Sunday, 9 December 2018

[Recap] Manpuku Week 10 (Episode 55-60)

Diantara semua episode yang sudah tayang, aku merasa minggu ke-10 ini adalah minggu yang paling membosankan dalam Manpuku. Aku biasanya selalu excited tiap hari menyempatkan 15 menit waktu untuk menonton dramanya,tapi minggu ke-10 ini aku malaaaaaaaas banged menontonnya. Apakah akhirnya masa-masa membosankan asadora mulai muncul. Karena memang dari pengalaman nonton asadora pasti ada bagian yang membosankannya HAHAHHAHAAH.
Mungkin karena di minggu ke-10 ini ceritanya lebih banyak mengenai Manpei dan pekerjanya yang dipenjara, jadi memang agak membosankan sih, investigasinya lamaaaa banged. Tapi sebenarnya penulis ingin menunjukkan betapa setianya para pekerja pada Manpei karena tidak ada yang mengkhianatinya.

Sinopsis Manpuku Week 10: Watashi wa Bushi no Musume no Musume!
-I am a daughter of samurai's daughter-

Manpei dan para pekerja ditangkap oleh polisi militer Amerika yang saat itu berkuasa di Jepang karena kekalahan Jepang dalam perang, mereka dituduh menyeludupkan senjata/bom. Bom itu memang ada di gudang milik Manpei, tapi Manpei sama sekali tidak mengetahui hal itu. Yang menemukannya adalah 3 pekerja yang menggunakan bom tersebut untuk menangkap ikan.
Manpei dan para pekerja dibawa paksa oleh polisi militer dan sebelum Manpei pergi, ia berpesan pada Fukuko untuk melindungi bisnis mereka, agar Fukuko tak melupakan pesanan garam dan daneihon. Disaan genting seperti itu, Manpei masih memikirkan bisnisnya.
Fukuko sangat mengkhawatirkan suaminya sementara ibu terus mengeluh kenapa hal seperti ini terjadi.
Fukuko menelpon keluarga Kouda untuk memberi tahu apa yang terjadi. Katsuko dan Tadahiko segera berangkat ke Izuimotsu untuk membantu Fukuko. Taka sangat mengkhawatirkan Kanbe.

15 pekerja dan Manpei menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Satu per satu dari mereka dimintai keterangan, intinya polisi militer menuduh pabrik Manpei itu sebenarnya adalah pabrik senjata/bom, mereka membuat senjata diam-diam dan hanya menggunakan garam dan daneihon sebagai pengalihan. Tapi tentu saja para pekerja yang diinterogasi membantah. 12 diantara mereka mengatakan mereka bahkan tidak mengetahui mengenai bom itu sementara 3 diantara mereka mengatakan mereka hanya kebetulan menemukannya dan menggunakannya untuk menangkap ikan. Tapi polisi militer tidk percaya.
15 pekerja ditahan di sel yang sama dan mereka mulai bertengkar. 3 pekerja yang menemukan bom itu menyalahkan tim daneihon karena daneihon-lah mereka harus melakukan itu untuk menangkap ikan. Sementara yang lain menyalahkan 3 orang itu yang tahu kalau bom adalah tindakan kriminal tapi tetap menggunakannya. Adu mulut para pekerja makin memanas dan membuat penjaga merasa kesal. Penjaga sel mereka adalah orang jepang yang lebih menyukai Amerika dari pada Jepang, makanya ia berada dipihak Amerika.
Shinichi dan Manpei diinterogasi di tempat berbeda. Mereka mencoba menjelaskan semuanya tapi tentu saja polisi militer tidak mudah percaya akan hal itu. Manpei menjelaskan bagaimana ia membangun perusahaannya yang sekarang, mulai dari barang pertama yang ia buat sampai ia menemukan daineihon.

Di rumah, Fukuko berusaha menyelamatkan suaminya dan para pekerja dengan menelpon berbagai pengacara tapi semuanya menolak membantu Manpei karena mereka tidak mau berurusan dengan polisi militer. Ibu terus mengeluh dan mengeluh mengenai apa yang terjadi, ibu orangnya memang khawatiran gitu, selalu negatif thinking meski begitu disaat seperti ini ia berharap Fukuko tetap tenang dan tidak panik mencari jalan keluarnya.
Saat Katsuko dan Tadahiko datang, Tadahiko menjelaskan kalau masalah ini sebenarnya cukup berat, menyimpan senjata adalah kejahatan besar jika mereka tidak bisa membuktikan Manpei tidak bersalah sesuatu yang gawat akan terjadi. Ibu khawatir lagi, takut cucunya Gen akan dibesarkan tanpa seorang ayah HAHAHAHAAHHA.
Pokoknya ibu dan pikiran negatifnya itu memang sangat menyebalkan tapi penghibur juga karena cara bicaranya itu lucu. PAda akhirnya yang bisa mereka lakukan adalah melindungi perusahaan seperti apa yang diminta Manpei.

Saat interogasi, pertanyaan polisi militer sampai pada bagaimana Manpei menemukan gudang itu. Manpei mengatakan kalau ia tidak tahu apa-apa mengenai gudang itu karena seseorang menawarkan itu padanya. Tapi Manpei curiga arah pertanyaan polisi militer dan saat ditanya siapa yang menawarkan itu padanya, Manpei tidak menyebutkan nama Sera karena Sera tidak ada hubungannya dengan ini. Ia yakin Sera tidak berniat buruk saat menawarkan gudang itu padanya.
Polisi militer jadi curiga karena Manpei tidak mau menyebutkan nama orang tersebut dan mengatakan meski Manpei tidak mengatakan siapa nama orang itu, mereka bisa menemukannya dengan mudah. Manpei terdiam.
Sementara itu di sel tahanan, 3 pekerja meminta maaf karena ini adalah salah mereka dan yang lain mulai mengatakan kalau ini kesalahan Manpei karena terlalu fokus pada daneihon. Mereka mulai bertengkar lagi, Shinichi yang sudah masuk ke ruang tahanan mencoba untuk membuat mereka tenang. Shinichi khawatir karena interogasi Manpei sangat lama.

Fukuko menghubungi orang yang biasanya membeli garam mereka dan meminta maaf karena pesanan kali ini sepertinya akan sedikit terlambat, ia akan berusaha mengirimnya besok. Tadahiko bertugas untuk mengurus garam, sementara ibu dan Katsuko bertugas membuat daneihon. Ibu kembali mengeluh ia tak bisa membayangkan akan melakukan hal seperti ini setiap hari dan Katsuko dengan tegas meminta ibu untuk tegar karena ibu adalah puteri samurai. Dibilang begitu ibu seolah mendapat kekuatan lagi, ia adalah puteri samurai dan nggak boleh mengeluh HAHAHHAHA.
Saat mereka sibuk bekerja, seseorang terdengar datang di halaman, Fukuko berfikir itu adalah suaminya dan ia segera berlari ke luar. TApi ternyata itu adalah wartawan. Wartawan memang sangat menyebalkan disaat seperti ini. Fukuko mengatakan pada mereka kalau semua ini salah paham, suaminya tidak akan melakukan tindakan kriminal.

Shinichi kembali diinterogasi dan ditanyai kenapa ia mau bekerja di perusahaan kecil seperti Industri Garam Tachibana. Ternyata perusahaan Shinichi bukan bangkrut, tapi Shinichi berhenti bekerja dari sana. Perusahaan Shinichi adalah perusahaan besar dan lebih mementingkan keuntungan gitu, masalah uang dan uang, Shinichi jadi tidak tahan lagi bekerja disana dan ia mengundurkan diri. Tapi alasan sebenarnya kenapa ia bekerja di perusahaan Manpei adalah karena ia ingin membantu kedua suami istri itu. Shinichi mulai menceritakan bagaimana ia mengenal Fukuko dan Manpei, ia melihat bagaimana Manpei adalah seorang penemu yang selalu fokus akan penemuannya dan Fukuko adalah istri yang selalu mendukungnya. Ia tersentuh pada mereka berdua dan ingin meminjamkan kekuatannya untuk membantu mereka.
Tapi tentu saja polisi militer tidak mudah percaya akan hal itu.

Sera ditangkap oleh para polisi militer saat ia menelpon Fukuko karena baru melihat berita di surat kabar kalau Manpei dan para pekerja ditangkap. Sera ditangkap karena ia adalah orang yang memperkenalkan gudang itu pada Manpei. Manpei tidak menyebutkan nama Sera saat ia ditanyai, tapi polisi militer berhasil menemukan Sera. Sera ketakutan dan berteriak meminta Fukuko menyelamatkannya.
Sera langsung diinterogasi begitu tiba di kantor polisi dan Sera dengan gaya bahasanya yang lucu, ia bicara sangat cepat menjelaskan kalau MAnpei adalah sahabatnya, ia mengenal Manpei sejak lama dan mereka teman makan ramen, ia tahu pria seperti apa Manpei dan Manpei tidak akan melakukan hal seperti itu. Sera juga mengatakan ia tidak tahu apa-apa mengenai gudang itu karena ia hanya dimintai untuk mencarikan orang yang mau membeli gudang itu.
Sera mencoba merayu polisi agar ia dibebaskan karena ia tak ada hubungan dengan hal ini, tapi Sera malah dimasukkan ke sel tahanan.
Sera dimasukkan ke sel yang sama dengan Manpei, Shinichi dan para pekerja. Manpei meminta maaf karena Sera harus terlibat dalam masalah ini. Mereka mengatakan kalau Manpei tidak menyebutkan nama Sera sampai akhir dan tak tahu bagaimana polisi menemukan Sera.
Para pekerja mulai memarahi Sera karena ini semua gara-gara sera memperkenalkan gudang aneh pada Manpei.

Fukuko menghubungi Mitamura-san untuk meminta bantuan tapi hal ini sepertinya akan sulit dan MItamura-san tidak bisa membantu. Fukuko bertanya apakah Mitamura-san tidak percaya pada suaminya, karena ia yakin Manpei tidak akan melakukan tindakan kriminal. Mitamura mengatakan ia percaya pada Manpei karena ia mengenal Manpei, tapi sepertinya kali ini akan sulit untuk membebaskan Manpei karena pengacara juga tidak ada yang mau terlibat. Mitamura-san percaya kalau hanya Fukuko yang bisa membantu suaminya.
Fukuko benar-benar mengkhawatirkan Manpei dan para pekerja, ia menatap foto bersama mereka saat pertama kali perusahaan terbentuk.
Saat sedang risau, pemilik kedai ramen dan Hana-chan datang ke rumah Fukuko. Mereka mengkhawatirkan Fukuko karena baru membaca berita di koran. Pemilik kedai ramen membawakan 3 mangkok ramen untuk Fukuko karena berfikir yang ada di rumah hanya Fukuko, ibu dan Taka-chan, mereka tidak tahu kalau Katsuko dan suaminya ada disana.
Katsuko awalnya ngambek gitu nggak dapat jatah ramen tapi Katsuko langsung membagi miliknya hHAAHAHAHAHA.

Saat sedang makan ramen, pemilik kedai mengatakan kalau para tetangga mendengar ada pekerja dari Indistri Garam Tachibana yang melemparkan bom ke laut, mereka mendengar suaranya dan Fukuko tentu saja terkejut.
Tak lama kemudian, sebuah mobil masuk ke pekarangan, Fukuko dan yang lain langsung berlari ke luar berfikir kalau itu adalah Manpei. Tapi ternyata itu adalah 3 pekerja yang hampir menangis melihat Fukuko dan ibu.
3 pekerja itu dibawa ke pinggir pantai untuk memperlihatkan apa yang mereka lakukan pada bom itu, apakah benar mereka melempar bom ke laut untuk menangkap ikan. Tapi saat uji coba, ikan sama sekali tidak muncul padahal biasanya akan banyak ikan yang mati setelah di bom. Para pekerja juga nggak ngerti kenapa itu terjadi dan polisi menganggap kalau para pekerja sudah berbohong.
Fukuko dan ibu mengikuti mereka ke pinggir pantai tapi tidak diperbolehkan mendekat. Saat para polisi militer dan 3 pekerja akan pergi, Fukuko mencoba bicara pada pemimpin mereka. Ia mengatakan dalam bahasa inggris kalau suaminya tidak akan pernah melakukan hal seperti itu.

3 pekerja kembali ke sel dan menjelaskan kalau tidak ada ikan yang mati saat di bom hari itu, mereka juga tidak tau kenapa. Mereka gagal membuktikan kalau mereka tidak berbohong. PAra pekerja lain yang sedang emosian menuduh 3 pekerja itu berbohong pada mereka dan Manpei berusaha untuk melerai mereka.
Sebenarnya pemimpin dari polisi militer itu menjadi ragu apakah benar Manpei dan para pekerja bersalah, apakah benar mereka tidak berbohong. Ia sebenarnya merasakan ketulusan dari setiap orang yang membela Manpei tapi tentu saja ia tidak bisa langsung begitu saja membebaskan mereka, karena ia perlu bukti untuk membebaskan Manpei dkk.
Alasan kenapa ia membawa para pekerja ke pantai juga untuk membantu mereka, membuktikan kalau mereka tidak berbohong, tapi sayang sekali saat uji coba dilakukan, tidak ada ikan yang mati.
Polisi itu sepertinya punya istri yang sedang sakit atau mungkin sudah meninggal dunia, ia menatap foto istrinya di meja kerjanya.

Kabar mengenai ditangkapnya Manpei dan Sera karena kasus itu sudah menyebar ke anggota persatuan pebisnis Osaka dan mereka menemui Mitamura-san sebagai ketua. Mereka tidak mau masalah Manpei dan Sera akan membuat kepercayaan pada pebisnis Osaka jadi diragukan, karena itu mereka mengusulkan agar mengeluarkan Sera dan Manpei dari anggota. Mitamura-san diam saja, ia tidak bisa membela Manpei kali ini.
Sementara itu, pembeli garam milik perusahaan Manpei menelpon Fukuko untuk mengatakan hal tersebut, jika Manpei dikeluarkan dari anggota pebisnis Osaka, mereka tidak akan membei garam dari Manpei lagi, ia meminta Fukuko mempersiapkan diri untuk hal itu.

Manpei kembali diinterogasi oleh polisi militer. Kali ini Manpei menjelaskan mengenai pekerjaannya, membuat daneihon. Manpei menjelaskan kalau daneihon adalah makanan bergizi yang mengandung vitamin ADEK dan protein, dibuat dalam bentuk selai. Ia menemukan ide itu saat istrinya kekurangan gizi pasca melahirkan, tapi ia mengembangkannya untuk masyarakat yang kekurangan gizi. Tentu saja awalnya bisnis itu tidak berjalan lancar karena itu adalah produk baru yang belum dikenal, tapi rumah sakit bersedia untuk membelinya. Polisi mengatakan kalau sepertinya produk Manpei tidak menghasilka banyak uang dan Manpei membenarkan, tapi itu tidak masalah baginya, karena uang bukan tujuan utama kenapa ia membuat produk itu.
Kalau aku nggak salah, dari spoiler dikatakan kalau istri polisi militer itu meninggal dunia di rumah sakit karena kekurangan gizi gitu, jadi ia tertarik mendengar cerita Manpei mengenai daneihon, makanan begizi.

Karena berita Manpei ditangkap sudah menyebar kemana-mana, banyak orang yang datang ke kantor polisi untuk membantu Manpei, membuktikan ia tidak bersalah atau sekedar mengatakan kalau Manpei bukan orang yang jahat.
Maki-san muncul setelah sekian lama, kali ini dengan kumis tebalnya. Ia mengatakan pada polisi kalau ia mengenal Fukuko dengan baik karena Fukuko adalah adik dari gadis yang pernah ia cintai dan teman baik dari istrinya yang sekarang. Ia juga mengenal Manpei dan tahu kalau Manpei tidak aka melakukan hal seperti itu, karena dulu Manpei pernah ditangkap juga karena masalah penyeludupan tapi terbukti tidak bersalah.
Kajitani juga datang menemui polisi dan mengatakan kalau Manpei tidak akan melakukan hal seperti itu, dulu ia pernah mengkhianati Manpei tapi Manpei malah memaafkannya dan Manpei membuatnya menemukan jalan hidupnya lagi. Saat Manpei dirangkap dulu, Manpei dibebaskan karena tidak bersalah, kalu ini ia juga yakin ada kesalahpahaman.
BTW sekarang Kajitani bekerja sebagai badut, lucu banged.

Waktu berlalu, bahan untuk membuat daneihon sudah habis, Katsuko, ibu dan Tadahiko sudah tidak bisa membuat daneihon lagi. Industri Garam Tachibana resmi ditutup untuk sementara waktu. Fukuko tidka bisa tidur dimalam hari dan mulai menulis surat untuk suaminya/polisi militer. Sepertinya ia menulis surat dalam bahasa inggris, ia membolak balik kamus sepanjang malam.

Katsuko dan Tadahiko kembali ke Osaka karena mereka sudah tidak bisa membantu apapun disana. Anak-anak mereka langsung berlari menemui mereka. Taka sangat sedih karena Kanbe dan Manpei masih belum dibebaskan. Melihat Taka hampir menangis karena sangat mengkhawatirkan Kanbe, Tadahiko bertanya apakah Taka segitu sukanya pada Kanbe. Taka membenarkan.
Tadahiko menghela nafas dan membuat keputusan kalau ia merestui TAka dan Kanbe. Ia memperbolehkan Taka dan Kanbe untuk menikah setelah Kanbe dibebaskan nantinya, dengan syarat Taka harus lulus sekolah dulu. Taka tentu saja terkejut mendengar hal itu, Katsuko juga kaget suaminya bicara begitu.
Taka bahagia banged, ia langsung memeluk ayahnya dan sepertinya nggak sabar memberitahu Kanbe mengenai hal itu.
Di sel tahanan, para pekerja juga merindukan Taka, mereka yakin Taka pasti sangat khawatir meski tahu kalau Taka pasti lebih mengkhawatirkan Kanbe dari pada mereka. Manpei bertanya apakah mereka segitu sukanya pada Taka-chan dan para pekerja membenarkan. Kanbe bahkan langsung bersemangat menceritakan betapa manisnya Taka.
Para pekerja mengingatkan kalau jarak usia Kanbe dan Taka adalah 10 tahun dan Kanbe mengatakan kalau itu tak ada hubungannya. Shinichi mengatakan kalau Manpei dan Fukuko juga punya jarak umur yang jauh dan hal itu membuat Kanbe jadi makin percaya diri ia bisa mendapatkan hati TAka HAHAHHAHAHA.
Manpei mengatakan masalahnya sekarang adalah siapa yang akan dipilih oleh Taka dan mereka harus berlapang dada dengan hal itu.

Kanbe dipanggil untuk diinterogasi lebih lanjut, lebih tepatnya polisi memaksa Kanbe untuk mengakui kalau Manpei bersalah, satu kata dari Kanbe akan menyelesaikan semuanya. Kanbe adalah lulusan universitas ternama, jadi meski tidak bekerja di INdustri Garam Tachibana, ia yakin Kanbe dapat mencari pekerjaan yang bagus dengan mudah.
Tapi Kanbe tidak mau mengkhianati Manpei. Ia mengatakan kalau Manpei tidak akan melakukan hal seperti itu. Kanbe menceritakan bagaimana ia adalah pegawai pertama di Industri Garam Tachibana, setelah perang berakhir ia tidak punya tempat tujuan dan pasangan suami istri itu menyelamatkannya, memberikannya tempat untuk hidup. Kanbe sangat menghormati Manpei.

Akhirnya tiba saat dimana Fukuko dan ibu dipanggil untuk ditanyai. Ibu benar-benar khawatir dan gugup, ia takut salah bicara. Tapi Fukuko mencoba menenangkan ibu karena ibu adalah puteri dari seorang samurai.
Saat ibu ditanyai, ibu mengatakan pada polisi kalau ia mengenal puterinya dengan baik dan Fukuko pasti tidak akan memilih pria yang salah. Ibu juga tidak lupa menjelaskan kalau ia adalah puteri dari samurai, leluhurnya adalah Yoshitsune. Intinya ibu berakhir dengan menjelaskan sejarah Yoshitsune pada polisi HAHAHAHAAHHA.

Sementara itu Fukuko ditanyai sejak kapan ia mulai belajar bahasa inggris. Fukuko menjelaskan kalau ia belajar sejak kecil karena orang tuanya ingin mereka berpendidikan. Ayahnya meninggal dunia dan mereka jatuh miskin, tapi ibunya tetap berusaha memberikan mereka pendidikan yang baik. Fukuko menceritakan bagaimana suaminya adalah orang yang sibuk. Saat datang ke Izumiotsu, suaminya menemukan pelat baja dan memulai bisnis garam, mereka bertemu dengan para pekerja dan melewati berbagai hal sampai Industri Garam Tachibana terbentuk. Para pekerja sangat menghargai Manpei. Bahkan setelah industri garam mereka bisa dibilang sukses, Manpei tidak berhenti, ia kemudian menemukan daneihon dan mulai membuatnya. Manpei membuat daneihon demi orang lain karena Manpei ingin punya pekerjaan yang membuat orang lain bahagia.
Karena itu Fukuko mengatakan ia mungkin tidak bisa membuktikan suaminya tidak bersalah, tapi Manpei bukan orang seperti itu. Fukuko meminta polisi mengizinkannya bertemu dengan suaminya tapi polisi menolak, jadi Fukuko hanya menitipkan surat pada polisi itu.

Surat tersebut sampai ditangan Manpei dan ia membacakannya dihadapan para pekerja, karena isi suratnya memang untuk mereka semuanya. Fukuko menyebutkan nama mereka satu per satu dan meminta mereka untuk mempercayai Manpei. Ia meminta mereka untuk bertahan dna tidak takut pada para polisi karena mereka sama-sama manusia. Mereka semuanya tidak bersalah dan ia yakin para polisi juga mengetahui hal itu. Jadi sampai mereka dibebaskan, Fukuko akan menjaga perusahaan dan berharap mereka semuanya menjaga kesehatan.
Para pekerja menangis satu per satu mendengar isi surat Fukuko yang terdengar tegar dan menguatkan mereka. Bahkan penjaga juga tersentuh dengan surat Fukuko. Sebelum memberikan pada Manpei, kepala polisi juga membaca surat itu dan sebenarnya dia juga tersentuh dengan hal itu.
Para pekerja kemudian bernostalgia dengan menyanyikan sebuah lagu, aku lupa judulnya tapi lagu ini sering banged dinyanyikan dalam drama/drama pasca PD 2. Akatsu sebenarnya yang memulai nyanyian itu dan yang lain ikut bergumam.

Mitamura-san akhirnya juga datang ke kantor polisi untuk memberikan pembelaan terhadap Manpei. Ia mengatakan meski Jepang sudah kalah dalam perang, tapi perang belum berakhir karena banyak masyarakat di luar sana yang berjuang untuk hidup. Manpei adalah seorang pria yang memikirkan mengenai mereka, ia sedang berjuang untuk membuat sesuatu yang bisa membantu masyarakat.
Manpei dipanggil lagi dan kali ini Manpei meminta pada mereka untuk melepaskan para pekerja dan Sera-san karena mereka tak ada hubungannya dengan ini. Polisi bertanya apakah Manpei sama sekali tidak takut menanggung kesalahan sendiri. Manpei mengatakan kalau sejak kecil ia sudah mengalami banyak kesulitan, tentu saja ia takut, tapi lebih baik dirinya yang menanggung semuanya dari pada para pekerja.
Polisi itu terdiam mendengar apa yang dikatakan Manpei. Polisi itu sebenarnya ingin banged membebaskan Manpei dkk, tapi ia harus punya sesuatu yang bisa menjadi bukti kalau mereka tidak bersalah.

Lalu keesokan harinya, para polisi militer kembali ke Izumiotsu dan melakukan percobaan lain. Mereka mengikuti saran Sera yang meminta mereka melakukan sekali lagi, membom laut di jam yang biasa di bom oleh 3 pekerja itu. Fukuko dan ibu mengikuti mereka kesana.
Polisi kemudian melempar bom ke laut dan setelah bom meledak mereka menunggu beberapa saat. Saat itu ikan mulai mengapung di air dan Fukuko terkejut, ia langsung berlari dan mengambil ikan itu. Ia mengatakan pada para polisi kalau itu adalah bukti pekerja menggunakan bom itu untuk menangkap ikan, bukan untuk sesuatu yang jahat.
Hal itu disampaikan pada kepala polisi dan diam-diam kepala polisi tersenyum. Ia sebenarnya lega bisa membebaskan Manpei dkk.

Hari kepulangan Manpei dkk, Fukuko dan ibu sudah menunggu di rumah, mereka tak sabar menantikan semuanya.
Saat terdengar suara ribut memasuki halaman, Fukuko dan ibu lansgung berlari ke luar. Manpei langsung menemui istri dan puteranya sementara Akatsu langsung menemui ibu. Mereka sangat senang karena semuanya kembali dengan selamat.
Ibu dan Fukuko mengajak semuanya untuk masuk karena mereka sudah menyiapkan makan siang, para pekerja heboh karena kebetulan mereka sangat lapar.
Kesulitan kali ini berakhir dengan senyuman diwajah masing-masing.

Bersambung...

Komentar:
Ikatan Manpei dan para pekerja di episode ini terlihat sangat kuat. Mereka sudah saling mempercayai satu sama lain dan tidak saling mengkhiatani menunjukkan Manpei berhasil sebagai seorang pemimpin yang dihormati. Meski pasti ada masalah seperti pertengkaran dan lain sebagainya, tapi pada akhirnya mereka tidak mementingkan diri sendiri, tidak mengkhianati Manpei dan menanggung semuanya bersama-sama karena mereka memang tidak melakukan kesalahan. Karena sebenarnya kalau ada yang jahat bisa saja dia menyelamatkan diri sendiri dengan melimpahkan semuanya pada Manpei. Karena ikatan yang kuat diantara mereka ini, aku akan sangat sedih saat mereka berpisah nanti.
Sedikit spoiler untuk part 2 dari drama ini yang akan dimulai dari bulan Januari, Manpei dan Fukuko akan meninggalkan Izumiotsu dan memulai kehidupan yang baru di Ikeda. Mereka akan berpisah dengan para pekerja tapi sebelum perpisahan, Manpei dan Fukuko memastikan kalau para pekerja tetap bekerja di perusahaan tersebut. Manpei akan menjual perusahaannya pada orang yang bersedia untuk tetap menggunakan jasa para pekerja. Sangat menyentuh. Tapi masih lama, kira-kira minggu ke-14 atau 15.

Masaki Suda belum muncul nih sebagai pengacara muda, masalah yang akan ia bantu nantinya bukan masalah ini melainkan mengenai pajak. Perusahaan Manpei banyak mendapat masalah nih. Minggu depan, perusahaan Manpei bukan Industri Garam Tachibana lagi tapi Tachibana Nitrition Food, atau Perusahaan Makanan Bergizi Tachibana. Mereka akan fokus pada pengembangan makanan bergizi dan menambah cabang di Tokyo. Pokoknya sukses besar.
Di episode ini Taka akhirnya mendapat restu dari sang ayah tapi kayaknya minggu depan bakalan ada cewek yang mendekati Kanbe HAHAHAAHHAH. Penasaran sama kisah cinta mereka. Kira-kira nanti bakalan ada wedding scene nggak ya?

Seperti yang aku katakan diatas, menurutku minggu ke-10 ini memang membosankan, nggak semangat seperti minggu sebelumnya. Mudah-mudah minggu depan ceritanya mulai berkembang lagi.
Orang-orang yang ditolong Manpei datang membalas jasanya di episode ini, begitulah jika hidup tanpa musuh dan tanpa rasa benci. Kebaikan yang kau berikan akan kembali padamu.

Share:

1 comment:

  1. terima kasih yaa walau bosan sama week ke-10 tapi tetep recap epsnya!
    iyaa walau ini minggu yg membosankan, tapi ternyata lebih dalam maknanya dari yg diduga..

    pekerja2 manpei walau dulu sering berantem, selisih paham, tapi pada akhirnya tetap bersatu & mendukung tachibana family.. org2 yg tahu terima kasih~
    huhu bakal sedih bgt pas mrk pisah nanti ;______;

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts