Thursday, 7 October 2021

[Sinopsis] Okaeri Mone Episode 104

Sinopsis Okaeri Mone Episode 104

***

Pagi itu, Mone tiba di tempat kerjanya dan ia langsung menelpon Suganami-sensei. Suganami sepertinya ada shift malam hari itu, jadi ia bisa mengangkat telpon Mone pagi-pagi sekali. Mone menceritakan keresahan hatinya pada Suganami-sensei, mengenai kakeknya yang memutuskan tidak memperbaiki rak tiram dan akan mengakhiri peternakan tiram Nagaura pada masanya, dan karena hal itu semua orang sedang kesulitan. Mone tidak ada di kampung halaman selama bertahun-tahun jadi Ia tidak bisa memberikan saran yang baik, ia juga tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Suganami mengerti, kalau ia juga merasa nggak suka jika orang yang tiba-tiba pulang setelah pergi selama bertahun-tahun datang ikut campur. Mone mengingatkan kalau kata-kata Suganami terlalu dingin. Tapi Suganami mengatakan ia yakin Mone yang paling merasakan perasaan seperti itu. Mone membenarkan, ia pergi dari kampung halaman dan sekarang kembali, sementara yang lain selalu disini seumur hidup mereka. Dalam kepalanya banyak yang ingin ia katakan, tapi ia tak bisa mengatakannya. Ia tahu rasa sakit itu juga tidak akan hilang meski bertahun-tahun. Bahkan saat ia mengatakan sesuatu, mereka pasti mengatakan kalau ia tak akan bisa mengerti. Tapi, jika terus menahan rasa sakit itu, mencoba hidup dengan ceria juga pasti menyakitkan.

Suganami mengerti, ia kemudian memberi saran pada Mone, pertama-tama Mone hanya perlu menunjukkan perasaan kalau dia ada disana untuk mereka. Menunjukkan kalau Mone ingin disana bersama mereka, ia yakin perasaan keluarga Mone akan menjadi sedikit lebih ringan. Mone tidak perlu mengatakan apapun dulu, cukup disana bersama mereka, mendengarkan cerita mereka. Ia yakin nanti Mone akan menemukan sesuatu yang bisa membantu keluarganya. Mone mengerti, ia mengangguk. Mone mengatakan meski kata-kata Suganami kadang terasa menusuk, tapi jika tidak ada Suganami yang memberinya saran ia akan kesulitan.
Suganami kemudian memberikan semangat pada Mone, 'Ganbare!', berharap Mone bisa menyelesaikan masalah keluarganya dengan baik.

Pagi itu Mone memulai siaran radio jam 7 pagi, memberitakan mengenai badai kabut yang sangat indah di pelabuhan. Ia mengatakan bagi yang ada di dekat pelabuhan, datanglah melihat, badai kabutnya sangat indah. Mone juga membahas mengenai mentari pagi yang bersinar hari itu, sangat cerah.
Saat Mone siaran, keluarga Mone mendengarkan dari rumah. Ayah sedang sarapan, kakek sibuk dengan peralatannya dan kelihatan sedikit kesulitan karena ia tak bertenaga lagi, lalu Michi yang bersiap-siap di kamarnya. Mone dalam siaran radionya membahas mengenai udara tekanan rendah yang mulai akan datang ke Kesennuman. Ia mengatakan karena hal itu beberapa orang mungkin merasa berat atau sakit kepala karena tubuh sensitif terhadap perubahan tekanan atmosfer. Ini adalah gejala yang disebabkan oleh perasaan. Pada hari seperti hari ini, rasa sakit yang biasanya dilupakan akan muncul kembali. Bukan hanya rasa sakit fisik, tapi juga hati/perasaan. Mone mengatakan pada semuanya, jika menurut mereka merasa menyakitkan, maka semuanya bisa mengeluarkannya, menceritakannya. Mereka juga boleh datang ke tempatnya dan bicara dengannya. Ia akan mendengarkan semuanya.
 
 
Hari itu, Akari-chan datang lagi ke Hamarain. Mone senang sekali melihatnya. Awalnya Mone berfikir kalau Akari datang untuk bercerita padanya karena mendengar siaran radionya tadi. Tapi Akari ragu mengatakan sesuatu pada Mone dan berfikir kalau ia akan merepotkan. Tapi Mone meminta Akari mengatakannya, ia mengatakan nggak apa-apa jika anak-anak bergantung pada orang dewasa, karena dulu ia juga melakukannya saat ia masih anak-anak. Akari mengerti, kemudian ia bertanya Mone adalah seseorang yang muncul di TV kan? Itu artinya kamu adalah puterinya Nagaura-sensei?
Mone bingung, sensei? Kemudian ia ingat kalau ibunya adalah seorang guru SD dulu. Akari mengatakan kalau ia ingin bertemu dengan sensei. Mone mengerti.
 
 
Mone kemudian membawa Akari ke rumahnya. Ibu senang sekali melihat Akari-chan, ia bahkan mengenal Akari. Akari juga untuk pertama kalinya menunjukkan senyumannya. Jadi, Akari ini dulu adalah muridnya ibu Mone, tapi saat kelas 3 SD dia pindah ke Hokkaido bersama keluarganya dan baru-baru ini dia kembali lagi ke Kesennuma. Ibu juga tahu kalau Akari bolos sekolah hari ini karena Akari datang masih di jam sekolah dan Akari mengatakan ia hanya melakukannya kadang-kadang. Itu membuat ibu jadi tahu kalau Akari bolos nggak cuma sekali. Suasana pembicaraan mereka sangat hangat dan menyenangkan. Mone tidak mau menganggu jadi ia menunggu di ruangan lain sambil mendengarkan cerita mereka.
Ibu menceritakan dulu saat SD kelas 3 Akari pindah dan ia yakin Akari punya banyak teman disana. Akari kemudian terdiam. Akari agak berat mengatakan kalau sebenarnya ia nggak mau pulang ke Kesennuma, tapi karena orang tuanya kembali ke sini dengan bahagia, jadi ia kembali, tentu saja bukan karena ia membenci Kesennuma. Ia menyukai sekolahnya, Ia juga bisa mendapatkan teman baru. Tapi belakangan ia hatinya merasa agak sedikit sakit/muak/kesal/sesuatu seperti itu. Akari berkaca-kaca saat mengatakan Selama ini ia tidak bisa mengatakannya. Ibu tersenyum dan mengatakan Akari sudah mengatakannya dengan baik mengenai perasaannya. Ibu juga berterima kasih karena Akari datang menemuinya. Ibu mengelus punggung Akari, keduanya tertawa dan Akari menghapus air matanya.
Mone hanya memperhatikan keduanya dari jauh.

Malam itu saat menyiapkan makan malam, ibu berterima kasih pada Mone yang sudah membawa Akari menemuinya. Mone mengatakan kalau ia pasti mengagetkan ibu, tapi ibu mengatakan ia senang sekali. Mone tersenyum mendengarnya. Tapi kemudian ibu terdiam, entah kenapa sepertinya dadanya terasa berat karena menahan sesuatu, ibu kelihatan seperti sesak nafas. Mone terkejut melihat ibunya seperti itu. Ibu tidak mau memperlihatkan dirinya yang seperti itu dihadapan Mone, jadi ia membelakangi Mone. Ia mengatakan kalau mereka (siswa SD ibu dulu) benar-benar masih sangat kecil, lucu sekali, soalnya mereka masih kelas 1 SD pada saat itu. Mone terdiam, ia tahu 'saat itu' yang dimaksud oleh ibu apa, itu adalah saat tsunami terjadi.
Ibu untuk pertama kalinya menceritakan hal ini pada anaknya, Saat itu ia adalah wali kelas 1, kelas Akari dan teman-temannya. Ia berusaha keras melindungi anak-anak pada saat itu, melewati malam yang panjang. Tapi dimalam yang panjang itu, kira-kira 10 menit, ia memikirkan Mone dan Michi. Mone bersama ayah jadi ia pikir Mone akan baik-baik saja. Tapi bagaimana dengan Michi yang sendirian bersama nenek? Bagaimana kalau Mone dan ayah ternyata berpisah? Apakah Michi baik-baik saja? Bagaimana jika Mone dan Michi menangis?
Ibu menangis saat menceritakan perasaannya saat itu. Ia berusaha menghapus air matanya, kemudian ia mengatakan, saat itu tanpa ia sadari ia berjalan meninggalkan sekolah. 
Ibu menatap Mone dan mengatakan, ia meninggalkan anak-anak yang lebih kecil dari pada Mone dan Michi. Mone terdiam mendengar cerita ibunya.

***

Mungkin itu adalah rasa bersalah ibu selama ini. Karena sebagai guru ia harusnya memikirkan anak-anak didiknya paling utama, tapi sebagai ibu ia tak bisa berhenti memikirkan Mone dan Michi. Ia saat itu tidak sadar langkah kakinya membawanya meninggalkan sekolah, meninggalkan anak-anak yang lebih kecil dari Mone dan Michi. Tapi tidak pasti sih apakah ibu benar-benar meninggalkan sekolah saat itu, atau kemudian ia sadar ditengah jalan dan ia kembali lagi. Yang jelas itu adalah rasa bersalah ibu yang mungkin membuatnya berfikir ia tidak pantas menjadi seorang guru dan memutuskan berhenti dari sekolah.

Ibu sepertinya tidak pernah mengatakan hal itu pada siapapun di keluarganya, karena kakek juga berfikir alasan ibu berhenti adalah karena merawat nenek. Mungkinkah ayah tahu alasannya?
Ibu yang selama ini terlihat cerita juga menyimpan luka dalam hatinya. Semuanya punya luka tersendiri karena gempa dan tsunami 2011.

Share:

2 comments:

Polling

Siapakah yang akan menjadi pasangan Kiyohara Kaya di asadora Okaeri Mone?
Nagase Ren
Sakaguchi Kentaro
Shimizu Hiroya
Tamaoki Reo
Other
Please Specify:
Created with Quiz Maker

Translate

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Ayase Haruka Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Darren Wang Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fujiki Naohito Fuka Koshiba Fukagawa Mai Fukuchi Momoko Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Higa Manami Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kanjiya Shihori Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kiritani Kenta Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Lily Franky Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Makita Aju Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Matsushima Nanako Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Minami Sara Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Moka Kamishiraishi Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nagase Ren Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Okada Kenshi Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomita Miu Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Uchida Rio Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Okaeri Mone Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts