Thursday, 20 June 2019

[Sinopsis] Natsuzora Week 12: Episode 67-69

Di minggu ke-12 awal ini, Natsu dan Saitaro mengetahui kebenaran lain mengenai adik mereka Chiharu yang membuat Natsu hampir menyerah akan impiannya karena ia tidak ingin menjadi bahagia sendirian tanpa tahu keadaan adiknya. Natsu juga mulai tidak mempercayai keajaiban. Tapi berkat dukungan kakaknya dan Ayami-san serta rekan kerjanya, Natsu bisa bangkit lagi untuk meraih impiannya demi Chiharu.

Sinopsis Natsuzora Week 12: Natsu yo, Chiharu no Tame ni Tsukure
-Natsu, Let's make it for Chiharu-

15 Agustus 1957, Natsu dan Saitaro datang ke Chiba, ke rumah keluarga sepupu ibu mereka yang mengadopsi Chiharu (terima kasih pada Nobuya yang menmeukan alamat mereka). Saat Natsu dan Saitaro ragu apakah mereka harus mengetuk pintu atau menunggu diluar, seorang pria dan anak gadis keluar dari dalam rumah tersebut dan berpapasan dengan mereka. Nobu mengatakan kalau suami sepupu ibu Natsu itu kakinya tidak bisa berjalan dengan baik karena sesuatu terjadi saat perang, dan saat Natsu & Saitaro melihat cara berjalan pria itu yang dibantu oleh sang gadis, Natsu dan Saitaro yakin itu adalah suami sepupu ibu mereka. Tentu saja Natsu langsung berfikir kalau anak gadis itu adalah Chiharu dan memanggil nama Chiharu.
Keduanya berhenti dan menatap Natsu & Saitaro. Gadis itu memastikan apakah mereka memanggilnya dan Natsu membenarkan. Tapi gadis itu mengatakan kalau dia bukan Chiharu. Pria itu bertanya siapa Natsu dan Saitaro, Natsu mengatakan kalau mereka adalah keluarga Chiharu, kakak laki-laki dan kakak perempuan Chiharu. Pria dan gadis itu terdiam.

Keduanya mengajak Natsu dan Saitaro ke rumah. Sebelum memulai pembicaraan Natsu dan Saitaro sempat berdoa terlebih dahulu di depan altar bibi mereka yang meninggal 2 tahun lalu. Gadis yang disangka Natsu Chiharu itu ternyata adalah puteri kandung bibinya bernama Yukiko. Saitaro baru mengingat kalau bibinya memang punya anak perempuan yang usianya 2 tahun diatas Chiharu.
Natsu bertanya dimana Chiharu dan paman kelihatan nggak bisa menyembunyikannya lagi, ia membungkuk dihadapan Natsu dan Saitaro mengatakan kalau Chiharu tidak bersama mereka. Natsu dan Saitaro terkejut dan bertanya apa maksudnya itu. Paman masih belum menjawab alasannya, ia hanya mengatakan kalau Chiharu tidak ada, meminta pada mereka untuk mengampuninya. Saitaro dengan hati-hati bertanya apakah maksudnya Chiharu meninggal dunia. Paman mengatakan bukan begitu, Chiharu yang meninggalkan rumah mereka. Ia juga sudah melaporkan pada polisi tapi Chiharu tidak bisa ditemukan.
Saitaro bertanya kapan dan paman menjawab pada musim panas Showa 21 (1946) yang artinya adalah beberapa minggu/bulan setelah Chiharu diadopsi, setelah Natsu dibawa ke Hokkaido oleh Takeo (Mei 1946).
Natsu dan Saitaro terkejut dan Saitaro bertanya kenapa mereka tidak mengabarkan itu padanya? Paman mengatakan kalau ia sempat ke panti asuhan itu, tapi saat itu tidak ada siapapun disana.
Saitaro tidak mengerti karena sebelumnya ia juga pernah mengirim surat pada mereka yang berisi alamat Natsu di Hokkaido, seharusnya mereka menghubungi Natsu. Paman menjelaskan kalau Chiharu membawa surat itu bersamanya saat ia meninggalkan rumah. Natsu bertanya sekali lagi untuk meyakinkan apakah Chiharu benar-benar meninggalkan rumah untuk menemui mereka?

Yukiko yang sejak tadi diam saja kemudian mengatakan kalau ia pikir Chiharu mungkin pergi dari rumah karena ingin lari dari ibunya. Natsu dan Saitaro bertanya apa maksudnya. Yukiko mengatakan kalau ibunya memperlakukan Chiharu dengan kasar, menyuruhnya bekerja ini dan itu, ibunya juga memberikan makanan lebih sedikit pada Chiharu. JAdi ia pikir Chiharu tidak tahan dengan perlakuan ibunya dan akhirnya Chiharu kabur dari rumah.
Natsu menahan air matanya. Saitaro tidak percaya kalau bibinya melakukan hal seperti itu karena ia tahu bibinya bukan orang seperti itu, bibinya sangat menyayangi keluarga. Paman mengerti maksud Saitaro, tapi istrinya yang saat itu bukan istrinya yang dulu, karena tubuhnya jadi begini, penghasilan saat itu tidak ada, makanan pun sulit untuk mendapatkannya dan bla bla bla.
Saitaro kesal karena itu tidak menjadi alasan mereka bisa memperlakukan Chiharu seperti itu. Natsu bertanya apakah selama bersama mereka Chiharu sangat menderita?
Yukiko mengatakan kalau Chiharu selalu tersenyum, karena itu ia pikir Chiharu baik-baik saja. Apapun yang terjadi, Chiharu tidak pernah melepaskan senyuman dari wajahnya karena itu ibunya berfikir kalau Chiharu mengejek keadaan mereka. Yukiko meminta maaf pada Natsu dan Saitaro karena semuanya adalah kesalahan mereka. Paman juga meminta keduanya mengampuni mereka.
Natsu tidak tahan lagi dan meninggalkan rumah itu. Natsu menangis di halaman rumah. Saitaro datang tak lama kemudian dan duduk disamping Natsu. Keduanya tidak mengatakan apa-apa, mereka hanya menangis mengingat adik mereka chiharu.

Sore harinya, di kedai oden, Ayami-san dan Nobu menunggu kepulangan Natsu dan Saitaro sambil bersulang. Sebenarnya hari itu adalah hari spesial, Nobu bahkan membeli cake untuk merayakan hari itu yang merupakan hari ulang tahun Natsu ke-20.
Saat Natsu dan Saitaro pulang, Ayami dan Nobu menyambut mereka dan bertanya bagaimana hasilnya. Tapi melihat ekspresi Saitaro dan Natsu yang sedih, keduanya berfikir kalau pertemuan itu tidak berjalan lancar. Saitaro mengatakan pada mereka kalau Chiharu meninggalkan rumah saat masih kecil dan Nobu terkejut. Saitaro berusaha menghibur Natsu mengatakan kalau mereka juga sudah lapor ke polisi, kalau terjadi sesuatu pasti polisi menghubungi mereka, sampai sekarang nggak ada kabar artinya Chiharu baik-baik saja.
Tapi Natsu merasa kemungkinan itu sangat kecil mengingat Chiharu saat itu masih berusia 6 tahun dan berapa banyak orang-orang pasca perang yang meninggal di jalanan, bahkan orang dewasa. Tapi Saitaro yakin kalau Chiharu masih hidup disuatu tempat. Natsu tidak percaya ada keajaiban seperti itu, karena anak usia 6 tahun nggak mungkin bisa hidup sendirian di jalanan. Saitaro mengatakan ada kemungkinan kalau Chiharu tidak sendirian, ia dan Natsu juga tidak sendirian dan mereka hidup sampai sekarang juga merupakan keajaiban. Jadi mungkin Chiharu juga bertemu orang baik yang merawatnya.
Natsu mengatakan kalau tanpa tahu keadaan Chiharu ia hidup dengan baik, tanpa tahu kesedihan Chiharu ia berbahagia. Saitaro, Nobu dan Ayami meminta NAtsu jangan mengatakan hal seperti itu. Natsu mengatakan pada Saitaro kalau keajaiban itu tidak ada dan meninggalkan mereka.

Natsu kembali ke kamarnya dan terduduk lemas. Di kamarnya sudah ada kartu pos dan kado kecil. Kartu pos itu dari ibunya Fujiko di Hokkaido yang mengucapkan selamat ulang tahun pada Natsu. Dalam kartu pos itu Fujiko bertanya mengenai pekerjaan Natsu, ia yakin Natsu akan berusaha dengan keras dan juga meminta Natsu menulis surat pada mereka, karena mereka akan sangat senang menerima surat dari Natsu.
Natsu menangis membaca surat dari Fujiko dan bergumam meminta maaf pada Chiharu. Natsu menangis sampai ia ketiduran. Malam harinya, Ayami-san datang ke kamar Natsu untuk melihat keadaan dan menghibur Natsu. Tapi Natsu masih belum bisa menerima kenyataan, ia bertanya-tanya untuk apa ia hidup, apakah ia boleh meraih impian seperti ini sementara adiknya menderita.
Ayami mengatakan kalau alasan untuk hidup, hal seperti itu tidak ada. Manusia hidup karena hidup. Saitaro kemudian masuk ke kamar Natsu, Ayami-san meninggalkan mereka berdua.

Saitaro meminta maaf karena dialah yang membuat Chiharu seperti itu (karena dia yang melepaskan Chiharu untuk diadopsi). Tapi ia yakin Chiharu masih hidup disuatu tempat. Natsu mengatakan kalau begitu mereka harus segera mencari Chiharu, ia tak punya waktu untuk menggambar. Saitaro mengatakan kenapa Natsu tidak menggambar demi Chiharu, Natsu pernah mengatakan kalau manga eiga adalah impian Natsu yang ia temukan sejak kecil, kalau begitu Natsu harus berusaha mewujudkan impian itu dan memperlihatkannya pada Chiharu.
Saitaro mendekati Natsu dan mengambil gambar yang digambar ayah mereka. Natsu pernah mengatakan kalau saat kecil Natsu seolah melihat gambar itu bergerak, seolah-olah gambar itu hidup, makanya Natsu ingin membuat manga eiga. Natsu harus memperlihatkan impian itu pada Chiharu. Saitaro mengatakan mulai dari sekarang Natsu harus membuat sesuatu yang ingin dilihat Chiharu, buatlah sesuatu demi Chiharu, menggambarlah.
Natsu terdiam menatap kakaknya, ia mengerti. Setelah Saitaro keluar dari kamarnya, Natsu mulai menggambar lagi sambil mengingat adiknya.

Malam itu di Hokkaido, Fujiko terbangun tengah malam karena ia bermimpi saat Natsu menangis sendirian saat masih kecil. Fujiko jadi emosional dan ikut menangis dan mengkhawatirkan Natsu apakah ia baik-baik saja di Tokyo. Takeo mengatakan kalau Natsu pasti baik-baik saja karena Natsu bukan anak-anak lagi. Fujiko mengerti, ia juga berharap begitu.
Natsu dengan mata bengkak masih menggambar dan menggambar karakter yang akan ia bawa ke kantor besok.

Natsu telat bangun keesokan harinya karena ia menghabiskan waktunya semalaman untuk menggambar. Ia panik banged dan segera bersiap ke kantor. Saat ia tiba dibawah, Ayami-san dan Saitaro menyambut Natsu dengan kue ulang tahun dan lagu selamat ulang tahun. Mereka mengucapkan selamat ulang tahun ke-20 pada Natsu. Kue itu adalah kue yang dibawa oleh Nobu kemarin, sayang banged kalau mereka menyia-nyiakannya, jadi Ayami-san dan Saitaro memutuskan untuk merayakan ulang tahun Natsu pagi itu.
Natsu tidak bisa berlama-lama karena ia sudah telat. Ia hanya membuat permohonan dan meniup lilin kemudian mencoba sedikit kue ulang tahunnya. Lalu ia berangkat ke kantor.
Setelah Natsu pergi, Saitaro terduduk sedih. Ayami-san tahu kalau semalam Saitaro juga tidak bisa tidur dan memuji kalau Saitaro sangat kuat. Lebih dari pada Natsu, Saitaro tentu saja sedih karena keadaan Chiharu dan ia meyakinkan dirinya sendiri untuk setidaknya melindungi Natsu.

Hari itu Natsu terlambat datang ke kantor. Tim animator sudah rapat untuk memilih karakter yang akan digunakan dalam film Wanpaku Ushiwakamaru. Karakter Ushiwakamaru yang digambar oleh Naka-san terpilih sebelum Natsu tiba. Pemilihan karakter kedua adalah karakter Tokiwa Gozen, ibu Ushiwakamaru. Banyak yang menggambar karakter itu, termasuk Natsu. Naka-san memilih gambar Natsu yang memperlihatkan seorang ibu yang cantik dan polos, tapi Horiuchi-san kurang setuju karena ia pikir akan lebih menarik jika wajah karakter Tokiwa Gozen punya keunikan, jangan cuma polos. Idohara-san kemudian memilih satu gambar yang memperlihatkan wajah Tokiwa Gozen agak licik gitu dan itu ternyata gambar yang dibuat oleh Mako-san.
Mereka kemudian bingung memilih karakter design untuk Tokiwa Gozen, apakah gambar Natsu atau gambar Mako. Naka-san bertanya alasan Mako menggambar karakter dengan wajah begitu dan Mako mengatakan ia ingin menunjukkan kalau Tokiwa Gozen adalah wanita yang kuat. Saat Naka bertanya bagaimana pendapat Natsu, jawaban Natsu cukup sederhana, karakter design yang dibuat oleh Mako-san, wajahnya memang terlihat menyeramkan dan Natsu mengatakan kalau ia tak ingin memperlihatkan wajah menyeramkan itu pada anak-anak, meski nantinya Tokiwa Gozen akan menjadi ibu yang baik. Tapi Mako mengatakan hanya karena wajah menyeramkan bukan berarti dia jahat, anak-anak juga mengerti itu. Tapi Natsu tidak setuju, menurutnya meski seorang ibu memarahi anak-anak, cinta ibu pasti akan tersampaikan dan wajah ibu dalam manga eiga juga harus terlihat lembut karena manga eiga adalah sesuatu yang akan ditonton oleh anak-anak.
Well, aku nggak terlalu paham sih adu mulut mereka, intinya Mako dan Natsu itu beda pendapat dan kayaknya sih pemilihan untuk design karakter Tokiwa Gozen dihentikan terlebih dahulu karena hal itu. Suasana juga udah nggak enak gitu.

Saat jam istirahat, Natsu makan di taman. Shimoyama-san merasa ada yang aneh dengan Natsu dan saat ia mengecek buku gambarnya dimana ia selalu menggambar fashion Natsu setiap hari, ia menemukan ada yang aneh. Natsu biasanya akan mengenakan baju yang berbeda setiap hari (meskipun sama, biasanya bawahannya beda gitu, selama ini Natsu selalu mengenakan yang berbeda tiap hari, nggak pernah sama). Tapi hari itu Natsu mengenakan baju yang sama dengan yang sudah pernah Natsu kenakan beberapa hari yang lalu.
Shimoyama langsung tahu kalau Natsu sedang ada masalah dan menemui Natsu bertanya apakah sesuatu pada Natsu. Natsu tentu saja mengatakan kalau tidak ada yang terjadi. Tapi Shimoyama tahu kalau terjadi sesuatu karena Natsu mengenakan baju yang sama 2 kali dari atasan sampai bawahan. Ia bahkan ingin menunjukkan buktinya pada Natsu dan NAtsu mengatakan tidak perlu, lagipula nggak mungkin ia mengenakan baju yang berbeda tiap hari karena koleksi baju Ayami juga nggak sebanyak itu. Shimoyama mengerti, tapi ia meminta Natsu menceritakan padanya kalau terjadi sesuatu, jangan dipendam sendiri. Natsu kemudian ingat kalau Shimoyama-san adalah mantan polisi dan mulai bertanya pada Shimoyama-sa, tapi tentu saja Natsu mengatakan ini bukan cerita tentangnya, tapi tentang pelanggan di kedai Ayami-san.
Pelanggan itu kehilangan saudara yang masih kecil karena kabur dari rumah, sudah dilaporkan pada polisi tapi belum ada kabar, Natsu bertanya apakah Shimoyama-san percaya akan keajaiban anak itu masih hidup atau tidak?
Shimoyama-san menceritakan sebuah kisah pada Natsu saat ia masih menjadi rookie polisi. Aku nggak terlalu paham nih, tapi intinya adalah ada senpai di kepolisian gitu yang menyelamatkan seorang anak gitu dan dimarahi oleh atasannya, kemudian senpai itu dipecat. Anak itu kalau nggak salah akan dijual ke klub malam apa gimana gitu dan berkat senpai itu, sang anak sekarang hidup dengan baik. Shimoyama-san mengatakan pada Natsu kalau keajaiban adalah sesuatu yang memberikan harapan pada manusia.
Natsu tersenyum dan ia tahu kalau senpai yang diceritakan oleh Shimoyama-san itu sebenarnya adalah Shimoyama-san sendiri. Tapi tentu saja Shimoyama-san membantah, ia mengatakan ia berhenti dari kepolisian karena terlalu banyak menggambar. Ia menyuruh NAtsu untuk cepat makan bekal makan siangnya dan meminta Natsu jangan khawatir kalau anak yang diceritakan oleh Natsu mungkin diselamatkan oleh orang lain karena keajaiban terjadi dimana-mana.

Natsu kembali ke meja-nya setelah istirahat makan siang. Naka-san memanggil Natsu dan Mako untuk memperlihatkan karakter design Tokiwa Gozen yang ia buat. Naka-san menggambungkan karakter design milik Natsu dan Mako menjadi sebuah gambar baru yang menurut Natsu sangat mengagumkan.
Natsu mengatakan ia memikirkan ibunya saat menggambar Tokiwa Gozen, mungkin itu sebabnya image yang ia gambar bukan Tokiwa Gozen. Mako juga mengatakan ia memikirkan terlalu rasional saat menggambar. Naka-san mengatakan karakter design Natsu terlihat lembut karena Natsu memikirkan ibunya saat menggambar, apa yang Natsu lihat hanya kebaikan sang ibu, tapi ibu juga adalah wanita yang punya pikiran kompleks yang tidak semuanya diketahui oleh sang anak. Tapi ia setuju dengan pemikiran Natsu kalau manga eiga adalah sesuatu yang akan ditonton oleh anak-anak. Dan mereka sebagai animator harus mencari tahu dan menggambar sesuatu yang anak-anak akan berpikir apa yang mereka lihat adalah kenyataan. Itu adalah kekuatan anak-anak.
Natsu kemudian meminta maaf pada Mako-san karena kejadian di ruang rapat tadi tapi Mako mengatakan Natsu tidak perlu meminta maaf karena ini adalah pekerjaan, mereka harus bisa mempertanggung jawabkannya, kalau tidak maka pekerjaan mereka tidak akan diakui. NAka-san mengatakan kalau membuat sesuatu yang diakui adalah salah satu hal yang sulit dalam pekerjaan sebagai animator dan mengingatkan Natsu kalau Natsu sekarang adalah seorang animator. Natsu mengerti.

To Be Continued

Komentar:
Spoiler ternyata salah atau aku yang salah artikan, di spoiler mengatakan kalau Chiharu dijual oleh keluarga yang mengadopsinya, makanya aku sempat shock berat. Untung saja di drama aslinya, ternyata Chiharu kabur dari rumah. Aku rasa Chiharu bukan tipe anak yang kabur dari rumah karena nggak tahan dengan perlakuan bibinya, aku rasa dia kabur karena dia merindukan Natsu dan Saitaro, sebagaimana Natsu juga sempat kabur dari rumah keluarga Shibata karena merindukan kakaknya.
Natsu tentu saja sangat sedih karena ia pikir adiknya bahagia bersama keluarga barunya, ternyata kenyataan tidak seindah yang ia bayangkan. Saitaro juga pasti merasa sangat bersalah, ia melepaskan Chiharu saat itu juga karena ia percaya pada bibinya yang masih punya hubungan keluarga dengan mereka. Ternyata Natsu yang tinggal bersama mereka yang tidak punya hubungan darah lebih bahagia dari yang punya hubungan darah.
Bukannya gimana sih ya, tapi sebenarnya kalau mau tinggal sama orang lain memang lebih enak tinggal sama orang asing daripada keluarga, kecuali memang dekat banged. Beruntung memang kalau dapat yang baik, kalau dapat yang enggak baik, rasanya lebih sakit diperlakukan kejam oleh keluarga daripada orang asing.

Aku senang di minggu ke-12 ini akhirnya penonton bisa tahu ulang tahun Natsu. Aku pikir Natsu memilih 15 Agustus karena itu adalah hari terakhir perayaan obon, tapi ternyata karena itu adalah hari ulang tahunnya. Makanya ia pikir setidaknya mungkin hari itu Chiharu akan mengingat dirinya.
Nobu ya ampun perhatian banged, dia nggak lupa ulang tahun Natsu dan membelikan cake untuk Natsu meski pada akhirnya mereka nggak bisa merayakan bersama-sama. T_T
BTW, kebetulan Suzu juga baru berulang tahun ke-21 kemarin (19 Juni) dan ia kembali merayakan ulang tahunnya di filming set Natsuzora setelah tahun lalu ia juga merayakannya saat crank in Natsuzora. Udah 1 tahun aja nih Natsuzora syuting, belum selesai juga. Mungkin itu sebabnya cast Natsuzora punya banyak waktu luang makan diluar karena jadwal syuting nggak sepadat biasanya (biasanya asadora cuma syuting 10 bulan).

Aku yakin Chiharu masih hidup disuatu tempat dan aku yakin Chiharu tidak melupakan Natsu dan Saitaro. Karena menurut pamannya, Chiharu membawa surat Saitaro bersamanya saat kabur, setidaknya Chiharu pasti menyimpannya. Cuma apakah hidupnya bahagia atau tidak, masih belum tahu nih. Masih ada kemungkinan Chiharu mungkin menyimpan dendam pada kedua saudaranya menganggap keduanya mengabaikanya atau sesuatu seperti itu. Tapi aku berharap Chiharu dirawat oleh keluarga yang baik dan bahagia.
Pembahasan Chiharu kayaknya akan dihentikan sedikit karena untuk beberapa minggu kedepan, aura-auranya nih akan lebih membahas pekerjaan dan kisah cinta Natsu bersama tokoh baru yang akan muncul di episode berikutnya HAHAHHAHAHAAHAH.
Chiharu akan muncul di paruh kedua drama, mungkin sebentar lagi akan diumumkan cast untuk part terakhir drama, sebelum Guide Book Part 2 rilis tentu saja.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Follow by Email

Translate

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


SUPPORT US

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Ayase Haruka Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Darren Wang Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fujiki Naohito Fuka Koshiba Fukagawa Mai Fukuchi Momoko Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Higa Manami Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kanjiya Shihori Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kiritani Kenta Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Lily Franky Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Matsushima Nanako Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Minami Sara Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Moka Kamishiraishi Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Okada Kenshi Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomita Miu Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Uchida Rio Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts