Friday, 20 September 2019

[Sinopsis] Natsuzora Week 23: Episode 136-138

Di minggu ke-23 bagian 2 ini, Natsu menemukan jawaban dari apa yang belakangan meragukan baginya, apakah ia harus berhenti bekerja atau tidak. Tenyo memberikan jawaban itu padanya setelah ia melihat salah satu lukisan Tenyo yang terinspirasi oleh keindahan Tokachi dan masa lalu mereka. Hal itu diperkuat dengan keinginan Yuu untuk kembali melihat animasi yang dibuat oleh sang ibu, Natsu memutuskan untuk menerima tawaran Kazuhisa dan berhenti dari Toyo Movie untuk sekali lagi mencoba membuat film animasi di Mako Pro.

Sinopsis Natsuzora Week 23: Natsu yo, Tenyo-kun ni sayonara o!
-Natsu, Goodbye to Tenyo-kun-

Natsu dan Yuu jalan-jalan ke Obihiro setelah meninggalkan rumah keluarga Yamada. Setsu Getsu sekarang punya nama lain sejak Yukijiro menjadi penerus, yaitu Lune de Neige. Yukijiro sepertinya ingin mengubah Setsu Getsu menjadi toko makanan Perancis dengan bahan-bahan lokal dari Hokkaido. Yumiko setelah resign dari Koperasi Pertanian Tokachi sibuk membantu suaminya di toko mereka.
Saat Yuu dan Natsu datang hari itu, Yukijiro menyajikan makanan khas Setsu Getsu untuk Yuu dan Yuu sangat menyukainya. Yukimi bahkan lega karena Yuu menyukai makanan toko mereka membuat Yukijiro senang karena puteranya menunjukkan ketertarikan menjadi penerusnya kelak meski Yumiko mengatakan kalau Yukimi bisa memilih jalan lain, jadi nggak harus jadi penerus. Melihat keluarga Obata yang nggak berubah sama sekali, tetap suka adu mulut seperti biasa membuat Natsu tertawa dan ibu Yukijiro senang melihat Natsu bisa tertawa lagi, mengingat hari ini Natsu mengunjungi rumah Tenyo.
Yumiko meminta ibunya jangan menyinggung hal itu karena mereka nggak tau Natsu tertawa dari hati atau hanya dipaksakan untuk memperlihatkan dia baik-baik saja. Tapi Natsu mengatakan ia baik-baik saja, meski Tenyo tidak ada lagi, ia akan terus berjuang menunjukkan kalau ia bisa melakukannya. Yukijiro setuju, ia juga sedih karena Tenyo sudah tidak ada lagi, tapi mereka nggak akan larut dalam kesedihan.

Nenek Yukijiro kemudian muncul menyapa Natsu, ia sempat salah berfikir Natsu adalah Yuu, LOL, sepertinya sih cuma bercanda aja. Ayah Yukijiro juga datang menyapa mereka dan ingin menunjukkan sesuatu pada Natsu. Yukijiro tampak khawatir karena menurutnya masih terlalu awal menunjukkan itu pada Natsu. Natsu bingung apa yang mereka bicarakan.
Ayah Yukijiro kemudian mengeluarkan sesuatu, sebuah gambar. Ayah Yukijiro mengatakan sebelum Tenyo jatuh sakit, ia meminta Tenyo untuk menggambar kertas kado/pembungkus okashi khusus Setsu Getsu dan itu adalah gambar yang digambar oleh Tenyo. Natsu melihat gambar itu dan air mata jatuh dipipinya. Gambar itu adalah gambar pemandangan Tokachi yang menyejukkan hati, tapi yang menarik, ada seorang gadis kecil disana.
Malam saat Tenyo menyerahkan itu pada ayah Yukijiro, ayah sudah merasa kalau gadis kecil digambar itu adalah Natsu dan meski Teny tidak secara langsung mengatakan itu adalah Natsu, tapi ayah Yukijiro tahu akan hal itu. Kalau nggak salah Tenyo mengatakan anak seperti Natsu ada banyak di Hokkaido, jadi nggak harus Natsu meski modelnya memang Natsu sih. Natsu juga ada hubungan dengan Setsu Getsu, makanya ia membuat modelnya adalah Natsu. Jika suatu saat nanti Natsu sedang kesulitan di Tokyo, ia harap Setsu Getsu mengirim okashi pada Natsu di Tokyo dan melihat pembungkus itu dan makanan Setsu Getsu, Natsu akan menemukan semangatnya lagi. Ia juga berharap orang yang makan makanan Setsu Getsu akan bahagia dan begitu juga ia berharap Natsu membuat banyak orang bahagia dengan karyanya.
Ayah Yukijiro mengatakan pada Natsu kalau Tenyo sangat menghargai perasaan mereka sejak kecil dulu, jadi ia berharap Natsu juga melakukan hal yang sama. Nenek mengatakan itu memang menyakitkan kehilangan orang yang mereka sayangi, tapi itu harus membuat Natsu lebih kuat lagi dan hiduplah tanpa rasa malu dengan kenangan berharga anda dimasa lalu..
Natsu menangis smabil tersenyum. Keluarga Obata membungkuskan okashi Setsu Getsu untuk dibawa Natsu ke Tokyo, tentu saja dengan pembungkus yang didesign oleh Tenyo.

Malam harinya, Natsu dan Yuu pulang ke rumah keluarga Shibata, diantar pake mobil oleh Yumiko, jadi Yumiko sekalian makan malam di rumah keluarga shibata. Ayah Sara juga datang malam itu. Saat makan malam, semuanya mengenang Tenyo, mengingat apa yang Tenyo lakukan semasa hidupnya. Bagi ayah Sara, hidup Tenyo itu nggak pendek dan juga tidak panjang, tapi Tenyo pernah hidup dan begitulah hidupnya. Tenyo meninggalkan banyak karya sebelum meninggal dan karya itu akan tetap ada. Bagi Natsu, Tenyo itu sangat hebat, meski sudah tidak ada bersama mereka lagi, Tenyo tetap hidup dihati mereka dan banyak orang. (Aku jadi ingat film Yokomichi Yonosuke yang membahas tentang 'apa sih yang orang lain ingat tentangmu saat mendengar kabar kamu telah tiada atau saat mengenangmu? Apakah yang ada dipikiran mereka pertama kali saat namamu disebutkan, apakah kebaikanmu, keburukanmu, kelucuanmu atau justru mereka sulit mengingat saat kamu masih ada dulu. Film yang sangat aku rekomendasikan, yang main Kora Kengo & Yoshitaka Yuriko).
Malam itu, Natsu membacakan cerita 'Small House on the Prairie' untuk Yuu. Small House on the Prairie adalah novel yang sebelumnya diberikan Kazuhisa pada Natsu karena Kazuhisa berfikir ia ingin membuat animasi itu bersama Natsu. Setelah Yuu tidur, Natsu masih lanjut membacanya dan tiba-tiba ia merasa ide muncul dikepalanya. Natsu mulai mengambil kertas gambar dan menggambar character design untuk animasi itu. Tangan Natsu bergerak sendiri sepertinya, ia sangat menikmati membuat cerita itu. Keesokan paginya, Yuu bangun duluan dan membangunkan ibunya setelah melihat apa yang digambar ibunya semalam. Ia mengatakan ibunya sangat hebat karena membuat character design untuk cerita semalam, Yuu mengatakan kalau ia ingin menonton cerita itu. Natsu terkejut mendengarnya.
Natsu langsung turun kebawah, meminta izin pada ibunya untuk menelpon ke Tokyo. Untung Kazuhisa belum berangkat kerja dan sempat mengangkat telpon. Natsu bertanya apakah cerita yang waktu itu sudah mulai dibuat dan Kazuhisa mengatakan belum (Sepertinya Kazuhisa belum mengatakan pada siapapun) dan Natsu kemudian mengatakan kalau ia ingin membuat animasi dari novel tersebut. Kazuhisa tentu saja terkejut, karena saat ia menyampaikan niatnya untuk membuat animasi itu bersama NAtsu, Natsu menolak. Mendengar Natsu mengatakan ingin melakukannya, Kazuhisa sangat senang. Ia juga lega karena Natsu terdengar baik-baik saja.
Fujiko lega mendengar hal itu, akhirnya Natsu menemukan jawaban dari sesuatu yang ia ragukan. Natsu mengatakan pada ibunya sepertinya ia akan tetap melanjutkan pekerjaannya sebagai animator dan lagi-lagi Tenyo membantunya menemukan jawaban yang sedang ia cari.

Malam harinya, Akemi kembali ke Tokachi untuk bertemu dengan Natsu setelah sekian lama. Setelah lulus dari Universitas Hokkaido, Akemi menetap di Sapporo dan berhasil masuk ke perusahaan yang sama dengan Nobu-san. sepertinya sih Akemi menjadi reporter seperti Nobu-san. Natsu akan kembali ke Tokyo pada hari minggu dan Akemi merasa kok cepat banged, padahal Natsu jarang-jarang bisa liburan, ia yakin Yuu juga ingin lama-lama bersama mamanya. Tapi Yuu mengatakan pekerjaan ibunya sangat sibuk, ia tidak boleh egois dan merepotkan ibunya, ia harus bisa membantu ibunya agar ibu tidak repot. Seluruh anggota keluarga terkejut mendengar pemikiran dewasa Yuu itu. Akemi menuduh Natsu mengajarkan anaknya begitu, tapi Natsu membantah ia tak pernah mengajarkan Yuu begitu, Yuu paham sendiri.
Fujiko protes Akemi menyuruh Natsu tinggal lebih lama, padahal Akemi sendiri akan kembali ke Sapporo besok. Akemi mengatakan dia nggak bisa ngambil libur lama-lama karena pekerjaannya. NAtsu mengerti, menjadi wanita karir memang sangat sulit. Fujiko mulai membahas mengenai apakah nggak ada pria yang baik di tempat kerja Akemi dan Akemi protes ibunya lagi-lagi membahas itu, ia mengingatkan ibunya zaman sekarang perempuan itu dilahirkan bukan untuk menikah aja. Teruo berkomentar kalau lama-lama Akemi jadi mirip Yumiko HAHHAHHAHAAH. Tapi Akemi nggak suka dibandingkan dengan Yumiko karena menurutnya pada akhirnya Yumiko cuma setengah-setengah aja, karena Yumiko berakhir dengan memilih keluarga daripada pekerjaan. TApi Natsu mengatakan Yumiko melakukan itu untuk mendukung pekerjaan suaminya, Yumiko menjalani hidupnya dengan jalan yang ia pilih.
Kakek bertanya apakah Natsu akan terus melanjutkan pekerjaannya dan Natsu mengatakan sebenarnya ia berfikir untuk berhenti, tapi setelah ia bicara pada Tenyo, ia jadi ingin terus melanjutkan pekerjaannya. Kakek mengerti. Akemi bingung dimana Natsu bicara dengan Tenyo dan Natsu mengatakan dimana saja. Akemi nggak paham dan Fujiko kaget karena Akemi nggak paham, ia nggak yakin Akemi ini bisa bekerja di stasiun TV dengan baik. Tapi Akemi mengatakan pekerjaan mereka itu berdasarkan fakta. lol.
Sara mengatakan ia pikir sebaiknya Natsu memang terus melanjutkan pekerjaannya, karena ia yakin Chiharu pasti menonton disuatu tempat. Melihat animasi yang dikerjakan Natsu, chiharu pasti lega karena Natsu baik-baik saja. Fujiko juga setuju. NAtsu mengatakan awalnya ia terus berjuang demi pekerjaannya agar namanya masuk ke poster agar Chiharu mengetahui kalau ia tetap ada disana menunggunya dan berharap mereka bertemu suatu hari nanti, karena itu ia tidak boleh berhenti. Yang lain setuju.

Sementara itu di Mako Pro, Kazuhisa semakin bersemangat dengan rencana membuat film animasi Small House on the Prairie. Ia bahkan sudah membuat planning-nya dan menyerahkan pada Mako keesokan harinya. Kazuhisa sudah yakin kalau ia akan membuat animasi itu dengan Natsu sebagai animatornya. Mako dan yang lain tentu saja terkejut karena itu artinya NAtsu akan pindah ke Mako Pro. Kazuhisa mengatakan kalau bukan sekarang, tapi secepatnya, karena Natsu mengatakan sendiri kalau ia ingin melakukannya. Mako sangat senang mendengarnya karena artinya itu keinginan Natsu sendiri, bukan karena kata-kata Kazuhisa.
Shimoyama-san, Kamiji dan Momochi juga senang karena mereka akan bekerja bersama Natsu lagi, mereka yakin Toyo Movie akan menangis karena Natsu keluar. Mako masih nggak percaya dengan hal itu. Kazuhisa mengatakan Natsu sedang di Hokkaido, ia yakin Natsu menemukan jawabannya disana, jadi pasti itu berasal dari lubuk hati Natsu sendiri.
Sore harinya, Natsu dan Yuu tiba di Tokyo. Kazuhisa baru pulang malam harinya dan melihat pembungkus okashi Setsu Getsu yang digambar oleh Tenyo. Natsu mengatakan setelah melihat gambar itu-lah ia berfikir untuk tetap melanjutkan pekerjaannya. Kazuhisa teringat bagaimana dulu sebelum menikah dengan Natsu ia sempat bertemu dengan Tenyo dan Tenyo memintanya untuk menjaga Natsu. Yuu excited melihat ayahnya dan lari ke pelukan Kazuhisa. Yuu mengatakan akhirnya ia bisa melihat kuda asli. Natsu tersenyum mengatakan sebenarnya yang dilihat oleh Yuu adalah gambar kuda, gambar terakhir Tenyo. (gambar pertama dan terakhir Tenyo adalah gambar kuda T_T)

Setelah Yuu tidur, Kazuhisa menyerahkan buku rencana untuk animasi Small House on the Prairie pada Natsu. Natsu terkejut karena Kazuhisa sudah membuatnya. Kazuhisa mengatakan kalau dalam film animasi mereka nantinya, settingnya adalah Hokkaido. Natsu terkejut mendengarnya. Kazuhisa mengatakan kalau ia memang sudah berencana untuk menjadikan Hokkaido sebagai lokasi film animasi sejak awal.
Natsu bertanya apakah Kazuhisa ingin ia melakukannya karena Kazuhisa ingin membuat cerita keluarga perintis Hokkaido?
Itu adalah salah satu alasannya tapi yang ingin ia perlihatkan adalah keluarga perintis seperti keluarga Shibata, Tenyo-kun dan warga Tokachi lainnya, ia ingin memasukkannya dalam animasi ini. Ia ingin membuat sesuatu yang real yang hanya bisa dilakukan oleh animasi dan tentu saja kalau ia memikirkan animator mana yang bisa melakukannya, jawabannya adalah Natsu.
Mako-san tentu saja sudah setuju, tapi Mako-san punya syarat, ia ingin Natsu yang menjadi drawing director untuk animasi ini. Shimoyama-san dan Kamiji juga setuju. Natsu tentu saja kaget karena Mako Pro punya Shimoyama dan Kamiji tapi kenapa memilihnya dan Kazuhisa mengatakan itu karena Natsu punya bakat menjadi drawing director. Natsu mengerti, jika Kazuhisa yakin padanya, ia akan mencobanya.

Keesokan harinya, Natsu dan Naka-san bicara saat makan siang. NAtsu merasa nggak enak untuk mengatakannya, jadi dia agak deg degan saat mengatakan kalau ia memutuskan untuk berhenti dari Toyo Movie. Naka-san cukup kaget mendengarnya dan bertanya apakah Natsu akan berhenti menjadi animator. Natsu mengatakan ia tidak akan berhenti, ia akan melanjutkan pekerjaannya. Naka-san akhirnya mengerti kalau Natsu akan pindah perusahaan, mungkin Naka-san jauh-jauh hari sudah menduga hal ini akan terjadi mengingat satu per satu rekan kerjanya berhenti.
Natsu mengatakan berkat Naka-san dan dukungan rekan kerja yang lain, ia bisa melanjutkan pekerjaannya di Toyo Movie, tapi sekarang ia malah mau berhenti, ia merasa seperti mengkhianati mereka. Naka-san bertanya apakah menurut Natsu ini adalah pengkhianatan?
Natsu mengatakan kalau tentu saja ia tidak berniat mengkhianati mereka dan Naka-san mengatakan kalau begitu, pilihan Natsu itu bukan lah pengkhianatan. Naka-san bertanya apakah Natsu akan ke Mako Pro dan Natsu membenarkan, ada naskah yang sangat ingin ia lakukan. Naka-san mengerti.
Bagi Natsu, Naka-san seperti guru-nya, jalan apapun yang dipilih oleh murid, guru akan mendukung karena guru tetap lah guru. NAka-san nggak tahu kalau Natsu menganggapnya begitu dan mengatakan jika ia adalah guru bagi Natsu, maka lain lagi ceritanya, yang dilakukan Natsu itu adalah pengkhianatan. Natsu terkejut mendengarnya.
Tapi Naka-san ternyata cuma becanda dan Natsu berkomentar kalau Naka-san nggak cocok bercanda, Naka-san kalau mau becanda harus bilang dulu ini candaan, kalau tidak makan tidak akan ada yang tertawa HAHAHAHHAA. Karena Naka-san mengatakan dengan wajah serius gitu XD

Natsu menyerahkan surat pengunduran diri pada bos dan bos nggak bisa berkata apa-apa. Penanggung jawab panik saat tahu Natsu akan berhenti dari perusahaan, karena Natsu sangat berbakat dan tidak ada yang bisa menggantikannya. Ia akan sangat kesulitan jika Natsu berhenti meski Natsu berjanji kalau ia akan menyelesaikan animasi yang sedang mereka kerjakan sebelum berhenti. Animator lain terkejut karena baru tahu Natsu akan berhenti. Horiuchi-san menggunakan kesempatan itu untuk meminta penanggungjawab membiarkannya mengambil alih posisi Natsu sebagai drawing director dan karena memang nggak ada animator lain yang bisa dipercaya, Natsu juga merasa kalau Horiuchi-san bisa melakukannya, penanggung jawab akhinya setuju. Meski ia masih kesal kehilangan animator seperti Natsu.
Yang lain berfikir Natsu akan berhenti dari Toyo Movie untuk menjadi ibu rumah tangga tapi saat NAtsu mengatakan kalau ia akan pindah ke Mako Pro, yang lain kaget dan kecewa, atau mungkin takut karena Natsu akan menjadi saingan mereka? HAHAHAHAHAHAHA.
Suasana jadi awkward gitu dan Natsu berusaha mengubah suasana dengan kembali melanjutkan pekerjaannya.

Sore harinya, Natsu menjemput Yuu di kantor Saitaro. Yang ada di kantor saat itu cuma Saitaro dan Kouko-san. Saitaro sudah mendengar kabar mengenai Tenyo dan sedikit mengkhawatirkan Natsu. Natsu mengatakan ia baik-baik saja dan mulai tahun depan ia akan bekerja bersama-sama Kazuhisa lagi. Saitaro dan Kouko-san terkejut mendengarnya, Saitaro tahu kalau Natsu membuat keputusan itu saat ia kembali ke Hokkaido.
Kouko-san mendukung keputusan Natsu dan mengingatkan Natsu jika filmnya sudah selesai ia berharap Natsu menggunakan seiyuu dari kantor mereka. Natsu mengerti.
Saat pulang bersama-sama dengan Yuu, Natsu mengatakan mulai dari sekarang ia akan terus sibuk dan ia meminta maaf karena Yuu akan kesepian karena ia tak bisa menghabiskan waktu banyak dengan Yuu. Yuu mengatakan ia tidak apa-apa karena ia sangat menyukai ibunya.
Dan begitulah, Natsu melanjutkan pekerjaannya di Toyo Movie sampai Maret 1974.

-To Be Continued-

Komentar:
Akhirnya Natsu memutuskan pindah ke Mako Pro dan aku sudah menunggu itu sejak lama. MAntap juga Mako-san bisa meragkul bakat-bakat dari Toyo Movie ke perusahaannya. Memang sih, lingkungan kerja itu sangat penting, jika bisa memilih pekerjaan dimana kita mengerjakan sesuatu yang ingin kita lakukan, ya sebaiknya pilih itu.
Small House on the Prairie dinovel asli bersetting di Amerika bagian barat tapi di film animasi nanti akan bersetting di Hokkaido. Ceritanya tentang keluarga perintis di Hokkaido, yang melakukan pertanian dan peternakan, cocok banged sama keluarag Shibata. Makanya di preview minggu ke-24, tim Mako Pro akan ke Hokkaido melakukan penelitian. Aku nggak sabar melihat movienya.
Minggu ke-24 sudah tayang jadinya aku bisa melihat beberapa screencapture-nya kalau movienya nanti tokoh utamanya adalah Natsu kecil dan Tenyo HAHAHAHHAHHHA. PAda akhirnya tetap Tenyo ya.

Natsu kembali menemukan semangatnya setelah ia bertemu dengan Tenyo lagi, meski yang ia temui bukan Tenyo tapi jiwa Tenyo yang hidup dalam lukisan-lukisannya, dalam diri mereka yang mengenal Tenyo. Tenyo tidak pernah menyerah akan sesuatu yang ia sukai sampai akhir dan ia juga ingin Natsu melakukan hal yang sama. Perasaan itu tersampaikan pada Natsu yang akan berhenti dari pekerjaannya dan memutuskan untuk tetap melanjutkan pekerjaan sebagai animator. Aku suka bagaimana Tenyo mengatakan kalau dia hanya bisa menggambar, yang membuat gambarnya bergerak itu adalah tugas Natsu. Natsu dan Tenyo memang punya hubungan yang sangat dalam.
Aku menyukai lukisan Tenyo yang ia buat spesial untuk kertas pembungkus okashi Setsu Getsu yang memperlihatkan keindahan Hokkaido. Tapi tetap rasanya aneh kalau Natsu ada digambar itu karena harusnya kan Yukijiro atau Yumiko HAHHAHAHAHAHA. Kecuali Natsu menikah dengan Yukijiro jadi wajar, masalahnya itu kan pembungkus makanan Setsu Getsu, rasanya nggak pas ada gambar Natsu disana. Kalau aku nggak salah Tenyo memang nggak langsung bilang kalau anak perempuan di gambar itu adalah Natsu, tapi siapapun yang melihat yang tahu Natsu dan Tenyo pasti berfikir kalau itu Natsu.
Lukisannya indah, simpel, aku suka. Di spoiler nggak dikatakan kalau lukisan itu untuk bungkus makanan Setsu Getsu, jadi aku pikir itu semacam lukisan rahasia Tenyo yang nanti akan ditemukan setelah Tenyo meninggal dunia HAHAHHAHAAH.

Di minggu ke-23 ini benar-benar cocok dengan judulnya, mengucapkan selamat tinggal pada Tenyo. Tapi Tenyo masih akan terasa banged jiwanya dengan Natsuzora karena bagaimanapun salah satu tokoh di film animasi Small House on the Prairie nantinya adalah Tenyo kecil. Tenyo semasa hidupnya, hidup dengan baik dan meninggalkan kesan pada mereka yang mengenalnya. Saat orang mengaingat nama Tenyo, orang akan mengingat lukisannya. Setidaknya Tenyo punya sesuatu yang ditinggalkan yang membuat orang mengingat siapa dirinya.
Aku menyebutkan diatas kalau menonton episode ini aku jadi ingat film Yokomichi Yonosuke yang membahas mengenai apa yang orang lain ingat tentang dirimu setelah kamu tiada. Kalau nggak salah aku pernah membuat reviewnya deh.

Aku terlambat membuat sinopsis Natsuzora ini beberapa minggu belakangan karena jadwal membuat sinopsis sempat berantakan karena aku liburan. Jadinya, saat sinopsis ini diposting, minggu ke-25 sedang tayang. Biasanya aku berusaha membuat sinopsis sebelum minggu selanjutnya tayang. Tapi mungkin karena mood juga ya. Semoga bisa terkejar, jadi pas dramanya tamat, aku juga selesai bikin sinopsisnya. Pengennya sih begitu.
Hirose Suzu sudah menyelesaikan tugas terakhirnya sebagai heroine asadora pada 17 September lalu, yaitu acara heroine baton pass ceremony, dimana Suzu menyerahkan baton heroine pada Toda Erika yang menjadi heroine untuk asadora selanjutnya setelah Natsuzora tamat. Aku mungkin nggak akan membuat sinopsis Scarlet, tapi aku akan tetap menontonnya~

Share:

0 comments:

Post a Comment

Follow by Email

Translate

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


SUPPORT US

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Ayase Haruka Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Darren Wang Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fujiki Naohito Fuka Koshiba Fukagawa Mai Fukuchi Momoko Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Higa Manami Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kanjiya Shihori Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kiritani Kenta Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Lily Franky Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Matsushima Nanako Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Minami Sara Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Moka Kamishiraishi Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Okada Kenshi Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomita Miu Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Uchida Rio Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts