Tuesday, 27 March 2018

[Review] Asadora: Massan / マッサン (2014)


"Massan's dream is Whisky, My Dream is Massan"

Sebuah asadora yang aku sama sekali tidak menyangka kalau aku akan sangat menyukainya.
Kenapa?
Karena aku pernah membaca review dari beberapa orang, mengatakan ini asadora tidak bagus, Bahkan ada yang mengatakan sudah mengacaukan keindahan asadora yang selama ini dia tonton. Karena itu aku sangat ragu menontonnya. Tapi mbak dari blog purisuka mengatakan coba aja dulu, siapa tahu selera cocok sama asadoranya dan WOW banged, aku sangat menyukai asadora ini.
Setelah menontonnya aku jadi mengerti kenapa sebagian orang tidak menyukainya, mungkin karena asadora selalu fokus pada female lead, tapi di Massan, peran laki-laki lebih dominan. Kalau kalian pernah menonton Gegege no Nyobo, maka menurut aku mirip, peran sang suami lebih dominan, meski tentu saja karena tokoh utamanya adalah wanita jadi peran wanita alias sang istri sangat penting.
Hal ini sebenarnya karena di Massan dan Gegege no Nyobo diangkat dari kisah nyata, dimana kisah sang suami-lah yang menjadi cerita utama.

Kisah Massan benar-benar sangat menarik dan membuat aku deg degan menontonnya. Ceritanya dikemas dengan sangat baik. Karena ini diambil dari kisah nyata, jadi sama sekali nggak ada part membosankan untuk memenuhi episodenya, semuanya tersusun dengan rapi.
Aku tertawa dan menangis selama menonton drama ini. Menurut aku keren banged dan OTP Massan & Ellie sukses membuat aku berfikir kalau mereka adalah OTP terbaik dalam asadora yang pernah aku tonton.
Ada banyak asadora yang membahas mengenai kisah suami istri yang sudah aku tonton, tapi Massan dan Ellie ada di level berbeda dimana mereka benar-benar kelihatan seperti pasangan suami istri, skinsip mereka sama sekali tidak awkward, pertengkaran suami istri yang natural, pokoknya mereka berdua the best deh HAAHAAHAHAHA.
Kalau di asadora lainnya, skinsip OTP sebagai suami istri tidak banyak, tapi di Massan ini aku baper sama Ellie dan Massan. Massan memang sosok suami yang baik banged huhuhuhuhuhu tapi belum bisa mengalahkan Eiji Muraoka sebagai suami terbaik versi Asadora HAHHAHAHAHA.

Sengaja aku menggunakan nama karakter dalam dramanya saja lol
Massan adalah asadora ke-91 NHK yang tayang sebanyak 150 episode mulai September 2014 - Maret 2015. Massan merupakan asadora pengganti Hanako to Anne dan digantikan oleh Mare. Massan memperoleh rating rata-rata yang lumayan tinggi selama masa penayangannya, yaitu 21,1%.
Massan merupakan drama pagi yang diangkat dari kisah nyata Masaharu Taketsuru dan istrinya Jessie Roberta 'Rita' Cowan yang berasal dari Skotlandia. Masaharu Taketsuru merupakan pendiri Nikka Whisky Distilation, dia adalah orang pertama yang membuat Wiski di Jepang.
Drama ini disutradarai oleh Yusuke Noda (Gou, Sego-don, The Island teacher) dan naskahnya ditulis oleh Daisuke Habara (Runaways For Your Love, Gegege no Kitaro, Godan).

Drama ini dibintangi oleh Charlotte Kate Fox (Our House, Sachoshiritsu no Fuyu, Detective Katherine) sebagai heroine, Kameyama Ellie. Ini adalah pertama kalinya NHK asadora memilih Heroine dari non-japanese actress, tentu saja melalui audisi.
Tetsuji Tamayama (Yae no Sakura, Hankyu Railways, Norwegian Wood) mendapat peran sebagai suami sang heroine, Kameyama Masaharu.

Cast lainnya adalah Saki Aibu (Hankyu Railways, Miss Pilot, Rich Man Poor Woman), Hayami Akari (My Pretend Girlfriend, Forget Me Not, Second Love), Shinichi Tsutsumi (Always Sunset on Third Street, Super Salaryman, Our Little Sister), Mari Hamada (Kahogo no Kahoko, Three Dads, No Longer Heroine), Eiko Koike (Close-Knit, April Fools, Star Man), Mio Yuki (Amachan, Kumo no Kaidan, Ashita Mama ga Inai), Horii Arata (Three Dads, Itazura na Kiss 2 Love in Tokyo, Omotesando Koukou Gasshoubu), Yuina Kuroshima (Ashi Girl, Toki wo Kakeru Shoujo, Sakurada Reset), Yuki Isumizawa (Hiyokko, The 100th Love for You) dan masih banyak cast lainnya.

Drama ini mengisahkan tentang seorang pria yang baru kembali dari Skotlandia setelah belajar mengenai pembuatan wiski selama 2 tahun. Ia membawa istrinya Ellie bersamanya, seorang gadis Skotlandia. Ellie adalah kakak dari teman satu universitasnya + dia mengajarkan kendo pada adik Ellie, jadi dia sering ke rumah keluarga Ellie. Pada masa itu, orang asing masih sangat jarang di Jepang dan tentu saja pernikahan dengan orang asing merupakan hal yang masih sangat jarang terjadi.
Keduanya menghadapi berbagai rintangan untuk menggapai mimpi mereka, membuat wiski pertama di Jepang. Seorang suami yang penuh dengan mimpi dan sang istri yang mendukung impiannya.
Drama ini memulai kisah dari kedatangan keduanya ke Jepang sampai meninggal dunia 50 tahun kemudian.

Plot drama ini sangat bagus dan sepanjang dramanya kita diajak untuk melihat bagaimana sang suami mencoba menggapai impiannya membuat wiski dimana pada masa itu wiski masih belum populer di Jepang. Ia jatuh bangun berkali-kali dan bahkan hampir menyerah tapi sang istri selalu setia disampingnya dan mendukungnya. Aku sangat sangat menyukai kesetiaan Ellie pada suaminya, keren banged, karena perjuangan sang suami memang sangat tidak-lah mudah.
Meski dramanya bagus, sayang sekali OST drama ini nggak begitu bagus. Aku rasa diantara semua opening asadora, opening Massan adalah opening yang paling tidak aku sukai. HAHAHAHA Tapi tentu saja itu tidak mengurangi kualitas dramanya ^^~

Berikut ini sinopsis singkat drama Massan yang tentu saja mengandung spoiler dari awal sampai akhir. Aku hanya menuliskan bagian yang aku ingat saja, karena perjalanan Massan dan Ellie ini sangat lah panjang.

SINOPSIS
-spoiler alert-

Hiroshima
Kalau aku nggak salah ingat, kisah drama ini dimulai pada tahun 1900an.
Kameyama Masaharu (Tetsuji Tamayama) adalah seorang pelajar + peneliti yang datang ke Skotlandia untuk belajar membuat wiski. Ia terpesona dengan wiski pertama yang ia minum dan belajar di Skotlandia selama 2 tahun dibiayai perusahaan tempat ia bekerja. Ia bertemu dengan Ellie (Charlotte Kate Fox), kakak dari teman sekampusnya saat pesta di rumah keluarga mereka. Ia juga mengajarkan bela diri pada adik Ellie.
Pertemuan mereka seperti takdir dimana saat pesta kecil, mereka makan cake gitu, di dalam cake sengaja dimasukkan lonceng dan koin, mitos disana, barang siapa yang mendapatkan lonceng dan koin itu, maka keduanya adalah pasangan yang ditakdirkan. Berawal dari ejekan teman-teman karena keduanya yang mendapatkan lonceng dan koin, ternyata mereka menyimpan perasaan yang sama.

Mereka berdua saling jatuh cinta, berpacaran dan saling menyemangati satu sama lain.
Tapi masa sekolah Masaharu sudah berakhir di Skotlandia, ia harus kembali ke Jepang. Ellie kemudian meminta Masaharu membawanya ke Jepang.
Masaharu sangat terharu pada Ellie, karena pada masa itu, Jarak Skotlandia ke Jepang sangatlah jauh, perjalanan 50 hari diatas kapal bukanlah hal yang mudah.
Orang tua Ellie tidak merestui hubungan mereka, tapi Ellie dan Masaharu tetap menikah di Skotlandia. Ellie memutuskan hubungan dengan keluarganya karena mereka tak juga merestui pernikahan mereka. Dan begitulah Ellie mengikuti Masaharu ke Jepang.

50 hari perjalanan dari Skotlandia ke Jepang, akhirnya mereka tiba di dataran Jepang. Kampung halaman Masaharu ada di Hiroshima, mereka naik kereta dan gerobak kuda ke rumah Masaharu. Ellie sangat excited karena ia mendengar kalau orang tua Masaharu menyukainya.
Tapi tentu saja Masaharu berbohong, orang tuanya sama sekali tidak merestui Ellie sebagai menantu keluarga Kameyama. Terutama sang ibu yang tidak ingin menantu orang asing. Ia sama sekali tidak menganggap Ellie.
Satu-satunya bersikap baik pada Ellie adalah adik Masaharu, Sumire Kameyama (Hayami Akari) yang merupakan seorang guru dan tertarik pada bahasa Inggris.
Bagaimanapun Masaharu memohon, ibu tidak mau menganggap Ellie menantunya dan mengatakan pada Masaharu untuk memutuskan hubungan dengan mereka kalau tetap memilih Ellie. Awalnya Masaharu sih oke saja, tapi Ellie tidak memperbolehkannya.

Ibu Masaharu sangat mencintai anaknya, ia ingin anaknya menjadi penerus keluarga tapi malah memilih wiski dan sekarang malah kembali dengan seorang wanita asing. Ia sangat kecewa.
Meski Ellie mengatakan ia akan berusaha menjadi wanita Jepang seutuhnya, ibu sama sekali tidak percaya, karena bagaimanapun Ellie tidak akan bisa menjadi menantu keluarga di Jepang. Ellie saat itu memegang sumpit saja tidak bisa, ia bahkan masuk ke rumah dengan menggunakan sepatu dan duduk sopan juga kakinya kesemutan.
Masaharu berusaha membuat anggota keluarga yang lain menerima Ellie. Kalau nggak salah ada biksu keluarga mereka yang akhirnya menyukai Ellie dan ayahnya juga merestui hubungan mereka.
Ayah Masaharu adalah muko keluarga Kameyama yang masuk ke keluarga Kameyama, ia juga berharap Masaharu sebagai anak laki-laki mewarisi usaha Sake keluarga Kameyama tapi akhirnya membiarkan anaknya untuk memilih Wiski, karena Masaharu memang tidak tertarik dengan apapun selain Wiski, bukan karena ia tak menyukai Sake keluarganya, tapi impiannya adalah Wiski.
Karena itu ayahnya ingin Masaharu berhasil membuat Wiski pertama di Jepang dan ia akan meminumnya. Dengan bekal janji itu, Masaharu dan Ellie berangkat ke Osaka.
Sebelum berangkat ke Osaka, Sumire memberikan sumpit pada Ellie, dari ibunya yang artinya ibu ingin Ellie belajar memegang sumpit. Dalam perjalanan ke Osaka, di kereta, Ellie mengingat kalau ibu ingin Ellie memanggil Masaharu dengan panggilan formal, Masaharu-san, tapi karena ia kesulitan mengucapkannya, ia jadi menyingkatnya dengan Massan ^^~

 
Osaka
Masaharu sebenarnya adalah seorang karyawan di sebuah pabrik Wine di Osaka, Sumiyoshi Brewery, dibagian labor, sebagai seorang peneliti. Sumiyoshi Brewery adalah orang yang membiayai sekolahnya di Skotlandia, karena bos Sumiyoshi Brewery juga ingin membuat Wiski bersama Masaharu alias Massan.
Tapi masalah kembali terjadi saat Massan tiba di sana. Ternyata ada kesalahpahaman yang terjadi. Bos Sumiyoshi Brewery, Daisaku Tanaka, sebelum kepergian Massan ke Skotlandia sebenarnya sudah menjodohkan Massan dengan puterinya Yuuko Tanaka. Ia berharap Massan akan meneruskan Sumiyoshi Brewery, makanya ia mengirim Massan ke Skotlandia. Tapi Massan saat itu kepalanya hanya ada Wiski jadi ia pikir maksud bos hanya mengenai Wiski. Dan selama 2 tahun itu, Yuuko selalu menunggu Massan kembali dengan harapan setelah Massan pulang, ia akan menikah dengan Massan.
Tapi Massan kembali malah membawa istrinya dan hal itu benar-benar menjadi masalah di Sumiyoshi Brewery. keluarga Tanaka merasa dikhianati terutama Yuuko dan ibunya. Kalau tuan Tanaka sendiri sih dia orangnya mudah maklum jadi ia mengerti kesalahpahaman itu.
Saat itu, karena masih belum punya rumah, Ellie dan Massan tinggal di lantai 2 rumah keluarga Tanaka dan Ellie sering dikerjai oleh Yuuko. Yuuko sangat tidak menyukai Ellie.
Ellie benar-benar wanita yang sabar, meski tahu ia dijahili, ia tetap sabar. Kesabaran Ellie mendekati Yuuko membuka hati Yuuko dan akhirnya keduanya menjadi berteman.

Karena kesalahpahaman itu juga, Massan berfikir tidak baik ia dan Ellie tetap tinggal di rumah keluarga Tanaka, jadi ia dan Ellie segera mencari rumah baru. Massan dengan cepat menemukan rumah baru mereka, rumah bergaya barat tapi lucunya ternyata si pemilik tidak mau orang asing tinggal di rumahnya, jadi perjanjian dibatalkan. Karena nggak mungkin kembali ke rumah keluarga Tanaka, Massan dan Ellie berjalan membawa barang bawaan mereka sambil mencari rumah dan saat makan di sebuah kedai, mereka kemudian mendapat info ada rumah yang dikontrakkan.
Keduanya pergi kesana dan bertemu dengan Catherine (Mari Hamada) yang kelak akan menjadi teman Ellie. Ia sok sok jadi yang punya rumah memperlihatkan keadaan rumah itu dan bahkan menyuruh mereka langsung memindahkan barang kesana. Tapi ternyata ia bukan yang punya rumah, tapi kabarnya kalau rekomendasi dari Catherine, maka orang itu pasti orang baik, makanya mereka diperbolehkan mengontrak rumah itu.
Catherine adalah seorang istri pendeta asing disana, ia sangat menyukai Ellie dan tidak menyukai Massan karena menurutnya orangnya boring HAHAHHAAHAHHA.
Dan dimulailah kehidupan Massan dan Ellie di Osaka, di rumah baru mereka. Awalnya tetangga takut pada Ellie yang merupakan orang asing, tapi kemudian mereka jadi berteman baik, terima kasih pada Catherine karena ia selalu ada disamping Ellie.

Kehidupan Massan dan Ellie sebagai pengantin baru di Osaka penuh dengan pertengkaran suami istri. Mereka selalu bertengkar dan cepat baikan juga.
Ellie berusaha keras belajar memasak nasi, karena ini pertama kalinya ia memasak nasi, meski Massan mengatakan ia juga menyukai roti, tapi Ellie tidak mau, karena ia tahu Massan suka nasi, jadi ia harus memasakkan nasi untuk Massan.
Meski gagal berkali-kali, akhirnya Yuuko mengajarkan Ellie cara memasak nasi meski saat itu Yuuko masih tidak suka pada Ellie, jadi ia hanya mengajari garis besarnya saja.
Massan sendiri sibuk di Sumiyoshi Brewery, ia sering pulang malam dan bahkan di hari pertama Ellie berhasil memasak nasi tanpa gosong, Massna tidak pulang ke rumah.
Pertengkaran demi pertengkaran sering terjadi, karena Ellie merasa kesepian, Massan jarang mengucapkan I Love You padanya dan jarang memeluknya. Massan yang pusing dengan pekerjaan juga kadang menumpahkan kekesalannya pada Ellie, dengan mengatakan Ellie tidak mengerti apapun mengenai pekerjaannya, jangan tanya-tanya, kalau istri cukup di dapur saja.
Ellie sama sekali tidak suka itu, menurutnya suami istri harus berbagi ini dan itu, ia sangat kecewa saat Massan menyuruhnya hanya di dapur saja.
Tapi keduanya kemudian baikan dengan cepat, tentu saja setelah dibantu oleh Catherine dan yang lainnya.

Massan sendiri mendapat banyak masalah di pekerjaannya. Kondisi Sumiyoshi Brewery sangat sulit sehingga ia tak bisa membuat Wiski, mereka harus fokus pada Wine sebagai produk utama. Usulan Wiskinya juga ditolak oleh investor dan penasehat perusahaan. Pokoknya Wiski usulan Massan selalu ditolak, ia sempat putus asa tapi Ellie selalu ada disampingnya, saat orang tidak yakin dengan Wiski, Ellie selalu menjadi satu-satunya yang percaya MAssan akan membuat Wiski suatu hari nanti.
dan saat itulah Massan berkenalan dengan Kinjiro Kamoi dari Kamoi Shoten (sekarang dikenal dengan Suntory). Kamoi ini menyukai Ellie dan tidak menyukai Massan karena menurutnya orang yang boring. Tapi ia tertarik pada MAssan dan impian Massan akan Wiski dan percaya kalau era Wiski akan datang ke Jepang suatu hari nanti.
Ia mengajak Massan bekerja sama dengannya membuat Wiski dan itu sempat membuat Massan galau, karena membuat Wiski adalah janjinya dengan tuan Tanaka dari Sumiyoshi Brewery sementara Sumiyoshi Brewery tidak menyetuji Wiski. Ia pasti bisa membuatnya jika ia masuk Kamoi Shoten, tapi ia tak bisa mengkhianati Sumiyoshi Brewery.
Karena itu Massan menolak Kamoi shoten dan tetap bertahan di Sumiyoshi Brewery. Tuan Tanaka sangat senang karena Massan memilihnya dan berjanji mereka akan tetap membuat Wiski.

Tapi masalah keuangan Sumiyoshi Brewery tidak membaik yang membuat Yuuko harus dijodohkan dengan putera pemilik bank ternama saat itu. Yuuko sebenarnya tidak ingin dijodohkan, tapi ia adalah anak satu-satunya, ia tak bisa menolak. Ellie berusaha meyakinkan Yuuko untuk melakukan apa yang ia inginkan, tapi Yuuko pada akhirnya menerima perjodohan itu. Dan ternyata Yuuko tak menyangka kalau ia menyukai omiainya itu.
Masalah lainnya adalah ternyata pemilik bank itu tidak setuju Sumiyoshi Brewery akan membuat Wiski, meski Massan sudah melakukan demonstrasi dengan baik dan sepertinya pemilik bank itu menyukai ide Wiski, pada akhirnya ia menolaknya, karena ia tak siap untuk bertaruh. Ia juga tak bisa membiarkan anaknya menikah ke keluarga yang akan bangkrut, jadi ia akan membatalkan pernikahan Yuuko dan anaknya.
Massan terkena dilema lagi. Pada akhirnya demi menyelamatkan Sumiyoshi Brewery, ia berhenti dari perusahaan dan Yuuko akhirnya menikah dengan anak pemilik bank itu.

Massan menjadi pengangguran selama 2 bulan dan itu membuat kehidupan keluarga mereka sangat sulit. Massan sebenarnya mencari kerja kesana kemari tapi entah kenapa ia tak berhasil, sebenarnya bukan karena tidak ada perusahaan yang tertarik, tapi karena Massan merasa nggak cocok dengan pekerjaan itu dan akhirnya ia menolaknya. Karena di kepala Massan hanya ada Wiski, ia sangat ingin membuat Wiski dan hanya ingin bekerja membuat Wiski tapi saat itu tidak ada perusahaan yang mau berkorban untuk produk baru. Hanya Kamoi Shoten lah yang mau dan bahkan sudah bersiap untuk membuat Wiski dengan mencari orang yang berpengalaman. Hanya saja MAssan tidak mau membungkuk pada Kamoi Shoten karena ia sudah pernah menolak sekali.
Ellie sendiri percaya hanya Kamoi Shoten yang akan bisa mengabulkan impian Massan dan berusaha membujuk Massan, tapi Massan malah lebih memilih menjadi pembantu di kedai kenalan mereka.
Catherine benar-benar kesal pada Massan karena MAssan membuat hidup Ellie menjadi sulit. Keluarga mereka benar-benar tak punya uang, beras habis dan uang kontrakan sudah 2 bulan nggak dibayar, mereka selalu sembunyi kalau penagih datang.
Untungnya para tetangga berbaik hati membagi makanan pada mereka dan mencarikan Ellie pekerjaan tambahan, meski Massan tak setuju Ellie bekerja karena menurutnya itu tugas suami, padahal dia sendiri nggak kerja HAHHAHAHAHAHA.

Saat kehidupan mereka semakin sulit, datanglah surat dari Hiroshima yang mengatakan kalau ayah sekarat. Ellie harus meminjam uang kesana kemari untuk ongkos ke Hiroshima, tapi ternyata saat mereka datang kesana, ayah baik-baik saja. Ibu berbohong agar Massan pulang. Sebenarnya ibu tahu mengenai Massan yang berhenti bekerja, ia mengkhawatirkan mereka makanya ia berbohong. Tapi ibu masih tidak mengakui Ellie sebagai menantunya.
Ia menyuruh Masaharu bekerja di pabrik Sake mereka sementara waktu sementara Ellie bekerja di rumah. Ellie ingin menunjukkan di pabrik Sake. Disana Massan kembali bertemu dengan senpai-nya, Yazawa Toshio yang menjadi tangan kanan ayahnya, yang nantinya akan sangat membantu Massan dan Wiski-nya.
Toshio tidak menyukai Massan karena dia menganggap Massan membuang keluarganya, ia sering bertengkar dengan Massan, tapi Toshio sangat menyukai kebaikan Ellie.
Ellie sendiri demi diakui ibu, ia rela menjadi pembantu keluarga Kameyama. Ia berusaha belajar resep keluarga Kameyama dan karena kakak Massan terharu pada usaha Ellie, ia jadi mengajari banyak hal tentang dapur keluarga Kameyama.
Kakak Massan saat itu sedang hamil tua, Ellie membantunya melahirkan anak laki-laki yang sehat dan diberi nama Satoru. Saat Ellie menggendong anak itu, Ellie kelihatan sangat bahagia dan Massan mulai kelihatan sedih. Kakaknya menyadari kalau Massan sebenarnya ingin punya anak, tapi ia khawatir nanti anak mereka akan dibully, karena Ellie adalah orang asing.

Sepulang dari Hiroshima, Massan memutuskan untuk menemui tuan Kamoi di Kamoi Shoten dan akhirnya ia berlutut untuk meminta tuan Kamoi mempekerjakannya di Kamoi Shoten. Dan tentu saja Kamoi menyambut Massan dengan hangat dan mereka berjanji akan membuat Wiski pertama di Jepang.
Massan sangat bersemangat dengan Wiski dan membuat rencana kerjanya. Awalnya adalah tempat membangun pabrik. Massan adalah tipe yang hanya memikirkan Wiski, jadi ia mencari tempat yang pas dengan tempat pembuatan Wiski di Skotlandia, kondisi udara, air dan lain sebagainya, jadi ia memilih Hokkaido.
Tapi karena terlalu jauh, Kamoi tidak setuju dan memilih Yamazaki sebagai lokasi pabrik mereka, karena dekat dengan jalur kereta. Kamoi lebih memikirkan mengenai promosi dan publikasi, karena Wiski adalah hal baru di Jepang, jadi masih dalam tahap pengenalan.
Akhirnya, mau tak mau mereka membangun pabrik di Yamazaki dan waktu berlalu setelah saat itu, ia juga mengundang Toshio-niisan untuk membantunya disana dan Toshio dengan senang hati datang, karena surat Ellie.
Bagi Massan, 5 tahun adalah waktu minimal untuk Wiski, tapi Kamoi Shoten sudah di desak oleh para investor karena kondisi perusahaan sedang sulit. Jadi Kamoi meminta Massan untuk mengeluarkan Wiski meski itu baru 4 tahun. Awalnya Massan menolak, tapi ia tak punya banyak kemampuan untuk melawan. Akhirnya mereka mulai mendestilasi Wiski dan tepat saat itu Ellie hamil. Massan dan Ellie sebelumnya sudah sepakat untuk mempunyai anak, sejak kakak Massan melahirkan.

Masih banyak hal yang dilakukan sebelum Wiski siap untuk didistribusikan, salah satunya adalah menguji Wiski itu sendiri. Sayang sekali Wiski buatan Massan tidak disambut baik dan bahkan ditertawakan. Mereka tetap memutuskan untuk menjualnya dan perusahaan mengalami kerugian. Massan sudah berusaha untuk memperbaiki citarasa dan aromanya, tapi tetap tidak laku dipasaran.
Disaat yang sama, Kamoi meminta Ellie dan Massan untuk mengurus putera sulungnya, Eiichiro. Eiichiro tinggal bersama Massan dan bekerja dengan Massan. Eiichiro dan ayahnya tidak punya hubungan yang baik, ternyata hanya karena kesalahpahaman.
Masalah lainnya terjadi saat Eiichiro tinggal di rumah mereka, Eiichiro selalu menolak makan dan karena khawatir, Ellie naik ke lantai 2. Saat itu Ellie kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Ellie keguguran.
Massan dan Ellie kehilangan anak mereka dan Eiichiro menyalahkan dirinya atas kejadian itu. Ellie benar-benar terluka, karena buah hati yang mereka nanti sudah tidak ada disana lagi, ditambah lagi mereka mengetahui kalau Ellie mengidap suatu penyakit dimana ia tidak boleh melahirkan, karena itu akan membahayakan nyawanya. Menurut dokter, ada untungnya Ellie keguguran, karena kalau Ellie melahirkan, ia akan meninggal dunia.
Keduanya harus menyerah mempunyai anak, karena Massan tidak mau kehilangan Ellie. Awalnya Massan merahasiakan itu dari Ellie, tapi ketahuan oleh Catherine dan meminta Massan untuk jujur pada Ellie. Ellie shock saat mengetahui hal itu dan ia tak berhenti menangisi diri sendiri. Ellie sangat sedih sejak kejadian itu, ia jarang tersenyum. Tapi pada akhirnya ia tetap ingin menjadi seorang ibu dan mereka memutuskan mengadopsi seorang anak. Seorang anak perempuan manis yang diberi nama Kameyama Ema.

Waktu berlalu, Kamoi Shoten dan Massan masih mencoba yang terbaik untuk wiski mereka, tapi hasilnya benar-benar tidak sesuai harapan. Wiski buatan Massan tidak salah lagi Wiski yang berkualitas, tapi pasar tidak menyukainya. Tentu saja itu menjadi masalah.
Massan hanya memikirkan mengenai Wiski berkualitas dan ia tidak mau mengubah cara pandangnya. Sementara Kamoi Shoten ingin agar Wiski disukai pasar. Masalahnya sebenarnya ada di aromanya. Jadi Wiski itu ada yang namanya 'Smoky Flavor'. itu adalah ciri khas Wiksi. Orang Jepang tidak bisa menerima smoky falvor itu, makanya Wiski tidak laku dipasaran, tapi menurut Massan smoky flavor adalah ciri khas Wiski yang tidak mungkin dihilangkan. Ia menolak menghilangkannya saat Kamoi Shoten memintanya melakukannya. (smoky flavor itu kayak aroma asap gitu)

Kamoi kemudian meminta Massan melakukan perjalanan untuk menjual Wiski, kalau Massan bisa menjualnya maka ia akan mengikuti cara Massan, melalui perjalanan itulah Massan mengerti bagaimana sulitnya bagian penjualan, karena tidak ada yang menyukai Wiski-nya.
Perjalanan itu membawa Massan ke Hokkaido dan disana ia bertemu dengan Kumatora yang nantinya akan mengubah kehidupan Massan. Kumatora membawa Massan ke rumahnya di Yoichi dengan janji akan membeli semua Wiskinya. Disana Massan kagum melihat kehidupan Kumatora dan nelayan-nelayan, betapa mereka menikmati pesta setelah musim menangkap ikan.
Massan menginap disana dan saat pagi harinya, Massan terkejut karena ia melihat kabut disana, ia naik ke puncak bukit dan menemukan sungai yang benar-benar cocok untuk tempat membuat Wiski, ia juga menemukan peat yang sempurna. Dan ia menyadari kalau selama ini ia tidak salah, Hokkaido adalah tempat yang pas untuk pabrik Wiski, karena keadaan alam disana mirip dengan Skotlandia.
Sepulang dari sana, Massan menceritakan pengalamannya dan Ellie sangat ingin melihat Yoichi karena mirip dengan Skotlandia.
Sebenarnya dulu saat Ellie hamil, Massan pernah menceritakan mengenai Hokkaido dan mereka pernah berjanji akan pergi bertiga kesana, tapi kemudian Ellie keguguran.

Melalui pengalamannya di Hokkaido, Massan mengerti sulitnya menjual Wiski karena tidak sesuai dengan lidah orang Jepang. Ia masih menolak menghilangkan Smoky Flavor tapi dipaksa oleh Kamoi karena Kamoi mengatakan Wiski itu bukan milik Massan seorang, tapi Kamoi Shoten.
Massan akhirnya menerima permintaan Kamoi untuk menghilangkan smoky flavor Wiski buatannya meski Itu bertentangan dengan hatinya. Toshio pernah mengingatkan Massan, sesulit apapun keadaan, Massan tidak boleh mengkhianati kepercayaannya, kalau menurut Massan yang benar adalah A, maka lakukan A meski B lebih menguntungkan, karena itu adalah yang diajarkan ayah Massan padanya dan itu juga yang membuat usaha sake ayah Massan bertahan sampai sekarang.
Sejak itu pekerjaan Massan sangatlah berat, ia pulang selalu malam, jarang tersenyum, jarang membicarakan Wiski dan jarang curhat pada Ellie, itu membuat Ellie sangat khawatir.
Karena Massan membuat Wiski yang bukan keinginannya, Massan jadi terluka di dalam. Ellie tak bisa lagi melihat Massan kesulitan dan memutuskan meminta Massan berhenti dari Kamoi Shoten dan membuka pabriknya sendiri. Ia ingin Massan membuat Wiski dengan caranya sendiri, dengan kepercayaannya sendiri di tempat yang diinginkan Massan, di Hokkaido.

Ellie dan Massan kemudian meminta bantuan dari tuan tanah disana, dimana dulu Massan dan Ellie pernah membantu masalah keluarga mereka. Tuan tanah memperkenalkan Massan pada seorang investor tapi tentu saja investor tidak mau menginvestasikan uangnya untuk sesuatu yang tidak menguntungkan, usaha Wiski butuh waktu bertahun-tahun, selama tahun itu, apa yang akan Massan lakukan?
Massan dan Ellie kemudian berfikir dan saat itu ia teringat dengan Yoichi yang terkenal dengan apel dan Kumatora yang mengirimi mereka apel. Ia membuat rencana bisnis lagi dan menemui investor sekali lagi.
Massan berencana membuat bisnis sampingan jus apel selama masa pembuatan Wiski dan akhirnya Investor mau mengeluarkan uangnya. Awalnya Massan meminta 500.000 tapi investor hanya mau memberi 200.000, selebihnya Massan harus mencari uang tambahan, karena tidak mungkin semua biaya dari investor, Massan harus mengeluarkan uang juga.
Massan akhirnya menjadi galau lagi, tapi ia sudah membuat keputusan yang bulat kalau ia akan berhenti dari Kamoi Shoten. Tuan Kamoi awalnya sangat kecewa tapi ia menerima keputusan Massan dan memberikan Massan pesangon 100.000 untuk biaya pabrik Massan.

Massan, Ellie dan Ema berangkat ke Hokkaido untuk melihat-lihat dan mencari lokasi pabrik yang tepat, tentu saja menemui pemilik tanah disana dan meminta izin membeli apel mereka.
Tapi ternyata tak semudah yang dibayangkan. Kumatora ternyata tidak disukai di Yoichi, ia terlilit banyak hutang dan dianggap sebagai pengkhianat. Karena Massan adalah kenalan Kumatora, ia tidak disambut dengan baik.
Kumatora dulunya adalah samurai dari Anzu yang mengkhianati kelompoknya. Ia menikah dan istrinya meninggal saat ia sibuk menjadi nelayan di laut. Kumatora mempunyai 2 anak, Hana dan Kazuma (Horii Arata). Kazuma sangat dendam pada ayahnya karena sudah mengabaikan ibu mereka.
Tapi itu semua hanya kesalahpahaman. Sebenarnya Kumatora mati-matian bekerja saat istrinya sakit adalah untuk membangun rumah mereka, karena itu adalah janjinya pada istrinya. Ia ingin Hana dan Kazuma punya rumah untuk kembali, punya kampung halaman, makanya ia membangun rumah itu. Penyesalan terbesar Kazuma adalah ia tak bisa menyelesaikan rumah itu sebelum istrinya meninggal, tapi tak salah kalau ia sangat mencintai istrinya.
Terima kasih pada Ellie dan Massan, kesalahpahaman keluarga Kumatora berakhir saat mereka disana. Karena hutang Kumatora banyak, penagih ingin rumah itu sebagai bayarannya, tapi Kumatora menolak. Ia memohon pada Massan untuk membeli rumah mereka dan mendirikan pabrik disana, dengan begitu rumahnya tidak akan hilang. Awalnya Massan ragu, karena rumah itu tak cocok menjadi lokasi pabrik. Tapi pada akhirnya ia setuju. Kumatora dan masyarakat Yoichi kemudian menjadi percaya pada Massan yang ingin mengubah Yoichi menjadi kota Wiski.

Waktu berlalu dengan cepat setelah itu, pabrik Massan berhasil didirikan. Sebuah pabrik yang sangat besar. Rumah Massan ada dikawasan pabrik, dekat dengan rumah Kumatora yang dijadikan tempat istirahat para pegawai. Pegawai pabrik Massan saat itu masih 30 orang, mereka membuat jus apel selagi menunggu pembuatan Wiski.
Toshio-nii san tentu saja dengan senang hati datang membantu Massan.
Awalnya bisnis jus apel tidak berjalan lancar, tapi saat mereka mengubah nama produknya menjadi nama dalam bahasa jepang, produknya jadi laris.
Kazuma bekerja dengan Massan di bagian labor, dia adalah orang penting.
Saat dimana akhirnya Wiski mereka bisa di destilasi, Massan dan para pekerja sangat bersemangat, mereka kemudian memutuskan untuk berhenti memproduksi jus apel dan fokus pada Wiski. Mereka mengubah nama perusahaan menjadi Doukah Wiski.
Tapi sayangnya, Wiski mereka seperti biasa tidak menarik dimata publik. Disaat yang sama Kamoi Shoten sudah menguasai pasar Wiski dimana pasar mengatakan Wiski Kamoi Shoten lebih mudah untuk diminum. Masalahnya sih tetap di smoky flavor yang masih tidak sesuai dengan lidah orang Jepang.
Pabrik mereka hampir saja bangkrut saat itu karena tuntutan investor, karena kerugian, Massan harus mengurangi pekerja dengan berat hati, ia berjanji akan memanggil mereka kalau keadaan sudah membaik. Saat itu perang dunia II sudah dimulai dan ada banyak kekhawatiran karena perang semakin mendekati Jepang. Tapi perang ternyata menyelamatkan pabrik mereka. Para tentara mendengar mengenai Wiski Doukah yang tidak kalah dengan Wiski asli Skotlandia dan ingin Wiski Doukah menyediakan Wiski untuk para tentara. Pekerja yang awalnya di PHK akhirnya dipanggil kembali, Doukah Wiski kembali berjaya.

Ema sendiri tumbuh menjadi anak yang ceria tapi ia sempat di bully di sekolah karena ibunya orang asing. Toshio berbohong padanya kalau Ema dewasa rambutnya akan pirang seperti ibunya dan Ema ternyata percaya akan hal itu. Karena hal itu juga Ema bertengkar di sekolahnya dan pada akhirnya Ellie dan Massan memutuskan mengatakan hal yang sebenarnya pada Ema, kalau dia bukan anak kandung. Awalnya Ema sangat shock, ia bahkan sampai demam. Tapi kemudian ia menyadari betapa ayah dan ibunya mencintainya.
Aku terharu dengan tulisan Ema saat kunjungan orang tua. Ema kecil benar-benar dewasa dan imut, sayang setelah besar dia justru jadi kekanak-kanakan dan aku kurang suka.
Jadi saat Ema berusia sekitar 16 atau 17 tahun, perang semakin mendekati Jepang. Ema sangat tidak menyukai pekerjaannya sebagai siswa sekolah para gadis yang harus menjahit baju perang, latihan membunuh dengan bambu dan lain sebagainya. Pada masa itu semangat patriotisme sangat ditanamkan dan Ema yang tidak menyukai perang dianggap pengkhianat karena ibu Ema adalah orang asing.

Pada masa itu, orang asing diminta meninggalkan Jepang karena sangat berbahaya berada di Jepang, terutama Ellie yang berasal dari Skotlandia, karena Skotlandia adalah musuh Jepang.
Catherine datang untuk menyelamatkan Ellie dan meminta Massan bercerai dengan Ellie agar Ellie bisa naik ke kapal yang mengangkut mereka ke Inggris, demi menyelamatkan Ellie. Ellie tentu saja menolak, tapi Catherine mengatakan ini demi Ellie, Ellie bisa mati jika ia di Jepang, tentu saja mereka bisa bersama-sama lagi setelah perang berlalu.
Massan kembali dilanda galau dan demi Ellie ia memutuskan menandatangani surat cerai. Disaat yang sama tentara yang sudah lama mengintip keadaan rumah keluarga Kameyama mulai melakukan penggeledahan karena menganggap Ellie adalah spy.
Untung saja tentara yang membeli Wiski Doukah datang tepat waktu sebelum Ellie dibawa (Sepertinya Kumatora yang memanggil mereka) dan meyakinkan kalau rumah keluarga Kameyama sangat aman dan Ellie bukan mata-mata. Ellie akhirnya bisa tetap tinggal di Yoichi, tapi ia tidak diperbolehkan keluar dari pabrik.

Masalah lainnya adalah mengenai Hana dan Toshio yang ternyata berjodoh. Mereka berdua sering sekali bertengkar tapi ternyata mereka menyimpan perasaan yang sama.
Saat Hana akan dijodohkan, Toshio sempat galau tapi ia memutuskan fokus pada penelitiannya. sebenarnya ia tidak punya rasa percaya diri membangun keluarga karena ia dibesarkan tanpa keluarga. Tapi pada akhirnya ia memohon agar Kumatora membiarkannya untuk menikahi Hana.
Awalnya Kumatora menolak, tapi akhirnya keduanya menikah dan berbahagia. Mereka tetap tinggal di pabrik Doukah tentu saja.
Tapi ada masa dimana Toshio ingin kembali ke Hiroshima untuk membantu ayah Massan yang sudah semakin tua. Ia memutuskan berhenti dari Doukah dan mengajak Hana ke Hiroshima. Kumatora sangat marah pada awalnya, karena ia mengizinkan Hana menikah dengan Toshio karena Toshio akan selamanya di Yoichi. Ia bahkan mengancam memutuskan hubungan ayah dan anak kalau Hana pergi, tapi Hana mengatakan ia adalah wanita seperti Ellie, ia akan tetap ikut suaminya dan itu membuat Kumatora tak tega putus hubungan dengan Hana.
Ia akhirnya membiarkan keduanya pergi ke Hiroshima dimana ia pada akhirnya mengikuti mereka berdua.

Kumatora menyerahkan rumah pada Massan dan berharap bertemu lagi dengan Massan suatu hari nanti selama ia masih hidup. Kazuma sendiri menjadi kepercayaan Massan dan Massan tak menduga kalau Kazuma mempunyai hubungan dengan anaknya, Ema.
Hal ini bermula dari Toshio yang mengatakan Massan harus mulai memikirkan mengenai pewarisnya dan mengatakan kalau Kazuma sepertinya cocok. Tapi menurut Massan, Ema masih terlalu muda.
Ema sendiri menyukai Kazuma karena Kazuma selalu menjadi teman curhat dan penyemangatnya, saat ia merasa kedulitan di bully di sekolah karena menolak untuk ikut serta dalam beberapa kegiatan.
Ellie yang tahu mengenai hubungan keduanya jadi sangat marah dan tidak setuju dengan hubungan mereka. Aku awalnya kecewa pada Ellie, mengingat bagaimana Ellie keras kepala tetap bersama Massan saat orang tuanya melarangnya, aku pikir dia akan berlapang dada pada Ema.
Tapi justru ia sangat keras pada Ema, menurutnya Ema terlalu muda untuk cinta.

Dilain sisi, Massan justru berlapang dada karena ia mengerti Ema sudah remaja dan sudah ada diusia merasakan cinta. Tapi ternyata itu karena Ellie punya pengalaman pahit mengenai cinta pertamanya. Dulu cinta pertamanya, orang yang berjanji menikah dengannya pergi berperang dan tidak kembali. Ia sangat terluka dan menutup hatinya untuk cinta. Ia baru merasakan kembali cinta saat ia bertemu dengan Massan. Ellie melarang Ema pacaran dengan Kazuma karena ia tahu cepat atau lambat Kazuma akan mendapatkan surat merah, alias surat perintah untuk berperang.

Dan tepat saja, beberapa waktu kemudian surat itu datang. Ema benar-benar tidak mau berpisah dengan Kazuma dan bahkan mengajaknya kabur. Tapi Kazuma, menyimpan rasa takut dalam hatinya dan tetap berusaha tegar. Sebelum keberangkatan Kazuma, mereka semuanya berpesta dan menonton video masa kecil Kazuma. Mereka juga mengambil foto keluarga dan Kazuma sempat curhat pada Toshio kalau sebenarnya ia sangat takut. Sampai ia pergi, ia tidak mengatakan perasaannya pada Ema, karena ia tak mau memberi harapan pada Ema. 2 tahun kemudian, Kazuma meninggal dunia dan kesedihan sangat mendalam terjadi di pabrik Doukah.

Perang dunia ke-2 berakhir dengan kekalahan Jepang. Tapi meski perang berakhir, Ellie belum berani melangkah keluar dari pabrik karena ia masih trauma dengan kecaman masyarakat padanya karena ia orang asing, juga dulu ia pernah dilempari batu dan dianggap musuh.
Ema sendiri sudah sembuh dari patah hatinya dan bekerja sebagai pengetik wanita untuk tentara Amerika yang ada di Jepang.
Masa setelah perang itu, Doukah menerima pekerja sukarela dari korban perang dan awalnya Toshio khawatir karena mereka kelihatan pemalas, tapi ternyata mereka sangat bersemangat dan bahkan menyelesaikan pekerjaan dalam waktu singkat sampai Toshio bingung mau memberikan pekerjaan apa lagi.
Anak kakak Massan, Satoru (Izumisawa Yuki) yang dulu dibantu oleh Ellie saat bersalin, sempat dinyatakan hilang saat perang. Tapi kemudian ia kembali ke Hokkaido menemui pamannya, Massan.
Massan mempekerjakannya di Doukah. Satoru yang baru kembali dari perang masih trauma dan masih sering bermimpi buruk.
Pada masa itu, Kamoi Shoten dan pabrik Wiski lain berkembang pesat dengan membuat Wiski kelas 3 yang ditambah bahan tambahan pangan dan lain sebagainya. Wiski Doukah tidak terlalu menguntungkan di masyarakat pada masa itu dan Massan menolak menambahkan sesuatu ke wiskinya agar rasanya enak meski ia di desak oleh investor.

Massan menyebut Wiski yang dijual dipasaran itu sebagai Wiski palsu dan itu membuat Satoru marah padanya. Baginya Wiski itu adalah wiski terenak yang ia minum setelah pulang dari perang, bagaimana mungkin pamannya mengatakan itu barang palsu. Mereka tak mengerti mengenai palsu atau tidak, tapi wiski kelas 3 itu adalah wiski asli dalam pikiran mereka yang baru pulang dari perang karena itu minuman terenak yang mereka minum setelah perang.
Hal itu membuat Massan sadar kalau Wiski tidak ada yang asli dan palsu, enak atau tidak tergantung pada pelanggan dan Massan memutuskan untuk membuat Wiski kelas 3 sesuai permintaan investor.
Tapi Massan menolak menggunakan bahan tambahan lain, jadi ia mencoba tong wiski-nya satu per satu untuk mencari mana yang cocok sampai akhirnya mereka menemuikan satu tong yang pas dan ternyata itu adalah milik Kazuma dulu.

 
Sebelum berangkat perang, Kazuma memberikan biji gandum terbaik yang ia kumpulkan pada Massan, berharap Massan membuat wiski dari itu. Massan berjanji akan menyimpannya dan mereka membuatnya bersama-sama. Tapi karean Kazuma meninggal, Massan membuatnya sendiri dan setelah beberapa tahun berlalu, ternyata wiski yang dihasilkan dari tong itu cocok untuk membuat wiski kelas 3. Dn begitulah Massan dan Toshio berhasil membuat wiski kelas 3 yang sangat berkualitas tanpa bahan tambahan apapun.
Massan sengaja mengundang seorang kritikus yang dulu menghina wiksi buatannya di Kamoi Shoten dan ia mengatakan kalau Massan sudah berubah dan MAssan berhasil membuat Wiski yang enak.

Wiski kelas 3 Massan sangat laris dipasaran dan Wiski Doukah juga mulai laris dipasaran.
Satoru sendiri tertarik membuat wiski dan belajar dari pamannya. Saat ibu dan kakek datang menjemputnya, Satoru menolak pulang dan ingin membuat wiski bersama pamannya.Padahal sebenarnya Satoru diharapkan mewarisi pabrik sake kakeknya. Itulah sebabanya Toshio memutuskan kembali ke Hiroshima untuk membantu ayah Massan yang sudah tua.
Ema saat itu mengikuti tes untuk pekerjaan di luar negeri dan berhasil lulus. Ia kemudian berangkat untuk bekerja di luar negeri.

Waktu berlalu sejak saat itu.
Satoru menjadi penerus Doukah Wiski setelah ia diangkat menjadi anak oleh Massan dan Ellie. Satoru menikah dan mempunyai 2 orang anak. Ellie menjadi seorang nenek yang sangat disukai oleh cucu-cucunya. Ema pulang ke Jepang setelah sekian lama dan membawa seorang pria bersamanya, bernama Mike. Tenyata selama ini Ema tinggal bersama Mike tanpa maksud menikah dan Massan tidak menyukai hal itu, menurutnya kalau mereka tinggal bersama, harus memikirkan ke arah pernikahan. Tapi Ema menolak. Ellie semakin tua dan ia semakin lemah, ia merahasiakan penyakitnya dari suaminya, meski Massan akhirnya tahu.
Ia kemudian berfikir untuk membuat pesta pernikahan karena ia dan Ellie tidak pernah melakukan pesta pernikahan, tapi menurut Ellie mereka pernah melakukannya di Skotlandia dulu, saat menandatangani surat pernikahan.Meski begitu, Ema juga ingin ibunya melakukan pesta pernikahan dan menyiapkan gaun.

Ellie jatuh sakit tak lama kemudian dan ia tak sempat mengenakan gaun itu.
Ellie meninggal dunia dalam suasana yang membahagiakan untuknya dimana ia akhirnya punya waktu untuk berbincang bersama suaminya, membicarakan masa lalu. Selama ini, Massan sangat sibuk dengan pabrik dan mereka jarang mengobrol berdua.
Setelah Ellie meninggal dunia, Massan sangat rapuh, ia tak keluar kamar selama 2 hari dan akhirnya ia menemukan semangatnya kembali setelah membaca surat terakhir Ellie.
Surat terakhir Ellie sangat mengharukan, aku menangis saat adegan itu. Isi suratnya intinya adalah rasa terima kasih Ellie karena Massan menjadikannya istri, ia sangat bahagia saat bersama Massan selama ini. Ia juga jujur kalau ia sama sekali tidak mengerti mengenai rasa wiski tapi ia yakin wiski Massan adalah wiski terenak di dunia. Impian Massan adalah wiski dan impiannya adalah Massan.
Setelah itu Massan kembali ke pabrik dan mulai membuat wiski lagi. 12 tahun kemudian ia mendapatkan penghargaan atas wiskinya yang diberi nama Super Ellie.

Aku terharu sekali dengan ending drama ini.
Selama ini Ellie terlihat mengenakan kalung dengan liotin lonceng yang dulu ia temukan di cake itu. Ia tidak pernah melepaskannya. Kalung itu bahkan tergantung rapi dimakam Ellie di Yoichi.
Saat makan cake itu, Massan mendapatkan koin, tapi aku nggak pernah melihat Massan memegang koin itu dan saat adegan terakhir terlihat Massan meletakkan koin itu di makam Ellie dan aku terharu banged ternyata Massan masih menyimpan koin itu seumur hidupnya.

Perjuangan Ellie di Jepang tidak lah mudah karena pada masa itu orang asing masih jarang di jepang, apalagi menikah dengan Massan, mereka menghadapi banyak cobaan.
Tapi Saat semua orang menertawakan impian Massan membuat wiski pertama di Jepang, satu-satunya yang selalu percaya adalah Ellie. Ellie selalu percaya Massan pasti bisa melakukannya. Karena itu Massan selalu mendapat kekuatan setiap kali dia terpuruk.
Saat orang tuanya, saudaranya, rekan kerjanya, tetangganya menertawakannya, Ellie satu-satunya yang selalu percaya.
Ellie sangat mencintai Massan dan begitu juga sebaliknya. Ellie sebenarnya disukai oleh ibu Massan tapi karena Ellie orang asing, dia tak bisa menerimanya. Akhirnya Ellie diterima sebagai menantu keluarga Kameyama sebelum ibu menghembuskan nafas terakhirnya.
Aku menangis saat ibu menangis mengatakan kenapa Ellie harus terlahir sebagai orang asing.

Kisah Ellie dan Massan benar-benar tertanam di hatiku, kisah mereka berdua sangat indah menurutku. Meski tidak pernah dibahas disini, aku rasa Ellie lebih tua beberapa tahun dari Massan, karena Massan satu sekolah dengan adik Ellie, jadi bisa dibilang Massan seumuran dengan adik Ellie. Ellie tidak pernah menghubungi keluarganya di Skotlandia tapi kemudian ia mendapatkan surat dari adiknya saat kesehatan ibu mereka memburuk. Itu juga merupakan adegan yang sangat mengharukan dalam drama ini.

Aku biasanya nggak begitu baper sama pasangan asadora karena lovey dovey mereka sangat seidkit, tapi di Massan, aduh natural banged. Skinsip Massan dan Ellie sangat banyak, pokoknya kayak suami istri beneran. Chemistry mereka berdua benar-benar sangat bagus sampai aku lupa kalau ini adalah sebuah drama. Mungkin karena Ellie dari luar negeri kali ya, jadi dia sering memulai skinsip duluan pada Massan.

Kesuksesan seorang suami adalah karena ada istri yang setia mendukungnya. Aku pernah mengatakan hal ini saat menulis review Gegege no Nyobo, maka disini aku mengatakannya lagi. Ellie benar-benar seorang istri yang sangat setia disamping suaminya. Saat semua orang mengejek Massan dan ragu mengenai wiski dan berfikir Massan tak akan berhasil, bahkan Massan sendiri juga mulai ragu, Ellie satu-satunya yang selalu percaya, Massa pasti bisa melakukannya. Massan pasti akan membuat wiski yang enak suatu hari nanti. Kepercayaan Ellie benar-benar menjadi penyemangat bagi Massan, disaat sulit Ellie selalu disampingnya dan mendukungnya. Karena itu saat Massan kehilangan Ellie, ia kehilangan separuh jiwanya. Tapi mengetahui sang istri tetap mengawasinya, Massan tak punya hal lain yang bisa dilakukan selain membuat wiski.
Massan menamakan wiski yang mendapat penghargaan sebagai Super Ellie. Aku lupa itu wiski yang mana tapi menurutku itu adalah wiski yang pertama kali dibuat oleh Massan saat ia dan Ellie membuka pabrik di Hokkaido.

Aku sangat menyarankan asadora ini untuk kalian yang bingung mau nonton asadora mana lagi HAHAHAHHA. Pokoknya ini asaodra wajib ditonton bagi penggemar asadora. Jangan ragu dengan episodenya yang banyak, hanya 15 menit per episode dan dijamin puas!!!! Hohohohohooh.
Aku memberikan rating 4 untuk asadora ini, sayang ya nggak bisa ngasih rating 5. Asadora yang aku beri rating 5 dari yang pernah aku tonton adalah Asa ga Kita dan Chiritotechin sih HAHAHAHHA.
Bagi yang menunggu review Asa ga Kita, aku akan menulisnya setelah drama ini, karena aku memang menonton Asa ga Kita setelah Massan heheheehehe~

Story: 5/5
Acting: 5/5
Cinematography: 3,5/5
Music: 3/5
Opening: 4/5
Ending: 4/5
Recommended!

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts