Sunday, 18 March 2018

[Sinopsis] Kuragehime Episode 9-2


-----------------------------------------------------------------------------------------------

Sinopsis Princess Jellyfish Episode 9 Part 2

Hari pertempuran. Sesuai dugaan Kuranosuke, Tsukimi dan Hwayoung akan berangkat ke Singapura hari ini, setelah mereka mendapatkan paspor Tsukimi.
Kai mengingatkan Hwayoung untuk hati-hati pada orang itu alias Kuranosuke.
Tsukimi sendiri menatap design buatannya dan Hwayoung memperhatikannya. Ia mengajak Tsukimi untuk pergi dan Tsukimi mengerti. Ia bersiap-siap akan berangkat hari ini.

Pusat Paspor Shinjuku.
Kuranosuke dan Chieko bertugas menjaga disana. Chieko penasaran apakah Tsukimi akan datang kesana atau tidak. Kuranosuke yakin kalau Tsukimi pasti akan muncul.

Pusat Paspor Ikebukuro.
Jiji dan Mayaya mengintai disana. Mayaya sangat bersemangat dan Jiji mengatakan pada Mayaya jangan terlalu bersemangat, karena hari ini akan menjadi hari yang sanagt melelahkan. Mayaya mengatakan ia tak bisa tinggal diam saat mencari Tsukimi.
Tiba-tiba ada yang mengatakan kalau mereka berdua sangat berisik dan saat jiji & Mayaya berbalik dan menatap Inari dengan kesal. Inari mengeluh karena harus bersama Mayaya dan Jiji, Mayaya juga mengeluh dia juga nggak mau sama-sama Inari HAHAHAHAHA.

Pusat Paspor Yurakucho.
Hanamori dan Banba bertugas mengintai disana, jika yang lain mengintai di dalam, Hanamori dan Banba mengintai di luar, dalam mobil menggunakan teropong HAHAHHAA.
Banba bertanya bagaimana keadaannya dan Hanamori mengatakan tidak ada yang aneh. Banba meminta Hanamori jangan melewatkan seekor tikus-pun dan Hanamori mengerti.

Pusat Paspor Tachikawa.
Sekretaris Inari, Sasaki dan Shu mengintai disana.
Sasaki bertanya pasa Shu apakah benar Shu akan melamar Tsukimi setelah Tsukimi ditemukan dan Shu mengatakan seperti itulah rencananya.
Sasaki mengerti dan bertanya pasa Shu, sebenarnya sudah lama aku ingin menanyakan ini padamu, benarkan Inari Shoko tidak terlibat?
Shu mengerutkan kening karena ia tak tahu maksud Sasaki.
Sasaki bertanya lagi, Maksudku, apakah kau tidak akan jatuh cinta padanya?
Shu berfikir dan menjawab, kalau ia tak punya perasaan apapun pada Inari.
Sasaki mengingatkan kalau Shu tidak boleh mengatakan itu pada Inari, karena Inari itu mudah terluka. Shu cukup kaget mendengarnya, ia tak menyangka orang seperti Inari mudah terluka HAHAHHAHAHAHAHA.

Tsukimi dalam perjalanan ke pusat pembuatan paspor bersama Hwayoung sementara tim penyelamat TSukimi bersiap mengintai .
Hanamori dan Banba sangat serius mengenai hal ini, tapi tak kelihatan tanda-tanda munculnya Tsukimi. Hanamori mulai bosan dan mengajak Banba istirahat, mereka bisa keliling-keliling dan makan siang. Banba kesal sekali dan menyuruh Hanamori diam, jangan banyak bicara. Hanamori minta maaf dan mengatakan ia akan lebih berhati-hari wkwkwkkww.

Hanamori lanjut mengintai dan tiba-tiba ia melihat seseorang yang mengenakan pakaian mirip Tsukimi, ia terkejut dan memberitahu Banba. Banba mengecek melalui teropong dan yakin kalau itu adalah Tsukimi.

Banba bersiap keluar untuk mengejar TSukimi dan menyuruh Hanamori menelpon yang lain.
Hanamori langsung mengirim pesan pada semuanya mengatakan kalau Tsukimi ada di Yurakucho dan yang lain langsung bubar menuju Yurakucho.
Kuranosuke panik dan menelpon Hanamori, bertanya apakah mereka sudah mendapatkan Tsukimi. Hanamori mengatakan Banba sedang mengejarnya. Kuranosuke mengerti dan memastikan Hanamori harus mendapatkan Tsukimi, mereka akan kesana.

Banba mengejar Tsukimi dengan kecepatan penuh, ia berhasil menyusulnya dan memanggil Tsukimi. Tapi begitu gadis itu berbalik, ternyata dia bukan Tsukimi. Banba terkejut.

Tsukimi sendiri sudah ada di pusat pembuatan passpor dan sempat menggambarkan sesuatu untuk seorang anak kecil sambil menunggu gilirannya.

Kuranosuke kemudian mendapatkan telpon dari Hanamori mengatakan kalau mereka salah orang, mereka tetipu.
Banba sangat sedih. Hanamori malah mengatakan ini adalah salah Banba, karena tindakan ceroboh Banba, dan ia tak terlibat dalam hal ini HAHAHAHAHAAHAHHAAHHA.

Kuranosuke dan Chieko kembali ke pusat pembuatan paspor di Shinjuku tapi tak menemukan Tsukimi disana. Kuranosuke kesal sekali karena mereka terlambat dan satu-satunya cara adalah menunggu Tsukimi di bandara. Tapi ada dua bandara internasional, Narita dan Haneda. Mereka tidak tahu akan pergi kemana. Kuranosuke pusing.

Inari mendapatkan kabar dari Shinjuku kalau Tsukimi tidak ada disana, TSukimi juga nggak kelihatan di Ikebukuro. Inari berkomentar mereka melakukan pencarian yang sia-sia disini, selagi mereka mencari, Tsukimi mungkin sudah terbang ke Singapura.
Mayaya bertanya apa kata Kuranosuke dan Inari mengatakan mereka harus berpencar ke Narita dan Haneda. Inari mengatakan tidak mungkin mereka mencari tanpa rencana begini, mereka tak akan menemukannya. Karena mereka tidak tahu Tsukimi ada dibandara mana dan akan pergi jam berapa.
Mayaya berfikir saat itu dan ia merasa mereka tak bisa diam saja, Mayaya mulai menemui orang satu per satu untuk menanyakan Tsukimi, meskipun karena penampilannya orang yang ditanyai Mayaya banyak yang takut.
Melihat Mayaya, Jiji juga melakukan hal yang sama, ia memberanikan diri untuk bertanya meski dicuekin.
Maya dan Jiji berusaha dengan keras dan itu membuat Inari tak bisa diam melihat saja, ia juga ikut menanyakan mengenai Tsukimi pada orang-orang yang ada disana.

Shu dan Sasaki mengecek jadwal penerbangan ke Singapura dan kebetulan jadwalnya mirip, jadi kemungkinan akan terbang hari ini. Shu berniat menelpon temannya yang bekerja di Biro Pertanahan dan Transportasi, untuk melihat apakah nama Tsukimi ada di jadwal penerbangan.
Sasaki memuji Shu ternyata seorang perjaka yang hebat HAHAHAHAHAAHHAAH.

Mayaya dan Jiji terus berusaha bertanya pada orang yang ada disana, sampai Mayaya di dorong dan jatuh ke lantai karena orang itu kesal.
Kemudian seorang anak mendekati Mayaya dan yang lain. Anak kecil itu memperlihatkan sebuah gambar ubur-ubur yang digambarkan seorang kakak untuknya tadi. Mereka terkejut karena itu jelas gambar buatan Tsukimi.
Mereka kemudian bertanya apakah kakak itu mengatakan pada anak kecil itu kemana dia akan pergi.

Setelah mendapatkan informasi, Inari langsung menelpon Sasaki dan mengatakan Tsukimi ada di Narita, mereka akan segera kesana. Sasaki mengerti dan mengatakan pada Shu kalau TSukimi ada di Narita. Keduanay bergegas kesana.
Kuranosuke juga mendapatkan lokasi Tsukimi dari Hanamori dan Kuranosuke menyuruh Hanamori segera kesana, tapi Hanamori mengatakan mustahil mereka kan tepat waktu, karena sedang macet.
Banba kemudian mengecek peta dan untuk pertama kalinya Banba memperlihatkan matanya. Hanamori  terkejut melihat mata Banba dan terpesona padanya HAHHAHAHAHAHAAHAHAA. Banba memang cantik xD

Banba menganilisi peta dan mengatakan kalau mereka bisa datang tepat waktu kesana. Banba mulai mengatakan jalur yang harus diambil oleh Kuranosuke, jalurnya panjang banged, aku juga jadi males nulisnya, karena harus berhenti disana, masuk sini, naik ini, kesana dan kesini wkkwkwkwkwkw.
Aku shock karena Kuranosuke bisa menghafal apa yang baru saja Banba katakan di telpon dan ia bersiap ke bandara bersama Chieko. Tapi Chieko sudah sangat kelelahan dan mengatakan kalau ia hanya akan menghambat Kuranosuke, jadi ia meminta Kuranosuke ke Narita sendirian.
Kuranosuke mengerti. Chieko berteriak pada Kuranosuke, Pastikan kamu mendapatkan Tsukimi!!!
*IYA PASTIKAN KAMU MENDAPATKAN HATI TSUKIMI!!!!!!!

Tsukimi dan Hwayoung sudah tiba di bandara saat Shu dan Sasaki masih menunggu taksi. Saat taksinya datang, tiba-tiba ada seorang wanita yang pingsan karena kelelahan. Shu tak bisa meninggalkannya disana, jadi ia meminta Sasaki mengantarkan wanita itu ke rumah sakit, ia akan menunggu taksi lainnya. Sasaki mengerti.

Kuranosuke tiba di bandara dan ia mencari-cari Tsukimi dengan panik. Ia teringat bagaimana Tsukimi mengatakan baginya Kuranosuke adalah seorang puteri. Ia teringat saat Tsukimi mengenakan pakaian pengantin, saat TSukimi membuat gaun untuk pertama kalinya menggunakan mutiara ibunya, Tsukimi yang selalu bersemangat saat mendapatkan ide, saat ia mencium Tsukimi dimalam peragaan busana pertama mereka, juga saat ia memeluk Tsukimi di kamar mandi dan memintanya jangan pergi meninggalkannya.
Kenangan-kenangan itu muncul saat Kuranosuke berusaha mencari Tsukimi. Lalu terdengar suara pengumuman terakhir untuk pesawat menuju Singapura dan Kuranosuke makin panik. Kuranosuke menemui pramugari dan meminta mereka memanggil gadis yang bernama Kurashita Tsukimi. Pramugari bertanya apakah gadis itu meninggalkan sesuatu dan Kuranosuke mengatakan tidak, ia akan membawa Tsukimi pulang bersamanya.
Mereka minta maaf karena pesawat akan berangkat, jadi mereka tak bisa melakukannya.
Kuranosuke terus memohon sampai security datang dan menariknya dari sana, Kuranosuke terus berteriak memohon agar mereka memanggilkan TSukimi.

Shu tiba di bandara tak lama setelah itu dan melihat Kuranosuke duduk sendirian. Ia mendekati Kuranosuke dan Kuranosuke mengatakan kalau ia gagal.
Kuranosuke tampak sedih, ia meminta maaf, padahal semua orang sudah berusaha keras, tapi ia gagal menemukan Tsukimi.
Shu menatap wajah Kuranosuke yang sedih, ia juga tak bisa mengatakan apapun.

Tiba-tiba seseorang memanggil nama Kuranosuke dan Ototo-san. Kuranosuke dan Shu terkejut, karena mereka mengenali suara itu. Itu adalah suara Tsukimi.
Kuranosuke dan Shu segera menatap ke belakang, dan Tsukimi berdiri disana dengan wajah kagetnya.
Kuranosuke dan Shu juga terkejut melihat Tsukimi ada disana.

Flashback, saat Tsukimi dan Hwayoung sudah ada di pesawat, Tsukimi terus menatap keluar jendela dengan wajah sedih. Hwayoung bertanya apakah Tsukimi benar-benar tidak ingin pergi?
Tsukimi menatap Hwayoung dan mengangguk. Hwayoung mengatakan ada banyak orang yang membutuhkan Tsukimi, Tsukimi akan sia-sia jika ikut bersama mereka, dan begitulah Hwa Young memperbolehkan Tsukimi turun dari pesawat.

Kuranosuke sangat senang mendengar hal itu, untuk pertama kalinya Kuranosuke tersenyum bahagia sejak Tsukimi pergi. Tsukimi juga sangat senang.
Kuranosuke mendekati Tsukimi dan akan memeluknya, tapi tiba-tiba Shu mendekati Tsukimi dan langsung memeluknya. Kuranosuke terkejut.
Shu sangat bersyukur dan lega karena TSukimi kembali. Tsukimi menangis di pelukan Shu.
Kuranosuke hanya terdiam menatap mereka berdua, tentu saja dengan wajah yang sedih. T_T

Tsukimi kembali ke Amamizukan. Malam itu mereka pesta besar.
Tsukimi bertanya apakah Kuranosuke yang membeli daging dan Chieko mengatakan mereka membelinya patungan dengan uang yang mereka hasilkan sendiri. Ia mengatakan kalau besok mereka semuanya akan pindah. Tsukimi terkejut.
Chieko mengatakan karena mereka sudah mendapatkan Tsukimi kembali, mereka harus meninggalkan Amamizukan. Mayaya mengatakan daripada diusir, lebih baik mereka pindah. Banba meminta TSukimi jangan cemas, mereka akan bertahan meskipun pindah rumah.
Shu mengatakan semuanya sudah berencana untuk pindah sebelum menyelamatkan Tsukimi, karena itu mereka mulai bekerja dan mandiri. Yang lain tersenyum dan dalam senyuman mereka terlihat kesedihan.

Mereka mengatakan Amars bukanlah Amars tanpa Tsukimi dan Jiji mengajak mereka untuk mulai makan.
Tsukimi sangat berterimakasih dan makan sambil menangis. YAng lain tersenyum melihatnya. Tsukimi meminta maaf dan Chieko mengatakan kenapa Tsukimi meminta maaf karena Tsukimi tidka bersalah.
Meski begitu Tsukimi tetap menangis sambil makan. Banba dan Mayaya mengatakan malam ini Tsukimi dilarang menangis, karena ini adalah malam terakhir Amars, mereka harus menikmatinya.
Yang lain setuju dan mulai makan dengan senyuman diwajah mereka, untuk pertama kalinya setelah sekian lama, para Amars makan bersama dengan bahagia.

Di Singapura, Hwayoung menemui Kai dan meminta maaf karena ia tak mematuhi perintah Kai.
Kai tampak kesal dan meminta Hwayoung memesankan tiket ke Tokyo malam itu juga. Hwayoung ingin Kai berhenti tapi Kai tidak mendengarkan.

Malam itu, para Amars kelalahan dan kekenyangan, mereka tidur di ruang makan.
Shu dan Kuranosuke duduk berdua dan Kuranosuke membicarakan mengenai ibunya, saat ibu pergi meninggalkannya, ia tak bisa menahan ibunya. Tapi kali ini berbeda, ia berhasil menghentikan Tsukimi.
Shu menatap Kuranosuke dan memutuskan menceritakan mengenai Lina. Shu mengakui sebenarnya ia ke Italia untuk menemui Lina karena Lina ingin mengenakan gaun yang dikenakan Kuranosuke.
Kuranosuke tentu saja terkejut dan bertanya kenapa Shu tidak mengatakan itu padanya. Shu mengatakan Lina memintanya merahasiakan hal itu. Kuranosuke bertanya apa yang ibunya katakan tentangnya?
Shu mengatakan kalau Lina sangat menyukai gaun itu dan Shu teringat bagaimana Lina meminta Shu menyampaikan pada gadis yang dicintai Kuranosuke untuk memberikan Kuranosuke banyak cinta. Tapi Shu tidak mengatakan itu pada Kuranosuke, lebih tepatnya ia ragu mengatakannya atau mungkin ia merasa ini belum tepat untuk mengatakan itu.

Saat itu Tsukimi lewat membawa selimut dan Shu memanggilnya. Shu langsung mengambil sesuatu dari tasnya  dan menatap Tsukimi. Tsukimi bingung.
Shu berlutut dihadapan Tsukimi dan memperlihatkan cincin yang ia beli di Italia. Tsukimi langsung tahu itu ubur-ubur dan Shu sangat senang, Tsukimi orang pertama yang tahu kalau itu ubur-ubur, bukan gurita HHAHAHAHAA.
Kuranosuke sendiri shock karena Shu akan melamar Tsukimi disini, saat ini.

Shu meminta Tsukimi mengulurkan tangannya dan Tsukimi bingung sendiri, ia meletakkan selimut dan memberikan tangan kanannya dengan kaki, tapi Shu meminta tangan kiri dan Tsukimi meberikan tangan kirinya dengan kaku.
Shu kemudian mengambil tangan Tsukimi dan memasukkan cincin itu ke jari manis Tsukimi.
Shu berdiri di hadapan Tsukimi dengan serius dan menatap Tsukimi, Tsukimi-san, menikahlah denganku.
Tsukimi terkejut menatap Shu. Kuranosuke terdiam melihat hal itu.
Shu mengatakan apapun yang terjadi, ia tak akan pernah melepaskan tangan Tsukimi, jadi ia ingin Tsukimi tetap disisinya selamanya. Ia berjanji akan melindungi Tsukimi.
Tsukimi masih mematung menatap Shu tanpa sepatah katapun. Tiba-tiba Tsukimi pingsan karena shock HAHAHHAHAHAHA.

 
Shu panik karena Tsukimi pingsan dan Kuranosuke mendekati Tsukimi bertanya apakah Tsukimi baik-baik saja.
Tsukimi mengatakan 'maafkan aku' dan Shu berfikir kalau Tsukimi menolaknya. Tapi Tsukimi langsung mengoreksi bukan itu maksudnya. Tsukimi duduk dan mengatakan kalau ia tak bisa berfikir jernih, pikirannya sedang kacau.
Shu meminta Tsukimi untuk tenang dan tak perlu menjawab sekarang. Ia ingin Tsukimi memikirkan itu dengan baik dan buru-buru meninggalkan tempat itu.
Shu nervous banged.

Tsukimi sendiri masih tak percaya dengan apa yang terjadi dan menatap cincin dijarinya.
Sementara itu Kuranosuke kembali ke sofa dan duduk dengan nafas berat.

Keesokan harinya, sebelum pindah, para Amars menemui Mejiro-sama, mereka mengirim kertas melalui celah bawah pintu, mengabarkan mereka akan pindah dan berterima kasih.
Mejiro-sama mengucapkan selamat tinggal pada Amars.

Amamizukan kosong, para Amars sudah ada di luar dengan barang bawaan mereka.
Mereka berlima siap untuk pindah dari Amamizukan. Sebelum pergi, mereka menatap Amamizukan tempat mereka tinggal selama ini.
Amamizukan punya banyak kenangan bagi mereka dan merupakan tempat yang tidak tergantikan. Mereka memberi hormat pada Amamizukan untuk terakhir kalinya.

To Be Continued.

Komentar:
Waaahh, para Amars benar-benar akan meninggalkan Amamizukan, itu sudah menjadi keputusan mereka karena sudah mendapatkan Tsukimi kembali. Pada akhirnta, teman lebih penting dari pada rumah, bagi mereka. Karena kan nggak enak mengorbankan TSukimi demi tempat tinggal mereka.

Selama Tsukimi pergi, para Amars benar-benar bekerja keras, mereka melamar pekerjaan untuk pertama kalinya dan mendapatkan pekerjaan. Bekerja dengan orang lain, menghadapi orang lain bukanlah hal yang mudah. Karena perlakukan orang pada pekerjaan yang melibatkan publik itu sangat lah sulit. Tapi demi Tsukimi, mereka berhasil melakukannya.
Aku penasaran kemana mereka akan pergi selanjutnya, karena mereka belum kelihatan mencari rumah baru. Kalau dilihat dari previewnya sih, mereka pura-pura pergi tapi nanti masuk diam-diam ke Amamizukan lagi AHHAHAHAHA.

BTW sampai sekarang wajah Mejiro-sama nggak kelihatan, siapa sih dia?
Jangan-jangan si Hanamori? Atau detektif temannya Hanamori? Karena kelihatannya nggak akan ada tokoh baru lagi yang muncul. Atau malah sampai akhir kita nggak akan melihat tokoh Mejiro-sama.
Kalau aku nggak salah sih dimanganya wajah Mejiro juga baru muncul dibagian akhir manga.

Episode 9 ini jauh berbeda dengan manga, meski ada yang sama juga sih.
Sayang sekali kisah Kai dan Hwayoung nggak terlalu dibahas dalam drama ini, padahal di versi manganya dijelaskan dan terasa banged bagaimana dalamnya hubungan mereka berdua. Aku nggak tahu sih apakah nanti di episode 10 akan dibahas lagi.
Kalau aku nggak salah ingat, Hwayoung dan Kai itu temenan sejak kecil karena mereka dari panti asuhan yang sama, mereka menunggu di adopsi tapi yang diadopsi adalah anak orang kaya seperti yang dikatakan di episode 9 ini.
Nah, anak yang diadopsi itu temen mereka juga, aku lupa sih kayaknya anaknya sering bertengkar dengan Kai gitu. Kalau nggak salah intinya, meski anaknya jahat, asalkan anak orang kaya dengan pakaian bagsus, mereka yang akan diadopsi oleh orang lain.
Karena itu Kai terjun ke bisnis fashion untuk membuat pakaian yang bagus.

Tapi di versi manga, Kai lebih playboy dan kuzu dibandingkan versi drama. Di manga si Kai banyak main cewek, bahkan tidur bareng model perusahaannya sendiri. Dia juga kissu sama Tsukimi HAHAHHAHAHA. Untung disini enggak. Reaksi Tsukimi habis di kiss sama Kai persis seperti saat Tsukimi kissu dengan Kuranosuke di drama. Di manga kiss Tsukimi Kuranosuke itu nggak ada, jadi aku rasa penulis dramanya mengganti kiss Kai dengan kiss Kuranosuke.
Tapi di versi manga, masalah Kai dan Kuranosuke menggantung gitu dan nggak jelas, aku malah merasa ending versi manga itu terlalu dipaksakan dan buru-buru banged, makanya aku mengharapkan ending yang bagus untuk versi dramanya, mengingat sejauh ini dramanya memuaskan.

Di versi manga, Tsukimi beneran sudah ke Singapura dan misi penyelamatan Tsukimi itu hanya melibatkan Hanamori dan Kuranosuke, mereka berdua saja. Yang lain tetap di Jepang dan Shu juga di Jepang dan tidak melakukan apapun. Jadi di versi drama ini rasa persatuan-nya jauh lebih kuat karena mereka bersama-sama dalam misi penyelamatan Tsukimi. Bahkan Sasaki dan Inari juga ikut. Feel-nya terasa banged yang versi dramanya, bagaimana perasaan para Amars pada Tsukimi.
Di versi manga, Kuranosuke berjuang sendiri karena Hanamori sesampainya di Singapura malah asik di Kasino HAHAHAHHAHA. Ada adegan dimana Kuranosuke akhirnya bertemu TSukimi untuk pertama kalinya setelah berpisah lama, diperpustakaan saat Tsukimi tidur, dia membangunkannya dengan menyentuhkan kepala Tsukimi ke kepalanya, sayangnya disini nggak ada huhuuuhuhu, padahal sebenarnya aku nungguin adegan itu wkkkwkw.
Tapi memang nggak mungkin sih mereka syuting ke Singapura ya, HAHAHAHAHA.

Aku sedih banged sama Kuranosuke ya ampuuuuuuun. Penulis versi drama ini menurutku sesuatu banged. Dia memperlihatkan perasaan Kuranosuke pada Tsukimi, lebih dalam dari versi manganya dan movienya. Jadi perasaan Kuranosuke di versi drama ini benar-benar diperlihatkan dengan baik, patah hatinya juga kelihatan banged. Cuma itu dia, bikin kita kesal karena masa melihat wajah galau Kuranosuke terus mulai dari episode pertama HAHAHHAHAHA.
Apalagi di versi drama Kuranosuke sering menjadi saksi hubungan Shu dan Tsukimi, jadi beneran lebih menyakitkan.
Shu juga sangat ditonjolkan di versi drama ini, menurutku penggambaran karakter versi drama lebih bagus untuk Shu dan juga Kuranosuke.

Nggak terasa 1 episode lagi drama ini akan selesai. Aku berharap endingnya berbeda dari versi manga, maksud aku adegannya, kalau cuma kayak gitu aku sama sekali nggak puas, karena beberapa episode ini kegalauan Kuranosuke memuncak, jadi plis berikan dia happy ending yang memuaskan.
Masa di episode 5 kissu di ending enggak? HAHHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHA.
Acckkk kalau Kuranosuke selesai aku bakalan baper sama drama apa lagiii????
Karena drama-drama musim semi kayaknya nggak ada yang bikin baper berat LOL.
Sebenarnya pas Kuranosuke awal tayang aku juga ragu sih, bahkan nggak ada di list drama yang bakalan bikin baper, tapi ternyataaaaa. Seto Koji, kamu mengacaukan hatiku AAHAHAHAHAHA.

Share:

5 comments:

  1. sedih liat kuranosuke, dibanding sama movienya emang keliatan banget sih perasaan kuranosuke. di film shu juga ngga terlalu deket sama tsukimi, tapi disini diliatin. pengen liat endingnya tsukimi sama kuranosuke. huhuhu

    ReplyDelete
  2. seto koji,, my japanesse oppa,,wkwkwk
    because of this dramaa
    i love him so much..wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. lol. me toot I've watched some of his works before but kuranosuke make become his fan. 😁

      Delete
    2. lol, me too..wkwk
      gegara ni drama nge kepoin seto koji,,eehh ternyata movie sama dramanya udah pernah kutonton..pas ngererun,,eehhh,,ternyata emang dia,,wkwk

      Delete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts