Sunday, 7 October 2018

[Review] Chihayafuru -Musubi- (2018)

Chihayafuru adalah live action movie yang terbagi atas 3 part, Kami no Ku (Part 1); Shimo no Ku (Part 2) dan Musubi (Part 3). Kami no Ku dan Shimo no Ku tayang pada tahun 2016 lalu sedangkan Musubi tayang pada Maret 2018.
Chihayafuru diangkat dari manga karya Suetsugu Yuki yang dipublikasikan dalam majalah manga Be Love sejak tahun 2007. Kalau nggak salah manganya belum tamat sampai sekarang.
Chihayafuru Musubi ini merupakan bagian ke-3 dari trilogi Chihayafuru live action movie dan merupakan bagian terakhir. Padahal aku berharap ada kelanjutannya, karena jujur saja aku belum puas dengan ending Chihayafuru Musubi ini.

Chihayafuru Musubi disutradarai oleh Koizumi Norihiro (Chihayafuru 1 & 2, The Liar and His Lover, Taiyou no Uta) yang merangkap sebagai penulis naskah.
Movie berdurasi 127 menit ini dibintangi oleh pemeran yang sama dengan Part 1 dan 2, yaitu Hirose Suzu (Let's Go Jets, Sensei, Shigatsu Kimi no Uso), Nomura Shuhei (Teiichi no Kuni, Sakurada Reset, Moriyamachu Driving School), Arata Mackenyu (Over Drive, Let's Go Jets, Peach Girl, Bittersweet), Kamishiraishi Mone (Oboreru Knife, Hitsuji to Hagane no Mori, Rikuo), Yamoto Yuma (Tori Girl, Kimi no Suizo wo Tabetai, Hanbun Aoi), Morinaga Yuki (The Liar and His Lover, Beppin-san, Setoutsumi), Matsuoka Mayu (Katte ni Furuetero, Little Forest, My Loser Husband), Shimizu Hiroya (Anone, Chia Dan, Solomon Prejury), Kunimura Jun (Attack on Titans, Destiny Kamakura Monogatari, Shin Godzilla) dan Matsuda Miyuki (Hot Road, Control Tower, ItsukaKoi).
Pemeran tambahan untuk part 3 diantaranya adalah Yuki Mio (Erased, Death Note, Assassination Classroom: Graduation), Sano Hayato (Real Girl, Mixed Doubles, Kuchibiru ni Uta o), Kiyohara Kaya (Sora wo Kakeru Yodaka, Asa ga Kita, Toumei na Yurikago) dan Kaku Kento (Moriyamachu Driving School, Paradise Kiss, Saiki Kusuo no Sainan).

Pemeran Chihayafuru Part 1 dan 2 masih sama dengan Chihayafuru Musubi, karena itu nggak ada yang terasa berbeda pada akting mereka. Aku masih bisa menemukan sosok karakter yang ada ditahun 2016 di Chihayafuru Musubi 2018 ini. Hanya saja, ada beberapa tokoh baru yang penting di Chihayafuru Musubi ini dan karena durasi movie hanya 2 jam, jadi kurang dibahas. Mungkin itu menjadi salah satu alasan kenapa Chihayafuru Musubi terasa kurang greget dari versi sebelumnya.
Jika Part 1 dan Part 2 membahas mengenai tahun pertama dan kedua Chihaya dkk di klub karuta, maka Chihayafuru Musubi ini fokus pada tahun ketiga mereka di SMA, dimana selain impian mereka akan kejuaraan nasional, mereka juga disibukkan dengan tugas mereka sebagai seorang siswa kelas 3 SMA. Musim panas tersebut adalah musim panas terakhir mereka bisa bermain sebagai tim.
Masalah yang utama tentu saja adalah Taichi yang berhenti dari klub Karuta karena alasan pribadi dan sempat membuat Chihaya dkk kesulitan.
Tapi aku suka karena hal itu membuat Chihaya menyadari kalau Taichi itu lebih dari sekedar Taichi baginya hohohoho.

Meskipun Chihayafuru Musubi ini nggak se-WAH part 1 dan part 2, aku masih sangat menikmatinya, karena aku memang kangen banged pada castnya. Mungkin karena Part akhir, jadi aku berharap ada sesuatu yang special, tapi sayang sekali penulis memutuskan mengakhiri movie ini dengan open ending. Mungkin karena manganya juga belum tamat kali ya.
Aku belum membaca manganya dan kayaknya aku nggak akan membacanya, jadi aku nggak bisa membandingkan versi movie dan manga. Tapi aku tahu beberapa part dari manganya, mungkin akan aku bicarakan dibawah nanti sekalian spoilernya HAHAHHAHAHHA.
Meskipun Chihayafuru bukan shoujo manga fokus pada kisah cinta, tapi tak bisa dipungkiri yang membuat manga/movienya menarik adalah kisah cinta antara 3 sahabat, Taichi, Chihaya dan Arata. Aku sendiri sejak awal menonton animenya, aku ada di Tim Taichi dan hal itu nggak akan pernah berubah sampai kapanpun HAHAHAHHAHA.

Aku sebenarnya deg degan banged menonton Chihayafuru Musubi ini karena kan katanya ini akan menjadi movie yang terakhir, tentu saja aku penasaran jadi Chihaya itu suka sama siapa. Aku berhati-hati menonton Part 3 dan mempersiapkan hati untuk kemungkinan terburuk. Tapi ternyata penulisnya masih sayang pada Taichi dan tentu saja Arata. Dia mengakhiri dengan cara seperti itu, biar nggak ada perang shipper LOL. Tapi aku nggak puas karena aku butuh kepastian hubungan mereka. Sepertinya harapan satu-satunya memang menunggu manganya tamat lol.
Untuk masalah Karuta sendiri, Chihaya sejak awal ingin menjadi Queen dan diperlihatkan secara singkat bagaimana akhirnya. Aku kesal sekali karena tidak diperlihatkan pertandingan memperebutkan gelas Queen dan Meijin, hanya ilustrasi singkat saja. PAdahal kan pengen liat Chihaya vs Shinobu dan Arata vs Taichi huhuhuhuhuhuhu.
Mungkin karena itu juga jadi kurang seru ya. Chihayafuru Musubi ini kayaknya memang lebih fokus ke pertandingan kelompok, supaya rasa persahabatannya lebih oke.

Aku akan membahas sinopsis Chihayafuru Musubi secara singkat pada tulisan dibawah ini. Seperti biasa, isinya adalah spoiler! Kalau nggak suka spoiler, di skip aja ya HHAHAAHAH.

SINOPSIS
-spoiler alert-

Chihayafuru Musubi diawali dengan perebutan gelar Queen oleh Wakamiya Shinobu (Matsuoka Mayu) dan Wagatsuma Iori (Kiyohara Kaya); dan perebutan gelar Meijin oleh Harada Hideo (Kunimura Jun) sensei dan Suo Hisashi (Kaku Kento).
Chihaya gagal pada babak penyisihan jadi dia hanya menyaksikan pertandingan + membantu-bantu gitu. Ia kagum pada pertandingan itu dan tahun depan, ia ingin bertanding di tempat tersebut.
Arata juga ada disana menyaksikan pertandingan. Setelah pertandingan selesai yang dimenangkan oleh Shinobu sebagai Queen dan Suo sebagai Meijin, Arata mendengar kalau Suo akan pensiun dan ini adalah pertandingan terakhirnya. Arata sangat ingin bertanding dengan Suo dan menerobos wartawan meminta agar Suo tidak pensiun. Suo menyanggupi hal itu dan mengatakan ia akan bertanding lagi tahun depan.

Arata tidak percaya kalau Suo mendengarkan permintaannya dan ia sedikit shock. Chihaya saat itu membantu Harada-sensei yang kelahan usai bertanding, saat melihat Arata, ia menemuinya. Keduanya sempat bicara sebentar dan tiba-tiba Arata menyatakan perasaannya. Chihaya terkejut dengan pernyataan cinta tiba-tiba itu dan hanya mematung terdiam, bahkan setelah Arata meninggalkannya.
Taichi melihat hal itu, tapi ia tidak tahu apa yang mereka bicarakan, karena ia tidak mendengarnya. Sementara itu, Kana-chan yang saat itu ada di ruangan yang sama mendengar semuanya dan ia terkejut.

Waktu berlalu, Musim semi tahun ketiga Chihaya dan teman-temannya di SMA, tahun ketiga klub Karuta. Tahun depan mereka akan lulus dan ini kesempatan mereka merekrut anggota baru, kalau tidak klub Karuta akan dihapus karena semua anggota adalah anak kelas 3. Atas saran Kana, Tsutomu dan Nikuman, Chihaya dan Taichi tampil anggun saat presentasi klub, mereka tidak ingin Chihaya mempresentasikan Karuta karena takut seperti tahun sebelumnya, semua anak baru lari karena takut.
Chihaya memang cantik banged dan Taichi juga ganteng. Jadi banyak anggota baru yang tertarik pada klub Karuta karena mereka berdua. Saat presentasi si klub, Chihaya dnegan anggun mempertontonkan cara bermain Karuta dan Tsutomu menjelaskan mengenai kartu dan cara bermain.
Tapi seorang anak baru, Tsukuba Akihiro (Sano Hayato) kemudian menantang Chihaya. Awalnya Chihaya main biasa aja. Tapi Tsukuba ternyata lebh hebat dari perkiraan dan membuatnya nggak mau kalah. Sifat asli Chihaya keluar, ia main Karuta dengan penuh semangat dan seperti dugaan, para anak baru jadi ketakutan.

Taichi hari itu pulang cepat karena ia harus belajar, maklum, anak kelas 3. Saat ia kembali ke klub keesokan harinya, Chihaya tampak tidak bersemangat dan begitu ia melihat Taichi ia langsung merangkak memeluk kaki Taichi dan curhat bagaimana semua anak baru kabur dan mereka hanya mendapat tambahan 1 anggota, Tsukuna-kun.
Tapi kemudian seorang anak baru datang ke klub, Hanano Sumire (Yuki Mio) yang masuk klub karena ia menyukai Taichi. Ia tidak terlalu peduli pada Karuta. Dan begitulah, Klub Karuta Mizusawa mendapat 2 anggota tambahan dan anggotanya menjadi 7 orang.

Masalah dimulai saat rumor mengenai Arata yang menyatakan cinta pada Chihaya menyebar di perkumpulan Karuta. Kana mengetahui hal itu dan meminta Chihaya dengan cepat memberi jawaban pada Arata, ia akan berusaha agar anggota klub Mizusawa tidak tahu. Chihaya bingung kenapa mereka harus merahasiakan itu dari anggota klub. LOL. Kana melakukan itu demi Taichi.
Chihaya sendiri nggak tahu harus menjawab apa, ini pertama kalinya ia ditembak pria, ia jadi bingung, tapi jika ia bertemu Arata nanti secara langsung, ia akan memberikan jawaban.
Sumire tidak sengaja mendengarkan pembicaraan itu dan ia punya rencana untuk membuat Taichi patah hati. Sumire tahu kalau Taichi menyukai Chihaya, kalau Taichi mendengar pernyataan cinta itu Taichi akan patah hati dan dia akan mengisi kekosongan hati Taichi, begitulah rencana Sumire.
Tapi ternyata, saat Sumire memberi tahu hal itu pada Taichi, Taichi mengatakan kalau itu bukan urusannya. Nilai Taichi juga menurun, dia yang biasanya nomor 1 turun peringkat jadi nomor 2. Tsutomu yang naik ke peringkat 1 mengkhawatirkan Taichi.

Pertandingan babak penyisihan untuk turnamen nasional dimulai. Taichi tidak datang dan membuat Chihaya khawatir. Ia kemudian mendapat telpon kalau Taichi mengundurkan diri dari klub dan ternyata Nikuman sudah mengetahui hal itu. Chihaya ingin memarahi Taichi tapi Nikuman dan Tsutomu tahu alasan Taichi keluar karena ingin fokus belajar, mereka tahu kalau Taichi belakangan kesulitan dengan nilainya. Pilihan pertama Taichi adalah Universitas Tokyo Kurusan Kedokteran, dia harus lebih banyak belajar lagi karena itu pilihan sulit.
Meskipun pikirannya dipenuhi dengan Taichi, Chihaya bersama tim mulai bertanding. Mereka kesulitan mengalahkan lawan, terutama Tsukuba yang membuat kesalahan besar. Tsukuba ternyata belum pernah bermain dalam kelompok, jadi dia tidak tahu perbendaan bermain sendiri dan kelompok. Tapi untung saja, Tim Mizusawa berhasil masuk sebagai klub karuta yang akan bertanding di pertandingan nasional karena mereka ada diperingkat 2.

Pulang dari pertandingan itu, Chihaya bertemu dengan Taichi dan bertanya kenapa Taichi melakukan itu padanya, ia bertanya alasan kenapa Taichi keluar dari klub Kariuta sambil memukuli Taichi. Taichi memeluk Chihaya agar dia berhenti memukulinya.
Taichi mengatakan alasan kenapa ia bermain Karuta dan masuk klub Karuta adalah demi Chihaya, tapi sekarang ia tidak bisa melakukannya lagi. Ia kemudian meninggalkan Chihaya.
Chihaya ternyata sangat terpukul setelah Taichi keluar dari klub. Ia mulai teringat kenangan masa lalu mereka selama 2 tahun di klub Karuta. Taichi-lah orang yang membantu Chihaya dan membentuk klub bersamanya, Taichi yang selalu ada disisinya jika ia kesulitan, mereka menghabiskan banyak waktu bersama-sama dan sekarang Taichi sudah tidak ada disisinya lagi, Chihaya baru menyadari kalau ia cukup rapuh tanpa Taichi. Intinya sih Chihaya menyadari kalau dia selama ini selalu tergantung pada Taichi, lebih dari pada yang ia kira.

Sumire sendiri merasa bersalah karena ia tidak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi Kana mengatakan itu bukan salah Sumire, karena Sumire juga berhak untuk jatuh cinta.
Disini, Kana mengatakan sepasang puisi dari 100 puisi, Sebuah puisi tentang seseorang yang menyembunyikan cintanya, tapi cinta sepihak itu kemudian menjadi rumor.
'Itu benar aku mencintainya, tapi rumor mengenai cintaku sudah menyebar terlalu jauh. Padahal seharusnya orang lain tidak perlu tahu bahwa aku jatuh cinta.'
Cinta yang tersembunyi 'Though I hide It' dan cinta yang menjadi rumor 'It's true I love'.
Dua puisi ini nanti harus dipilih oleh Taichi untuk diberikan pada Arata dan entah kenapa aku merasa kalau ada kode disini HAHAHAHHAHA.

Sementara itu, seperti janjinya pada Chihaya, Arata ingin membentuk sebuah tim Karuta, karena ia ingin bermain dalam tim dan suatu saat akan melawan klub Karuta Mizusawa.
Arata satu sekolah dengan Iori yang menjadi anak baru di SMA tempat ia bersekolah. Bersama Iori dan 3 anak baru lainnya, mereka membentuk tim karuta. Iori ini adalah teman masa kecil Arata lebih tepatnya adik bagi Arata tapi Iori menyukai Arata. Iori diperankan oleh Kiyohara Kaya dan kebanyakan kalimat Kaya di movie ini adalah 'Onii, berpacaranlah denganku' tapi Arata selalu menolaknya dengan jawaban 'Aku sudah punya orang yang aku sukai' LOL.
Peran Kiyohara Kaya disini nggak terlalu punya screentime banyak, tapi cukup berkesan dan entah kenapa chemistrinya dan Mackenyu bagus banged.

Taichi sendiri, setelah keluar dari klub Karuta, ia fokus belajar. Tapi ia tidak berhenti untuk belajar Karuta. Taichi merasa kalau ia kehilangan alasan bermain Karuta dan ia mencoba mencari lagi, alasan kenapa ia harus bermain Karuta.
Ia memutuskan masuk ke sebuah tempat belajar/berlatih Karuta (aku lupa namanya) dan disana Meijin Suo juga berlatih. Taichi ingin berlatih bersama Suo yang kuat. Suo ini Meijin yang keren banged. Sebelum pembaca puisi membacakan puisinya, ia sudah tahu kartu apa yang akan dibaca. Jadi, kecepatan pendengarannya luar biasa.
Taichi ingin belajar mengenai itu dan selalu mengikuti Suo. Meski awalnya ditolak, Taichi tidak menyerah. Taichi kemudian tahu kalau penglihatan Suo bermasalah dan itu adalah alasan kenapa ia akan berhenti bermain Karuta.
Suo tahu kalau Taichi sebenarnya tidak menyukai Karuta dan cukup kagum Taichi bermain dalam kelompok. Saat Taichi bertanya kenapa Suo bermain Karuta padahal ia tidak menyukainya, Suo menjawab kalau ia bermain karena hanya itu yang bisa ia lakukan.
Karena kegigihan Taichi, akhirnya Suo mau melatih Taichi meskipun aku nggak mengerti latihan mereka itu apa. Yang jelas, Taichi semakin hari semakin bagus dan ia mulai menemukan pola permainannya.

Turnamen nasional dimulai. Klub Karuta Mizusawa berjuang untuk lolos sampai tahap akhir. Lawan kuat yang mereka pikir akan menjadi saingan mereka di tahap akhir ternyata kalah dan yang mengalahkannya adalah tim Arata dkk. Saat melihat Chihaya, Iori tahu kalau gadis yang disukai oleh Arata adalah Chihaya dan Arata kaget karena Iori tahu. Iori mengatakan ia tidak akan kalah pada Chihaya.
Sampai akhir, Chihaya masih menunggu kedatangan Taichi, ia selalu diam-diam menantikan Taichi. Jika ada kelompok yang kalah, menangis sambil berpelukan, Chihaya akan teringat pada Taichi. Ini adalah pertandingan terakhir mereka sebagai kelompok, jadi Chihaya benar-benar berharap Taichi ada disana bersamanya.
Taichi sendiri ikut dengan Suo ke sebuah acara seminar dan sebenarnya ia juga memikirkan turnamen nasional karena anggota klub selalu memberikan update pada Taichi mengenai pertandingan.
Yang menyadarkan Taichi saat itu adalah Suo, ia membuat Taichi sadar kalau permainan Karuta Taichi cukup bagus dan seharusnya Taichi berjuang bersama teman-teamnnya.

Tangan Kana-chan terluka tapi ia merahasiakan dari yang lain. Saat ia mengantri untuk memberikan nama tim yang akan bertanding, Taichi muncul disampingnya dan meminta Kana menuliskan namanya.
Kana merahasiakan hal itu dari anggota tim sampai nama Taichi dipanggil dan membuat Chihaya terkejut, karena Taichi datang ke turnamen nasional.
Taichi meminta maaf pada Chihaya tanpa mengatakan apa-apa, dia hanya membungkuk. Chihaya juga tidak mengatakan apa-apa dan memberikan sesuatu pada Chihaya. Aku nggak tahu namanya apa, tapi itu digunakan untuk mengikat kimono. Ternyata selama pertandingan, saat Taichi tidak ada, Chihaya mengenakan milik Taichi. Awwwww.
Dan begitulah pertandingan dimulai.

Pertandingannya cukup seru meskipun aku nggak terlalu mengerti HAHAAAHAHAHAAH.
Setelah Taichi datang, Chihaya mendapatkan kepercayaan dirinya lagi dan ia bermain dengan bagus di pertandingan itu. Lawannya, si Queen Junior, Iori bahkan kaget dengan kemampuan Chihaya.
Shinobu yang menjadi komentator acara itu awalnya nggak tertarik dengan pertandingan itu, tapi melihat kemampuan Chihaya, ia jadi berdebar-debar.
Taichi juga menunjukkan kemampuan berbeda dalam pertandingan itu. Taichi yang sekarang jauh lebih hebat dan percaya diri dari sebelumnya, saat selisih kartunya dan Arata 6 vs 1, Taichi bisa membuat 1 vs 1.

Pada puisi ke-99, saat itu ditangan Taichi ada 2 kartu, Cinta yang tersembunyi 'Though I hide It' dan cinta yang menjadi rumor 'It's true I love'.
Ia harus memberikan satu kartu pada Arata dan itu adalah pilihan yang sulit. Anggota tim menyerahkan pada Taichi pilihan yang akan dia buat. Setelah berfikir cukup lama, Taichi membuat pilihan, ia memberikan kartu 'It's true I love' pada Arata.
Jadi kan kalau main karuta itu, mendengarkan puisi yang dibacakan, nah dari huruf awal yang dibaca kita harus sudah bisa menebak yang mana kartu yang dibaca. Jadi 2 kartu itu, diawali dengan "Shi no" dan "ko".

 
Biasanya orang memilih kartu dengan huruf awal sedikit, tapi Taichi malah memberikan yang huruf awal sedikit pada Arata (ko). Karena Taichi menebak kalau puisi yang dibacakan selanjutnya adalah 'Though I hide It' (Shi no).
Semua orang terkejut dengan pilihan Taichi tapi Kana-chan yang menyaksikan pertandingan mengatakan ada orang yang bisa menebak puisi selanjutnya yang akan dibacakan dan Taichi mungkin punya kemampuan seperti itu.
Dan hal itu membawa kemenangan pada tim Mizusawa karena tebakan Taichi benar, puisi selanjutnya yang dibacakan adalah 'Though I hide It' dan itu adalah miliknya.
Taichi menangis karena kemenangan itu, mungkin saat itu dia menyadari kalau dia juga punya kemampuan dalam permainan Karuta, atau dia menyadari kalau dia menyukai Karuta?

Pertandingan itu berakhir dengan sorak sorai tim karuta Mizusawa. TAichi dan Chihaya berpelukan seperti biasanya saat akhir pertandingan. Mereka berdua menangis terharu. Chihaya mengucapkan selamat datang dan Taichi meminta maaf pada Chihaya karena ia sudah keluar dari klub Karuta.
Pertandingan itu adalah pertandingan terakhir Chihaya, Taichi, Kana, Tsutomu dan Nikuman sebagai tim. Mereka mewariskan semuanya pada Sumire dan Tsukuba mulai dari sekarang. Taichi yang akhirnya menemukan ritme-nya kembali, memutuskan mendukung kisah cinta Chihaya dan Arata.
Ia kemudian mecari Chihaya dan menariknya untuk menemui Arata. Taichi sudah mempersiapkan hatinya untuk mendukung mereka berdua.

Taichi yakin banged kalau Chihaya akan menjawab 'yes' atas pernyataan cinta Arata. Tapi siapa sangka Chihaya menolak Arata HAHAHAAHAHAHHAHAH.
Chihaya mengatakan kalau untuk sekarang ia tidak bisa memberi jawaban atas penyataan cinta Arata. Ia mengatakan kalau sekarang ia ingin fokus pada Karuta, ia ingin lebih kuat, lebih kuat lagi seperti Shinobu yang bisa memberi kekuatan pada orang lain. Karena itu ia ingin menjadi pemain Karuta terbaik di dunia.
Sebenarnya jawaban Chihaya ini bisa diartikan 2 hal, pertama ya seperti yang aku bilang, dia menolak Arata karena dia nggak bisa memikirkan hal lain selain Karuta.
Kedua, Bukan berarti dia nggak menyukai Arata, hanya saja sekarang dia nggak bisa pacaran. Sekarang lho, nggak tau nanti.
Intinya sih untuk sekarang, Chihaya menolak Arata HAHAHAHHAHAHA. Taichi aja shock dengan jawaban Chihaya itu, padahal dia udah mempersiapkan hati banged lol.
Arata juga mengerti akan jawaban itu dan mengatakan ia juga nggak bisa menghadapi gadis yang ia sukai karena ia kalah dari Taichi. Jadi ia menantang Taichi untuk bertanding lagi di Turnamen Meijin.

Lalu adegan terakhir adalah saat Chihaya dan Taichi saling bertatapan dan tersenyum kemudian menatap tempat pertandingan dan memberi hormat, tanda berakhirnya Chihayafuru Musubi ini.
Jadi intinya hubungan mereka bagaimana?
Ending Chihayafuru Musubi ini open ending untuk bagian kisah cinta segitiga tokoh utama. Taichi masih punya kesempatan kalau dia masih mau memperjuangkan Chihaya HAHAHHAHAHAHA.

Tapi ending Chihayafuru Musubi nggak sampai segitu aja. Ada ilustrasi yang memperlihatkan pertandingan Shinobu dan Chihaya yang memperebutkan gelar Queen dan pertandingan Arata dan Taichi yang memperebutkan gelar Meijin.
Di pertandingan itu, terlihat kalau Chihaya dan Taichi menikmati pertandingan mereka. Aku suka bagian saat Taichi dan Chihaya mengambil kartu bersama-sama dan menunjukka kartu mereka sambil tersenyum. Lalu ada adegan dimana Chihaya menjadi penasehat untuk tim karuta Mizusawa yang mungkin adalah rencana karir yang ia tulis saat ia kelas 3 SMA (awalnya ia menulis ingin menjadi Queen, karena itu bukan profesi, jadi gurunya memintanya menulis yang lain dan Chihaya menyerahkannya setelah turnamen nasional). Saat itu, narator mengatakan kalau Chihaya adalah Queen ke-66. Artinya impian Chihaya untuk menjadi Queen tercapai.
*Dapet bocoran ternyata yang ditulis Chihaya adalah Queen dan Guru. So, beberapa tahun kemudian Chihaya jadi guru di sekolah lamanya dan jadi penasehat klub Karuta Mizusawa 😄

Kira-kira begitulah sinopsis untuk Chihayafuru Musubi sampai ending. Aku sebenarnya cukup puas dengan endingnya, tapi masih nggak puas pada hubungan Taichi-Chihaya-Arata yang dibuat open ending LOL. Aku pengen kejelasan HAHAHAHHA. Meski aku mengerti sih karena manganya juga belum tamat.
Tapi kalau aku melihat dari movienya ini, kemungkinan endingnya Chihaya akan bersama Taichi sih. Aku bisa melihat dari bagaimana Chihaya saat Taichi tidak ada disampingnya, ia terguncang, Taichi ternyata lebih dari sekedar Taichi baginya. Well, selama ini yang selalu ada disisi Chihaya itu adalah Taichi. Arata adalah orang yang special bagi Chihaya, yang memperkenalkan Karuta padanya, yang membuatnya menyukai Karuta. Saat Arata jatuh Chihaya berusaha membangkitkannya lagi. Arata dan Chihaya memang punya hubungan yang spesial.
Tapi aku harap Chihaya tidak lupa kalau Taichi-lah yang selama ini ada disampingnya. Tanpa Taichi, Chihaya mungkin nggak akan bisa membentuk klub Karuta, saat ia kesulitan, ia selalu curhat pada Taichi, Taichi selama ini ada disampingnya.
Jadi, kata orang "Yang istimewa akan kalah sama yang selalu ada", apakah ini akan berlaku pada Chihaya dan Taichi?
HAHAHHAHAHAHHAHAH

Meski aku tidak membaca manganya, aku tahu ada banyak perbedaan antara manga dan movienya, terutama arc yang diangkat di Part 3 ini.
Dalam manganya, ada adegan dimana Taichi menyatakan perasaan pada Chihaya. Ia mengakui masalah kaca mata Arata saat mereka masih kecil, juga bagaimana ia menyukai Chihaya sejak kecil sampai sekarang. Itu juga alasan kenapa Taichi keluar dari klub karuta.
Disini diganti dengan adegan kereta api saat Taichi memeluk Chihaya, tapi dia tidak menyatakan perasaannya. Dia hanya mengatakan kalau ia memulai karuta karena Chihaya dan sekarang ia tak bisa melakukannya lagi.
Adegan itu sebenarnya juga ada di manga sih, saat Chihaya yang harusnya memberi pidato untuk anak baru tapi digantikan Kana karena ia mengejar Taichi.

Di versi movie, kalau aku nggak salah, Taichi tidak pernah menyatakan perasaan pada Chihaya. Iya kan?
Jadi, Chihaya itu nggak tahu kalau Taichi menyukainya. Beda banged sama versi manga dimana Chihaya sempat menolak Taichi dengan 'gomen' dan itu membuat Chihaya juga keluar dari klub Karuta karena ia tidak bisa berkonsentrasi.
Saat Taichi menembak Chihaya, Chihaya sempat memikirkan 'bagaimana dengan Arata' sedangkan saat Arata menembak Chihaya, Chihaya sama sekali nggak memikirkan Taichi LOL. Mungkin karena saat Arata nembak, Chihaya nggak tahu perasaan Taichi.

Meskipun Chihayafuru tidak fokus pada kisah cinta, tapi hubungan cinta segitiga mereka memang bikin gemes! Jujur aja, kalau nggak ada kisah cinta segitiga aku mungkin nggak akan terlalu suka pada Chihayafuru HAHAHAHHAAHHA.
Kalau Chihaya nggak mau menyakiti dua temannya itu sebaiknya dia nggak milih siapa-siapa sih menurutku. Aku juga nggak mau tersakiti soalnya, aku suka banged sama Taichi-Chihaya. Karena filmnya nggak akan ada lagi, jadi sepertinya harus mulai update manganya LOL. Di manga Arata katanya mau kuliah di Tokyo, ceritanya makin panjang donk ya HAHHAHAHHAHA.
Oia, peran Arata di arc ini sebenarnya lebih kelihatan di manga draipada di movienya. Kalau di manga, Arata tahu Taichi dan Chihaya keluar dari klub dan ia berusaha dengan caranya sendiri membuat mereka berdua mengingat menyenangkannya bermain karuta bersama tim. Di versi movie ini peran Arata nggak terlalu kelihatan sih. Well, karena Arata memang second lead sih ya.

Sedih banged udah nggak bisa melihat live action Chihayafuru lagi. Padahal castnya itu sempurna banged nih live action, semuanya cocok dengan bayangan aku. Mungkin karena aku nggak mengikuti manganya dan animenya juga aku tonton bertahun-tahun lalu, jadi aku cukup puas dengan live action Chihayafuru. Pertandingan karutanya selalu seru, akting pemainnya bagus, ditambah lagi ada Suzu, Shuhei dan Mackenyu HAHHAHAAHA.

Di live action, aku ngeship Chihaya dan Taichi, pokoknya Tim Taichi selamanya XD
Di dunia nyata, Shuhei dan Suzu kalau wawancara juga lucu, aku suka melihat interaksi mereka berdua. Aku suka kalau Shuhei udah ngomongin love line dia dan Suzu. Berapa kali ya Shuhei bilang kalau dia suka sama Suzu, bahkan udah minta izin sama manajernya Suzu lol. Suzu bilang dia nggak akan nikah sampai umur 45 trus Shuhei bilang dia siap menunggu Suzu sampai umur 45 HAHAHHAHA. Mereka berdua memang suka banged bercanda dan aku suka itu.

Meskipun aku suka sama Chihaya Taichi, tapi Mackenyu-Suzu memang bikin baper di luar movie. Kalau ada acara bareng, kayak promosi gitu, Makken memang pelit banged ngomong. Tapi dia cukup akrab sama Suzu dan Shuhei. Makken juga sering nginap dirumah Shuhei. Suzu-Mackenyu shippernya banyak dan memang sih mereka berdua sering banged dapat sesuatu yang romantis, misalnya pemotretan promosi Chihayafuru, banyak banged foto couple mereka. Trus pas Makken datang ke upacara kelulusan Suzu dari Seventeen itu, aduh, manis banged XD

Chihayafuru adalah salah satu live action yang dibuat dengan baik dan tidak mengecewakan. Well made live action movie. Tentu saja wajib ditonton bagi penggemar movie jepang. Bagi yang mencoba menonton movie ini, tentu saja harus menonton Part 1 dan Part 2 terlebih dahulu, karena ceritanya bersambung. Dari awal klub karuta terbentuk, pertandingan pertama, kemenangan pertama dan masih banyak hal yang terjadi selama 3 tahun mereka di klub karuta. Aku sangat merekomendasikan live action movie ini ^^~

Share:

5 comments:

  1. Sebenarnya saya Masih penasaran min siapa Yang jadi meijin berikutnya. Masih berharapnya taichi sih

    ReplyDelete
  2. Kemungkinan besar emang Taichi, kalau kamu baca manganya beberapa chapter terakhir emang lagi fokus di Arcnya Taichi, pokoknya Taichi yg dulu bukan Taichi yg sekarang wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah jadi penasaran. manganya udah mau tamat ya? bakal ada anime season 3 2019 nanti semoga disana ada pencerahan

      Delete
  3. Di film part ke 3 chihayafuru ini fell perpisahannya dapet banget, sedih mulu kalau ada moment mereka barengan. Apalagi part mau ending auto mewek

    ReplyDelete
  4. kalo menurut gw sih lebih cocok chihaya sm arata, karna gw suka banget pas liat scene di part 2 yang pas chihaya nelpon arata pas dirumah sakit didepan mata taichi trus dia bikin puisi tentang itu. sumpah gw kira mereka bakal jadian njir di part 3. well gw tetep #teamArataXChihaya wakakakkakkak

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts