Tuesday, 13 March 2018

[Review] Thai-Movie: Bad Genius (2017)


Berawal dari rasa kangen untuk menonton movie Thailand karena sudah lama nggak nonton, sampai lupa apa movie thai terakhir yang ditonton, akhirnya aku main-main ke thread 'other asian movies' di indowebster.
Tentu saja aku ingin mencari thai movie yang bikin ngakak karena komedi di movie-movie thai itu memang keren banged. Tapi aku bingung memilih yang mana karena aku memang nggak terlalu update sama movie thailand.
Akhirnya aku pilih thread movie baru yang paling populer + yang sudah ada subtitlenya. Sebenarnya saat itu ada 2 movie yang menarik, tapi aku memilih movie Bad Genius ini karena banyak yang memuji movienya.

Dari komentar-komentar yang sudah menonton di forum idws, banyak yang mengatakan movie ini keren banged, jauh lebih bagus dari yang mereka bayangkan, film thailand terbaik selama 5 tahun belakangan ini dan lain-lain. Tentu saja aku penasaran banged. Meski awalnya aku nggak terlalu sreg sama poster dan nggak kenal sama pemainnya, aku akhirnya mendownload movie ini.
Aku langsung menonton beberapa jam kemudian saat luang dan WOW ini movie luar biasa keren! Sama sekali nggak membosankan, intens, bikin deg degan sepanjang movienya. Padahal tema movie ini sederhana banged, yaitu 'mencontek'.
Bagaimana bisa sebuah perilaku tidak baik 'mencontek' bisa menjadi sekeren ini, sutradara dan penulisnya benar-benar keren banged. Cinematografy-nya bagus, perpindahan adegannya keren, gaya kameranya oke, akting pemainnya luar biasa! Terutama female leadnya. Aku nggak menyangka ini adalah movie debutnya, keren banged.

Bad Genius adalah sebuah movie thailand yang rilis pada 3 Mei 2017. Movie ini memenangkan berbagai penghargaan internasional dan tampil di berbagai film festival di dunia. Movie ini berhasil mengumpulkan 42,35 juta dolar semasa tayangnya dan menjadi movie yang sangat populer, baik di Thailand maupun di luar negeri.
Movie berdurasi 130 menit ini disutradarai oleh Nattawut Poonpiriya (Countdown) dimana ia juga menjadi penulis naskah movie ini. Movie ini dibintangi oleh Chutimon Chuengcharoensukyng, Chanon Santinatornkul (Hormones The Series, Love Love You, Love's Coming), Teeradon Supapunpinyo (Hormones The Series), Eisaya Hosuwan dan aktor lainnya.
Chutimon Chuengcharoensukyng adalah female lead dalam movie ini, dia adalah seorang model dan ini merupakan debut aktingnya dimana ia berhasil meraih penghargaan Screen International Rising Star Asia Award di New York Asian Film Festival 2017. Selain itu ia meraih berbagai penghargaan berkat aktingnya dalam movie ini dalam berbagai acara penghargaan di Thailand.
Aktingnya memang keren banged sih di movie ini, aku bahkan kaget saat tahu kalau ini film debutnya.

Movie ini diinspirasi oleh kisah nyata siswa yang mencontek saat SAT (ujian masuk universitas). Ya, mencontek adalah fokus dari movie ini. Sebuah kegiatan yang menjadi rahasia umum disetiap sekolah, bisa dibilang temanya sederhana banged, tapi ditampilkan dengan sangat baik dalam movie ini.
Tapi tentu saja mencontek yang diangkat dalam movie ini bukan mencontek biasa-biasa saja, tapi 'mencontek pintar' dengan berbagai teknik yang digunakan, juga ide jenius dari penggagasnya. Mencontek disini levelnya juga beda, bukan hanya saat ujian di kelas, tapi levelnya mencapai internasional.
Trik-trik yang digunakan sangat kreatif dan aku sendiri sampai nggak kepikiran trik itu bisa digunakan.
Dan mencontek disini juga bukan hanya memberikan jawaban bagi orang lain, tapi ada keuntungan bagi si pemberi contekan. Apalagi kalau bukan uang. Sang tokoh utama menjadikan 'mencontek' sebagai bisnis baginya.

Tapi tentu saja ini movie tidak mengajarkan kita untuk mencontek. Dalam movie ini kita dibawa untuk melihat bagaimana sebuah hal yang terjadi sehari-hari seperti mencontek menjadi sebuah bisnis yang menggiurkan, juga level menconteknya berbeda dan tentu saja ada akibatnya. Bagaimana hati yang tidak tenang karena melakukan kecurangan, selalu takut kalau ketahuan, dihukum oleh pihak sekolah sehingga menghambat masa depan dan bahkan yang baik bisa menjadi jahat karena dibutakan.
Selain itu kita juga dibawa melihat sisi dari sebuah sekolah yang tidak selalu bagus, mengenai uang-uang yang dikumpulkan pihak sekolah, biaya ini itu yang dipungut dari siswa, itu juga merupakan hal yang tidak adil.
Bagaimana para remaja selalu ingin cara instan dalam menggapai apa yang diinginkan, menggunakan uang dan kekuasaan untuk membeli sesuatu, sementara yang miskin harus banting tulang dan bertahan dalam dunia yang hanya menghargai uang.

Sisi menarik lainnya dari movie ini adalah sama sekali tidak ada titik bosannya. Aku sudah sering menonton movie dan kebanyakan banyak titik jenuhnya, dimana kadang kita merasa adegan itu nggak perlu. Tapi dalam movie ini, titik jenuh sama sekali nggak ada, dari awal sampai akhir, seru banged.
Adegan mencontek yang sama sekali nggak ada percakapan, adegan meyusun rencana, adegan mengerjakan soal, adegan saling pandang untuk memulai rencana, pokoknya semuanya disusun dengan sangat rapi. Adegan puncak di paruh terakhir juga WOW banged. Aku sampai menahan nafas berkali-kali menonton movie ini karena sangat tegang. Menegangkan HAHAHAHHAHA.


Semasa sekolah, aku bukan siswa yang suci yang nggak pernah mencontek, aku pernah mencontek tentu saja, tapi lebih sering aku adalah pemberi contekan. Aku adalah tipe yang nggak percaya sama jawaban orang lain, aku lebih suka membuat catatan sendiri meski 90% biasanya nggak akan keluar pas ujian. Kalau melihat milik orang lain, biasanya aku cek ulang lagi kalau nggak sesuai dengan yang aku pikirkan, aku nggak akan tiru. Jadi meski mencontek, aku nggak akan menyalin 100% HAHAHAHHA.
TApi aku memang lebih sering mendapat bagian membagikan contekan sih, sama seperti female lead movie ini, tapi aku nggak separah dia yang memang rela memberikan jawabannya, karena dia dibayar sih HAHAHAHAHA.
Jadi memang melihat Movie ini jadi ingat masa-masa sekolah dulu, karena mencontek itu sudah pasti ada saat ujian, seseram apapun pengawasnya HAHAHAHHAHA.

Aku tidak merekomendasikan movie ini untuk yang masih sekolah, karena sebenarnya berpengaruh buruk. Movie ini lebih cocok bagi yang udah kuliah atau yang udah kerja jadi bisa mengenang masa-masa sekolah dulu HAHAHAHHAA.

Oke, berikut aku akan menceritakan secara singkat mengenai movie ini yang berisi spoiler 100%, jadi kalau tidak suka spoiler, sebaiknya jangan dibaca ^^~


SINOPSIS
-spoiler alert-

Lynn adalah tokoh utama movie ini. Ia adalah anak seorang guru yang dipindahkan oleh ayahnya ke sebuah sekolah bergengsi dimana siswa lulusan sekolah itu biasanya akan mudah diterima kalau kuliah di universitas terkenal atau luar negeri. Sekolah itu berisi anak-anak orang kaya, biaya sekolah disana juga sangat mahal. Lynn awalnya menolak karena gaji ayahnya tak seberapa sementara biaya sekolah disana sangat mahal, tapi ayah mengatakan tidak apa-apa, ia akan mengatasi hal itu.
Kepala sekolah tertarik karena Lynn adalah seorang gadis pintar, jadi ia menawarkan memberikan beasiswa untuk Lynn dan akhirnya Lynn setuju untuk masuk ke sekolah itu.

Di sekolah tersebut, Lynn berkenalan dengan Grace dan menjadi dekat dengannya. Grace adalah salah satu anak orang kaya yang sekelas dengannya, anaknya baik dan mudah bergaul, tapi dia tidak pintar. Grace mendengar kabar kalau IP anak-anak harus diatas 3,2 kalau tidak akan diberi peringatan dan ia mengeluh karena ia sangat bodoh terutama dalam pelajaran matematika.
Lynn sangat pintar dalam matematika, melihat soalnya saja dia sudah tahu jawabannya. Ia menawarkan diri mengajarkan Grace dan Lynn mengajarinya sepenuh hati.

Saat ujian, Lynn melihat soal ujian MTK mirip dengan soal yang mereka latih, jadi ia pikir Grace pasti bisa menjawabnya, karena mereka sudah belajar. Tapi Grace sama sekali tidak tahu, ia bahkan sampai menangis. Lynn kasihan padanya dan ia mulai mengerjakan soal satu per satu dengan cepat. Sisa waktu ia gunakan menulis contekan di penghapus miliknya dan mengirimkan ke Grace dengan memasukkan ke sepatunya.
Karena Grace duduk dibelakangnya, jadi mudah mentransfer sepatunya tanpa ketahuan dan Grace melempar sepatunya pada Lynn sebagai gantinya, kebetulan sepatu mereka sama.
Berkat itu, Grace berhasil menaikkan IP-nya dan menghabiskan waktu liburan bersama Lynn.

Masalah dimulai dari sana, pacar Grace bernama Pat adalah teman sekelas mereka juga dan ternyata dia melihat apa yang dilakukan oleh Lynn saat memberi contekan pada Grace. Ia juga ingin menaikkan nilainya, jadi ia meminta Lynn membantunya. Lynn menolak tapi Pat kemudian mengatakan mengenai biaya 'uang teh' (terjemahannya gitu) dan Lynn mengingatkan kalau dia adalah anak beasiswa. Pat mengatakan semua siswa wajib bayar sementara beasiswa Lynn hanya untuk beasiswa belajar.
Saat tiba di rumah Lynn kemudian mengecek laci ayahnya dan menemukan kuitansi dimana ayahnya membayar sejumlah uang ke sekolah itu. Biasanya sih kalau disekolah-sekolah namanya uang pembangunan gitu.
Lynn tidak tahu kalau ayahnya membayar sebanyak itu ke sekolah dan ia mulai memikirkan ide dari Pat. Jadi ide Pat adalah Lynn memberikan contekan pada dia dan 5 temannya dan mereka akan membayar Lynn 1,2 juta per orang, per mata pelajaran.

Lynn akhirnya setuju dengan ide itu dan memikirkan caranya. Ia mendapat ide saat memainkan piano di rumahnya. Ia akan memberikan jawaban sesuai dengan lagu klasik. Lynn menggunakan alasan menjadi guru les piano di rumah Grace untuk mengajarkan yang lain mengenai kodenya. Jadi ia ingin mereka menghafal gerakan tangannya yang memainkan nada lagu klasik. Ada 4 gerakan, untuk jawaban A B C dan D. Ia juga mengatakan jam berapa mereka akan mulai dan jam berapa selesai.
Sepertinya sih Lynn tidak memberikan semua jawaban soal, karena kalau semuanya kan bakalan ketahuan, jadi hanya memberikan seberapa cukup waktu yang tersisa saja.
Dan hal itu berjalan dengan sukses, ada banyak siswa lain yang mendaftar pada Pat dan Grace, mereka mengatakan itu adalah les piano, padahal sebenarnya les mengingat gerakan tangan Lynn.

Bank adalah nama seorang siswa di sekolah yang sama dengan Lynn dan teman-temannya. Bank termasuk siswa jenius, sama seperti Lynn dan keduanya sempat mewakili sekolah dalam kompetisi antar sekolah dan memenangkan pertandingan. Mereka adalah 2 siswa jenius kebanggaan sekolah. Karena kemenangan mereka dalam kompetisi itu, ada beasiswa sekolah di Singapura tapi hanya 1 orang yang akan berangkat, jadi setelah mereka menjadi satu tim dalam kompetisi, mereka akan menjadi rival dalam ujian nanti.
Bank berasal dari keluarga miskin, ibunya adalah buruh cuci dan ia selalu kasihan melihat tangan ibunya yang sakit karena kebanyakan mencuci. Biasanya sepulang sekolah, ia akan membantu ibunya bekerja.
Tujuannya adalah beasiswa, karena ia tak punya biaya untuk melanjutkan sekolah.

Suatu hari, teman Bank ingin meminta contekan pada Bank karena ia harus dapat nilai bagus. Ia keceplosan mengenai gerakan tangan piano dan mengatakan akan membayar kalau Bank mau membantunya, tapi itu membuat BAnk tersinggung.
Saat ujian, temannya duduk disamping Lynn dan Bank khawatir kalau temannya akan mencontek, tanpa tahu kalau temannya anggota les piano.
Ia bahkan menyelesaikan ujiannya denga cepat dan sengaja memberi petunjuk pada Lynn kalau temannya mencontek.

Saat ujian itu, Lynn juga menghadapi masalah karena ternyata ada 2 paket soal ujian. Miliknya adalah paket A, jadi ia menyelesaikan terlebih dahulu miliknya. Setelah memberi jawaban pada siswa paket A, semuanya serentak mengantarkan lembar jawaban ke depan dan menutupi pandangan guru. Lynn menggunakan kesempatan itu menukar kertas soal dan jawaban dengan teman Bank tadi yang punya paket B.
20 menit berikutnya, ia mengerjakan soal dengan cepat + memberi jawaban pada siswa paket B. Adegan ini bikin aku menahan nafas, tapi semuanya berjalan dengan lancar.

Masalahnya adalah si Bank ini melapor pada kepsek kemungkinan kalau temannya mencontek jawaban Lynn. Kepsek saat itu akan memastikan dan menemukan hal yang aneh pada lembar jawaban Lynn, akhirnya ketahuanlah kalau Lynn mengerjakan soal milik teman Bank itu.
Hal itu membuat beasiswa ke Singapura jatuh ke tangan Bank karena Lynn di diskualifikasi, meski Lynn mengatakan ia mengerjakan soalnya sendiri. Lynn sangat marah saat itu, bahkan membahas mengenai uang pungutan sekolah yang keterlaluan dan membuat kepsek marah. Kepsek bahkan memarahi ayah Lynn selaku guru yang tak bisa mengajar anaknya dengan baik, karena ayah Lynn juga diundang disana.
Lynn sangat marah pada Bank, karena menggunakan cara ini demi beasiswa itu.

Setelah kejadian itu, Lynn tak pernah memberikan jawabannya lagi karena diawasi dengan ketat. Tapi Grace dan Pat masih ingin meminta bantuan Lynn lagi. Jadi Grace dan Path ini akan kuliah di luar negeri dan mereka harus lulus tes TOEIC, kalau di movie ini namanya STIC.
Awalnya Lynn menolak, tapi bayarannya benar-benar menggiurkan. Tes STIC ini dilakukan serentak diseluruh negara dan Lynn kemudian menemukan perbedaan waktu di setiap negara, ia punya ide dan menyampaikan idenya pada Grace dan Pat.
Idenya kali ini punya resiko yang sangat besar + biaya yang besar, jadi Grace dan Pat harus mencari siswa lain yang mau membayar mahal.

Idenya adalah perbedaan waktu antara Sidney dan Thiland. Saat di Sidney tes sudah mulai, di Thailand masih subuh, perebedaan waktunya sekitar 4 jam kalau aku nggak salah dan dalam 4 jam itu, Lynn akan mengirimkan jawaban ke Thailand. Jadi Lynn akan tes di Sidney.
Dalam tes, ada 4 sesi dengan istirahat 10 menit per sesi, dama 10 menit itu ia akan mengirimkan jawaban pada Grace dan Pat, ia akan mengirimnya melalui ponsel di kamar mandi. Grace dan Pat bertugas untuk menggandakan jawabannya. Karena tes sangat ketat dan tak boleh membawa apapun selain pensil, penghapus, kartu ujian, jadi Lynn menggunakan pensil sebagai penyalin jawaban.
Bawa 4 pensil 2B ke kelas, 1 pensil untuk 1 sesi, jawabannya disalin di barkode pensil tersebut. Barkode ada yang tebal ada yang tipis. Yang tebal adalah A, kemudian B, C dan yang paling tipis adalah D.
Ide yang membuat aku ternganga.

Masalahnya adalah bagaimana Lynn akan mengingat jawaban itu. Ia bisa saja menghafalnya, tapi sesi satu ada 45 soal dan dia pasti kehabisan waktu. Ia mengatakan ada seorang lagi yang bisa melakukannya tapi orang itu pasti tidak mau.
Orang itu adalah Bank, yang secara kebetulan diserang oleh orang tak dikenal dan dibuang di tempat pembuangan akhir sampah.
Lynn mendengar kabar itu dan menemui Bank untuk memintanya bekerja sama. Ia berhasil membuat Bank datang ke markas mereka dan mereka membicarakan rencana mereka, juga mengenai uang yang akan didapatkan oleh Bank. Bank akan mendapatkan 400juta sementara Lynn 800juta, sebagai penggagas.

Bank kemudian setuju dan mereka mulai latihan dan latihan agar rencana mereka lancar dan tidak buang-buang waktu. Bahkan mereka juga latihan wawancara kalau-kalau mereka tertangkap, latihan jawaban untuk tidak menyalahkan orang lain.
Tapi saat itu, Pat keceplosan mengenai Bank yang dibuang ke tempat akhir pembuangan sampah, karena tidak ada yang tahu mengenai hal itu kecuali pelaku, jadi Bank bisa menyimpulkan kalau PAT yang merencanakannya. Ia juga marah pada Lynn karena Lynn bekerja sama dengan Pat.
Lynn sama sekali tidak tahu apa-apa mengenai itu dan memutuskan untuk membatalkan rencana itu karena mereka sudah melakukan hal curang pada Bank.

Tapi malam sebelum berangkat, Bank muncul dihadapan Lynn dan mengajaknya untuk ke Sidney. Lynn mengatakan ia sudah tak mau melakukannya. Tapi Bank mengatakan Lynn harus bertanggung jawab karena mengajaknya. Ia dipukuli dan dibuang ke tempat sampah, sia-sia saja kalau dia tidak mendapatkan uangnya.
Dan begitulah akhirnya keduanya pergi ke Sidney dan bersiap untuk ujian. Persiapan mereka benar-benar sempurna.
Tapi sesempurna apapun persiapan, yang namanya melakukan hal curang pasti membuat perasaan tidak tenang.
Mereka berusaha melakukan sesuai dengan rencana, mengerjakan soal, ke toilet 10 menit dan kembali lagi. Bank ternyata cukup cerdik, ia ingin Pat membayar perbuatannya, jadi ia minta dibayar dua kali lipat, kalau tidak ia tak akan mengirim jawabannya sebelum uangnya ditransfer.
TApi hal itu mulai dicurigai karena mereka ke toilet terlalu lama. Bank sepertinya baru kali ini berbuat curang jadi dia sempat sangat panik saat pintu toilet diketuk dan melakukan kesalahan makanya ia tertangkap.
Sementara Lynn juga deg degan dan panik, tapi ia melakukan dengan baik, menyembunyikan HP-nya ditempat yang aman.

Aku rasa Lynn cukup setia pada janjinya, sampai akhir ia tetap mengirimkan jawaban pada Grace dan Pat. Saat ia panik dan kehilangan akal karena Bank tidak kembali ke tempat ujian, ia berhasil menemukan metode menghafal yang cepat, ia juga berusaha keluar dari kelas lebih cepat dari yang lain dengan cara muntah dengan sengaja. Ia berusaha kabur dari sana meski pengawas akhirnya menemukan kecurangan yang dilakukan oleh Lynn.
Saat Lynn kabur dari kejaran pengawas sampai ke stasiun dan sampai ia tertangkap, benar-benar membuatku menahan nafas, keren banged.
Lynn dibawa kembali ke tempat ujian dan saat ia ingin mengaku kalau ia adalah teman Bank, Bank melarangnya. Pada akhirnya, Lynn kembali ke Thailand sendirian.

Di Thailand juga terjadi masalah karena jawaban Lynn dan Bank terlambat, para siswa yang sudah membayar berkumpul dibawah bersama tukang ojek yang akan membawa mereka ke lokasi ujian, mereka mengeluh karena katanya mereka akan mendapatkan jawaban pukul 7.30 tapi kenapa belum juga.
Ayah Lynn sendiri sempat datang ke tempat itu karena ia tahu Lynn berbohong padanya. Grace dan Pat sempat panik tapi Grace berhasil membuat alasan kalau Lynn ke Sidney bersama pacarnya dan merahasiakan itu dari ayahnya karena takut ayah marah..
Makanya saat Lynn kembali ke Thailand, ayah bertanya dimana pacar Lynn, ia ingin bertemu dan mengajaknya makan malam. Lynn menangis karena ia pulang sendirian.

Lalu bagaimana akhir movie ini?
Para siswa yang mendapatkan jawaban STIC dari Lynn dan Grace berhasil lulus ujian dan berpesta sementara Lynn sama sekali tidak berniat pesta dan sepertinya ia mengakhiri hubungan dengan Grace dan Pat, padahal mereka janji akan kuliah sama-sama di luar negeri. Itu karena rasa bersalah Lynn pada Bank.
Bank sendiri dikeluarkan dari sekolah diikuti tangisan ibunya. Lynn menjalani masa terakhir SMA-nya dengan baik dan ia akhirnya menemukan impiannya, ia ingin menjadi guru seperti ayahnya. Ia mengaku ia melakukan hal yang sangat buruk dimasa lalu, tapi ia akan menjadikan itu sebagai pelajaran.
Bank merenovasi rumah dan laundry milik keluarganya dengan membeli mesin cuci baru yang banyak. Akibat perbuatannya, ia tak bisa kuliah di luar negeri.

Suatu hari, Bank memanggil Lynn menemuinya dan disana Bank menyampaikan rencana pada Lynn untuk melakukan kecurangan lainnya, tapi kali ini tingkat SAT saja. Karena meski tertangkap mereka tak akan masuk penjara.
Lynn tak percaya kalau Bank jadi seperti itu, bahkan mengancamnya akan membongkar semuanya kalau Lynn tidak mau ikut rencananya.

Plot twistnya ada disana, Bank yang awalnya merupakan karakter baik, berubah menjadi jahat karena perlakukan yang ia terima selama ini. Ia juga menemukan apa yang bisa ia lakukan untuk menghasilkan uang banyak dengan cara singkat menggunakan kemampuannya dan akan memanfaatkannya.
Sementara itu Lynn yang awalnya jahat berubah jadi baik, di akhir movie ini diperlihatkan kalau ia menemui kedutaan untuk mengatakan mengenai kecurangan saat ujian STIC waktu itu.

Ending movie ini adalah open ending, karena tidak diketahui bagaimana nasib yang lain setelah Lynn mengaku. Juga bagaimana hidup Lynn setelah itu dan apakah Bank tetap melakukan rencananya atau tidak. Banyak yang berharap ini movie ada kelanjutannya, tapi menurutku endingnya sudah cukup bagus. Lebih baik endingnya dibuat seperti itu. Kalau misalnya dipanjangin lagi, lebih baik ada season 2-nya HAHAHHAHAHA..

Aku sangat menyukai akting pemeran Lynn, setiap adegan dia pasti feelnya dapet banged. Akting pemeran Bank juga nggak buruk. Cuma akting pemeran Grace dan Pat menurut aku kurang ngena. Mungkin Grace udah oke, tapi yang jadi Pat kok kayaknya nggak keliatan seperti anak orkay yang membanggaka uang ortunya, kurang dapet sih menurutku.
Akting temannya Bank itu juga bagus, apalagi pas mode paniknya.

Untuk kisahnya sendiri ditata dengan rapi, idenya menconteknya juga kreatif dan aku suka bagian kisah cinta Lynn dan Bank yang gugur bahkan sebelum dimulai. Saat Lynn menghapus foto Bank dari ponselnya itu nyesek banged.
Seharusnya penulis bisa membuat endingnya Lynn dan Bank bersatu tanpa ada plot twist pada karakter Bank, tapi penulis pengen ending movie ini nggak klise.
Pemilihan ending yang bagus sih.

Skor:

Story: 5/5
Acting: 4/5
Cinematography: 4/5
Music: 4/5
Opening: 5/5
Ending: 4/5

Recommended

Share:

1 comment:

  1. Di posternya ada tulisan true events, berarti dari kejadian nyata kah? 🤔

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts