Thursday, 22 March 2018

[Sinopsis] Kuragehime Episode 10 FINAL - Part 1


Wah, nggak nyangka sudah masuk ke sinopsis episode terakhir drama Kuragehime ini. Nggak nyesel ngikutin drama ini, dramanya benar-benar lebih bagus dari versi aslinya. Aku bakalan kangen sama Tsukimi dan Kurako, juga para Amars T_T

Di Episode 10 ini, last stage Jelly Fish. Amars akan melakukan fashion show kedua sekaligus yang terakhir. Kuranosuke sudah mengambil keputusan besar dalam hidupnya untuk melakukan sesuatu. Tsukimi juga sudah memutuskan apa yang akan ia lakukan selanjutnya.
Lalu bagaimana dengan kisah cinta segituga Tsukimi dan kakak beradik Koibuchi?

Sinopsis Princess Jellyfish Episode 10 FINAL

Tsukimi tinggal di manga-cafe setelah pindah dari Amars. Sepertinya hanya Tsukimi yang mengatakan kemana ia pindah pada Kuranosuke jadi pagi itu Kuranosuke menemui Tsukimi di manga-cafe. Tsukimi saat itu masih tetidur nyenyak di kamar yang sempit itu dan membuat Kuranosuke tersenyum.
Kuranosuke masih galau karena Shu melamar Tsukimi dan cincin itu terlihat di meja Tsukimi. Kuranosuke menatap cincin itu dengan perasaan sedih dalam hatinya, tapi Kuranosuke memang tidak pernah mengungkit mengenai hal itu, ia juga kelihatan mencoba tidak memperdulikan hal itu, karena Shu dan Tsukimi memang saling menyukai.
Tsukimi terbangun tak lama kemudian dan terkejut karena Kuranosuke ada disana. Kuranosuke datang untuk menanyakan mengenai air untuk Kurara karena sekarang Kuranosuke yang merawat Kurara.
Tsukimi mengatakan ia sudah membelinya dan tinggal di Amamizukan. Kuranosuke merasa sayang banged dan mengajak Tsukimi ke Amamizukan untuk mengambilnya. Tapi Tsukimi tampak tidak mau ke Amamizukan lagi, karena itu hanya akan membuatnya sedih.

Tiba-tiba terdengar suara seseorang mengeluh karena nggak nyaman tidur di manga-cafe, Kuranosuke terkejut karena ia mengenali suara itu. Itu adalah Chieko yang baru bangun. Tak lama kemudian Jiji-sama muncul dan mengetuk sebuah kamar mengatakan kalau ia sudah selesai mandi. Banba keluar dari kamar itu dan mengatakan ia masih mau membaca, nanti saja mandinya. Terdengar teriakan Mayaya yang protes pada penjaga manga-cafe karena tidak ada buku Three Kingdoms disana.
Kuranosuke benar-benar terkejut karena semuanya ada disana, ia bertanya ada apa ini, kenapa semuanya bersama-sama padahal mereka sudah mengucapkan salam perpisahan saat itu.
Tsukimi mengatakan mereka takut tinggal sendiri jadi mereka memutuskan tetap bersama-sama HAHAHAHHA.

Kuranosuke pusing sendiri kalau memikirkan mengenai mereka, jadi ia tak peduli lagi dan mengajak Tsukimi segera siap-siap, mereka harus ke Amamizukan.
Tsukimi mengerti dan masuk kembali ke kamarnya. Kuranosuke terus menatap cincin pemberian Shu itu dan kemudian menatap ke arah Tsukimi.

Di rumah keluarga Koibuchi, Hanamori bertanya apakah Shu sudah melamar Tsukimi dan shu membenarkan, ia pikir lebih cepat lebih baik. Hanamori bertanya dimana Shu melakukannya dan Shu mengatakan kalau ia melakukannya di Amamizukan.
Hanamori kecewa dan memberi Shu 2 poin, Shu terkejut dan shock, karena ia juga berfikir kalau itu ide yang buruk. Hanamori protes pada Shu karena Shu tidak berdiskusi dengannya dulu, ia bahkan memanggil Shu dan mengatakan seharusnya Shu melakukannya di taman seperti zaman Edo dan bla bla bla HHAHAHAHAHAAHHA.

Inari sedang good mood karena mereka berhasil mendapatkan Tsukimi kembali, ia percaya kalau Kai Fish akan menyerahkan Amamizukan karena Tsukimi sudah kembali. Inari sangat bersemangat mengenai hal ini.
Sasaki menyemangati Inari dengan mengatakan kalau Inari memang seorang wanita yang mengutamakan pekerjaan dari pada cinta dan itu membuat Inari shock seketika, ia jadi galau sendiri.
Sasaki menerima terlpon saat Inari sedang bersedih dan bicara sendiri. Sepertinya sesuatu terjadi dengan proyek pembangunan Amamizu.

Sasaki dan Inari datang berkunjung ke rumah keluarga Koibuchi, ayah Shu sedang sibuk merawat Kurara HAHAHAHAHAHAHA.
Ternyata pemerintah sedang mempertimbangkan kembali mengenai pembangunan Amamizu. Inari sendiri sama sekali tak bicara dan hanya menatap kosong, ibu bingung kenapa hari ini Inari tidak bersemangat sama sekali.
Sasaki meminta ibu mengabaikan Inari, karena pekerjaan dan cinta Inari sama-sama tidak lancar, makanya dia depresi LOL.

Shu masuk ke ruangan dan suara Shu membuat Inari shock, kesadarannya kembali dan bertanya apa yang sedang mereka lakukan disana hHAHAHAAHAH.
Sasaki menjelaskan kalau tuan Koibuchi tiba-tiba memutuskan untuk tidak mendukung proyek pembangunan Amamizu. Shu baru tahu akan hal itu dan bertanya apa yang terjadi. Ayah fokus memberi makan Kurara dan mengatakan kalau ia tak bisa lagi mengabaikan pihak yang menolak pembangunan dan memutuskan berada dipihak mereka.
Sasaki berkomentar, bukankah anda menolaknya karena kedua putera anda menolak pembangunan itu? Sebagai seorang ayah, kau tidak bisa hanya duduk diam.
Shu tersenyum mendengar hal itu. Ayah sendiri tidak berkomentar lagi dan fokus pada Kurara hehhehehe.
Lucu juga pak Koibuchi ini, sayang banged sama Kurara.

Kuranosuke dan Tsukimi kembali ke Amamizukan dan ternyata belum ada yang berubah sama sekali. Mereka melihat ada panci di meja dan masih hangat. Tsukimi berfikir kalau itu milik Mejiro-sensei.
Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki dan keduanya terkejut. Mereka berfikir mereka akan melihat wajah Mejiro-sensei tapi ternyata yang turun dari lantai 2 adalah Kai.
Kuranosuke menunjukkan wajah tidak sukanya dan Kai berkomentar kalau mereka menyambutnya dengan tidak bahagia, tapi ia senang mereka datang ke Amamizukan, karena ia tak harus repot mencari Tsukimi.
Kuranosuke kesal pada Kai dan mengajak Tsukimi pergi dari sana, tapi Tsukimi meminta Kuranosuke menunggu karena ia ingin bicara pada Kai.

Kai bertanya apa yang akan Tsukimi lakukan selanjutnya, apakah Tsukimi akan tetap membuat pakaian bersama yang lain?
Tsukimi mengatakan kalau ia tak akan melakukannya, karena para Amars tidak tertarik dengan membuat pakaian.
Kai bertanya, jadi kau akan menyerah menjadi designer?
Tsukimi membenarkan, karena ia memang tak pernah berfikir untuk menjadi designer.
Kai menatap Kuranosuke dan mengatakan kalau Kuranosuke-lah yang membuat Tsukimi menyerah akan kemampuannya. Kuranosuke menatap Kai dengan wajah kesal.
Kai mendekati Tsukimi dan mengatakan Tsukimi harus memikirkan mengenai hal itu sekali lagi, apakah benar tidak apa-apa TSukimi menyerah akan kemampuannya, karena TSukimi berbakat menjadi designer.
Tsukimi terdiam. Kuranosuke menatap Tsukimi.

Kuranosuke dan Tsukimi masuk ke kamar Tsukimi untuk mencari air Kurara dan Kuranosuke tampak memikirkan sesuatu.
Tsukimi bingung melihat Kuranosuke dan mengatakan pada Kuranosuke kalau ia tak akan kembali ke perusahaan Kai.
Kuranosuke kemudian menatap Tsukimi dan memutuskan sesuatu, ia mengatakan ada yang ingin ia bicarakan dengan Tsukimi.

Tsukimi dan Kuranosuke kembali ke manga-cafe saat para Amars sedang makan. Kuranosuke mengatakan kalau mereka semuanya sudah berubah, bukan Amars yang dulu saat pertama mereka bertemu. Tapi ia menyadari kalau ia sama sekali tidak ada perkembangan, ia masih sama seperti yang dulu. Karena itu ia memutuskan akan belajar fashion dengan baik dan akan membubarkan Jelly Fish. Tsukimi dan yang lain terkejut mendengarnya.
Kuranosuke mengatakan ia yakin semuanya juga punya pikiran yang sama, jadi ia hanya ingin membuatnya jelas. Banba mengatakan kalau itu tidak benar, ia menikmati saat-saat mereka menghabiskan waktu yang sama membuat dress.

Jiji mengatakan kalau saat-saat itu menyenangkan. Mayaya setuju.
Chieko juga setuju, tapi ia menyayangkan karena mereka kehilangan Amamizukan dan Kurako juga akan meninggalkan mereka.
Kuranosuke hanya bisa menunduk. Tsukimi berfikir dan menemukan ide untuk membuat fashion show terakhir kalinya. Yang lain terkejut. Tsukimi mengeluarkan designnya dan mengatakan mereka bisa membuat dress itu. Ia membuat dress yang ia pikir para Amars akan menyukainya.
Banba melihat design itu dan langsung setuju. Yang lain juga setuju untuk melakukan fashion show terakhir. Mereka semuanya bersemangat untuk Jelly Fish final stage.

Untuk membuat dress, yang pertama mereka butuh tempat. Para Amars tidak punya tempat selain di Amamizukan, jadi mereka diam-diam masuk ke Amamizukan dari pintu belakang, mereka terlalu menghayati peran mereka dan waspada kalau-kalau Kai Fish ada disana. Setelah mereasa aman, mereka mengunci pintu dari dalam.
Kurara juga kembali ke Amamizukan dan Tsukimi sangat senang bertemu Kurara lagi. Tsukimi kemudian mulai menjelaskan mengenai design yang akan mereka buat. Tsukimi mulai dengan pertumbuhan ubur-ubur yang membuat Banba dan Mayaya ketiduran, yang lain juga sangat bosan jadi Kuranosuke menyuruhnya skip bagian itu.
Tsukimi akhirnya membicarakan inti dari dress yang akan mereka buat, yaitu perubahan bentuk. Sepertinya dalam dunia ubur-ubur namanya 'hentai' dan Mayaya langsung shock karena 'hentai=mesum' HAHAHAHAHA. Kuranosuke kemudian menjelaskan bahasa mudahnya adalah metamorfosis.
Mayaya sangat bersemangat mengenai hentai ini dan Jiji mengatakan akan menghubungi Nisha, sementara Chieko menghubungi Nomu untuk membantu mereka.

Yang lain mulai sibuk untuk memulai pekerjaan. Tsukimi akan mengambil sesuatu di tasnya dan ia melihat cincin pemberian Shu. Tsukimi berfikir dan kemudian mengatakan sepertinya sebelum mulai membuat dress, ia harus bicara pada Ototo-san.
Kuranosuke terkejut mendengarnya tapi ia memperbolehkan Tsukimi untuk pergi. Tsukimi kemudian meninggalkan Amamizukan dan Kuranosuke menatap kepergiannya. Wajah galau Kuranosuke benar-benar sesuatu ugghhhh SETO KOJI!!!!!!!

Tsukimi dan Shu bertemu di luar dan Tsukimi begitu datang langsung meminta maaf karena ia ingin bertemu tiba-tiba.
Shu kemudian meminta maaf juga karena ia juga salah karena terlalu terburu-buru. Tsukimi mengatakan kalau ini salahnya karena tidak bisa memberikan jawaban yang tegas. Intinya ini dua orang kalau ketemu pasti bawaannya minta maaf trus membungkuk dan membungkuk HAHAHAHAAHAA.
Tsukimi kemudian mulai bicara pada Shu mengenai lamaran Shu. Tsukimi mengatakan ia sangat senang saat Shu mengatakan ingin melindunginya. Tapi ia tidak ingin hanya menjadi orang yang dilindungi. Ia masih belum melakukan apapun dalam hidupnya, ia ingin menggapai sesuatu meski ia mungkin tidak akan melakukannya dengan baik. Tapi sekarang ia punya sesuatu untuk dilakukan.
Shu bertanya, bersama kakakku?
Tsukimi membenarkan. Shu mengerti. Tsukimi kemudian mengembalikan cincin pemberian Shu, ia membungkuk karena merasa bersalah. Shu menarik nafas dan mencoba tersenyum.

Kai sedang rapat bersama para pemegang saham mengenai bisnis mereka yang gagal di China, keuntungan setengah tahun menghilang dalam waktu 1 minggu. Kai mengatakan pada mereka untuk menutup pabrik di Banglades tapi yang lain tidak setuju karena mereka baru saja membelinya, mereka sudah membuat baju untuk musim berikutnya dan juga pekerja disana lebih dari 100 orang.
Kai tidak peduli mengenai hal itu karena mereka harus menutupi kerugian mereka. Yang lain bingung dengan tindakan Kai ini.
Selesai rapat, Hwayoung menemui Kai dan mengatakan kalau ia akan berhenti dari perusahaan itu.
Kai bertanya apa yang akan dilakukan Hwayoung selanjutnya dan Hwayoung mengatakan kalau ia akan melakukan hal yang ia sukai.
Hwayoung meninggalkan Kai dan Kai menatap kepergiannya.

Nomu sudah ada di Amamizukan dan melihat design Tsukimi. Ia memikirkan pakaian yang bisa berubah bentuk dan agak ragu akan hal itu, tapi ia pikir mereka harus mencobanya.
Yang lain senang karena Nomu bisa diandalkan. Nomu mulai sibuk mengambil kertas untuk menggambar pola design, tentu saja dengan kata 'tofu' tanda ia berkonsentrasi penuh.
Jiji sedang memeriksa keuangan mereka dan mereka sama sekali tak punya biaya untuk fashion show ini. Kuranosuke mengerti, ia akan mencoba mencari tempat yang tidak membutuhkan biaya sewa.

Tak lama kemudian Tsukimi kembali ke Amamizukan dan meminta maaf karena sudah terlambat. Ia mengajak mereka bekerja keras untuk membuat dress.
Kuranosuke menatap Tsukimi dan ia sama sekali tidak menanyakan apapun atau menyinggung mengenai Tsukimi dan Shu. Ia tersenyum dan mengajak Tsukimi melakukan yang terbaik.
*Kuranosuke ini manner-nya ada, aku suka bagaimana dia nggak bertanya apapun dan membiarkan waktu menjawab semuanya.

Nomu menyelesaikan sampel dress yang tentu saja seukuran boneka HAHAAHAHAHA. Ia membuatnya dengan kain berbeda dan Kuranosuke bertanya pada Tsukimi kain mana yang menurut Tsukimi sesuai dengan keinginannya. Tsukimi sedang berfikir dan Mayaya bertanya apakah mereka bisa mencuci kain itu di mesin cuci.
Tiba-tiba seseorang berteriak 'TIDAK!' dan semuanya terkejut. Nisha muncul dan mulai menjelaskan mengenai jenis kain yang bisa dan yang tidak bisa, tentu saja berakhir dengan memanggil mereka para amatir.
Chieko senang karena Nisha mau membantu mereka. Nomu pertama kalinya melihat Nisha dan mulai memanggilnya semut. Nisha tak tahu siapa yang bicara dan menuduh Mayaya mengejeknya, karena Mayaya yang ada di hadapannya HAHAHHAHAHAHA.
Nisha dan Mayaya berterngkar saat Tsukimi memperhatikan Mayaya dan menemukan ide kalau mereka harus menggunakan kain yang elastis. Tsukimi bersemangat pada dress hentai ini dan Kuranosuke mengingatkan kalau itu metamorfosis LOL, karena hentai punya arti ganda. HAHHAHAAHA.
Nisha dan Nomu setuju dengan ide itu.
Tsukimi mengatakan pada Nisha kalau mereka ingin memesan kain untuk jersey. Dan yang lain bertanya apakah mereka bisa membayar uangnya nanti tapi Nisha menolak. Bisnis adalah bisnis, dia nggak mau ada yang ngutang XD.

Pada akhirnya mereka benar-benar terkendala karena uang dan Chieko mengatakan mereka mungkin harus meminjam uang pada Mejiro-sensei. Mejiro-sensei itu meski nggak pernah kelihatan mukanya, Chieko tahu kalau dia punya banyak uang, karena manga-nya baru saja memenangkan penghargaan pertama.
Yang lain mulai menatap ke lantai 2.
Para Amars kemudian mulai menyampaikan keinginan mereka pada Mejiro sensei dan Mejiro membalas dengan secarik kertas.  Ia mengatakan jika mereka menampilkan fashion show berkualitas seperti waktu itu, ia akan meminjamkannya.
Para Amars sangat senang karena mereka mendapat pinjaman uang tapi mereka juga bingung karena itu artinya Mejiro-sama menonton acara fashion show mereka yang pertama.

Malam harinya, Kuranosuke sibuk mencari tempat yang bisa disewa tanpa biaya dan ia kesulitan menemukannya.
Shu pulang kerja dan menyapa Kuranosuke. Mereka menghabiskan waktu berdua mana spageti tanpa membicarakan apapun dalam waktu yang lama.
Karena suasana awkward, Kuranosuke memulai pembicaraan, ia mengatakan kalau mereka akan melakukan fashion show lagi dan bertanya pada Shu apakah Shu tahu tempat yang bisa disewa dengan gratis?
Shu mengatakan kalau sepertinya tidak ada, semuanya membutuhkan uang. Kuranosuke mengerti. Shu bertanya apakah Kuranosuke melakukannya bersama Tsukimi dkk lagi dan Kuranosuke membenarkan.

Shu terdiam dan kemudian ia mengatakan sepertinya akan senang jika mereka bertiga bisa hidup bersama-sama. Mengesampingkan cinta dan pernikahan, hanya mereka bertiga hidup bersama-sama, apakah mungkin dengan begitu mereka bisa bersama-sama selamanya?
Kuranosuke terdiam menatap Shu dan Shu mengatakan ia pikir itu mustahil dilakukan.
Kuranosuke mengatakan jika itu mungkin dilakukan, ibunya pasti tidak akan pergi dan akan tinggal di rumah ini. Orang-orang mungkin berfikir itu aneh tapi jika mereka bisa hidup bersama-sama di rumah ini, pasti akan sangat bagus.
Shu bertanya apakah Kuranosuke masih berharap bertemu dengan ibunya?
Kuranosuke mengatakan mendengar ibunya membeli dress ubur-ubur yang mereka buat itu sudah cukup baginya. Kuranosuke tersenyum dan melanjutkan makannya.
Shu menatap Kuranosuke dan tiba-tiba ia menemukan ide yang bagus. Shu meminta Kuranosuke menyerahkan padanya urusan mencari lokasi show.
Kuranosuke agak kaget sih, tapi dia setuju.

Keesokan harinya, Shu menemui pekerja di akuarium untuk meminta izin menggunakan tempat itu, tapi tentu saja Shu di tolak. Shu berkali-kali memohon tapi tetap ditolak. Saat itu seorang wanita masuk dan ternyata wanita itu mengenal Shu.
Wanita itu adalah wanita yang ditolong Shu dan Sasaki. Wanita itu terjatuh dan sakit saat Shu dan Sasaki akan naik taksi dan Sasaki mengantarnya ke rumah sakit duluan. untuk membalas jasa Shu, ia mengizinkan Shu mengadakan fashion show di akuarium mereka dan lagi tanpa biaya. Dia adalah manager akuarium itu.
Akuarium itu adalah akuarium di episode 1, tempat dimana Shu dan Tsukimi kencan bersama Kuranosuke.

Kuranosuke terkejut saat ia mendapat telpon dari Shu. Para Amars juga senang karena mereka menemukan tempat yang bagus dan yang cocok, sebuah akuarium.

Banba dan Mayaya bolos kerja dan makan roti ikan di taman bermain. Hanamori datang kemudian, sepertinya Banba mengajaknya bolos kerja bareng wkwkwkwkw. Ia lari dengan cepat dan mencoba naik ke tempat Banba dan Mayaya, aku pikir dia lari di tangga lho, tapi ternyata itu seluncuran dan jelaslah Hanamori jatuh HAHAHAHAHA.
Hanamori bergabung dengan mereka, ia juga bolos kerja LOL.
Banba dan Mayaya kemudian mulai membicarakan Tsukimi yang aneh belakangan ini, karena Tsukimi sering memanggil Kurako dengan Kuranosuke. Mayaya mengatakan mungkin itu karena Kurako terlihat seperti pria. Banba mengerti, ia yakin Kurako pasti berharap terlahir sebagai seorang pria.

Hanamori ikutan nyambung dan mengatakan ia malah berfikir sebaliknya, Kuranosuke ingin dilahirkan sebagai seorang wanita.
Mayaya dan Banba terkejut mendengarnya. Hanamori mengatakan jika Kuranosuke adalah wanita, ia pasti menjadi orang pertama yang mengejar Kuranosuke.
Mayaya dan Banba makin bingung, apa yang kau katakan.
Hanamori juga bingung, Apa? Apakah aku mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak aku katakan? Ah tunggu, memangnya aku dilarang mengatakannya?
Banba bertanya apa maksud Hanamori. Hanamori dengan enteng mengatakan, Kuranosuke adalah seorang pria.
Mayaya dan Banba membuka mulut lebar karena shock HAHAHHAHAHAHAA.

Mayaya dan Banba masih membicarakan itu saat mereka berdua saja di Amamizukan. Mereka berdua tak percaya kalau Kurako adalah seorang pria. selama ini mereka berfikir Kurako itu seorang wanita kuat dan bisa melakukan apaa saja, tapi ternyata seorang pria yang pura-pura menjadi wanita kuat. LOL.
Banba dan Mayaya masih nggak percaya kalau selama ini mereka bersama pria dan khawatir kalau Mejiro-san mengetahuinya, Mejiro pasti akan mengamuk. Mayaya panik karena hal itu dan keduanya setuju untuk merahasiakan identitas Kurako sampai fashion show selesai.

Undangan sudah jadi, Sasaki di undang dan bertanya apakah Inari ingin ikut. Inari dengan tidak bersemangat mengatakan ia tak ingin bertemu dengan siapapun.
Sasaki mengatakan kalau Koibuchi Junior mungkin ada disana. Inari terkejut dan meminta Sasaki membawanya dengan suara lemah lembut.  Sasaki terpesona dan mengatakan Inari kawaii kalau bersikap begitu, tapi ia tak mau membawa Inari ke acara itu LOL.
Tapi Inari memaksa dengan suara imutnya wkkwkwkwkwkwkwkw.

Kai Fish dipecat dari posisinya sebagai CEO karena para pemegang saham sudah tak merasa yakin dengannya.

Kuranosuke menemui ayahnya dan mengatakan niatnya untuk berhenti kuliah dan fokus belajar fashion. Ayah bertanya apakah itu yang ingin Kuranosuke lakukan seumur hidupnya.
Kuranosuke tersenyum dan mengatakan ia akhirnya menemukan apa yang ingin ia lakukan. Kuranosuke meninggalkan undangan fashion show Jelly Fish dan mengatakan ayahnya boleh datang jika ingin datang.

Para Amars sangat fokus untuk fashion show terakhir mereka. Mereka bekerja sangat keras. Tsukimi memikirkan design, Jiji dan Kuranosuke melakukan sesuatu, Nomu membuat pola, Chieko menjahit. Mayaya dan Banba sering kehilangan kesabaran tapi Kuranosuke berhasil menenangkan mereka berdua. Tapi mereka semuanya melakukan yang terbaik dan fokus.
Saat istirahat mereka makan bersama-sama, Nisha bahkan membuatkan kari khas india untuk mereka.

Tsukimi kadang kehilangan ide dan Kuranosuke akan membantunya. Saat Tsukimi kelelahan dan ketiduran, Kuranosuke akan tersenyum mendekatinya dan menyentuh kepala Tsukimi untuk memberinya semangat. Awwwww.

Malam sebelum fashion show, ayah memanggil Shu dan bertanya apakah Shu akan datang ke acara fashion show besok.
Shu mengatakan ia akan datang dan ayah meminta Shu melakukan sesuatu untuknya.

Keesokan harinya, Hari-H. Saat yang lain tertidur karena kelelahan, Tsukimi bangun sendirain.
Tsukimi menyelesaikan gaun terakhir. Gaun yang terinsipirasi dari Kurara. Ia menunjukkan gaun itu pada Kurara dan mengenakannya. Ia bertanya pendapat Kurara mengenai gaun itu.
Tsukimi mengatakan gaun itu adalah senjata baja mereka, sebuah gaun yang lembut yang menutupi tubuh seperti jelly yang tidak terlihat. Dengan gaun itu mereka akan menjadi kuat dan bisa melindungi diri mereka sendiri.
Tsukimi mengatakan mereka akan berusaha keras untuk fashion show terakhir mereka.
Yang lain ternyata tidak tertidur. Mereka mendengarkan kata-kata Tsukimi pada Kurara dan mereka tersenyum.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts