Saturday, 24 November 2018

[Recap] Manpuku Week 8 (Episode 43-48)

Minggu ke-8, Ibu memulai pemberontakannya dengan kabur dari rumah. Ibu berharap Manpei dan para pekerja menyadari betapa pentingnya ia di rumah dan mereka akan kesulitan jika ia tidak ada. Tapi kenyataan berkata lain, ibu menyadari ia tidak dibutuhkan di rumah. Semuanya mencari ibu kemana-mana tapi mereka tidak berhasil menemukannya. Manpei merasa kalau ini adalah kesalahannya. Fukuko akhirnya punya baby. Seorang bayi laki-laki yang sehat. Tapi seminggu setelah melahirkan, kondisi fisik Fukuko semakin menurun dan membuat suaminya khawatir. Tapi hal itu akan membimbing Manpei untuk menemukan hal baru yang ingin ia lakukan.

Sinopsis Manpuku Week 8: Atarashi Bouken!
-A New Adventure-

Musim semi 1947, usaha Industri Garam Tachibana sudah bisa dibilang sukses dibidangnya. Mereka bahkan sudah bisa membeli mobil truk sendiri untuk pengangkutan garam. Seminggu lagi Fukuko akan melahirkan, tapi ia masih melakukan pekerjaan rumah seperti biasa. Manpei sangat mengkhawatirkannya dan memintanya untuk mulai istirahat tapi Fukuko menolak, karena nggak baik diam saja meski sebentar lagi melahirkan. Ibu juga setuju, Fukuko harus terus bergerak. Meski Fukuko mengatakan kalau ia baik-baik saja, Manpei tetap khawatir dan meminta Fukuko untuk tidak melakukan pekerjaan rumah mulai dari sekarang.
Mendengar itu ibu kesal sekali karena itu artinya dia yang akan melakukan pekerjaan rumah sendirian. Ia kesal sekali dengan pasangan suami istri yang tidak perhatian padanya itu. Akatsu yang bertugas di dapur beberapa waktu yang lalu mengalami cidera sehingga ia tak bisa melakukan pekerjaan berat, jadi Akatsu hanya mengurus pekerjaan memasak saja, ia tak bisa bersih-bersih rumah. Ibu benar-benar harus melakukan semuanya sendiri, membersihkan rumah, kamar mandi, sampai memotong kayu bakar. Tidak ada yang memperhatikan ibu yang terus mengeluh.

Sementara itu, Manpei dan Fukuko membicarakan sesuatu mengenai bisnis baru. Karena Industri Garam Tachibana lumayan sukses, Fukuko mengharapkan Manpei mulai memikirkan sesuatu yang baru, sesuatu yang benar-benar ingin ia lakukan karena dulu Manpei mengatakan ia ingin melakukan pekerjaan yang berguna bagi dunia, membuat orang lain bahagia.
Fukuko tahu kalau pembuatan garam bukan pekerjaan impian Manpei, mereka melakukan bisnis itu hanya karena kebetulan mereka menemukan pelat baja di gudang. Manpei bertanya apakah Fukuko sama sekali tidak khawatir jika ia memulai yang baru, karena bisnis mereka sekarang berjalan lancar. JIka ia memulai sesuatu, artinya mereka akan mulai dari 0 lagi.
Fukuko tidak mempermasalahkan hal itu, ia justru penasaran dan menantikan apa yang akan Manpei lakukan selanjutnya. Manpei benar-benar beruntung punya istri yang pengertian seperti Fukuko. Karena Fukuko mendukungnya, Manpei jadi ingin memulai memikirkan sesuatu yang baru.

Karena tidak boleh bekerja di rumah, Fukuko jadi bosan dan ia akan jalan-jalan ke rumah Hana-chan. Manpei sangat mengkhawatirkan Fukuko tapi Fukuko mengatakan ia akan baik-baik saja. Manpei bahkan ingin mengantar Fukuko dengan mobil, tapi Fukuko menolak karena ia ingin jalan kaki.
Setelah Fukuko pergi, Manpei mulai memikirkan apa yang akan ia lakukan selanjutnya, mencari ide dengan serius. Saat itu ibu datang dan bicara pada Manpei, lebih tepatnya mengeluh mengenai pekerjaannya yang terlalu banyak karena Fukuko tidak membantunya. TApi Manpei terlalu berkonsentrasi sehingga ia tidak mendengarkan ibu. Saat itu Kanbe datang tiba-tiba dan membicarakan masalah pekerjaan pada Manpei. Manpei langsung meresponnya dan ibu shock.
Ibu protes kenapa Manpei cuek padanya sementara pada Kanbe Manpei langsung merespon, Manpei terkejut karena ia tak tahu ibu sejak tadi disana. Kanbe menjelaskan kalau ini masalah pekerjaan, makanya Manpei harus cepat tanggap. Intinya sih Kanbe mengatakan kalau masalah pekerjaan lebih penting dan itu membuat ibu tersinggung. Ibu kembali mengeluh saat ia akan kembali ke dapur tapi Manpei kembali memikirkan sesuatu dan ibu dicuekin lagi. Apalagi para pekerja mulai berdatangan mengatakan kalau sebentar lagi mereka akan mandi dan meminta ibu menyiapkan kamar mandi.
Ibu kembali mengeluh pada Manpei dan Manpei tidak mendengarkan. IBu benar-benar kehilangan kesabarannya dan berteriak pada Manpei kalau ia bukan pembantu di rumah ini. Manpei terkejut. Ibu mulai mengatakan kalau ia adalah 'bushi no musume' (anak samurai) dan bukan pelayan yang melayani orang lain. Ibu bahkan mengatakan kalau ia adalah Minamoto no Yoshitsune adalah leluhurnya dan membuat Manpei tertawa terbahak-bahak karena itu tidak mungkin. Manpei menertawakan omong kosong ibu, bahkan cuek pada ibu lagi saat ia menerima telpon dan ibu benar-benar terbelalak karena ia sudah diejek, diabaikan oleh menantunya sendiri.

Sore harinya, Fukuko masih di rumah Hana saat mereka mendengar ada yang datang, itu adalah suara Manpei dan Fukuko terkejut. Ternyata Manpei mengkhawatirkan istrinya yang akan pulang, takut kehujanan jadi ia datang menjemput. Fukuko malu banged karena Manpei datang menjemputnya, tapi tentu saja ia bahagia.
Fukuko mengatakan hari ini nggak hujan kok tapi Manpei mengatakan kalau sebentar lagi akan gerimis, dia nggak mau Fukuko kehujanan. HAHAHAHHAHAHA. Ihhh, gemes sama pasangan ini sumpah deh XD XD Manpei perhatian banged sama istrinya, shiawase~

Tapi saat kembali ke rumah, terjadi sesuatu. Para pekerja kembali dari tepi pantai untuk makan malam, tapi tidak ada makanan sama sekali. Akatsu mengatakan kalauu ibu menghilang, semuanya terkejut.
Fukuko mencari ibu ke lantai dua dan menemukan sesuatu di kamar itu. Sebuah kertas bertuliskan 'Watashi wa dete ikimasu!' yang bisa diartikan aku pergi dari rumah ibu alias ibu meninggalkan rumah atau kabur dari rumah. Fukuko terkejut dan segera berteriak memanggil Manpei.
Seluruh pekerja berkumpul dan bertanya-tanya kemana ibu pergi. Fukuko masih mencobaberfikir positif, mungkin ibu cuma jalan-jalan sebentar keluar tapi bagaimanapun melihat ibu meninggalkan kertas seperti itu, ibu tak mungkin cuma jalan-jalan.
Saat mereka memikirkan alasan kenapa kira-kira ibu kabur dari rumah, Manpei tiba-tiba teringat akan sesuatu dan ia mulai berteriak kalau itu adalah salahnya. Manpei mengatakan tadi ibu membicarakan tentang Minamoto no Yoshitsune adalah leluhurnya dan ia menertawakan ibu, mungkin ibu marah karena hal itu.
Mendengar itu, para pekerja dan Fukuko juga tertawa, karena tak mungkin ibu adalah leluhur Yoshitsune, Fukuko juga baru pertama kali mendengar itu. Tapi Manpei yakin alasan ibu kabur adalah karena masalah Yoshitsune HHAHAHAHAHA.

Para pekerja, Manpei dan Fukuko mulai mencari ibu ke kedai ramen, ke rumah Hana atau ke tempat-tempat yang mungkin didatangi oleh ibu. Tapi mereka tidak menemukan ibu disana. Fukuko mengirim telegram ke rumah kakaknya di Osaka dan saat mendengar ibu kabur dari rumah, Katsuko langsung ke rumah tetangga meminjam telpon.
Katsuko mengatakan pada Fukuko kalau ibu juga tidak datang ke rumah mereka. Fukuko jadi bingung kemana ibu kira-kira pergi, karena ia yakin Ibu pasti ke tempat Katsuko. Fukuko meminta kakaknya memberitahunya jika ibu datang ke sana. Katsuko mengerti.
Fukuko juga meminta bantuan Taka untuk mengurus para pekerja, karena ia sedang tidak bisa membantu di rumah.

Keesokan harinya, setelah Taka tiba di Izumotsu, Fukuko memutuskan pergi ke rumah Katsuko karena ia yakin cepat atau lambat ibu akan kesana. Manpei tak bisa membiarkan istrinya pergi sendirian, jadi ia ikut bersama Fukuko. Ia menitipkan rumah mereka pada Taka-chan.
kebetulan Taka sedang liburan musim semi, jadi ia bisa membantu mereka. setelah Manpei dan Fukuko pergi, beberapa pekerja nggak bisa menahan rasa senangnya karena merasa bebas, ibu tidak ada di rumah, jadi mereka bebas dari omelan. Selain itu Taka-chan yang manis ada disana. Para pekerja benar-benar menyukai Taka, terutama 3 serangkai fans Taka. Mereka meminta Taka untuk tidak memaksakan diri, jika ada sesuatu yang tidak bisa ia lakukan, mereka ingin Taka memanggil mereka untuk melakukannya.

Di Osaka, Fukuko dan Manpei tiba di rumah Katsuko. Manpei benar-benar masih merasa bersalah karena sudah mengejek ibu. Ia mengatakan kalau ini adalah kesalahannya, ia menertawakan ibu saat ibu mengatakan kalau Yoshitsune adalah leluhurnya. Fukuko tertawa dan meminta Manpei jangan meikirkan hal itu lagi, karena ibu berbohong. Katsuko juga tertawa, ia tak pernah mendengar hal itu sebelumnya, dua kakak adik itu yakin ibu hanya mengada-ada saja.
Tapi Manpei benar-benar mengkhawatirkan ibu. Tadahiko juga berfikir jangan-jangan ibu sedang sendirian menangis dan merenungi nasib, Manpei makin khawatir. Fukuko dan Katsuko tertawa karena nggak mungkin ibu murung hanya karena hal itu, mereka tidak bisa membayangkannya.

Saat semuanya sibuk mencari ibu, ternyata ibu ada di tempat persembunyiannya, hidup dengan tenang. Tempat itu adalah kedai ramen milik pasangan suami istri yang memberi Manpei ide untuk membuat bisnis garam. Manpei sebelumnya datang ke sana mencari ibu tapi mereka berbohong tidak melihat ibu atas permintaan ibu.
Ibu tinggal dengan bahagia disana, tidak perlu bekerja dan makan ramen yang enak setiap hari HAHAAHHAAHHA. Ia bahkan diperlakukan dengan baik disana, seolah-olah ibu adalah tamu kehormatan. Ibu makan ramen sambil mengomel mengenai menantunya yang mengejek leluhurnya Yoshitsune, pekerja menganggapnya pembantu di rumah, yang hanya sayang pada istrinya dan tidak perhatian pada mertua dan juga ia mendengar Manpei akan mulai bisnis baru padahal bisnis garam baru saja dimulai.
Tapi lucunya saat pemilik meminta bayaran, ibu ingin nanti mereka menagih uangnya pada menantunya HAHHAHAAHA.
Ibu sebenarnya ingin memberi pelajaran pada para pekerja dan Manpei bagaimana rasanya jika dia tidak ada di rumah, ia yakin mereka akan kesulitan dan mulai menyadari betapa pentingnya keberadaan dirinya. Tapi siang harinya saat para pekerja datang makan ramen disana, ibu diam-diam mendengarkan pembicaraan mereka. Ternyata para pekerja justru senang ibu tidak di rumah, tidak ada yang mengomeli mereka sama sekali, dan lagi Taka cantik dan muda, mereka lebih menyukai Taka dari pada ibu. Ibu shock mendengarnya karena itu berbeda dengan efek yang ia harapkan.
Ibu kemudian diam-diam meninggalkan kedai ramen dengan tulisan yang sama dengan saat ia pergi dari rumah.

Di rumah, Taka sibuk menjemur kain saat Kanbe datang menemuinya. Kanbe khawatir Taka akan kesulitan karena ia harus bekerja sendirian, tapi Taka sudah terbiasa melakukannya jadi ia baik-baik saja. Kanbe menawarkan diri membantu Taka menjemur pakaian dan mereka bekerja sambil mengenang masa lalu. Kanbe mengatakan waktu cepat sekali berlalu, saat pertama kali mereka bertemu, Taka-chan masih anak-anak, sekarang Taka sudah seperti orang dewasa. Taka tertawa dan mengingatkan pertama kali mereka bertemu itu adalah 2 tahun lalu, ia berusia 14 tahun dan sudah cukup dewasa, sekarang ia berusia 16 tahun (zaman dulu, 16 tahun itu usia yang sudah cukup dewasa = usia dimana para gadis boleh menikah).
Taka mengingat saat pertama kali mereka bertemu, Kanbe menjadi pencuri dan masuk ke rumah mereka, nenek berhasil menghentikannya, saat Kanbe meminta izin tinggal bersama mereka, menjadi guru baginya dan adik-adiknya, waktu cepat sekali berlalu. Kanbe juga ingat saat-saat itu, ia beruntung masuk ke rumah mereka, bertemu dengan orang-orang baik yang bahkan memberinya makan dan menjadikannya seperti sekarang ini.

Saat mereka asik mengobrol, Kanbe kemudian menyadari sesuatu kalau ternyata Taka selama ini mencuci pakaian pekerja termasuk celana mereka. Kanbe tentu saja terkejut dan langsung mengambil celana para pekerja (termasuk miliknya) dan meminta Taka untuk tidak melakukan pekerjaan seperti ini lagi. Taka bingung dengan sikap Kanbe karena selama ini ia memang melakukan pekerjaan seperti itu, itu hal yang normal baginya selama ia membantu di Industri Garam Tachibana. Kanbe terkejut dan bertanya apakah Taka nggak malu dan Taka makin bingung.
Kanbe bergumam kalau mulai dari sekarang ia akan menyuruh para pekerja mencuci pakaian dalam mereka sendiri dan ia juga terkejut kenapa ia baru menyadarinya sekarang AHHHAHAHAHAHA.

Fukuko menemui Shinichi di kantor tempat ia bekerja untuk menanyakan apakah ibu datang ke rumah Shinichi atau menghubunginya. Shinichi mengatakan kalau ibu tidak ke rumahnya dan bertanya apa yang terjadi. Fukuko mengatakan kalau ibu kabur dari rumah dan Manpei akan menjelaskan lagi kalau itu adalah salahnya, ia mengejek ibu yang merupakan leluhur Yoshitsune tapi Fukuko menghentikannya, ia tak membiarkan Manpei mengatakan alasan itu lagi dan mengatakan pada Shinichi kalau banyak hal yang terjadi. Karena ibu juga tidak datang ke rumah Shinichi, Fukuko jadi makin bingung dan meminta Shinichi menghubungi mereka kalau ibu datang ke ruamh Shinichi, Shinichi mengerti.
Shinichi kemudian memberikan saran pada mereka untuk menempel pemberitahuan orang hilang di papan pengumuman yang ada di kota. Fukuko dan Manpei memutuskan melakukannya, mereka menempel sesuatu di papan pengumuman, kayaknya sih selebaran orang hilang, atau mungkin pesan bagi ibu.
Saat mereka ada disana, Manpei dan Fukuko melihat pemandangan banyak orang-orang yang duduk di jalanan, tubuh kurus, badan penuh luka, ibu dan anak yang hanya duduk, mereka adalah korban dari perang, yang menanti sanak sauadara atau mungkin yang sudah tidak punya keluarga lagi.
Pemandangan menyedihkan itu tidak bisa lepas dari pikiran Manpei, bahkan saat mereka tiba di rumah Katsuko dan membicarakan masalah ibu lagi. Fukuko berfikir kalau Manpei masih memikirkan mengenai ibu, tapi Manpei mengatakan ia memikirkan hal lain. Apa yang ia lihat tadi membuktikan kalau perang sebenarnya belum berakhir, ia bertanya-tanya apa yang bisa ia lakukan untuk mereka.

Keesokan harinya, Fukuko dan Manpei kembali ke Izumiotsu, tapi sayang sekali mereka tidak membawa kabar baik. Keberadaan ibu masih belum ditemukan. Tepat saat Fukuko dan Manpei tiba, ibu yang selama ini mereka cari ternyata tiba di rumah Katsuko dan membuat Katsuko terkejut.
Katsuko bertanya kemana saja ibu selama ini pergi, Fukuko dan Manpei sangat mengkhawatirkan ibu. Ibu mengatakan ia jalan kesana kemari, ke kedai ramen, bahkan nonton film di bioskop wkkwkwkwkw.
Katsuko membahas mengenai Yoshitsune, ia belum pernah mendengar mengenai hal itu kenapa ibu jadi marah pada Manpei. Ibu mengatakan pada mereka kalau bukan hanya itu saja yang menjadi alasan kenapa ia kabur dari rumah. Ibu mulai menceritakan alasannya, bagaimana di rumah ia tidak di anggap, Manpei hanya menyayangi istrinya dan membiarkannya melakuka semua pekerjaan rumah, para pekerja juga tidak menyukainya dan lebih memilih Taka yang masih muda. Ibu merasa tidak ada tempat baginya di rumah itu lagi, ia sedih sekali.
Katsuko hanya bisa menghela nafas karena sifat ibu yang seperti itu. Ibu ini sebenarnya punya sifat yang ingin dipuji-puji gitu HAHAHHAHAHA.
Setelah ibu tenang dan istirahat, Katsuko menelpon keluarga Tachibana mengatakan kalau ibu datang ke rumah mereka dan baik-baik saja. Fukuko tentu saja kaget karena begitu mereka tiba di Izumiotsu ibu ternyata ke rumah Katsuko.
Manpei meminta Katsuko menyampaikan permintaan maafnya pada Ibu dan Katsuko mengatakan semua mengenai Yoshitsune itu cuma kebohongan yang dibuat oleh ibu, Manpei terkejut karena itu cuma bohong padahal selama ini ia percaya ibu marah karena Yoshitsune HAHHAHAHHAAHHA.
Katsuko mengatakan kalau ia tak mungkin menyuruh ibu langsung pulang ke Izumiotsu jadi untuk sementara ibu akan tinggal di rumah mereka. Fukuko mengerti.
Manpei masih shock karena hal mengenai Yoshitsune itu ternyata bohong dan Fukuko meminta Manpei berhenti memikirkan hal itu. Ia ingin Manpei fokus pada hal baru mulai dari sekarang, memikirkan mengenai bisnis baru yang akan mereka buat.

Keesokan harinya, saat Katsuko membangunkan ibu, ia terkejut ibu tidak ada di kamar dan berfikir ibu kabur lagi. Ia segera berlari ke tempat kerja suaminya dan kaget karena ternyata ibu ada disana, berpose, sementara Tadahiko melukisnya.
Ibu mengatakan kalau pagi ini Tadahiko memintanya menjadi model dan ia agak deg degan karena ini pertama kalinya ia diminta menjadi model. Katsuko kesal banged karena suaminya bahkan belum pernah memintanya menjadi model wkwkkwkwkwwwk.
Ibu selama ini selalu tidak menyukai Tadahiko yang kerjaannya hanya melukis dan tidak mau bekerja, tapi ternyata mereka berdua cukup cocok. Ibu suka dipuji dan Tadahiko pandai memuji. Ia mengatakan kalau ibu punya wajah yang bersinar, wajah yang sudah mengalami banyak hal di dunia ini, wajah yang tidak dimiliki oleh orang-orang yang masih muda. Ibu punya pesonanya sendiri, bersinar dengan caranya sendiri.
Belum ada yang pernah memuji ibu seperti itu dan membuat ibu sangat terharu, ia bahkan menangis. Tadahiko meminjamkan sapu tangannya pada ibu. Ibu terkejut karena TAdahiko ternyata seorang pria yang baik. LOL. Aku suka bagaimana cara penulis membuat ibu jadi menyukai Tadahiko sebagai menantunya XD

Kanbe semakin lama semakin akrab dengan Taka. Jika sedang istrirahat, dia akan mencari Taka dan menghabiskan waktu membantu Taka. Hal itu diam-diam diperhatikan oleh Akatsu. Akatsu mulai bergosip pada para pekerja mengenai Kanbe yang belakangan sangat aneh. Ia sering melihat Kanbe menemui Taka dan pokoknya sangat mencurigakan. Tapi ia meminta mereka merahasiakan hal ini dari 3 sekawan fans berat Taka. Yang lain sih nggak percaya pada gosip Akatsu itu.
Saat Manpei sedang fokus memikirkan sesuatu, ia tidak mendengar saat Kanbe memanggilnya. Kanbe bertanya apa yang sedang dipikirkan oleh Manpei dan meminta Manpei untuk membicarakan hal itu padanya. Tapi begitu Manpei mulai bicara, mata Kanbe malah kemana-mana dan ia sama sekali tidak mendengarkan curahan hati Manpei.
Kanbe mengajak Manpei bicara sebenarnya cuma alasan aja, dia ingin duduk disana menunggu Taka-chan keluar dengan cucian, agar nggak terlalu dicurigai kalau ia menunggu Taka. Tentu saja saat Taka keluar dari rumah, Kanbe langsung menemui Taka ditengah pembicaraan Manpei dan Manpei terkejut karena Kanbe sama sekali tidak mendengarnya. Ia menyipitkan matanya pada Kanbe yang mengabaikan dirinya dan fokus pada Taka HAHAHAHAHHAHHA.

Kanbe membantu Taka-chan menjemur pakaian para pekerja dengan penuh semangat. Saat Taka kembali ke rumah untuk mengambil cucian lainnya, 3 fans Taka muncul dihadapan Kanbe. Karena gosip Akatsu, 3 fans Taka sudah mengetahui gerak gerik Kanbe yang mencurigakan. Mereka bertanya apa maksud Kanbe melakukan semua itu, Taka adalah milik bersama bagaimana bisa Kanbe mengambil untuk dirinya sendiri. Kanbe awalnya pura-pura tidak mengerti maksud  mereka tapi saat mereka mengatakan Taka adalah milik bersama, Kanbe marah dan mengingatkan kalau Taka bukan barang.
Mereka mengingatkan kalau Kanbe itu 26 tahun sementara Taka masih 16 tahun, bagaimana bisa Kanbe menggoda anak-anak seperti Taka-chan. Kanbe mengatakan ia tidak peduli mengenai jarak usia, karena hal itu Taka-lah yang memutuskan apakah ia bisa menerimanya atau tidak. Mereka terkejut karena itu artinya Kanbe benar-benar menyukai Taka dan serius akan Taka. Kanbe membenarkan. 3 pekerja naik darah dan marah pada Kanbe, Kanbe juga nggak mau kalah dan mereka berempat mulai bertengkar.
Fukuko yang ada di dapur mendengar keributan itu dan langsung keluar untuk melerai mereka. Tapi pertengkaran akan wanita ini cukup menyeramkan karena mereka nggak mau kalah. Tiba-tiba Fukuko merasa kalau perutnya sakit dan ia mulai merintih. Yang lain terkejut, melihat Fukuko kesakitan mereka langsung berhenti bertengkar.
Salah satu dari mereka memanggil Manpei dan Manpei segera berlari menemui Fukuko. 5 pria panik melihat Fukuko kesakitan, mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan. Fukuko meminta mereka memanggil bidan dan yang lain berlari ke rumah bidan.

Keluarga Kouda menerima telegram dari Izumiotsu dan terkejut karena Fukuko akan segera melahirkan. Mereka bahagia banged dan segera pergi ke Izumiotsu.
Fukuko melahirkan di rumah dibantu oleh seorang bidan dan Taka-chan ada disampingnya menggenggam tangannya. Fukuko kesakitan dan berusaha keras. Sementara itu di luar, Manpei dan para pekerja juga tegang banged. Ibu dna Katsuko datang tak lama kemudian dan masuk ke dalam rumah. Mereka berusaha untuk membantu Fukuko agar tidak menyerah.
Lucunya, saat Fukuko berjuang dan mengejan, Manpei dan para pekerja juga ikut mengejan dan menahan nafas. Pokoknya mereka serentak dengan Fukuko HAHHAHAHAHA.
Dan saat tangisan pertama bayi Fukuko terdengar, semuanya terdiam dan kemudian mereka berteriak bahagia. Manpei senang banged, dia bahkan melompat ke kerumunan para pekerja saking bahagianya. Awwwwww.

Fukuko melahirkan seorang bayi laki-laki yang sehat pada 3 April 1947. Katsuko membuka pintu dan meminta Manpei masuk untuk melihat bayi pertama mereka. Bayi mungil yang lucu, Fukuko dan Manpei sangat bahagia, mereka tidak bisa melepaskan pandangan dari bayi itu.
Malam harinya, karena Fukuko baru melahirkan, para pekerja pindah ke gudang, mereka mulai tidur di gudang sejak malam itu. Mereka juga ikut bahagia karena punya ponakan baru, malam itu mereka berpesta.

Ibu, Katsuko dan Taka meninggalkan Fukuko, Manpei dan si bayi mungil di kamar. Fukuko meminta Manpei memberi nama untuk bayi mereka. Manpei sangat excited karena sebenarnya ia sudah memikirkan nama untuk bayi mereka. Manpei memulai dengan cerita yang panjang bagaimana ia menemukan nama bayi mereka, sampai Fukuko bingung ini Manpei mau memberi nama bayi atau cerita perjalanan hidupnya sebagai seorang penemu wkwkwkkwkwkwk.
Setelah cerita panjang lebar, Manpei akhirnya mengatakan nama bayi mereka, diambil dari nama penemu di zaman Edo, Gennai, Tachibana Gennai. Fukuko langsung memainkan bola matanya, ia tak bisa mengatakan kalau itu adalah nama yang agak aneh HAHHAHAHHAHAHAH.
Manpei kemudian memberitahu keluarga yang lain kalau ia menamai bayi mereka dengan Tachibana Gennai, yang lain memperlihatkan ekspresi yang sama dengan Fukuko. Ibu langsung tidak setuju karena itu nama yang aneh, kasihan banged bayi manis diberi nama Gennai HAHAHHAHAHAHAHAH.
Ibu mengatakan ia yang akan memberi nama pada cucunya, Tachibana Yoshitsune. Manpei shock karena ibu menyebutkan nama Yoshitsune lagi dan Manpei jelas-jelas menolak hal itu.
Ia mengatakan kalau ia adalah ayah si bayi dan ia yang akan memberi nama, tapi ibu mengatakan bayi itu adalah cucunya, ia juga berhak memberi nama.

Ibu dan Manpei terus bertengkar mengenai nama bayi, Fukuko nggak tahan mendengarkan mereka terus bertengkar dan akhirnya ia keluar.
Ia mengambil jalan tengah, ia bertanya bagaimana jika nama bayi mereka adalah Tachibana Gen. Gen diambil dari nama Gennai tapi penulisan kanjinya sama dengan kanji 'gen' pada nama Yoshitsune.
Mendengar itu, ibu dan Manpei setuju, itu adalah nama yang bagus. Taka-chan langsung berlari ke gudang untuk memberitahu para pekerja kalau nama bayi Manpei dan Fukuko adalah Tachibana Gen. Tapi sayang sekali para pekerja sudah tepar karena mabuk AHHHAHAHAHAHA.

Keesokan harinya, Katsuko akan pulang ke Osaka. Ia pamit pada ibu dan meminta ibu untuk membantu Fukuko dan Manpei karena Fukuko masih belum bisa bekerja. Ibu sebenarnya sedih karena liburan singkatnya berakhir HAHAHHAHAHA. Ia cemberut tapi ia tahu apa yang harus ia lakukan. Sebelum pergi, Katsuko menatap rumah keluarga Tachibana dan bergumam semoga adiknya menjadi seorang ibu yang baik.

Tapi, 1 minggu setelah melahirkan, kesehatan Fukuko masih belum pulih. Fukuko sangat lemas, ia bahkan belum bisa berjalan. Manpei, Ibu, Taka-chan, Kanbe dan para pekerja sangat mengkhawatirkan kesehatan Fukuko. Manpei bertanya pada ibu apa yang dikatakan bidan mengenai kesehatan Fukuko, Ibu mengatakan bidan meminta mereka memberikan makanan yang bergizi bagi Fukuko.
Manpei memikirkan mengenai makanan bergizi dan ia langsung membeli beberapa ayam agar menghasilkan telur ayam. Tapi nafsu makan Fukuko semakin hari semakin menghilang, penglihatannya bahkan mulai kabur dan hal itu membuat ibu dan Manpei semakin khawatir. Manpei meminta ibu memikirkan sesuatu apa yang harus mereka lakukan, tapi ibu tidak pernah mengalami hal itu sebelumnya jadi ia tidak tahu. Manpei tidak percaya karena ibu sudah melahirkan 3 orang puteri lol. Ibu sendiri meminta Manpei menemukan sesuatu, karena Manpei adalah seorang penemu. Tapi Manpei tentu saja tidak bisa memikirkan apapun karena iaa dalah seorang pria, hal yang berkaitan dengan wanita seperti ini ia tidak tahu.
Bidan mengatakan mereka tidak boleh memberikan hanya telur ayam bagi Fukuko, harus seimbang gizinya, jadi tiap hari Ibu, Akatsu dan Taka memasakkan makanan bergizi untuk Fukuko dan Fukuko mulai makan sedikit demi sedikit.

Butuh waktu beberapa bulan agar fisik Fukuko kembali seperti sedia kala. Ia melahirkan Gen-chan pada bulan April dan kesehatan Fukuko normal kembali pada pertengahan Juli. Ia sudah bisa berjalan sendiri, bermain ke pantai bersama Gen-chan dan melakukan banyak hal.
Keluarga sangat bersyukur Fukuko kembali seperti sedia kala. Bidan saat itu mengatakan kalau penyakit seperti Fukuko banyak terjadi, Fukuko beruntung karena ia berasal dari keluarga berada yang mampu menyediakan makanan bergizi setiap hari, karena kalau tidak Fukuko kemungkinan bisa meninggal dunia.
Ada banyak sekali orang-orang yang meninggal dunia karena gizi buruk pada masa itu.

Setelah melihat bagaimana kondisi Fukuko bisa disembuhkan dengan makanan bergizi, Manpei kemudian mulai tertarik untuk membuka bisnis baru. Ia mengatakan kurang gizi adalah masalah yang sangat buruk dan sedang terjadi saat ini karena memang bahan makanan sangat sulit dicari dan harganya mahal. Ia berfikir untuk membuat sesuatu yang bergizi dan murah, jadi siapa saja bisa membelinya. Itu adalah pekerjaan yang ingin ia lakukan. Ia ingin menjadikan makanan bergizi sebagai sebuah bisnis.
Tapi Manpei tidak punya banyak pengetahuan mengenai gizi dan ia butuh orang untuk mengajarinya. Kanbe kemudian mengatakan kalau ia punya banyak teman di fakultas kedokteran Osaka Tedai dan bertanya apakah Manpei mau ia kenalkan pada mereka. Tentu saja Manpei setuju.
Lalu suatu hari Kanbe mengajak Manpei ke Universitas Osaka Tedai dan berkenalan dengan seorang sensei, profesor kali ya, atau laboran gitu di fakultas kedokteran. Sensei itu tertarik pada rencana Manpei dan mengatakan sekarang memang banyak orang-orang yang kurang gizi dan menjelaskan ciri-cirinya pada Manpei. Manpei membenarkan karena istrinya mengalami hal yang sama.
Sensei itu menjelaskan komponen penting dalam makanan seperti Karbohidrat, Protein, Vitamin, Mineral dan lain sebagainya.

Setelah bertemu dengan sensei, Manpei semakin tertarik mempelajari makanan bergizi. Ia memberi tahu Fukuko apa yang ia pelajari dari sensei dan berfikir untuk membuat sesuatu yang mengandung gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Meskipun Fukuko nggak terlalu mengerti, tapi ia mendukung suaminya. Sementara itu Kanbe juga melakukan hal yang sama, ia menjelaskan apa yang tadi ia pelajari pada Taka-chan HAHAHHAHAHHA.
Ibu masih saja mengeluh karena Manpei akan memulai sesuatu yang baru padahal bisnis garam mereka sudah mulai bagus. Manpei malah tertawa mengatakan kalau dulu ibu bahkan tidak menyukai bisnis garam mereka tapi sekarang malah menyukainya, ibu jadi nggak bisa membalas HAHHAAHHA.
Manpei benar-benar fokus pada tujuannya jika ia sudah mendapat ide. Ia memberikan pengumuman pada para pekerja kalau mereka akan merenovasi gudang, membuat sebuah ruangan khusus untuk eksperimen mengenai makanan bergizi. Uang yang diinvestasikan oleh Mitamura-san akhirnya digunakan Manpei untuk membeli peralatan di laboratorium kecilnya itu.

Satu minggu kemudian, sensei datang ke Izumiotsu atas permintaan Manpei. Karena Manpei memang belum paham mengenai makanan bergizi, jadi ia butuh sensei untuk membantunya melakukan eksperimen tahap awal. Sensei itu  kelihatan puas dengan laboratorium yang disiapkan oleh Manpei. Selain Manpei dan Kanbe, Manpei juga meminta 3 pekerja untuk membantu dalam eksperimen tersebut salah satunya adalah Oka-san.
Mereka kelihatan cukup serius dan bersemangat memulai hal yang baru tersebut.

Malam harinya, sebelum tidur Manpei sibuk menulis sesuatu, tentu saja note untuk eksperimennya. Fukuko bertanya apa yang akan Manpei buat nanti, apakah sesuatu berbentuk makanan, minuman atau obat. Manpei mengatakan ia masih belum memikirkan mengenai hal itu.
Kemudian Fukuko mengatakan kalau ia pernah membaca koran mengenai roti yang sehat, yang mengandung semua unsur gizi. Mendengar itu, Manpei tertarik dan menyampaikan ide itu pada sensei besoknya. Sensei tertarik dengan hal itu, sepertinya mereka akan membuat makanan bergizi dalam bentuk roti.
TApi masalahnya, karena Manpei ingin membuat sesuatu yang murah, mereka tidak bisa menggunakan bahan yang mahal, jadi nggak mungkin mereka menggunakan daging sapi atau sejenisnya, terutama untuk protein. Sensei ikut memikirkan sesuatu yang murah yang mengandung protein.

Ibu kembali mengeluh pada Fukuko mengenai Manpei, kenapa Manpei selalu seperti itu, ingin melakukan sesuatu yang baru padahal mereka sudah sukses dengan bisnis garam. Ibu benar-benar berfikir kalau Manpei akan gagal dan itu membuatnya khawatir. Tapi Fukuko percaya pada suaminya.
Ibu bertanya apakah sensei yang datang itu digaji dan Fukuko mengatakan tentu saja karena sensei membantu mereka. Ibu langsung berdiri untuk membicarakan gaji pada Manpei, kalau masalah uang, ibu nggak mau mikir dua kali.
Tapi saat ibu ke lab, mereka tidak ada disana. Ibu berfikir mencari mereka di pinggir pantai dan menemukan mereka dalam perjalanan kesana. Semuanya sibuk di semak-semak dan ibu bertanya apa yang mereka lakukan. Dengan wajah bahagia, Manpei, Oka, Kanbe dan yang lain menunjukkan apa yang mereka temukan, kodok HAHAHHAHAHAHAHHA.
Ibu shock banged dan langsung berteriak sekencang-kencangnya.

Dari Akatsu, ibu mengetahui kalau tim makanan bergizi akan membuat sesuatu dari kodok tersebut dan itu membuat ibu dan Taka merinding membayangkan makanan dari kodok.
Manpei dan timnya benar-benar bersemangat dengan eksperimen pertama mereka. Jadi sepertinya kodok yang mereka tangkap tadi dimasukkan ke suatu alat, kalau nggak salah sih itu autoklaf. Mereka menunggu dengan deg degan apa yang akan terjadi tapi tiba-tiba terdengar suara ledakan dari gudang, suaranya sampai ke pinggir pantai dimana tim garam bekerja.
Manpei dkk keluar dari laboratorium sambil berteriak, asap dimana-mana, tubuh mereka bau karena aroma kodok yang dimasak dalam autoklaf tadi.

Ibu langsung mengomel melihat mereka, ia sudah menduga kalau akan terjadi sesuatu seperti ini. Fukuko membersihkan pakaian suaminya dan mengeluh karena aromanya bau HAHAHAHAH. Taka-chan perhatian banged sama Kanbe, dia yang mengurus Kanbe.
Ibu meminta Manpei untuk berhenti karena rencana Manpei pasti akan gagal tapi Manpei mengatakan ia tidak akan berhenti meskipun ia gagal, karena keberhasilan itu terjadi setelah kegagalan demi kegagalan. Ia malah semakin bersemangat melakukannya. Yang lain juga bersemangat untuk mencoba lagi.
Fukuko tentu saja mendukung suaminya dan ibu lagi-lagi berteriak dan mengeluh HAHAHAHAHAHA.

-To be continued...-

Komentar:
Akhirnya Manpei memulai bisnis barunya, makanan bergizi!
Aku sudah membaca spoilernya jadi aku udah nggak kaget lagi mengenai bisnis Manpei selanjutnya dan justru menantikannya. Kali ini Manpei tertarik pada makanan bergizi karena melihat banyak yang kurang gizi di jalanan + istrinya yang tidak sembuh dengan cepat setelah melahirkan.
Aku suka mata Manpei yang berapi-api saat mencoba sesuatu yang baru.

Bisnis makanan bergizi Manpei ini kalau aku nggak salah bakalan panjang banged dan pasang surut kehidupan mereka juga akan dimulai. Aku penasaran apakah nanti bisnis garam mereka akan bangkrut karena makanan bergizi ini. Aku lupa sih di spoilernya bagaimana, tapi nanti Fukuko dan Manpei akan pindah lagi ke suatu tempat untuk memulai hal yang baru. Kalau nggak salah mereka mulai dari 0 lagi. Dari preview, Shinichi akan datang untuk membantu bisnis Manpei, karena Manpei itu bisa membuat sesuatu tapi nggak pandai menjualnya. Masalah terbesar Manpei sih.

Aku setuju dengan netizen yang mengatakan kalau belakangan ini ibu seperti heroine dalam drama ini, karena lebih banyak yang tertarik pada apa yang akan dilakukan ibu selanjutnya daripada apa yang dilakukan Fukuko HAHAHHAHAAHAHA.
Ibu memang ekstra banged sih, dia itu selalu mengeluh, tapi lucu gitu, jadi nggak bisa membencinya. Setiap episode selalu penasaran apa yang akan ibu lakukan, apa yang akan ibu katakan selanjutnya. Nggak kebayang deh drama ini tanpa ibu Fukuko gimana ya?
Tapi aku sebenarnya kesal juga sih, bisnis garam Manpei sudah lumayan sukses, apakah sesulit itu menyewa orang baru untuk membantu di dapur? Aku paham alasan ibu kabur karena ia udah kayak pembantu di rumah, kasihan ibu. Tapi Minamoto no Yoshitsune memang ekstra banged, ibu bahkan hampir menamakan cucunya Yoshitsune wkkwkwkkwkwk/
Apakah ini salah satu promosi karena taiga drama Yoshitsune yang dibintangi oleh Hideaki Takizawa akan segera tayang ulang di NHK? HAHAHAHHAAAHHA.

Taka dan Kanbe manis banged ya ampun. Sejak awal aku tahu kalau penulis akan menjodohkan mereka berdua, karena diantara para cast, paling dekat umurnya ya mereka, meskipun dalam dramanya jaraknya 10 tahun.
Kanbe benar-benar pandai mencuri hati Taka, dia terus dan terus membantu Taka sampai Taka mulai terbiasa padanya. Taka juga cukup dewasa menghadapi Kanbe meski ia masih 16 tahun. Aku ngakak pas Akatsu mulai bergosip mengenai Kanbe dan Taka sampai trio fans Taka mengetahuinya. Aku kaget karena Kanbe tidak menahan diri dan membenarkan kalau ia menyukai Taka awwwww.
Kira-kira bagaimana reaksi ayah Taka ya? Soalnya Tadahiko sejak awal takut banged puterinya digoda pekerja di tempat Manpei wkkwwkkwkwk.

Share:

1 comment:

  1. kunjungi blog saya ya^^.
    Dari semua sinopsis asadora yang ada, manpuku yang paling saya sukai.

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts