Thursday, 28 April 2022

[Sinopsis] Chimudondon Episode 14


Sinopsis Chimudondon Episode 14: Nobuko’s First Hamburger

***

Di kelas memasak, Nobuko sedang menunjukkan wajah kesal sambil bergumam mengomel, membuat Sanae berfikir roti buatannya tidak enak. Tapi Nobuko mengatakan tentu saja roti buatan Sanae enak, karena Sanae adalah ketua klub memasak di sana. Sanae bertanya apakah Nobuko mengkhawatirkan mengenai pekerjaan lagi dan Nobuko membenarkan hal itu. Untuk membuat Nobuko ceria, Sanae ingin mentraktir Nobuko akhir pekan ini, di Sunset Burger, restoran hamburger yang baru buka di kota. Nobuko tentu saja senang sekali, karena ia belum pernah makan hamburger dan ia ingin sekali mencobanya. Tapi tentu saja nggak gratis. Sebagai gantinya, Sanae ingin meminta bantuan Nobuko saat acara festival kuliner nanti, Sanae akan mendaftarkan klub mereka dan ingin Nobuko membantunya memasak. Nobuko setuju, ia akan melakukan apa saja demi hanburger. Nobuko dan Sanae senang sekali, mereka menari gembira di tengah kelas.

Malam itu, Ryoko ada di Sunset Burger. Sunset Burger mengadakan acara Folk Dance, dan demi acara itu juga Ryoko membeli baju dan sepatu baru dengan gajinya yang baru saja ia terima. Ryoko mengenakan onepiece kotak-kotak orange, sangat cantik. Hiroo sampai kaget karena Ryoko kelihatan beda banged. Lalu saat acara dimulai, Ryoko dan Hiroo mulai menari. Kemudian keduanya minum bir dan Hiroo ternganga melihat Ryoko langsung menghabiskan segelas bir. Hiroo mengkhawatirkan Ryoko tapi Ryoko mengatakan kalau ia sudah memutuskan ini adalah hari spesial baginya. Saat keduanya mengobrol, Ryoko menyadari seseorang yang ia kenal ada di sana. Itu adalah Satoru yang bekerja part time di Sunset Burger. Ryoko langsung shock dan mencoba menyembunyikan wajahnya.

Saat itu, teman wanita Ryoko mengajak Hiroo menari dan Ryoko menggunakan kesempatan itu untuk mendekati Satoru. Ia bertanya kenapa Satoru ada di sana dan Satoru mengatakan ia bekerja di restoran itu. Satoru balik bertanya apakah Ryoko sedang kencan dan Ryoko mengatakan kalau mereka adalah member dari grup belajar. Tapi Satoru tidak percaya dan Ryoko berusaha meyakinkan Satoru kalau mereka memang grup belajar. Ryoko juga meminta Satoru merahasiakan hal ini dari keluarganya, pokoknya jangan sampai ada yang tahu.

Larut malam, Ryoko kembali ke rumah dengan perasaan bersalah. Ibu masih bangun menjahit sesuatu. Ryoko kemudian memberikan gaji bulan itu pda ibunya dan ibu menerima dengan bersyukur, ia tidak mengecek isinya. Ryoko mengakui kalau bulan ini ia memberikan lebih sedikit dari biasanya karena ia butuh uang membeli buku untuk grup belajar. Ibu nggak masalah sih, ia mengerti karena Ryoko menggunakan uangnya dengan hati-hati. Hal itu membuat Ryoko semakin merasa bersalah. Pada akhirnya ia mengakui pada ibunya kalau ia berbohong. Ryoko mengeluarkan dress dan sepatu yang ia beli, ia mengatakan ini alasan kenapa uangnya habis, ia membeli baju dan sepatu untuk acara folk dance. Ryoko meminta maaf pada ibunya. Ibu mengambil dress itu dan mengatakan kalau dressnya cantik sekali. Ibu juga bertanya apakah Ryoko menikmati folk dance-nya? Jika Ryoko menikmatinya, maka bagus sekali. Ryoko mengatakan kalau ia malu. Ia malu karena kemiskinan mereka. Ia selalu merasa ia bisa menghadapinya, bahkan jika mereka miskin, mereka bisa berkecukupan, ia bisa bahagia. Ia selalu berfikir begitu saat melihat ibu. Ryoko menangis dan mengeluarkan sisa uangnya yang sedikit dari dalam dompetnya. Ia mengatakan kalau ia sangat lemah dan merasa kalah karena hal ini, padahal ia seorang guru. Ia tak pantas mengajar anak-anak dengan perasaannya yang seperti ini. 
Ryoko mencurahkan isi hatinya pada ibunya sambil meminta maaf. Ibu memeluk Ryoko dan mengatakan Ryoko tidak perlu meminta maaf.

Keesokan harinya di sekolah, Utako ada kelas musik bersama guru musik yang waktu itu. Temannya memainkan piano dan para siswa menyanyi. Utako tidak pede nyanyi di depan orang banyak jadi suaranya tidak keluar dan guru musik menyadari hal itu. Guru dengan nada marah meminta Utako menyanyi dengan benar, keluarkan semua perasaan dalam hati dan tuangkan dalam nyanyian. Ia meminta Utako menyanyi sendiri, nggak masalah suaranya bagus atau tidak, yang penting keluarkan tangisan dari dalam jiwa. Utako takut nyanyi sendiri dan kebetulan bel keluar berbunyi. Guru kecewa sekali karena kelasnya sudah berakhir dan memgingatkan Utako kalau lain kali Utako tidak akan bisa kabur. Utako takut. Setelah kelas berakhir ia langsung kabur dari sana. 
Utako mencari tempat menyendiri, setelah perasaannya tenang, ia kembali ke halaman sekolah dan duduk di bangku. Temannya yang pemain piano ternyata duduk di belakangnya dan mengatakan pada Utako kalau guru musik mereka sangatlah ketat, dia adalah guru dari Naha. Begitu dia menetapkan targetnya, dia tidak akan menyerah dengan mudah. Dulu ada siswa yang menjadi targetnya, guru itu mengejarnya dan memberinya bimbingan dan siswa itu sepertinya menjadi guru musik kelas 1. 
Mendengar itu, Utako makin takut karena ia tahu kalau guru musik menargetkannya. Temannya kemudian mengatakan ia tak mengerti kenapa guru itu memilih Utako. Utako terdiam. Temannya meminta Utako jangan salah paham, ia mengatakan itu bukan karena ia cemburu pada Utako.

Hari minggu, Nobuko dan Sanae makan burger di Sunset Burger. Satoru yang melayani mereka. Nobuko bahagia sekali dan makan dengan lahap. Sanae juga meminta french fries sebagai tambahannya. Saat Nobuko menikmati hamburger pertamanya, si preman yang dulu dipukul Kenshu, anak dari pemilik perusahaan dimana Nobuko nanti akan bekerja, masuk ke dalam restoran itu. Nobuko udah merasa nggak enak dan benar saja, si preman langsung mengenali Nobuko. Ia mengejek Nobuko sebagai si miskin dan menunjuk baju Nobuko yang banyak tempelan jahitannya. Ia juga mengejek Nobuko yang pasti sama dengan wanita lain yang bekerja di perusahaan ayahnya, kerja disana cuma untuk mendekati pria lulusan universitas. Nobuko langsung membantah hal itu, ia sama sekali nggak ada niat mencari pria dengan pekerjaan itu. 
Tapi preman itu nggak peduli dan malah mengejek ibu Nobuko yang nggak mampu mendandani anak gadisnya kalau memang mau mencari pria berpendidikan. Nobuko langsung naik darah dan akan memukul preman itu, untung Satoru dan Sanae menghentikan Nobuko. Preman itu dengan sombong mengatakan pada Nobuko kalau ada banyak sekali pengganti Nobuko yang ingin bekerja di perusahaan ayahnya jadi jangan sok sok an. Nobuko kesal sekali.

Nobuko, Sanae dan Satoru pulang dengan bus. Nobuko menghela nafas panjang dalam bus mengatakan kalau ia terlalu manja pada dirinya sendiri, ia menyesal tidak mempersiapkan diri lebih awal. 
Satoru bertanya apa yang Nobuko harus siapkan?
Nobuko mengatakan selama ini ia tak pernah memikirkan dengan serius apa itu artinya bekerja. Ia hanya berfikir pokoknya harus dapat kerja setelah lulus SMA, nggak peduli pekerjaan apapun, ada wawancara ia ikut dan lulus, semuanya akan berjalan lancar. 
Satoru mengatakan pada Nobuko kalau Nobuko akan baik-baik saja, Nobuko hanya perlu menjadi dirinya sendiri. 
Nobuko kesal, menjadi diri sendiri seperti apa? Makan yang banyak? Berlari dengan cepat? Hanya dengan itu ia tak akan bisa menjadi dewasa. 
Nobuko mendesah dan meminta maaf karena melampiaskan pada Satoru.

Sore itu, ibu yang sedang bekerja di toko serba ada tiba-tiba mendapatkan sebuah telpon yang mengejukan karena katanya Nobuko melakukan kekerasan.

***

Apakah yang terjadi? Kekerasan? Apakah si preman itu mencari gara-gara lagi?
Nobuko memang sebaiknta nggak usah kerja di sana deh, merendahkan wanita banged perusahaannya. Tapi ya mau gimana, Nobuko juga pengen kerja karena dia butuh uang untuk membantu ibunya.

Ryoko merasa bersalah karena menggunakan uangnya untuk sesuatu yang nggak penting tapi itu uang Ryoko sih, makanya ibu juga nggak masalah. Lagian Ryoko kan sudah dewasa jadi wajar butuh waktu dan untuk dirinya sendiri. Aku rasa Ryoko ini terpengaruh pada teman wanitanya itu yahg komentar pada baju lusuhnya. Makanya dia akhirnya beli baju bagus + untuk membuat Hiroo terkesan. Padahal Hiroo kayaknya nggak mempermasalahkan hal seperti itu.

Utako yang pemalu mungkin di akhir drama ini akan menjadi seorang penyanyi. Lagian suara dia nyanyi udah kita dengar di salah satu OST Chimudondon, aku nggak tauu judulnya tapi ada kata ‘furusato’ di liriknya dan lagunya di putar saat adegan di kotak pos waktu itu. Apakah nanti Utako akan ke Tokyo juga untuk meniti karirnya?

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Ayase Haruka Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Darren Wang Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fujiki Naohito Fuka Koshiba Fukagawa Mai Fukuchi Momoko Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Higa Manami Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kamishiraishi Moka Kamishiraishi Mone Kaname Jun Kanichiro Kanjiya Shihori Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kiritani Kenta Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Lily Franky Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Makita Aju Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Matsushima Nanako Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Minami Sara Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nagase Ren Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Okada Kenshi Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomita Miu Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Uchida Rio Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chimudondon Chugakusei Nikki Churasan Come Come Everybody Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ochoyan Ohisama Okaeri Mone Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts