Thursday, 20 May 2021

[Sinopsis] Okaeri Mone Episode 4

 
FYI. Mulai episode ini sepertinya akan banyak dibahas mengenai sifat fisika karena pembahasan cuaca. Aku membuat sinopsis ini tanpa subtitle, jadi kalau ada kesalahan harap dimaklumi.
 
 
 Sinopsis Okaeri Mone Episode 4: Weather forecast who can predict the future
 
Hari ini adalah akhir pekan. Mone, Asaoka dan Sasaki pergi ke hutan untuk mengikuti terapi hutan. Begitu sampai disana, Mone langsung berteriak kencang sambil tertawa bersama Sasaki. Asaoka tentu saja bingung. Tapi itu memang adalah sebuah terapi, merasakan hutan untuk melapangkan pikiran. Mone mengajak Asaoka untuk melakukannya bersama-sama, di hutan mereka bisa membuat suara sekeras apapun, tidak akan ada yang mendengar meski mereka teriak sesuka hati. Dengan berteriak mengeluarkan seluruh energi, itu akan menghilangkan stress. Sasaki membenarkan.
Meski sudah dijelaskan, Asaoka tetap tidak yakin dan menolak melakukannya, tapi Mone memaksa. Asaoka akhirnya menurut dan berlari sambil berteriak bersama Mone.

Setelah beberapa menit, Asaoka mulai merasakan efeknya. Ia merasa fresh setelah teriak sekuat tenaga, karena ia belum pernah melakukannya. Sasaki membenarkan, biasanya mereka nggak bisa mengatakan ketidakpuasan akan sesuatu, dan saat mengatakannya dengan lantang, itu menyegarkan. Sasaki mencobanya sampai ia batuk-batuk lagi. Asaoka juga ikut teriak mengenai ketidakpuasan akan sesuatu, ia berteriak mengenai ramalan cuaca yang cuma 2 menit 30 detik itu terlalu singkat untuk membahas seluruh jepang, padahal ia ingin memberitahu lebih banyak informasi lagi.
Mone yang ada di belakang tiba-tiba tertawa sendiri karena mendengar suara para ibu di cafe yang bingung karena mendengar suara aneh. Sasaki tentu saja kaget karena tempat mereka jauh dari cafe, tidak mungkin Mone bisa mendengar suara para ibu. Tapi Mone memang mendengarnya dengan baik. Sasaki mengatakan mungkin karena Mone masih muda jadi telinganya bisa mendengar suara yang tidak bisa ia dengar.
 

Asaoka mengatakan kalau Mone bisa mendengar suara itu memang ada kemungkinan karena pendengarannya baik, tapi ada juga kemungkinan lainnya, yaitu karena hujan. Asaoka menjelaskan kalau suara mengalir dari sisi yang lebih panas ke sisi yang lebih dingin. Asaoka memperhatikan langit dan mengatakan cuaca seperti ini tekanan rendah akan datang dan membawa udara hangat dari atas ke bawah. Itu sebabnya suara akan tetap ada di bawah dan nggak akan naik ke atas, jadi suara yang jauh sekalipun lebih mudah terdengar. jika suhu diatas lebih panas maka suara dari bawah akan memantul makanya lebih mudah di dengar. Mone dan Sasaki saling menatap, tidak mengerti apa yang dikatakan Asaoka. Asaoka mengatakan kalau artinya, hujan akan segera turun. Mungkin lebih baik mereka segera kembali ke cafe.
(Mungkin maksudnya kalau hujan mau turun kan suhunya pasti panas banged, diatas lebih panas, apalagi mereka ada di gunung jadi suhu di bawah lebih dingin. Makanya suara lebih mudah di dengar atau suaranya memantul jadi lebih mudah di dengar).
 

Mereka bertiga turun gunung. Asaoka berkomentar kalau dalam hutan mereka nggak bisa melihat langit dengan jelas dan itu menakutkan. Karena jika tidak bisa melihat langit dengan jelas, mereka nggak bisa meramalkan perubahan cuaca. Misalnya meramalkan kalau 1 jam lagi hujan akan turun jadi masih bisa keliling sebentar atau melihat ada awan yang berbahaya tanda harus segera turun gunung.  Mone bertanya apakah Asaoka bisa memprediksi apa yang akan terjadi 1 jam lagi?
Asaoka mengatakan ia bisa memprediksinya, bahkan kalau 10 menit sebelum kejadian ia bisa memprediksikan lebih jelas lagi. Asaoka mencontohkan dengan mengamati langit dan awan, juga jarak antara tempat mereka sekarang dan kantor Koperasi Kehutanan. Ia memprediksi jika mereka pulang sekarang, maka 10 menit setelah sampai di Asosiasi Kehutanan, hujan akan turun. Mone mencoba mencernanya.

Dan benar saja, 10 menit setelah Mone dkk kembali ke Koperasi Kehutanan, hujan turun. Sasaki sedih karena kalau hujan turun terus, maka pertunjukan Noh akan dibatalkan. Mone benar-benar kagum dengan kemampuan Asaoka meramal cuaca. Tapi Asaoka mengatakan itu bukan hal yang mengejutkan, karena semuanya berbasis sains, kemampuan meramal cuaca sebenarnya dimiliki oleh semua orang. Sama saja dengan saat tekanan rendah mereka merasakan migrain atau asma, atau di musim dingin persendian sakit. Mungkin maksudnya bisa diprediksi. Sasaki masih mengkhawatirkan hujan akan turun seharian dan ia kembali batuk-batuk. Asaoka mengatakan sepertinya Sasaki kena alergi musiman (kafunsho = alergi serbuk bunga) dan sebaiknya Sasaki memeriksakannya. 

Sasaki memeriksakan diri ke dokter klinik, Suganami-sensei dan benar saja, ia terkena alergi serbuk bunga. Tapi Sasaki nggak percaya karena nggak mungkin dia kena alergi serbuk bunga, karena ia merasa hidungnya baik-baik saja, ia juga belum pernah kena itu sebelumnya. dan lagi ia bekerja di hutan, masa ia kena alergi serbuk bunga. Sasaki bersin lagi. Suganami dengan wajah meyakinkan mengatakan kalau Sasaki memang ke alergi serbuk bunga.

Waktu berlalu, hujan belum juga berhenti. Sasaki kecewa banged, padahal untuk penampilan Noh-nya ia sudah latihan dan ia minum obat alergi dari Suganami, tapi sepertinya pertunjukan Noh memang akan dibatalkan jika hujan tidak berhenti. Sasaki dengan berat hati akan menelpon member Noh mengatakan kalau pertunjukan akan dibatalkan. Mone saat itu menatap langit yang mendung dan memikirkan sesuatu. Ia kemudian punya ide dan meminta Sasaki jangan menelpon member dulu. Ia meminta izin 30 menit pada Sasaki untuk pergi ke suatu tempat. Sasaki bingung tapi membiarkan Mone pergi.

Asaoka sedang ada di pameran karya Ishinomori Shotaro (manga-ka Cyborg 009), pameran yang dilakukan di hari yang sama dengan pertunjukan Noh, yang membuat Sasaki dan Kawakubo bersaing. Tujuan Asaoka ke Tome memang untuk pergi ke pameran itu. Asaoka menikmati pameran dengan membeli banyak hal, ia bahkan membeli syal khas Cyborg 009. Ia juga bertemu dengan Kawakubo disana dan meminta tolong Kawakubo untuk mengambil fotonya. Asaoka beneran menikmati pameran. Mone kemudian muncul dan sempat membuat Asaoka malu karena ia memakai pakaian otakunya. Mone juga kaget melihat penampilan Asaoka, tapi ia nggak sempat mengomentarinya karena ada yang lebih penting. Ia bertanya pada Asaoka apakah hujan akan berhenti dalam 2 jam. Karena kalau nggak berhenti juga, pertunjukan Noh akan dibatalkan. Asaoka kemudian melihat langit dan mengatakan ia akan mencoba mencari tahu.

Asaoka, Mone dan Kawakubo kembali ke Koperasi Kehutanan Tome. Asaoka menelpon rekan kerjanya di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG kalau di Indonesia) kayaknya. Para ibu dan yang lain menunggu hasilnya dengan penasaran. Asaoka mencoba menjelaskan pada Mone dan yang lain, mengenai pergerakan awan, angin dll, Mone mencoba mencernanya tapi ia tidak mengerti. Sasaki bertanya maksudnya. Asaoka menjelaskan meski agak sulit, tapi sepertinya hujan akan berhenti jam 4 sore. Semuanya bersorak mendengar itu, semuanya sangat senang dan segera pergi sambil bernyanyi untuk persiapan pertunjukan Noh. Sementara itu Asaoka bingung karena semuanya udah heboh, yakin banged hujan akan berhenti jam 4. Padahal kan ramalan cuaca itu nggak 100% benar. Asaoka berbisik pada Mone, 'kalau ramalannya salah' dan Mone mengatakan 'akan gawat sekali' (kalau ramalannya sampai salah, atau kalau jam 4 hujan nggak berhenti). Asaoka takut banged karena semuanya sudah terlalu bersemangat, Sasaki bahkan mulai latihan di kantor.

Tapi, tepat jam 4 sore, hujan benar-benar berhenti. Semuanya senang banged dan berteriak bahagia. Sasaki bahkan sampai memeluk Asaoka saking senangnya. Ia kemudian langsung meninggalkan Asosiasi Kehutanan untuk persiapan pertunjukan. Mone masih terkagum-kagum karena hujannya benar-benar berhenti, sementara Asaoka lega sekali karena dia tidak salah. Mone berteriak kagum, Sugoi~ yappari sugoi desu! Peramal cuaca bisa melihat masa depan.
Asaoka mengatakan ada satu lagi hal yang menakjubkan, ia meminta Mone keluar dan melihat ke arah gunung. Mone berlari ke luar untuk melihat ke arah gunung dan ada pelangi disana. Mone tersenyum bahagia melihatnya.

Sore harinya, Koperasi Kehutanan Tome sudah kosong, Mone yang terakhir pulang dan mengunci pintu. Sepertinya yang lain sudah berangkat duluan untuk melihat pertunjukan Noh. Saat Mone akan pergi, ternyata Suganami masih ada di klinik, bersiap untuk pulang juga. Mone menyapanya, mengatakan kalau nggak cepat kesana pertunjukan Noh Sasaki-san (Mone memanggilnya Kacho alias ketua di Koperasi Kehutanan) akan dimulai. Suganami mengatakan ia tidak akan pergi menonton pertunjukan itu, karena besok dia akan pulang ke Tokyo, jadi dia harus beres-beres malam ini. Mone mengatakan kalau minggu depan Suganami akan datang lagi ke klinik, jadi kenapa barang-barangnya nggak ditinggalkan saja (maksudnya nggak perlu kemas-kemas semua barang dibawa ke Tokyo nanti balik ke Tome bawa lagi. BTW suganami ke Tome 2 kali sebulan, jadi seminggu di Tome, 1 minggu di Tokyo dan begitu seterusnya). Suganami mengatakan kalau ia punya banyak buku/materi yang harus ia baca di Tokyo, kalau dia tidak membawanya, dia nggak bisa membacanya. Mone mengerti.

Suganami kemudian permisi. Tapi Mone menahannya dengan sebuah pertanyaan. Ia bertanya kenapa Suganami memilih bekerja di klinik ini. Suganami mendesah karena Mone lagi-lagi bertanya pertanyaan pribadi seperti itu secara tiba-tiba. Mone mencoba menjelaskan kalau Suganami terlihat tipe yang suka belajar, dan di Tokyo juga banyak klinik yang pasti akan mempekerjakan Suganami. Kalau Suganami kerja di klinik Tokyo kan nggak susah-susah tiap minggu harus ke Tome dan Suganami juga bisa melanjutkan penelitiannya di Tokyo dengan tenang. (intinya yang dekat kan ada, kenapa milih yang jauh). Suganami bertanya apakah Mone melihatnya seperti seseorang yang bermain-main. Mone meminta maaf karena bukan itu masudnya.
Suganami kemudian mengatakan alasan ia memilih Tome adalah ia berfikir mungkin ia akan menemukan sesuatu di Tome. Suganami kemudian permisi meninggalkan Mone yang masih terdiam. Ekspresi wajah Mone menunjukkan kalau alasan Suganami itu hampir sama dengan alasannya berada di Tome, berharap menemukan sesuatu disana.

Mone tiba di tempat pertunjukan tepat waktu, sebelum acara dimulai. Asaoka dan yang lain sudah ada disana. Sayaka juga tampil di pertunjukan Noh itu, ia meniup seruling. Sementara Sasaki dan timnya melantunkan sesuatu. Semua yang hadir dengan hikmat mendengarkan.

***

Untuk pertama kalinya Mone bertemu dan melihat sendiri bagaimana seorang peramal cuaca meramalkan cuaca hari itu dan tepat 100%. Yang namanya ramalan ya nggak akan tepat 100% makanya Asaoka sempat khawatir. Aku rasa pertemuan itu sangat berkesan bagi Mone. Meski ia belum mengerti sepenuhnya mengenai apa yang dijelaskan Asaoka, tapi ia sudah menunjukkan ketertarikan. Aku suka bagaimana Asaoka mengatakan kalau meramal cuaca bukanlah hal yang semenakjubkan itu, karena semuanya adalah sains dan sebenarnya semuanya bisa. Jadi, Mone pasti bisa asalkan dia belajar dengan giat.

Hubungan Mone dan Suganami memang nggak terlalu baik ya awalnya, karena Suganami ini tipe yang dingin gitu dan entah kenapa kok sama Mone dia lebih dingin dari biasanya. Mungkin karena Mone tiba-tiba bertanya sesuatu yang bersifat pribadi dan dalam pula. Seperti bertanya kenapa Suganami ingin jadi dokter dan kenapa Suganami memilih klinik di Tome. Tapi melihat dari ekspresi Mone sih sepertinya alasan Suganami memang sama dengan Mone, berharap mereka akan menemukan sesuatu di Tome. Jadi, apakah mereka akan menemukan sesuatu yang mereka cari itu?

Share:

0 comments:

Post a Comment

Polling

Siapakah yang akan menjadi pasangan Kiyohara Kaya di asadora Okaeri Mone?
Nagase Ren
Sakaguchi Kentaro
Shimizu Hiroya
Tamaoki Reo
Other
Please Specify:
Created with Quiz Maker

Translate

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Ayase Haruka Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Darren Wang Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fujiki Naohito Fuka Koshiba Fukagawa Mai Fukuchi Momoko Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Higa Manami Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kanjiya Shihori Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kiritani Kenta Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Lily Franky Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Makita Aju Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Matsushima Nanako Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Minami Sara Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Moka Kamishiraishi Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nagase Ren Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Okada Kenshi Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomita Miu Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Uchida Rio Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Okaeri Mone Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts