Sunday, 18 February 2018

[Sinopsis] Kuragehime Episode 4-1


 Di episode 4 ini para Amars  mulai mengatakan hal sebenarnya kalau mereka sangat terganggu dengan kehadiran Kuranosuke tapi Kuranosuke tidak menyerah dan aku suka bagaimana ia tidak mudah tersingging dan tetap pada pendiriannya untuk membuat gaun.
Dilain pihak, Shu mulai menyukai Tsukimi yang sebenarnya tapi masih saja diganggu oleh Inari dan sesuatu terjadi membuat Inari benar-benar mulai menyukai Shu.
Kuranosuke sendiri sepertinya mulai kehilangan dirinya jika ia berdua dengan Tsukimi.

Sinopsis Princess Jellyfish Episode 4 Bagian 1


 
Di Episode minggu lalu, Shu datang ke Amamizukan untuk bicara pada Tsukimi, kali ini ia ingin jujur mengenai perasaannya pada Tsukimi, tapi Mayaya dan Banba mengusirnya. Tsukimi sebenarnya ragu untuk keluar, begitu dia akan membuka pintu, Shu sudah diusir, jadi dia mengurungkan niatnya.
Sementara itu Jiji-san dan Chieko menginterogasi Kuranosuke. Mereka tahu kalau Kuranosuke adalah seorang pria dan meminta Kuranosuke mengaku. Tapi Kuranosuke ternyata tidak semudah itu mengaku, dia tetap mengatakan kalau ia 100% adalah wanita.
Chieko tak percaya begitu saja, karena ayah Kuranosuke jelas mengatakan Kuranosuke adalah anak laki-laki tertuanya.
Kuranosuke mengatakan pada Chieko kalau kehidupan politisi itu berbeda dari rakyat biasa, karena ayahnya ingin menjadi politisi yang hebat, ayahnya membesarkannya sebagai seorang pria.
Mereka mulai ragu dan Jiji bertanya tapi nama Kuranosuke adalah Kuranosuke (nama -suke biasanya untuk laki-laki dan Kuranosuke mengatakan kalau itu nama panggilannya di rumah.
Mereka kemudian bertanya nama asli Kuranosuke dan Kuranosuke berfikir dengan cepat dan dengan bangga mengatakan kalau namanya adalah Koibuchi Kurako. HAHHAHAHAHAHA.
*hooo jad di episode 4 ini si Kurako baru muncul. Kalau di movienya, yang memberi nama Kurako pada Kuranosuke adalah Tsukimi. (-ko biasanya digunakan untuk nama anak perempuan).

Mayaya dan Banba sibuk mempraktekkan bagaimana cara mereka mengusir Shu tadi dihadapan Tsukimi. Bagaimana Shu mengatakan tentang alasan memeluk Tsukimi di Akuarium dan lain sebagainya. Sementara Shu meloloskan diri, mereka berdua berhasil mengusir Shu dari rumah.
Tapi kemudian keduanya mulai sadar dengan kata-kata Shu, mereka tak mengerti dengan 'akuarium' dan 'memeluk', Tsukimi panik sendiri karena dia memang merahasiakan hubungannya dengan Shu dari anak-anak Amamizukan.
Untung saja Chieko dan Jiji pulang ke rumah dan perhatian Mayaya & Banba teralihkan.
Chieko tiba di rumah langsung menangis dan mereka bertanya ada apa. Chieko mengatakan kalau wanita modis itu adalah Oscar dari 'The Rose of Versailes', karena dilahirkan sebagai anak politisi, dia dibesarkan sebagai seorang pria meski ia seorang perempuan. Tsukimi dan yang lain bingung banged HAHAHAA.
Chieko kemudian mengatakan mulai dari sekarang ia resmi menerima Kurako sebagai anggota Amars (anak Amamizukan).
Tsukimi, Mayaya dan Banba bingung dengan nama 'Kurako' HAHAHHAHAHA.
*kalau nggak salah Oscar dari The Rose of Versailes itu juga seorang pria yang dibesarkan sebagai wanita, mirip dengan cerita Kuranosuke. The Rose of Versailes adalah salah satu manga populer di Jepang. Aku belum baca manganya sih, tapi aku pernah baca artikelnya di Majalah Animonster dulu.

Mayaya dan Banba kemudian mendekari Chieko dan Jiji-san, mereka mencium bau sedap dari pakaian mereka dan Jiji mengatakan kalau Kurako mentraktir mereka makan bebek peking.
Mayaya dan Banba langsung panik dan meminta nomor telpon Kurako pada Tsukimi.
Kuranosuke sedang di bar dan melihat ponselnya, ia melihat foto pakaian buatan Tsukimi dkk. Kemudian teman-teman kuliah Kuranosuke datang menyapanya, menanyakan apakah Kuranosuke menghadiri kelas dan menyuruhnya jangan menangis saat ujian nanti karena Kuranosuke sering bolos.
Mereka juga membicarakan tentang Kotone, teman Kuranosuke yang rambutnya bob pirang yang akan menjadi produser, memproduseri album musik.
Saat mereka sedang mengobrol. Kuranosuke ditelpon oleh Mayaya dan Banba, Kuranosuke cukup kaget karena mereka menelpon duluan dan mereka bertanya dimana Kuranosuke. Kuranosuke mengatakan ia ada di klub yang namanya Butterfly, karena ada pertemuan dengan teman kuliahnya. Mayaya dan Banba mengatakan kalau mereka akan datang kesana dan Kuranosuke sampai bingung, karena nggak biasanya Mayaya dan Banba suka dengan keramaian.
Karena Kuranosuke mengatakan klub butterfly, jadi Mayaya dan Banba berfikir itu klub penggemar kupu-kupu HAHAHHAHAHA. Mereka bersemangat menemui Kuranosuke untuk minta ditraktir bebek peking HAHAHAA.

Kuranosuke menunjukkan gaun buatan Tsukimi dkk pada teman-temannya dan mereka menyukai gaun itu. Kotone meminta Kuranosuke mengirimkan foto gaun itu, ia akan menjadikannya referensi untuk musik video yang akan ia produseri. Tentu saja Kuranosuke setuju.
Saat Kuranosuke mengirim foto, teman-teman Kuranosuke melihat hal yang aneh di dekat pintu masuk, ternyata Mayaya, Banba dan Tsukimi benar-benar datang ke klub itu. Kuranosuke yang melihatnya sampai kaget karena mereka benar-benar datang.
Mayaya dan Banba mencari dimana kupu-kupu di klub itu, sementara Tsukimi satu-satunya yang sadar kalau itu bukan klub yang mereka maksud HAhHAHHAA. Mayaya dan Banba kemudian memanggil Kurako dan Kuranosuke datang menemui mereka, ia bertanya kenapa mereka mencarinya. Mayaya dan Banba tidak basa basi dan langsung minta ditraktir bebek peking.

Kotone dkk kemudian mendekati mereka dan bertanya siapa mereka. Anak-anak Amamizukan langsung membeku, karena mereka tak suka bicara dengan orang asing.
Kotone dkk langsung mengejek mereka bertiga karena berpenampilan aneh ke klub, pake baju olahraga, rambut kribo, mereka bertanya kenapa ketiganya datang ke klub.
Kuranosuke tidak menjawab dan mencoba menyadarkan anak-anak Amamizukan, menyuruh mereka untuk keluar. Ia juga membantu TSukimi yang masih membeku.
Kotone bertanya apakah Kuranosuke akan pergi dan Kuranosuke membenarkan. Yang lain bertanya siapa orang-orang aneh itu dan Kuranosuke menatap tajam pada teman kuliahnya, ia mengatakan kalau mereka adalah teman-temannya.
TSukimi terkejut dan menatap Kuranosuke.

Kuranosuke dan Tsukimi tiba di luar klub, Tsukimi masih terus menatap Kuranosuke yang mencari Mayaya dan Banba. Mereka bersembunyi di sebalik papan nama klub dan Kuranosuke meminta maaf pada mereka karena perkataan teman-temannya tadi. Tapi Mayaya dan Banba tidak mengerti apa yang dibicarakan oleh Kuranosuke dan mulai membahas mengenai kereta api dan cerita 3 negara dengan bersemangat.
Kuranosuke berfikir kalau kata-kata teman-temannya tidak dimasukkan ke dalam hati oleh Banba dan Mayaya, jadi dia lega dan mengajak mereka makan bebek peking.
Tapi saat Kuranosuke menyentuh mereka, Banba menepiskan tangan Kuranosuke dan mengatakan kalau ia akan pulang saja. Mayaya juga setuju. Tsukimi tak punya pilihan dan ikut dengan mereka.
Kuranosuke menatap kepergian ketiganya dan menyadari kalau sebenarnya mereka bertiga terluka.

Malam itu, Tsukimi menatap Kurara si ubur-ubur dan bicara dalam hati pada ibunya, bagaimana Kuranosuke mengatakan hal yang aneh.
Kuranosuke mengatakan kalau mereka berteman dan bertanya dalam hati apakah mereka benar-benar berteman. Karena itu adalah hal yang tidak mungkin.
Tsukimi mencatat alamat klub Butterfly di tangannya tadi dan menatap tulisan itu, kemudian ia ke dapur dan menghapusnya.
Ia mengatakan dalam hati kalau ia dan Kuranosuke ada di dunia yang berbeda.

Anak-anak Amamizukan sedang makan hot pot bersama-sama saat Kuranosuke datang membawa kabar gembira bagi mereka. Kotone ternyata kesulitan karena ia harus menyiapkan gaun untuk video klip yang akan ia produseri, semua gaun yang ia siapkan ditolak dan sutradara malah tertarik dengan gaun ubur-ubur yang ditunjukkan oleh Kuranosuke.
Kuranosuke tentu saja senang karena mereka akan punya pekerjaan, jadi ia segera menemui anak-anak Amars untuk membuat 10 gaun ubur-ubur dalam waktu 3 hari. Penyanyinya akan mengenakan gaun ubur-ubur yang mereka buat waktu itu dan sekarang mereka harus membuat gaun untuk backdancers-nya.
Kuranosuke bersemangat karena ini adalah kesempatan besar bagi mereka, jika gaun buatan mereka diterima dengan baik maka pasti akan ada banyak pesanan dan dengan uang itu mereka bisa membeli Amamizukan.
Kuranosuke meminta Tsukimi untuk membuat designnya dan mengatakan mereka akan begadang seperti saat membuat bonek ubur-ubur wkatu itu.

Banba tiba-tiba kesal dan mengatakan kalau ia tidak mau melakukannya dan menyuruh Kuranosuke berhenti mengatakan hal seperti itu. Itu adalah hal yang mustahil, jika Kuranosuke ingin melakukannya ia menyuruh Kuranosuke melakukan di tempat lain, karena tempat ini adalah tempat makan.
Mayaya setuju dan mengusir Kuranosuke dengan garam.
Kuranosuke mengerti dan pindah tempat ke ruangan lain LOL.
*disini aku agak kesal sama Banba, I mean, Kuranosuke melakukan itu demi mereka, supaya rumah mereka nggak digusur, tapi mereka gitu banged sama Kuranosuke.


Shu melapor pada ayahnya mengenai rencana pembangunan kota Amamizu, lebih dari separuh warga menolaknya. Ia bertanya apakah ayahnya juga menentang ide itu.
Tapi ayah malah mengalihkan pembicaraan, meminta Shu membawa Inari Shoko menemuinya saat perayaan hari jadi ke-30 Congressman Koibuchi Keiichiro.
Shu terkejut. Ayah mengatakan kalau Inari akan berguna bagi mereka dan mereka tak boleh gagal akan hal ini. Jika rencana pembangunan mendapat persetujuan, ayah akan menjabat sebagai menteri dan Shu bisa mencalonkan diri dalam pemilu.
Shu tentu saja tak setuju karena ayahnya mendukung pembangunan itu. Ayah mengingatkan Shu kalau cinta yang dimulai dengan hubungan fisik tidaklah buruk, artinya dia ingin Shu menjalin hubungan dengan Inari.
Sementara itu Inari juga mulai memikirkan serangan lainnya untuk mendapatkan hati Shu.

Hanamori ternyata melaporkan pada ayah Shu kalau Shu menyukai seorang gadis dari Amamizukan dan menunjukkan foto kencan TSukimi dan Shu. ayah tidak suka pada Tsukimi dan meminta Hanamori memastikan agar Shu menjalin hubungan dengan gadis dari pihak pengembang itu. Hanamori mengerti.
Shu masih memikirkan mengenai Tsukimi. Ia menatap foto kencannya bersama TSukimi dan terus memikirkan bagaimana cara agar ia bisa bertemu dengan Tsukimi lagi.
Sementara itu Inari sudah bersiap dengan rencananya yang selanjutnya, sekretarisnya benar-benar kerepotan karenanya.

Tsukimi sedang memikirkan design untuk pesanan mereka, tapi ia sama sekali tidak mendapatkan inspirasi, bahkan sampai hari sudah gelap, Tsukimi belum membuat 1 design-pun.
Jiji dan Chieko khawatir, kalau terus begini mereka tak akan bisa menyelesaikan dress itu. Tsukimi saking frustasinya ia memukulkan kepalanya ke meja dan yang lain berusaha menghentikannya.
Tsukimi meminta maaf karena ia tak punya inspirasi untuk dress itu sama sekali.

Saat jam makan malam, Mayaya dan Banba keluar, hari ini adalah giliran Jiji yang memasak dan karena JIji terlalu mengkhawatirkan Tsukimi, ia lupa.
Mayaya melihat design Tsukimi dan tertawa karena TSukimi belum membuat satu design-pun, artinya mereka tak akan menyelesaikan 10 gaun itu. Chieko meminta mereka jangan begitu karena TSukimi akan semakin stress.
Banba membalas kalau yang membuat TSukimi jadi begini adalah Kuranosuke. Ia menyuruh Kuranosuke untuk tahu diri, sejak Kuranosuke datang hidup mereka yang tenang jadi terganggu. Mayaya memebenarkan, dan menyuruh Kuranosuke untuk kembali ke dunianya.
Kuranosuke terdiam. Tsukimi meminta maaf pada mereka karena ketidakmampuannya, semuanya jadi begini.
Banba meminta Tsukimi jangan menyela, tapi setelah dipikir-pikir semua ini juga salah Tsukimi karena sudah membawa Kuranosuke ke rumah mereka. Tsukimi meminta maaf.
Kuranosuke kemudian mengatakan kalau Tsukimi sama sekali tidak salah, dan ia meminta maaf karena ia terlalu memaksa dan tidak berfikir 2 kali sebelum melakukan sesuatu. Ia mengatakan ia akan menghubungi temannya karena mereka tak bisa menyelesaikan pesanan gaun itu.
YAng lain kemudian masuk ke kamar satu per satu meninggalkan Kuranosuke, termasuk Tsukimi.

Kuranosuke sendirian di ruang tengah saat Shu menelponnya.
Kuranosuke kemudian masuk ke kamar Tsukimi dan mencoba membangunkan Tsukimi yang sedang tidur. Tsukimi berfikir makan malam sudah siap jadi ia bangun, tapi ternyata Kuranosuke ingin membicarakan tentang Shu.
Shu tadi menelponnya untuk meminta saran, karena Shu sudah ke Amamizukan mengungkapkan perasaan pada Tsukimi tapi Tsukimi tidak mau menemuinya.
Kuranosuke bertanya kenapa Tsukimi melakukan itu, padahal Tsukimi pasti senang karena orang yang ia cintai menemuinya.
Tsukimi terdiam dan Kuranosuke terus menatapnya. Tsukimi berkata, Aku selalu seperti ini, saat menghadapi masalah yang tidak menyenangkan atau sulit, aku akan memendamnya dalam lubuk hatiku. Mungkin aku tak bisa melupakannya sepenuhnya, tapi selagi aku mampu, aku menutupnya dengan rapat dalam hatiku, hingga aku tak bisa membukanya lagi. Aku akan berpura-pura untuk melupakannya.
Kuranosuke berkata, aku yakin hal yang bahagia dan menyenangkan juga ada dalam lubuk hatimu, kan? Kau perlu untuk mengkonfirmasinya sendiri.
Kuranosuke tersenyum dan Tsukimi menatapnya. Kuranosuke mengatakan kalau Shu akan menunggu Tsukimi jam 9 malam di stasiun. Tsukimi mengatakan ia tak bisa pergi selarut itu hanya untuk menemui pria. Jika anak-anak tahu bisa gawat.
Kuranosuke meyakinkan kalau para Amars tidak akan tahu.

Tsukimi sendirian di kamarnya, ia memikirkan mengenai Shu dan kata-kata Shu waktu datang ke Amamizukan. Hari sudah menunjukkan pukul 9 malam dan Tsukimi akhirnya membuat keputusan.
Yang lain sedang di ruang tamu menunggu Jiji memasak saat Tsukimi tiba-tiba keluar dari kamarnya dan berlari menuju pintu, ia memutuskan menemui Shu.
Kuranosuke masih ada di Amamizukan, ia duduk menatap Kurara dan tersenyum melihat Tsukimi yang keluar melewatinya.
Tsukimi berlari sekuat tenaga ke tempat dimana Shu sudah menunggu.

Shu menunggu Tsukimi dengan perasaan tidak tenang. Hanamori ada disana mengawasi Shu.
Shu kemudian mendapat telpon dari Inari dengan nada yang lemas, ia mengatakan kalau ia jatuh cinta pada Shu dan membuat masalah bagi Shu, tapi ia tak akan mengganggu Shu lagi. Telpon Inari itu sebenarnya telpon perpisahan dimana ia terkesan akan bunuh diri. Dan itu mmebuat Shu sangat khawatir.
Tapi kenyataannya, Inari hanya berpura-pura terlihat seperti akan bunuh diri, dibantu dengan sekretarisnya yang menebarkan pil dimana-mana agar terlihat lebih dramatis.
Shu jatuh pada perangkap itu dan langsung meninggalkan tempat ia menunggu Tsukimi, ia pergi ke rumah Inari.
Tsukimi tiba di tempat janjian, tapi Shu tidak ada disana.
Di mobil, Shu berusaha menghubungi Inari tapi tidak diangkat, itu membuatnya semakin khawatir. Hanamori mengatakan kalau Inari benar bunuh diri, maka itu akan mempengaruhi keluarga Koibuchi dan itu akan membuat Shu semakin sulit menjadi seorang politisi. Para reporter akan mencari ayah Shu, menyebarkan berita ini dan itu dan akan mengakhiri karir ayah Shu. Shu kesal sekali karena Hanamori bisa-bisanya membahas itu saat nyawa seseorang dalam bahaya.

Anak-anak Amamizukan makan malam dengan masakan buatan Jiji. Jiji mengatakan sudah lama mereka tidak makan berempat seperti ini. Chieko penasaran apa yang terjadi, kenapa Tsukimi keluar tiba-tiba dan  Kurako juga ikut mengejarnya.
Mayaya mengatakan kalau Kurako kabur mungkin karena takut pada Banba. Banba mengatakan kalau orang bodoh itu tak akan kembali dan mereka akan kembali pada kehidupan mereka yang tenang dan nyaman.
Jiji kemudian berkata apa benar mereka bisa hidup dengan tenang seperti dulu, karena mereka tak tahu berapa lama lagi tempat ini akan bertahan. JIka mereka bermalas-malasan, Amamizukan akan lenyap.
Semuanya terdiam. Banba kehilangan selera makannya dan kembali ke kamarnya.

Shu tiba di rumah Inari setelah ia berlari dengan kencang, ia memanggil Inari dan melihat Inari di sofa, tertidur dan pil ada dimana-mana.
Shu shock dan dengan hati-hati mendekati Inari, tapi tiba-tiba Inari bangun dan mengatakan kalau ia hanya bercanda.
Shu terkejut. Inari mulai mengatakan kalau Shu pasti sangat mengkhawatirkannya dalam perjalanan kemari dan berteriak dalam hati 'Shoko, jangan mati! aku tidak mau kau mati!'. Ia sekarang tahu jawaban Shu , Shu peduli padanya, kalau Shu tak peduli maka Shu tak akan datang.
Shu benar-benar marah karena sudah dibohongi dan ia langsung menampar Inari. Inari shock.
Inari marah karena Shu menampar wanita dan Shu berteriak Inari sangat bodoh. Ia menatap Inari dengan dingin dan keluar dari rumah itu. Inari masih terdiam karena ia tak menyangka Shu akan semarah itu.

Tsukimi masih menunggu Shu di tempat janjian, tapi Shu belum juga datang. Tiba-tiba Kuranosuke datang dan Tsukimi terkejut kenapa Kuranosuke yang datang.  Kuranosuke mengatakan kalau adiknya menelpon untuk mengabari dia ada urusan mendadak, ia meminta maaf. Kuranosuke mengatakan Shu terus meminta maaf padanya.
Tsukimi mengatakan kalau ia baik-baik saja dan menyuruh Kuranosuke melupakan itu. Ia tersenyum pada Kuranosuke dan mengajak Kuranosuke pulang.
Kuranosuke menatap Tsukimi dan mengikutinya. Selama perjalanan Tsukimi diam saja, jadi Kuranosuke khawatir.
Saat Tsukimi mulai bicara, ia malah membicarakan mengenai Jiji dan Jiji sangat pandai memasak, masakannya paling enak diantara mereka dan mereka selalu menanti setiap kali giliran Jiji yang memasak.
Tsukimi terus membicarakan Jiji tapi ia tak bisa menyembunyikan kesedihannya, ia bahkan kelihatan menangis dan Kuranosuke tahu akan hal itu.

Pagi harinya, Amamizukan heboh karena Mayaya berteriak kencang. Banba sedang sibuk membuat design untuk gaun pesanan saat Tsukimi menemui mereka, ia meminta yang lain memanggil Kurako.

Inari melakukan persentasi lain untuk pembangunan Amamizu dan Shu hadir disana. Melihat Shu, Inari kehilangan konsentrasi, karena ia teringat kejadian semalam dimana Shu menamparnya. Ia bahkan salah ucap dan malah mengatakan 'tamparan', untungnya sekretaris segera mengambil alih presentasi itu dan menyuruh Inari untuk turun dari panggung.
Setelah acara selesai, Inari ingin bicara dengan Shu, tapi Shu tidak mau. Inari kesal dan membahas mengenai telinganya yang masih berdengung karena tamparan Shu semalam. Shu mengatakan ia menyesal mengenai apa yang terjadi semalam, ia meminta maaf dan meninggalkan Inari.
Inari masih tidak menyerah dan mengikuti Shu sampai ke mobil mengajak Shu bicara, tapi Shu mengatakan ia sibuk dan masuk ke mobil, menunggu Hanamori menutup pintu untuknya.
Tapi hanamori malah menyuruh Inari masuk ke mobil dan Inari tentu saja langsung melakukannya. Shu terkejut dengan tindakan Hanamori.

Kurako alias Kuranosuke memeriksa design gaun yang dibuat Banba bersama yang lain. Banba mengatakan saat ia melihat foto penari latar itu, mereka kelihatan seperti kereta api makanya ia menggambar gaun kereta api untuk mereka. Jiji berkomentar kalau itu bukan ide yang buruk, tapi konsepnya sudah menyimpang, karena mereka seharusnya membuat dress ubur-ubur.
Kuranosuke berfikir dan mengatakan kalau ini adalah ide yang bagus, meski waktu sangat singkat, mereka bisa memikirkan design seperti itu. Kuranosuke menggunakan cara berfikir Banba, ia memperlihatkan gambar salah seorang backdancer pada Tsukimi dan meminta TSukimi membayangkan gadis itu cocok dengan ubur-ubur apa.
Tsukimi menatap foto itu, ia berfikir sangat lama sampai akhirnya ia menemukna ubur-ubur yang cocok dengan gadis itu. Ia langsung menggambarkan ubur-uburnya dan tentu saja ia tak lupa menjelaskan mengenai jenis ubur-ubur itu.

Kuranosuke memujinya dan mengatakan kalau itu akan menjadi gaun yang bagus. Tapi yang lain ragu, waktunya tinggal 2 hari, mereka tak akan bisa menyelesaikannya.
Banba tiba-tiba berkata kalau  mereka pasti bisa melakukannya. Kuranosuke tersenyum.
Yang lain jadi bersemangat dan mengatakan mereka akan menyelesaikannya selama mereka bekerja sama. Mereka mulai sibuk mempersiapkan bahan-bahan dan akan membeli barang.
Chieko dan Jiji bersiap akan membeli bahan tapi Kuranosuke mengatakan ia akan menyuruh orang lain membelikannya.

Kuranosuke menelpon Hanamori untuk meminta bantuan, tapi Hanamori mengatakan ia sedang sibuk. Ia ada dipantai menemani Shu dan Inari yang sedang kencan HAHAHAHAHA.
Awalnya sih Hanamori tidak mau memberitahu dengan siapa Shu kencan, tapi setelah Kuranosuke mengancam dengan lexus, Hanamori langsung mengaku kalau ayah Shu meminta agar ia memastikan hubungan Shu dan Inari berjalan lancar.
Kuranosuke cukup kaget karena ayahnya yang meminta itu.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts