Thursday, 31 May 2018

[Review] Asadora: Chiritotechin / ちりとてちん (2007)


Chiritotechin adalah NHK asadora ke-15 yang sudah aku selesaikan. Aku menonton drama ini setelah menyelesaikan Junjo Kirari. Awalnya, Chiritotechin sama sekali tidak masuk dalam list asadora yang ingin aku tonton, hanya saja dalam list yang aku punya, aku bingung mau nonton apa. Jadi aku tweet tentang asadora selanjutnya yang harus aku tonton dan mbak Purisuka memberi rekomendasi bagaimana kalau aku mencoba Chiritotechin. Aku pun jadi tertarik untuk mencobanya.
Sebenarnya, asadora ini sudah menarik perhatian aku hanya dengan membaca judulnya saja, aku pikir kok unik gitu. Selain itu setiap kalu berkunjung ke Girls Channel, setiap ada polling asadora yang ingin kamu tonton, atau asadora terbaik, pasti nama Chiritotechin selalu ada. Hanya saja saat itu ya aku cukup tertarik aja, nggak ada niat mau nonton, karena list aku juga masih banyak yang belum ditonton. Tapi setelah direkomendasikan dan di youtube ternyata ada full dengan engsub, aku jadi tertarik untuk mencoba asadora Chiritotechin ini dan WOW banged! Ini drama KEREN SEAKLIIII dan berhasil masuk dalam list asadora terbaik yang pernah aku tonton setelah Asa ga Kita.

Menonton asadora ini sama sekali tidak membosankan, dengan semua karakter yang unik dan lucu banged, dijamin tiap minggu kita akan bisa tertawa, bahkan saat momen yang sedih atau mengharukan sekalipun. Karena tema asadora ini memang 'hidup-lah dengan penuh tawa'.
Sebenarnya tokoh utama asadora ini awalnya nyebelin banged, sama kaya Sakurako di Junjo Kirari, tapi anehnya, meski aku nggak suka sama Sakurako, aku sama sekali tidak bisa membenci tokoh utama Chiritotechin ini. Ada bagian dari dirinya yang membuat kita bisa mentoleransi apa yang ia lakukan dan kenapa ia melakukan hal seperti itu.
Tokoh utama drama ini banyak kita temui di dunia nyata, terutama bagian dimana dia selalu merasa tak percaya diri dan kemampuannya selalu tertutupi oleh kemampuan orang lain. Temanya sangat menarik.
Tapi yang membuat asadora ini menanrik untuk diikuti sebenarnya, kalau menurut pendapat aku, bukan tokoh utamanya, melainkan supporting castnya. Ibu sang tokoh utama adalah penyelamat drama ini.

Chiritotechin adalah NHK asadora ke-77 yang tayang sebanyak 151 episode mulai 1 Oktober 2007 sampai 29 Maret 2008. Drama ini diproduksi oleh NHK Osaka yang tayang setelah asadora Dondo Hare (ini masuk dalam list yang akan aku tonton) dan digantikan oleh asadora Hitomi.
Drama ini disutradarai oleh
Chiritotechin mengambil 2 lokasi syuting, kampung halaman sang heroine di Obama, prefektur Fukui dan di Osaka. Jadi yang suka dialog Fukui, maka drama ini pas banged. Aku suka dialek Fukui, lucu lucu gimana gitu hehehhe. Tapi tiap mendengar dialek Fukui aku ingatnya Arata dari Chihayafuru wkwkwkwkww.
Drama ini pada masa tayangnya sangat populer di Jepang dan bahkan 'rakugo' yang menjadi tema utama drama ini, pada saat asadora ini tayang menjadi booming. Drama ini adalah asadora yang sangat dicintai pada masa itu.
Tapi sayang sekali, fans internasional sepertinya kurang tertarik pada drama ini, karena saat menulis post ini, sangat sulit mencari data yang lengkap.
Aku memang sudah menonton dramanya, tapi aku orangnya cepat lupa, apalagi nama tokoh-tokohnya, makanya kalau membuat review, aku menggunakan bantuan dramawiki, wikipedia dan asianwiki. Tapi daftar cast disana kurang lengkap dengan nama karakternya. Terutama drama ini, karena ini asadora, tokohnya itu sangat banyak lol.

Seperti biasanya, asadora selalu berpusat pada heroine. Kanjiya Shihori (Miss Sherlock, Love Shuffle, Swing Girls) yang sukses memerankan tokoh Wada Kiyomi / Tsurezuretei Wakasa, sebagai tokoh utama drama ini. Tokoh lainnya adalah Emi Wakui (Hiyokko, Tenno no Ryoriban, Universal Koukokusha), Matsushige Yutaka (Byplayers, Date, Bloody Monday), Munetaka Aoki (Jimi ni Sugoi, Rurouni Kenshin, 99,9 Criminal Lawyer), Megumi Sato (Hanayori Dango, Hanasaku Ashita, Hippocrates no Chikai), Tsunehiko Watase (Oshin, Musashi, Omiyasan), Sachie Hara (The Girl Who Leapt Through Time, Keishicho Sosa Ikka 9 Gakari, Giragira), Miyajima Mai (Asa ga Kita, Gochisousan, Carnation), Toranosuke Sato (Scandal, Hero 2, Red Cross), Kichiya Tatsura (Meoto Zenzai, Reviving Our Town) dan banyak tokoh lainnya.
Sebenarnya ada 1 tokoh penting lagi, tapi aku nggak tau namanya siapa, aku udah cek semua cast di asianwiki dan dramawiki, nggak ada foto mereka T_T

 
Drama ini berkisah tentang 'rakugo' atau 'comic story telling', kalau lebih mudahnya sih seseorang menceritakan kisah lucu hanya dengan menggunakan alat seadanya, sambil duduk dan ia harus bisa memainkan banyak tokoh. Kalau aku sih bahasa mudahnya itu kayak mendongeng, tapi ini khusus kisah lucu dan orangnya harus bisa memerankan banyak tokoh dengan gerakan tangan, kepala dan ekspresi wajahnya, karena dia hanya boleh duduk saja sambil cerita. Disini heroine akan masuk ke dalam sebuah perguruan gitu, dan disana ada 4 orang yang menjadi seniornya. 3 diantaranya diperankan oleh Munetaka Aoki, Toranosuke Sato dan Kichiya Tatsura. Yang satu lagi aku nggak tahu namanya, lol.

Menonton drama ini pasti akan membuat kita tertawa, bahkan bagi yang nggak pernah menonton asadora sekalipun, aku akan merekomendasikan asadora ini sebagai asadora pertama dan aku yakin kalian akan jatuh cinta pada kisahnya. Karena ceritanya itu unik, tiap tokoh menarik, selalu ada tawa disetiap episode dan ada-ada aja yang membuat kita tetap bertahan pada dramanya. Kisah cintanya juga seru, terutama kisah cinta OTP.
Tapi yang sebenarnya membuat drama ini menarik sejak awal itu adalah tokoh utama dalam drama ini bernama Wada Kiyomi dan dia punya teman sekelas yang bernama Wada Kiyomi juga, ditulis dengan kanji berbeda tapi pengucapannya sama. Awalnya saat melihat plot di dramawiki, aku agak bingung kenapa sih kok tokoh utamanya dipanggil Kiyomi B dan setelah nonton dramanya, aku baru mengerti alasannya.
Selain script dan para pemerannya yang menarik, Opening song drama ini selalu membuat aku adem banged, aku biasanya skip skip opening song asadora, karena aku pengen langsung ke dramanya, api setiap nonton opening song Chiritotechin, aku jarang skip, HHAHAHAHAHA.

Chiritotechin dalam drama ini artinya apa sih? Awalnya aku juga bingung artinya apa, tapi artinya sedikit dijelaskan diawal-awal drama ini. Kalau aku nggak salah, Chiritotechin ini adalah nada dalam samisen dan juga salah satu judul rakugo. Sewaktu sang tokoh utama belajar samisen pada neneknya, neneknya menugaskannya menghafal nada Chiritotechin tapi ia selalu tak bisa memainkan chiritotechin dengan samisen. Saat sang tokoh utama menjadi pemain rakugo, kalau aku tidak salah cerita pertama yang ditugaskan padanya adalah chiritotechin dan hal itu juga tidak berjalan lancar. Intinya sih sang tokoh utama tidak pernah berjalan lancar jika dia berhadapan dengan chiritotechin/chiritotechin adalah tantangan terberatnya.

Oke, aku akan menceritakan sinopsis singkat dari drama ini. Seperti biasa, sinopsis dibawah ini mengandung spoiler dan tidak berurutan karena aku menulis berdasarkan apa yang aku ingat :)

SINOPSIS
-spoiler alert-

Drama ini dimulai dengan keluarga Wada yang terdiri dari Ayah, Ibu, anak perempuan dan anak laki-laki yang pindah dari Tokyo ke sebuah desa bernama Obama di prefektur Fukui. Anak perempuan keluarga Wada adalah tokoh utama drama ini, bernama Wada Kiyomi. Kiyomi mempunyai ayah yang selalu menunjukkan ekspresi marah, ibu yang heboh dan lebay dan seorang adik yang gaya bicaranya seperti orang dewasa. Kiyomi sendiri hanya anak biasa-biasa saja, tidak ada yang istimewa darinya.
Keluarganya pindah ke rumah kakek dan neneknya di Obama, dan itu adalah kunjungan pertama mereka, pertama kalinya KIyomi bertemu dengan kakek dan neneknya. Kakek Kiyomi adalah seorang pengrajin sumpit tradisional di Obama, wakasa Nuribashi atau Wakasa Lacquered Copstick atau pernis Wakasa.
Sejak awal sudah terlihat kalau hubungan ayahnya dan kakeknya sama sekali tidak baik, itu karena ayah Kiyomi dulunya adalah pewaris Wakasa Nuribashi, tapi tiba-tiba kabur dari rumah  dan meninggalkan keluarganya, ia menikah dengan ibu Kiyomi dan setelah 10 tahun (kayaknya sih 10 tahun seingatku) ia kembali lagi ke Obama, karena ia berfikir kalau ia akan kembali mewarisi Wakasa Nuribashi.
Tapi kakek sama sekali tidak memaafkannya dan tidak mau mewariskan Wakasa Nuribashi pada ayah Kiyomi, kakek mengatakan Wakasa Nuribashi akan berakhir pada masanya. Tapi tentu saja ayah Kiyomi sama sekali tidak menyerah.

Kiyomi sendiri, pertama kali bertemu dengan kakeknya, ia sangat awkward. Tapi Kiyomi suka melihat kakeknya di ruang kerjanya. Kakek selalu mendengarkan sebuah tape yang berisi performance 'rakugo' yang kakeknya rekam sendiri. Saat itu Kiyomi masih belum tahu kalau itu rakugo. Tapi Kiyomi sangat menikmati mendengarkan tape kakeknya dan sering tertawa karenanya, ia selalu kagum kenapa sebuah tape yang ia bahkan tak mengerti itu cerita apa, tapi membuatnya tertawa.
Berkat tape itu, Kiyomi menjadi dekat dengan kakeknya dan sering menghabiskan waktu mendengarkan tape di ruang kerja kakeknya. Setiap kali ia punya masalah dan sedih, mendengarkan tape kakeknya selalu membuat dia melupakan masalahnya. Kakek kemudian mengatakan kalau itu adalah 'rakugo' dan disana Kiyomi mulai mengenal rakugo pertama kalinya. Kakeknya lah yang mengatakan pada Kiyomi untuk hidup dengan tawanya, bahkan sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, itu adalah pesan terakhir kakeknya.
Kakek juga memperlihatkan bagaimana proses pembuatan Wakasa Nuribashi, yang dipoles dan dipoles sehingga menghasilkan warna/gambar yang unik, sama seperti manusia yang harus dipoles terus menerus sehingga menjadi pribadi yang baik.
Sampai akhir hayatnya, kakek tetap menolak mengajarkan ayah Kiyomi mengenai Wakasa Nuribashi dan kemungkinan besar Wakasa Nuribashi sudah berakhir dengan meninggalnya penerus terakhir, yaitu kakek Kiyomi.

Kiyomi adalah anak kelas 5 SD dan tentu saja pindah ke Obama artinya dia juga harus pindah sekolah. Kiyomi pindah ke sebuah kelas dimana saat ia mengatakan namanya adalah Wada Kiyomi, anak sekelas menjadi heboh. Awalnya Kiyomi berfikir kalau ada yang aneh pada dirinya sehingga teman sekelas mengejeknya, ternyata itu karena di kelas tersebut ada seorang anak perempuan yang juga bernama Wada Kiyomi. Dan disanalah masalah Kiyomi dimulai.
Wada Kiyomi yang ada dikelas itu, anaknya sangat cantik, mudah berteman, populer, pintar dan bisa melakukan apa saja. Sementara Kiyomi sendiri anaknya biasa-biasa saja. Saat jam pelajaran musik, anak sekelas haru menyanyikan lagu dan dibagi menjadi dua part A dan part B. Kiyomi kebagian part B yang dikeluhkan oleh anak-anak karena bagian B lebih susah. Disanalah anak-anak sekelas mulai mengatakan mereka kesulitan memanggil nama Kiyomi yang ada 2, jadi mereka memberi nickname Kiyomi A dan Kiyomi B. Cuma mereka nggak bisa memutuskan yang mana A dan mana B. Kiyomi sendiri mengingat pelajaran musik dimana part B lebih sulit dan ia mengatakan kalau ia tak masalah menjadi Kiyomi B. Sejak saat itu, Kiyomi mulai dikenal dengan Kiyomi B / B-ko.
Berada disekitar Kiyomi A, Kiyomi B selalu kehilangan rasa percaya dirinya, karena Kiyomi A memang anaknya bisa melakukan segalanya, ia selalu merasa menjadi bayangan jika dekat dengan Kiyomi B. Intinya rasa percaya dirinya selalu hilang kalau sudah berhadapan dengan Kiyomi A. Dan mereka berdua bahkan masuk ke SMP dan SMA yang sama, jadi Kiyomi B benar-benar merasa menderita setiap bersama Kiyomi A. Tapi Kiyomi A ini anaknya baik banged, dia selalu baik pada semua orang.
Kiyomi B selalu berusaha bagaimana ia bisa menang dari Kiyomi A, misalnya saat karyawisata ia ingin ibunya membuat bekal cantik yang akan membuat teman-temannya iri, tapi seperti biasa masakan ibunya selalu tak berwarna. Saat Kiyomi B menemukan sebuah batu unik dan ingin pamer pada teman-temannya, ternyata Kiyomi B justru menemukan batu yang lebih indah.

Saat kelas 3 SMA, akan ada festival sekolah terakhir dan kelas mereka akan melakukan pertunjukan musik. Kiyomi A tahu kalau nenek Kiyomi B adalah pelatih samisen dan ingin KIyomi B meminta neneknya melatih mereka. Kiyomi menggunakan kesempatan itu untuk berlatih dari neneknya lebih awal sehingga ia bisa memainkan dengan baik. Awalnya semuanya berjalan dengan lancar, untuk pertama kalinya Kiyomi B punya sesuatu yang tidak bisa dilakukan Kiyomi A dengan baik. Tapi hal itu tidak berlangsung lama, karena beberapa hari kemudian Kiyomi A berkembang sangat pesat dan melampaui Kiyomi B. Ia mulai kehilangan rasa percaya dirinya lagi dan bahkan mengatakan tidak akan ikut dalam pertunjukan musik. Kiyomi B ini orangnya mudah menyerah dengan apa yang ia lakukan jika tidak berjalan lancar. Saat latihan samisen itu, Kiyomi tidak bisa memainkan nada 'chiritotechin' dengan baik, meski ia terus mencoba ia selalu tidak bisa dan akhirnya menyerah.
Pada saat festival, Kiyomi menjadi penata cahaya dan ia melihat penampilan teman-temannya dari atas saat mengatur lighting. Padahal ia sudah latihan bersama mereka selama ini, tapi ia hanya menjadi penata cahaya dan disitulah penyesalan Kiyomi dimulai, dia menyesal karena memutuskan tidak tampil dengan mereka.
Selain itu, ada masalah mengenai batu yang Kiyomi B temukan saat karya wisata. Saat SMA, Kiyomi A mulai dekat dengan Kiyomi B dan sering main kerumahnya, terutama sebelum pementasan musik. Kiyomi A melihat batu Kiyomi B dan ternyata mereka masih menyimpan batu yang mereka temukan waktu itu. KIyomi A mengajak KIyomi B bertukar batu tanda pertemanan mereka. Awalnya kiyomi B kaget karena Kiyomi A mau batu jelek miliknya dan memberikan batu yang cantik padanya.
Tapi kembali keberuntungan ada di Kiyomi A, beberapa hari setelah mereka bertukar batu, guru melihat batu Kiyomi A dan ternyata itu adalah fosil, dengan cepat Kiyomi A menjadi populer, bahkan masuk berita di surat kabar. Lagi-lagi Kiyomi B merasa terkalahkan dan ia selalu bertanya kenapa nasibnya selalu sial.
Dengan banyaknya kejadian antara dia dan Kiyomi A, Kiyomi B memutuskan untuk berubah, ia tak bisa kalau terus seperti ini.

Kiyomi B yang awalnya mendaftar di universitas di Obama, memutuskan untuk pergi ke Osaka, ia ingin mengubah nasibnya. Awalnya, orang tuanya melarang, terutama sang ibu. Kiyomi bahkan melawan ibunya dan ia mengatakan ia tak ingin hidup seperti ibunya, makanya ia ingin berubah. Hal itu tentu saja menusuk hati sang ibu. Tapi yang namanya ibu ya, selalu mendukung apa yang dilakukan anaknya.
Kiyomi yang sudah memutuskan kalau ia akan mengubah dirinya, menemukan dirinya yang baru dan hidup dengan tawa seperti yang kakeknya harapkan, akhirnya kabur dari rumah. Di kereta, ia melihat ibunya ikut lomba nyanyi dan menyanyikan lagu kesukaan ibunya, Furusato, untuk mengantar kepergian Kiyomi. Furusato = kampung halaman, ia ingin mengantar kepergian Kiyomi sesuai dengan lirik lagu itu, semua orang punya kampung halaman untuk kembali, jika terasa sulit, maka kembalilah ke kampung halaman.
Awalnya ibu ingin ikut kontes menyanyi itu bersama Kiyomi, tapi Kiyomi menolak, karena ia pikir nggak ada gunanya sama sekali. KIyomi ini selalu nggak suka sama ibunya yang suka heboh sendiri. Ia tahu apa yang ia lakukan salah, tapi ia juga penasaran kenapa seorang anak selalu mengatakan hal yang menyakitkan pada ibu mereka.

Kiyomi mengenal Natsuko-san, seorang penulis lepas sebuah majalah yang dulu datang untuk menulis artikel mengenai Wakasa Nuribashi, Natsuko pernah mengatakan pada Kiyomi, jika Kiyomi ke OSaka, Kiyomi bisa menginap ditempatnya. Karena itulah Kiyomi berani ke Osaka sendirian. Tapi sesampainya disana, ternyata Natsuko tidak ada dirumah, ia pergi meliput ke luar kota beberapa hari.
Sendiri di tempat asing, Kiyomi awalnya panik, tapi kemudian ia ingat kalau Kiyomi A pernah memberikan alamatnya di Osaka pada Kiyomi (Kiyomi A kuliah di OSaka) dan begitulah, pada akhirnya Kiyomi B malah berakhir di rumah Kiyomi A.
Kiyomi A memang anak orang kaya, jadi apartemennya lumayan besar dan ia senang Kiyomi B datang menemuinya. Ia juga menelpon orang tua Kiyomi agar jangan khawatir karena Kiyomi ada dirumahnya. Dimulailah kehidupan Kiyomi A dan B yang tinggal serumah.

Kakek Kiyomi, dulu mempunyai 2 murid yang ia ajari untuk meneruskan Wakasa Nuribashi, ayah Kiyomi dan seseorang Wada Hideomi. Ayah Kiyomi kabur 10 tahun yang lalu dan meninggalkan Wakasa Nuribashi, meski kakek kecewa tapi setidaknya ia masih punya Wada Hideomi yang akan menjadi penerusnya. Hideomi adalah seorang anak yang tak dianggap dikeluarganya, ia pindah ke rumah keluarga Wada dan menjadi murid kakek, makanya namanya keluarganya menjadi 'Wada'.
Tapi Hideomi merasa kalau Wakasa Nuribashi tidak akan berkembang dan tak akan menghasilkan banyak keuntungan, jadi ia memutuskan meninggalkan rumah keluarga Wada dan membangun perusahaannya sendiri, sebuah pabrik sumpit. Jadi Wakasa Huribashi ini dibuat dengan cara tradisional, memang sebagai warisan budaya di Fukui, Hideomi merasa prospek bisnisnya tidak bagus, makanya ia meninggalkan Wakasa Nuribashi dan membuat pabrik sendiri yang tentu saja menggunakan mesin.
Perusahaan Hideomi sangat terkenal di Obama. Nenek tidak pernah bisa memaafkan Hideomi karena meninggalkan suaminya dan ia terus menumbuhkan rasa benci itu. Bahkan saat kakek meninggal, ia tak memperbolehkan Hideomi untuk berdoa di depan altar kakek. Karena ia merasa dikhianati, ia sudah menganggap Hideomi sebaagi anak dan malah memutuskan hubungan dengan mereka.
Nah, Hideomi ini adalah ayahnya Wada Kiyomi A. Ada sebabnya kenapa nama mereka berdua bisa sama-sama Kiyomi, yang akhirnya aku ketahui diending drama ini HAHAHAHAHA.
Ayah Kiyomi ingin meneruskan Wakasa Nuribashi tapi ia tidak belajar banyak dari ayahnya dan hasil pernisnya juga nggak bagus, jadi ia meminta Hideomi untuk mengajarinya. Hideomi mau mengajari ayah Kiyomi asalkan ayahnya mau bekerja di pabrik. Demi Wakasa Nuribashi, ayah Kiyomi bekerja di pabrik Hideomi dan selama 10 tahun ia diajari oleh Hideomi. Ia akhirnya kembali membuka Wakasa Nuribashi dengan pernis yang ia buat. Meski kualitasnya masih tidak sebagus buatan ayahnya, tapi ia tak ingin Wakasa Nuribashi menghilang.

Kembali ke Kiyomi A dan B yang tinggal bersama, Kiyomi B tidak tahu akan melakukan apa. Ia memang mengatakan ia ke OSaka untuk berubah, tapi ia tak tahu apa yang harus ia lakukan untuk mengubah dirinya. Karena ia serumah dengan Kiyomi A, ia juga jadi merasa menjadi bayangan Kiyomi A lagi. Kiyomi a yang terlihat bahagia dengan kehidupan kampusnya, berteman dengan baik. Kiyomi jadi kehilangan rasa percaya diri lagi, jadi kecil hati. Bahkan ia sempat bertengkar dengan Kiyomi A, gara-gara Kiyomi B memasak sesuatu, tapi nggak selesai karena ada yang datang kerumah, kemudian Kiyomi A melanjutkan masakan itu. Itu membuat Kiyomi B sangat marah, ia selalu merasa KIyomi A menganggu pekerjaannya ditengah-tengan atau sesuatu seperti itu, intinya kenapa Kiyomi A selalu menikmati hasil yang ia lakukan, sama seperti saat bermain samisen dan batu fosil itu.
Kiyomi kabur dari rumah Kiyomi A hari itu dan berjalan-jalan untuk menenangkan diri di kota, ia berfikir ia tak akan kembali lagi ke rumah Kiyomi A, karena ia tak akan bisa berubah jika ia terus bersama Kiyomi A. Saat itulah  Kiyomi mendengarkan sesuatu, tape rakugo milik kakeknya, saking seringnya kiyomi mendengarkan, ia jadi agak hafal isinya, dan ia mendengar seseorang bercerita seperti rakugo di tape kakeknya. Kiyomi yang selalu merindukan dan berharap bertemu kakeknya, mendengar suara itu, ia merasa ia akan bertemu dengan kakakenya, jadi ia mengikuti arah suara itu dan disana-lah Kiyomi pertama kalinya mengenal Tsurezuretei Sojaku.
Pria yang menceritakan cerita rakugo di tape itu adalah Sojaku-shisou, seorang pemain rakugo yang sudah pensiun dan menjadi pria tua pemalas yang kerjaannya hanya minum dan mabuk. Kiyomi yang tersesat kesana tiba-tiba mennghadapi masalah besar karena ada penagih hutang dan seorang pria tinggi dengan rambut ikal yang kelihatah seram.

Singkat cerita, pertemuan pertama itu membuat Kiyomi merasa tempat itulah yang akan mengubah dirinya. Ibu Kiyomi sendiri mendapat kabar mengenai menghilangnya Kiyomi dan langsung berangkat ke Osaka. Ibu Kiyomi menemukan keberadaaa Kiyomi dengan indera penciumannya yang kuat. Saat ibu ingin mengajaknya untuk pualng ke rumah Kiyomi A, Kiyomi B menolak, karena ia tidak mau serumah dengan Kiyomi A lagi, ia tak akan bisa berubah kalau terus bersama Kiyomi A.
Karena itu ibu Kiyomi meminta Sojaku shisou untuk membiarkan Kiyomi tinggal disana, kebetulan Sojaku Shisho mempunyai kamar yang biasanya ditinggali muridnya. Tentu saja karena ia butuh uang juga, jadi ia membiarkan Kiyomi tinggal disana. Sejak awal, Sojaku shishou ini tertarik pada Kiyomi, ia merasa melihat Kiyomi dan ibunya bicara, Kiyomi ini sangat menarik dan ia selalu tertawa kalau Kiyomi bicara.
Natsuko-san juga kembali ke Osaka dan menemui Kiyomi di rumah Sojaku, ia akan mempekerjakan Kiyomi 2/3 kali seminggu. Dan disanalah dimulai kehidupan Kiyomi bersama Sojaku Shisou.

Sojaku shishou tidak menjadi pemain rakugo lagi, ia pria tua yang suka berhutang makan di kedai depan rumahnya dan sering mabuk. Tugas Kiyomi dirumah adalah menyediakan makan untuk Sojaku Shishou, membersihkan rumah dan lain sebagainya saat ia tidak bekerja pada Natsuko-san.
Kiyomi tinggal di sebuah kamar yang biasanya ditinggali oleh murid Sojaku dan disebelah kamarnya, tinggal salah satu murid Sojaku, yaitu Tsurezuretei Soso, pria yang sangat tinggi, badan besar dan rambut ikal itu.
Aku lupa bagaimana awalnya, tapi kayaknya Soso tidak terlalu menyukai Kiyomi, mereka sering adu mulut. Dinding kamar mereka snagatlah tipis dan karena sebuah kejadian, dinding kamar mereka ada bolongannya, Kiyomi menutupnya dengan kalender. Karena itu setiap ada sesuatu, mereka bisa saling mendengarkan.
Soso ini adalah murid setia Sojaku yang selalu berharap Sojaku kembali ke dunia rakugo, tapi Sojaku mengatakan ia tak akan kembali. Kiyomi sendir setiap malam selalu mendengar Soso latiah dikamar dan lama kelamaan, suara rakugo Soso menjadi pengantar tidurnya.

Kiyomi dan Soso perlahan menjadi dekat dan mereka pernah pergi menonton rakugo bersama-sama dan Kiyomi membantu Soso saa Soso bekerja untuk membantu di Tengu Entertaiment, pusat entertaiment terbesar di Osaka.
Kiyomi selalu membawa tape milik kakeknya meski sudah rusak, tapi kemudian adiknya berhasil memperbaiki tape itu (kalau nggak salah saat Kiyomi pulkam untuk peringatan kematian kakeknya). Suatu malam Kiyomi memainkan tape itu untuk pertama kalinya setelah beberapa tahun dan saat Soso mendengarkannya, Soso terkejut dan sangat tertarik.
Cerita rakugo di tape itu berjudul Atagoyama dan ternyata pemain rakugo yang ada direkam di tape itu adalah suara Sojaku shishou. Tentu saja kiyomi terkejut saat mengetahui hal itu, ternyata suara yang selama ini selalu membuatnya ceria adalah suara Sojaku shishou.
Nantinya kita akan mengetahui bagaimana kakek Kiyomi bisa merekam penampilan rakugo Sojaku, ternyata itu adalah hari dimana Sojaku tampil di aula Obama, hari dimana ayah Kiyomi pertama kalinya mengatakan kalau ia akan mewarisi Wakasa Nuribashi. Kakek sangat senang dan untuk merayakan itu, ia merekam penampilan Sojaku. Awalnya ia dilarang oleh panitia, tapi Sojaku secara pribadi memperbolehkannya.

Sojaku shisou pernah mengatakan pada Kiyomi meski Soso badannya besar dan tampak kuat dan keras, sebenarnya hatinya sangat lembut dan mudah terharu. Kiyomi mengetahuinya saat ia melihat Soso yang terharu mendengarkan tape milik kakeknya. Soso sangat menyukai penampilan rakugo Sojaku karena itu ia ingin sekali Sojaku kembali ke dunia rakugo, tapi Sojaku shiso selalu menolaknya. Ia bahkan pernah mengusir Soso dari rumah karena terus membunjuknya. Ia tahu Soso sangat menyukai rakugo, bagi Soso yang tersisa baginya adalah rakugo, tapi jika Soso terus bersamanya, maka Soso tak akan bisa menjadi pemain rakugo, sementara ia tak ingin kembali ke rakugo, karena itu ia mengusir soso.
Kiyomi kemudian mengetahui alasan kenapa Sojaku berhenti bermain rakugo, itu karena kejadian 3 tahun lalu. Dulu, Sojaku adalah pemain rakugo yang sangat terkenal, ia mempunyai 4 orang murid, Tsurezuretei Sogen, Tsurezuretei Kosojaku, Tsurezuretei Shiso dan Tsurezuretei Soso. PAda saat penampilan besar mereka di Tengu Entertaiment, Sojaku tidak muncul dan mengacaukan acara dimana Soso yang tidak punya banyak pengalaman harus menggantikan penampilan Sojaku. Sejak itu Sojaku berhenti bermain rakugo, setelah istrinya meninggal, Sojaku jadi pemabuk.
Tsurezuretei Kosojaku adalah anak kandung dari Sojaku yang sangat membenci ayahnya dan meninggalkan rumah karena ia merasa yang membunuh ibunya adalah ayahnya sendiri. Sekarang Kosojaku menjadi selebritis yang sangat populer.

Demi membuat Sojaku kembali bermain rakugo, Kiyomi dan Soso mempunyai rencana untuk menyatukan 4 murid Sojaku dulu.
Sogen sekarang sudah menikah dan mempunyai anak yang masih kecil, ia bekerja di sebuah supermarket sebagai sales. Ia masih menyukai rakugo, tapi menjadi pemain rakugo artinya ia harus siap hidup miskin, sementara ia sudha berkeluarga dan ia tak mau membuat istri dan anaknya menderita. Tapi istri Sogen sangat pengertian dan ia membiarkan suaminya kembali ke bermain rakugo, karena ia suka suaminya yang tersenyum. Ia sangat berterima kasih karena suaminya rajin bekerja selama ini untuknya dan anak mereka, tapi ia juga ingin suaminya menikmati pekerjaan yang ia pilih. Ia tahu selama menjadi sales, suaminya jarang tersenyum dan selalu kelelahan.
Shiso sendiri bekerja direstoran China milik keluarganya, dia adalah orang yang keras dan tak pernah tersenyum. Ia menolak dengan keras saat diminta kembali ke dunia rakugo, tapi Soso dan Kiyomi tidak menyerah. Saat Sogen membantu mereka meyakinkan Shiso, mereka mengetahui kalau Shiso masih menyukai rakugo dan selalu latihan dikamarnya. Shiso mempunyai seekor burung beo yang bernama Heibei dan tak sengaja Heibei mengulangi latihan yang pernah dilakukan Shiso. Karena Shiso ketahuan masih sering latihan, ia akhirnya menyerah dan kembali pada Sojaku.
Masalahnya adalah Tsurezuretei Kosojaku, aku lupa bagaimana cara mereka membuat dia kembali kerumah, soalnya Kosojaku ini sangat membenci ayahnya dan ia juga selalu terlibat pertengkaran dengan Soso, mereka berdua terkenal sebagai musuh sejati.
Kalau aku nggak salah sih, Kosojaku mendengar apa yang terjadi sebenarnya dari seorang bibi penjual nisan, yang mengetahui apa yang terjadi pada Sojaku dan ibu Kosojaku, hari dimana Sojaku tidak tampil, saat itu Sojaku mengetahui kalau istrinya tak akan hidup lama dan istrinya sudah tahu akan hal itu.
Ibu Kosojaku adalah sangat mencintai suaminya dan sebenarnya selalu berharap Sojaku kembali ke rakugo.

Setelah 4 murid Sojaku kembali bersatu, ternyata Sojaku tetap menolak kembali ke rakugo. Tapi ia selalu diam-diam mendengarkan 4 muridnya latihan dan mengomentari dalam hati kesalahan penampilan mereka.
Berkat bantuan suami istri yang membuka kedai depan rumah Sojaku, 4 murid Sojaku akan mengumumkan kembalinya Tsurezuretei bersaudara ke dunia rakugo. Mereka akan melakukan pentas kecil di kedai itu.
Ada lumayan banyak yang datang. Sebenarnya rencana awal mereka adalah penampilan rakugo 4 murid Sojaku + special guest. Special guest ini rencananya adalah pemilik kedai yang akan menyanyikan lagu untuk istrinya. Di kedia itu ada panggung yang setiap bulan pemilik mengadakan acara menyanyi untuk istrinya, ia mengizinkan Soso dkk tampil disana sebagai pengiring sebelum ia tampil.
Tapi begitu saatnya tiba, ia malah merasa tak mau menyanyi, karena akan mengacaukan pertunjukan rakugo, intinya ia merasa kalau nggak cocok dia jadi special guest.
Saat Soso dkk tampil pertama kalinya setelah 3 tahun, kemampuan mereka tidak sebaik dulu, bahkan banyak yang tidak tertawa. Tapi setidaknya mereka senang bisa tampil lagi. Mereka panik saat special guest mengundurkan diri dan dibelakang panggung mereka sibuk menunjuk siapa yang akan menggantikanya.
Karena penonton mulai gelisah, tiba-tiba Sojaku maju dan menampilkan rakugonya pertama kali dalam 3 tahun. Semua orang menikmati rakugo Sojaku, bagaimanapun tak ada yang bisa mengalahkan master rakugo.
Aku menyukai adegan saat Sojaku tampil, 4 muridnya sangat terharu, terutama Soso, ia menangis, karena selama ini ia selalu setia disamping Sojaku dengan harapan Sojaku kembali ke dunia rakugo.

Kiyomi sendiri mulai tertarik untuk menjadi pemain rakugo setelah kejadian itu. Ia datang ke Osaka untuk berubah dan ingin hidup penuh tawa seperti permintaan kakeknya, tapi selama di Osaka, ia merasa belum berubah. Jadi Kiyomi ingin berubah dengan menjadi pemain rakugo.
Awalnya Sojaku menolak Kiyomi menjadi muridnya dan meminta Kiyomi pindah (kalau nggak salah) karena sejak awal kamar Kiyomi itu sebenarnya untuk murid Sojaku, tidak disewakan.
Kiyomi tidak menyerah dan berusaha meyakinkan Sojaku, Kiyomi bahkan sampai demam karena hal itu. Untungnya sang ayah datang dan meyakinkan Sojaku untuk menerima Kiyomi menjadi muridnya. Dan begitulah Kiyomi akhirnya menjadi murid Sojaku, tapi Sojaku mengingatkan selama menjadi muridnya, kisah cinta dilarang. LOL.

Oia, kalau nggak salah dulu Soso pernah tampil sendirian bermain rakugo di pentas itu, aku lupa kejadiannya kapan tepatnya, tapi ia ingin mencoba tampil dan meminta bantuan Kiyomi untuk memainkan samisen.
Kiyomi berusaha sangat keras menghafal lagu  yang akan mengiringi penampilan rakugo Soso. Kalau nggak salah lagunya sama dengan lagu yang akan ia mainkan saat festival SMA dulu, dimana ia tidak bisa memainkan nada chiritotechin dan akhirnya menyerah.
Tapi setelah latihan lagi, Kiyomi akhirnya berhasil memainkan nada chiritotechin dengan baik.
Tapi saat hari H, Kiyomi sangat gugup dan begitu waktu tiba dimana ia harus memainkan samisen, ia malah memainkan lagu yang salah, yang ia mainkan adalah lagu Furusato kesukaan ibunya HAHAHHAHAHA yang membuat penampilan Soso menjadi kacau, tapi saat itu banyak yang tertawa.

Oke, sejenak kita lupakan mengenai Rakugo dan mari membahas masalah kisah cinta Kiyomi. Tentu saja asadora tanpa kisah cinta itu hambar AHAHAHAHAHAHA.
Jadi, Kiyomi yang serumah dan samping-sampingan kamar dengan Soso, lama-lama timbul-lah perasaan suka dalam diri Kiyomi. Aku lupa kapan tepatnya ia menyadarinya, tapi aku rasa Kiyomi mulai memperhatikan Soso sejak melihat betapa Soso menyukai rakugo dan bagaimana setiap malam ia mendengarkan rakugo Soso.
Tapi Kiyomi tentu saja menyembunyikan perasaannya dan Soso ini orangnya dense bangeeeed, dia nggak sadar kalau Kiyomi menyukainya. Padahal orang disekitar Kiyomi semuanya tahu, termasuk Sojaku, tetangga yang biasa makan di kedai depan rumah Sojaku, bahkan Shiso, Sogen dan Kosojaku.
Kosojaku sendiri orangnya suka bercanda tapi sebenarnya dia tahu kalau Kiyomi menyukai Soso.

Nah, masalahnya adalah saat Kiyomi A dan Kiyomi B bertemu kembali. Pertemuan mereka tentu saja membuat Soso mengenal Kiyomi A, karena Kiyomi A jadi sering datang ke kedai depan rumah Sojaku (maaf aku lupa nama kedainya).
Soso sendiri sejak Sojaku kembali, ia mengubah penampilannya, ia potong rambut dan menjadi lumayan tampan (aku terpesona sama Munetaka Aoki di drama ini AHHAHAHAHA, sempan baper,dia manis bangeeeeed huuhuhuhu).
Karena sering bertemu, muncullah perasaan cinta dalam diri Soso dan Kiyomi A. Hal itu tentu saja membuat Kiyomi B jadi sesak, karena lagi-lagi Kiyomi A merebut sesuatu darinya. Tapi ia tak bisa melakukan apapun, toh, keduanya saling mencintai dan akhirnya berpacaran.
Tapi saat itu Kiyomi A dalam dilema, ia awalnya bekerja sambilan di stasiun TV dan cukup populer, ada stasiun TV Tokyo yang tertarik dan mengajak Kiyomi A ke Tokyo. Kiyomi dilema karena ia tak bisa meninggalkan Soso.
Saat itu Kiyomi B menemui Kiyomi A dan untuk pertama kalinya ia curhat mengenai keresahan hatinya selama ini, sejak kecil ia selalu iri pada Kiyomi A dan tidak begitu menyukainya karena ia mersa Kiyomi A selalu mengganggu hidupnya, dia selalu menjadi bayangan dan kehilangan rasa percaya dirinya.
Kiyomi juga mengakui kalau ia menyukai Soso dan ingin Kiyomi A tetap tinggal di Osaka, karena Soso sangat mencintai Kiyomi A.

Kiyomi B mengetahui dari Sogen, Shiso dan Kosojaku kalau Soso sama sekali tidak mempunyai keluarga dan sangat ingin punya keluarga, karena itu Soso tidak akan mau berhubungan jarak jauh. Meski Soso tidak mengatakannya mereka tahu Soso ingin Kiyomi A tetap di Osaka. Itu sebabnya demi Soso, Kiyomi B ingin Kiyomi A tinggal.
Tapi pembicaraan itu malah membuat Kiyomi A mengambil keputusan kalau ia akan ke Tokyo, karena ia juga ingin mengejar impiannya. Saat berpisah, Kiyomi A sempat meminta maaf pada apa yang selama ini terjadi, ia tak tahu kalau Kiyomi merasakan hal seperti itu tentang dirinya.
Kiyomi A mengatakan kalau ia selalu iri pada Kiyomi B selama ini yang selalu terlihat ceria dan menemukan sesuatu yang ingin ia lakukan, ia sebenarnya iri dan tak mau kalah saat Kiyomi akhirnya menemukan kalau rakugo adalah hal yang selama ini ia cari. Karena itu Kiyomi A juga  ingin menggapai impiannya di Tokyo.
Dan begitulah, Kiyomi A berpisah dengan Soso.

Singkat cerita, Kiyomi akhirnya menjadi murid Sojaku dan tetap tinggal disamping kamar Soso. Cinta dilarang, jadi Kiyomi masih menyembunyikan perasaanya pada Soso. Sebenarnya Kosojaku pernah mengatakan pada Soso kalau Kiyomi menyukai Soso dan itu membuat Soso terkejut. Ia langsung bertanya pada Kiyomi apakah apa yang dikatakan Kosojaku itu benar, karena jika benar Kiyomi menyukainya, ia merasa bersalah karena pacaran dengan Kiyomi A, karena Kiyomi B pasti terluka. Karena Kiyomi pernah bercerita pada Soso mengenai masalahnya dan Kiyomi A, bagaimana masalah mengenai samisen, batu fosil dan ia yang selalu merasa menjadi bayang-bayang kalau disekitar Kiyomi A).
Saat Soso bertanya, Kiyomi B membantah akan hal itu dan itu membuat Soso lega karena Kiyomi tidak menyukainya. Tapi tentu saja Kiyomi berbohong saat itu. Ia terus menanam perasaannya sampai ia lulus menjadi murid Sojaku.

Ada sebuah kejadian dimana Soso diusir keluar dari rumah Sojaku. Aku lupa karena apa, pokoknya dipecat jadi murid gitu. Soso meninggalkan rumah dengan membawa bantal duduknya saat bermain rakugo.
Saat itu diceritakan kisah masa lalu Soso. Pertama kali Sojaku mengenal Soso adalah saat penampilannya di Kyoto, ada seorang anak SMP yang selalu datang melihat penampilannya. Ternyata anak itu datang bukan melihatnya tapi melihat bantal duduk milik Sojaku. Bantal itu adalah buatan ayah Soso yang sudah meninggal dunia. Soso kalau nggak salah hidup sendirian dan Sojaku mengajaknya menemuinya kalau Soso sudah lulus SMO, jika Soso tertarik bermain rakugo.
Dan begitulah setelah lulus SMP, Soso datang ke rumah Sojaku dan menemukan keluarga baru disana. Ia menganggap Sojaku dan istrinya seperti ayah dan ibu kandungnya sendiri. Ia sangat rajin dan berkembang dengan pesat. Tapi hubungan Sojaku dan Kosojaku tidak baik saat itu, mereka berdua seumuran dan sering bertengkar. Karena Kosojaku nggak mau kalah dari Soso, makanya ia juga ingin bermain rakugo seperti ayahnya.
Soso tidak pernah berfikir untuk mengambil tempat Kosojaku, ia menyadari posisinya, karena itu ia sangat ingin Kosojaku mewarisi rakugo Sojaku.

Menghilang beberapa hari, Kiyomi sangat mengkhawatirkan Soso, tapi ia tak tahu harus mencari Soso dimana. Sogen dll juga mencoba mencari Soso. Paman Kiyomi yang pacaran dengan Natsuko, selalu keliling dari satu daerah ke daerah lainnya dan tak sengaja melihat Soso disuatu tempat. Ia segera memberitahukan Kiyomi dan Kiyomi datang kesana untuk menjemputnya.
Soso saat itu bekerja bangunan dan ia tinggal dirumah kosong. Ia tak makan beberapa hari dan jatuh sakit. Ia benar-benar sangat sakit saat Kiyomi datang dan merawatnya. Tempat Soso kembali adalah kampung halamannya, rumah kosong itu kalau nggak salah tempat dimana ia dan Sojaku pertama kali bertemu.
Kiyomi berhasil membawa Soso kembali dan Sojaku memaafkannya, Sojaku mengusirnya itu karena Soso selalu menahan diri padahal ia sudah menganggap Soso sebagai anak sendiri.
Sejak kejadian itu, Soso mulai memperhatikan Kiyomi. Aku rasa ia mulai ada perasaan suka pada Kiyomi sejak saat itu.

Latihan menjadi pemain rakugo, butuh waktu 3 tahun. Selama 3 tahun itu, Sojaku punya penampilan rutin di kedai depan rumahnya, kalau nggak salah sih setiap bulan gitu.
Kiyomi akan tampil pertama kali dan Kiyomi diminta untuk membawakan cerita berjudul Chiritotechin.
Kiyomi punya kenangan buruk dengan Chiritotechin dimana ia tak bisa memainkan nada chiritotechin pada samisen yang membuat ia batal tampil, dan kali ini, cerita Chiritotechin juga sangat sulit. Ia kesulitan untuk memainkannya.
Tsurezuretei sebenarnya adalah nama kelompok Sojaku dan setiap muridnya diberi nama panggung, jadi Soso, Sogen, Kosojaku dan Shiso itu bukan nama asli mereka, melainkan nama panggung. Karena Kiyomi akan tampil, jadi Kiyomi juga akan diberikan nama panggung dan Sojaku memberikan nama Tsurezuretei Wakasa pada Kiyomi. Wakasa diambil dari kampung halaman Kiyomi di Obama yang terkenal dengan Wakasa Nuribashi dan ikan Wakasa.
Saat penampilan pertamanya, Kiyomi mengenakan kimono pemberian neneknya, Sojaku memberikan pin rambut milik istrinya dan 4 kakak seperguruannya memasangkan padanya bersama-sama.
Ibu Kiyomi datang saat penampilan pertama Kiyomi dan membuat Kiyomi makin gugup. Penampilan pertama Kiyomi tdak berjalan lancar karena ia melupakan banyak hal dalam ceritanya, terutama bagian penting. Karena nggak lancar, ia malah menyalahkan ibunya yang datang melihat penampilannya.

Tapi kegagalan adalah sebuah pengalaman, meski Kiyomi awalnya agak stress karena hal itu, tentu saja dia tidak melakukan kesalahan yang sama setelah itu.
3 tahun pelatihan Kiyomi-pun akan berakhir. Saat pelatihan berakhir, Kiyomi akan mulai mandiri dan mencari uang dengan rakugo-nya, jadi Sojaku menyuruh Kiyomi pindah rumah. Kiyomi awalnya nggak tahu kalau ia harus pindah rumah, dan ia panik, bahkan memohon agar diperbolehkan menyewa kamar.
Tapi tentu saja ia tak bisa melakukannya, karena peraturannya memang harus pindah dulu dan hidup mandiri, dulu Sogen, Kosojaku, Shiso dan bahkan Soso juga pergi dari rumah Sojaku dan hidup mandiri. Soso kasusnya berbeda, ia kembali lagi ke rumah itu, tapi tetap saja setelah pelatihannya berakhir ia pindah.
Kiyomi yang nggak punya penghasilan dan nggak tahu mau pindah kemana juga jadi galau. Kosojaku sendiri menggunakan kesempatan itu untuk mengajak Kiyomi pindah ke apartemennya sementara waktu. Kalau nggak salah karena hal ini, Soso jadi galau, mengingat Kosojaku menyukai Kiyomi.

Masa pelatihan Kiyomi akan berakhir saat tahun baru dan sampai berakhir, Kiyomi tidak boleh terlibat cinta. Tapi Sojaku tahu selama 3 tahun ini, Kiyomi masih menyukai Soso. Ia sengaja mengingatkan Kiyomi kalau nggak boleh ada kisah cinta sampai lonceng tahun baru.
Malam tahun baru, mereka pesta di kedai depan rumah Sojaku dan kembali ke rumah saat malam beberapa menit sebelum pergantian tahun. You know, ini adalah adegan yang benar-benar aku sukai dari drama ini.
Kiyomi yang menahan perasaan selama 3 tahun dan Soso yang menyadari ia sangat menyukai Kiyomi. Mereka tak boleh pacaran sebelum lonceng tahun baru dan kamar mereka hanya dibatasi dengan dinding.
Saat lonceng tahun baru akhirnya berbunyi, Soso merobohkan dinding penghalang kamar mereka, seolah-olah merobohkan semua penghalang diantara mereka dan menyatakan perasaanya pada Kiyomi, bahwa ia menyukai Kiyomi dan ingin Kiyomi menjadi kampung halaman baginya. (Soso ini nggak punya kampung halaman, nggak punya tempat untuk kembali, yang ia punya hanya rakugo, jadi ia ingin membina rumah tangga dengan Kiyomi dan menjadikan Kiyomi tempatnya untuk kembali, so sweeeeet).

Keduanya akhirnya mulai pacaran dan melapor pada Sojaku keesokan harinya, tanggal 1 januari. Jadi, kalau aku nggak salah, karena dinding kamar sudah roboh, jad Kiyomi nggak bisa tinggal disana lagi, dan satu-satunya cara agar Kiyomi bisa tinggal adalah menikah dengan Soso.
Sojaku sih setuju aja dan ingin mereka cepat menikah. Saat melapor ke keluarga Kiyomi di Obama, ibu Kiyomi juga excited dan ingin pernikahan dilakukan secepatnya. Mereka mencari tanggal baik dan ada 3 tanggal baik di bulan Januari. Tapi 2 tanggal lainnya mereka ada rencana dan akhirnya diputuskan mereka menikah tanggal 3 januari HAHAHAHAH.
Jadi Soso dan Kiyomi menikah 3 hari setelah lamaran. Pernikahan dilakukan di Osaka dan dihadiri oleh keluarga dan orang terdekat.
Jadi ada yang lucu pas pernikahan Kiyomi dan Soso ini. Kakak Kiyomi A (aku lupa namanya) sebenarnya sejak SD sudah suka sama Kiyomi, dia bahkan sudah menganggap Kiyomi sebagai calon istrinya sampai Kiyomi dewasa, selama ini dia selalu mengejar Kiyomi. dia datang ke pernikahan Kiyomi, dikirain mau mengacaukan pernikahan, tapi tiba-tiba dia malah memeluk Junko, sahabat Kiyomi HAHAHAHHAHA.

Junko adalah sahabat Kiyomi sejak SD, selalu menjadi tempat curhat Kiyomi. junko sangat dewasa dan kalau Kiyomi salah dia selalu memarahi Kiyomi. Dia sering memberi nasehat pada Kiyomi sampai suatu hari Kiyomi sadar kalau selama ini ia selalu meminta saran pada Junko tapi Junko tak pernah curhat padanya.
Kedekatan Junko dan kakak Kiyomi A itu dimulai saat keduanya akan ke Osaka tapi mobilnya mogok dijalan. Mereka jadi dekat dan jatuh cinta, mereka pacaran dan ternyata Junko hamil. Saat itulah untuk pertama kalinya Junko curhat pada Kiyomi. Junko adalah anak satu-satunya keluarganya yang harus membawa mukoyoshi untuk menikah ke keluarganya, untuk meneruskan usaha keluarga. Sementara kakak Kiyomi A adalah penerus bisnis pabrik sumpit keluarganya. Tentu saja mereka tak mudah bersatu, apalagi kedua keluarga itu saling tak menyukai.
Tapi pada akhirnya, Kakak Kiyomi A mengambil keputusan untuk menikah ke keluarga Junko dan meninggalkan keluarganya. Karena sebenarnya ia tak punya rasa percaya diri untuk mewarisi usaha ayahnya.

Dimulailah kehidupan pengantin baru Kiyomi dan Soso. Mereka tinggal di kamar untuk murid yang dindingnya sudah dirobohkan oleh Soso. Untuk makan dan memasak, mereka masih menggunakan rumah Sojaku.
Tapi menyatukan 2 orang yang sifatnya berbeda tentu saja sangat sulit, dan dimulailah masa-masa pertengkaran suami istri. Kiyomi merasa galau apakah ia bisa menjadi istri yang baik, ia takut jatuh miskin karena penghasilan rakugo nggak seberapa, sementara Soso selalu membandingkan Kiyomi dengan Okami-san (ibu Kosojaku), harus begini dan begitu.
Saat itu seorang pemain Rakugo wanita sangatlah jarang, jadi Kiyomi sebagai pemain rakugo wanita menjadi populer dan sering diundang untuk menghibur dan bahkan masuk TV, menjadi bintang tamu dan pembawa acara juga. Dalam sekejap, Kiyomi jadi populer dan dia tidak khawatir masalah uang lagi.
Tapi Kiyomi nggak sadar waktunya bersaam Soso jadi berkurang, ia jadi jarang memasak untuk Soso dan lebih suka mengajak makan diluar. Soso sendiri nggak punya banyak pekerjaan, jadi orang berfikir Soso pasti nggak enak istrinya lebih banyak bekerja dari dia sang kepala rumah tangga.

Sampai suatu hari Soso nggak tahan lagi dan kabur dari rumah, ia pergi ke Obama. Disaat yang sama, ternyata ayah dan ibu Kiyomi bertengkar, ibu Kiyomi kabur dari rumah dan tinggal dirumah Junko.
Ayah Kiyomi dan Soso sangat cocok berdua, mereka curhat mengenai istri masing-masing dan paham perasaan masing-masing. Dari adiknya, Kiyomi tahu suaminya ada disana dan ia akhirnya datang ke Obama, Tapi tiba disana KIyomi malah lebih mengkhawatirkan ayah dan ibunya. Kiyomi dan Soso karena pengantin baru jadi baikan cepat.
Untuk membuat ayah dan ibu baikan lagi, Kiyomi melakukan berbagai cara, termasuk bermesraan dengan Soso didepan ibunya agar ibu kangen ayah HAHAHAHAHAHA.
Pas ibu dan ayah bertengkar itu lucu banged, Kiyomi dan Soso bekerja keras membuat keduanya baikan.

Alasan mereka bertengar adalah karena ayah menolak bergabung dengan pabrik Hideomi. Saat itu wakasa Nuribashi masih tidak populer dan mereka kesulitan keuangan, bahkan adik Kiyomi sampai melepskan impiannya untuk kulaih diluar negeri. Karena itu ibu ingin ayah memajang Wakasa Nuribashi di pabrik Hideomi, dengan harapan untuk promosi, tapi ayah tidak mau, makanya ibu marah.
Kiyomi dan Soso bahkan mengundang ayah dan ibu untuk melihat pertunjukan rakugo mereka, Kiyomi dan Soso memutuskan melakukan pertunjukan rakugo dirumah agar ayah dan ibu berbaikan. Disini lucu nih, ibu sangat menyukai Itsuki Hiroshi yang menyanyikan lagu Furusato, Itsuki datang ke rumah Kiyomi saat itu karena dulu Itsuki tidak menepati janjinya pada Kiyomi. Kiyomi ingin ibu bertemu Itsuki makanya sengaja membuat pertunjukan Rakugo dimana special guestnya adalah Itsuki. Tapi Itsuki saat itu ada urusan mendadak dan nggak jadi datang.
Disini juga diceritakan alasan kenapa ibu sangat menyukai lagu Furusato.

Masa lalu ayah dan ibu Kiyomi diceritakan pada bagian ini. Ibu Kiyomi tinggal bersama ibunya yang sudah tua dan membuka bisnis kerajinan tangan. ayah Kiyomi sering datang kesana, ia hanya melihat-lihat dan kemudian pergi. Ayah Kiyomi sebenarnya datang untuk melihat ibu KIyomi saat itu, intinya pura-pura memilih hadiah, padahal sebenarnya pengen liat yang jual.
Lama kelamaan, keduanya menjadi dekat dan berpacaran. Ayah saat itu benar-benar merasa bangga dengan pekerjaannya sebagai pengrajin Wakasa Nuribashi dan ia berniat melamar ibu Kiyomi setelah ia berhasil membuat simpit yang melampaui buatan ayahnya. Jadi ia tak datang selama beberapa waktu ke tempat ibu karena ia ingin fokus.
Saat itulah terjadi sesuatu pada ibu dari ibu Kiyomi, ibunya masuk rumah sakit dan sakit parah, ibu Kiyomi masih sangat mudah dan tahu harus melakukan apa. Penagih hutang datang setiap hari, jualan mereka juga nggak laku.
Ia selalu mengirim surat pada ayah Kiyomi, agar setidaknya datang menemuinya sekali saja, tapi tak pernah dibalas. Karena ayah Kiyomi menolak membaca surat dari ibu, kalau dia membacanya maka hatinya akan gundah dan ingin bertemu ibu Kiyomi.
Sampai saat ia akhirnya berhasil membuat sumpit yang sama dengan buatan ayahnya, ia sangat bangga dan bahagia karena ia akhirnya bisa menemui ibu Kiyomi. Tapi ia shock saat melihat ada puluhan surat disana dan saat membacanya ia baru tahu apa yang selama ini terjadi pada ibu Kiyomi.
Saat itulah ayah membuang segalanya, ia kabur dari rumah dan menemui ibu Kiyomi. Mereka menikah dan ayah bekerja untuk membayar hutang keluarga ibu Kiyomi.
10 tahun kemudian, ia akhirnya kembali ke Obama karena merasa Wakasa Nuribashi adalah tempatnya.

Ibu Kiyomi sangat menyukai Itsuki Hiroshi yang selalu tampil di Uta Kohaku Uta Gassen. Saat ibu hamil tua, ia menghabiskan waktu dirumah sakit menunggu waktu melahirkan. MAlam itu adalah malam tahun baru saat Kiyomi lahir, Itsuki Hiroshi belum tampil dan perut ibu sudah sakit, karena ia mau melahirkan.
Ibu memaksa ingin medengarkan nyanyian Furusato Itsuki Hiroshi, tapi tentu saja ibu nggak bisa karena ia harus dibawa ke ruang bersalin.
Saat itulah ayah yang menunggu diluar menyanyikan lagu Furusato untuk ibu yang melahirkan di dalam. Itu sebabnya ibu Kiyomi sangat menyukai Furusato.

Setelah ayah dan ibu baikan, Soso dan Kiyomi kembali ke Osaka. Soso dan Kiyomi, setelah menikah dulu berjanji akan mendaftarkan pernikahan bersama-sama, tapi karena Kiyomi sangat sibuk, mereka belum sempat mendaftarkan pernikahan, sebenarnya itu juga alasan kenapa mereka bertengkar.
Setelah kembali ke Osaka, akhirnya mereka mendaftarkan pernikahan mereka. Nama Wada Kiyomi resmi berubah menjadi Aoki Kiyomi (nama asli Soso adalah Aoki Hajime).
Tapi masalah baru muncul pada Kiyomi. Ia melakukan penampilan rakugo dengan baik tapi belakangan ia merasa kalau yang tertawa sangat sedikit dan sepertinya orang-orang tidak terlalu menikmati penampilannya.
Kiyomi meminta saran dari seniornya dan mereka pikir itu karena Kiyomi adalah seorang wanita.
Saat meminta saran pada Sojaku, Kiyomi malah diminta oleh Sojaku untuk membuat cerita rakugo sendiri. Mulai sekarang, Kiyomi tidak boleh tampil dalam pertunjukan Tsurezuretei dengan membawakan cerita yang sudah ada, tapi denga cerita yang ia karang sendiri. Kiyomi tentu saja terkejut mendengar hal itu, mengingat dia nggak bisa mengarang.

Cerita rakugo sebenarnya sudah ada dari dulu dan biasanya ceritanya itu dizaman Edo, Sengoku dan lain-lain. Jadi cerita yang sudah ada, dihafal dan diceritakan kembali. Sojaku ingin Kiyomi membuat ceritanya sendiri, itu adalah bentuk lain dari rakugo, aku lupa apa nama istilahnya, tapi dengan membuat cerita sendiri, kita bisa lebih berimanjiasi dan bahkan bisa menggunakan latar cerita modern. Tapi Kiyomi tak percaya diri dan ia berfkir karena ia wanita jadi Sojaku memperlakukannya berbeda dengan yang lain.
Sebenarnya itu adalah cara yang dipikirkan Sojaku agar Kiyomi bisa tetap bertahan sebagai pemain rakugo. Karena Kiyomi wanita, ia berbeda dan orang akan cepat bosan, hampir seluruh pemain rakugo adalah  pria dan jika Kiyomi melakukan sama seperti pemain rakugo pria lain, Kiyomi nggak akan bisa bertahan. Makanya Sojaku ingin Kiyomi membuat cerita sendiri.
Kiyomi baru mengetahui itu saat Sojaku jatuh sakit. Saat itu akan ada pementasan Tsurezuretei dan Sojaku ingin mereka tetap tampil tanpanya. Jadi setiap hari para murid datang dan dihadapan Sojaku yang sakit.
Ibu tahu mengenai penyakit Sojaku yang ia rahasiakan dari muridnya, ibu sengaja tinggal sementara merawat Sojaku dan menemaninya sampai akhir hayatnya.
Saat Sojaku meninggal dunia, grup Tsurezuretei melakukan penampilan mereka di Tengu Entertaiment, mereka tak bisa melihat Sojaku menghembuskan nafas terakhirnya, tapi mereka tahu waktunya sudah tiba.

Setelah Sojaku meninggal dunia, grup Tsurezuretei dihadapkan masalah pada siapa yang akan meneruskan nama dan rakugo Sojaku. Tentu saja semuanya merasa Kosojaku harus meneruskannya, tapi Kosojaku tidak punya rasa percaya diri sama sekali. Ia merasa kalau Soso dll lebih pantas melakukannya. Yang lain berusaha meyakinkan Kosojaku.
Kosojaku saat itu berada dalam posisi dimana ia merasa terkalahkan oleh semuanya, dan yang mengerti dia hanya Shiso. Shiso tahu keresahan hati Kosojaku. Kosojaku sejak kecil merasa menjadi saingan Soso, Soso merebut Kiyomi yang ia sukai dan bahkan rakugo milik ayahnya, Soso lebih baik dari dirinya.
Kiyomi berusaha mencari Kosojaku saat ia mendengar kabar Kosojaku ada di Obama. Kosojaku datang kesebuah acara yang diadakan di aula Obama dan merasa kalau ia mengenal tempat itu. Ia kemudian ingat saat kecil ayahnya selalu membawanya ikut setiap penampilan rakugo dan ia mendengarkan dari ruang tunggu.
mengingat kenangan itu, Kosojaku jadi merasa rakugo ayahnya tak boleh menghilang dan memutuskan menjadi pewaris rakugo dan nama Sojaku.

Impian terakhir Sojaku adalah ingin membuat semacam tempat pementasan dimana setiap hari orang bisa mendengarkan rakugo (aku lupa nama istulahnya apa). Tempat seperti itu sudah ada di Tokyo tapi di Osaka belum ada pada masa itu. Untuk mewujudkan impian itu, mereka meminta bantuan Tengu Entertaiment tapi tentu saja Tengu menolak. Sebenarnya sebelum meninggal, Sojaku sudah meminta bantuan tapi ditolak.
Karena 5 murid Sojaku tetap ingin membuatnya, mereka memutuskan menggunakan biaya sendiri dan mulai mengumpulkan modal. Tetangga yang mengetahui hal itu rela memberikan sumbangan, bahkan keluarga Kiyomi di Obama juga mengumpulkan uang. Paman Kiyomi yang gila lotre akhirnya memenangkan lotrenya, awalnya ia akan menggunakan itu untuk menikah dengan Natsuko, tapi akhirnya memberikan pada KIyomi.

5 murid Sojaku juga berencana untuk menjual rumah dan membangun gedungnya di tempat lain, sebelum menjual rumah, mereka ingin melakukan pertunjukan rakugo terakhir di rumah Sojaku.
Selebaran dibuat dan pertujukan rakugo terakhir itu cukup mengharukan, banyak sekali orang yang datang melihat, termasuk sahabat-sahabat Sojaku yang menawarkan diri  untuk tampil, juga teman-teman Kosojaku dan lain-lain, pertujukan itu berlangsung dari pagi sampai sore hari dan penonton makin banyak.
Presiden Tengu Entertaiment datang saat pertunjukan sudah berakhir dan mengatakan kalau impian Sojaku sudah tercapai. Ia memberi petunjuk pada Kosojaku dkk kalau mereka sudah membuat tempat untuk menampilkan rakugo tanpa bantuan Tengu Entertaiment.
Saat itulah mereka sadar bahwa untuk membuat tempat menampilkan rakugo, mereka nggak perlu menjual rumah, tapi menjadikan rumah sebagai aula-nya.
Dan dimulailah renovasi rumah Sojaku menjadi aula untuk tempat melihat rakugo yang akan buka setiap hari.

Sedikit melihat kebelakang, Kiyomi A kembali ke kampung halamannya karena ibunya sakit. Kiyomi A, saat ke Tokyo, ia hanya terlhat selama 6 bulan di TV kemudian ia menghilang. ia menghadapi kehidupan yang sulit di Tokyo dan akhirnya kembali ke Obama.
Kiyomi A sempat merasa iri dan marah pada Kiyomi B karena ia merasa Kiyomi B yang sudah membuat hidupnya menderita. Karena dulu Kiyomi B mengatakan padanya kalau ia menyukai Soso, jadi ia tak punya pilihan selain meninggalkan Soso, kalau Kiyomi B tidak mengatakannya, ia mungkin akan bahagia bersama Soso, seperti Kiyomi B sekarang.
Kiyomi B tentu saja merasa bersalah tapi ia tidak menyesali apa yang sudah ia lakukan dulu. Melalui ibu Kiyomi A, Kiyomi B tahu bagaimana KIyomi A sangat meyukai Kiyomi B sejak kecil, saat tahu ada yang bernama Wada Kiyomi sekelas dengannya Kiyomi A sangat senang dan berfikir menjadikan Kiyomi B sebagai sahabatnya. Kiyomi B juga akhirnya sadar kalau saat kecil yang menderita bukan hanya dirinya, ia selalu memandang sesuatu dari sudut pandangnya tanpa memikirkan perasaan orang lain.

Junko membuat Kiyomi B sadar kalau Kiyomi A juga pasti merasa bersalah dan tak tenang saat Kiyomi B memutuskan tidak bermain samisen, padahal mereka latihan sama-sama dan Kiyomi B akhirnya tahu alasan kenapa Kiyomi A jadi lebih pandai bermain samisen darinya karena ia latihan setiap malam. Bagaimana Kiyomi A menderita karena perasaan bersalah saat namanya muncul di koran sebagai penemu fosil dan bukan Kiyomi B sebagai penemu aslinya.
Kiyomi B akhirnya meminta maaf pada Kiyomi a karena hal itu dan ia mengatakan pada Kiyomi A mengenai apa yang dikatakan kakeknya, kalau manusia itu mirip dengan Sumpit, yang semakin dipoles akan semakin baik.

Setelah itu, Kiyomi A memutuskan untuk belajar pernis Wakasa pada ayah Kiyomi dan menjadi muridnya. Kiyomi A ingin mengubah dirinya.
Dulu saat 2 kiyomi bertukar batu, batu cantik ada pada Kiyomi B, saat ia ingin berubah,ia melemparkan batu itu ke laut. Kiyomi A menemukan batu itu lagi saat ia main ke pantai sekembalinya dari Tokyo. Ia memecahkan batu itu dan ingin berubah, ia menjadikan pecahan batu itu sebagai bahan pernis dan menghasilkan sebuah sumpit dengan pernis yang berkilauan yang berasal dari batu itu.
Saat itu perusahaan ayahnya hampir bangkrut dan Kiyomi A memutuskan mewarisi perusahaan sumpit ayahnya. Ia berubah menjadi wanita karir yang sukses sejak saat itu.
Ia memberikan donasi pada pembangunan rumah rakugo Tsurezuretei yang bernama Higurashi-tei dan berteman baik dengan Kiyomi B dan para kakak-kakak Tsuzufuritei.

Soso sendiri, rakugonya tidak pernah diragukan oleh Sojaku dan sekarang ia sudah menjadi guru, ia sudah punya muridnya sendiri. Seorang murid yang aneh yang suka berbohong dan membuat kekacauan pada Kiyomi dan keluarga Tsurezuretei. Tapi dia adalah orang baik dan akan mewarisi rakugo Sojaku dari Soso.
Setelah lulus menjadi murid beberapa tahun kemudian, ia mendapat nama Tsurezuretei Kososo dan tampil sebagai pemain rakugo.
Higurashi-tei sendiri akan selesai dibangun dan siap buka untuk pertama kalinya. Tentu saja dihari pembukaan para murid Sojaku akan tampil. Tapi masalah terjadi lagi pada Kiyomi.
Kiyomi yang sudah menikah lama dengan Soso akhirnya dikaruniai momongan. Koyomi hamil dan morning sick-nya sangat parah sehingga ia tak bisa tampil dihari pembukaan. Awalnya Kiyomi memaksakan diri untuk latihan tapi akhirnya ia menyerah.
Kiyomi merasa kalau dirinya pada akhirnya menjadi pemeran pembantu dibelakang panggung seperti dulu saat festival olahraga. Junko tahu kalau Kiyomi akan galau dan ia datang menasehati Kiyomi, ia mengatakan tanpa pemeran pembantu, sebuah penampilan tidak akan bagus dan mengingatkan berapa pentingnya peran itu. Bayangkan kalau tidak ada pengatur cahaya saat penampilan samisen di festival olahraga, pasti tak akan bagus. Selama ini Kiyomi hanya fokus pada siapa bintang dipanggung dan melupakan pendukungnya.

Hal itu membuat Kiyomi sadar akan kata-katanya pada ibunya dulu, saat ia mengatakan ia tak mau berakhir seperti ibunya. Ibunya selalu di dapur dan menjadi ibu rumah tangga, ia tak ingin hidup seperti itu. Sekarang ia menyadari kalau pekerjaan menjadi ibu rumah tangga sangat lah sulit, memasak 3 kali sehari adalah sebuah pekerjaan yang sangat sulit dan butuh dedikasi untuk melakukannya. Kiyomi jadi mengerti akan perjuangan ibunya selama ini, bagaimana jahatnya ia yang selalu mengeluh kalau ibunya menyediakan masakan semalam dan mengeluh karena masakah ibunya selalu tak berwarna.

Kiyomi akhirnya membuat keputusan apa yang harus ia lakukan selanjutnya. Setelah morning sick-nya berakhir, Kiyomi memutuskan tampil di Higurashi Tei untuk pertama kalinya. Saat ia tampil, seluruh keluarga datang menonton dan disana Kiyomi membawakan 'atagoyama' sebagai cerita rakugonya. Selama ini Kiyomi selalu tampil dengan cerita sendiri, khusus hari itu ia meminta izin membawakan cerita Atagoyama, cerita rakugo pertama yang ia dengarkan dari tape kakeknya dan mengumumkan kalau ia akan pensiun.
Tentu saja semua orang kaget termasuk Soso. Kiyomi kemudian menjelaskan kalau ia selalu tidak ingin berakhir seperti ibunya, tapi sekarang ia ingin mejadi ibu yang baik, bagi anak mereka yang akan lahir dan bagi para murid Soso. Karena itu Kiyomi memutuskan pensiun dari rakugo dan menjadi Okami-san / istri oemain Rakugo yang mengurus para murid suaminya.

Kiyomi menghabiskan masa hamil tuanya di rumah orang tuanya di Obama dan Soso datang berkunjung saat Kiyomi menghabiskan waktu di ruang kerja ayahnya, dulu ruang kerja kakeknya dan tempat dimana ia sering mendengarkan rakugo.
Saat itu perut Kiyomi tiba-tiba sakit dan ia akan melahirkan Kiyomi dilarikan ke rumah sakit bersama Soso dan Soso menunggu dengan khawatir diluar.
Soso kemudian menceritakan cerita rakugo Atagoyama dari luar untuk menyemangati Kiyomi yang melahirkan, ia menangis saat tangisan pertama anak mereka terdengar.
Sebuah ending yang sangat mengharukan.

Huft, panjang banged ya? LOL, itu baru garis besarnya saja, masih banyak lagi kisah-kisah kecil dalam drama ini yang pastinya sangat menarik. Pokoknya worth watching banged untuk drama 156 episode (15 menit per episode). Aku jamin kalau kalian menontonnya, kalian nggak akan menyesal, ini cerita bagus banged dan menurutku cukup tersusun rapi dari awal sampai akhir.
Kisah Soso dan Kiyomi sangat menarik untuk diikuti. Mereka pasangan yang manis meski mereka berdua sangat sulit bersatu. Soso benar-benar bikin baper gilaaa HAHAHHAHAHA.
selain itu kisah 4 kakak Tsurezuretei juga asik banged, dengan karakter mereka masing-masing selalu membuat aku tertawa.
Yang tertua adalah Sogen, dia paling dewasa dan pengertian. Kemudian Soso dan Kosojaku, yang selalu bertengkar seperti anjing dan kucing, tapi mereka saling menyayangi. Yang terakhir adalah Shiso, sebenarnya dia lebih tua dari Soso dan Kosojaku, tapi dia jadi murid terakhir jadi dia maknae. Dia punya burung peliharaan bernama Heibei yang masih hidup sampai ending drama ini. Dia paling kaku, dan paling lucu dengan wajah dinginnya, dia suka banged taruhan. Wakasa adalah murid terakhir Sojaku dan satu-satunya murid wanitanya. Ia sangat menyayangi Wakasa alias Kiyomi, sejak awal ia sudah melihat potensi Kiyomi sebagai pemain rakugo karena Kiyomi suka berkayal dan menceritakan kejadian tentang dirinya dengan lucu. Makanya Sojaku percaya Kiyomi bisa membuat cerita rakugonya sendiri.

Kiyomi disini punya banyak sekali nama. Wada Kiyomi adalah nama lahirnya.
Kiyomi B adalah nama pemberian teman-temannya untuk membedakan Kiyomi A dan Kiyomi B.
B-ko adalah nickname panggilan teman-temannya, nama singkatnya kalau malas memanggil Kiyomi B. Tsurezuretei Wakasa adalah nama pemberian Sojaku, sebagai nama resmi Kiyomi untuk tampil sebagai pemain rakugo.
Kii-ko adalah nama panggilan Soso pada Kiyomi setelah mendengar kisah Kiyomi A dan B, ia merasa kisah mereka mirip dengan sebuah cerita rakugo tentang dua wanita.

Jadi kenapa Wada Kiyomi ada dua?
Jadi ceritanya dulu ayah Kiyomi A dan ayah Kiyomi B sangat dekat karena sama-sama berguru pada kakek Kiyomi B. Ayah Kiyomi B adalah anak kandung kakek dan bakat kakek menurun padanya, sekeras apapun ayah Kiyomi A belajar, ia tak bisa melampaui kemampuan ayah Kiyomi B, apalagi saat sumpit terakhir yang dibuat ayah Kiyomi B itu sama persis dengan buatan kakek, ia jadi kehilangan rasa percaya diri dan memutuskan meninggalkan rumah keluarga Wada dengan alasan kalau Wakasa Nuribashi nggak akan bisa dijadikan bisnis yang menghasilkan banyak uang.
Tapi sebenarnya ia masih merasa dekat dengan ayah Kiyomi B dan tak melupakan persahabatan mereka. Makanya saat anaknya lahir, ia memberi nama Wada Kiyomi.
Kiyomi sebenarnya adalah nama dari geisha favorite mereka HAHAHHAHAHAHAHHAHAH. Mereka sama-sama merahasiakan itu dari istri mereka LMAO.

Chiritotechin merupakan asadora yang sangat bagus dan sangat aku rekomendasikan untuk menontonnya. Saat aku mencoba asadora ini, aku menemukannya di youtube (mudah-mudahan masih ada ya), kalau nggak ada mungkin bisa di donwload di rare-dorama.
Asadora ini sama sekali tidak ada titik jenuhnya, semuanya dibahas dengan baik, dengan humor disetiap episodenya tapi juga ada hal yang menghangatkan hati disetiap episodenya.
Hubungan ibu dan anak di asadora ini sangat kental, lebih dari pada asadora lainnya. Hubungan Kiyomi dan para kakak seperguruannya juga sangat dekat dan sebuah hubungan yang mengharukan dan paling berkesan dalam asadora. Para kakak sangat mencintai Kiyomi sebagai adik mereka, mereka membimbing Kiyomi dengan cara mereka sendiri dan Kiyomi berusaha dengan keras sebagai wanita yang mendalami pekerjaan seorang pria.

Kiyomi diawal episode menunjukkan pemberontakan remaja pada ibunya dan aku rasa setiap remaja pernah melakukan itu, menyakiti hati sang ibu meski sebenarnya tidak ingin melakukannya. Sang ibu juga sabar menghadapinya. Kiyomi tidak manja, itu yang aku suka disini dan hubungannya dan ibunya juga lebih banyak bertengkar. Ia selalu mengataakn ia tidak ingin seperti ibunya, berakhir di dapur tapi setelah dewasa Kiyomi menyadari kalau pekerjaan sang ibu, yang hanya di dapur, yang selama ini selalu ia rendahkan adalah sebauh pekerjaan yang mulia. Karena tidak semua orang bisa menyajikan masakan hangat setiap hari. Kiyomi bahkan memutuskan pensiun dari pekerjaannya sebagai pemain rakugo dan fokus menjadi ibu rumah tangga dan juga ibu bagi murid-murid Soso. 

Kisah yang mengangkat dua gadis yang mempunya nama sama tapi nasib yang berbeda juga menarik untuk diikuti. Sejak awal Kiyomi A memang sangat sempurna, tapi ia mengalami kemunduran dalam hidupnya dan berusaha untuk memulai dari awal lagi. Sementara itu Kiyomi B sejak awal tidak sempurna, selalu melakukan kesalahan, selalu menyerah ditengah-tengah, tapi ia berusaha memperbaiki hal itu dan keduanya sama-sama menjadi orang yang berhasil dan bahkan saling mendukung. Tak disangka keduanya jatuh cinta pada orang yang sama. Soso cukup beruntung sih karena sempat pacaran sama Kiyomi A HAHAHAHAH, tapi ia akhirnya menyadai perasaanya pada Kiyomi B dan langsung mengajaknya menikah. Sebenarnya ia tahu kalau Kosojaku menyukai kiyomi B, itu juga menjadi salah satu alasan kenapa ia ragu mendekati Kiyomi B.

Hubungan Kiyomi B dan Soso juga menarik sejak awal. Soso ini kelihatan seperti tsundere tapi sebenarnya dia itu nggak tsundere. Dia baik banged dan selalu mengkhawatirkan Kiyomi. Dia juga selalu berusaha membuat Sojaku untuk bermain rakugo lagi, ia tak menyerah selama ini. Saat satu per satu murid meninggalkan Sojaku, hanya Soso yang tetap setia bersama Sojaku. Kosojaku bahkan iri karena ayahnya lebih menyukai Soso daripada dirinya, karena Soso lebih berbakat dari dirinya. Tapi Soso sebenarnya terus latihan dan latihan makanya ia kemampuannya memang diakui, tapi ia tidak mau berhenti belajar.  Ia sangat menghormati kakak seperguruannya dan profesinya sebagai pemain rakugo. Soso juga lumayan dekat dengan keluarga Kiyomi dan ia benar-benar satu hati dengan ayah Kiyomi LOL.

Mengenai akting, sudah nggak diragukan lagi sih, aku suka semua pemain dalam drama ini. Aktingnya keren. Karena drama ini, aku jadi mengenal seluruh tokohnya, padahal awal menonton drama ini, aku sama sekali nggak mengenal para tokoh utamanya lho. Yang aku kenal itu cuma ayah dan ibunya Kiyomi HAHAHAHA. Jadi memang melalui drama ini aku jadi mengenal mereka semuanya. Di dunia nyata, mereka semuanya jadi bersahabat baik, terutama Kiyomi A dan Kiyomi B, mereka berdua menjadi sahabat baik da masih sering ngumpul sampai sekarang. Kiyomi B dan para kakak seperguruannya juga masih dekat di dunia nyata dan kadang mereka masih sering bertemu. Pokoknya setelah asadora ini mereka semuanya memang menjadi teman.

Aku memberi bintang 5 untuk asadora ini karena memang aku sangat menyukainya. Aku hanya memberi bintang 5 pada tiga asadora dari seluruh asadora yang sudah aku selesaikan (Sampai postingan ini dibuat, aku sudah menyelesaikan 19 asadora), yaitu Asa ga Kita, Chiritotechin dan Fight. Jadi aku sangat merekomendasikan asadora ini^^~

Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts