Wednesday, 17 January 2018

[Recap] First Impressions: Kuragehime Episode 1


Siapa sangka drama yang awalnya menjadi drama yang sangat aku khawatirkan, tapi setelah menonton episode pertamanya kemungkinan ini akan menjadi drama favoriteku musim ini.
Drama tersebut adalah Fuji TV Getsu9 Drama berjudul Kuragehime atau Princess Jellyfish. Drama ini tayang mulai 15 Januari 2018 lalu setiap hari Senin dan diangkat dari sebuah manga berjudul sama karya Higashimura Akiko.
Sebelumnya, manga Kuragehime ini pernah diadaptasi menjadi sebuah movie pada tahun 2014 yang dibintangi oleh Nounen Rena (Amachan, Hot Road, Summer Rescue) dan Masaki Suda (Drowning Love, Wilderness, Gochisousan).
Aku sangat menyukai versi movienya yang menurut aku sudah perfect, karena itu aku sangat mengkhawtairkan versi dramanya, takut kecewa gitu.
Tapi ternyata setelah menontonnya, menurutku versi dramanya cukup bagus dan aku benar-benar menyukainya.

Kuragehime versi drama disutradarai oleh Ishikawa Junichi (April Fools, Fragile, Deto - Koi to wa Donna Mono Kashira) dan naskahnya ditulis oleh Tokunaga Yuichi (Boku-tachi ga Yarimashita, Hope, Kirawareru Yuuki).
Drama ini dibintangi oleh Yoshine Kyoko (Beppin-san, Chiisana Kyojin, Omotesando Koukou Gasshoubu), Seto Koji (Saki ni Umareta Dake no Boku, Hope, Asa ga Kita), Kudo Asuka (Ashita no Yakusoku, Asa ga Kita, Kanna-san), Kinami Haruka (Saki ni Umareta Dake no Boku, Kizoku Tantei, Saigo no Restaurant), Matsui Rena (Million Yen Woman, Fragile, Majisuka Gakuen), Uchida Rio (Shogi Meshi, Koi ga Heta Demo Ikitemasu, Tomodachi Game), Tomiyama Eriko (Super Salaryman, Omukae Death, Sayonara Debussy), Kaname Jun (Universal Koukokusha, Kanna-san, Hanamoyu), Izumi Rika (Shomuni, Koisuru Hae Onna) dan cast lainnya.
Sebenarnya selain pernah menonton movienya, yang membuat aku tertarik untuk mengikuti drama ini adalah karena Yoshine Kyoko. Udah kangen banged sama dia sejak Beppin-san tamat. Dia memang dalam masa istirahat sih setelah 10 bulan syuting asadora, jadi baru ini ngambil proyek drama lagi.

Episode pertama menurutku cukup menghibur, lucunya dapet, sedihnya juga dapet. Para karakternya cocok dengan yang aku harapkan. Awalnya ragu sih sama Yoshine Kyoko, karena dilihat dari stills-nya, dia terlalu rapi sebagai Tsukimi, tapi ternyata bagus kok. Si pria crossdressing yang diperankan Seto Koji juga mantap, cuma bajunya di versi drama agak berlebihan dari versi movienya, menurutku sih ya, kurang suka pemilihan warnanya HAHAHAHHAHAAHA.
Selain itu, Kudo Asuka yang menjadi saudara Seto Koji disini ganteng banged HHAHAHAHAHA, kalau di versi movie orangnya lebih dewasa, disini dia kelihatan imut tapi ganteng. Berbeda dari versi movie, dimana saudara Kuranosuke adalah kakaknya, disini saudara Kuranosuke adalah adiknya. Aku nggak tau sih di versi manganya Kuranosuke itu kakak atau adik, tapi di drama Kuranosuke jadi kakak, beda dengan di versi movie dimana dia menjadi adik.
Selain itu di versi drama juga kisah cintanya kayaknya bakalan lebih kental. Aku suka karena chemistry Yoshine Kyoko dan Seto Koji udah kelihatan :)

Episode pertama drama ini dimulai dengan keadaan pagi hari di kamar Kurashita Tsukimi (Yoshine Kyoko) yang tinggal di sharehouse bernama Amamizu-kan saat ia shock menemukan seorang pria setengah telanjang jatuh dari tempat tidurnya. Dan flashback ke 10 jam sebelum itu.
Tsukimi adalah seorang otaku ubur-ubur, dia sangat menyukai ubur-ubur yang menurutnya adalah makhluk yang indah. Tsukimi tidak menyukai dunia luar, ia selalu menghindari orang lain dan lebih nyaman berada di rumah. Tapi setiap ia keluar, ia tak lupa mengunjungi sebuah toko dimana ada sebuah akuarium disana. Akuarium itu berisi ubur-ubur dan Tsukimi menamakan ubur-ubur itu sebagai Clara/Kurara.
Tapi malam itu Tsukimi sadar kalau ada ubur-ubur lain yang dimasukkan satu akuarium dengan Kurara dan Tsukimi yang tahu semuanya tentang ubur-ubur menjadi sangat khawatir karena ubur-ubur bulan tidak boleh diletakkan ditempat yang sama dengan ubur-ubur tutul (Kurara), karena Kurara bisa mati.
Tsukimi berusaha untuk memberitahu penjaga toko, tapi ia benar-benar anti pada orang lain apalagi pria, tapi demi Kurara ia berusaha bicara pada penjaga toko, tapi penjaga toko malah menganggapnya gadis aneh dan mengusirnya dengan kasar.

Saat itulah Tsukimi bertemu dengan seorang wanita cantik yang fashionable banged. Tsukimi terpesona pada wanita cantik yang mengenakan pakaian indah seperti puteri. Wanita itu membantu Tsukimi dan memutuskan membeli Kurara.
TSukimi sangat berterima kasih, karena wanita itu membeli Kurara untuknya. Wanita itu sepertinya tertarik pada Tsukimi yang bersemangat kalau menceritakan ubur-ubur dan ikut dengannya ke Amamizu-kan, awalnya Tsukimi ingin menolak, tapi karena wanita itu adalah penyelamat Kurara, ia nggak bisa menolaknya.
TApi wanita itu malah makin berani, bukannya pulang, ia malah masuk ke kamar Tsukimi dan karena kelelahan ia memutuskan menginap disana. Tsukimi yang nggak bisa berbuat apa-apa, jadi membiarkan wanita itu tidur dikamarnya.

Dan begitulah pagi harinya, Tsukimi baru tahu ternyata wanita semalam adalah seorang pria yang punya hobi crossdressing alias berpakaian seperti wanita.
Amamizu-kan adalah sharehouse dimana penghuninya para otaku yang nggak suka kalau ada orang lain masuk ke rumah mereka, apalagi pria. Karena itu Tsukimi berusaha keras menyembunyikan si pria itu. Pria itu bernama Kuranosuke Koibuchi (Seto Koji).
Kuranosuke akhirnya memutuskan mengenakan baju wanitanya kembali dan awlanya TSukimi akan mengeluarkannya diam-diam, tapi pada akhirnya teman serumahnya melihat Kuranosuke. mereka tentu saja terkejut melihat orang tak dikenal di rumah mereka tapi Kuranosuke memang sangat meyakinkan kalau ia adalah wanita, jadi anak kost nggak heboh banged.
Saat mengantar Kuranosuke ke luar rumah, TSukimi memastikan agar Kuranosuke tidak datang ke Amamizu-kan lagi, tapi Kuranosuke malah mengatakan sampai nanti HAHAHHAHAHAHHA.

Ada 5 Otaku yang tinggal di Amamizu-kan.
Tsukimi si Otaku ubur-ubur. Jiji-sama si otaku pria lansia, yang mengenakan kacamata. Banba-san si otaku kereta api, yang rambutnya kribo. Mayaya si otaku kisah tiga negara, yang matanya nggak kelihatan dan Chieko si otaku tradisional jepang, yang selalu memakai kimono.
Pemimpin mereka disana adalah Meijiro sensei yang misterius, seorang manga-ka, tidak pernah keluar dari kamarnya, tapi anak kost sering meminta saran padanya dengan memasukkan kertas ke celah bawah pintu dan akan segera dijawab dengan tulisan di kertas pula.
TSukimi yang merasa khawatir karena membawa pria ke rumah juga melakukannya, ia bertanya pada Meijiro sensei apa yang akan terjadi kalau salah satu anak kost membawa pria ke Amamizu-kan dan dijawab 'MATI' oleh Meijiro sensei. Tentu saja Tsukimi takut.

Kuranosuke yang sudah dilarang datang ke Amamizu-kan, besoknya datang lagi dengan alasan kalau ia ingin melihat keadaan Kurara, dia nilang gitu sama anak kost, tapi sama Tsukimi dia bilang karena dia kangen Tsukimi lol. Anak kost langsung menjerit heboh karena mereka nggak biasa dengan orang baru. Awalnya mereka akan mengusir Kuranosuke tapi karena Kuranosuke membawa makanan, mereka jadi menyambutnya dengan baik AHHAHAHAHAHHA.
Anak-anak Amamizu-kan makan sukiyaki bersama-sama dan Kuranosuke ingin mengenal mereka lebih dalam. Tapi Kuranosuke sempat membuat heboh karena ia membicarakan dirinya dengan menyebutkan 'Ore' = 'aku' yang biasanya diucapkan pria. Untungnya Tsukimi bisa mengatasi situasi dengan baik LOL.
Kuranosuke bertanya apa yang mereka lakukan di Amamizu-kan, apa pekerjaan mereka dan bagaimana mereka membiayai diri mereka sendiri. Tapi mereka hanyalah mahasiswa yang menarik diri dari lingkungan sosial, tak punya pekerjaan dan hanya mengandalkan uang saku dari orang tua dan mereka tersinggung karena Kuranosuke menanyakan hal itu, jadinya mereka nggak jadi makan dan kembali ke kamar masing-masing, meski ada juga sih yang sengaja mengambil banyak di piring untuk dimakan di kamar HAHAHAHAHHAA.
Chieko mengatakan yang lain tidak berniat berteman dengan Kuranosuke dan berharap Kuranosuke tidak datang ke Amamizu-kan lagi.

Kuranosuke jadi merasa bersalah karena membuat teman-teman Amamizu-kan marah dan Tsukimi mengantarkannya pulang. Ternyata Kuranosuke adalah anak orang kaya, rumahnya benar-benar bagus dan besar dan Kuranosuke adalah anak politisi terkenal.
TSukimi jadi bingung kenapa anak orang kaya dan anak orang terkenal seperti Kuranosuke memakai pakaian wanita seperti itu. Kuranosuke akan menjelaskannya tapi sebuah mobil kemudian datang.
Malam itu, di gerbang rumah keluarga Koibuchi, Kuranosuke dan Tsukimi bertemu dengan Shu Koibuchi (Kudo Asuka) adik Kuranosuke dan Tsukimi langsung jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Shu karena Shu mirip dengan ubur-ubur Amakusa HAHAHAHAHA.
Hubungan Kuranosuke dan Shu sepertinya tidak terlalu baik, Kuranosuke tidak terlalu menyukai keluarganya dan kadang ia mengabaikan Shu yang bicara padanya. Kuranosuke juga tak punya hubungan baik dengan ayahnya dan sepertinya ia menyembunyikan fakta kalau ia suka berkeliaran dengan pakaian wanita.

Jiji-sama menemukan poster pameran ubur-ubur yang diadakan di Shibuya dan memberikannya pada Tsukimi. Anak kost berfikir Tsukimi akan pergi ke sana dan mereka sudah membayangkan yang enggak-enggak karena Shibuya kan ramai banged. Teman yang lain juga berfikir mereka akan mati jika pergi ke sana. Kuranosuke datang lagi ke Amamizu-kan meski sudah dilarang sebelumnya, ia membawa daging untuk menyogok lol. Ia menyuruh mereka untuk pergi ke pameran itu karena hari ini adalah hari terakhir, tapi masing-masing mulai membuat alasan yang intinya mereka sibuk dan nggak bisa pergi.  Akhirnya Kuranosuke memutuskan menemani Tsukimi sendirian. Lebih tepatnya memaksa Tsukimi ikut dengannya.
Tsukimi benar-benar takut akan keramaian jadi Kuranosuke harus berusaha menariknya dan mendorongnya. LOL. Aku nggak tahu apakah Kuranosuke tahu akan trauma Tsukimi itu atau tidak, tapi ia sempat meninggalkan Tsukimi di tengah keramaian untuk bertemu temannya dan itu membuat Tsukimi benar-benar kerepotan.
Tsukimi takut akan pandangan orang-orang padanya dan ia memutuskan untuk pulang saja. Tsukimi tiba di rumah dengan kelalahan, sesak nafas seolah ia demam panas.

Kuranosuke datang sore harinya, karena ia tak menemukan Tsukimi di tempat pameran. Tapi Tsukimi nggak mau bicara dengan Kuranosuke, ia memutuskan untuk pura-pura tidur, meskipun akhirnya Kuranosuke tahu itu hanya pura-pura.
Kuranosuke tidak mengerti kenapa Tsukimi tidak menyukai dunia luar, kenapa ia tak mau berdandan dan mengenakan pakaian bagus, padahal Tsukimi adalah seorang wanita. Tentu saja itu karena TSukimi berfikit itu tak cocok untuknya. Kuranosuke jadi kesal dan memaksa Tsukimi untuk ikut dengannya. Ia membawa TSukimi ke kamarnya dan mulai mendandani Tsukimi agar berubah menjadi cantik.
Tsukimi menjadi sangat cantik setelah didandani oleh Kuranosuke, tapi TSukimi shock melihat dirinya di cermin, ia tak percaya itu adalah dirinya, bukan kagum, tapi lebih pada takut.
Ia bahkan berusaha kabur dari rumah Kuranosuke dan menabrak Shu saat keluar dari kamar Kuranosuke. Dan siapa sangka, melihat gadis cantik keluar dari kamar Kuranosuke, Shu malah jatuh cinta pada Tsukimi.

Shu jadi mulai menanyakan mengenai TSukimi pada Kuranosuke, meski dengan gayanya yang aneh dan kaku, karena ia nggak mau ketahuan menyukai Tsukimi, tapi Kuranosuke bisa menebaknya. Makanya ia sengaja meminta adiknya itu untuk mengantarkan pakaian Tsukimi ke Amamizu-kan, pakaian yang ketinggalan semalam karena TSukimi kabur dengan pakaian milik Kuranosuke.
Tapi di Amamizu-kan, Shu malah dipukuli oleh Mayaya, karena berfikir Shu adalah pencuri yang mencuri baju milik TSukimi HAHAHAHAHA. Ia mencoba menjelaskan kalau ia hanya mengantar baju milik TSukimi, tapi mereka nggak percaya. Sampai Tsukimi akhirnya keluar dan membenarkan hal itu.
Shu tidak tahu kalau Tsukimi yang itu adalah TSukimi yang sama dengan yang ia lihat semalam, dan berfikir kalau Tsukimi adalah gadis aneh, bahkan bergumam mereka adalah wanita menjijikan. Shu jadi ketakutan melihat penghuni Amamizukan yang semuanya aneh dan pergi meninggalkan mereka tanpa kata-kata.
Shu kemudian menemui kakaknya dan mengatakan kalau ia tak menemukan Tsukimi disana, malah bertemu dengan wanita-wanita aneh. Kuranosuke tahu kalau Shu bertemu Tsukimi tapi tak mengenalinya. Kuranosuke juga tidak mengatakan kalau gadis berkaca mata adalah Tsukimi dan menggunakan kesempatan itu untuk mengatakan ia akan membantu Shu dekat dengan Tsukimi beneran tapi dengan syarat Shu harus mencari tahu dimana ibunya. Ia tahu Shu dekat dengan ayah mereka, jadi ia ingin Shu menanyakan pada ayah, karena Kuranosuke tidak punya hubungan yang baik dengan ayahnya. Ibu Kuranosuke adalah orang yang berbeda dengan nyonya rumah di keluarga Koibuchi, aku nggak yakin sih apakah dia dan Shu satu ibu atau beda ibu.

Tsukimi terluka setelah diperlakukan seperti tak ada oleh Shu tadi. Ia tadi sempat mengulurkan tangan untuk membantu Shu berdiri, tapi diabaikan oleh Shu.
Tsukimi jadi sedih dan ia teringat kenangan masa kecilnya. Ibu Tsukimi sudah sakit-sakitan saat ia masih kecil, tapi mereka sering bermain di laut. Tsukimi suka menggambar sejak kecil terutama menggambar ubur-ubur dan punya impian menjadi ilustrator ubur-ubur. Ia juga ingin ibunya berjanji untuk membuatkannya gaun seperti puteri nanti saat ia dewasa. Tapi ibunya tak bisa menepati janjinya dan meninggal dunia lebih awal. Tsukimi berjanji ia tak akan menangis lagi sejak hari itu. Tapi kali ini Tsukimi merasa kalau ia akan menangis, untungnya sebelum air matanya keluar, anak-anak Amamizu-kan heboh sendiri saat membakar ubi dan mereka semuanya tertawa, membuat Tsukimi melupakan kesedihannya sejenak. Tsukimi sangat menyukai teman-teman di Amamizu-kan.

Kuranosuke lagi-lagi datang ke Amamizu-kan dan ingin mengajak Tsukimi main ke Akuarium untuk melihat ubur-ubur. Tapi Tsukimi menolak lagi. Untungnya Kuranosuke sudah punya rencana dengan memanfaatkan Chieko yang menyukai kimono, sepertinya ia mengatakan kalau Tsukimi ingin mengenakan kimono hari ini dan Chieko dengan senang hati memakaikan Tsukimi kimono.
Tsukimi mengenakan kimono dan berdandan cantik hari itu, ia tak mengenakan kaca matanya jadi matanya blur menatap ke luar. Shu ikut bersama mereka, sebagai sopir HAHAHHAAHHAHA. Karena Shu bilang ingin bertemu dengan Tsukimi lagi, jadi ia rela menjadi sopir wkwkkkw.
Tsukimi benar-benar menyukai ubur-ubur, ia langsung melupakan hal lain saat ia melihat ubur-ubur, ia tersenyum manis menatap mereka. Shu tentu saja terpesona pada Tsukimi.

Kuranosuke sendiri saat itu cukup senang melihat Tsukimi tersenyum, ia masih belum punya perasaan apa-apa. Tapi saat TSukimi tiba-tiba mendekatinya dan wajah Tsukimi sangat dekat dengan wajahnya, Kuranosuke jadi deg degan.
Tsukimi melakukannya karena ia rabun jauh, dengan jarak segitu barulah ia bisa melihat wajah orang dengan fokus, ia sebenarnya cuma ingin meminta Kuranosuke minggir karena ia ingin melihat ubur-ubur yang ada dibelakang Kuranosuke LOL.
Kuranosuke mulai merasakan perasaan aneh dalam dirinya, ia bahkan pergi ke toilet untuk menangkan diri dan mulai membantah pada dirinya sendiri, kalau ia tak mungkin menyukai otaku onna itu HAHAHAHAHA. Ia meninggalkan keduanya ke toilet dan membuat alasan pada Shu untuk memberikan mereka waktu berdua bersama.

Tsukimi sendiri menemukan ubur-ubur favorite-nya, yang membuat ia kembali teringat akan ibunya.
Ia dan ibunya pernah ke akuarium melihat ubur-ubur bersama. Tsukimi terpesona melihat seekor ubur-ubur dan mengatakan ubur-ubur itu seperti mengenakan gaun yang cantik. Ibu mengatakan setelah dewasa nanti dan menikah, Tsukimi juga akan mengenakan gaun pengantin putih yang cantik seperti itu, ibu akan membuatkannya untuk Tsukimi. Tsukimi sangat senang.
Tsukimi tidak pernah melupakan kata-kata ibunya, 'Semua gadis, setelah dewasa nanti akan menjadi seorang puteri yang cantik'
Tsukimi menangis mengingat kata-kata itu, dan ia meminta maaf pada ibunya karena ia tidak bisa menjadi seorang puteri alias ia tak tumbuh menjadi cantik. Ia teringat bagaimana orang-orang memanggilnya menjijikan dan mengabaikannya, orang-orang memandangnya dengan tatapan yang aneh.

Saat itu Shu mendekatinya dan terkejut melihat Tsukimi menangis. Ia bertanya apakah Tsukimi baik-baik saja. Tsukimi meminta maaf karena ia tak bisa menghentikan air matanya, ia teringat akan ibunya saat melihat ubur-ubur itu.
Tsukimi mengingat janjinya pada ibunya kalau dia tak akan menangis, tapi ia tak bisa menepatinya. Shu jadi khawatir dan memeluk Tsukimi. Ia menyuruh Tsukimi untuk mennagis, karena tak apa-apa jika sekali-kali menangis. Tsukimi menangis dengan keras dalam pelukan Shu.
Saat itu Kuranosuke kembali dari toilet dan melihat keduanya berpelukan. Shu terkejut melihat keduanya.

To Be Continued...

Komentar:

Kalau di versi movie, ini masih di 20 menit pertama dan nggak terlalu diperlihatkan bagaimana Kuranosuke terkejut melihat keduanya berpelukan, tapi adegannya malah dibuat lucu setelah itu dan Kuranosuke benar-benar cemburu. Aku penasaran bagaimana dengan versi drama, nggak sabar untuk melihat kelanjutannya XD

Ini drama indah banged, adegan favorite aku adalah setiap kali ubur-ubur muncul, indah bangeeeeeed. PAdahal ubur-ubur kan menyengat ya, sakit banged kalau disengat HAHAHAHHAHA.
Cinematography drama ini bagus banged, khas Fuji TV-lah, jadi adem saat menontonnya. Pokoknya ubur-ubur dalam drama ini benar-benar indah, memang kelihatan seperti mengenakan dress.

Untuk episode selanjutnya adalah rencana pembangunan gedung di Amamizu dimana Amamizu-kan akan dirobohkan dan Tsukimi dkk berusaha keras untuk melindungi Amamizukan. Tentu saja dengan bantuan Kuranosuke dan ide-idenya.
BTW ada wanita cantik yang sifatnya sangat jelek di drama ini, tapi lucu banged orangnya, dia ingin memikat Shu karena Shu anak politisi. Tsukimi nantinya akan cemburu pada wanita itu.

Karena ini drama paling sedikit 8 episode, aku penasaran akan dibawa kemana, apakah sama dengan versi movie, sampai peragaan busana atau lebih dari itu. Aku cuma berharap kisahnya tetap membuat penasaran dan jangan ada part boringnya. Sepanjang episode 1 sih asik-asik aja meski aku sudah tahu ceritanya bagaimana.
Chemistry Kuranosuke dan Tsukimi udah mantap lah, aku jadi deg degan kalau melihat mereka berdua. Tapi Kuranosuke versi drama ini agak lebih penggoda dari versi movie. Dia suka banged menggoda Tsukimi. Aku suka kalau Kuranosuke udah menatap Tsukimi hehhehehehe.

BTW Kuranosuke benar-benar belum memperkenalkan dirinya pada Tsukimi disini, jadi Tsukimi masih nggak tau nama Kuranosuke. Setidaknya seperti itulah yang aku tangkap. Kalau di versi movienya, pas mereka makan sukiyaki, Kuranosuke sudah memperkenalkan dirinya, tapi masih 'Kura...' dan Tsukimi memotong mengatakan namanya Kurako. Karena Kuranosuke adalah nama pria, bisa gawat kalau ketahuan. Tapi kenapa di versi drama belum ya hahahhaah

Bagi yang ingin download, kalian bisa download di Piratefiles dan subtitlenya ada di subscene atau Bagikuy :)

Share:

3 comments:

  1. Soundtrack drama nya apa ya min? Makasih.

    ReplyDelete
  2. Tsukimi versi Kyoko Yoshine masih terasa terlalu "normal", meskipun keliatan bgt effortnya bwt otp. Ada feel "autis" yg secara natural ada di Tsukimi versi Rena Nounen ga ada di versinya Yoshine. Bisa jadi ini lantaran Nounen masih kencang kebawa image karakternya di Amachan.
    Kuranosukenya masih lebih cantik versi Masaki Suda wkwkwkw

    ReplyDelete
  3. Hahahahaha ini reviewnya lucu... Aku jg lagi nonton nih. Meneguhkan iman supaya sampai ke episode terakhir ^^

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts