Saturday, 1 December 2018

[Recap] Manpuku Week 9 (Episode 49-54)

Untuk minggu ke-9 ini, para pekerja di Industri Garam Tachibana dibagi menjadi 2, yaitu para pekerja yang membuat garam dan para pekerja yang membuat makanan bergizi. Supaya mudah, aku membaginya jadi Tim Garam dan Tim Daneihon HAHAHAHAHA. Pertengkaran suami istri pertama Manpei dan Fukuko erjadi di episode ini dan itu sempat membuatku kesal banged sama Manpei. Itutermasuk salah satu kekhawatiran ibu kalau punya suami seperti Manpei dan tentu saja ibu senang dengan pertengkaran itu. Di episode ini Shinichi-san akan mulai bekerja di Industri Garam Tachibana dan membantu dibidang penjualan.

Sinopsis Manpuku Week 9: Chigau wa, Manpei-san!
-You're Wrong, Manpei-san!-

Di rumah keluarga Kouda, Taka menjelaskan pekerjaan apa yang sedang dilakukan oleh Manpei oji-san dan tim-nya. Manpei sedang mengembangkan sebuah produk makanan bernutrisi yang diberi nama "Daneihon". Taka mengatakan Manpei dan tim-nya sedang berjuang mengembangkan Daneihon. Manpei juga menceritakan tentang Kanbe yang ikut mengembangkan Daneihon dan saat menceritakan tentang Daneihon, Taka terlihat senyam senyum sendiri dan Tadahiko langsung mencurigai puterinya. Feeling Tadahiko memang kuat banged HAHAHAHHA.
Suatu hari, Tadahiko mencoba mencari tahu apakah terjadi sesuatu antara Taka dan Kanbe, ia sengaja mengajak Taka bicara saat Taka pulang sekolah. Tapi tentu saja Tadahiko tidak langsung to the point. Hanya saja ia sudah bisa menebak saat Taka membela Kanbe, Taka mengatakan Kanbe itu orang baik, lebih baik dari yang dibayangkan oleh ayahnya. Ia bahkan tak peduli meskipun Kanbe pernah masuk sebagai pencuri ke rumah mereka.
Taka sebenarnya tahu maksud ayahnya kalau ayah tidak ingin ia dekat dengan Kanbe dan tentu saja Taka tidak mendengarkan ayahnya karena ia tahu Kanbe baik. Tadahiko jadi semakin khawatir HAHAHAHAHAHA.

Manpei sangat serius dalam membuat Daneihon bersama 4 pekerja lainnya. Mereka sibuk di laboratorium dan berbagi ide-ide, mereka memikirkan banyak hal dan terlihat bersemangat dengan pekerjaan mereka. Sejak membuat Daneihon, Manpei tidak pernah datang ke tempat pembuatan garam lagi, ia membiarkan para pekerja yang lain bekerja sendiri dan itu mulai membuat tim garam merasa mereka diabaikan oleh Manpei. Mereka sangat iri pada tim Daneihon yang bekerja sambil tertawa sementara tim garam harus panas-panasan di pantai dan saat memasak garam.
Fukuko juga merasa kalau Manpei terlalu sibuk dengan pekerjaannya, Manpei jadi jarang di rumah padahal laboratorium ada disamping rumah mereka. Manpei juga jarang main bersama Gen. Tapi Fukuko tidak bisa mengatakannya pada Manpei karena ia tahu Manpei sedang berjuang membuat produk baru.
Suatu hari, Hana-chan datang mengunjungi Fukuko dan hanya dengan melihat wajah Fukuko, Hana tahu kalau Fukuko sedang memikirkan sesuatu. Fukuko curhat pada Hana mengenai Manpei dan Hana memberi saran pada Fukuko untuk membicarakan hal itu baik-baik dengan Manpei karena mereka adalah suami istri, Fukuko tidak boleh hanya menyimpannya sendiri. Saat itu ibu ikut nimbrung dalam pembicaraan mereka dan seperti biasa ibu mengeluh mengenai menantunya, menceritakan tentang ledakan di laboratorium dan kekhawatirannya akan Manpei yang memulai bisnis baru padahal bisnis garam sedang bagus.

Kesenjangan antara keadaan tim garam dan tim daneihon semakin terlihat, tentu saja Manpei tidak menyadarinya. Rasa iri tim garam pada tim Daneihon semakin menjadi-jadi karena Manpei selalu bersama tim garam dan pekerjaan mereka terdengar menyenangkan.
Manpei dan tim Daneihon menyelesaikan Daneihon, tapi tidak sesuai dengan harapan karena aromanya tidak enak. Manpei tidak puas dan terus melakukan penelitian di laboratorium, bahkan saat jam makan malam. Fukuko datang le laboratorium tapi Manpei bahkan tidak menyadarinya karena Manpei terlalu berkonsentrasi dengan pekerjaannya. Fukuko meminta Manpei untuk makan malam tapi Manpei menolak karena ia sibuk. Fukuko berusaha menasehati suaminya untuk tidak lupa makan, padahal Manpei mengembangkan makanan bergizi, kalau pembuatnya kurang gizi akan terjadi masalah. Tapi Manpei sama sekali tidak peduli. Bahkan saat ia menggendong Gen, yang ada dipikiran Manpei hanya Daneihon, Daneihon dan Daneihon, ia membicarakan Daneihon pada Gen, mengatakan ia akan membuat makanan yang membantu orang banyak. Fukuko hanya bisa mendesah.

Akhir pekan, hari dimana Taka datang membantu di Industri Garam Tachibana. Saat Taka turun dari mobil, 3 fansnya langsung menyambutnya tapi Kanbe kemudian mencuri Taka dari mereka, Kanbe langsung mengajak Taka ke laboratorium dan memperlihatkan Daneihon yang mereka buat. Para fans Taka hanya bisa mengintip dari luar dan mereka sangat kesal karena Kanbe semakin berani.
Saat bekerja, Kanbe juga tidak lupa memperlihatkan cara pembuatan Daneihon pada Taka. Pokoknya Taka sering menghabiskan waktu bersama Kanbe dan Kanbe seneng banged tuh kalau Taka kagum dengan caranya bekerja. Oka dan tim Daneihon yang lain sih cuma bisa senyam senyum aja melihat Kanbe. Aku rasa sih semuanya udah tahu ya Kanbe itu berbeda pada Taka HHAHAHAHHA.

Suatu hari, badan Gen-chan panas. Fukuko khawatir Gen sakit, ia mengatakan pada Manpei mengenai keadaan Gen dan Manpei saat itu sedang sibuk dengan pekerjaannya, ia mengatakan kalau bayi memang sering sakit, sebentar juga panasnya akan hilang. Tapi Fukuko tetap khawatir dan ia memutuskan ke rumah sakit sendirian. Ibu mengkhawatirkan cucunya dan ia ingin ikut, tapi Fukuko menolak karena ibu harus mengurus para pekerja.
Sera menelpon Manpei saat tahu kalau Manpei mengembangkan produk makanan bergizi dan meminta Manpei menghentikannya, karena produk seperti itu tidak akan terjual. Manpei yakin akan terjual karena ia ingin membantu mereka yang kekurangan gizi. Sera mengatakan yang dibutuhkan orang sekarang adalah makanan, mereka nggak akan mengerti yang begizi atau tidak, yang penting kenyang. Ia juga mengingatkan kalau investasinya yang 1500 yen bukan untuk percobaan main-main, ia ingin Manpei fokus pada garam. Manpei marah banged karena Sera terus mengatakan kalau Daneihon tidak akan terjual. Ia bahkan berteriak pada Sera kalau pasti akan terjual HAHHHAHAHA.
Fukuko yang baru pulang dari rumah sakit terkejut karena Manpei menutup telpon dengan kasar. Manpei bertanya bagaimana keadaan Gen dan Fukuko mengatakan kalau dokter bilang Gen baik-baik saja. Manpei mengatakan kalau tadi ia sudah mengatakan hal seperti itu pada Fukuko tapi Fukuko tidak mendengar.
Meski dokter mengatakan Gen baik-baik saja, badan Gen masih panas dan Fukuko semakin khawatir.

Manpei dan tim Daneihon menemukan bahan baru yang untuk membuat Daneihon, mereka mencoba menggunakan rumput laut. Tim Daneihon ke pantai untuk pertama kalinya setelah sekian lama, tapi untuk mengambil rumput laut. Tim Garam yang melihat mereka jadi sangat kesal dan bertanya-tanya apakah benar mereka sekarang sedang bekerja di sebuah Industri Garam.
Saat tim garam ke dapur melihat menu hari itu, Akatsu mengatakan kalau mereka tidak punya banyak ikan karena digunakan oleh tim Daneihon untuk penelitian. Tim garam kesal banged, Daneihon mengambil Sachou dari mereka, pekerjaan makin sulit dan sekarang makanan mereka juga terancam. 3 orang dari tim garam memutuskan untuk mencari ikan sendiri untuk makan malam. Salah satu dari mereka ternyata punya rahasia, ia diam-diam menemukan bahan peledak di lantai bawah gudang dan memperlihatkan pada 2 teman yang lain. Mereka berencana menggunakan itu untuk menangkap ikan.
Agar tidak ketahuan, mereka pergi agak jauh dari pemukiman dan meledakkan laut disana sehingga ikan yang mati mengapung dan mereka sangat senang. Mereka tidak menyadari kalau tindakan mereka nantinya akan berakibat buruk bagi Manpei dan perusahaan.

Manpei dan tim Daneihon berhasil membuat Daneihon dengan bahan tambahan rumput laut. Bentuknya aduh, aneh banged. Dan saat mereka mencicipi, rasanya sangat tidak enak, bahkan tim Daneihon sudah merasa kalau itu dijual nggak akan laku. Manpei jadi kesal pada mereka,ia berteriak kalau Daneihon pasti akan terjual.
Manpei yang kesal langsung ke lantai atas dan mulai melihat catatannya, ia ingin mencari tahu apa yang salah, kenapa rasa Daneihon tidak enak dan apa yang harus ia lakukan. Fukuko sedang menidurkan Gen dan meminta Manpei untuk tenang, karena Gen akan terbangun kalau Manpei terus membuat suara.
Manpei akhirnya pergi ke ruangan lain untuk berfikir. Fukuko merasa ini saatnya memberitahu Manpei mengenai apa yang ia khawatirkan. Fukuko mengajak Manpei bicara dan meminta Manpei untuk tenang. Ia mengingatkan kalau Manpei adalah presiden di Industri Garam Tachibana, apakah Manpei tidak menyadari kalau belakangan ini para pekerja garam tidak bersemangat dan selalu menatap iri pada tim Daneihon. Manpei terlalu sibuk dengan Daneihon dan melupakan garam, jadi tim garam merasa kalau Manpei tidak membutuhkan mereka lagi.
Fukuko juga mengatakan belakangan ini Manpei jarang di rumah, selalu pulang larut, jarang main bersama Gen dan itu membuat Fukuko khawatir. Ia ingin Manpei bisa membagi waktunya antara pekerjaan dan keluarga. Tapi Manpei malah memarahi Fukuko karena hal itu, ia mengatakan ia ingin fokus bekerja dan berharap Fukuko tidak melaporkan hal-hal kecil seperti itu padanya.
Gen terbangun karena suara Manpei dan Fukuko langsung menggendongnya. Fukuko menangis memeluk puteranya. Itu adalah pertengkaran pertama Fukuko dan Manpei setelah menikah.

Taka yang mendengarkan pertengkaran itu melapor pada ibu. Ibu bukannya khawatir, ia malah sangat senang karena akhirnya mereka berdua bertengkar. Ibu sebenarnya sangat kesal melihat Fukuko selalu menurut pada suaminya dan kali ini Fukuko mulai berani untuk menentang Manpei. Taka kesal karena ibu bukannya khawatir malah senang HAHAHAHAHA.
Demam Gen sudah sembuh, ibu sangat lega. Ibu mengatakan pada Fukuko kalau kali ini Fukuko harus tegas pada Manpei, Fukuko nggak boleh jadi istri yang lemah. Fukuko mengerti, kali ini ia tidak akan memaafkan Manpei dengan mudah.
Tapi beberapa saat kemudian, Manpei datang dengan wajah tidak bersalah meminta mereka mencoba Daneihon. Fukuko yang awalnya ingin bersikap cuek karena masih marah malah tidak bisa melakukannya, ujung-ujungnya Fukuko memang bukan tipe istri yang bisa ngambek pada suami HAHHAAHAHA.

Fukuko, Ibu, Taka dan Akatsu menjadi pencicip pertama Daneihon. Tapi begitu mereka memakannya, Fukuko tidak bisa mengatakan apapun. Ibu dan Akatsu jujur kalau rasanya nggak enak. Manpei makin bingung, apa yang harus ia lakukan agar rasanya enak, karena kalau rasanya nggak enak nggak akan ada yang mau beli.
Sementara itu Sera yang mengkhawatirkan Manpei menemui Mitamura-san untuk melaporkan mengenai Manpei yang membuat sesuatu yang aneh. Ia berharap Mitamura-san akan menghentikan Manpei karena makanan bergizi nggak akan laku di pasaran. Tapi Mitamura-san malah tertarik dengan hal itu, ia penasaran apa yang dibuat Manpei dan menunggu hasilnya wkkkwwkkwkwkw.

Fans Taka sudah tidak tahan melihat Kanbe selalu mencuri waktu bersama Taka. Karena mereka nggak akan mungkin bisa menghentikan Kanbe, jalan satu-satunya adalah memberitahu ibu mengenai hal itu. Ibu terkejut saat mendengar kalau Kanbe berusaha mendekati Taka, fans Taka bahkan sengaja menambahkan jangan-jangan Kanbe sudah menyentuh Taka dan membuat ibu makin panas HAHAHHAHAA.
Saat Taka akan pulang ke Osaka, Kanbe mengantar kepergiannya dan mereka berpisah dengan manis. Tapi saat Kanbe berbalik ibu sudah ada di belakang Kanbe dengan wajah menyeramkan, Kanbe takut.
Ibu langsung bertanya apa hubungan Kanbe dan Taka dan apa saja yang sudah dilakukan Kanbe pada cucu kesayangannya. Kanbe beneran takut pada ibu dan ia pura-pura tidak mengerti apa yang ditanyakan ibu.
Ibu bertanya dengan serius apakah Kanbe sudah menyentuh cucunya dan Kanbe langsung panik mengatakan kalau dia belum melakukannya. HAHAAHH. Ibu menatap tajam Kanbe untuk tidak mendekati cucunya HAHAHAHA.
Para fans TAka puas banged, ibu memang bisa diandalkan HAHAHAHAHA.

Suatu malam, Saki datang ke dalam mimpi Fukuko. Ia menasehati Fukuko mengenai keresahan hati Fukuko. Ia mengingatkan Fukuko adalah istri Manpei dan bagaimanapun Fukuko harus mendukung Manpei, karena pasangan suami istri itu akan saling melengkapi satu sama lain. Kayaknya sih Saki bilang pasanganmu bukan orang yang sempurna tapi dengan bersamamu, kalian menjadi sempurna, saling melengkapi gitu.
Malam itu, cuaca panas, suasana hati panas dan terjadi pertengkaran antara tim Daneihon dan tim garam. Pertengkaran itu cukup hebat sampai terdengar ke lantai atas, Fukuko dan Manpei langsung bangun dan berlari ke bawah. Mereka berdua berusaha menghentikan pertengkaran tapi tidak bisa. Sampai ibu akhirnya datang dengan membawa kayu dan berteriak meminta mereka berhenti, barulah para pekerja berhenti. Ibu bertanya pada Akatsu apa yang terjadi, tapi ibu tidak menemukan Akatsu diantara para pekerja yang berdiri dan semuanya menyadari ditengah keributan itu Akatsi ternyata tidur pulas HAHHAHAHAHAHAHA.
Ibu menanyakan pada Kanbe apa yang terjadi dan Kanbe menjelaskan permasalahannya, tentu saja rasa iri tim garam pada tim Daneihon. Ibu kemudian menyalahkan Manpei karena hal ini. Ia mengingatkan kalau Manpei adalah presiden Industri Garam Tachibana, tapi Manpei malah melupakan garam dan sibuk dengan Daneihon.
Karena larut malam, Fukuko meminta mereka berhenti bertengkar dan melanjutkan pembicaraan besok, karena ia tahu mereka pasti kelelahan. Para pekerja setuju dan mereka akhirnya tidur.

Fukuko dan Manpei kembali ke kamar. Manpei akhirnya menyadari kesalahannya selama ini yang selalu fokus pada Daneihon dan melupakan pekerja. Ia berjanji akan menyelesaikannya besok. Fukuko senang suaminya akhirnya paham.
Tapi ternyata Manpei salah tanggap. Ia berfikir tim garam juga ingin bekerja membantu tim Daneihon. Keesokan harinya ia membuat pengumuman mulai dari sekarang tim garam akan membantu pekerjaan tim Daneihon, tugas mencari rumput laut ia serahkan pada tim garam.
Fukuko benar-benar pusing karena Manpei sama sekali tidak sensitif mengenai masalah ini. Tim garam tentu saja kesulitan, karena pekerjaan mereka malah semakin bertambah banyak. Bukannya senang, mereka malah makin kesal.

Suatu hari, Shinichi datang berkunjung ke Industri Garam Tachibana, ia membawa peach? apel? sebagai oleh-oleh. Manpei yang melihat buah itu malah menggunakannya untuk bahan pembuatan Daneihon AHHAHAHAHA. Manpei langsung dapat ide dan membawa buah ke laboratorium meski Fukuko melarangnya karena oleh-oleh Shinichi tidak seharusnya dijadikan bahan percobaan.
Shinichi senang melihat Gen-chan untuk pertama kalinya dan ibu malah bergumam kalau ia juga ingin melihat anak Shinichi dan Saki HAHAHAHHA. Fukuko langsung mengingatkan ibu untuk tidak mengatakan hal seperti itu. Shinichi sih biasa aja, ia juga penah berfikir begitu.
Fukuko mengajak Shinichi melihat-lihat pabrik garam dan juga laboratorium tempat Manpei bekerja. Shinichi juga pergi ke pinggir pantai dan melihat pembuatan garam disana. Ia mengamati para pekerja dan mendengarkan keluhan mereka.

Saat Shinichi akan permisi untuk pulang, Shinichi mengatakan pada Fukuko kalau dari yang ia lihat, sepertinya Manpei tidak cocok menjadi presiden sebuah perusahaan. Ia melihat bagaimana para pekerja mengeluh dan Manpei tidak menyadarinya. Manpei adalah seorang penemu dan jika ia melakukan sesuatu ia akan fokus pada pa yang ia lakukan dan tidak memperhatikan disekitar, seorang presiden tidak boleh melakukan hal itu.
Fukuko membenarkan, ternyata Shinichi juga menyadari hal itu. Para pekerja mengikuti Manpei dan merasa kalau Manpei mengabaikan mereka sejak Manpei fokus pada Daneihon. Ia mengatakan kalau ia juga bingung apa yang harus ia lakukan. Shinichi menyarankan bagaimana jika Fukuko yang menjadi presiden Indisutri Garam Tachibana, tapi Fukuko tentu saja tidak bisa melakukannya.

Saat jam makan malam, tim Daneihon duduk bersama dan mereka membahas pekerjaan. Dengan menambahkan buah pada Daneihon, ternyata rasanya tidak seburuk sebelumnya dan mereka yakin kali ini kalau berhasil pasti akan terjual. Mereka bersemangat hanya dengan memikirkannya saja. Tim Daneihon mengobrol dan tampak bahagia, sementara tim garam yang lain merasa kesal mendengarkan hal itu.
Manpei lagi-lagi tidak datang saat makan malam dan Fukuko menemuinya di laboratorium. Fukuko kembali mendiskusikan masalah pekerja pada Manpei. Manpei pikir semuanya sudah selesai karena ia sudah membagi pekerjaan mereka tapi Fukuko bertanya apakah Manpei tidak melihat kalau masalah belum selesai? Fukuko mengatakan keadaan tim garam dan tim Daneihon semakin mengkhawatirkan.
Manpei mendesah dan sebenarnya ia menyadari kalau ia tidak cocok untuk menjadi presiden. Ia meminta Fukuko menggantikannya, tapi Fukuko menolak keras. Ia mengingatkan Manpei adalah presiden Industri Garam Tachibana dan Manpei harus bisa menyelesaikan sendiri.

Suasana tegang terjadi di ruang makan, ibu bahkan bertanya-tanya kenapa hari ini mereka kalem sekali, biasanya tim garam heboh banged. MAnpei kemudian datang menemui mereka dan menatap para pekerja dengan serius, membuat para pekerja gugup.
Manpei memanggil nama mereka satu per satu dan ia dengan tulus meminta maaf pada mereka karena ia tidak menyadari perasaan mereka selama ini. Ia mengakui ia terlalu sibuk dengan Daneihon, tapi ia melakukan ini untuk mereka semuanya, ia tidak akan berhenti membuat Daneihon dan memastikan Daneihon akan sukses.
Manpei kemudian membuat keputusan kalau mulai sekarang, para pekerja akan bergiliran satu per satu untuk ikut mengembangkan Daneihon dan tim Daneihon juga akan bergiliran satu per satu kembali ke tim garam. Jadi intinya semua pekerja bisa merasakan membuat Daneihon, bisa masuk ke laboratorium dan belajar membuatnya. Manpei mempercayakan hal itu pada Kanbe dan 3 yang lain untuk mengajarkan tim garam membuat Daneihon.
Tim garam sangat senang akan keputusan itu karena mereka sebenarnya juga ingin terlibat membuat Daneihon secara langsung, bukan hanya menyiapkan bahannya. Ketegangan dan rasa iri dari seluruh pekerja langsung berakhir. Ibu bingung karena ia tidak tahu ada masalah seperti itu diantara para pekerja, sementara Akatsu menangis karena ia merasa terharu dengan keputusan Manpei.
Seluruh pekerja melanjutkan makan malam mereka dengan bahagia. Fukuko juga sangat senang karena masalah Manpei dan para pekerja akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.

Waktu berlalu, Daneihon yang diharapkan akhirnya jadi. Daneihon yang dibuat Manpei dkk adalah dalam bentuk selai. Taka membawa pulang satu botol untuk diperlihatkan pada ibu, ayah dan adik-adiknya. Tapi saat adik-adiknya melihat dan mencicipi, mereka tidak suka, rasanya tidak enak. Taka mengerti karena memang rasa masih menjadi masalah yang belum bisa mereka pecahkan.
Taka kembali memuji bagaimana Kanbe dan yang lain berusaha keras untuk membuatnya dan Tadahiko makin khawatir. Ia mengatakan pada Katsuko kalau belakangan Taka semakin sering membiacarakan Kanbe Kanbe dan Kanbe, tapi Katsuko tidak mempermasalahkan hal itu karena Taka sudah cukup umur HAHAHAHHAAHAH.

Hari itu juga adalah hari pertama Daneihon akan dijual di pasaran. Kanbe, Oka dan si kaca mata fans Taka yang bertugas untuk menjualnya di pasar. Awalnya sih banyak yang tertarik karena penasaran dengan produk baru, tapi saat mereka mencicipi dan mengetahui rasanya tidak enak, mereka enggan membeli. Apalagi harganya cukup mahal bagi mereka.
Sampai siang hari, hanya 3 botol yang terjual. Mereka kesulitan menjualnya. Kanbe menelpon Manpei untuk melporkan hal itu dan ibu sangat kecewa karena Daneihon tidak terjual meski ia sudah menduganya.

Manpei datang ke Osaka untuk menemui Mitamura-san sebagai investor Daneihon, Sera-san juga ikut menemui Mitamura-san dan ia selalu menyombongkan investasi 1500 yen-nya.
Sera sudah menduga kalau Daneihon tidak akan terjual karena masyarakat biasa nggak akan peduli pada sesuatu yang begizi, karena mencari bahan makanan saja mereka kesulitan. Manpei menjelaskan pada Sera tentu saja barang baru tidak akan langsung terjual, tapi ia yakin akan terjual.
Mitamura-san mencicipi Daneihon dan merasa kalau rasanya tidak seburuk itu. Ia berfikir masih ada harapan dan memberi kesempatan lain pada Manpei untuk mengembangkan dan menunggu hasilnya. Manpei sangat senang, Sera nggak menyangka kalau Mitamura-san masih mempercayai Manpei dan ia tak punya pilihan selain ikut Mitamura-san untuk percaya pada Manpei.
Tapi Mitamura-san mengingatkan Manpei akan sesuatu, saat Manpei membuat produk, Manpei harus memikirkan siapa yang akan memakannya dan kemana Manpei harus menjualnya. Ia ingin Manpei memikirkan target Daneihon, kepada siapa dan kemana ia akan menjualnya. Manpei mengerti.

Sebelum pulang ke Izumiotsu, Manpei singgah ke rumah keluarga Kouda. Lucunya, Tadahiko sedang melukis di halaman tengah, tiba-tiba Manpei udah muncul di rumah padahal Tadahiko mengatakan kalau Katsuko dan anak-anak sedang tidak di rumah dan dia hanya sendirian, itu artinya Manpei masuk tanpa izin donk? HAHAHAHHAHAHHA.
Awalnya, Tadahiko ingin menanyakan masalah Taka pada Manpei, apakah Manpei menyadari terjadi sesuatu antara Taka dan Kanbe, tapi Manpei tidak mengerti arah pertanyaan Tadahiko HAHAHHAHAA. Tadahiko akhirnya menyerah.
Melihat wajah tidak semangat Manpei, Tadahiko tahu kalau sesuatu sedang tidak berjalan dengan lancar. Manpei menceritakan pada Tadahiko mengenai masalahnya dan Tadahiko mengatakan ia mengerti perasaan Manpei karena Manpei mirip dengannya. Saat melukis, ia fokus pada lukisannya, ia berusaha membuat yang terbaik, tapi saat dijual, lukisannya tidak laku. Ia pikir mereka berdua tidak pintar dalam hal penjualan dan menyarankan Manpei untuk mencari orang lain yang pintar dalam bidang penjualan.
Tadahiko menyarankan bagaimana jika Manpei mempekerjakan Shinichi.

Saat kembali ke rumah, Manpei menceritakan pada ibu dan Fukuko mengenai apa yang ia dengar dari Tadahiko. Ternyata perusahaan tempat Shinichi bekerja bangkrut dan sekarang Shinichi sudah tidak punya pekerjaan lagi. Saat Shinichi datang ke rumah mereka waktu itu sebenarnya perusahaan Shinichi sudah bangkrut tapi Shinichi berbohong.
Manpei mengatakan karena hal itu ia berniat untuk mempekerjakan Shinichi di perusahaan mereka dan meminta persetujuan ibu dan Fukuko. Ibu tidak menyukai ide itu, tapi Fukuko dan Manpei sibuk berdiskusi berdua dan tidak mendengarkan ibu LOL.

Keesokan harinya, Fukuko datang menemui Shinichi di Osaka untuk meminta Shinichi membantu Manpei dan Fukuko mengatakan kalau mereka tidak bisa memberikan gaji yang besar pada Shinichi.
Aku rasa Shinichi menjelaskan mengenai perusahaan besar seperti perusahaan tempat ia bekerja bisa bangkrut, apalagi perusahaan kecil seperti milik Manpei, ia bertanya apakah mereka siap untuk itu. Tapi ia suka lingkungan pekerjaan di perusahaan Manpei dan dengan senang hati menerima tawaran Fukuko. Shinichi bahkan mengatakan kalau ia tidak ingin digaji, ia akan dengan senang hati membantu Manpei.
Fukuko sangat senang dengan kebaikan hati Shinichi. Ia bahkan membungkuk dalam sambil berterima kasih dan Shinichi meminta Fukuko jangan melakukan hal canggung seperti itu.
Fukuko menatap foto kakaknya dan lukisan bunga sakura buatan Tadahiko, ia teringat kenangan saat Saki masih di rumah sakit, saat pertama kali Saki menerima lukisan itu. Fukuko kemudian mendapatkan sebuah ide.

Saat pulang ke rumah, Fukuko langsung menemui Manpei dan mengatakan pada Manpei bagaimana jika mereka mencoba menjual Daneihon di rumah sakit. Karena pasti banyak yang butuh gizi di rumah sakit, dan rasa masakan rumah sakit juga bisanya nggak enak, jadi rasa Daneihon juga tidak akan menjadi masalah. Manpei terkejut dengan ide bagus itu, ia teringat kata-kata Mitamura-san yang memintanya untuk mencari target pada siapa dan kemana ia akan menjual produk. Manpei memutuskan untuk mulai menjual Daneihon di rumah sakit.
Hari pertama Shinichi bekerja di Industri Garam Tachibana, Manpei memperkenalkannya pada para pekerja. Ia mengatakan mulai dari sekarang, Shinichi akan mengurus bagian penjualan. Ibu kembali mengeluh, semakin banyak orang, semakin banyak yang diberi makan. Kalau Shinichi ikut mengurus keuangan, dia jadi nggak ada kerjaan lain selain di dapur. Tapi Fukuko, Manpei dan para pekerja sudah tahu cara memenangkan hati ibu, yaitu dengan memujinya dan mengatakan kalau tidak ada ibu semuanya akan kesulitan. Fukuko mengatakan ibu bisa mengajarkan pada Shinichi mengenai pembuatan garam dan Shinichi membenarkan, ada banyak hal yang tidak ia ketahui dan ibu akan sangat membantunya. Ibu jadi senang mendengarnya lol.
Saat sedang acara perkenalan, tiba-tiba profesor yang membantu Manpei datang berlari tergesa-gesa ke sana. Ia membawa sebuah kertas dan menunjukkan pada semuanya. Satu rumah sakit setuju untuk membeli Daneihon milik mereka. Manpei dan yang lain terkejut karena Daneihon terjual. Para pekerja sangat senang dan semakin bersemangat dengan pekerjaan mereka setelah hari itu. Mereka yang membuat garam, juga mereka yang membuat Daneihon.

Manpei melaporkan pada Mitamura-san mengenai Daneihon yang mulai dijual di rumah sakit. Sera nggak puas kalau mereka hanya menjual di Osaka saja, ia ingin Daneihon dijual di seluruh Jepang. Sebenarnya Manpei ingin meminta tolong pada Sera untuk mengurus hal itu, karena ia juga ingin menjual Daneihon ke seluruh negeri. Tapi Sera menolak, karena ia tak yakin Daneihon akan terjual alias dia nggak mau ambil resiko.
Mitamura-san sendiri mendukung Manpei, kalau nggak salah ia menceritakan mengenai temannya yang dulu meninggal karena kurang gizi di rumah sakit atau bagaimana, jadi ia sangat mendukung produk Manpei dijual di rumah sakit. Mitamura-san bahkan berhasil meyakinkan Sera untuk mendukung Manpei LOL.

Suatu hari, ibu mengeluh pada Fukuko karena ia kelelahan bekerja, ia merasa kalau pekerjaannya selalu di dapur dan di dapur, Akatsu juga mulai meninggalkan pekerjaannya di dapur karena ia ikut bergiliran mengerjakan Daneihon.
Ibu juga mengeluh karena Shinichi sangat sering bertanya dengannya dan berdua dengan Shinichi membuat ibu jadi terus teringat puterinya Saki, itu sangat menyedihkan baginya. Fukuko jadi bingung. Malam itu, Saki datang ke mimpi ibu dan ibu sangat sangat senang, karena ia dengar Saki datang ke mimpi Fukuko dan Shinichi, ia sedih Saki tidak datang ke mimpinya.  Saki mengatakan di dunia sana ia juga sangat sibuk.
Saki datang sebenarnya untuk meminta ibu bersikap baik dan membantu suaminya tapi ibu keberatan melakukannya dan Saki mengancam kalau ia tidak akan datang lagi ke mimpi ibu. Ibu tentu saja tidak mau hal itu terjadi dan berjanji akan membantu Shinichi HAHAHAHAH.

Keesokan harinya, Shinichi datang pagi-pagi sekali, ia mengenakan pakaian rapi banged, pake jas. Manpei dan para pekerja masih sarapan dan Manpei mengatakan bekerja di tempat mereka tidak perlu terlalu resmi tapi Shinichi merasa kalau nggak pakai jas rasanya ada yang kurang hahahaa.
Ibu yang sudah berjanji dengan Saki mulai bersikap baik pada Shinichi dan bahkan memuji Shinichi, lucunya, nggak ada yang menyadari sifat ibu berubah. Ia mengajak Shinichi duduk dan ikut sarapan.
Suasana sedang bagaia saat tiba-tiba sekelompok tentara Amerika datang ke Industri Garam Tachibana dan mengancam dengan pistol mereka. Manpei, Fukuko, Ibu, Shinichi dan para pekerja terkejut karena tidak tahu apa yang terjadi.
PAra tentara mendapat laporan kalau ada yang menggunakan bahan peledak dari perusahaan mereka dan meminta mereka untuk mengakui dimana mereka menyimpan bahan peledak itu. Manpei tentu saja melawan karena ia tidak pernah melakukannya sementara 3 pekerja yang melakukannya ketakutan dan tidak bisa mengatakan apa-apa.
Industri Garam Tachibana menghadapi krisis yang berhubungan dengan pemerintahan.

Bersambung...

Komentar:
Hewww, aku sudah tahu itu bahan peledak pasti akan membawa masalah besar bagi Manpei dan perusahaannya. Kalau nggak salah gudang itu dulunya milik pihak militer, jadi mungkin karena itu disana ada bahan peledak dan kebetulan pbeberapa pekerja menemukannya. Mereka nggak berniat jahat dan nggak tahu kalau itu salah, tapi memang salah banged menggunakan bahan peledak untuk membunuh ikan meski disini masalah utamanya adalah Manpei dituduh menyembunyikan bahan peledak. Apa yang akan terjadi pada Manpei? Karena dari preview Manpei dan para pekerja dibawa para tentara dan Mitamura-san bahkan mengatakan ia tak bisa menolong Manpei seperti dulu.

Mengingat Suda Masaki adalah seorang pengacara yang katanya akan menolong Manpei, sepertinya Suda Masaki akan muncul saat kasus ini. Tapi kalau nggak salah spoilernya Suda Masaki akan muncul di minggu ke-12, jadi rasanya Suda nggak akan mengurus masalah ini, karena nggak mungkin kan 2 minggu Manpei dikurung di penjara? Kalau aku nggak salah ingat sih kasus yang akan diselesaikan Suda itu nantinya adalah mengenai pajak. Tapi nggak tahu juga sih kalau spoiler salah AHHAHAHAAHHA.

Sebenarnya minggu ke-9 ini menurutku agak membosankan. Apalagi aku nggak menyukai sikap Manpei diawal-awal minggu ke-9 ini yang suka membentak Fukuko dan nggak peka, sibuk sama pekerjaan sendiri.Aku rasa itu adalah salah satu yang dikhawatirkan ibu makanya ibu nggak setuju Fukuko menikah dengan pebisnis, karena ibu kan sudah berpengalaman dengan seseorang seperti Manpei, yaitu suaminya sendiri. Makanya ibu senang saat mereka bertengkar, supaya Fukuko sadar ada saatnya istri boleh marah pada suami, jangan nurut terus.
Sebenarnya peran ibu sangat besar sih dalam kehidupan Manpei dan Fukuko meski ibu banyak mengeluh. Bayangin kalau ibu nggak ada, setiap para pekerja bertengkar siapa yang akan menghentikannya, karena para pekerja cuma takut pada ibu HAHAHAHAHAHAHA. Cuma ibu yang punya kekuatan untuk membuat takut 15 pekerja laki-laki itu HAHAHHAHAHAHA..

Makanan bergizi buatan Manpei dinamakan Daneihon. Ada tuh kepanjangannya, tapi aku lupa wkkwkwkwkw. Minggu kemarin aku ada salah, aku pikir Manpei akan membuat makanan bergizi dalam bentuk roti, ternyata bukan roti, tapi temannya roti yaitu selai. Tapi aku masih penasaran apakah kandungan gizi Daneihon itu masih terjaga, karena itu dibuat dengan cara memasak dalam tungku gitu, bukannya protein tidak tahan panas ya? Beberapa vitamin juga kan?
Daneihon yang dibuat Manpei itu kayak selai kacang, warnanya sebenarnya bagus cuma rasanya kayaknya memang nggak enak sih. Fukuko selalu memberikan ide-ide yang bagus untuk Manpei,aku suka bagaimana cara dia menemukan ide untuk menjual Daneihon di rumah sakit. Sepertinya sih Daneihon akan sukses besar sampai nantinya Manpei mengubah perusahaan mereka menjadi Tachibana Nutrition Foods atau sesuatu seperti itu. Sepertinya sih mereka nggak membuat garam lagi nantinya, karena buka cabang di Tokyo jadi makin sibuk. Aku berharap para pekerja nantinya jangan ada yang berkurang.
Tapi spoiler untuk tahun depan aku udah baca kalau nantinya Manpei harus menjual perusahaan tersebut dan ia akan mulai membuka bisnis baru lagi.

Anaknya Manpei dan Fukuko lucu banged, Gen-chan. Kadang aku merasa mereka menggunakan dua bayi untuk drama ini, karena beberapa degan kok kayaknya rambutnya banyak, beberapa adegan kok rambutnya dikit HAHAHAHAHHAAH.
Bayi Gen lucu banged, pipinya kayak bakpao, dia juga jarang nangis. Kalau Manpei dan Fukuko bicara, dia selalu melihat ke arah mereka. Ada adegan yang aku nggak masukkan ke sinopsis diatas, adegan saat Manpei dan Fukuko membahas mengenai ibu yang teringat Saki saat bersama Shinichi, jadi Gen kan tidurnya ditengah, tapi dia masih bangun. Manpei dan Fukuko bicara, kalau Manpei bicara Gen bakalan melihat Manpei, kalau giliran Fukuko, dia akan melihat Fukuko, pokoknya kepala Gen ke kiri dan ke kanan, ke arah sumber suara dan sutradaranya nggak lupa untuk memperlihatkan adegan itu dengan jelas, close up HAHAAHAHHA. Manis banged baby-nya Gen XD
Aku nggak sabar untuk melihat anak kedua Manpei dan Fukuko, kali ini bayi perempuan. Tapi kayaknya masih lama XD

Share:

1 comment:

  1. Terima kasih yg selalu setia nge-recap tiap minggu. Awalnya cuma bisa liat recap tiap hari dari fb nya doramaworld tapi sudah berhenti bulan lalu, untungnya di blog ini ada dibuatkan recapnya jg. Lanjutkan mbak, sy selalu menanti recap nya!

    ReplyDelete

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts