Saturday, 17 November 2018

[Recap] Manpuku Week 7 (Episode 37-42)

Minggu ke-7 Mnapuku, Sera kembali muncul dalam kehidupan Tachibana dan Manpei tapi berakhir dnegan mengkhianati pasangan suami istri yang sedang berjuang dengan bisnis baru itu. Meski Sera mengkhianati mereka, keduanya tidak bisa membenci Sera. Masalah demi masalah terjadi di Industri Garam Tachibana karena begitu banyaknya pekerja, mereka yang kurang serius, masalah keuangan, masalah keluarga Kouda, bahkan sampai muncul gosip perselingkuhan Fukuko yang membuat Manpei jadi tidak tenang. Fukuko berhasil mengatasi masalah keuangan dengan caranya sendiri dan satu kabar baik lagi datang dari pasangan suami istri tersebut, kabar yang sudah lama ditunggu-tunggu.

Sinopsis Manpuku Week 7: Watashi ga nantoka shimasu!
-I will manage it!-

Fukuko berlari dengan wajah bahagia menuju tepi pantai tempat dimana pelat baja disusun oleh Manpei dkk, tempat dimana mereka membuat garam. Fukuko membawa secarik kertas sambil berteriak kalau permintaan mereka akhirnya disetujui. Para pekerja yang mendengar itu sangat bahagia, Manpei berlari menuju Fukuko dan memeluk istrinya itu dengan bahagia.
Selama ini, Fukuko selalu bolak balik kantor gitu untuk mendaftarkan pabrik pembuatan garam milik Manpei sebagai unit usaha dan akhirnya disetujui. Setelah bisnis pembuatan garam milik Manpei disetujui sebagai bisnis resmi, sekarang gudang milik Manpei adalah sebuah perusahaan kecil. Mereka sepertinya juga diberi fasilitas gitu, mereka punya ruang kerja dan bahkan rumah mereka dipasang telpon.
Nama bisnis pembuatan garam milik Manpei adalah "Industri Garam Tachibana".
Mereka bahkan mengambil foto bersama-sama di hari dimana Industri Garam Tachibana resmi dibuka.

Setelah bisnis mereka menjadi bisnis resmi, para pekerja juga menjadi lebih bersemangat. Sera-san menampakkan wajahnya setelah absen cukup lama. Ia datang mengunjungi Manpei dan melihat-lihat bisnis Manpei, ia cukup kagum karena Manpei benar-benar punya perusahaan sekarang. Manpei juga mengajak Sera ke pantai untuk melihat para pekerjanya dan Sera terkejut karena Manpei punya banyak sekali pekerja disana.
Sera kemudian menawarkan untuk menjual garam yang dihasilkan oleh Manpei dan Manpei tentu saja sangat terbantu dengan itu. Manpei dan pekerjannya ternyata sudah banyak menghasilkan garam, ada beberapa karung tapi mereka belum menjualnya. Manpei memang nggak pandai dibidang penjualan, jadi ia sangat terbantu dengan tawaran Sera.
Sera membawa garam milik Manpei dengan mobil dan para pekerja juga sangat mengharapkan kerjasama Sera, mereka sangat senang dan bahkan ber-banzai bersama. Satu-satunya yang tampak ragu adalah ibu. Ibu terus memikirkan memangnya garam begitu bisa dijual dan berapa sih uang yang akan dihasilkan.
Saat Fukuko mengatakan kemungkinan harganya adalah 3000 yen, ibu terkejut karena itu uang yang cukup banyak. Ibu yang awalnya biasa-biasa saja mulai ikut berbajzai karena 3000 yen HAHHAHAAAAHA.

Sera menjual garam milik Manpei di tempat penjualan yang resmi. Uang yang dihasilkan dari penjualan itu benar-benar sesuai dengan dugaan Manpei, 3000 yen. Sera terkejut karena ternyata garam harganya cukup mahal.
Di rumah, ibu, Manpei, Fukuko dan para pekerja sudah melakukan pesta karena hari ini mereka akan mendapatkan cukup banyak uang. Ibu memasakkan makanan yang enak, cukup mewah, tidak seperti makanan mereka biasanya. Para pekerja benar-benar sangat senang. Tapi beberapa dari mereka ada yang sedih karena TAka-chan tidak ada hari itu. Taka membantu Fukuko hanya saat liburan, saat akhir pekan. Jadi kalau hari biasa dia nggak membantu disana dan para pekerja kesepian. Sebenarnya nggak semuanya naksir Taka sih, cuma 3 orang yang naksir berat sama Taka-chan heehhehhehe.
Sera datang tak lama kemudian dan memberikan uang hasil penjualan pada Manpei. Manpei terkejut karena uangnya hanya 1500 yen. Sera membuat alasan berbohong mengatakan harga garam milik Manpei rendah karena garamnya berwarna coklat bukan putih. Manpei terkejut karena itu tidak mungkin. Ia segera mengecek ke gudang.
Ibu curiga pada Sera dan bertanya apakah benar garam mereka hanya terjual segitu. Sera mengatakan pada ibu kalau ia tak mungkin berbohong pada sahabatanya. ughhh.

Di gudang, Manpei mengecek garam yang mereka hasilkan, tapi karena itu malam hari dan cahaya lampu juga nggak memadai, Manpei tidak bisa melihat warnanya dengan jelas, ia jadi sangat kesal.
3 pekerja datang menemui Manpei dan meminta maaf, bahkan berlutut karena itu adalah salah mereka. Sebenarnya para pekerja saat itu agak malas menunggu hasil saringan garam dan berfikir nggak apa-apa kalau mereka memasukkan garam yang berwarna coklat (yang belum selesai tahap penyaringan).
Manpei benar-benar sangat marah pada mereka, ia sangat emosi dan hampir memukul mereka. Untung saja Manpei bisa menahan emosinya. Manpei tampak sangat sedih karena garam yang mereka hasilkan tidak sesuai harapan mereka. Manpei sangat ingin menghasilan garam kualitas yang bagus, karena itu ia sangat kecewa pekerja main-main dengan pekerjaan mereka.
Sementara itu Sera pulang dengan wajah liciknya, ia bergumam kalau ia juga sedang butuh uang. -__-

Hari gajian, pekerja menerima amplop mereka masing-masing. Itu adalah gaji pertama mereka dan yang bisa diberikan oleh Manpei lebih sedikit dari yang mereka harapkan, karena garam mereka terjual dengan harga lebih rendah dari harga pasaran. Meskipun para pekerja tampak tidak senang tapi mereka tidak bisa mengeluh. Fukuko hanya bisa meminta maaf, untuk gaji berikutnya ia akan berusaha membayar mereka dengan gaji penuh.
Ibu sendiri mengeluh karena ia sama sekali tidak mendapatkan gaji dari hasil pekerjaannya di dapur. Manpei hanya bisa meminta maaf pada ibu.
Manpei dengan wajah seriusnya bergumam untuk selanjutnya ia pasti akan menghasilkan garam yang berkualitas.

Malam itu, beberapa pekerja termasuk Oka-san makan di pasar dengan gaji pertama mereka. Mereka cukup mengeluh karena gaji mereka lebih sedikit dari yang mereka bayangkan padahal pekerjaan mereka sangat berat. Intinya sih mereka nggak merasa jerih payah mereka sebanding dengan apa yang mereka dapatkan.
Saat mereka sedang mengobrol, tiba-tiba ada beberapa preman yang mengganggu seorang pekerja wanita di kedai itu. Oka yang sedang emosi karena gaji mereka, jadi bad mood mendengar preman yang menggoda gadis itu. Ia kemudian berdiri dan mulai memukuli preman itu. Terjadi pertengkaran sangat hebat di pasar.
Oka dibawa ke kantor polisi dan malam itu, Industri Garam Tachibana mendapat telpon dari kantor polisi. Keesokan harinya, Manpei dan Fukuko sebagai wali Oka menjemputnya di kantor polisi. Oka masih tampak bad mood, Fukuko berusaha mengatakan kalau Oka tidak perlu merasa bersalah, karena OKa sama sekali tidak bersalah, Oka hanya ingin menolong gadis itu. Meski begitu, Oka sebenarnya nggak enak karena merepotkan Fukuko dan Manpei. Tapi Oka adalah pekerja di Industri Garam Tachibana milik Manpei, jadi memang kalau ada masalah pada pekerja, Manpei yang akan dihubungi pertama kali, walinya gitu deh.
Karena merasa nggak enak, Oka kayaknya mau berhenti bekerja gitu, tapi Fukuko dan Manpei memintanya tidak perlu memikirkan hal itu. Oka akhirnya meninggalkan keduanya setelah keduanya mentraktirnya makan.  Oka ini sebenarnya baik, cuma wajahnya selalu cemberut, jarang senyum dan cepat emosi, jadi kelihatan dia itu jahat.
Setelah Oka pergi, Manpei mulai bergumam lagi kalau mengurus orang itu sangat sulit dan Fukuko meminta Manpei untuk tetap tegar.

Saat mereka kembali ke rumah, ibu mulai mengomel karena ia mendengar masalah Oka. Ia khawatir kalau Taka akan diganggu oleh para pekerja. Mereka sama sekali tidak mengenal para pekerja dan bagaimana sifat aslinya, bisa bahaya kalau Taka menjadi sasaran mereka. Fukuko mengatakan pada ibu kalau para pekerja adalah orang baik, nggak mungkin  mereka melakukan hal buruk pada TAka.
Tapi ibu tetap saja khawatir dan meminta Manpei melakukan sesuatu karena ibu masih merasa 15 pekerja terlalu banyak lol. Intinya ibu ingin Manpei mengurangi pekerja tapi tentu saja Manpei tidak bisa melakukannya.
Fukuko kemudian mengatakan pada ibu apakah ibu akan baik-baik saja jika Taka tidak datang membantu mereka lagi dan ibu terkejut, kalau Taka tidak ada pekerjaannya akan semakin banyak + dia juga pengen liat wajah Taka setidaknya seminggu sekali. Pada akhirnya ibu hanya bisa menyerah HAHHHAAHHAHA.

Sementara itu di gudang terjadi keributan lain. Para pekerja berkumpul disana dan Kanbe seperti biasa menasehati mereka untuk tidak merepotkan Fukuko dan Manpei, dan meminta mereka untuk sabar dengan gaji yang sedikit. Kanbe memang selalu bicara seolah-olah dia adalah leader mereka dan para pekerja tidak menyukai hal itu karena mereka tak pernah menganggap Kanbe sebagai leader.
Kanbe mengingatkan kalau ia adalah pekerja yang paling lama disana, ia bertemu dengan Manpei pertama kali dan ia yang menemukan para pekerja lainnya. Tapi para pekerja nggak suka dinasehati dan diperintah oleh Kanbe, suasana menjadi makin panas.
Saalah satu pekerja mealpor pada Manpei agar Manpei melakukan sesuatu. Sekarang ini keadaan pekerja sedang sangat badmood, mudah tersinggung dan mudah marah, jadi ia harap Manpei dan Fukuko bisa melakukan sesuatu yang membuat para pekerja menjadi rileks.
Meski dibilang begitu, Manpei bingung harus melakukan apa. Lalu muncullah ide untuk mengadakan suatu pertunjukan khusus untuk menghibur para pekerja. Taka tampak bersemangat karena ia ingin mencobanya.

Para pekerja kemudian berkumpul untuk menikmati pertunjukan dari Manpei, Fukuko, ibu dan Taka-chan. Mereka awalnya nggak terlalu tertarik, tapi mereka nggak bisa menolak saat dikumpulkan.
Taka-chan tampil pertama dan menunjukkan kemampuannya dalam bermain harmonika. Apapun yang Taka lakukan memang membuat para pekerja terpesona, jadi mereka menikmati penampilan Taka. Ibu juga sangat menikmati penampilan cucunya itu, begitu juga dengan Fukuko. Aku rasa nggak ada yang menyadari kalau Manpei diam aja, dia sangat tegang HAHAHAHHAHA.
Penampilan berikutnya dari Fukuko. Fukuko menyanyikan lagu kesukaan para pekerja yang sering mereka nyanyikan saat bekerja, tapi versi Fukuko adalah versi bahasa Inggris. Para pekerja sangat kagum karena Okusama ternyata bisa berbahasa Inggris. Fukuko tampil dengan sangat baik dan itu membuat Manpei makin tegang menunggi gilirannya.
Ibu tampil selanjutnya, melakukan drama seorang diri, drama zaman samurai gitu dan nggak disangka para pekerja sangat menyukai penampilan ibu. Ibu sebenarnya malas banged melakukan hal seperti ini, ia terus mengeluh tapi begitu ia tampil, ibu tampil 100% serius dan para pekerja juga menyukainya, bahkan ikut meniru ibu. Mereka tertawa karena penampilan ibu.
Puncak penampilan adalah Manpei yang tampil bersama Fukuko karena mereka akan melakukan Manzai, komedi yang biasanya dilakukan berdua.
Manpei sangat gugup dan ia tegang banged saat tampil, pekerja hanya bisa melongo karena Manpei sama sekali nggak lucu HAHAHHAHAHA. Manpei malu banged dan bahkan kabur setelah penampilannya selesai XD XD XD

Setelah acara selesai, suasana hati para pekerja menjadi lebih baik. Mereka cukup bersyukur karena Manpei dan Fukuko sampai melakukan pertunjukan untuk menghibur mereka.
Sementara itu ibu mengeluh lagi karena ia tidak mau melakukan hal seperti itu lagi dan Fukuko mengejek ibu padahal ibu tadi senang, semuanya menyukai penampilannya. Manpei juga kembali mengeluh betapa beratnya mengurus orang lain HAHAHAHAH. Manpei baru menyadari punya pekerja dan mengurus mereka adalah hal yang cukup berat.

Suatu hari, Sera kembali menelpon Manpei dan meminta Manpei untuk menjual garam lagi. Kali ini Sera mengatakan pada Manpei untuk menjualnya di pasar gelap, harganya lumayan tinggi + mereka juga nggak akan peduli dengan garam yang berwarna coklat.
Tapi Manpei tidak setuju, ia menolak pemintaan Sera, ia tidak akan menjual garam yang jelek, ia hanya menjual garam dengan kualitas yang bagus.
Manpei kemudian mengadakan pertemuan dengan para pekerja dan mengatakan pada mereka mulai dari sekarang mereka hanya akan menghasilkan garam yang bagus, ia tidak akan mentoleransi lagi kalau mereka melakukan hal yang sama seperti dulu. Ia ingin Industri Garam Tachibana hanya menghasilkan garam terbaik.
Ibu kembali mengeluh memangnya apa salahnya jika garamnya tidak bagus. Manpei bertanya pada ibu apakah ibu akan membiarkan Taka dan cucunya yang lain makan garam yang tidak bagus. Ibu mengatakan kalau untuk cucunya tentu saja ia ingin mereka makan makanan yang bekualitas tapi kalau untuk orang yang tidak ia kenal, ia tidak peduli. Fukuko membelalakkan mata pada ibu mengatakan ibu sangat kejam HAHAHHAHHAHAHH.

Sejak hari itu, pekerjaan para karyawan semakin berat tapi mereka lebih serius dari biasanya dan lebih bersemangat. Manpei juga kali ini benar-benar mengawasi pembuatan garam, ia tidak ingin ada kesalahan lagi.
Ibu dan Fukuko juga berusaha keras di dapur memasak untuk para pekerja. Sepertinya tidak ada hari tanpa mengeluh bagi ibu Fukuko, ia terus mengeluh mengenai Manpei. Saat jam makan siang, mereka hanya bisa menyajikan nasi dan lauknya cuma rebusan gitu. Para pekerja mengeluh lagi karena mereka butuh energi untuk bekerja, tapi apa boleh buat mereka harus bertahan dengan itu.
Manpei sendirian di gudang saat jam makan siang dan Fukuko mendekatinya. Ia tahu kekhawatiran suaminya, demi garam yang berkualitas bagus, mereka harus berusaha lebih keras lagi dan biayanya juga jadi lebih banyak. Manpei mengkhawatirkan banyak hal jadi Fukuko meminta Manpei untuk melakukan apapun yang ia inginkan, mengenai masalah uang, Manpei tidak perlu memikirkannya karena ia bisa melakukan sesuatu untuk itu.
Manpei merasa tidak enak pada Fukuko.

Sore hari adalah jam istirahat bagi para pekerja. Karena mereka merasa kalau makanan hari itu tidak menutupi rasa lapar, mereka semuanya pergi ke pinggir laut untuk memancing. Mereka berharap mendapatkan ikan yang banyak, agar bisa dijadikan lauk.
Saat mereka memancing, mereka mulai curhat mengenai kehidupan mereka. Mereka tidak tahu kenapa mereka berakhir membuat garam seperti ini, pekerjaan yang sulit tapi gaji tidak seberapa. Dari bahasanya sih kayaknya para pekerja ini sebenarnya nggak mau bekerja di pabrik garam lagi tapi mereka nggak bisa berhenti karena nggak punya pekerjaan. Kembali ke Osaka juga belum tentu mereka mendapat pekerjaan.
Kanbe juga ikut curhat pada mereka, ia mengatakan setelah perang berakhir, ia kehilangan segalanya, ia menjadi pencuri dan kebetulan masuk ke rumah keluarga Manpei. TApi Manpei tidak melaporkannya ke polisi dan malah memberinya makan dan membiarkannya tinggal bersama mereka. Ia sangat berterima kasih pada Manpei karena itu ia tidak akan berhenti dan akan terus mendukung Manpei.
Para pekerja yang lain juga mengatakan setelah perang berakhir mereka tidak punya apa-apa lagi dan kemudian bertemu Kanbe dan memberi mereka pekerjaan itu, mereka sebenarnya sangat bersyukur karena Kanbe mereka bisa mendapatkan pekerjaan. Meski para pekerja banyak mengeluh, mereka sebenarnya bersyukur pada Kanbe dan Manpei yang sudah mau memberi mereka pekerjaan.

Pembicaraan mereka berakhir saat salah seorang berhasil mendapatkan ikan yang cukup besar dan semuanya jadi bersemangat. Mereka membawa ikan tersebut pulang dengan wajah berbinar meminta ibu untuk memotongnya dan membuatnya menjadi sashimi. TApi ibu tidak bisa melakukannya karena ikannya tidak terlalu besar.
Yang lain langsung kecewa karena mereka sangat ingin makan sashimi. Tiba-tiba salah seorang pekerja bernama Akatsu menawarkan diri untuk memotong ikan tersebut.
Semuanya terkejut ternyata Akatsu mempunyai kemampuan pisau yang baik dan memotong ikan tersebut menjadi sashimi dengan irisan yang indah. Ibu mengatakan kenapa selama ini Akatsu diam saja padahal ia bisa memasak. Akatsu mengatakan ia datang ke Industri Garam Tachibana untuk membuat garam, nggak mungkin ia bilang ia bisa memasak. Lagipula Akatsu mengatakan ia hanya bisa membuat sashimi karena dulu ia pernah berlatih menjadi pembuat sushi selama 10 tahun.
Ibu menggunakan kesempatan itu mempekerjakan Akatsu di dapur, yang lain setuju. Akatsu sebenarnya ingin menolak tapi ia terlalu takut pada ibu dan akhirnya ia setuju untuk pindah bekerja di dapur HAHAHAHAAHAHA.
Hari itu, para pekerja benarbenar sangat bahagia karena untuk pertama kalinya setelah sekian lama mereka makan sashimi.

Fukuko kembali ke rumah keluarga Hana-chan untuk meminjam uang pada suami Hana. Ia benar-benar memohon kali ini untuk terakhir kalinya. Suami Hana tampak mengkhawatirkan Fukuko dan mengatakan ia akan meminjamkan Fukuko uang tapi ini benar-benar untuk terakhir kalinya. Ia ingin Fukuko untuk memikirkan mengenai Industri Garam Tachibana, apakah benar-benar itu akan berhasil atau tidak. Karena kalau selamanya Fukuko meminjam uang, bisnis Manpei bisa bangkrut dan mereka akan terus dililit hutang.
Hana-chan juga setuju, ia mengatakan Manpei akan sibuk dengan bisnis, ibu juga sibuk dengan urusannya, Fukuko lah yang harus mengurus semuanya, jika Fukuko tidak melakukan sesuatu, bisnis mereka bisa bangkrut. Kalau menurutku sih, alasan kenapa Fukuko butuh banyak uang itu karena memang pekerja mereka sangat banyak, ada 18 orang yang harus diberi makan 2 kali sehari.

Akatsu mulai bekerja di dapur sejak hari itu dibawah pengawasan ibu yang sangat ketat padanya.
Fukuko menerima telpon dari Taka yang mengatakan kalau ia tidak bisa ke Izumiotsu akhir pekan ini, atau mungkin selamanya. Fukuko tentu saja terkejut dan bertanya ada apa. Taka-chan hanya menangis dan Fukuko semakin khawatir.
Akatsu yang mendengar kalau Taka tidak akan datang membantu lagi langsung panik dan menemui teman-temannya diluar. 3 sekawan yang merupakan fans berat Taka lansgung shock, mereka tak bisa membayangkan mereka tak bisa melihat wajah TAka lagi. Akatsu kesal karena mereka lebih mengkhawatirkan Taka daripada dirinya, karena jika Taka tidak datang membantu lagi, selamanya ia akan ada di dapur dibawah pengawasan ibu, memikirkannya saja ia ketakutan HAHAHAHAHA.
Yang lain sih bisa mengerti, aka masih kecil, pasti Taka juga ingin berteman dengan teman sebayanya saat akhir pekan. Akatsu kesal banged karena nggak ada yang mengkhawatirkannya hAHHAHAHAHA.

Sera datang tak lama kemudian untuk menjual garam Industri Garam Tachibana. Fukuko ingin menumpang ke Osaka dengan mobil milik Sera. Awalnya Sera membuat alasan akan lebih cepat kalau Fukuko naik kereta api, tapi alasannya nggak masuk akal tentu saja lebih cepat pake mobil karena bisa ambil jalan pintas. Sera sebenarnya nggak mau Fukuko ikut dengannya karena takut dia akan ketahuan, tapi ia tidak bisa menolak.
Hari itu, Sera membawa 20 karung garam untuk dijual dan Fukuko benar-benar berharap kali ini garam laku dijual dengan harga tinggi. Sera menurunkan Fukuko di pasar dan Fukuko jalan kaki ke rumah kakaknya. Sera dengan wajah liciknya kembali merencanakan sesuatu yang buruk.

Fukuko menemui Katsuko dan bertanya apa yang sebenarnya terjadi, karena semalam Taka menelpon sambil menangis. Katsukos ebenarnya enggan menceritakan masalah keluarganya, tapi akhirnya ia mulai bicara.
Beberapa hari yang lalu, Taka menemukan Tadahiko pingsan di ruang kerjanya, saat mereka membawanya ke dokter, dokter mengatakan Tadahiko butuh istirahat karena terlalu banyak bekerja (over work). Meskipun lukisan Tadahiko mulai laku dijual, tapi Tadahiko tidak pernah mau keluar dari ruang kerjanya, ia terus menghabiskan waktu dengan melukis dan melukis. Bahkan saat Katsuko dan Taka memintanya istirahat, Tadahiko tidak mau mendengarkan mereka.
Fukuko kemudian menemui Tadahiko di ruang kerjanya, mencoba menasehati Tadahiko untuk mengingat kalau Tadahiko adalah seorang suami dan ayah, ia ingin Tadahiko untuk tidak terlalu banyak bekerja dan istirahat. Tapi Tadahiko mengatakan kalau ia tidak bisa berhenti, ia harus bisa kembali melukis seperti saat ia belum berangkat perang.
Taka yang baru pulang sekolah mendengar hal itu dan menangis meminta ayahnya untuk berhenti. Tapi Tadahiko malah mengatakan Taka adalah anak seniman dan harus siap untuk situasi terburuk, tentu saja Taka makin menangis.
Fukuko memeluk Taka dan mengatakan pada Tadahiko lagi kalau Tadahiko tidak boleh membuat istri dan anaknya khawatir seperti ini. TAdahiko kemudian bertanya pada Fukuko apakah Fukuko akan senang jika Manpei berhenti bekerja dan tidak melakukan apapun. Fukuko terdiam.
Katsuko menangis sendirian mendengarkan mereka.

Sera menjual garam ke tempat resmi dan pembeli itu cukup puas karena garam yang dihasilkan kali ini bagus. Tapi Sera tidak menjual semuanya kesana, ia menjual selebihnya ke black market dan merayu pembeli agar membelinya dengan harga mahal.
Sera mendapatkan banyak keuntungan dari penjualan hari itu, ia sangat puas karena garam Tachibana sangat membantunya. Fukuko datang tidak lama kemudian dan Sera menyembunyikan uang yang ia dapatkan dengan hati-hati.

Kanbe menemui Manpei di kantor dan sepertinya ia ingin mengatakan sesuatu tapi ia ragu. Manpei meminta Kanbe jangan ragu jika ada yang ingin ia sampaikan.
Kanbe mengatakan mengenai keresahan para pekerja. Para pekerja yang bekerja pada mereka pada awalnya mereka bekerja hanya karena butuh pekerjaan dan bukan karena mereka menyukai bekerja sebagai pembuat garam. Jadi mungkin setelah keadaan membaik, satu per satu mereka nanti akan meninggalkan Industri Garam Tachibana. Tapi Ia ingin Manpei jangan khawatir, karena ia sendiri tidak akan meninggalkan Manpei dan akan terus bekerja untuk Manpei.
Manpei hanya tersenyum dan berterima kasih pada Kanbe. Ia juga mengerti keresahan hati para pekerja itu. Kanbe bertanya bagaimana hasil penjualan garam hari ini. Manpei mengatakan garam mereka terjual dengan harga 4000 yen, dengan begitu ia bisa membayar para pekerja dengan gaji penuh. Kanbe bersyukur mendengarnya dan bertanya pada Manpei apakah ia boleh memberitahu para pekerja. Manpei memperbolehkan.


Fukuko sangat mengkhawatirkan Tadahiko dan keesokan harinya ia pergi ke Osaka lagi. Ibu ingin ikut dengan Fukuko tapi Fukuko tidak memperbolehkannya, kalau ibu ikut ibu hanya akan bertengkar dengan Tadahiko tanpa penyelesaian. Tapi ibu mengatakan Tadahiko sudah jahat pada keluarganya tentu saja ia akan memarahinya. Tapi Fukuko tidak memperbolehkan ibu ikut dan ibu sangat sedih.
Fukuko permisi pada suaminya dan mengatakan kalau ia akan pulang telat malam ini. Manpei mengerti dan berharap masalah keluarga Kouda segera selesai.
Kanbe dan salah satu pekerja yang merupakan fans Taka menemui Manpei, mereka ragu-ragu untuk menyampaikan sesuatu. Manpei seperti biasa meminta mereka jangan ragu kalau ada yang ingin mereka katakan.
Kanbe bertanya pada Manpei orang seperti apa Sera-san itu, apakah dia adalah seseorang yang bisa mereka percayai sepenuhnya? Manpei bingung karena tiba-tiba mereka menanyakan Sera dan Manpei tanpa ragu mengatakan kalau Sera itu bisa dipercaya.
Manpei bertanya kenapa mereka menanyakan hal seperti itu dan Kanbe mengatakan kalau salah satu pekerja mereka sebenarnya melihat Sera di black market, sepertinya Sera melakukan penjualan di black market. Jadi mungkin saja garam mereka dijual disana.
Manpei marah pada Kanbe dan pria itu, ia ingin mereka untuk tidak membicarakan hal buruk mengenai temannya. Kanbe dan pria itu mengerti dan meminta maaf, jika memang tidak ada masalah mungkin mereka hanya berfikir terlalu jauh.

Setelah Kanbe dan pekerja itu pergi, Manpei sebenarnya kepikiran juga. Ia dan ibu kemudian menelpon tempat penjualan garam resmi dan meminta mereka mengecek penjualan garam dari Industri Garam Tachibana. Yang menjawab telpon mengatakan kalau Industri Garam Tachibana memang menjual pada mereka 8 karung garam kemarin.
Ibu terkejut dan bertanya apakah hanya 8 karung bukan 20 karung. Penerima telpon mengecek lagi dan yakin kemarin Industri Garam Tachibana menjual garam pada mereka 8 karung seharga 1600 yen. Ibu dan Manpei terkejut mendengarnya.

Fukuko ke Osaka lagi untuk membujuk Tadahiko agar berhenti bekerja terlalu keras. Tapi kali ini, ia menemui Shinichi terlebih dahulu dan meminta bantuannya untuk ikut membujuk Tadahiko.
Tadahiko, Katsuko, Taka, Fukuko dan Shinichi duduk bersama untuk membujuk Tadahiko. Shinichi orangnya bijaksana, gaya bahasanya lembut tapi meyakinkan, ia mulai menasehati Tadahiko untuk tidak bekerja terlalu keras, ingat istirahat, karena tAdahiko punya anak dan istri yang mengkhawatirkannya.
Katsuko juga menangis mengatakan pada suaminya ia suka Tadahiko yang melukis, tapi belakangan Tadahiko bekerja telalu keras, ia bahkan tak bisa bekerja dengan tenang karena khawatir Tadahiko akan pingsan lagi di ruang kerja.
Fukuko memberikan sebuah cermin pada Tadahiko dan meminta Tadahiko melihat wajahnya di cermin, dengan wajah itu, Taka sebagai anak Tadahiko tentu saja sangat mengkhawatirkan ayahnya. Mereka semuanya ingin Tadahiko kembali seperti yang dulu.
Fukuko mengatakan ia juga tidak ingin Manpei berhenti bekerja karena ia menyukai Manpei yang semangat dengan pekerjaannya, tapi ia juga tidak ingin Manpei terlalu banyak bekerja dan membuatnya jatuh sakit. Fukuko mengatakan mereka tak meminta Tadahko berhenti melukis, mereka hanya ingin Tadahiko ingat waktu kapan melukis, kapan istirahat, kapan menghabiskan waktu bersama anak dan istrinya.
Tadahiko terdiam.

Fukuko dan Shinichi pulang bersama dari rumah Katsuko. Mereka tidak tahu apakah mereka bisa berhasil meyakinkan Tadahiko atau tidak, tapi mereka berharap Tadahiko bisa kembali seperti Tadahiko yang dulu.
Fukuko bertanya bagaimana dengan pekerjaan Shinichi dan Shinichi mengatakan kalau mereka mulai dari awal lagi, meski berat mereka berusaha dengan keras. Fukuko bertanya apakah Shinichi tidak ingin menikah lagi, ia pikir ini saatnya Shinichi melepaskan kakaknya. Ia ingin Shinichi berbahagia.
Shinichi sekarang tidak punya niat untuk menikah lagi, tapi ia janji pada Fukuko jika ia bisa melepaskan Saki, ia akan memikirkan untuk menikah kembali.

Saat Fukuko dan Shinichi jalan berdua di pasar, 3 pekerja dari Industri Garam Tachibana yang sedang jalan-jalan di Osaka nggak sengaja melihat Fukuko dan Shinichi. Mereka tentu saja terkejut melihat Okusama jalan bersama pria yang tidak dikenal dan terlihat akrab satu sama lain.
Malam harinya, saat mereka tiba di Izumiotsu, mereka langsung masuk ke kantor. Manpei ada disana sedang memikirkan masalah Sera dan terkejut melihat 3 pekerjanya datang. Ia bertanya ada apa tapi para pekerja ragu menyampaikannya pada Manpei. Manpei lagi-lagi mengatakan kalau mereka punya sesuatu untuk dikatakan maka katakan saja.
Salah seorang dari mereka kemudian mulai bicara, mereka melihat Okusama berjalan berdua dengan seorang pria di pasar Osaka, kelihatan sangat akrab. Manpei langsung terkejut mendengarnya.

Manpei panik, ia tidak tenang menunggu kepulangan Fukuko. Fukuko pulang sangat telat hari itu dan saat ia masuk ke rumah ia terkejut karena Manpei belum tidur. Manpei nervous bertanya Fukuko kok pulangnya telat dan Fukuko mengingatkan kalau tadi pagi ia sudah mengatakan ia akan pulang telat hari ini.
telpon berbunyi, Fukuko mengangkatnya. Katsuko menelpon mengatakan kalau tadi Tadahiko datang dan memeluknya, Tadahiko akan kembali menjadi Tadahiko yang dulu, Katsuko sangat senang dan Fukuko juga bersyukur mendengarnya. Saat Fukuko menelpon, Manpei terus menatap Fukuko dengan curiga HAHAHAHAAH.
Setelah Fukuko menutup telpon, ia langsung naik ke lantai dua karena sangat lelah, ia ingin langsung tidur, Ia bertanya apakah Manpei ingin mengatakan sesuatu padanya. Manpei pada akhirnya tidak bisa bertanya mengenai masalah 'pria itu' pada Fukuko HAHAHAHAHA. Manpei penasaran banged, tapi ia tidak bernai bertanya dan ia gelisah sendiri HAHAHAHAHHAHAA. Untuk pertama kalinya Manpei terlihat cemburu wkkwkkwkw.

Keesokan harinya, ibu menceritakan pada Fukuko mengenai Sera yang menggelapkan garam milik mereka, Sera hanya menjual 8 karung ke tempat penjualan resmi. Fukuko terkejut mendengarnya, ia tidak percaya Sera akan melakukan hal seperti itu. Meski mereka nggak percaya, tetap saja buktinya Sera hanya menjual 8 karung, tidak mungkin 12 karung lagi menghilang.
Ibu dan Fukuko sibuk membicarakan Sera sementara itu Manpei sudah tidak fokus lagi pada Sera karena ia terus kepikiran mengenai Fukuko yang bersama wanita lain. Manpei sama sekali tidak mendengarkan pembicaraan keduanya dan terus menatap Fukuko dengan wajah ingin bertanya tapi nggak bisa hHAHAHAHAHA.
Saat Fukuko bertanya pendapat Manpei, Manpei terkejut dan mengubah ekspresinya. Manpei juga tidak percaya Sera akan melakukan hal seperti itu tapi ibu meminta mereka segera menghubungi polisi. Manpei jadi pusing karena terlalu banyak masalah yang ia pikirkan, ia meminta mereka menunggu. Ibu kesal sekali karena ini mneyangkut uang.

Malam harinya, sebelum tidur, Fukuko dan Manpei membicarakan masalah Sera. Fukuko mengatakan kalau memang benar Sera melakukan hal seperti itu, entah kenapa ia tidak bisa membenci Sera. Manpei juga membenarkan, ia mengatakan saat orang yang kita percayai mengkhianati dan kita tidak bisa membencinya, itu sangat menyakitkan.
Manpei sebenranya mengatakan hal itu mengacu pada Fukuko, meski Fukuko mengkhianatinya, ia tak bisa memneci Fukuko, tentu saja Fukuko sama sekali nggak tahu. Manpei saat akan tidur terlihat kesal sekali, ia bergumam menahan marah HAHAHAHAHAHHAA.

Keesokan harinya, Fukuko pergi ke Osaka untuk mencari bukti bahwa Sera benar-benar menjual garam mereka di black market. Ia menanyai penjual garam satu per satu dan berhasil menemukan tempat dimana Sera menjual garam mereka.
Ia juga menelpon ke perusahaan milik Sera untuk bicara dengan Sera, tapi Sera sedang tidak ada di tempat karena menghadiri pertemuan dengan para pebisnis Osaka.  Mendengar 'Pertemuan Pebisnis Osaka', Fukuko jadi teringat saat pertemuan pertamanya dengan Manpei setelah 3 tahun dan ia yang menemui Mitamura-san saat Manpei dipenjara. Fukuko punya ide.

Gosip mengenai Fukuko yang berselingkuh dengan cepat menyebar dikalangan para pekerja, mereka mulai berbisik-bisik, ada yang percaya, ada yang tidak, ada yang bingung juga.
Akatsu mendengar gosip itu dan ia mulai resah dan gelisah. Ia menemui ibu dan bertanya apakah benar Industri Garam Tachibana akan tutup karena gosipnya Manpei dan Fukuko akan bercerai. Ibu tentu saja terkejut mendengar hal itu.

Ibu kemudian memanggil Manpei dan mereka bicara 4 mata. Ibu bertanya apakah Manpei meragukan puterinya karena gosip itu dan Manpei hanya terdiam. Ibu mengatakan kalau ia percaya pada Fukuko meski gosip menyebar sepert itu, Fukuko tidak akan melakukan hal seperti itu karena ia ingat betul bagaimana Fukuko menyukai Manpei, bersikeras menikah dengan Manpei meskipun ia melarangnya. Jadi ia berharap Manpei percaya pada Fukuko.
Ibu bahkan sampai membungkuk pada Manpei dan Manpei kemudian ikutan membungkuk, ia meminta maaf pada ibu. Ia minta maaf pada ibu karena ia sudah meragukan Fukuko. Apa yang ibu katakan benar, harusnya ia juga percaya pada Fukuko apapun yang terjadi, harusnya ia menjadi orang yang tidak pernah meragukan Fukuko.
Ibu benar-benar menyadarkan Manpei untuk tidak terpengaruh pada gosip itu.

Sera seperti biasa menjilat Mitamura-san karena ia ingin mengambil hati Mitamura-san. Saat itu Fukuko diam-diam masuk ke ruangan membawakan teh untuk Mitamura-san dan membuat Sera terkejut. Mitamura-san juga kaget dan ingat pada Fukuko.
Fukuko memperkenalkan diri sebagai Imai Fukuko yang sekarang adalah Tachibana Fukuko. Mitamura-san menyadari kalau Fukuko menikah dengan Tachibana Manpei dan Fukuko membenarkan. Fukuko sangat berterima kasih atas bantuan Mitamura-san waktu itu dan mengatakan suaminya sekarang sedang membuat bisnis baru, pembuatan garam di Izumiotsu. Mitamura-san tertarik dengan hal itu, sepertinya Manpei menemukan hal yang bagus.
Fukuko mengatakan ini baru permulaan saja, ia tahu suaminya ingin mempunyai pekerjaan yang membuat orang lain bahagia, jadi suatu saat nanti ia tahu Manpei akan menemukan hal lain lagi dan memulai hal yang baru.
Fukuko juga mengatakan kalau keadaan sedang sulit karena mereka kekurangan uang, Manpei punya prinsip untuk tidak menjual garam di black market hanya demi harga tinggi dan Manpei selalu ingin membuat garam yang berkualitas bagus.
Mitamura-san tertarik pada semangat Manpei dan mengatakan pada Fukuko kalau ia akan berinvestasi pada usaha Manpei. Fukuko terkeut saat Mitamura-san memberikan uang 30.000 yen dan bahkan Mitamura-san tidak berharap uang itu kembali, tapi jika usaha Manpei punya keuntungan lebih ia ingin Fukuko tidak lupa mengembalikan padanya. Fukuko tentu saja sangat senang karena ia mendapatkan lebih dari yang ia inginkan.

Saat Fukuko pergi, Sera mengejarnya. Melihat bagaimana Mitamura-san berinvestasi pada usaha Manpei, artinya Mitamura-san percaya pada Manpei. Sera juga ingin berinvestasi dan memberikan 5.500 yen pada Fukuko, tapi Fukuko menolak, ia sudah mendapatkan lebih dari cukup.
Tapi Sera tetap memaksa Fukuko untuk menerima investasinya. Fukuko kemudian mengambil uang Sera dan hanya mengambil 1500 yen. Jika ia mengambil semuanya, maka sama saja ia mengambil hasil penjualan dari black market sementara Manpei tidak mau garamnya dijual secara ilegal. Sera terkejut karena Fukuko tahu ia menjual garam Tachibana di black market.
(Jadi, garam yang pertama dijual Sera harusnya 3000 yen, tapi Sera hanya memberikan 1500 yen. Penjualan kedua, Sera menjual 8 karung di tempat resmi 1600 yen dan memberikan semuanya pada Manpei. Makanya Fukuko hanya mengambil 1500, hasil dari penjualan pertama, karena 12 karung lagi kan dijual Sera di black market).

Fukuko yang akan kembali pulang merasakan sesuatu yang berbeda dengan dirinya. Ia berfikir.
Tak lama kemudian Fukuko kembali ke rumah dan memberikan 1500 yen pada Manpei dan ibu. Ibu terkejut kenapa hanya segitu uangnya. Tapi Manpei mengerti dan meminta ibu tidak mengeluh lagi. Fukuko mengatakan ada hal yang menggembirakan lagi, ia menunjukkan kartu nama Mitamura-san dan mengatakan kalau Mitamura-san memberi investasi sebanyak 30.000 yen pada mereka. Manpei dan ibu terkejut mendengarnya. Manpei tentu saja ingat Mitamura-san yang menyelamatkan hidupnya dan bersyukur karena Mitamura-san percaya pada mereka. Ibu sih senangnya karena 30.000 yen wkkwkkwkwkw.
Fukuko kemudian mengatakan kalau ada yang lebih menggembirakan lagi. Ia sangat bahagia saat ia mengatakan pada ibu dan suaminya kalau saat pulang dari Osaka ia mampir ke dokter dan ternyata ia sudah hamil 3 bulan.
Manpei langsung sumringah mendengarnya, akhirnya usaha mereka selama ini membuahkan hasil. Ibu bahagia banged, ia terharu karena akhirnya ia akan bisa melihat wajah cucunya dalam waktu dekat. Awwwww. Keluarga sangat bahagia hari itu ^^~

-To Be Continued-

Komentar:
Aku sudah pernah bilang belum ya kalau Fukuko dan Manpei akan punya baby diminggu ke-7? Dan ternyata spoiler itu benar, little Manpei atau little Fukuko akan lahir diminggu ke-8 nanti KYAAAAAAAAAA!! Nggak sabar pengen liat. Gimana ya Manpei sama baby-nya nanti? Apakah ia akan menjadi ayah yang tegas atau ayah yang selalu mengalah pada anaknya hehehehhee.
Bahagia banged setelah menikah cukup lama akhirnya mereka diberikan keturunan. Kebetulan banged sih hari ini aku juga dapat kabar kalau aku bakal dapat keponakan pertama HAHAHAHAAAHHA.

Aku benar-benar ngakak di 2 episode terakhir minggu ini setelah 4 episode pertama membuat aku kesal dan kesal karena si Sera. Aku nggak habis pikir kenapa Sera melakukan hal seperyi itu pada Manpei padahal Manpei sudah percaya padanya. Dia ini tipe baik tapi nggak bisa dipercaya. Tapi sepertinya uang hasil penjualan itu Sera bagi-bagikan pada anak-anak yang bekerja di black market sih, dia kasihan pada mereka yang membuka usaha semir sepatu, jadi ia memberi uang pada mereka setelah memakai jasa mereka. Tapi tetap saja dia nggak boleh mengkhianati temannya seperti itu, karena MAnpei juga nggak mudah sampai pada tahap dimana mereka akhirnya bisa menghasilkan garam yang bagus. Manpei dan Fukuko terlalu baik, ya ampun, mereka nggak marah sama sekali pada Sera. Meski Sera mengkhianati mereka, mereka tak bisa membencinya.
Yang bikin aku ngakak di 2 episode terakhir adalah waktu pekerja di black market, aku pikir mereka akan memergoki Sera disana, tapi ternyata malah memergoki Fukuko dan pria lain AHHAAHAHAHAHA. Aku sama sekali nggak menyangka akan plot twist itu, tentu saja aku ngakak karena aku tahu Shinichi adalah kakak ipar Fukuko XD XD
PAra pekerja heboh pula setelah melihat itu dan berfikir kalau Fukuko dan Manpei akan bercerai HAHAHAHAAHAH. Akatsu lucu banged XD

Kalau aku nggak salah Manpei belum pernah bertemu dengan Shinichi kan ya? Atau udah pernah tatapan muka? Seingatku cuma di pernikahan Saki aja sih, apakah Manpei masih ingat wajahnya ya?
Aku pengen nanti Manpei memergoki sekali lagi wkwkwkkw, pengen liat reaksi Manpei.
Aku suka Manpei yang cemburu, wajahnya lucu banged saat ia menatap Fukuko dengan tatapan curiga, apalagi pas adegan mereka tidur bareng, Manpei menahan kemarahan dan air matanya bersamaan sambil memunggungi Fukuko wkkwwkkkw.
Tapi aku suka ibu menyadarkan Manpei untuk percaya pada Fukuko. Manpei juga merasa bersalah sih sudah curiga pada istrinya harusnya dia yang paling tahu Fukuko tidak akan melakukan hal seperti itu.
Dan aku suka pada akhirnya mereka nggak membahas mengenai hal itu lagi, aku berharap sih suatu hari nanti Fukuko tahu kalau suaminya pernah salah paham.

Minggu depan sepertinya seru banged. Bakalan ada time jump beberapa bulan sebelum Fukuko melahirkan dan akan ada kisah cinta yang baru KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!
Aku sudah lama menunggu kapan KAnbe dan Taka mulai saling suka dan sepertinya minggu depan gosipnya akan mulai deh. Taka makin cantik dan dewasa, Kanbe jadi mulai suka. Tapi yang bikin aku penasaran adalah bagaimana reaksi ibu HAHAHAHHA. Aku yakin ibu nggak akan melepaskan cucu manisnya dengan mudah wkkwkw.

Manpuku semakin lama semakin seru dan aku benar-benar kagum pada penulisnya yang mampu membuat drama ini penuh tawa setiap episodenya meskipun ada bagian yang serius. Jadi saat menontonnya nggak bosan. Aku berharap penulis mempertahankan hal itu agar aku juga jadi semangat nulis sinopsisnya wkkkwkw.
Yang belum nonton dan masih ragu, aku harap segera nonton deh, dijamin nggak akan menyesal ^^~
Tapi harus tahan-tahan sih ya, ini drama 151 episode dan baru 42 episode yang tayang sampai postingan ini ditulis HAHAHHAHAHA.

Share:

2 comments:

  1. Hahahaha
    Aq yang baca aja ikutan ketawaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
    Ditunggu kelanjutannya

    ReplyDelete
  2. Setuju sis, makin lama makin seru ya Manpuku. Aku yang awalnya suka rada kesel sama ibunya fukuko jadi gemes dan suka ketawa ngeliat adegan-adegan dia.. pas pentas dia lucu banget πŸ˜‚πŸ˜‚ Biasanya di asadora yang aku tonton, sehabis pasangannya menikah udah ga kerasa mesranya, tapi di manpuku mereka malah makin lucu >.<

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts