Mamura si 2nd lead dan bagaimana hati sang tokoh utama wanita berpindah. Beda dengan R88 lol.

Tapi tetap saja, keduanya sangat menyakitkan bagi aku dan sama seperti R88, aku tidak merasakan perasaan deg degan pada Choi Taek dan Mamura, semanis apapun penulis mencoba membuat adegan mereka. Rasanya garing aja gitu, karena hati sudah direbut oleh Sensei.
Di Hirunaka no Ryuusei, penulis membuat kisah cinta guru-murid ini tidak happy ending dan jujur saja aku mengerti alasannya. Aku tahu banyak yang nggak suka pada sensei, tapi jika kita melihat dari pov sensei, ia membuat keputusan yang benar dengan berpisah dari tokoh utama, karena itu hanya akan membuat tokoh utama semakin terluka, pandangan orang terharap kisah cinta guru dan murid itu sangatlah tabu.
Hal ini dibahas dengan mendalam, dalam manganya, sayang sekali, dalam movienya tidak terlalu dibahas.

Disitulah yang membuat aku agak kecewa akan movienya, ada banyak sekali adegan yang dihilangkan dan diubah tapi aku mencoba mengerti, karena movienya, mereka ingin memfokuskan pada 2nd lead sebagai orang yang akan jadian dengan heroine.
Sebagai tim sensei, setelah menonton movienya, aku kembali ke manganya dan membaca ulang sampai chapter 51, sebagai ending dari kisah cinta sensei, menurut aku HAHHAAHAHAHHAHAHA.
TApi meski mereka menghilangkan banyak adegan dalam movienya, penulis movienya cukup pintar untuk membuat adegan demi adegan yang ada di manga tapi dirangkai dengan cara yang berbeda, menurutku itu sangat menarik.

Oke, berikut aku akan membagikan spoiler sinopsis dari movie Hirunaka no Ryuusei. FYI, aku menambahkan beberapa komentar mengenai adegan yang berbeda dengan manganya. Jadi selain movienya, aku juga membahas manganya disini^^~
Kalau nggak suka spoiler, sebaiknya bacanya cukup sampai disini saja ~

SINOPSIS

Suzume Yosano adalah seorang anak SMA yang terpaksa pindah ke Tokyo karena ayahnya dimutasikan ke Banglades. Dihari pertamanya di Tokyo, ia merasa Tokyo adalah dunia yang sangat berbeda, ia tersesat dengan mudah saat mencari alamat rumah pamannya.
Waktu kecil, Suzume pernah melihat bintang jatuh pada siang hari dna itu menjadi kenangan yang berharga baginya. Ia tidak menyangka ia akan melihat bintang jatuh yang sama saat ia tiba di Tokyo. Suzume excited melihat bintang jatuh itu, ia sampai berdiri di bangku taman. Tapi karena kelelahan, Suzume kemudian pingsan.
Suzume diselamatkan oleh seseorang, saat ia membuka matanya, orang itu ada dihadapannya. Orang itu adalah Satsuki Shishio, teman paman Suzume. Shishio membawa Suzume ke cafe pamannya, karena saat menyelamatkan Suzume ia melihat kertas alamat milik Suzume.
Berbeda dengan versi manganya, di manga Suzume dan Shishio bertemu di stasiun dan Shishio menggoda Suzume sehingga membuat Suzume takut dan kabur, saat itulah ia tersesat dan pingsan dibelakang cafe pamannya karena ia kelaparan. Ia diselamatkan oleh Shishio yang segera menghubungi paman Suzume.

Suzume adalah anak yang suka makan, begitu ia sadar dari pingsannya, ia langsung terpesona dengan makanan kesukaannya yang disiapkan oleh pamannya.
Keesokan harinya, Suzume pergi ke sekolah dan ia bertemu dengan Shishio yang memanggilnya dengan nama panggilan 'Chun Chun'. Suzume tentu saja terkejut kenapa teman pamannya ada disana dan ia makin kaget saat tahu kalau orang itu adalah seorang guru, guru walikelasnya.
Shishio sensei kemudian mengajaknya ke kelas dan memperkenalkannya pada yang lain. Suzume duduk disamping seorang anak laki-laki yang bernama Mamura. Karena Suzume tidak punya buku, jadi ia meminjam milik Mamura, rencananya sih memakai berdua. Tapi ia tak sengaja menyentuh tangan Mamura dan Mamura langsung menghindar seolah-olah jijik dengan Suzume. Suzume tentu saja terkejut.

Suzume merasa ia tak akan mudah mendapatkan teman di Sekolah ini, ia kemudian makan bekal sendiri di atap sekolah. Saat ia sedang mengeluh, Shishio sensei datang menemuinya. Shishio sepertinya tahu kalau Suzume kesulitan berteman dan ia sengaja mengejek Suzume.
Shihsio sensei memberi nasehat pada Suzume untuk mulai bicara duluan pada mereka dan Suzume memberanikan dirinya untuk mulai mendapatkan teman.
Saat pulang sekolah, di tempat rak sepatu, Suzume bertemu dengan Mamura yang akan bersiap pulang. Ia kemudian memberanikan diri bicara dengan Mamura tapi Mamura malas bicara dengan wanita dan akan pergi, Suzume tidak menyerah dan menahannya dengan memegang tangannya. Tiba-tiba wajah Mamura merah padam dan Suzume terkejut.
Suzume kemudian tahu kalau Mamura itu pemalu didekat wanita dan bahkan terus mencoba menyentuhnya. Mamura meminta Suzume menghentikan hal itu dan memintanya jangan mengatakan pada disiapapun.
Suzume menyanggupi itu dengan syarat Mamura harus menjadi temannya. Mamura malas banged, tapi karena Suzume terus mengancam, akhirnya Mamura mau menjadi teman Suzume.

Dan begitulah Mamura dan Suzume mulai berteman, bahkan keesokan harinya mereka jalan bareng ke ruang kelas dan membuat seisi kelas terkejut karena Mamura begitu akrab dengan Suzume. Mamura terkenal di kelas sebagai anak laki-laki yang tidak mau bicara dengan perempuan.
Saat itu akan ada tugas kelompok, karena Suzume tidak punya teman, ia mengajak Mamura satu kelompok. Tiba-tiba seorang gadis mendekatinya, Yuyuka Nekota yang mengajak Suzume untuk masuk ke kelompoknya. Suzume sangat senang karena akhirnya ada yang mengajaknya bicara duluan.

Kelas mereka kemudian melakukan perjalanan untuk memancing dimana Suzume menunjukkan kemampuannya dalam memancing, ia sangat hebat. Yuyuka sejak awal sudah terlihat menyukai Mamura dan ia selalu mendekati Mamura tapi Mamura selalu dingin padanya. Yuyuka tidak suka melihat Mamura malah akrab dengan Suzume.
Ia kemudian membohongi Suzume, mengatakan kalau mereka harus mengumpulkan kayu bakar. Suzume yang polos pergi ke hutan mengambil kayu bakar dan ia tersesat. Saat itu Mamura melihat Suzume pergi dan mengikutinya. Setelah ia berhasil mengejar Suzume, mereka akan kembali tapi Suzume kemudian tergelincir dan saat Mamura akan menyelamatkannya, mereka terjatuh. PAda akhirnya mereka berdua benar-benar tersesat.

Hari hujan lebat, Suzume dan Mamura ada dipondok kecil menunggu hujan reda. Karena Suzume kedinginan, Mamura memberikan jaketnya pada Suzume. TApi Suzume ternyata demam dan ia sangat lemah bersandar di bahu Mamura.
Mamura merasa tak bisa tinggal diam dan akan membawa Suzume pulang begitu hujan sudah mulai reda, tapi ia kesulitan membawa Suzume. Saat itulah Shishio yang menyadari mereka menghilang datang dan menyelamatkan keduanya.
Shishio sangat mengkhawatirkan Suzume, ia menggedong Suzume kembali ke penginapan.

Suzume sadar sari tidurnya saat malam hari dan menemukan Shishio sensei menjaganya sampai ia sadar. Shishio sensei kemudian memberikan sebuah kejutan padanya. Shishio mematikan lampu kamar dan membuka sebuah kotak dimana kunang-kunang keluar dari dalam kotak kecil itu.
Suzume sangat terpesona karena kamar mereka penuh dengan kunang-kunang, sangat indah. Shihshio bahkan memastikan kalau demam Suzume sudah sembuh dan itu membuat jantung Suzume berdetak dengan sangat kencang.
Sejak saat itulah Suzume jadi menyukai Shishio sensei.

Suzume tahu kalau ia dikerjai oleh Yuyuka, keesokan harinya menemui Yuyuka, keduanya sempat bertengkar dan jambak-jambakan, tapi kemudian mereka berbaikan dan berteman. Suzume tahu kalau Yuyuka menyukai Mamura.
Yuyuka membantu Suzume untuk berdandan saat Suzume mendapatkan seragam barunya. Saat itulah Shishio resmi jatuh cinta pada Suzume (kalau dimanga sih gitu), saat ia melihat Suzume tampak berbeda dari biasanya. Itu adalah sebuah adegan yang manis dimana Suzume bersembunyi di balik gorden kelas saat Shishio datang. Shishio tahu itu adalah Suzume dan membuka gorden itu, ia terdiam melihat Suzume sangat cantik. ehhehehhehe.
Suzume kemudian kembali ke wajah normalnya dan ia punya kenangan bersama sensei saat mereka belanja bareng. Suzume naik ke sebuah pagar dan berjalan disana sementara Sensei memegang tangannya.
Adegan ini kalau nggak salah nggak ada di manga, adegannya cukup manis.

Suzume yang menyukai sensei selalu memandangi sensei dan excited sendiri kalau melihat sensei. Suatu hari, Mamura mengetahui hal itu. Saat Suzume akan pergi, Mamura menahannya dan malah mencium pipinya.
Suzume tentu saja terkejut dan tak mengerti apa yang terjadi. Ia juga jadi merasa nggak enak karena Yuyuka menyukai Mamura. Tak ingin melukai hati Yuyuka, Suzume merahasiakan hal itu.

Pada saat malam natal, Suzume dkk mengadakan pesta natal. Yuyuka menyuruh Suzume mengirim pesan pada sensei, tapi Suzume merasa nggak enak karena dia tahu sensei sibuk, dan tepat saja, saat ia mengajak sensei bertemu, sensei menolak.
Suzume jadi nggak bersemangat dan memutuskan pulang saat teman-teman yang lain akan pergi karaoke. Mamura ternyata mengikuti Suzume dan menggunakan kesempatan itu untuk mengajak Suzume kencan dengan melihat pohon natal.
Disana Suzume terkejut karena Mamura tahu ia menyukai Sensei dan bagaimana malam ini sensei tidak bisa bertemu dengannya.
Suzume juga mengatakan kalau hari ini sebenarnya ulang tahunnya, tapi ia tak bisa mengatakannya pada siapapun dan membuat Mamura mengucapkan selamat ulang tahun, ucapan selamat ulang tahun pertamanya tahun ini. Mamura memberikan syalnya sebagai hadiah ulang tahun untuk Suzume.
Kemudian sensei mengirim pesan pada Suzume untuk bertemu dan Suzume terlihat sangat bahagia.

Suzume dan sensei bertemu di cafe paman, Suzume memberikan hadiah sebuah dasi biru gambar makanan laut LOL dan sensei memberikan hadiah tiket ke Akuarium. Suzume sangat menyukai laut dan excited sekali ingin pergi ke Akuarium. Jadi mereka janji akan pergi besok.
Suzume saat itu bersin dan hidungnya merah, jadi Shishio menggodanya, tapi suasana jadi romantis, Shishio hampir mencium Suzume, tapi ia mengurungkan niatnya.
Keduanya kemudian pulang bersama dan saat itulah paman Suzume melihat keduanya.
Ia kemudian bertemu dengan Shishio dan mulai memarahi Shishio yang bermain-main dengan keponakannya. Ia menyuruh Shishio untuk tidak mendekati Suzume, karena Shishio adalah seorang guru dan Suzume adalah seorang murid.

Karena itu lah keesokan harinya, Shishio membatalkan janji mereka berdua dan bahkan mengatakan hal kejam pada Suzume kalau ia tidak menyukai Suzume.
Hari itu Suzume menangis karena patah hati, Mamura yang sebenarnya sadar terjadi sesuatu sengaja menunggu Suzume di loker dengan alasan ia menunggu temannya.
Melihat Suzume menangis, ia memeluk Suzume dan mengatakan kenapa Suzume sangat menyukai orang itu yang bahkan tidak mencintai Suzume, alangkah lebih baiknya jika Suzume menyukainya.
Suzume terkejut mendengarnya dan ia lebih terkejut lagi saat melihat Yuyuka ada disana. Suzume segera melepaskan pelukan Mamura dan mengejar Yuyuka.
Yuyuka sangat marah pada Suzume karena sudah berbohong padanya.

Banyaknya masalah membuat Suzume sakit kepala dan memutuskan pulang kampung, karena kebetulan ibunya kembali ke Jepang.
Ibunya tahu kalau Suzume ada masalah tapi ibu tidak bertanya. Suzume bolos berhari-hari dan suatu hari Mamura dan Yuyuka datang menemui Suzume di kampung. Di movienya, Suzume tidak sekolah selama 2 minggu, tapi di manganya, hanya 3 hari dan yang datang bukan hanya Mamura dan Yuyuka, tapi paman dan 2 teman sekelas Suzume lainnya.
Malam itu, Yuyuka dan Suzume menyelesaikan kesalahpahaman mereka. Suzume juga bicara pada Mamura dan terlihat sudah menerima kenyataan.
Suzume kembali ke Tokyo dan mencoba menata hatinya untuk melupakan Shishio sensei. Dan musimpun berganti menjadi musim semi.

MAmura sangat populer dikalangan anak baru yang selalu mengikutinya dan ia jadi kesal. Temannya menyarankan agar Mamura pura-pura pacaran dengan seseorang. Yang lain menyuruh Yuyuka yang menjadi pacar pura-pura Mamura, tapi Yuyuka malah menyarankan Suzume dan Mamura menolak melakukannya.
Suzume sedang memberi makan ikan di akuarium sekolah saat ia bertemu dengan Shishio sensei. Suzume yang masih mencoba menata hati menolak bicara dengan sensei dan Mamura menyelamatkannya. IA bahkan mengatakan kalau Suzume adalah pacarnya.
Sensei percaya akan hal itu dan meninggalkan mereka. Suzume kesal sekali kenapa Mamura tiba-tiba mau, padahal tadi ia menolak dengan kejam.
Dan begitulah dimulai rencana mereka, dimana Mamura dan Suzume pura-pura pacaran dan berjalan bersama kalau berangkat sekolah, dan bahkan bergandengan tangan. Beberapa hari kemudian para anak baru sudah tak tertarik dengan Mamura lagi dan acara pura-pura pacaran mereka selesai.

Mamura memberikan tiket akuarium sebagai hadiah pada Suzume dan Suzume sangat menyukai hal itu.
Ia dan Mamura kemudian kencan ke Akuarium dan Suzume sangatlah senang, ia excited dengan ini dan itu.
Ia juga menggoda Mamura yang takut dengan bintang laut.
Aku kecewa banged dengan adegan ini, karena sebenarnya di manganya, ini adalah adegan kencan Shishio dan Suzume, bahkan yang takut bintang laut itu adalah Suzume.
Mamura dan Suzume di manga memang ada kencan di Akuarium, tapi saat itu kalau aku nggak salah Suzume nggak bersemangat.

Waktu berlalu, Suzume sudah mulai merasakan perasaan baru dalam dirinya. Ia tidak tahu apakah itu cinta atau tidak.
Mamura juga menyatakan perasaan padanya dan Suzume menjawabnya saat ia pergi ke rumah Mamura, ia mengatakan ia tak tahu apakah itu cinta atau tidak, tapi jika itu memang cinta maka ia berharap Mamura mau menjaganya.
Suzume dan Mamura resmi jadian saat itu.
Tapi ternyata Suzume belum bisa melupakan sensei. Ia sebenarnya masih dalam tahap untuk melupakan sensei, Mamura tahu akan hal itu, ia tak masalah asalkan Suzume bersamanya.
Tapi pada akhirnya ia menyadari kalau ia tidak bisa melakukannya. Mamura mulai dingin terhadap Suzume.
Saat acara belajar bersama, Mamura akhirnya melepaskan tangan Suzume, karena ia tahu Suzume menyukai sensei dan tak bisa melupakannya.

Saat itu Suzume mendapat kabar dari pamannya kalau sensei mengalami kecelakaan dan ia kembali ke Tokyo.
Tapi sebenarnya Suzume sudah membuat keputusan saat itu. Ia menemui sensei untuk memastikan perasaannya.
Itu benar bahwa ia pernah menyukai sensei, sensei adalah cinta pertamanya, tapi sekarang ia sudah menemukan orang lain yanng ingin ia hargai.
Sensei juga tahu akan hal itu, pada akhirnya keduanya sama-sama melepaskan cinta mereka dan Suzume kembali pada Mamura.
Mamura saat itu sebenarnya sudah benar-benar melepaskan Suzume, tapi ia masih terbayang-bayang Suzume, dan saat suzume kembali, ia pikir itu hanya halusinasi HAHAHAHAHHAHA.

Ada banyak sekali perbedaan antara manga dan movienya. Perbedaannya adalah perbedaan tempat dan keadaan, tapi adegannya sebenarnya memang ada di manga.
Di movie, Suzume dkk ada kelompok belajar disuatu tempat, aku lupa daerahnya dimana. Di manga, mereka sebenarnya liburan ke Okinawa, jadi memang jauh banged dari Tokyo. Tapi adegannya sama dengan di movie, yaitu Suzume kembali ke Tokyo menemui Sensei dan kembali menemui Mamura keesokan harinya.
Saat Mamura kiss pipi Suzume, di movie adegannya ada di kelas dan aku sebenarnya cukup shock kenapa tiba-tiba ia melakukan itu. Kalau dimanga juga ada adegan itu, tapi seingatku bukan dikelas dan situasinya juga berbeda, karena aku nggak terlalu memperhatikan adegan Mamura-Suzume dimanga, jadi aku lupa HAHAHHAHAHA.
Di movie, aku sebenarnya kaget kenapa Suzume tiba-tiba tahu rumah Mamura, kalau di manga, dijelaskan Suzume pernah ke rumah Mamura saat ia menolong ayah Mamura.
Adegan saat Yuyuka membohongi Suzume mengambil kayu bakar, di manga-nya itu Yuyuka berbohong mengenai lokasi ketemuan main bownling bersama teman sekelas, ia memberi alamat stasiun yang salah pada Suzume dan saat itu sensei datang menyelamatkan Suzume. Sensei daya tangkapnya kuat banged, ia tahu kalau Suzume dikerjai teman sekelasnya, padahal sebelumnya ia menolak ikut. Karena tahu mereka memberi alamat yang salah pada Suzume, ia pura-pura salah alamat juga dan menjemput Suzume disana.
Adegan festival sekolah saat Mamura dan Sensei berlomba lari, di movie Suzume meneriakkan nama Mamura tapi di manga tidak, Suzume meneriakkan kata penyemangat tapi ia juga tidak tahu kepada siapa ia memberi semangat.

Banyak sekali adegan sensei dan Suzume yang diskip di movie ini karena memang fokus movienya adalah Mamura.
Sebenarnya di manga, Sensei dan Suzume sempat berpacaran dan banyak adegan manis mereka berdua, tapi di movie, mereka berdua nggak sampai jadian.
Di manga, sensei pernah menolak Suzume tapi kemudian akhirnya sensei memantapkan hatinya dan mulai membuka hati untuk Suzume. Saat itulah mereka kencan ke Akuarium berdua, sensei juga memakai dasi pemberian Suzume meski ditertawakan anak-anak sekelas karena warna dan motifnya norak, mereka juga pergi ke kuil bersma-sama dan sempat bermalam bersama-sama.
Kalau di movie, paman tahu hubungan mereka saat melihat Suzume dan sensei pulang bersama dimalam natal, di manga, paman tahu saat melihat note Suzume mengenai hal-hal yang akan dilakukannya dengan sensei.
Paman di manga lebih kejam dari di movie HAHAHHAHAHA.

Di movie, Suzume pulang kampung selama 2 minggu karena sensei menolaknya, tapi di manga, Suzume hanya absen 3 hari saat Mamura dkk datang, itu karena sensei putus dengan Suzume. Adegan sensei dan Suzume putus itu benar-benar sangat menyedihkan.
Kalau di movie kayaknya sensei tidak pernah secara resmi bilang i love you, tapi di manga, sensei jelas bilang i love you, meski sudah terlambat, tapi akhirnya sensei menyatakan perasaannya dengan jelas.
Di manga, Suzume juga dengan jelas mengatakan kalau dia menyukai sensei, saat ia pikir sensei tidur HAHAHAHHA, aku suka sekali adegan itu XD

Ada banyak sekali komentar jelek mengenai sensei saat aku membaca manganya dan sejak itu aku tidak mau membaca komentar lagi HAHAHAHAHAHHA.
Karena aku bisa mengerti dari sudut panadang sensei, karena aku ada di tim sensei. Dia adalah seorang guru yang jelas tidak boleh menyukai muridnya. Karena itu sejak awal dia memang menjaga jarak dengan baik dari Suzume. Ia bahkan menahan perasaannya dengan alasan guru dan murid, karena itu awalnya Suzume juga terluka karena sensei selalu menjaga batas itu.
Saat keduanya akhirnya pacaran, sensei dan Suzume benar-benar kelihatan bahagia, meski hubungan mereka sulit karena harus sembunyi-sembunyi. Aku suka sekali sensei yang memakai dasi pemberian Suzume di manga, meski ia ditertawakan oleh anak-anak karena dasinya norak, tapi sensei tetap mengatakan itu dasi kesukaannya dan Suzume bahagia banged huhuhuhu
Pada akhirnya ia ketahuan di marahi oleh paman, ia juga mengerti bagaimana Suzume menderita selama menyukainya, jadi ia memutuskan hubungan mereka.
Sensei mencintai Suzume meski mereka sudah berpisah dan ia ingin berjuang sekali lagi, tapi Suzume sudah memutuskan kalau ia akan memberikan hatinya pada cinta keduanya.

Aku tidak membenci Mamura tapi aku juga nggak baper sama adegannya. Aku cukup salut karena ia tidak pernah menyerah mendekati Suzume, ia melakukannya dengan perlahan tapi pasti, sampai akhirnya Suzume bisa melihat perasaan Mamura untuknya. Kalalu di shoujo manga biasa sih heroine bakalan kembali ke cinta pertamanya, tapi penulis disini memutuskan membuat Suzume kembali ke cinta keduanya.
Memang sih itu adalah pilihan yang aman bagi penulisnya, karena bagaimana pun Mamura lebih populer dikalangan fans daripada sensei HAHAHAHHAHA.
Tapi apapun yang terjadi, aku tetap di tim sensei karena sejak awal hatiku memang sudah dipihak sensei wkwkwkkwkw.

Intinya sih meski banyak perbedaan antara manga dan movienya, movienya tetap bagus dan kita bisa mengerti meskipun tidak membaca manganya. Dan bahkan menurut aku sebaiknya jangan baca manganya, cukup movienya aja lol.
Sensei jadi lead male di manga itu chapter 1-51, chapter 52-78  mamura adalah leadnya.

Mengingat penulis manganya membuat plot twist di pertengahan, aku yang sedang mengikuti manga Tsubaki Chou Lonely Planet karya manga-ka yang sama dengan Hirunaka no Ryuusei ini jadi khawatir kalau tiba-tiba lead male jadi 2nd lead lagi HAHAHAHAHHAHAHAHA.
Penulis manga ini sepertinya suka banged sama cinta beda usia antara sensei dan anak SMA HAHAHHAHAHA. Tapi bedanya di TSubaki-chou, si sensei bukan seorang guru melainkan penulis novel. Sampai chapter terbaru yang aku baca sih (yang udah diterjemahkan sekitaran 30an chapter) kisah cinta OTP masih aman, meski sudah muncul berbagai rival cinta si sensei wkwkkwwkkwkw.

Bagi yang sudah menonton Heavenly Forest / Tada Kimi Wo Aishiteru, apakah kalian merasa kalau lokasi adegan terakhir Hirunaka no Ryuusei, tempatnya mirip dengan adegan saat lead Heavenly Forest kissu di danau hutan? Saat aku menonton RAW, awalnya aku nggak merasa, tapi saat menonton dengan subtitle, aku pikir kok kayaknya aku pernah melihat tempat itu dan setelah aku cari-cari ternyata mirip dengan tempat kissu OTP Heavely Forest dulu. Nggak tau sih tempatnya sama atau beda, tapi mirip banged, bahkan pohonnya HAHAHHAHA.
Dan saat menulis review ini, aku baru sadar kalau sutradaranya adalah orang yang sama HAHAHHAHAHA

Skor:

Story: 4/5
Acting: 3,5/5
Cinematography: 4,5/5
Music: 3/5
Opening: 4/5
Ending: 4/5

Share:

2 comments:

  1. Mbaknya g ngrecap yg drama ini pah?? Kyaknya seru juga cerita cintanya...

    ReplyDelete
  2. *baru kelar nonton*
    Gue pas baca manga team Mamura, pas nonton sih agak goyah gitu mau team Mamura apa Sensei huahaha
    Tapi tetep Mamura Daiki FTW :P
    Ngeliat dia yang tersipu-sipu bener2 bikin termehek2, gemess hahaha

    Filmnya memuaskan sih, me likey <3

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts