Friday, 19 May 2017

[Review] G00n Ju Minggu ke-2 (Episode 3 & 4)


Wow, Goon Ju alias Ruler: Master of the Mask makin lama makin seru aja ya, seiring dengan rating yang terus naik dan naik. Aku senang ini drama ternyata tidak fokus pada masalah percintaannya, aku pikir karena teaser awal adalah Yoo Seung Ho dan Kim So Hyun, jadi akan fokus pada masalah cinta gitu. Ternyata sampai episode 4 atau episode 8 versi 30 menitan, momen OTP malah masih dikit banged. Screentime Ga Eun juga dikit banged huhuhuhuhuhu. Jadi sedih.
Awalnya aku tetap ingin membuat postingan review keseluruhan atau recaps, tapi sepertinya aku tidak punya cukup banyak waktu, jadi aku akan lebih banyak menceritakan mengenai komentarku terhadapa beberapa adegan. Karena aku yakin yang membuat sinopsisnya udah banyak kan ya.
Aku sebenarya bingung mau pake episode yang 1 jaman atau menggunakan episode yang 30 menit per episodenya, akhirnya memutuskan memakai nama minggunya saja HAHAHHAHAHHA.


Di minggu kedua ini, episode 3 dan 4 atau episode 5,6,7,8 (susah banged yak, gegara MBC bagi jam tayang gini) menurut aku belum terlalu kelihatan serunya.
Setelah tiba-tiba diserang oleh kelompok Pyun Soo, Sun, Seon dan Chung Won berusaha melawan 3 lawan banyak dan mereka berhasil kabur setelah pengawal istana datang membantu. TApi sebelumnya Sun sempat menyelamatkan Chun Soo dan ia marah karena tugasnya adalah melindungi putera mahkota bukannya diselamatkan. Sebenarnya hal seperti ini cukup melukai diri pengawal sih ya.
Sun sendiri masih memanggil Chung Won sebagai 'guru' dan ternyata Chung Won ini belum resmi jadi pengawalnya, jadi karena itu ia senang saat Chung Won mengatakan kalau ia adalah pengawal putera mahkota.
Sementara itu Sun dan Seon sendiri sudah menunjukkan pertemanan mereka, Seon masih takut-takut sih sama putera mahkota.


Ayah Ga Eun sendiri memulai investigasinya bersama pengawal Park Moo Ha tapi Moo Ha ini kelihatan agak sombong karena mereka mendapat perintah dari putera mahkota.
Mata-mata Pyun Soo dimana-mana jadi mereka bisa langsung tahu apa yang terjadi dan seperti biasa mereka tak segan-segan membunuh siapapun yang melawan.
Gon sendiri mengenali wajah putera mahkota karena ia melihat Seon memegang perhiasan putera mahkota dan kelompok Pyun Soo mulai sibuk karena ayah Ga Eun yang mendapat kepercayaan putera mahkota. Tentu saja mereka berencana akan membunuhnya.
Tapi mereka tidak akan membunuh secara langsung dan menyuruh istana yang melakukannya.
Disini aku merasa kalau kelompok Pyun Soo memang pintar banged sih, bagaimana menghadapi musuhnya, mereka membuat istana makin tak berdaya dengan mengancam keselamatan putera mahkota, kalau istana menolak membunuh ayah Ga Eun. Raja selalu melakukan sesuatu untuk melindungi anaknya, jadi ia tak ragu menyuruh pengawal menangkap ayah Ga Eun.

Raja sebenarnya punya rencananya sendiri untuk menggulingkan Pyun Soo dan tentu saja ia menganggap tindakan putera mahkota itu adalah sesuatu yang gegabah.
Aku setuju sih dengan Raja, Sun terlalu gegabah melakukannya tanpa tahu kelompok seperti apa Pyun Soo itu dan apa yang sudah Pyun Soo lakukan. Dan karena ketidaktahuannya itulah yang membuat ia berfikir kalau hukum bisa menyelesaikan segalanya, dia tidak sadar tindakannya akan membahayakan nyawa banyak orang.
Pada akhirnya Raja memberitahu Sun kalau membentuk departemen pasokan air adalah tebusan untuk nyawa Sun, dia sangat kaget. Disini aku sedih banged, Sun akhirnya tahu kalau semua ini adalah kesalahannya, tapi tentu saja ia tak mau nyawanya selamat dan rakyat menderita. Tapi seorang ayah hanya melakukan itu untuk anaknya, meski Sun menangis sekarang juga nggak ada gunanya karena semuanya sudah terjadi.

Hwa Gun sendiri, aduh, tiap dia muncul bikin jengkel. Pertama karena dia nyebelin, jahat-jahat baik, kedua akting Yoon So Hee beneran mengganggu aku dalam drama ini AHAHAHAHHAHHAHHA.
Cara dia bicara itu lho, dan senyumannya itu, harusnya senyuman jahat gitu tapi kok awkward banged. Dia pengen banged jadi puteri mahkota, aku sebenarnya agak gimanaaa gitu sama passionnya yang ini, apakah hanya karena cinta pada pandangan pertama itu dia pengen banged, karena putera mahkota tampan?
Alasannya kurang kuat. Karena kalau di drama-drama lain biasanya kan pengen harta, kekuasaan dan lain-lain, tapi disini rasanya kok kurang kuat gitu alasannya, karena kakeknya juga sepertinya tidak setuju dengan Hwa Gun yang ingin jadi puteri mahkota.
Tapi karena kakeknya selalu memerikan apa saja saat ulang tahunnya, ia meminta kakeknya memberikan Gon padanya.
Kakeknya sih setuju, tapi ia ingin Gon melaporkan semua padanya, ujung-ujunnya ia memberikan Gon sebagai mata-mata karena sadar kalau cucunya juga bahaya baginya, mengingat Hwa Gun cinta mati sama putera mahkota.

Tapi disini unik banged menurut aku. Apakah Gon ini menyukai Hwa Gun?
Bisa jadi. Hwa Gun mengatakan pada Gon untuk melindungi putera mahkota, intinya kalau putera mahkota tersakiti maka ia akan tersakiti juga. Dan Gon mengingat janji itu.
Saat Seon dikirim untuk mengikuti ritual masuk Pyun Soo seperti raja di episode 1, raja mengirimkan orang lain dan Dae Mok mengkonfirmasi pada Gon yang sudah melihat wajah putera mahkota apakah dia adalah putera mahkota dan Gon menjawab dengan hati/hati dan pintar, ia membenarkan kalau 'orang adalah yang membawa perhiasan putera mahkota/tanda kerajaan'. Gon tidak mengatakan kalau orang itu adalah seja/putera mahkota.
Karena sebenarnya Gon sudah melihat wajah putera mahkota yang asli saat ia mengintip bersama Hwa Gun, ia masih menyembunyikan hal itu. Dan disini Gon pinter banged menurut aku.

Setelah ayah Ga Eun di tangkap dan akan di hukum mati, raja menemuinya. Pengawal Moo Ha disini takut banged mati dan ayah Ga Eun memang akan melindunginya, meminta Raja melimpahkan semua kesalahan padanya. Ayah Ga Eun tahu apa yang sedang terjadi, Raja juga tahu ayah Ga Eun tidak bersalah sama sekali, tapi mereka harus melindungi putera mahkota.
Ayah Ga Eun rela mati dan ia menitipkan pesan pada Raja untuk melindungi puterinya satu-satunya dan raja berjanji akan melakukannya. TApi Raja ingin Ayah Ga Eun melakukan sesuatu pada puteranya juga, ia sengaja membebaskan Sun dan Sun menemui ayah Ga Eun mengajaknya untuk kabur.
Tapi ayah Ga Eun menolak, ia masih belum tahu kalau Sun adalah putera mahkota saat itu, yang ia tahu Sun adalah teman putra mahkota dan ia ingin Sun menyampaikan pada putera mahkota bahwa putera mahkota tidak boleh jatuh hanya karena hal ini, ia ingin kematiannya tidak sia-sia dan bisa dijadikan pelajaran dan batu loncatan untuk putera mahkota, karena putera mahkota akan melalui sebuah jalan yang panjang dan berliku, hal seperti ini mungkin akan banyak terjadi lagi nantinya jadi putera mahkota tidak boleh kalah ditengah jalan.

Ayah Ga Eun sendiri meminta Sun membawanya ke tempat yang jauh, menyembunyikan anaknya, dengan alasan setelah Sun melakukan itu ia akan kabur. Tapi ternyata ayah Ga Eun sudah rela mati, meskipun Sun memohon dan memohon.
Saat Moo Ha dilepaskan, ia berpesan pada Moo Ha untuk menjaga anaknya dan jangan membiarkan anaknya mengetahui kematiannya.
Tapi tentu saja Ga Eun tahu setelah membaca surat dari ayahnya yang di bawa oleh Sun dan ia langsung menuju istana tepat saat ayahnya akan di eksekusi, ia menangis meminta pengampunan akan ayahnya.

Saat itu, jiwa Sun benar-benar lemah, ia terus menangis memohon pada ayahnya sementara Dae Mok menemukan cara lain membuat putera mahkota tunduk padanya, yaitu ia memerintahkan yang harus membunuh ayah Ga Eun adalah tangan putera mahkota sendiri. Ya ampun, ini istana beneran jadi budaknya Dae Mok lho, aku kesel banged disini.
Saking stress-nya, Sun sampai pingsan sementara istana harus mengeksekusi ayah Ga Eun dan Chung Won memutuskan kalau ia yang akan memakai pakaian putera mahkota dan melakukan eksekusi. Sun di kurung saat eksekusi dilakukan. Tapi ia berhasil kabur dengan bantuan Hwa Gun, Hwa Gun ini ingin cari muka sekalian, katanya kalau ada yang bisa ia bantu ia akan membantu.
Sementara warga sudah berkumpul dan meminta pengampunan, Ga Eun tidak mengerti kesalahan besar apa yang ayahnya lakukan sampai harus di eksekusi seperti itu. Ayah Ga Eun sendiri berusaha menenangkan mereka dengan mengatakan alasan kenapa ia dieksekusi karena menggunakan nama putera mahkota, sepertinya ia tidak menyinggung departemen pasokan air saat itu.
Chung Won sendiri yang ada disana sebagai putera mahkota jadi tak tega mengeksekusi ayah Ga Eun karena melihat Ga Eun menangis dan menangis. Ayah Ga Eun tahu kalau Chung Won tidak bisa melakukannya, tapi ayah Ga Eun bahkan meyakinkannya untuk segera mengeksekusinya.
Ayah Ga Eun ini beneran baik dan setia banged pada RAja T______T

Aku nggak sanggup melihat eksekusi itu, suer, aku skip HAHAHHHAHAHHAHA.
Ga Eun tidak melihat bagaimana ayahnya dibunuh, karena Moo Ha menariknya dari sana, meminta Ga Eun melihat ke arah lain, tapi setelah ayahnya meninggal ia melihatnya. Sun juga tiba tepat waktu tapi ia tak bisa melakukan apapun.
Woo Bo tahu kalau ini adalah ulah Pyun Soo dan ia datang ke rumah Dae Mok. Ternyata dulunya Dae Mok ini adalah pengawal yang diperlakukan tidak adik dan Woo Bo lah orang yang membuka jalan pikirannya. Dimana saat itu Woo Bo mengatakan kalau Dae Mok harus menjadi tuan, bukan anjing peliharaan, orang bisa menendang anjing peliharaan mereka tapi takut akan anjing liar. Dan perkataan itu membuat Dae Mok ditempat sekarang ini, ia menjadi tuan seluruh negeri dimana tidak ada yang bisa menginjaknya.
Woo Bo tentu saja mengatakan bukan itu maksudnya dulu, kalau Dae Mok seperti ini Dae Mok sama saja dengan orang yang merendahkannya dulu dan Dae Mok dengan sombong mengatakan ia tak pernah mengatakan kalau ia akan menjadi berbeda dengan majikannya dulu.
Disini kita bisa melihat kalau Dae Mook dulunya ternyata miskin juga dan direndahkan dan itu membuatnya dendam dan memperlakukan orang lain sama dengannya dulu, merendahkan mereka dan ia ingin menguasai semuanya.
Dia beneran jahat bangeeeeed sumpah!

Sun sendiri tidak beranjak dari tepat eksekusi sedikitpun. Ia benar-benar tidak bisa melakukan apa-apa meski ia punya kedudukan dan Woo Bo menasehatinya untuk menenangkan pikirannya, karena dengan pikiran sekarang Sun tidak akan bisa melakukan apapun. Ia ingin Sun pergi ke tempat lain dan mencari solusinya, artinya Sun bisa mencoba posisi lain, melihat dari cara pandang berbeda sambil memikirkan solusinya.
Ini memberinya ide kalau ia harus menghadapi Pyun Soo secara langsung. Ia juga sudah memutuskan untuk pergi berkelana sementara waktu tapi tentu saja raja melarangnya.
Akan ada upacara untuk membuat putera mahkota masuk Pyun Soo dalam 3 hari dan Raja bingung mencari orang yang namanya Lee Sun lagi, karena jika mereka menggunakan orang lain dengan nama berbeda, maka kalau dihipnotis akan ketahuan bohongnya. Tapi Sun ingin datang kesana, ia tidak ingin orang lain menggantikannya.
RAja demi melindungi anaknya menolak keras, tapi Sun memaksa, ia tak akan bisa selamanya bersembunyi dari mereka. Raja setuju kalau hujan turun hari ini dan ajaibnya hujan beneran turun saat mereka berdoa turun hujan dimusim kemarau panjang ini. Mau tak mau raja setuju.

Sun sendiri masih mengkhawtairkan Ga Eun dan Ga Eun tidak tahu kalau Sun adalah putera mahkota jadi ia percaya Sun tidak ada hubungan dengan ini, saat Sun ke rumahnya ia meminta Sun membawanya menemui putera mahkota, ia ingin menanyakan kenapa istana melakukan itu dan apa salah ayahnya. TApi sun tidak bisa menjawab. Ga Eun pingsan sekali lagi karena ia benar-benar shock kehilangan ayahnya dengan cara seperti itu.
Seon sendiri ingin membantu Sun dengan apa yang ia bisa, karena ia tahu yang membunuh ayah Ga Eun bukan Sun, ia melihat Sun ada disana saat eksekusi. Ia mendengar kalau raja mencari anak bernama Lee Sun dan ia bersedia menjadi penggantu Sun. Sun menolak keras karena itu hal berbahaya, tapi Seon meyakinkan ia bisa melakukannya.
Sun kemudian teringat perkataan Woo Bo kalau ia harus pergi ke suatu tempat untuk berfikir dan ia pikir ide Seon bukan ide yang buruk, akhirnya ia setuju.

Ia membawa Seon pada ayahnya dan Raja menolak keras karena Seon adalah rakyat jelata, tak tahu identitasnya apakah mata-mata atau tidak. Karena Sun memaksa mereka terpaksa menginterogasi Seon secara pribadi.
Disini akting L beneran TOP BANGEEEEEEEEEED!!!!!!!!!!
Aku nggak pernah ngerasa WOW dengan akting L meski aku menonton beberapa dramanya, tapi disini dia sumpah keren banged, aku bisa merasakan betapa frustasi dan keputusasaan dirinya, menahan sakit karena disiksa seperti itu.
Sampai akhirnya Raja dan pengawal yakin kalau dia bukan mata-mata Pyun Soo.

Putera Mahkota Lee Sun yang sejak awal terlihat lemah dan gegabah, untuk pertama kalinya terlihat keren dan kuat saat ia datang secara pribadi ke kediaman Dae Mok saat Dae Mok dan anggotanya sedang rapat.
Sun datang hanya berdua bersama Chung Won, untuk menyapa Dae Mok sebelum upcara, disini Yoo Seung Ho keren banged. Untuk pertama kalinya ia mengancam Dae Mok, bahkan membawakan bunga. Biasanya Dae Mok yang membawa bunga kan ya.
Aku nggak tahu itu bunga apa, bunganya cantik. Disini Lee Sun seolah mengancam Dae Mok, mengatakan kalau bunga itu ia temukan dan ia bawa ke ruangannya, tapi tidak pernah berbunga sama sekali meskipun daunnya tumbuh dengan subur, suatu hari ia bawa keluar rumah dan setelah melewati hujan, salju dan badai, akhirnya secara ajaib bunga itu mekar.
Dan Dae Mok langsung mengerti maksud Lee Sun, kalau bunga itu ibarat Lee Sun, dimana ia selalu dikurung dan dibatasi, tapi sekali ia keluar dan mendapat masalah, hatinya tersakiti dan menghadapi ini dan itu, ia akan mekar suatu hari nanti.
Ini adalah bentuk ancaman kalau Sun sudah tahu semuanya ulah DAe Mok dan menunjukkan kalau ia akan mekar.
Dae Mok terlihat kesal melihat putera mahkota karena selama ini gosipnya putera mahkota adalah orang yang lemah, ternyata kuat juga memberi ancaman padanya.

Sun juga menemui Ga Eun di tempat dimana Ga Eun bisanya menghabiskan waktu dengan ayahnya memandang bintang.
Pemandangan saat itu sangat-sangat cantik, dimana senja matahari orange akan terbenam dan bulan sabit sudah terlihat dilangit.
Sun mengatakan orang bilang bulan dan matahari tak akan pernah bisa bersatu tapi buktinya mereka bisa bertemu disaat-saat seperti ini. Aku jadi langsung ingat The Moon that Embraces the Sun, matahari adalah lambang raja dan bulan adalah lambang ratu, disini awalnya karena Sun bilang matahari dan bulan tak bisa bersatu adalah sebuah pertanda kalau ia dan Ga Eun tak akan bisa bersatu lho. TApi untung dia melanjutkan kalau mereka bisa bersama-sama seperti langit sore itu HAHAHHAHAHA.
Disini Sun juga melamar Ga Eun lhoooooooooooooooooooooooooo, Awwwwwww, ia meminta Ga Eun ikut bersamanya, mengawasi dirinya karena ia akan melaksanakan janjinya pada ayah Ga Eun.
Mengawasi disini aku maksudkan sebagai berada disisi Sun selamanya. Ia ingin Ga Eun memberi jawaban dalam 3 hari, kalau Ga Eun setuju, mereka akan bertemu disana dalam 3 hari.
Sun bahkan memberinya kalung cantik dan mengecup kening Ga Eun. Awwwwwwwwwwwwwwwwwwww!!!!!!!!
Aku suka banged adegan ini, sangat indah.
Ditambah ada bunga Camellia disana, bahasa bunga camellia di korea, artinya adalah kesetiaan dan umur panjang ^^

Sun menyampaikan niatnya akan meninggalkan istana beberapa waktu dan ia ingin membawa Ga Eun bersamanya, Raja baru ingat kalau ia berjanji akan melindungi Ga Eun bagaimanapun caranya.
Malam itu Ga Eun masih mengenang ayahnya dan tak sengaja menemukan surat perintah putera mahkota disaku ayahnya dan tentu saja ia kaget karena yang memberi perintah adalah putera mahkota, kenapa ayahnya dituduh berbohong dan putera mahkota sendiri yang mengeksekusinya.
Ia sengaja datang ke istana dengan pedangnya untuk membunuh putera mahkota, tentu saja Ga Eun hanya seorang gadis lemah dan ia langsung ditangkap. Raja mengetahui akan hal itu dan ia berniat melindungi Ga Eun.
Sun melatih Seon dalam 3 hari sebelum kepergiannya. Ia masih kahwatir apakah ia harus meninggalkan Seon, karena tugas ini tidaklah mudah, mengurung diri dalam topeng lebih sulit dari pada kelaparan.
Saat mereka berbincang di tempat pribadi Sun, Chung Won datang memberitahukan mengenai Ga Eun yang ditangkap karena ingin membunuh putera mahkota.
Jadi Sun segera pergi untuk menemuinya dan meninggalkan Seon sendirian.

Raja ternyata berbohong pada Sun, ia mengatakan upcara masuk Pyun Soo itu adalah besok, tapi ternyata malam ini. Ia sepertinya sengaja membuat Sun jauh dari istana mencari Ga Eun dan mereka bisa melakukan rencana malam ini.
Dimana mereka akan mengirim Seon ke Pyun Soo dan saat upaara berlangsung, mereka akan menyerang.
Sun tiba di rumah Ga Eun tapi Ga Eun tidak ada, dan ia khawatir. Ga Eun meninggalkan surat untuknya yang mengembalikan kalung pemberian Sun, dan ia tidak bisa ikut bersama Sun.
Sun mengkhawtairkan Ga Eun, tanpa tahu rencana ayahnya, ia mencari Ga Eun seharian.

Sementara istana bersiap dengan rencana mereka mengirimkan Seon ke Pyun Soo untuk melakukan upacara dan saat itu Gon membenarkan kalau yang dikirim kerajaan adalah pemilik lencana putera mahkota seperti yang aku katakan diatas, Gon tidak mengatakan itu adalah putera mahkota tapi pemilik tanda putera mahkota, karena Gon tahu wajah Sun asli dan ia melindunginya seperti permintaan HWa Gun.
Upacara ini sama dengan yang dilakuka ayah Sun diawal episode, membuat Seon meminum racun bunga poppy yang akan membuat ketagihan dan Seon melakukan dengan baik, ia mengatakan kalau dia putera mahkota Joseon Lee Sun, ia tidak kena hipnotis Dae Mok.
Tapi semuanya berantakan karena istana menyerang saat itu. Aku sebel banged, karena tentara istana sangat sedikit dan jelaslah sekali panah semuanya mati. Dan langsung ketahuan kalau itu bukan putera mahkota asli. Dae Mok marah.
Ia datang ke istana menyeret Seon.

Sementara itu Ga Eun ternyata di istana menemui ibu Lee Sun, yang akan mengatakan padanya siapa sebenarnya yang membunuh ayah GA Eun. Ga Eun tidak percaya dengan mudah karena ia yakin ibu akan melindungi putera mahkota. Saat itu mereka mendengar suara gaduh dan langkah kaki di luar dan mereka sempat mengintip.
Ibu tahu kalau keadaan istana sedang terancam. Dayang meminta ibu untuk menyelamatkan diri, Tapi tiba-tiba Ratu muntah dan ternyata ia diracuni.
Ia meminta dayangnya menyelamatkan Ga Eun dan meninggalkan dirinya tapi tentu saja mereka tidak mau. Ga Eun mencoba sebisa mungkin mengobati racun itu tapi ibu terlalu lemah. Sebelum meninggal, ibu sempat mengatakan pada Ga Eun, ayah Ga Eun meninggal adalah orang-orang yang mereka lihat tadi.
Ia meminta Ga Eun mengambil sebuah batu yang ia sembunyikan dan memberikan itu pada 'Chun Soo', kalau Ga Eun ingin membersihkan nama ayahnya maka Ga Eun harus menemukan batu itu.
Itu adalah pesan terakhir ibu Sun. Dan aku penasaran batu apa itu. Dan siapa Chun Soo?
Chun Soo adalah nama samaran Lee Sun saat bertemu Ga Eun, jadi disini Ga Eun mengira kalau maksud ibu adalah Chun Soo/Lee Sun. Tapi ibu kan nggak tahu kalau Lee Sun menyamar keluar sebagai Chun Soo?
Iya nggak?
Jadi Chun Soo siapa? Apakah aku melewatkan sesuatu?

Sementara adegan terakhir benar-benar membuat nafas aku berhenti, tegang bangeeeeeeeeeed!!!!
Gila, aku pikir mereka akan tetap merahasiakan wajah putera mahkota sampai akhir, atau bagaimana caranya penulis tetap membuat kalau Pyun Soo tidak mengetahui wajah putera mahkota, tapi ternyata di episode 4/8 sudah ketahuan? WOW.
Dae Mok marah pada Raja karena mengirim putera mahkota palsu dan sepertinya ia sudah memutuskan kalau ia akan menjadi pemimpin, sia-sia saja mmebuat Raja dibawah kakinya. Jadi Pyun soo menyerang raja secara brutal, 2 lawan banyak.
Keren banged adegan bertarungnya. Sun kembali bersama Chung Won malam itu dan tahu sesuatu sedang terjadi dan mereka masuk ke dalam ruangan raja dimana Sun langsung meneriahkan 'abamama' dan Dae Mok langsung tahu kalau kalau itu putera mahkota yang asli.
Awalnya Dae Mok tidak berniat membunuh putera mahkota tapi karena sudah dibohongi, ia memutuskan membunuh keluarga kerajaan sekalian. Tapi Raja melindungi anaknya dan begitulah drama ini berakhir.

NJIR!
Sumpah ini episode 4 atau 8 beneran seru banged!
Terasa berlalu begitu saja, nggak ada park boringnya dan deg degan sepanjang episode.
Aku suka plotnya cepat dan tidak menghabiskan wkatu untuk hal tidak penting.
Aku penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya, malah nggak ada preview sama sekali aaackkkkk!!!!
Yang belum nonton drama ini buruan nonton deh, jangan khawatir dengan pemeran utama yang masih terlihat muda, mereka pas banged sini!!!!
Akting semua pemerannya jjang! Kecuali satu orang HAHAHHAHHAHA.

Bagaimana Ga Eun akan mengambil batu itu?
Memangnya itu batu apa?
Siapa Chun Soo? Atau aku melewatkan sesuatu sebelumnya? Atau yang dimaksud ibu beneran anaknya?
Bagaimana Sun bisa selamat dari sana?
Wajahnya sudah ketahuan orang-orang, apa yang akan terjadi?
Apakah Gon akan menyelamatkannya? atau Chung Won akan membawanya kabur dan kemudian mereka akan hidup di luar istana mengumpulkan rencana balas dendam?
Bagaimana ia akan bertemu kembali dengan Ga Eun?
Bagaimana nasib Seon?
KEMANA SEMUA PENGAWAL ISTANA YANG BUANYAK ITU, KENAPA DISINI KOK KAYAKNYA DIKIT BANGED?!
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!

Awalnya aku pikir Ga Eun akan masuk istana dengan mudah lho, maksudnya dia sudah ada tanda-tanda dia akan menikah dengan Sun gitu, ternyata makin lama makin kesini kok takdir mereka berdua jadi gini ya, jadi sulit bersatu. Tentu saja mereka harus mengalahkan Dae Mok terlebih dahulu. Tapi aku sempat khawatir di awal part 2 episode 4 (episode 8) kalian liat nggak sih baju Hwa Gun berubah? Kok sepertinya dia jadi anggota kerajaan gitu ya? Jadi khawatir nih.
Aku cuma harap minggu depan scene Ga Eun dibanyakin, aku merasa dia screentimenya dikit banged. Tapi selama jangan mengusik cerita sih, kalau kebanyakan momen manis OTP juga nanti jadinya bosen HAHAHHAHA.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts