Tuesday, 9 July 2019

[Review] Chinese Movie: Cry Me A Sad River (2018)

"Dead is not painful. Life is".
Cry Me A Sad River adalah sebuah movie berdurasi 103 menit yang rilis pada 30 September 2018. Movie ini diangkat dari novel karya Guo Jingming (Rush to Dead Summer) dan disutradarai oleh Luo Luo (The Last Woman Standing).
Movie ini dibintangi oleh Ren Min (Held in the Lonely Castle), Xin Yu Lai (Waiting for You in the Future), Zhao Ying Bao, Zhu Da Ni (Just an Encore), Zhang Ruo Nan (Everyone Wants To Meet You) dan lain-lain. Kalau aku lihat dari filmography 5 tokoh utama di movie ini, semuanya masih rookie dengan tidak banyak filmography sebelumnya. Makanya aku nggak pernah melihat mereka di drama/film China sebelumnya. Paling cuma Zhu Da Ni yang menjadi tokoh utama di Just an Encore.

Cry Me A Sad River adalah sebuah movie bergenre drama, school-life, friendship lebih memfokuskan pada tindakan bullying di sekolah. Dari judulnya aja sebenarnya sudah terasa kalau movie ini pasti sedih dan membuat frustasi. Aku sebenarnya nggak terlalu suka movie tipe begini yang bikin hati sakit dan kesal sama antagonisnya, tapi movie ini sudah menari perhatianku saat pertama kali rilis di dramacools. Kalau nggak salah saat itu aku belum download, cuma liat judulnya kok menarik. Trus di twitter ada yang merekomendasikan movie ini, baru deh aku download. Tapi belum aku tonton waktu itu, masih lamaaaaaa banged di pendam HAHAHAHA. Barulah sekitar beberapa hari yang lalu, ada lagi yang memberikan rekomendasi movie ini, dan aku baru ingat kalau aku udah download dan belum ditonton. Akhirnya aku coba deh menontonnya dan wow, meski seperti dugaan awal movie ini membuat frustasi dan sedih banged, tapi aku sangat menyukainya.
Akting tokoh utama yang diperankan oleh Ren Min bagus banged, ekspresi wajahnya, caranya menangis dan bicara, ya ampun, nggak nyangka dia rookie. Dia sangat mendalami karakternya. Aku bisa merasakannya meski aku belum membaca novelnya. Antagonis Zhu Da Ni aktingnya juga bagus, sampai aku dibuat muak melihat mukanya. Pertama dia muncul udah ngerasa kalau aku bakalan benci banged sama dia HAHAHAHAHAHA.
Xin Yu Lai awalnya aku pikir adalah 2nd lead, tapi setelah cek di Mydramalist ternyata dia lead malenya. Well, lead male ada 2 orang sih, tapi kalau di movie-movie biasa, peran cowok manis yang membantu tokoh utama biasanya 2nd lead wkwkkwkwkw. Zhang Ruo Nan, manis banged disini, karakternya juga likeable dan baik. The perfect girl.
Aku rasa aku menyukai 5 tokoh dalam movie ini, hanya saja akting Zhao Ying Bao sebagai teman masa kecil tokoh utama kurang.

Selain akting dan kisahnya yang bagus dengan banyak plot twist dan tidak membosankan, yang membuat aku betah menonton movie ini adalah directingnya bagus banged. Pergerakan kamera dan cinematography, bagaimana satu adegan beralih ke adegan yang lain, diiringi dengan musik yang indah dan menyayat hati, membuat movie ini benar-benar sangat indah.
Meski memang frustasi dengan perlakuan semua tokoh pada tokoh utama yang dibully, tapi pembawaan movienya tetap indah. Mungkin karena tokoh utamanya bukan tipe yang diam aja di bully, dia mulai melawan setelah mendapatkan kekuatan dan membuat movienya semakin seru. Aku suka tokoh utamanya bukan tipe yang menerima begitu saja tindakan orang lain padanya. Juga bagaimana mengeluarkan isi hatinya di paruh kedua drama, pada semua orang yang menganggap dirinya sebagai manusia menjijikan.
Setidaknya saat ia menghadapi masa sulitnya, ada seseorang yang dengan setia menemaninya dan menyemangatinya, membantunya diam-diam dan terang-terangan. Cocok banged dengan ungkapan, kamu hanya butuh satu orang untuk selalu ada disisimu. Tapi hidup tokoh utama disini memang penuh dengan tragedi sih. Sedih banged.
Tapi jangan khawatir, setidaknya endingnya tidak sesakit yang aku bayangkan. Aku nggak bisa happy ending sih, bittersweet ending mungkin.

SPOILERS!

"You never know how it feels when you can't reach something you want. I can't reach anything. Even the wind blows off me."
Cry Me A Sad River mengambil setting tahun 2007, menceritakan tentang seorang gadis SMA bernama Yi Yao (Ren Min) yang tinggal bersama ibunya di sebuah gang kecil. Mereka adalah keluarga miskin yang dipandang sebelah mata oleh para tetangga karena pekerjaan ibunya sebagai tukang pijat (++). Movie ini diawali saat Yi Yao merasa ada yang aneh dengan tubuhnya, mencari tahu di internet dan pergi ke rumah sakit, Yi Yao mengetahui dia terserang sebuah penyakit. Aku nggak tahu pasti penyakitnya apa, tapi kayaknya sejenis kutil/warts gitu yang menyerang organ kewanitaannya. Karena itu penyakit yang menjijikan dan tidak ada obatnya kecuali dilaser atau operasi, Yi Yao merahasiakannya dari semua orang, bahkan ibunya.
Yi Yao adalah anak miskin yang bahkan membeli seragam sekolah saja keluarganya tidak punya uang, karena itu Yi Yao memakai seragam lama sekolah mereka dengan izin dari pihak sekolah. Yi Yao tampak berbeda dengan siswi lainnya, ia malu sih dan sudah minta uang dari ibunya tapi ibu Yi Yao ini tipe pemarah dan sering memukul, dia menolak membelikan seragam baru yang mahal. Karena itu Yi Yao juga nggak bisa meminta ibunya membiayai pengobatannya karena pasti sangat mahal, jadi ia hanya meminta yang lebih sering dari biasanya, untuk membeli salep. Itupun Yi Yao membelinya dari klinik yang tidak terkenal karena harganya lebih murah.

Yi Yao mempunyai teman masa kecil bernama Qi Ming (Zhao Ying Bao) yang kehidupannya sangat bertolak belakang dengannya. Qi Ming tinggal di depan rumah Yi Yao, berasal dari keluarga berada. Ibu dan ayahnya sangat menyayangi Qi Ming dan melarang Qi Ming berteman dengan Yi Yao karena tidak suka pada pekerjaan ibu Yi YAo. Tapi Qi Ming anaknya baik banged, meski ibunya melarang, dia tetap berteman dengan Yi Yao, sering mengajaknya bicara, kalau ada apa-apa ia selalu perhatian pada Yi Yao. Pokoknya diawal movie ini Qi Ming baiiiiiik banged.
Tapi kebaikan Qi Ming ini membawa mala petaka pada Yi Yao. Seorang anak pindahan bernama Tang Xiao Mi (Zhu Dan Ni) menaruh perhatian pada Qi Ming yang merupakan seorang siswa yang pintar, populer dan ketua kelas di kelas mereka. Tapi Qi Ming ini tipe yang cuek pada orang lain, kecuali Yi Yao dan itu membuat Xiao Mi cemburu pada Yi Yao. Cemburu yang menurutku nggak beralasan karena ia berfikir Qi Ming menyukai Yi Yao, padahal Qi Ming menaruh perhatian pada gadis dari kelas sebelah.

"You are too good to me. Sometimes I take it for granted. Maybe someday you take out you heart and give it to me. I'll take it for granted too. Maybe I'll step on it."
Suatu hari, Xiao Mi mengikuti Yi Yao sepulang sekolah dan menemukan rahasia yang selama ini Yi Yao sembunyikan. Xiao Mi dengan cepat menyebar gosip itu di sekolah mengenai Yi Yao yang mengidap penyakit menjijikan. Xiao Mi juga memanipulasi semua orang dan membuat semua orang membenci dan membully Yi Yao. Yi Yao menahan semua itu sendirian, dilempar ini itu, dipukuli, makanannya disiram dan lain sebagainya. Mereka membully Yi Yao terang-terangan dan aku benar-benar bingung kemana pihak sekolah saat itu, jangankan pihak sekolah, Qi Ming juga tidak kelihatan membantu Yi Yao. Saat itulah aku memutuskan untuk tidak menyukai Qi Ming lagi.

Saat Yi Yao menghadapi semua perlakuan itu sendirian, suatu hari ia bertemu dengan Gu Sen Xi (Xin Yun Lai) yang menyelamatkannya saat ia ternggelam di sebuah kolam. Sen Xi berfikir kalau Yi Yao akan bunuh diri, tapi Yi Yao mengatakan ia masuk ke kolam untuk mengambil tasnya yang dibuang kesana, ia bahkan nggak berfikir untuk bunuh diri. Tapi Sen Xi tidak yakin karena saat ia menyelamatkan Yi Yao, Yi Yao sengaja duduk di dalam kolam itu. Sebenarnya Sen Xi dan Yi Yao pernah bertemu sebelumnya, di rumah sakit saat Yi Yao memeriksakan penyakitnya untuk pertama kalinya dan ia menangis di lift karena sedih dengan penyakitnya itu. Sen Xi saat itu ke rumah sakit untuk menemui adik kembarnya Gu Sen Xiang (Zhang Ruo Nan) yang dibawa ke rumah sakit karena alergi serbuk sari bunga.
Sejak hari itu, Sen Xi selalu ada disekitar Yi Yao dan Yi Yao juga bingung kenapa Sen Xi tidak menghindarinya seperti yang lain, padahal gosip mengenai dirinya sudah pasti menyebar di sekolah. Penyakit Yi Yao ini biasanya disebabkan oleh hubungan seksual, karena itu banyak yang berfikir Yi Yao melakukan itu karena pekerjaan ibunya begitu. Yi Yao tentu saja tidak pernah melakukan itu, ia bahkan nggak pernah ke pemandian umum, ia juga nggak tahu kenapa ia bisa tertular. Setidaknya Sen Xi percaya kalau Yi Yao masih perawan dan tertular bukan karena hubungan seksual.

Sejak bertemu dengan Sen Xi, Yi Yao mendapat kekuatan karena saat semua orang menghindar dan mengejeknya, ada satu orang yang selalu ada disisinya dan membuatnya tertawa. Sen Xi senyumannya memang manis banged dan niatnya tulus mendekati Yi Yao, sepertinya sih dia suka pada Yi Yao. Sen Xi juga diam-diam membantu Yi Yao kalau ada yang mengatai Yi Yao. Jadi Sen Xi dan Yi Yao ini punya momen mereka sendiri ditengah keramaian, yang membuat aku suka senyam senyum sendiri.
Sayangnya, Yi Yao menyukai Qi Ming. Awalnya Yi Yao tidak ingin Qi Ming bersikap baik padanya dan membuatnya salah paham, tapi saat melihat Qi Ming ternyata menaruh hati pada Sun Xiang, saudara kembar Sun Xi, Yi Yao ternyata merasa cemburu. Tapi rasa cemburunya itu adalah sebuah rasa kesepian karena Qi Ming dan Sun Xiang terlihat cocok bersama-sama + selama ini Yi Yao adalah satu-satunya wanita yang dekat dengan Qi Ming, jadi ia merasa posisinya tergantikan.

Saat Yi Yao mulai mendapat kekuatan untuk melawan si tukang bully dengan bantuan Sun Xi dibelakangnya, Yi Yao sempat menyebabkan sebuah insiden karena Xiao Mi mencuri uang miliknya yang dengan susah payah ia minta dari ibunya untuk membeli salep. Yi Yao kehilangan kendali, menjambak Xiao Mi dan salep obatnya itu ia lumurkan ke mata Xiao Mi. Lalu seperti biasa, semua orang disekitar menganggap Xiao Mi adalah korban, yang jahat adalah Yi Yao. Pernah juga saat makan siang, Yi Yao di ganggu lagi, dianggap menjijikan oleh yang lain dan Yi Yao membalasnya dengan menyiram air pada mereka. Yi Yao dianggap si jahat dan yang membully adalah korban.
Saat-saat dimana Yi Yao mulai membalas tindakkan bully mereka, Qi Ming selalu ada dipihak tukang bully dan itu membuat Yi Yao mulai muak. Pada akhirnya Yi Yao tidak bisa membohongi perasaannya sendiri bagaimana selama ini ia iri dengan kehidupan Qi Ming. Qi Ming tidak akan pernah mengerti perasaannya karena selama ini Qi Ming selalu mendapatkan apa yang ia inginkan, disayangi oleh keluarga.
Kemarahan Yi Yao pada Qi Ming sebenarnya juga dipicu karena Qi Ming menyukai Sun Xiang, tapi Yi Yao tidak menyalahkan hal itu karena bagaimanapun SUn Xiang adalah anak yang baik, saat semua orang membencinya, Sun Xiang pernah sekali menolong Yi Yao.

"Creatures seek profits and run from risks. People see bad things and run from it. People see good things and go close to them".
Mengenai hubungan Yi Yao dan sang ibu, Yi Yao selalu merasa kalau ibunya membencinya karena sering memarahinya. Ibunya bahkan selalu melarangnya pulang di jam tertentu dan kalau ada pelanggan ibunya selalu menyembunyikan fakta kalau dia punya anak. Yi Yao selalu berfikir ibunya melakukan itu karena membencinya. TApi sebenarnya ibunya melakukan itu karena ia ingin melindungi Yi Yao. Ibunya tak ingin pelanggan tahu ia punya anak perempuan, karena takut pelanggannya melakukan sesuatu pada Yi Yao. IA melarang Yi Yao pulang pada jam tertentu karena ia tak ingin Yi Yao melihat pekerjaan menjijikan yang ia lakukan. Ibunya bahkan diam-diam sebenarnya sudah mengumpulkan banyak uang untuk biaya kuliah Yi Yao, meski selama ini ibunya selalu pelit kalau dimintai uang. Yi Yao baru tahu akan hal itu saat Yi Yao membongkar rumah mereka untuk mencari uang simpanan sang ibu. Dan ia menangis saat melihat amplop dimana ibunya menyimpan banyak uang, sedikit demi sedikit dari bayarannya sebagai tukang pijat.
Ibu Yi Yao juga baru tahu kalau Yi Yao punya penyakit itu saat ibu dipanggil ke sekolah dan tentu saja ibu sempat marah pada Yi Yao. Tapi Yi Yao mengatakan ia tak pernah melakukan hubungan seksual, tidak pernah ke pemandian umum, ia juga selalu memakai handuknya sendiri, jadi Yi Yao memang nggak tahu dari mana ia tertular. Lalu sang ibu kemudian sadar kalau Yi Yao mungkin tertular dari pelanggannya yang sering mandi di rumah dan menggunakan handuk Yi Yao saat ia tidak mengawasi. Ibunya merasa bersalah pada Yi Yao dan akhirnya membawa puterinya itu ke rumah sakit. Saat itulah Yi Yao merasa kalau ibunya menyayanginya, tangan ibunya yang bisanya mencubit dan memukulnya kali ini menggenggam tangannya. Adegan itu benar-benar membuat aku menangis.

Setelah itu, kehidupan Yi Yao mulai berubah. Beban yang ada di hatinya sepertinya sudah menjadi ringan. Yi Yao juga jadi lebih menikmati hari-harinya bersama Sun Xi yang masih mencoba mendekati Yi Yao. TApi kebahagian itu nggak berjalan lama karena sesuatu terjadi pada Sun Xiang.
Saat Sun Xi bersama Yi Yao, Sun Xiang janjian bertemu dengan Qi Ming tapi ia mendapat sms dari Yi Yao yang memintanya pergi ke suatu tempat. Sun Xiang memang anak baik jadi ia menemui Yi Yao di tempat janjian itu. Ia merasa aneh karena tempat itu adalah gedung tertinggal dan sempat menelpon kakaknya. Tapi Sun Xi saat itu sedang sibuk dengan Yi Yao dan tidak mengangkat telpon. Sun Xi tahu adiknya menelpon karena Yi Yao yang mengambil ponselnya, tapi Sun Xi mengatakan nanti saja diangkatnya.
Hal kecil itu berubah menjadi mala petaka karena keesokan harinya Sun Xiang ditemukan meninggal dunia.

Semuanya menyalahkan Yi Yao karena pesan terakhir yang didapatkan oleh Sun Xiang adalah dari Yi Yao. Yi Yao tentu saja membantah tapi tidak ada yang percaya padanya. Yi Yao kembali di bully dengan lebih mengerikan dari sebelumnya, ia dianggap pembunuh meski Yi Yao berteriak bukan ia yang melakukannya.
Qi Ming bahkan tidak percaya padanya, Sun Xi sendiri yang hari kejadian ada bersama Yi Yao juga tidak mengatakan apapun karena ia masih trauma dan merasa bersalah karena kematian adiknya.

Yi Yao sudah muak dengan semua judge dari orang-orang yang mengatakan kalau ia pembunuh, akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Saat itu banyak siswa yang datang melihat Yi Yao, kebanyakan dari mereka secara memuakkan malah menyuruh Yi Yao melompat ke sungai karena mereka tahu Yi Yao hanya ingin dikasihani.
Yi Yao benar-benar muak dengan mereka semuanya dan mengatakan berkali-kali kalau ia tidak melakukannya. Yi Yao sangat kesal bagaimana mereka semuanya menutup mata saat ia dibully, tertawa saat ia menderita, tapi saat ia membalas, mereka menganggapnya kejam. Adegan ini benar-benar intense apalagi saat Yi Yao mengatakan ia tidak tahu siapa yang membunuh Sun Xiang, tapi ia akan memperlihatkan bagaimana orang yang membunuhnya adalah mereka semuanya.
Yi Yao benar-benar melompat ke sungai dan tak peduli pada suara-suara yang memanggilnya, termasuk suara Sun Xi yang berteriak pada orang-orang disana kalau Yi Yao bukanlah pelakunya.

Adegan awal movie ini adalah adegan saat Yi Yao melompat ke dalam sungai dan ternyata ia diselamatkan oleh Sun Xi yang juga melompat menyelamatkannya. Awalnya Yi Yao sama sekali nggak bernafas dan membuat Sun Xi sempat menyesal karena ia tidak dengan cepat mengatasi rumor itu, padahal di hari kejadian ia ada bersama Yi Yao.
Aku sudah siap dengan sad ending tapi untungnya Yi Yao masih hidup setelah kejadian itu. Ibunya menghentikan pekerjaannya. Keluarga Qi Ming pindah dari gang itu. Sun Xi pindah sekolah ke sekolah yang baru.
Sebelum berpisah, Yi Yao dan Sun Xi sempat bertemu dan mengatakan kalau ia akan selalu menjaga Yi Yao disisinya. Dan di adegan terakhir terlihat kalau Sun Xi masih terus menemui Yi Yao di kolam tempat Sun Xi pernah menyelamatkan Yi Yao.

"Do you know the Venus is guardian of Taurus? If you stood on the venues, you'd see the Sun come out from the West. Hello, I am Gu Sunxi. Sunxi means my sun rise from the West."
Menonton movie ini benar-benar harus menahan nafas untuk beberapa adegan, terutama adegan saat Yi Yao akan melompat ke sungai. Tukang bully memang selalu merasa kalau itu bukan salah mereka. Orang-orang disekitar nggak akan bertindak jika belum ada korban, termasuk para guru yang benar-benar membuat aku muak. Qi Ming yang awalnya manis banged di movie ini jadi sangat sangat sangat memuakkan menuju ending, ugh, untung dia pindah dari gang itu, benar-benar memuakkan. Aku nggak percaya dia pernah bilang kalau dia adalah teman masa kecil Yi Yao dan ia akan membantu Yi Yao, tapi pada akhirnya saat Yi Yao menghadapi masa paling sulit dia sama sekali nggak membantu dan justru malah ikut menyalahkan Yi Yao. Aku mengerti saat kejadian di bus kenapa dia berpihak pada Xiao Mi karena jika terjadi sesuatu pada Xiao Mi, Yi Yao akan semakin kesulitan. Tapi paling muak saat Qi Ming menutup mata saat Yi Yao dianggap pembunuh oleh semua orang, seolah-olah ia percaya kalau yang mengirim pesan itu adalah Yi Yao. Mereka sudah dibesarkan bersama-sama sejak kecil, harusnya Qi Ming tahu Yi Yao bukan orang yang akan melakukan semua itu Ugggh.

Cry Me a Sad River sebenarnya ada versi dramanya, judulnya River Flows to You. Tapi ceritanya jauh berbeda, karena di dramanya yang menjadi pasangan Yi Yao adalah Qi Ming. Menonton movienya melihat Qi Mingnya begitu, bayangin aja nonton dramanya Qi Ming jadi pasangan Yi Yao, ugh, nggak deh. Aku cukup nonton movienya aja.
MOvienya sudah sangat memuaskan bagiku, akting yang bagus, plot yang menarik, musik yang oke, directing yang WOW banged. Mantap deh. Termasuk endingnya yang sudah cukup memuaskan aku, setidaknya Yi Yao tidak meninggal dunia seperti tebakan aku awalnya.

Movie-movie dengan teman bully memang sangat membuat frustasi. Tapi di movie ini, adegan bully-nya tidak diperlihatkan secara detail, hanya kilasan-kilasan gitu, tapi terasa banged. Banyak yang tidak puas dengan hal itu tapi aku sangat puas karena aku nggak mau penderitaan tokoh utama bertambah dengan diperlihatkan secara detail bagaimana teman sekelasnya membully.

Movie ini nggak cocok ditonton bagi pencari happy ending atau yang suka romance. Karena romance di movie ini nggak banyak tapi tetap bikin aku baper HAAHHAHAA.
Chemistry Ren Min dan Xin Yu Lai bagus banged, senyuman Xin itu lho hhuhuhuhu. Xin Yu Lai ini sedikit banyak mengingatkan aku pada Song Jae Rim AHAHHAHAHA.

Share:

1 comment:

  1. Yeyy ini yang ku tunggu-tunggu. Review-an diblog ini emang yang terbaikšŸ‘
    Aku juga banjir air mata pas nontonnyašŸ˜­

    ReplyDelete

Follow by Email

Translate

Vote

Who Is Natsu's Future Husband in Natsuzora?
Yamada Tenyo (Yoshizawa Ryo)
Obata Yukijiro (Yamada Yuki)
Sasaoka Nobuya (Kudo Asuka)
Yamada Yohei (Inukai Atsuhiro)
Sakaba Kazuhisa (Nakagawa Taishi)
Kamiji Kouya (Sometani Shota)
Created with QuizMaker

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


SUPPORT US

Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Ayase Haruka Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Dai Lu Wa Daiki Shigeoka Darren Wang Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fujiki Naohito Fuka Koshiba Fukagawa Mai Fukuchi Momoko Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Hamano Kenta Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Higa Manami Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hou Ming Hao Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kanjiya Shihori Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kiritani Kenta Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Li Lan Di Lily Franky Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Matsushima Nanako Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Minami Sara Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Moka Kamishiraishi Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Okada Kenshi Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomita Miu Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Uchida Rio Ueno Juri Wan Peng Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira Zhang Yao

Drama / Movie

3A 99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family When We Were Young While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts