Friday, 12 October 2018

[Sinopsis] Kahogo no Kahoko SP - Part 1

Aku sangat senang NTV memutuskan untuk membuat drama special dari drama series 2017 kesayangan aku, Kahoko no Kahoko. Aku udah banged banged sama Kahoko dan Hajime, tentu saja happy saat NTV mengumumkan dramanya XD XD
Meskipun hanya 1 episode, aku cukup puas dengan SP ini, melihat kehidupan pernikahan Kahoko dan Hajime, apa yang terjadi pada orang tua Kahoko setelah Kahoko menikah dan bagaimana Kahoko menjalani kehidupan sehari-harinya. SP ini banyak banged dialognya, aku kagum Mitsuki bisa menghapal semua itu. Kalau nggak salah Mitsuki bilang dia pengen berbagi separuh dialognya pada Ryoma HAHHAHHAA.


Sinopsis Kahogo no Kahoko: 2018 Love and Dream - Bagian 1

1 tahun setelah pernikahan Kahoko dan Hajime, Kahoko masih belum bisa mandiri tapi ia berusaha sangat keras. Pagi itu, saat alarm berbunyi, Hajime bangun pertama kali dan terkejut melihat Kahoko masih tidur padahal semalam Kahoko mengatakan kalau ia harus bangun pagi-pagi sekali. Saat Hajime membangunkan Kahoko dan mencoba mengingatkan hal itu, Kahoko langsung bangun dan mengecek jam weker miliknya. Ada 6 jam weker yang dinyalakan Kahoko tapi dia nggak bangun sama sekali saat jam itu berbunyi dan tentu saja dia shock saat tahu kalau dia telat bangun. Kahoko cute seperti biasanya.
Kahoko masih belum bisa memilih bajunya sendiri dan bertanya pada Hajime baju apa yang harus dia kenakan tapi Hajime mengatakan apapun yang dipakai Kahoko, Kahoko tetap cute. CIEEEHHH. Tapi Hajime mengatakan hal itu seolah-olah cuma asal jawab, padahal dia serius lol. Kahoko kemudian menatap Hajime dengan tatapan kesal dan Hajime mengartikan tatapan itu seperti seorang polisi wanita yang melihat tersangka penipuan pernikahan LOL.
Kahoko cemberut dan mengatakan kalau Hajime selalu mengatakan terserah tiap kali ia menanyakan pendapat mengenai bajunya. Hajime mencoba mengalihkan pembicaraan dan mengingatkan Kahoko kalau masih banyak yang harus ia kerjakan. Kahoko kemudian sadar kalau ia harus membuat sarapan tapi saat ia menuju dapur ia sadar kalau ia tidak melihat kakek sejak pagi.
Kakek ternyata ada di taman, sedang mencoba mencabut rumput tapi pinggangnya sakit.

Setelah mengurus kakek, Kahoko segera ke dapur untuk membuat sarapan, tapi dapur penuh dengan piring kotor, semalam Kahoko lupa mencuci piring. Baru mau mulai mencuci, Hajime memanggilnya dan bertanya dimana celana dalam bersih miliknya.
Kahoko langsung lari ke tempat pakaian kotor dna ternyata dia lupa mencuci baju mereka, pakaian kotor menumpuk di mesin cuci. Kahoko tergesa-gesa mencuci dan Hajime meminta Kahoko melupakan itu, ia mengatakan ia memakai CD yang sekarang aja HAHAHHAHAHAHAHAHA. Kahoko minta maaf.
Setelah berjuang, akhirnya Kahoko berhasil menyiapkan misoshiru untuk sarapan pagi mereka. Tapi sayang sekali misoshiru buatan Kahoko tidak seenak buatan nenek dan Kahoko mendesah seharusnya ia mendengarkan dengan baik saat nenek mengajarkannya membuat misoshiru.
Hajime berusaha menyemangati Kahoko, ia meminta Kahoko jangan depresi karena hal itu dan memintanya melakukan seperti yang nenek katakan, yang penting Kahoko harus terus mencoba setiap hari. Kakek setuju, bahkan dulu mertua dan kakak ipar nenek mengatakan masakan nenek rasanya tidak enak. Kahoko mengerti.

Kahoko kemudian melihat jam dan berteriak karena ia sudah terlambat. Ia menyiapkan onigiri di altar nenek dan berangkat bekerja. Kahoko bekerja di "Kahoko House", tempat penitipan anak milik bibinya Kyoko.
Kahoko sangat sibuk di tempat kerja. Tempat itu menerima penitipan anak dari berbagai usia. Mengurus anak memang bukan hal yang mudah, ada yang menangis karena nggak mau membaca buku, ada yang pilih-pilih makanan, ada yang bertengkar dan lain sebagainya. Kahoko berusaha keras untuk melakukan yang terbaik.
Saat itu tiba-tiba bibi Keiko berteriak dan mendesah. Ternyata Kahoko House sedang mengalami kesulitan keuangan, sudah beberapa bulan terjadi. Banyak orang tua yang terlambat membayar mereka, anak-anak diantar terlalu cepat dan dijemput terlalu lama.
Tujuan utama Kahoko House adalah tempat penitipan anak yang sekaligus memberikan pendidikan bagi anak-anak yang tidak bisa menghabiskan waktu bersama orang tua. ITu adalah ide yang bagus tapi lama-lama bibi merasa apa yang mereka lakukan hanya pekerjaan amal. Mereka bahkan nggak bisa membayar gaji Kahoko.
Kahoko mengatakan bibi tidak perlu mengkhawatirkan dirinya karena ia menyukai pekerjaan itu, melihat anak-anak tersenyum membuatnya bahagia. Kahoko sih bilangnya gitu tapi sebenarnya dia juga khawatir dan kesulitan saat bibi mengatakan apa enaknya pekerjaan itu.
Lalu kemudian seorang anak berdiri sambil pegangan pada kursi dan membuat Kahoko bahagia banged, karena itu pertama kalinya anak kecil itu berdiri sendiri tanpa dibantu orang lain.

Sepulang dari sekolah, Tamotsu datang ke Kahoko House sambil mengatakan kalau tempat itu ternyata belum bangkrut lol. Kahoko menyambut Tamotsu dan mengatakan kalau baby yang ia pegang berdiri untuk pertama kali. Tamotsu tidak tertarik dan mengatakan pada Kahoko kalau ada 2 anak yang bertengkar dibelakangnya dan anak lain yang memakan sesuatu yang aneh lol.
Tamotsu juga mengatakan kalau di luar ada orang yang mencurigakan, ada rumor kalau ada orang mesum di area itu.
Kahoko terkejut karena ini pertama kalinya ia mendengar hal itu. Ia langsung keluar dan mengecek keadaan disekitar. Tapi ia tidak melihat orang yang mencurigakan.

Hajime masih belum punya pekerjaan tetap, untuk kebutuhan sehari-hari, ia bekerja part time di sebuah kedai kopi.  Manajer tempat itu menyukai Hajime karena sejak ia bekerja disana penjualan mereka semakin bagus. Ia bahkan menawarkan pada Hajime untuk menjadi karyawan tetap tapi Hajime menolak karena impiannya adalah melampaui Picasso, ia tidak bisa menjadi salaryman biasa.
Manager mengatakan kalau Hajime hanya bekerja paruh waktu bukannya istri Hajime akan mengkhawatirkannya dan Hajime mengatakan kalau ia tidak punya masalah seperti itu, istrinya adalah fans dari karya seninya lol.

Para anak-anak dijemput satu per satu oleh orang tua saat sore hari. Kahoko biasanya selalu memeluk anak-anak sebelum pulang dan Tamotsu kelihatannya iri melihat mereka. Tapi kalau Kahoko menawarkan pelukannya, Tamotsu selalu menolak.
saat Tamotsu sudah pulang, bibi mengatakan kalau ia mendengar ada yang ingin mengadopsi Tamotsu, tapi Tamotsu menolaknya. Bibi pikir Tamotsu masih percaya kalau ibu kandungnya akan menjemputnya suatu hari nanti. Kahoko terdiam.

Malam harinya, Hajime pulang ke rumah dan rumah sangat gelap. Ia memanggil Kahoko tapi tidak ada jawaban. Hajime mencari kakek dan terdengar suara kakek di ruang cuci. Kakek sakit pinggang lagi saat mencoba membantu pekerjaan rumah dengan mencuci. Dia nggak tahu cara menggunakan mesin cuci. Kahoko meminta kakek istirahat saja karena dia yang akan mencuci.
Kahoko pulang tak lama kemudian dengan kantung belanjaan  dan melihat Hajime dengan pakaian kotor, ia langsung mengatakan kalau ia yang akan mencuci pakaian kotor. Hajime menolak dan meminta KAhoko membuatkan makan malam saja, karena dia sudah sangat lapar. Kakek mengusulkan mereka pesan makanan saja tapi Kahoko mengatakan ia baik-baik saja, ia akan berusaha keras memasak makan malam.
Kahoko ke dapur dan mulai bingung akan membuat apa, lebih tepatnya kakinya nggak bisa tenag kemudian dia berlari dan Hajime bertanya dia mau kemana. Kahoko mengatakan sebelum membuat makan malam ia pikir ia harus ke toilet dulu, karena dia sudah nahan dari tadi HAHAHHHAHAHHA. Kahoko terlalu sibuk, bahkan dia nggak sempat.
Hajime masih dengan pakaian kotor di tangannya mengkhawatirkan Kahoko. Ia kembali ke dapur dan melihat apa yang dibeli Kahoko, ternyata Kahoko membeli makanan jadi di super market dan melihat reaksi Hajime, sepertinya setiap malam mereka makan itu lol.

Tba-tiba terdengar suara teriakan dari kamar mandi dan Hajime panik apa yang terjadi pada Kahoko. Kahoko keluar dari kamar mandi dengan wajah serius dan bertanya apa yang harus mereka lakukan. Ia mengeluarkan sesuatu dari tangan kirinya dan mengatakan kalau mereka kehabisan tissu toilet HAHHAHAHAHA.
Kakek masih di ruang cuci, sakit pinggang mengatakan kalau ia sering ke toilet hari ini, makanya tissu habis. Kahoko mengerti dan mengatakan kalau ia harus membeli yang baru. Hajime kemudian bertanya, Oi oi, jadi tadi apa yang kau lakukan, kan tissu-nya habis.
Kahoko terdiam dan dengan senyuman ia mengatakan kalau ia akan membuatkan makan malam HAHHAAHAHAHAHA. *Di Jepang, mereka bilas nggak pake air tapi pake tissu, makanya Hajime nanya jadi tadi Kahoko bilasnya pake apa kalau tissu habis LOL.

Kahoko di dapur teriak lagi dan Hajime langsung lari bertanya ada apa lagi. Kahoko memegang plastik wrap dan mengatakan kalau plastiknya habis. Hajime udah laper banged kayaknya dan mengatakan pada Kahoko untuk melupakan itu, makanannya nggak perlu dipanaskan, mereka makan itu saja. Kahoko minta maaf dan mengatakan kalau ia akan membuat misoshiru.
Saat memasak misoshiru, saking kelelakannya, KAhoko mulai mengantuk. Ia mengaduk dengan mata mengantuk dan hampir terjatuh ke misoshiru panas, untung saja Hajime melihatnya dan menyelamatkannya. Hajime panik banged dan langsung mematikan kompor.
Hajime mengela nafas dan mengatakan kalau bisa bahaya jika mama melihat hal ini, mama pasti akan bilang KAhoko tidak bisa melakukan apapun tanpa mama.
"Aku tidak akan mengatakan hal seperti itu". Tiba-tiba ibu KAhoko sudah ada dibelakang mereka  dan membuat Hajime dan Kahoko terjejut. Hajime takut banged sama mama Kahoko lol.

Kahoko bertanya apa yang ibunya lakukan malam-malam begini. Ibu mengatakan ia sudah menduga hal ini akan terjadi, jadi ia membuatkan makan malam untuk mereka, omurice favorite Kahoko. Ibu juga mengeluarkan tissu toilet yang baru ia beli dan plastik wrap, ia tahu kalau mereka pasti sudah kehabisan. Kahoko terkejut dan bertanya bagaimana ibunya bisa tahu. Ibu tidak menjawab dan meminta KAhoko segara makan bersama Hajime dan Kakek.
Ibu mengatakan kalau dia juga akan mencuci baju mereka dan membersihkan kamar mandi. Kahoko panik dan mengatakan pada ibunya kalau ia yang akan melakukan itu. Tapi ibu tidak peduli dan mode ibu rumah tangganya sudah siap mengerjakan semua pekerjaan rumah. Ibu mengerjakan cepat dan teliti tapi KAhoko dan Hajime nggak bisa duduk diam dan makan, mereka mengkhawatirkan ibu, terutama Kahoko yang terus mengatakan kalau ia akan melakukannya.
Ibu mengatakan kalau Kahoko masih punya hal penting yang harus ia lakukan. Kahoko bingung dan berfikir maksud ibunya adalah jurnal harian. Ibu menatap Kahoko dan to the point mengatakan 'a baby'.
Kahoko terkejut. Ibu mengingatkan Kahoko sudah menikah selama 1 tahun dan ia menunggu kabar baik dari mereka berdua. Kahoko mencoba menjelaskan pada ibu kalau ia dan Hajime masih belum memikirkan ingin punya momongan, tapi ia sulitan menjelaskannya. Hajime kemudian mengambil alih, mengatakan kalau mereka berdua masih muda dan belum berfikir untuk punya baby. Kahoko membenarkan, ia menjelaskan kalau ia juga sangat sibuk dan tidak punya waktu membesarkan anak untuk sekarang ini.

Ibu kemudian bertanya, lalu kapan kau akan siap? 1 tahun lagi? 2 tahun? 5 tahun? 10 tahun?
Kahoko terdiam, ia tidak bisa menjawab.
Ibu kemudian bertanya pada Hajime, Kau mengatakan kau akan melampaui Picasso, tapi kau bahkan belum memenangkan satu kompetisi-pun sampai saat ini.
Hajime mencoba menjawab kalau ia pikir dunia masih belum siap untuknya. Ibu membalas, aku bertanya apakah kau mampu menunjukkan kau adalah kepala keluarga.
Hajime mengatakan kalau ia mencoba melakukan berbagai pekerjaan paruh waktu. Ibu bertanya lagi, berapa penghasilanmu satu bulan? 50ribu? 100ribu? 200ribu?
Hajime terdiam lagi. Ibu mengingatkan kalau Hajime masih harus membayar hutangnya pada universitas dan bla bla bla.
KAhoko mencoba untuk membantu suaminya yang sedang disudutkan oleh mertua, Kahoko mengatakan sudah lebih dari cukup jika lukisan Hajime bisa membuat orang bahagia.

Ibu merasa seperti orang buruk disana dan mengatakan pada Kahoko kalau ia sangat mengkhawatirkan Kahoko jika ia terus hidup dengan lifestyle yang seperti ini, Kahoko akan sakit jika terus begini. Apakah kau akan baik-baik saja jika kau mengorbankan dirimu untuk impian yang tidak akan pernah terwujud dan berakhir dengan tidak bisa punya baby?
Kakek yang sejak tadi diam saja akhirnya bicara, ia menyuruh ibu Kahoko berhenti dan mengatakan kalau KAhoko dan Hajime masih muda dan melakukan yang terbaik. Kakek bahkan menawarkan untuk mengambil foto tapi ibu meminta kakek diam saja karena kalau akakek gerak nanti sakit pinggang lagi. Ibu kemudian mengatakan kalau ia akan menginap di rumah mereka karena sepertinya banyak sekali pekerjaan yang harus ia lakukan disana.
Sementara itu di rumah, ayah Kahoko tinggal sendiri. Makan omurice yang ia panaskan dengan microwive. Ia makan sambil menonton video pernikahan Kahoko dan tiba-tiba ia merasa sedih, ia berfikir mungkin sebaiknya ia menentang pernikahan Kahoko dulu lol.

Masih di malam yang sama, sebelum tidur, Kahoko sibuk menjahit sesuatu sementara Hajime berjuang dengan lukisannya. Hajime sepertinya ingin mendiskusikan sesuatu pada Kahoko, tapi Kahoko tampak fokus pada pekerjaannya jadi ia mengurungkan niatnya. Kahoko yang bekerja mengantuk dan menjatuhkan kepalanya ke meja, membuat Hajime terkejut.
Hajime bertanya apa Kahoko lakukan dan Kahoko mengatakan ia menjahitkan nama anak-anak di kain itu karena orang tua mereka nggak sempat melakukannya. Hajime meminta Kahoko tidak perlu melakukan hal seperti itu, karena Kahoko harus cepat tidur, kalau nggak besok telat lagi. Kahoko mengatakan ia baik-baik saja, karena ia punya hari libur hari minggu nanti.
Kahoko melihat kalendar di meja dan menyadari sesuatu, hari minggu depan adalah ulang tahun Ito. Kahoko langsung panik karena ia harus menyiapkan ulang tahun Ito.
Hajime mengatakan kalau Kahoko nggak perlu melakukannya, dengan kesibukan dan keadaan keuangan mereka, sebaiknya mereka tidak perlu melakukan hal seperti itu lagi. Tapi Kahoko tentu saja tidak setuju, ia sudah berjanji pada nenek untuk melakukan semuanya seperti saat nenek masih hidup.

 
Kahoko memohon pada Hajime agar Hajime membiarkannya merayakan ulang tahun Ito dan seperti biasa, Hajime selalu kalah dengan tatapan Kahoko yang seperti anak kucing heheheheeh. IA mengatakan ia akan membantu Kahoko mempersiapkannya, tapi Kahoko mengatakan kalau ia bisa melakukannya sendiri karena Hajime hanya perlu fokus pada lukisannya.
Kahoko kemudian bertanya belakangan Hajime tidak menunjukkan lukisan padanya dan ia melihat perkembangan lukisan Hajime. Hajime awalnya ragu tapi ia menunjukkan satu per satu pada Kahoko.
Kahoko tidak menyukai semua lukisan yang Hajime tunjukkan, nggak ada satupun yang membuat hati Kahoko bergerak lol. Hajime kemudian mengeluarkan lukisan terbaiknya dan menunggu reaksi Kahoko, kali ini Kahoko tidak mengatakan apa-apa, jadi Hajime pikir Kahoko menyukainya.
Ternyata Kahoko diam karena ia tidur sambil berdiri HAHAHAHHAHA. Ia bahkan menjatuhkan badannya ke lukisan Hajime dan membuat Hajime berteriak GHAHAHAHHAHAH.

Keesokan harinya, saat Kahoko bekerja, Tamotsu mengatakan sepertinya ada orang mencurigakan di pintu, karena ada bayanyan terlihat mengintip ke dalam Kahoko House. Kahoko mencoba memberanikan diri membuka pintu, tapi pintunya kebuka duluan oleh orang diluar dan mengenai kepala Kahoko HAHAHHAAHA.
Kahoko berfikir kalau wanita itu ingin mendaftarkan anaknya ke Kahoko House, ternyata wanita itu mencari Tamotsu dan begitu melihat Tamotsu, ia langsung berlari mendekati Tamotsu. Ia mengatakan sudah lama mereka tidak bertemu, ia tidak melihat Tamotsu di apartemen dan ia dengar Tamotsu ada di panti asuhan. Ia mengacak-acak rambut Tamotsu dan mengajaknya untuk tinggal bersama lagi.
Tamotsu diam saja. Kahoko kemudian sadar kalau itu adalah ibu kandung Tamotsu. Kahoko ikut ke panti asuhan bersama ibu Tamotsu dan Tamotsu. Pemilik panti menjelaskan pada Kahoko kalau wanita itu melahirkan saat ia masih muda tapi pasangannya meninggalkannya sebelum mereka menikah. Sejak saat itu setiap kali punya pacar, dia akan meninggalkan Tamotsu sendirian dan kembali jika ia putus dengan pacarnya. Wanita itu sepertinya mengatakan pada pusat kesejahteraan anak-anak kalau dia tidak akan melakukannya lagi dan memohon pada mereka untuk mendapatkan hal asuk Tamotsu kembali.
Kahoko terdiam mendengarnya.

Ibu Tamotsu membawa Tamotsu ikut bersamanya. Sebelum berpisah, Kahoko meminta ibu menjaga Tamotsu dan mengatakan pada Tamotsu untuk datang bermain kapan saja. Tamotsu mengatakan kalau tempat ibu masih belum bangkrut ia akan datang HAHHAHHA.
Ibu Tamotsu kelihatan excited bersama Tamotsu dan mengajaknya makan bareng atau main ke taman bermain. Tapi Kahoko menatap kepergian mereka dengan perasaan khawatir.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts