Saturday, 28 September 2019

[Sinopsis] Natsuzora Week 24: Episode 142-144

TV animasi Sora, The Girl on the Prairie adalah highlight dari Natsuzora dan menjadi animasi terakhir di asadora ini. Nggak mengecewakan sih, mulai dari pencarian ide, character design, storyboard, pengisian suara, Opening dan saat tayang, semuanya dibahas di minggu ke-24 ini. Aku merasa kalau cerita animenya juga bagus. Awalnya aku berfikir model anak laki-laki dalam anime itu adalah Tenyo, ternyata justru Natsu HAHAHAHHAAH. Plot twist banged menurutku.

Sinopsis Natsuzora Week 24: Natsu yo, kono Tokachi o anime ni
-Natsu, makes this Tokachi to an anime-

Natsu berhasil menyelesaikan character design untuk tokoh utama 'Sora, The Girl on the Prairie' yaitu Sora. Hari itu ia menunjukkan pada semuanya dan semuanya kagum dengan gambar itu, seorang anak perempuan yang terlihat biasa saja, tapi tidak terlihat lemah. Pipinya merah dan bajunya juga merah. Manis, kawaii. Kazuhisa juga menyukai character design itu, cocok dengan Sora yang ada dalam bayangannya, jika tokoh utamanya seperti itu, ia juga jadi penasaran seperti apa kehidupan sehari-hari Sora. Kamiji juga menyukai Sora yang digambar oleh Natsu, karakter bagus dan baru. Natsu lega sekali mendengarnya. Dengan begitu sudah diputuskan karakter design untuk Sora. Character design Sora itu sama dengan gadis kecildi opening Natsuzora, bedanya pipi Sora dianime ini warna merahnya dibuat tebal, kalau di opening cuma garis-garis aja.
Setelah menyelesaikan karakter design Sora, Natsu menjemput Yuu di sekolah, kemudian kembali ke Mako Pro. Mulai dari sekarang, Yuu akan menghabiskan waktu di Mako Pro sepulang sekolah, karena Natsu dan Kazuhisa juga sibuk dengan animasi baru jadi mereka pulang malam. Yuu sepertinya sih nggak protes karena ia suka menggambar, ia menghabiskan waktu menunggu ayah dan ibunya sambil menggambar. Kadang ia ditemani oleh Shimoyama-san.

Suatu hari di hari minggu, Nobu-san dan Akemi-chan datang ke Tokyo dari Sapporo. Mereka singgah di rumah keluarga Sakaba. sepertinya keduanya ada dinas di Tokyo, Akemi sedang dilatih untuk menjadi director selanjutnya, jadi Nobu menemaninya latihan di Tokyo.
Akemi juga mendengar kalau beberapa waktu yang lalu Natsu ke Hokkaido dan akan membuat animasi tentang masa lalu kakek. Natsu membenarkan, meski bukan based on true story, tapi memang terinspirasi dari kehidupan para perintis, jadi cocok dengan kakek. Akemi merasa iri dengan Natsu dan Kazuhisa yang menikah dari bidang yang sama dan tetap melanjutkan pekerjaan yang mereka sukai.
Akemi mengatakan saat animenya tayang nanti, orang yang mengenal Natsu pasti tahu kalau itu cerita tentang keluarga mereka. Natsu tidak yakin mengenai hal itu, tapi Kazuhisa mengatakan ia sih nggak masalah jika memang orang menganggap begitu, karena tujuannya memang ingin memperlihatkan sesuatu yang real dalam animasi ini. Nobu-san juga merasa kalau itu menarik. Akemi mengatakan kalau Chiharu-chan melihatnya, pasti Chiharu akan tahu itu adalah cerita Natsu, karena Chiharu juga tahu keluarga mereka. Natsu juga percaya kalau Chiharu melihatnya disuatu tempat.

Setelah Nobu-san dan Akemi pulang, Kazuhisa bicara pada Natsu. Mengenai kisah Sora, sebenarnya ia berharap mereka memasukkan kisah sebenarnya kehidupan Natsu di Tokachi. Karena itu adalah salah satu tujuannya. Saat mendengarkan cerita kakek waktu itu, ia bisa merasakan kesedihan kakek, juga bagaimana kakek menerima orang asing sebagai keluarga dan menghargai hubungan-hubungan sekecil apapun dengan orang lain. Kebaikan itu pasti datang dari pengalaman kakek yang menghadapi berbagai kesulitan. Karena itu ia ingin Sora menjadi sebuah kisah yang menyentuh hati banyak orang.
Kazuhisa juga ingin membuat karakter baru dalam animasi tersebut, orang-orang yang muncul dalam kehidupan Natsu dan kakek. Ia juga ingin membuat Chiharu muncul dalam anime itu. Ia percaya suatu hari nanti Natsu dan Chiharu akan menjadi keluarga lagi, jadi jika Chiharu muncul di anime, seolah-olah itu doa agar mereka bersama lagi. Kazuhisa bertanya apakah Natsu mau menggambar cerita tentang dirinya sendiri?
Natsu setuju, karena baginya hidupnya ini penuh dengan harapan dan doa, rasa percaya pada orang lain. Yang bisa ia lakukan adalah memberikan jiwa pada gambar-gambar yang ia gambar, jadi ia pikir itu bukan ide yang buruk.Dan dengan begitu, Natsu jadi ikut bergabung dengan Kazuhisa dalam membuat naskah animasi, juga storyboardnya. Mereka berdua bekerja bersama-sama untuk membuat sebuah kisah yang baru, jadi sepertinya mereka nggak jadi mengadaptasi novel itu.

Hari berlalu dan Mako Pro sudah masuk dalam tahap pembuatan animasi untuk Sora, The Girl on The Prairie. Mako-san merekrut dua anggota baru untuk membantu mereka, Ishizawa-san, Tateyama-san dan Machida-kun (Yang jadi Machida ini satu agensi sama Suzu, dan Suzu adalah yang menemukan dia saat lagi syuting di sebuah SMA gitu, aku lupa untuk film apa. Kayak scouting gitu nyari2 bakat, ni anak sering dipromosiin bareng Suzu jadi nggak heran dia muncul disini HAHAHHAHAHAA). Jadi dengan 10 staf, Mako Pro mulai membuat TV animasi pertama mereka.
Kazuhisa sebagai sutradara kemudian berdiri dihaapan semuanya untuk menjelaskan cerita seperti apa sih Sora, The Girl on The Prairie ini. Jadi, adegan pertama adalah saat Sora, ayah, ibu dan adik perempuannya pindah ke Hokkaido dengan barang bawaan mereka. Dalam perjalanan, mereka melihat seorang anak laki-laki dan binatang peliharannya mengapung di atas kayu di sungai dan mereka menyelamatkan anak laki-laki itu dan binatang peliharaannya, yaitu seekor tupai, namanya Risu. Nama anak laki-laki itu adalah Rei, ia kehilangan keluarganya yang tersapu arus air sungai. Rei adalah yatim piatu dan keluarga Sora memutuskan membawa Rei bersama mereka. Rei akhirnya melakukan perjalanan bersama keluarga Sora.
Yohei berkomentar, jadi ini adalah cerita tentang anak laki-laki yang akan tumbuh sebagai keluarga dari heroine?
Natsu membenarkan, cerita yang ingin ia buat adalah kisah keluarga perintis melalui pertumbuhan Sora dan Rei.

Natsu dkk mulai membuat animasi. Natsu bertugas membuat adegan pertama, yaitu saat keluarga Sora naik kereta barang yang ditarik oleh seekor kuda. Setelah Natsu menyelesaikan beberapa lembar, Natsu memperlihatkan pada Kazuhisa. Seperti biasa Kazuhisa selalu memuji diawal tapi kemudian ia akan merasakan ketidakpuasannya pada bagian tertentu. Di gambar Natsu itu ia tidak bisa merasakan pergerakan kereta itu, karena mereka melalui jalan kasar dengan batu-batu gitu, jadi ia ingin ia bisa merasakan getaran saat kuda melewati tanah yang kasar. Dengan begitu adegannya terasa excited, bikin waku waku dan terlihat hidup, ia ingin animasi mereka menunjukkan sesuatu yang real seperti itu. Kazuhisa memang mulutnya manis kalau nyuruh orang mengulang lagi, kalau animasi mereka ditonton baik anak-anak ataupun orang dewasa, mereka akan menganggap adegan itu seperti adegan sebenarnya. Natsu punya pengalaman tentang hal itu dari masa kecilnya, ia yakin Natsu bisa melakukannya. Ya, Natsu bisa apa dan ia mengulanginya lagi.
Mako-san cuma bisa melihat mereka saja, dia nggak komentar tapi dari tatapannya sih ia merasa kalau kerja mereka akan sulit nih karena sutradara Kazuhisa sama sekali nggak berubah dari dulu HAHAHAHAHAAH.

Natsu dkk semakin sibuk setiap harinya untuk mengejar deadline. Hari-hari Natsu dilalui dengan cara yang sama setiap harinya. Pagi berangkat ke kantor, sibuk menggambar, sore-nya menjemput Yuu di TK sekaligus membeli makan malam dan kembali ke kantor. Kemudian kerja sampai malam lagi. Kadang Natsu membeli bahannya aja dan mereka memasak di kantor. Malam itu yang memasak adalah Mako-san, napolitan spesial Mako-san.
Untuk masalah seiyuu, Kazuhisa memutuskan melakukan audisi. Mereka mencari suara yang cocok untuk para tokoh di animasi Sora, The Girl on The Prairie. Setelah mendengar beberapa suara peserta audisi, Kazuhisa dan yang lain menemukan suara yang cocok untuk Sora, seorang aktris baru. Aktris itu bukan dari agensi Saitaro tapi Saitaro nggak masalah, mereka juga bekerja menyesuaikan dengan karakter yang ada, jadi nggak harus semuanya dari agensi mereka.
Untuk Rei, pengisi suaranya adalah Remiko-san. Karakter ibu, pengisi suaranya adalah Kameyama Ranko. Untuk karakter ayah, salah seorang seiyuu dari kantor Saitaro.

Natsu sebagai drawing director bertugas mengecek semua genga/douga yang sudah jadi, jadi sebelum menunjukkan ke Kazuhisa, mereka menunjukkan ke Natsu dulu. Atau mereka bisa meminta saran pada Natsu bagaimana menggambar adegan ini dan itu. Misalnya Kamiji yang bertugas menggambar sapi yangberlari ke arah Sora, bagaimana ia harus menggambarnya dan Natsu menyarankan Kamiji harus menggambar sapinya lebih besar, karena dimata anak-anak, sapi itu besar. Atau Shimoyama-san yang menggambar adegan pertama kali sapi menjilat wajah Rei, Shimoyama-san menggambarnya dengan cara komedi ciri khas-nya, sangat menarik. Mereka menikmati pekerjaan mereka.
Semakin lama semakin sibuk, kantor sudah menjadi seperti rumah mereka sendiri. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu di kantor daripada di rumah. Nggak ada waktu istirahat, bahkan makan pun sambil bekerja. Bahkan setelah pulang ke rumah pun Natsu masih terus mengerjakan genga. Ewww, apa nggak kecapean tuh, bekerja terus gitu dari pagi sampai malam. Natsu bisa pulang ke rumah karena nggak mungkin Yuu nginap di kantor, jadi kalau udah jam 9 atau jam 10 dia memang pulang makanya bawa kerjaan ke rumah. Sementara yang lain bahkan menginap di kantor. Kazuhisa juga nggak melembek tuh, udah tau sibuk banged mengejar deadline, tapi kalau ada bagian yang dia nggak puas, dia akan meminta mereka menggambar ulang.
Untuk Opening Song animasi tersebut, Kasumi-san terpilih sebagai penyanyinya. Kasumi-san senang sekali ia diberi kesempatan menyanyikan lagu untuk OP animasi. Ia berterima kasih pada Saitaro yang mengajaknya, tapi Saitaro mengatakan itu adalah keputusan Kazuhisa sebaagi sutradara dan Mako sebagai produser. Saat mereka membicarakan siapa yang akan menyanyikan OP, Mako langsung teringat Kasumi-san dan Kazuhisa juga merasa Kasumi-san cocok menyanyikan Opening animasi mereka.
Dan begitulah Kasumi sangat bersemangat dalam rekaman untuk OP anime Sora, The Girl on the Prairie.

Waktu berlalu, Oktober 1974, episode pertama Sora, The Girl on the Prairie akhirnya tayang di TV. Hari itu, Mako Pro libur, jadi Natsu, Kazuhisa dan Yuu udah di depan TV menunggu animasinya tayang. Tentu saja bukan hanya mereka, keluarga di Hokkaido juga sudah ngumpul di depan TV. Keluarga Obata, keluarga Yamada, Saitaro, Kouko-san dan para seiyuu juga ngumpul di tempat masing-maisng untuk menonton episode pertama.
Narator untuk animasi ini adalah Ando Sakura (heroine Manpuku, Fuku-chan ^^~), ketahuan banged suaranya, khas. Adegan pertama setelah OP adalah saat Sora, ayah, ibu dan adik laki-lakinya naik kereta yang ditarik kuda, melakukan perjalanan ke tempat baru. Model untuk ayah Sora adalah kakek, jadi mirip kakek. Model untuk ibu Sora adalah Fujiko jadi mirip. Takeo jadi kecewa karena dia nggak ada hHAHAHAHAHHAHA.
Untuk video opening, mirip dengan opening Natsuzora, cuma adegannya aja dibalik-balik. Dan ada satu yang menarik, yaitu di akhir OP animasi Sora ada adegan Rei dan Sora bergandengan tangan, Rei berlari dan Sora mengikutinya sambil menggenggam tangan Rei, itu persis sama kayak adegan episode 1 Natsuzora, saat Nobu-san menarik tangan Natsu dan mengajaknya pergi terbang ke langit trus baru OP episode 1 diputar. Bedanya di OP Sora, nggak ada pake terbang, cuma berlari sambil gandengan aja dan setelah itu langsung OP Natsuzora diputar, pokoknya mirip bangeeeeeeeeed.
Nah itu bikin aku baper lagiiiiiiiiiiiiiiiiii...... Nobu-san T____T

Episode pertama animasi Sora berakhir dengan adegan saat Sora dan Rei dikejar oleh sapi yang lepas, Sora berhasil menenangkan sapi itu dengan cara yang sama seperti Natsu saat menenangkan sapi di Tokachi waktu itu. Lalu sapi itu tenang dan menjilat wajah Rei karena menyukai Rei. Naka-san menonton anime itu dari kantor dan ia tersentuh dengan animasi itu, nama Okuhara Natsu dan Sakaba Kazuhisa, rekan kerjanya yang dulu ada disana.
Natsu dan Sakaba sibuk memperhatikan ekspresi Yuu selagi menonton anime Sora. Mereka sepertinya menjadikan Yuu sebagai barometer kepuasan penonton lol. Jadi setelah animasinya selesai, Kazuhisa langsung bertanya pada Yuu bagaimana animasinya dan Yuu mengatakan animasinya sangat menarik dan ia harap Rei bisa menjadi keluarga dengan Sora. Kazuhisa dan Natsu senang karena Yuu menyukai anime yang mereka buat. Fujiko juga langsung menelpon ke rumah Natsu untuk mengabarkan Natsu mereka sudah menonton animenya dan animenya sangat bagus, bahkan kakek yang biasanya begitu tertawa dan menangis saat menonton anime itu. Natsu lega mendengarnya.

Tapi ternyata tanggapan dari sponsor dan stasiun TV berbeda, mereka merasa cerita animasinya terlalu biasa dan nggak menarik, bahkan ada yang terang-terangan mengejek mereka. Karena animasinya ceritanya biasa jadi mereka menganggap Mako Pro santai membuat animasi itu, nggak kerja keras gitu. Tapi bagaimana pun mereka tetap harus lanjut membuat animasinya dan mereka juga nggak akan goyah dengan pendirian awal, mereka nggak akan mengubah ceritanya.
Waktu berlalu, setelah beberapa episode tayang, Mako kembali ke kantor dari pertemuan di stasiun TV membawa banyak surat dari penggemar. Ternyata meski stasiun TV mengatakan ceritanya terlau biasa, anak-anak bahkan orang tua penonton justru menyukai dan menantikan episode selanjutnya. Mereka menyukai Sora dan perjalanan hidupnya. Tentu saja hal ini jadi penyemangat Natsu dkk. Pada akhirnya yang utama adalah pendapat penonton.
Hari itu juga secara resmi Mako mengundurkan diri sebagai pengecek gambar. Selama ini Mako melakukan dua pekerjaan, sebagai produser + mengecek gambar akhir. Ia juga nggak sanggup menghadapi komplain dari Kazuhisa terus, karena itu mereka mempekerjakan pegawai baru disana. Akane-chan, istri Shimoyama-san akan bergabung dengan Mako Pro. Natsu dan Kamiji senang sekali melihat Akane-san lagi. Akane-san mendengar dari suaminya kalau mereka sangat sibuk dan kekurangan orang, karena itu ia ingin membantu mereka, apalagi ia suka cerita Sora. Tapi Akane-san kayaknya nggak bisa bekerja full-time, cuma sampe sore aja. Meski begitu mereka sangat terbantu dengan kehadiran Akane-san, tapi tetap ya, meski nambah 1 mereka tetap sibuk.

Lalu suatu hari dihari minggu, karena deadline, Natsu dkk tetap bekerja. Mako-san di luar bersama Yuu bermain lempar bola. Saat itu bola terlempar ke jalan dan ada anak perempuan yangberdiri disana, mengambilkan bola dan memberikannya pada Yuu. Yuu berterima kasih. Anak perempuan itu melirik-lirik poster yang ada di Mako-Pro jadi Mako berfikir kalau anak itu tahu tempat seperti apa ini.
Anak itu mengatakan ia tahu mengenai Sora dan sangat menyukainya. Mako senang mendengarnya dan mengajaknya masuk ke kantor.

Mako terlalu excited karena anak perempuan itu adalah fans pertama Sora yang langsung datang ke kantor mereka, makanya ia langsung mengajak anak itu masuk dan memperkenalkannya pada yang lain. Mereka memberikan kenang-kenangan untuk anak itu, gambar Sora dan adiknya yang ditempel di plastik kaca gitu (aku lupa istilahnya apa). Dia sangat senang.
Anak perempuan itu bernama Tsuyama Chinatsu dan Momochi kaget karena namanya mirip Natsu. Anak itu datang bersama ibunya yang menunggu dekat jalan. Mako jadi merasa bersalah membawa anak orang ke dalam kantor tanpa pikir panjang lol.
Natsu saat melihat Chinatsu merasakan perasaan aneh dalam dirinya, entah kenapa ada rasa sedih, rasa kesepian dan kerinduan saat menatap gadis kecil itu. Karena itu saat Chinatsu permisi dari sana, Natsu mengikutinya ke pintu dan melihat Chinatsu menggandeng tangan ibunya pergi dari sana.
Natsu mengikuti mereka dan kemudian memanggil nama Chiharu. Gadis kecil itu dan ibunya berhenti, mereka berbalik melihat ke belakang. Dan wow, itu benar-benar Chiharu OMG!!!!

-To Be Continued-

Komentar:
Wah, akhirnya Chiharu-chan muncul lagi T______T Aku terharu.
Minggu ke-25 depan akan menjadi arc terakhir Chiharu, kita akan melihat bagaimana kehidupan Chiharu sekarang. Sepertinya sih ada masalah dalam keluarganya.
Aku yakin Chiharu melihat credits Sora, The Girl on the Prairie dan tau animatornya adalah kakaknya Natsu, karena Natsu tetap menggunakan nama Okuhara Natsu sebagai nama penanya saat bekerja. Mungkin-kah Chiharu tahu NAtsu ada disana makanya ia membawa puterinya kesana, alasan lain selain Chinatsu adalah penggemar Sora?
Mungkin secara tidak langsung Chiharu merindukan kakaknya karena masalahnya?

Animasi Sora, The Girl on the Prairie sangat menarik menurutku, apalagi untuk animasi lama tahun 1974. Awalnya aku pikir model Rei itu adalah Tenyo, karena kan anak laki-laki, siapa sangka model Rei justru Natsu sendiri HAHAHAHHAHAHA. Sora tokoh utama mungkin adalah Yumiko hehehe.
Aku suka bagaimana keluarga berkumpul untuk menonton episode pertama animasi yang dibuat oleh animator yang mereka kenal. Gimana ya rasanya punya kenalan animator trus menonton animasinya. Animasi Sora, The Girl on the Prairie awalnya tidak disambut baik oleh para sponsor, tapi untung saja penggemar menyukainya. Dalam dunia TV memang apa yang disukai penonton-lah yang akan menjadi pemenangnya.
Aku tahu jam kerja di Jepang itu gila banged, tapi wow, sampai menginap di kantor gitu tiap hari lembur apa nggak capek ya, terutama yang punya keluarga. Ke rumah pun bawa kerjaan, duh bisa stress. Makanya banyak yang overwork di Jepang. Tapi aku dengar belakangan udah nggak separah itu lagi kondisi kerjanya, mereka juga udah libur hari sabtu-minggu. Makanya mulai tahun depan asadora itu cuma senin-jumat.

Aku masih baper sama adegan OP Sora, The Girl on the Prairie, apa-apaan itu adegan favoriteku di episode 1 masuk. Sayangnya yang di episode 1 nggak jodoh, padahal itu adalah hint utama waktu itu HAHAHHAHA.
Well, setidaknya Nobu-san muncul di minggu ke-24 ini dan dia akan muncul lagi diminggu ke-25 nantinya, karena Chiharu muncul. HAHAHHAHAHAHA.
Nobu-san makin ganteng nggak sih HAHAHHHAHAHAHAH Setelah lama menghilang, muncul lagi tambah ganteng sih aku lihat XD

Share:

0 comments:

Post a Comment

Follow by Email

Translate

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


SUPPORT US

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Ayase Haruka Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Darren Wang Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fujiki Naohito Fuka Koshiba Fukagawa Mai Fukuchi Momoko Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Higa Manami Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kanjiya Shihori Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kiritani Kenta Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Lily Franky Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Matsushima Nanako Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Minami Sara Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Moka Kamishiraishi Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Okada Kenshi Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomita Miu Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Uchida Rio Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts