Saturday, 7 April 2018

[Recap] Hanbun, Aoi Week 1 (Episode 1-6)


Hanbun Aoi adalah asadora/morning drama/drama pagi yang tayang di NHK setiap hari senin-sabtu pukul 8:00 pagi (6:00 WIB). "Hanbun, Aoi" atau dalam bahasa inggrisnya 'Half, Blue' atau 'Setengah Biru ' adalah NHK asadora ke-98 yang dibintangi oleh Nagano Mei (Koe Koi, Hirunaka no Ryuusei, My Love Story). Sejak pengumuman cast pada November 2017 lalu, aku sudah excited dengan asadora ini dan yakin aku harus menontonnya. Karena itu aku benar-benar menunggu asadora ini dan selalu mengikuti update-an-nya sejak tahun lalu.
Penantian panjang berlalu, karena akhirnya drama ini mulai tayang pada 2 April yang lalu. Aku memang sudah berencana untuk membuat recap drama ini sejak awal dan aku harap aku akan bertahan karena drama ini ada 156 episode/26 minggu HAHAHAHAHHA.

Hanbun, Aoi adalah asadora pertama yang aku ikuti dengan live streaming, jadi aku nonton raw pas lagi tayang di NHK Jepang. Aku khawatir ini drama nggak akan ada yang membuat subtitlenya, jadi aku memutuskan nonton live streaming aja lol. Untungnya, sudah ada yang membuat subtitle drama ini di d-addict, tapi dia buat per episode, bukan per minggu dan sampai saat recap ini dibuat, masih episode 1.
Aku memang orangnya nggak sabaran ya, jadi kalau udah suka sama sebuah drama, aku bela-belain nonton RAW meski aku cuma mengerti sedikit apa yang mereka bicarakan. LOL.
Untuk sinopsis asadora, sebenarnya aku udah pernah mencoba membuatnya saat menonton Hiyokko dulu. Tapi aku nggak bertahan ya, hanya sampai minggu ketiga HAHAHAHHA.

Kenapa recapnya per-minggu, bukan per episode?
Karena lebih enak begitu. Asadora tayang hanya 15 menit per episode dan biasanya juga kalau ada yang upload jarang per-episode, pasti langsung 6 episode sekali upload. Karena sebenarnya asadora memang dibagi per-minggu, satu judul untuk 1 minggu, dan 1 minggu itu ada 6 episode. Intinya sih meski tayang 6 episode, keenam episode tersebut judulnya satu. Susah ya menjelaskannya XD
Tapi kalau yang mau nonton cepat di 9tsu dan dailymotion selalu ada yang update cepat.
Karena itu, kali ini aku akan mencoba membuat recap dari minggu pertama Hanbun, Aoi ini.

Bagi yang ingin melihat cast & details-nya, kalian bisa klik link berikut ini, agar lebih paham ini ceritanya tentang apa^^~


Sinopsis Hanbun, Aoi Week 1: Umaretai!
-Umaretai = I want to be born = aku ingin lahir-

Adegan awal dari Hanbun, Aoi adalah disebuah SMA, saat hujan turun, seorang gadis sedang menunggu hujan berhenti karena ia tidak punya payung. Gadis itu adalah sang Heroine, Nireno Suzume (Nagano Mei). Saat ia sedang menunggu, tiba-tiba seorang anak laki-laki mendekatinya dan memberikan sebauh payung padanya, tanpa mengatakan apa-apa ia berlari meninggalkan Suzume. Suzume tahu siapa anak laki-laki itu. Dia adalah Hagio Ritsu (Satoh Takeru) teman masa kecilnya. Suzume memanggil Ritsu yang berlari menembus hujan dan berterima kasih padanya.
Saat Suzume memakai payung dan berjalan melewati hujan, Suzume bernarasi mengenai ia yang tidak bisa mendengar suara hujan disebelah kiri, tapi ia bisa mendekar suara hujan disebelah kanan. Suzume, kehilangan pendengaran ditelinga kirinya sejak ia masih kecil. Tapi menurutnya, hal itu adalah sesuatu yang menarik, bukan sesuatu yang harus dikasihani.
Hujan kemudian berhenti perlahan dan langit mulai cerah. Suzume, sangat menyukai warna langit setelah hujan, langit yang berwarna setengah biru.

Biasanya asadora dimulai dari masa kecil sang tokoh utama, ada yang dari bayi, ada juga saat heroine sudah berusia 5 atau 10 tahun. Nah, di Hanbun, Aoi ini, untuk pertama kalinya asadora mengambil kisah awal sejak sang heroine masih dalam kandungan ibunya, masih belum lahir, masih belum memiliki nama.
Flashback ke masa kecil Suzume, ia berasal dari keluarga Nireno yang tinggal di pusat perbelanjaan kecil bernama Fukuro-sho di Mino, Prefectur Gifu, Toho Region.
Keluarga Nireno membuka kedai kecil disana, terdiri dari kakek, nenek, ayah dan ibu. Ibu Suzume bernama Nireno Haru mempunyai sebuah penyakit yang membuat dia tidak bisa hamil/tidak boleh hamil, jadi keluarga Nireno sudah memutuskan kalau mereka tidak akan memiliki anak.
Tapi suatu hari, ibu hamil dan ia mulai khawatir. Dokter mengatakan kondisi ibu sudah stabil dan ia pikir tidak apa-apa jika ibu ingin mempunyai bayi. Saat bertanya pada suaminya mengenai hal itu, aya Suzume, Nireno Utaro mengatakan kalau Haru bisa memutuskan apakah dia ingin punya bayi atau tidak, karena baginya asalkan Haru sehat, ia sudah bahagia.
Karena itu Haru akhirnya memutuskan akan memiliki bayi.

Saat ibu hamil tua, malam harinya terjadi kehebohan  dirumah keluarga Nireno karena ibu akan melahirkan. Utaro membawa Haru ke rumah sakit sementara Kakek dan nenek tinggal di rumah. 8 jam setelah Haru dibawa ke rumah sakit, belum ada kabar dan kakek benar-benar khawatir, ia akan ke rumah sakit tapi nenek melarangnya, karena mereka tetap akan membuka kedai besok, jadi kakek harus tidur. Nenek memperlihatkan kalau ia sama sekali tak khawatir dan langsung tidur, karena itu kakek juga tidur. Tapi sebenarnya nenek adalah yang paling khawatir dan setelah yakin suaminya tidur pulas, ia bangun dan mulai menjahit kain untuk bayi.
Keesokan harinya, Haru belum juga melahirkan, karena sang bayi dalam perut Haru justru tidur pulas karena merasa nyaman, intinya sih bayinya belum mau keluar. Lucunya, yang menjadi narrator sebelum Suzume lahir adalah Nagano Mei, jadi pikiran si bayi, Mei yang menceritakannya.
Karena belum ada kabar juga, akhirnya kakek dan nenek yang khawatir memutuskan ke rumah sakit.

Di rumah sakit, istri keluarga Hagio, Hagio Wako yang juga sedang hamil tua ada di ruang tunggu. Seorang wanita elegan dan hobi membaca, ia tampak tenang meski sebentar lagi ia akan melahirkan, karena perutnya belum sakit jadi ia tenang.
Sementara itu di ruangan Haru, ibu mulai kesakitan dan akan melahirkan, tapi ia masih kesulitan. Saat kakek dan nenek datang, Wako tiba-tiba sakit perut tapi ia kesulitan bicara dan karena sibuk dengan Haru yang akan melahirkan, suster tidak ada yang memperhatikannya. Untung kakek menyadari hal itu dan memanggil suster.
Dan disaat yang sama, proses melahirkan istri keluarga Nireno dan istri keluarga Hagio pun dilakukan ditempat yang berbeda.
Wako melahirkan beberapa menit lebih awal dari Haru. Setelah mendengar suara tangisan bayi Wako, Haru akhirnya melahirkan seorang anak perempuan.
Lucunya, saat Haru melihat wajah puterinya, ia mengatakan puterinya mirip monyet HAHAHAHAHAHAHHAHA.

Bayi keluarga Nireno dibawa ke ruangan bayi dan ditempatkan disebelah bayi keluarga Hagio. Disitulah pertama kalinya Suzume dan Ritsu bertemu. Mereka berdua sudah bertemu saat mereka belum mempunyai nama dan saling memandang satu sama lain.
TAnggal 7 bulan 7 tahun 1971.
*Narasi episode 3 awal oleh Takeru Sato, saat melihat bayi Suzume, ia mengatakan, siapa itu? kok mirip monyet? HAHAHHAHAHAHAHAHA

Kakek dan nenek sangat senang dengan kelahiran cucu mereka dan mereka berdua tak bisa mengalihkan pandangan dari baby Suzume yang masih belum mempunyai nama.
Kakek sangat ingin memberi nama cucunya, ia sudah memikirkan sangat banyak nama. Sejak dulu, ia selalu ingin menamai anaknya, tapi ayahnya yang memberi nama ketiga puteranya, bahkan anak anjing keluarga mereka juga ia tak bisa memberinya nama. Karena itu ia sangat excited dengan cucunya yang satu ini.
Hanya saja, Utaro ingin Haru yang memberi nama puteri mereka.

Haru mengunjungi wako yang dikamar sebelah membawakan kain untuk bayi sebagai ucapan selamat karena sudah melahirkan. Wako adalah istri keluarga Hagio yang membuka studio foto di Fukuro-sho. Seorang wanita yang sangat cantik dan elegan, keluarga kaya dan pintar bermain piano. Jadi ibu sebenarnya agak segan gimana gitu.
Haru kemudian melihat kalau bayi keluarga Hagio sudah diberi nama, namanya adalah Hagio Ritsu, sebuah nama yang sangat indah. Karena itu ibu tidak ingin puterinya diberi nama yang biasa, ia harus memikirkan nama yang bagus.
Saat ibu melihat keluar jendela, ia melihat seekor burung pipit dan kemudian mendapatkan ide untuk nama puterinya. Ibu menamai puterinya sebagai Nireno Suzume (suzume = burung pipit).
Sebelumnya, kakek sudah menemukan nama yang bagus untuk Suzume, yaitu Tsukushi, tapi karena ibu menamai Suzume, akhirnya nama Tsukushi menjadi nama kedai keluarga Nireno hehehhehe.

Waktu berlalu setelah saat itu. Suzume sudah berusia 10 tahun dan menjadi anak yang sehat, heboh, suka berlari kesana kemari. Suzume juga mempunyai adik laki-laki yang sangat tampan.
Suzume cukup dekat dengan Ritsu karena mereka berada di kelas yang sama dan tinggal di pusat perbelanjaan yang sama. Ritsu tumbuh menjadi anak yang tenang dan pintar. Suzume sering datang ke rumah Ritsu dan meniup peluit untuk memanggilnya. Hari itu ia membawa kubis untuk diberikan pada Ritsu, karena ia ingin Ritsu memainkan piano untuknya. Suzume sangat menyukai permainan piano Ritsu.
Suzume juga cukup dekat dengan ibu Ritsu karena ia sering datang ke rumah Ritsu.

Nenek Suzume meninggal beberapa tahun yang lalu dan sejak saat itu, kakek sama sekali tidak bersemangat. Suzume ingin membuat kakek bersemangat lagi dan mencari tahu bagaimana cara agar kakek bisa bicara dengan nenek yang ada di surga.
Karena belum ada subtitle, jadi aku agak ragu pada bagian ini, sepertinya Ritsu menemukan ide untuk membuat telpon benang yang bisa menghubungkan dua orang yang berjauhan. Suzume menyukai ide itu dan keduanya mulai berencana untuk membuat telpon benang yang panjang. Mereka akan melakukannya melewati sungai.
Tapi mustahil jika hanya mereka berdua yang melakukannya, jadi Ritsu memanggil teman sekelas mereka, Saionji Ryunosuke, si gendut yang lebih sering dipanggil dengan Butcha.
Suzume dan Butcha tidak punya hubungan yang baik, mereka berdua sering bertengkar, karena itu Suzume males banged Ritsu mengajak Butcha dalam rencana mereka. Ritsu mengatakan Butcha itu anak orang kaya, jadi kalau mereka butuh biaya, Butcha akan membantu. Selain itu, Ritsu tak punya teman yang bisa diajak selain Butcha. Akhirnya mau tak mau Suzume setuju. Suzume juga mengajak sahabatnya Nao dalam rencana itu.

Saat itu arus sungai sangat besar dan pemilik perahu tidak mau meminjamkan perahunya pada anak-anak. Suzume dan yang lain bingung bagaimana cara mereka menyeberang sungai. Kemudian mereka melihat sebuah jembatan dan punya ide untuk menyeberangi dengan jembatan.
Jadi mereka berempat pergi ke seberang sungai, Ritsu dan Butcha tinggal disana dengan telpon benang, Suzume dan Nao menarik benang melalui jembatan hingga ke seberang sungai gitu.
Kalau berteriak, suara diseberang tidak akan terdengar oleh kita. Jadi awalnya mereka kesulitan bagaimana cara memberikan aba-aba.
Uniknya, Ritsu dan Suzume ini seolah-olah punya ikatan batin gitu, jadi saat Suzume akan mulai, Ritsu tahu dan ia juga mulai.
Di seberang, Suzume meneriakkan nama Ritsu dan Ritsu mendengarnya dengan jelas melalui telpon benang. Ritsu juga membalas dengan meneriakkan nama Suzume.
Butcha mengerutkan kening dan bertanya kenapa Ritsu meneriakkan nama Suzume seolah-olah seperti pernyataan cinta LOL. Ritsu sih bilang karena Suzume memanggil namanya jadi ia balas memmanggil nama Suzume. Hehehhehehe. Butcha cukup sensitif ya XD

Suzume sangat senang karena telpon benang mereka berhasil tanpa tahu kalau disuatu tempat, kakek menghindari seekor kodok di jalan dan jatuh dari sepeda. Dari penjelasan di website, nantinya Suzume berfikir kalau neneknya menjelma sebagai seekor kodok gitu.
Suzume dkk masih menikmati telpon benang saat tiba-tiba ada serangga dan Suzume panik, karena ia panik, ia menarik benangnya dan Ritsu yang ada di seberang mempertahankan telpon benang dna terjatuh ke sungai.
Ritsu basah kuyup. Suzume sangat khawatir dan menggendong Ritsu di punggungnya LOL. Suzume kuat juga. Suzume kesulitan dan Butcha menawarkan diri menggendong Ritsu, tapi Suzume menolak karena langkah Ritsu lambat. Suzume terus berusaha membawa Ritsu tanpa tahu kalau Ritsu senyam senyum dibelakangnya, lol, Butcha melihat hal itu, Suzume kemudian sudah tak kuat dan terjatuh.
Ritsu dimarahi oleh ibunya karena Ritsu harusnya bisa jalan sendiri kenapa malah digendong oleh Suzume dan menyebabkan Suzume terluka. Ibu Ritsu mengobati kaki Suzume.

Malam harinya, Suzume tidak bisa tidur dan masuk ke kamar ibunya. Ia tiduran dipelukan ibunya dan ibu & anak itu mengobrol mengenai sesuatu. Karena nggak ada subtitle, aku nggak ngert apa yang mereka berdua bicarakan. (nanti kalau sudah ada subtitlenya, akan aku perbaiki). Tapi ada beberapa bagian yang mengatakan kalau ibu senang ia memutuskan melahirkan Suzume.
Pembicaraan mereka berdua cukup lama dan keduanya terlihat sangat dekat, bahkan berakhir dengan saling menggelitik, ayah juga bangun dan ikut bermain bersama mereka berdua.

Ending minggu pertama adalah saat ibu Ritsu pagi-pagi datang ke rumah keluarga Nireno. Ibu Suzume takut banged, karena takut ibu Ritsu akan marah pada Suzume karena sudah membuat Ritsu jatuh ke sungai kemarin.

To Be Continued....

Komentar:

Minggu pertama Hanbun, Aoi lebih baik dari yang aku bayangkan. Aku sangat menyukainya.
Hanbun, Aoi benar-benar drama yang cocok tayang dipagi hari karena punya energi tersendiri untuk membuat kita bersemangat. Terutama opening songnya. Opening song Hanbun, Aoi dinyanyikan oleh Hoshino Gen berjudul 'Idea'.
Sebuah lagi yang benar-benar cocok untuk menyambut pagi hari. Apalagi dengan opening video yang benar-benar kreatif dan aku nggak bosan sama sekali menonton openingnya. Aku bahkan sengaja memotong openingnya saja untuk ditonton kalau kangen. Opening song Hanbun, Aoi ini benar-benar bagus dan menjadi salah satu opening song asadora terbaik yang pernah aku tonton.
Menurutku, Nagano Mei cocok banged di opening song-nya, cute, senyumannya itu membuat bersemangat, dia yang berlari dengan pita warna-warni itu benar-benar sangat indah. Aku suka banged.

Di minggu pertama, Mei dan Takeru baru muncul sedikit dan itu sangat wajar. Biasanya justru hanya di akhir episode 6. Tapi kisah masa kecil mereka masih akan berlanjut minggu depan dan sepertinya Mei dan Takeru akan muncul lagi di ending episode 12 minggu depan. Nggak sabar melihat masa SMA mereka.
Suzume sejak kecil sudah pintar menggambar manga lho, itu karena pengaruh sang ayah yang sangat menyukai manga, jadi ayah punya koleksi di rumah dan Suzume sering membacanya. Bakatnya sudah kelihatan sejak ia kecil.

Suzume dan Ritsu benar-benar pasangan yang ditakdirkan, aku suka banged!
Mereka berdua lahir dirumah sakit yang sama, jam yang sama, hari yang sama. Mereka bertemu saat mereka bahkan belum mempunyai nama.
Mereka lahir tanggal 7 Juli 1971. 7 Juli adalah hari perayaan Tanabata di Jepang. Tahu kan, Tanabata?
Itu adalah kisah cinta populer di jepang tentang dewi Orihime dan Hikoboshi yang terpisahkan oleh sungai Amanogawa dan hanya boleh bertemu 1 kali dalam satu tahun, yaitu pada 7 Juni, hari Tanabata.
Aku sejak awal tahu kalau mereka lahir tanggal 7 bulan 7, tapi aku lupa itu hari Tanabata HAHAHAH. Ternyata penulisnya mikir kesana ya. Adegan saat main telpon benang juga, mereka berdua dipisahkan oleh sungai, persis Orihime dan Hikoboshi omg!!!!!

Rating Hanbun Aoi cukup bagus untuk minggu pertamanya. Rating episode 1 adalah 21,8%, lebih tinggi dari 3 asadora sebelumnya Beppinsan, Hiyokko dan Warotenka. Rating episode 2, 3 dan 4 juga masih stabil diatas 20%. KOmentar netizen pada drama ini juga bagus, terutama pada opening songnya, banyak yang menyukainya. Mereka mengatakan kalau senyuman Mei sangat cocok untuk pagi hari.
Tapi lucunya, Butcha ternyata sangat populer dikalangan netizen. Banyak yang suka sama Butcha. Dia memang lucu sih, gendut, manis, agak jahat tapi baik. Hhehehehhehe.

Aku puas dengan minggu pertama Hanbun, Aoi meski aku menonton tanpa subtitle HAAHAHHHAAH.
Dan berbeda dari sinopsis biasanya, untuk Hanbun Aoi, aku tidak mengambil screencapture, karena cukup sulit, aku menonton live streaming di NHK, aku juga belum download RAW-nya, jadi aku menggunakan gambar dari official site aja^^~

Recap ini aku buat tanpa subtitle. Kalau subtitlenya sudah rilis nanti, aku akan mengedit postingan ini lagi. Tandanya postingan sudah aku edit adalah judul 'Recap' diatas akan berubah menjadi 'Sinopsis' ^^~

Share:

1 comment:

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Wakana Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Choi Ara Dori Sakurada Eikura Nana Eita Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kitamura Takumi Komatsu Nana Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Masataka Kubota Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miwa Miyu Yoshimoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Nadine Lustre Nagasawa Masami Nao Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taishi Nakagawa Takanori Iwata Takeru Sato Takuya Kusakawa Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tori Matsuzaka Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kaze no Haruka Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Under the Hawthorn Tree Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts