Tuesday, 1 May 2018

[Sinopsis] Ashi Girl Episode 11

Ini episode yang bikin deg degan karena akhirnya ada momen romantis antara Yui dan Wakagimi tapi termasuk momen yang menyebalkan karena ada yang gangguin HAHHAHAAHHA. Aku bete karena tiap momen manis mereka pasti digangguin, mungkin karena Yuina masih muda kali ya HAHHA.
Aku senang ternyata Nyokobo masih hidup dan dia tidak jahat seperti waktu episode awal. Lucu banged sama sikap Yui pada Nyokobo, dia sama sekali nggak percaya kalau Nyokobo itu baik, karena Yui memang beberapa kali berhadapan langsung dengan kejahatan Nyokobo.

Sinopsis Ashi Girl Episode 11

Kabut asap tebal menyelimuti kastil dan para dayang putri Ako panik karena mereka tidak bisa menemukan sumber api. Yui ada sudut kamar dan bisa menebak kalau Wakagimi mungkin menggunakan benda pemberian adiknya yang bisa mengeluarkan asap tebal selama 1 jam.
Munekuma berusaha menyelamatkan Yui di kamarnya tapi Yui tidak mau Kuma menyentuhnya jadi dia diam saja. Saat tiba-tiba ada yang memegang tangannya, Yui panik sendiri. Tapi ternyata itu adalah Wakagimi yang datang menyelamatkannya. Yui langsung terharu dan akan memeluk Wakagimi tapi kepalanya terbentur sesuatu. Wakagimi menggunakan kaca mata yang bisa melihat dalam asap itu.
Wakagimi kemudian menggendong Yui di punggungnya, mereka akan kabur dari sana. Yui bahagia banged, rasanya seperti mimpi bisa digendong oleh Wakagimi. Ia bahkan mulai kehilangan akal saat mencium rambut Wakagimi HAHHHAHAHA (aku pikir Yui bakalan bilang rambutnya bau HAHAHAHAHAHA).
Hanya Wakagimi yang bisa melihat dalam asap jadi dia tertawa saat melihat Kuma memegangi seorang pelayan, berfikir palau pelayan itu adalah puteri Ako. Yui memeluk Wakagimi lebih erat lagi karena dalam keadaan seperti ini Wakagimi masih bisa tertawa. Yui sangat menyukai Wakagimi.

Wakagimi dan Yui belum bisa aman karena mereka masih harus melewati gerbang. Penjaga berdiri disana dan melarang mereka keluar tapi Wakagimi melawan dengan tegas mengatakan seharusnya pengawal mencari penyebab asap bukannya diam saja, ia juga mengatakan karena situasinya begini ia harus pulang malam ini juga karena nggak mungkin tidur di kastil penuh asap.
Yui dibawa keluar tanpa sandal jadi Wakagimi masih sempat minta sandal pada pelayan. Akumaru kemudian datang menawarkan sandal pada Yui dan Yui senang karena Akumaru ternyata datang menyelamatkannya juga.
Wakagimi, Yui dan Akumaru kemudian bisa melewati gerbang dengan aman. Aku sebenarnya agak bingung pas bagian itu, karena penjaga gerbang sepertinya tidak mengenali Wakagimi sama sekali.

Puteri Ako diantar pulang oleh Nariyuki, aku nggak tau kapan mereka bertemu tapi Nariyuki mengatakan pada pelayan Ako kalau ia bertemu dengan Ako di kuil. Ako kelihatan lemas dan Nariyuki bertanya kenapa Ako berdoa lama sekali di kuil tadi. Ako mengatakan kalau ada sebuah masalah besar jadi dia kesana untuk berdoa.
Nariyuki bertanya apakah itu ada hubungannya dengan Wakagimi, karena kemarin ia melihat Wakagimi keluar kastil, ia yakin Wakagimi ingin ke Koyama menyelematkan Yuinosuke.
Ako kemudian mengatakan hal sebenarnya kalau Wakagimi menyamar menjadi kakaknya demi menyelamatkan Yuinosuke. Nariyuki terkejut mendengarnya.
Ako menangis dan mengatakan ia menyesal karena sudah membiarkan Wakagimi melakukan itu, ia sangat khawatir terjadi apa-apa pada Wakagimi. Nariyuki hanya terdiam.
Ako tiba-tiba memohon pada Nariyuki untuk menyelamatkan Wakagimi dan Yuinosuke.  Ia bahkan menyembah pada Nariyuki.
Nariyuki tak mengerti kenapa Ako melakukan itu, ia tahu kalau Ako adalah tunangan Wakagimi, tapi Wakagimi menyukai wanita lain, kenapa Ako sepertinya tidak masalah.
Ako mengatakan ia ingin Wakagimi bahagia bersama orang yang ia sayangi.

Nariyuki menemui ayahnya dan mengatakan hal yang sebenarnya kalau Wakagimi ada di kastil Koyama menyamar menjadi kakak puteri Ako.
Koheita juga ada disana dan meminta ayah Wakagimi untuk mengizinkannya melakukan penyerangan ke Koyama. Ayah Koheita juga meminta izin pada ayah Wakagimi. Nariyuki tidak setuju, kalau mereka melakukannya, maka identitas Wakagimi akan ketahuan dan itu akan memperburuk keadaan. Ia menyarankan mereka harus pergi ke Kogaki untuk melihat keadaan.
Koheita kemudian meminta izin dia yang akan melakukannya, tapi Nariyuki mengatakan dia yang akan melakukannya. Koheita tidak setuju karena ia tak bisa mempercayai Nariyuki yang bersekongkol dengan orang Koyama.
Melihat keduanya bertengkar, ayah Wakagimi tidak tahan lagi dan menyuruh mereka berdua pergi bersama-sama untuk menyelamatkan Wakagimi.

Sementara itu, Wakagimi, Yui dan Akumaru berusaha melarikan diri ke hutan. Mereka akan melewati gunung agar Koyama tidak bisa mengejar mereka. Sisi lain gunung itu adalah Kogaki, daerah aman karena Kogaki adalah sekutu klan Hagi.
Wakagimi mengatakan perjalanan kesana akan sulit dan mereka harus berhati-hati. Yui tidak masalah dengan hal itu, ia langsung melepas rambut palsunya dan bersemangat mengajak mereka berangkat. Wakagimi tersenyum melihat Yui yang tak kenal lelah.

Malam itu, saat ayah Koheita tidur, ia merasakan hal aneh disekitarnya. Saat ia membuka mata, ia shock karena ayahnya duduk disampingnya dengan wajah yang agak menyeramkan.
Kakek Amano datang karena ia memikirkan sesuatu, ini mengenai Yuinosuke, ia tak mengerti kenapa Wakagimi mempertaruhkan nyawanya demi prajurit rendahan seperti Yuinosuke.
Ayah koheita ngantuk berat jadi ia tak tertarik membahas itu dan malah tidur sambil duduk HAHAHAAHAHA. Kakek kesal dan memukul kepala ayah Koheita, tapi ayah tetap tidur wkkkwkwkkwkw.
Kakek benar-benar penasaran siapa Yuinosuke itu sebenarnya.

Wakagimi dkk melakukan perjalanan yang panjang dan berbahaya di gunung, mereka mengikuti aliran sungai agar tidak tersesat.
Yui meminta Akumaru pergi mengecek keadaan disekitar tapi Akumaru menolak, bukan karena ia tak mau tapi karena pesan ibu Yuinosuke padanya untuk tidak meninggalkan Wakagimi.
Meskipun mereka terus berjalan tanpa henti, mereka tetap bisa tertawa dan menikmati perjalanan mereka.

Sementara itu di Koyama, mereka mendapat kabar dari mata-mata kalau puteri Ako yang ada di kastil adalah palsu dan yang datang ke kastil yang mengaku sebagai kakak Ako adalah Hagi Kuhachiro Tadakiyo.
Pemimpin Koyama tentu saja shock mendengarnya. Selama ini mereka selalu ingin membunuh penerus klan Hagi dan ternyata Wakagimi sudah ada dalam genggaman mereka tapi mereka lengah.
pemimpin kemudian meminta mereka untuk mencari Wakagimi di gunung, ia yakin mereka akan kabur ke gunung dan belum pergi jauh.

Yui sudaa tidak kuat untuk berjalan lagi, ia sangat kelelahan. Ia sudah tidak makan selama 2 hari dan itu merupakan rekor baru baginya. Saat Yui kelaparan, ia melihat jamur, awalnya ia tidak mau makan jamur itu, tapi godaan karena kelaparan terlalu besar baginya. Ia akan mengambil jamur itu dan tiba-tiba Wakagimi mengambilnya dan membuangnya.
Wakagimi mengatakan jamur itu bisa meracuni Yui. Yui menatap Wakagimi dan teringat pertemuan pertama mereka berdua juga karena jamur. Yui tersenyum mengingat hal itu dan membuat Wakagimi bingung.
Yui mengatakan Wakagimi juga belum makan selama berhari-hari tapi kenapa Wakagimi kelihatan baik-baik saja?
Wakagimi mengatakan sejak kecil ayahnya mengajarkan padanya 'isi perut terlebih dahulu sebelum berperang'. Dalam peperangan, mereka harus menahan lapar dan berfikir kalau itu untuk menurunkan berat badan (diet).
Yui terharu karena Wakagimi sudah melakukan itu sejak kecil dan tiba-tiba ia ingin memeluk Wakagimi, ia sudah mengulurkan tangannya dan berharap Wakagimi akan memeluknya, tapi Yui teringat pada puteri Ako dan mengurungkan niatnya HAHAHAHAHHAHA. Padahal tadi di kastil dia juga meluk-meluk XD

Akumaru kemudian datang menemui mereka dan mengatakan kalau ia menemukan sebuah kastil.
Yui makan untuk pertama kalinya dalam 2 hari dan ia merasa itu makanan terenak yang pernah ia makan. Ia bahkan minta tambah saking laparnya. Biksu di kuil itu senang karena Yui kelihatan sangat menyukai masakan mereka.
Biksu meminta mereka bermalam di kuil karena sangat berbahaya berjalan tengah malam di hutan. Tapi Wakagimi menolak, mereka harus segera pergi. Biksu mengatakan ia merasa kalau orang Koyama akan sampai disekitar sini dan jalan dihutan saat tengah malam juga akan membuat mereka tersesat.
Wakagimi sedang berfikir saat seseorang tiba-tiba masuk ke dalam dan Yui shock karena itu adalah Nyokobo (lah, aku pikir dia udah mati lol).
Yui terkejut kenapa Nyokobo disana dan biksu kepala mengatakan dulu Nyokobo adalah biksu di kuil mereka. Nyokobo mengatakan di dekat bukit ia mendengar pembicaraan orang Koyama kalau mereka harus menangkap Wakagimi dari klan Hagi.
Biksu kepala ternyata tidak tahu kalau Wakagimi adalah Wakagimi klan Hagi. Wakagimi memperkenalkan dirinya dan mengatakan kalau mereka harus pergi melewati gunung dan sampai ke Kogaki, disana mereka akan lebih aman.

Nyokobo meminta Wakagimi dkk segera pergi, karena kalau Koyama tahu mereka membantu Wakagimi, mereka juga bisa dalam bahaya. Yui kesal sekali pada Nyokobo.
Biksu kepala mengatakan kalau mereka akan membantu Wakagimi, jadi untuk malam ini Wakagimi dkk bisa menginap di kuil mereka.
Wakagimi akhirnya tak bisa menolak lagi.

Yui dan Akumaru tidur di gudang dan Yui mengingatkan Akumaru kalau Akumaru harus berjaga semalaman, karena Nyokobo sangat mencurigakan, bisa-bisa mereka dilaporkan pada Koyama. Akumaru mengerti. Tapi beberapa menit kemudian Akumaru sudah ngorok dan bahkan Yui tak bisa tidur dengan baik karena kaki Akumaru kemana-mana HAHAHHAHHAHA.
Yui memutuskan pergi ke luar untuk berjaga dan menatap langit malam yang sangat indah.  Saat Yui menatap langit, Wakagimi tiba-tiba datang, ternyata Wakagimi juga tak bisa tidur. Yui mengatakan pada Wakagimi yang seharusnya beristirahat. Wakagimi mengatakan kalau ia sudah terbiasa. Saat perang, ia hanya tidur sebentar dan terbangun dengan cepat. Yui mengerti dan membandingkan Wakagimi dengannya, kalau ia bisa tidur dimana saja dan kapan saja (SAMA HAHAHAHAHA).
Tapi Yui mengatakan kalau ia tak bisa tidur malam ini karena Akumaru terus menendangnya LOL.
Yui dan Wakagimi menatap langit malam dan tiba-tiba suasana menjadi hening, mereka saling melirik satu sama lain dalam diam awwwww.

Yui kemudian berterimakasih karena Wakagimi sudah menyelamatkannya, ia tidak menyangka Wakagimi akan datang menolongnya. Ia sangat senang akan hal itu, tapi hal buruk justru terjadi karena dirinya, jadi ia meminta maaf.
Wakagimi mengatakan kalau Yui sudah menjadi pengganti Ako tanpa pikir panjang dan berkat Yui, puteri Ako selamat.
Yui senang mendengar kabar kalau puteri Ako selamat. Wakagimi mengatakan orang yang memintanya menolong Yui adalah puteri Ako sendiri, tapi sejak awal ia memang ingin menolong Yui, karena ia selama ini hanya memikirkan Yui.
Yui memastikan hal itu dan Wakagimi tersenyum padanya.

Yui menatap Wakagimi dan kemudian berbalik untuk mengatur hatinya, Yui sudah membuat keputusan dan mulai bicara pada Wakagimi.
Yui berkata, saat aku ada dikastil Nagasawa, bisa saja besok aku akan mati. Bisa saja besok aku akan menikah dengan Kuma, Aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Jika ini terjadi lebih cepat, aku harap aku tidak menyesalinya. Dan jika aku diberi kesempatan untuk kembali bersama Wakagimi, Aku tidak akan menyia-nyiakannya.
Yui mendekatkan wajahnya ke arah Wakagimi sambil bicara dengan serius tapi Wakagimi malah tertawa karena ekspresi wajah Yui seperti seseorang yang akan menyerang musuh.
Yui terkejut karena komentar itu dan berfikir kalau ia terlalu terbawa suasana. Ia meminta maaf dan akan pergi.
Tapi tiba-tiba Wakagimi menarik tangan Yui dan memeluk Yui dari belakang. KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAa!!!!!!!!!!!

Wakagimi meminta maaf karena sudah menertawakan Yui. Yui terdiam dan sepertinya dia deg degan banged XD
Wakagimi kemudian berhadapan dengan Yui dan menyentuh wajah Yui. Yui menghentikan nafasnya sejenak, karena ia tahu apa yang akan segera terjadi.
Wakagimi menatap Yui dengan serius dan Yui langsung menutup matanya. Keduanya akan berciuman saat tiba-tiba Nyokobo datang dan memanggil mereka berdua.
Yui kecewa sekali karena momen dia dan Wakagimi sedang bagus tapi diganggu HAHAHAHAHAA.

Nyokobo mengabarkan kalau ia melihat obor di bukit dan mendekati kuil. Yui tidak percaya pada Nyokobo yang merupakan mata-mata Koyama. Biksu kepala datang dan mengatakan dia yang melihat obor itu, bukan Nyokobo.
Biksu kepala mengatakan Wakagimi sepertinya harus meninggalkan kuil dengan segera. Wakagimi mengerti dan meminta Yui membangunkan Akumaru. Ia meminta Yui jangan khawatir karena mereka tidak akan mati. Wakagimi menyentuh rambut Yui dengan lembut awwwwwwwww.
Biksu kepala mengatakan Nyokobo akan menjadi petunjuk jalan bagi mereka, karena Nokobo hafal jalan daerah sana, Nyoboko kelihatan males gitu sih, tapi dia tetap mau melakukannya.

Nariyuki akan berangkat berperang dan sebelum pergi ia ingin menemui ibunya, tapi ibu Yui mengatakan kalau Nariyuki tak bisa menemui ibunya. Nariyuki ingin ibu Yui menyampaikan pesan pada ibunya, kalau peperangan ini adalah untuk Wakagimi, ibunya mungkin akan marah.
Ibu Yui tersenyum dan mengatakan kalau ia yakin ibu nariyuki tidak akan marah, justru sebaliknya, ibu akan menasehati Nariyuki. Nariyuki terdiam. Ibu mengatakan Nariyuki tidak perlu khawatir karena ia akan menjaga ibu Nariyuki dan ia menyerahkan Wakagimi dan Yuinosuke pada Nariyuki.
Setelah Nariyuki pergi, ibu Yui masuk ke kamar dan bertanya apakah ibu Nariyuki baik-baik saja tidak melihat kepergian puteranya.
Ibu Nariyuki mengatakan ia tak bisa memperlihatkan wajah seperti ini pada anaknya. Ia juga merasa bersalah karena puteri Ako yang ditangkap ternyata adalah anak ibu. Ia meminta maaf. Ibu Yui mengatakan kalau ibu tak perlu meminta maaf karena ia yakin Yuinosuke akan baik-baik saja.

Wakagimi dan rombongan dalam perjalanan mengikuti arahan Nyokobo. Mereka mengambil jalan memutar untuk menghindari Koyama dan itu membutuhkan waktu yang lebih lama.
Mereka kemudian istirahat sebentar dan Yui masih menunjukkan wajah permusuhannya, ia masih tak percaya pada Nyokobo.
Nyokobo mengatakan kalau ia sudah tidak punya urusan lagi dengan Nariyuki. Yui bingung dan bertanya apakah Nyokobo ada masalah dengan Nariyuki.
Nyokobo mengatakan kalau ia memberitahu Nariyuki untuk tidak ikut campur dengan Koyama lagi, ia juga mendengar mengenai apa yang menimpa Wakagimi dan menurutnya tindakan Nariyuki sudah keterlaluan dan tidak bisa dimaafkan.
Wakagimi bertanya apakah itu alasan Nyokobo kembali ke kuil?

Nyokobo mengatakan ia adalah buronan klan Hagi. Yui masih saja mengejak Nyokobo dan mengatakan kalau Nyokobo akhirnya sadar, sangat menyedihkan. Yui mengatakan ia tak akan bisa mempercayai Nyokobo karena sudah mengkhianati Wakagimi.
Nyokobo mulai kesal pada Yui dan menatap Yui dengan tatapan permusuhan. Akumaru kemudian berkomentar kalau tatapan keduanya mirip dan itu membuat Wakagimi tertawa HAHHAHAHAHAHA.
Nyokobo kemudian akan mencari sumber air untuk mengisi minuman. Wakagimi meminta Nyokobo membawa pedang, karena takut kalau Nyokobo akan bertemu pihak Koyama. Yui terkejut dengan tindakan Wakagimi, karena memberi pedang pada musuh mereka, itu adalah tanda kalau Wakagimi sudah mempercayai Nyokobo.

Nyokobo kemudian berangkat dan tiba-tiba Nyokobo memanggil mereka. Yang lain mendekati Nyokobo dan melihat ke lembah ada banyak pasukan disana. Yui tidak tahu apa yang terjadi dan Wakagimi menjelaskan kalau itu adalah perang. Sepertinya Koyama dan Hagi akan segera berperang. Tapi ada pasukan Koyama yang bersembunyi di gunung, mereka mata-mata yang menunggu Hagi menyerang dan setelah peperangan terjadi mereka akan keluar.
Nyokobo mengatakan sebaiknya klan Hagi langsung menyerang tapi Wakagimi mengatakan mereka tak akan melakukannya, karena tujuan klan Hagi adalah menyelamatkannya. Yui kemudian mengatakan mereka harus cepat memberitahu pasukan Hagi. Wakagimi mengatakan sudah terlambat karena peperangan akan dimulai.
Wakagimi mengatakan ia akan kembali ke Koyama, jika ia kesana, Koyama akan mengejarnya, mereka tak akan menyerang Hagi.

Tentu saja Yui tidak setuju. Wakagimi mengatakan jumlah prajurit Hagi kalah dengan Koyama, semuanya akan mati di medan perang jika mereka tetap diam. Wakagimi mengatakan lebih baik ia menyerahkan diri dari pada pajurit Hagi terbunuh.
Yui menatap Wakagimi dengan mata berkaca-kaca. Wakagimi benar-benar akan ke Koyama dan yui masih terus melarangnya, ia menawarkan diri untuk pergi sendiri menyelinap kedalam pasukan Koyama dan ia akan memberitahu klan Hagi kalau wakagimi selamat.
Wakagimi tentu saja tidak setuju tapi Yui mengatakan ia akan baik-baik saja karena kakinya kuat. Wakagimi menatap tajam pada Yui dan mengatakan ia tak akan memaafkan Yui jika melakukan hal itu.
Yui kesal sekali dan ngambek.

Wakagimi mengatakan kalau ia harus menghentikan peperangan, selagi ia hidup ia harus mencari jalan keluarnya.
Yui tiba-tiba mendekati Wakagimi lagi dan mengatakan ia punya ide bagus. Wakagimi tetap tidak setuju jika Yui akan mempertaruhkan nyawanya lagi.
Yui menatap Wakagimi dan meminta maaf padanya. Akumaru tiba-tiba menghunuskan pedang listrik dan menyentrum Wakagimi. Wakagimi pingsan.
Akumaru bertugas menggendong Wakagimi. Yui mengatakan jika Wakagimi bangun dia pasti akan marah, ia ingin Nyokobo menghentikan itu. Nyokobo mengerti.
Yui menatap Wakagimi yang pingsan dan mengatakan kalau ia akan pergi. Yui membulatkan keputusannya.

Sementara itu dalam pasukan Hagi, Koheita dan Nariyuki bertengkar lagi karena Nariyuki tidak mau turun langsung dalam peperangan dan hanya duduk saja.
Nariyuki mengatakan kalau Koyama belum melakukan penyerangan, jadi sebaiknya mereka melihat pergerakan musuh.
Koheita menuduh Nariyuki takut berperang dan Nariyuki tersinggung. Tiba-tiba ada yang datang memberi laporan, prajurit Hagi yang mereka kirim ke KOyama sudah kembali dan mengatakan kalau Wakagimi sudah keluar dari kastil dan ada di area gunung.
Salah seorang pemimpin prajurit mengerti, Koyama tidak mulai menyerang karena tujuan mereka adalah Wakagimi.
Prajurit itu juga menyampaikan pesan dari Koyama pada Nariyuki.

Yui berjuang sendirian ditengah hutan menuju pasukan Koyama. Ia terjatuh dan terjatuh, tapi ia tidak menyerah. Ia tiba dipasukan ashigaru dan menyamar menjadi salah satu pasukan Koyama setelah membuat pingsan seorang prajurit yang berpisah dari rombongan karena ingin buang air kecil.
Karena Yui sudah pernah jadi ashigaru, jadi dia tidak kaku lagi.

Wakagimi akhirnya terbangun dari pingsannya dan meminya Akumaru menurunkannya. Nyokobo mengatakan mereka tak perlu mengkhawatirkan Yuinosuke karena perang sepertinya belum mulai, ia belum mendengar suara tembakan.
Wakagimi mengerti dan mengajak Nyokono & Akumaru memasuki medan perang.

Yui mendengar pembicaraan pemimpin perang mengenai rencana mereka. Mereka akan mengiring pasukan Hagi ke tempat dimana prajurit mereka bersembunyi dan melakukan penyerangan besar disana.
Pria yang sering terlihat bersama Nariyuki ada disana juga, ia mengatakan mereka bisa mengajak pemimpin Hagi bicara dan kemudian mereka akan menyerang prajurit yang ditinggalkan pemimpin Hagi.
Mereka membicarakan mengenai pemimpin perang kali ini dan Yui terkejut karena itu adalah Nariyuki. Mereka akan melakukan penembakan saat Nariyuki tiba disana.
Yui benar-benar kesal karena Nariyuki bersekongkol dengan orang jahat seperti mereka.
Jadi dari yang aku tangkap, Koyama ingin bicara dengan pemimpin Hagi alias Nariyuki, jadi Nariyuki akan datang bersama beberapa prajurit kesana. Saat itu terjadi, Koyama akan menyerang Nariyuki terlebih dahulu. Mereka yakin Nariyuki tidak akan curiga karena Nariyuki bersekongkol dengan mereka.

Nariyuki dan beberapa prajurit Hagi sudah kelihatan dan Yui semakin khawatir. Para prajurit Koyama mulai bersiap menunggu aba-aba untuk menembak.
Yui tidak sempat berikir panjang dan kabur meninggalkan Koyama, ia ingin memberitahu Nariyuki dan yang lian untuk tidak datang kesana. Yui berusaha menyeberangi sungai berlumpur dengan beberapa prajurit Koyama yang siap menembaknya.
Nariyuki dan yang lain terkejut dengan apa yang terjadi dan melihat dengan jelas lagi siapa yang berlari itu, mereka mengenali Yuinosuke.
Yui berlari dan berlagi, berusaha memberi tahu agar Nariyuki dan pasukan tidak mendekat. Lalu terdengar suara tembakan dan Yui terjatuh disungai.

To Be Continued.

Komentar:
Episode 11 ini lumayan seru, Wakagimi menyelamatkan Yui dengan caranya sendiri dan beusaha kabur dari pasukan Koyama dengan berjalan berhari-hari digunung. Memang sih, katanya kalau tersesat dihutan, sebaiknya mengikuti aliran sungai.
Yui ini melakukan semuanya demi Wakagimi, beneran deh, dia itu cinta mati sama Wakagimi. Wakagimi tidak ingin Yui terluka, tapi Yui selalu melakukan sesuatu diluar prediksinya. aku harap Yui selamat, nggak mungkin Yui mati kan? HAHAHAHHAHA.
Cuma aku penasraan bagaimana Yui akan diselamatkan dari sana, mengingat pihak Koyama sangat dekat dan mereka memegang pistol pula.

Yang lain sudah mulai curiga dengan Yui dan aku suka akan hal itu. Kenapa Wakagimi sampai segitunya pengen menyelamatkan Yui, kakek Amano sudah mencium sesuatu. Tapi aku yakin dia akan menjadi orang paling bahagia kalau tahu Yui adalah seorang wanita. Atau dia sudah tahu? HAAHHAHAHAHAHA.
Amano-san kan suka banged sama Yui, kalau yui dan Wakagimi menikah, aku yakin dia bahagia HAHAHHHAA.

Aku bersyukur ternyata Nyokobo nggak dibunuh. Aku benar-benar berfikir kalau Nariyuki menyingkirkannya lho HAHAHHAHAHAH.
Untung saja Nariyuki nggak sejahat itu. Karakter Nariyuki ini memang agak aneh, dia kelihatan jahat tapi juga baik. Jadi sebenarnya dia itu ada dipihak siapa?
Koyama jelas-jelas hanya memanfaatkan Nariyuki, karena di episode ini mereka akan membunuhnya dengan memanfaatkan kepercayaan Nariyuki. Semoga Nariyuki sadar deh.
BTW, Nariyuki cocok sama Ako-hime dan akan lebih baik kalau Ako nikah sama Nariyuki aja HAHAHAHAHA, jadi semuanya akan bahagia.


Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Follow by Email

NOTE:

DILARANG RE-UPLOAD / COPY PASTE TULISAN DI BLOG INI!

JIKA INGIN SHARE, CUKUP LINK KE POSTINGANNYA SAJA, BUKAN ISINYA!


Follow Clover Blossoms on Twitter

[Trivia] Japanese Movie Recommendations List

Karena ada banyak yang menanyakan rekomendasi untuk J-Movie, jadi aku memutuskan untuk membuat list rekomendasi Japanese Movi...

Recent Posts

Recent Posts Widget

Popular Posts This Week

Actor / Actress

Airi Matsui Ando Sakura Anna Ishii Aoi Miyazaki Aoi Morikawa Aoi Wakana Aoi Yu Aom Sushar Araki Yuko Bebe Tanchanok Chen Duling Chiba Yudai Chinen Yuri Choi Ara Daiki Shigeoka Dori Sakurada Eikura Nana Eita Elaiza Ikeda Fukushi Sota Fuma Kikuchi Fumi Nikaido Furuhata Seika Gao Zhi Ting Go Kyung Pyo Gong Yoo Gou Ayano Han Seung Yeon Han Yeri Hana Sugisaki Haru Kuroki Haruka Fukuhara Haruma Miura Haruna Kawaguchi Hasegawa Hiroki Hashimoto Ai Hashimoto Kanna Hayami Akari Hayato Isomura Hikari Mitsushima Hirano Sho Hiroki Narimiya Hirose Alice Hirose Suzu Honoka Yahagi Horii Arata Hu Yi Tian Hwang Jung Eum Hyeri Igawa Haruka Imada Mio Inoue Mao Ishihara Satomi Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun Ji Soo Ji Woo Joo Won Jun Shison Jung Ryu Won Jung So Min Kaku Kento Kamiki Ryunosuke Kaname Jun Kanichiro Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kentaro Kento Hayashi Kento Nagayama Kim Go Eun Kim Ji Won Kim Min Suk Kim So Hyun Kim Soo Hyun Kim Tae Ri Kim Woo Bin Kim Yoo Bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kinami Haruka Kitamura Takumi Kiyohara Kaya Kiyohara Sho Komatsu Nana Koseki Yuta Kou Shibasaki Kubota Sayu Kudo Asuka L Lee Bo Young Lee Chung Ah Lee Dong Hwi Lee Dong Wook Lee Gi Kwang Lee Jong Suk Lee Joon Lee Soo Hyuk Lee Yoo Jin Mackenyu Mahiro Takasugi Maika Yamamoto Maki Horikita Mamiya Shotaro Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Okada Masaki Suda Masataka Kubota Matsumoto Jun Mayu Matsuoka Mei Nagano Mikako Tabe Mike D angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mio Yuki Mirai Moriyama Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Mitsushima Shinnosuke Miwa Miyu Yoshimoto Mizuki Yamamoto Moe Arai Mone Kamishiraishi Mugi Kadowaki Nadine Lustre Nagasawa Masami Nakajima Kento Nakamura Tomoya Nao Nao Matsushita Nijiro Murakami Nounen Rena Osamu Mukai Otani Ryohei Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Seo Joon Park Shin Hye Pattie Ungsumalynn Phan Pagniez Reina Visa Rena Matsui Riho Yoshioka Rina Kawaei Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryota Katayose Ryu Hwa Young Ryu Jun Yeol Sagara Itsuki Sairi Itoh Saito Takumi Sakaguchi Kentaro Sakuma Yui Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seino Nana Seo Hyun Jin Seto Koji Shen Yue Shim Eun Kyung Shimon Okura Shin Hyun Soo Shirota Yuu Shohei Miura Shono Hayama Shuhei Nomura Shunya Shiraishi sometani shota Son Seung Won Song Ha Yoon Suga Kenta Sun Woong Suzuki Ryohei Suzy Taiga Taishi Nakagawa Takahashi Issei Takanori Iwata Takayuki Yamada Takeru Sato Takuya Kusakawa Tamaki Hiroshi Tao Phiangphor Tasuku Emoto Tomoshita Yamashita Tori Matsuzaka Toyokawa Etsushi Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri Yamazaki Kento Yamoto Yuma Yo Oizumi Yoo In Na Yoo Seung Ho Yook Sung Jae Yoon Park Yoon So Hee Yoshine Kyoko Yosuke Sugino Yu Aoi yua shinkawa Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuki Izumisawa Yuki Yamada Yukino Kishii Yuko Oshima Yuna Taira Yuriko Yoshitaka Yuta Hiraoka Yuya Matsushita Yuya Yagira

Drama / Movie

99.9 A Love So Beautiful A Story of Yonosuke Age of Youth 2 Always Sunset on Third Street amachan Anikoma Anohana Anone Ao Haru Ride Arbitratily Fond Asa ga Kita Ashi Girl At Cafe 6 Beppin-San Biscuit Teacher and Star Candy Bittersweet Boku Dake ga Inai Machi Boku no Ita Jikan Boukyaku no Sachiko Bubblegum Cafe Waiting Love Carnation Chia Dan Chihayafuru Chugakusei Nikki Churasan Crybaby Pierrot's Wedding Crying Out Love in the Center of the World Daily Lives of High School Boys Dating DNA Departures Eulachacha Waikiki Evergreen Love Father is Strange Fight Fleet of Time Forever Young Frankenstein no Koi From Five to Nine Gakko no Kaidan Gegege no Nyobo Gochisousan God Gift Good Morning Call Good Morning Call 2 Goon Ju Hana and Alice Hana Nochi Hare Hanako to Anne Hanbun Aoi Haruchika Hirunaka no Ryuusei Hirune Hime Hiyokko Honey and Clover Hot Road Hyouka I Love You in Tokyo I Want to Eat Your Pancreas If We Were A Season Itakiss LIT Itakiss LIT S2 Itakiss Movie Kahogo no Kahoko Kakegurui Kaze no Haruka Keiji Yugami Kidnap Tour Kiki Delivery Service Kimi no Na Wa Kingyo Club Kiss Me Thailand Koe no Katachi Koinaka Kuragehime Linda Linda Linda Little Forest Love Letter Lucky Romance Ma Boy Man From The Stars Manpuku March Comes in Like a Lion Mare Massan May Who? Meteor Garden 2018 Moriyamachu Driving School My Huckleberry Friends My Husband Can Not Work My Little Sweet Pea My Old Classmate Nagi no Asukara Narratage Natsuzora Nodame Cantabile Oboreru Knife Ohisama Omotesando On The Wings of Love One Million Yen Girl One Week Friends Operation Love Orange Orange Days Ore Monogatari Our Little Sister Our Times Peach Girl Pinocchio Princess Hours Thailand Rage Rainbow Song ReLIFE Reply 1988 Romance Full of Life Sannin No Papa she was pretty Shigatsu wa Kimi no Uso Sing Salmon Sing Solanin Sound of Your Heart Splish Splash Love Ssam My Way Strobe Edge Sukina Hito ga Iru Koto Teiichi no Kuni Tenno no Ryoriban The 100th Love The Anthem of the Heart The Best Hit The Great Passage The Left Ear The Woodsman and The Rain The World of Us Today's Kira-kun Todome no Kiss Toki wo Kakeru Shojo Tokyo Tarareba Girls Tomorrow Cantabile Tonari no Kaibutsu-kun Toto Nee Chan Twenty Years Old Twilight Saya in Sasara Uchiage Hanabi Under the Hawthorn Tree Unnatural Wakamonotachi Warotenka We All Cry Differently What A Wonderful Family While You Were Sleeping Wise Prison Life Wood Job Yellow Elephant Yesterday Once More Your Lie in April Youth Over Flowers

Blog Archive

Recent Comments

Random Posts